cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285806808392
Journal Mail Official
jurnalpengabdiansosial@gmail.com
Editorial Address
Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang Telp : 0858-0680-8392 email : jurnalpengabdiansosial@gmail.com
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Sosial
ISSN : -     EISSN : 30310059     DOI : https://doi.org/10.59837
Jurnal Pengabdian Sosial published every month (12 times a year), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 934 Documents
Pemetaan Wilayah Berbasis Sistem Informasi Geografis untuk Mendukung Informasi dan Administrasi RT di Kelurahan Gunung Sari Ilir Balikpapan Assaidatul Husna; Adam Nur Faizal; Lintang Dhita Aprilia; Pradita Rosyada Imaniar; Nadira Vania Sasikirana; Rauda Tuljannah; Zesy Refita Yuanda; Soraya Ramadhani; Nasywa Natasya Az Zahra; Alifah Uswhatun Hasanah; Muhammad Afzah Hafizd; Edi Satriadi
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 12 (2026): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/8yyw0t07

Abstract

Ketersediaan data geospasial yang terstruktur pada tingkat Rukun Tetangga (RT) masih menjadi tantangan utama yang memicu fragmentasi data administrasi dan risiko hilangnya rekam jejak wilayah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengatasi keterbatasan media informasi wilayah melalui pengembangan peta interaktif berbasis Participatory Geographic Information System (PGIS) di RT 19, RT 20, dan RT 21 Kelurahan Gunung Sari Ilir, Balikpapan Tengah. Metode pelaksanaan ditempuh melalui lima tahapan partisipatif: identifikasi kebutuhan, pengumpulan data lapangan, pengolahan data spasial, verifikasi dan validasi (ground checking), serta finalisasi dan pemantauan. Instrumen yang digunakan meliputi wawancara terstruktur, observasi lapangan, geotagging GPS, software QGIS untuk cetak fisik spanduk, serta Google My Maps yang terintegrasi kode QR untuk peta digital. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat keberhasilan 100% pada pencapaian luaran (output), berupa tersedianya 3 unit peta fisik spanduk dan 3 tautan peta digital interaktif yang mencakup data batas RT, hunian, fasilitas umum, dan UMKM. Secara kualitatif (outcome), program ini terbukti mentransformasi informasi implisit (unspoken knowledge) pengurus RT menjadi data eksplisit, meningkatkan kemandirian digital pengurus RT dalam mengoperasikan kode QR, serta mengoptimalkan peta fisik sebagai acuan visual pelayanan administrasi kependudukan. Keberlanjutan program dijamin melalui skema pemutakhiran data secara mandiri oleh Ketua RT via platform Google My Maps.
Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Muara Untu, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya Akhmad Zaky Daffa Raihan; Muhammad Zamani; Ahmad Rihan; Chairunnisa Radya; Shafa Shafa; Marwa Marwa; Dina Pratika Lestari; Nur Rizka Mulyanti; Dona Mellyana; Barikatul Hikmah
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 12 (2026): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/155z6x31

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam merespons kebutuhan masyarakat berbasis potensi lokal. Artikel ini mendeskripsikan pelaksanaan 14 program pengabdian mahasiswa Universitas Islam Negeri Palangka Raya di Desa Muara Untu, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, pada 15 Juli–28 Agustus 2026. Program mencakup empat bidang: pendidikan (penyuluhan anti-bullying, bimbingan karier, motivasi belajar berbasis teman sebaya, bimbingan mengaji, plang kesadaran lingkungan, dan pendampingan dokter cilik); kesehatan (pendampingan Posyandu, pengkaderan Posyandu, dan edukasi keliling); sosial dan kemasyarakatan (kepanitiaan, pelatihan petugas upacara, lomba 17 Agustus, gotong royong, serta dukungan administrasi desa); dan lingkungan serta penataan wilayah (plang nama jalan dan pembatas RT). Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui identifikasi kebutuhan, perencanaan partisipatif, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil observasi, tanya jawab, dan interaksi selama kegiatan menunjukkan keterlibatan aktif peserta didik, kader, pemerintah desa, panitia, dan masyarakat, serta menghasilkan luaran berupa peningkatan keterlibatan, dukungan kegiatan, dan fasilitas informasi sederhana yang dapat dimanfaatkan setelah program berakhir.
Implementasi Terapi Murottal Surah Ar-Rahman dan Edukasi Preoperasi untuk Menurunkan Kecemasan Pasien di Rumah Sakit Islam Purwokerto Kemas Dzaid Ahmad Feedayin; Magenda Bisma Yudha; Septian Mixrova Sebayang
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 11 (2026): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/2e4t3c97

Abstract

Kecemasan dan kurangnya informasi pada fase preoperasi dapat memengaruhi kesiapan psikologis pasien. Pra-survei di Rumah Sakit Islam Purwokerto menunjukkan adanya kebutuhan penguatan edukasi dan pendampingan nonfarmakologis bagi pasien yang akan menjalani operasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi preoperasi dan terapi murottal Surah Ar-Rahman serta menggambarkan perubahan pengetahuan, kecemasan, dan kebutuhan informasi peserta. Kegiatan dilaksanakan pada 6 Juli-6 Agustus 2026 dengan melibatkan 30 pasien Muslim berusia minimal 18 tahun yang dipilih secara consecutive sampling. Peserta mengikuti pretest pengetahuan, edukasi menggunakan leaflet, posttest pengetahuan, pengukuran Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale, terapi murottal selama 15 menit, dan pengukuran ulang. Data dianalisis secara deskriptif. Pengetahuan kategori baik meningkat dari 0% menjadi 80,0%. Kecemasan sedang berubah dari 80,0% sebelum kegiatan menjadi 16,7% sesudah kegiatan, sedangkan kecemasan ringan meningkat dari 20,0% menjadi 83,3%. Peserta yang membutuhkan informasi berkurang dari 83,3% menjadi 3,3%. Seluruh peserta menyelesaikan kegiatan tanpa kejadian tidak diharapkan. Rangkaian edukasi dan murottal menunjukkan capaian positif sebagai pendamping persiapan psikologis preoperasi, tetapi hasil tidak ditafsirkan sebagai hubungan sebab-akibat karena evaluasi bersifat deskriptif tanpa kelompok kontrol.
Sosialisasi Kenakalan Remaja melalui Perspektif Psikologi dan Hukum di SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro Harold Kevin Alfredo; Muhammad Daffa Virgiawan; Salsabila ‘Aisy; Lu’lu’ Ushofy Arfina; Tasya Sabrina Valendini; Imam Saputra; Nabil Wijaya
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 12 (2026): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/8dsrqa83

Abstract

Kenakalan remaja merupakan permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian karena dapat berdampak pada aspek psikologis, sosial, pendidikan, dan hukum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro mengenai kenakalan remaja melalui perspektif psikologi dan hukum. Kegiatan dilaksanakan pada 30 Juli 2026 melalui metode sosialisasi dengan pemaparan materi menggunakan media PowerPoint dan diskusi interaktif. Materi yang diberikan mencakup bentuk kenakalan remaja, faktor penyebab, dampak, konsekuensi hukum, serta upaya pencegahan, seperti bullying, membolos, tawuran, judi online, merokok, dan penyalahgunaan narkotika. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengetahui perubahan pemahaman siswa setelah mengikuti kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rata-rata pemahaman siswa pada pre-test sebesar 58%, kemudian meningkat menjadi 79% pada post-test, atau mengalami peningkatan sebesar 21 poin persentase. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sosialisasi dan diskusi interaktif memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa dalam mengenali risiko kenakalan remaja serta mempertimbangkan dampak dan konsekuensi sebelum mengambil tindakan. Kegiatan ini memberikan luaran berupa peningkatan pemahaman siswa sebagai dasar dalam membangun perilaku yang lebih bertanggung jawab.
Potensi Ekowisata dan Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Wisata Pasir Batang Ariel Ruwanda; Aden Kurniadi; Raeshard Dzikra R; Syafina Dwi Maulida; Mazaya Hidayati P; Siti Nurlaelah; Adhini Cahya R; Agung Eka Nugraha; Varra Margaretha Dwi A; Nasywa Aritazahra; Putri Nadya Safitri; Muhamad Nazma; Nisa Aulia Apriliyanti; Febri Widianty; Firna Alfisyahrin P M; Wachdijono Wachdijono
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 12 (2026): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/4zs26984

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis potensi ekowisata dan dinamika partisipasi masyarakat lokal dalam pengelolaan Wisata Alam Pasir Batang yang berada di kawasan zona pemanfaatan Taman Nasional Gunung Ciremai, Desa Karangsari, Kabupaten Kuningan. Tren wisata alam dan agrowisata ini mengalami perkembangan pesat dengan konsep objek wisata berbasis bumi perkemahan dan hutan pinus, yang berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar sekaligus menimbulkan tantangan terhadap kestabilan lingkungan. Kegiatan  ini menggunakan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar), masyarakat lokal, serta studi dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya kontribusi nyata bahwa pengembangan pariwisata di Pasir Batang memberikan nilai ekonomi dan membuka lapangan kerja bagi warga sekitar melalui jasa sewa alat camping, fasilitas pendukung, serta potensi wisata pertanian lokal. Namun, terdapat tantangan ekologis terkait rendahnya tingkat keanekaragaman vegetasi tanaman rehabilitasi akibat tekanan aktivitas wisata. Kegiatan ini merekomendasikan penguatan kapasitas kelembagaan masyarakat melalui gerakan reboisasi serta tata kelola partisipatif agar dapat menjaga keseimbangan antara manfaat ekonomi dan fungsi konservasi lingkungan.
Edukasi Penanganan Kegawatdaruratan Tersedak pada Anak di Sekolah Dasar Islam Imam Asy-Syafi’i Kota Tual Alfian Alfian; Dwi Novitasari; Atun Raudotul Ma’rifah
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 12 (2026): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/mby92q18

Abstract

Tersedak merupakan kegawatdaruratan jalan napas yang membutuhkan pertolongan cepat dan tepat. Studi pendahuluan di Sekolah Dasar Islam Imam Asy-Syafi’i Kota Tual menunjukkan guru belum pernah mengikuti pelatihan khusus dan penanganan yang dilakukan belum berdasarkan teknik yang benar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta mengenai penanganan kegawatdaruratan tersedak pada anak. Kegiatan dilaksanakan pada 23 Mei 2026 dengan melibatkan 60 peserta, terdiri atas 55 siswa kelas 4-6 dan 5 pengajar. Edukasi diberikan melalui ceramah, media audiovisual, demonstrasi, dan simulasi, disertai evaluasi menggunakan kuesioner pengetahuan 20 pertanyaan sebelum dan sesudah kegiatan. Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 9,73 menjadi 14,72. Pada siswa, kategori baik meningkat dari 0% menjadi 78,2%, sedangkan seluruh pengajar mencapai kategori baik setelah edukasi. Evaluasi tindak lanjut pada empat peserta pada hari keempat menunjukkan 75,0% berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 16,25. Program edukasi menunjukkan capaian positif dalam meningkatkan dan mempertahankan pengetahuan jangka pendek mengenai pertolongan pertama tersedak, serta menghasilkan leaflet dan video edukasi sebagai media pembelajaran berkelanjutan.
Peningkatan Literasi Kebencanaan Siswa Pesisir melalui Edukasi Banjir Rob dan Ekosistem Mangrove di SD Negeri 4 Asemdoyong, Pemalang, Indonesia Isnaini Prihatiningsih; Ratna Juita Sari; Diah Ayu Rahmalia; Agung Tri Nugroho; Amir Yarkhasy Yuliardi; I Gede Suweda Anggana Putera; Bayu Ardiansyah
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 12 (2026): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/55hytc63

Abstract

Banjir rob merupakan bencana yang sering terjadi di wilayah pesisir Kabupaten Pemalang, dengan tingkat kerawanan mencapai 40,18% wilayah rawan dan 30,02% sangat rawan. Dampaknya tidak hanya mengganggu aktivitas ekonomi, khususnya sektor perikanan di Desa Asemdoyong yang mencatat hasil tangkapan sebesar 14.814 ton pada tahun 2023, tetapi juga memengaruhi proses pendidikan. Anak-anak sebagai kelompok rentan memerlukan literasi kebencanaan sejak dini sesuai amanat UU No. 24 Tahun 2007 dan UU No. 23 Tahun 2002. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi kebencanaan siswa SD Negeri 4 Asemdoyong melalui media interaktif berupa poster edukasi mitigasi berbasis ekosistem mangrove. Kegiatan dilaksanakan pada Juli 2025 dengan melibatkan 50 siswa kelas V melalui tahapan sosialisasi, pre-test, pembelajaran interaktif, dan post-test. Hasil ini menegaskan efektivitas program dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai banjir rob dan peran mangrove sebagai pelindung alami pesisir. Program juga meningkatkan kesiapan guru untuk mengintegrasikan materi kebencanaan ke dalam pembelajaran. Disarankan adanya penguatan materi, uji retensi jangka menengah, replikasi di sekolah pesisir lain, serta integrasi edukasi mangrove dalam kurikulum muatan lokal.
Pembuatan Peta Mitigasi Bencana Banjir sebagai Upaya Pengurangan Risiko Bencana di Desa Pao-Pao, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan Muhammad Alfa Rizki Nawawi; Riani Meilani Putri
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 12 (2026): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/s1kr6w06

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang berpotensi mengganggu aktivitas dan keselamatan masyarakat, terutama di wilayah dataran rendah dan pesisir. Desa Pao-Pao, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, memiliki beberapa wilayah yang berpotensi mengalami banjir sehingga diperlukan informasi spasial yang dapat mendukung upaya mitigasi di tingkat desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menghasilkan peta mitigasi kerawanan banjir sebagai media informasi bagi Pemerintah Desa Pao-Pao dan masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan serta mendukung pengurangan risiko bencana. Sasaran kegiatan meliputi pemerintah desa dan masyarakat Desa Pao-Pao. Metode kegiatan terdiri atas observasi lapangan, wawancara, diskusi dengan perangkat desa dan tokoh masyarakat, serta pengumpulan dan pengolahan data spasial menggunakan ArcGIS 10.8 dan Google Earth Pro. Data topografi diperoleh dari DEMNAS dan data spasial berupa shapefile dari Badan Informasi Geospasial. Hasil kegiatan berupa satu Peta Mitigasi Kerawanan Banjir Desa Pao-Pao yang memuat informasi wilayah rawan banjir, jalur evakuasi, dan titik kumpul. Peta diserahkan kepada pemerintah desa sebagai luaran yang dapat digunakan dalam perencanaan mitigasi dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat.
Pendampingan Penguatan Identitas Merek untuk Meningkatkan Pengenalan Produk UMKM Tuti Kurnia; Chandra Ayu Pramestidewi; Erny Amriani Asmin; Aida Komalasari; Muhamad Riki Zulfikar; Siti Nurhasanah; Yadi Yadi
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 12 (2026): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/fxen0s49

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan menghasilkan produk, tetapi juga memerlukan identitas usaha yang membedakannya dari usaha sejenis. Permasalahan ini ditemukan pada empat UMKM di Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, yaitu UMKM Dodol, UMKM Keripik, UMKM Rengginang, dan UMKM Ulen Ketan, yang belum memiliki nama merek, logo, banner, maupun lokasi digital secara lengkap sehingga sulit dikenali oleh konsumen di luar relasi personal. Kegiatan pengabdian ini menerapkan pendekatan Participatory Action Research melalui tahap observasi, wawancara, perancangan identitas, penerapan pada media usaha, serta evaluasi, dengan bentuk pendampingan yang disesuaikan pada kebutuhan tiap mitra. Hasil kegiatan menunjukkan UMKM Dodol dan UMKM Keripik memperoleh nama merek, logo, banner, dan lokasi digital secara lengkap, UMKM Rengginang memperoleh banner dan lokasi digital dengan tetap menggunakan merek UMKM Dodol karena dikelola oleh pemilik yang sama, sedangkan UMKM Ulen Ketan memperoleh logo dan banner. Identitas usaha yang dihasilkan mempermudah pengenalan produk oleh masyarakat, meskipun belum seluruh mitra memperoleh elemen identitas secara utuh dalam satu periode kegiatan. Penguatan identitas usaha menjadi langkah awal strategis bagi UMKM berskala mikro sebelum menempuh pengembangan pemasaran yang lebih luas, sekaligus dapat menjadi rujukan praktik bagi kegiatan pendampingan identitas usaha yang sejenis.
Obat Tepat, Gigi Sehat: Edukasi Dagusibu, Teknik Menyikat Gigi, dan Deteksi Dini Karies pada Anak di Desa Dempol, Sampang Moh Slamet Rudianto; Holilur Rochman; Nasrudin Nasrudin; Achmad Zakaria
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 12 (2026): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/6dyhzb25

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut serta penggunaan obat yang rasional masih menjadi permasalahan kesehatan di wilayah pedesaan, termasuk di Desa Dempol, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai cara menyimpan dan menggunakan obat yang benar, teknik menyikat gigi yang tepat pada anak, serta keterbatasan deteksi dini karies gigi menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya orang tua dan anak usia sekolah, mengenai Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) obat, teknik menyikat gigi yang benar, dan deteksi dini karies gigi. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, skrining gigi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah 40 orang tua/wali murid dan 20 anak usia sekolah dasar (6–12 tahun). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan (skor rata-rata dari 8,52 menjadi 16,84; p = 0,000), serta ditemukan 13 anak (65%) mengalami karies aktif dan 5 anak (25%) mengalami karies dini yang selanjutnya dirujuk ke fasilitas kesehatan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model intervensi kesehatan berbasis masyarakat di wilayah pesisir dan pedesaan