cover
Contact Name
Hasriani G
Contact Email
gembirapkm@gmail.com
Phone
+6285696685341
Journal Mail Official
gembirapkm@gmail.com
Editorial Address
Jalan Muhajirin, Makassar, Sulawesi-Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat)
ISSN : 29853346     EISSN : 29853346     DOI : -
Gembira: Jurnal Ilmiah Pengabdian pada Masyarakat, so called as Jurnal Gembira, is a peer-reviewed journal to publish/disseminate scientific works and innovations in the form of scientific articles. This journal concerned with the practice and processes of community engagement. This journal accepts and publishes scientific articles focused on community service. Jurnal Gembira is an applied science paper. An applied science paper is based on original research related to community engagement program. The kind of research depends on your field or the topic of community engagement (a program that has been done, an experiment, the impact of your program, survey, interview, questionnaire, etc.). The research paper will be based on the analysis and interpretation between theory and community engagement program and you need to explain the problems faced by the local community where the program is conducted. Jurnal Gembira invites lecturers, students and community service activists to send manuscripts that discuss relevant topics with the focus above. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The themes are written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations. Jurnal Gembira only considers the original paper for publication. It means that the manuscript has not been published and not considered to be published in another journal. Jurnal Gembira does not consider multiple submissions and redundant publications to be included.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,095 Documents
STRATEGI PUBLIC RELATIONS MELALUI SAFARI DAKWAH YBM HASUNA DALAM MEMBANGUN AWARNESS WAKIF Nova Yohana; Ardelia Ramadhani; Muhammad Nur Nabawi
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 03 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wakaf merupakan instrumen filantropi Islam yang memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan umat. Namun, pemahaman masyarakat mengenai wakaf produktif masih relatif terbatas sehingga diperlukan upaya edukasi yang mampu meningkatkan awareness masyarakat terhadap wakaf. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemahaman masyarakat mengenai wakaf melalui penyelenggaraan Safari Dakwah sebagai strategi Public relations. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, edukasi, dan pendampingan masyarakat yang dikemas dalam program Safari Dakwah YBM Hasuna. yang meliputi tahapan observasi, koordinasi, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan selama bulan Ramadan melalui penyampaian materi keagamaan yang dipadukan dengan sosialisasi wakaf produktif serta sesi diskusi dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Safari Dakwah menjadi media komunikasi yang efektif dalam menyampaikan informasi mengenai wakaf kepada masyarakat. Kegiatan ini membantu memperluas pemahaman masyarakat mengenai konsep dan manfaat wakaf produktif serta memperkuat interaksi antara lembaga pengelola wakaf dan masyarakat. Dengan demikian, Safari Dakwah dapat menjadi salah satu alternatif strategi komunikasi yang efektif dalam mendukung peningkatan awareness wakif dan pengembangan filantropi Islam di masyarakat.  
PENYULUHAN PENCEGAHAN KANKER PAYUDARA MELALUI EDUKASI DAN SIMULASI SADARI PADA MASYARAKAT NAGRAK Indah Widya Lestari; Reza Aditya Digambiro; Florinda Ilona; Ibnu Harris Fadillah
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 03 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian pada perempuan di Indonesia. Rendahnya kesadaran masyarakat mengenai deteksi dini sering menyebabkan keterlambatan diagnosis dan penanganan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan kanker payudara melalui edukasi dan simulasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada masyarakat Nagrak. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 9 November 2024 di Lapangan Sepak Bola Trisakti, Nagrak, dengan melibatkan 30 peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan mengenai faktor risiko, tanda dan gejala kanker payudara, upaya pencegahan, serta pelatihan praktik SADARI menggunakan metode demonstrasi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi kemampuan peserta selama simulasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran peserta mengenai pencegahan serta deteksi dini kanker payudara. Peserta juga mampu mempraktikkan teknik SADARI dengan benar secara mandiri. Kegiatan ini berperan dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan payudara dan mendorong perilaku deteksi dini kanker payudara.  
EDUKASI GIZI DAN KESEHATAN IBU-ANAK PASCA BANJIR DISERTAI BAKTI SOSIAL LAYANAN KESEHATAN DI LINGKUNGAN SEKITAR SUNGAI BABURA, KECAMATAN MEDAN BARU / MEDAN MAIMUN Hervi Wiranti; Diani Nazma; Dyah Ayu Woro Setianingrum; Reza Aditya Digambiro
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 03 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia dan menimbulkan berbagai risiko kesehatan, terutama pada kelompok rentan seperti ibu dan anak. Keterbatasan akses terhadap air bersih, sanitasi, pangan bergizi, serta layanan kesehatan setelah banjir dapat meningkatkan risiko penyakit infeksi dan gangguan status gizi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai gizi dan kesehatan ibu-anak pasca banjir sekaligus memberikan layanan kesehatan dasar kepada masyarakat yang tinggal di lingkungan sekitar Sungai Babura, Kecamatan Medan Baru dan Medan Maimun, Kota Medan. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, simulasi praktik kesehatan dan keamanan pangan, serta bakti sosial layanan kesehatan. Materi edukasi meliputi gizi seimbang, pengelolaan pangan dan air minum yang aman, pencegahan penyakit infeksi, serta pemeliharaan kesehatan ibu dan anak pasca banjir. Selain itu, dilakukan pemeriksaan kesehatan dasar dan konsultasi kesehatan bagi masyarakat. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi selama pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai gizi keluarga, perilaku hidup bersih dan sehat, pencegahan penyakit infeksi, serta pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak setelah banjir. Peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran untuk menerapkan perilaku kesehatan yang lebih baik dan memanfaatkan layanan kesehatan secara tepat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis komunitas yang dipadukan dengan pelayanan kesehatan langsung efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dan mendukung ketahanan kesehatan pasca bencana.  
PENYULUHAN KESEHATAN KELUARGA DAN BAKTI SOSIAL SEMBAKO PASCA BANJIR DI KAMPUNG LAMA, KECAMATAN BESITANG, LANGKAT, SUMATERA UTARA Florinda Ilona; Reza Aditya Digambiro; Hervi Wiranti; Imelda Yunitra
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 03 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia dan berhubungan dengan berbagai masalah kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok yang rentan secara sosial dan ekonomi. Kejadian banjir sering menyebabkan terganggunya akses terhadap air bersih, sanitasi, pelayanan kesehatan, serta kebutuhan dasar masyarakat sehingga meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit menular dan gangguan kesehatan lainnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan keluarga pasca banjir melalui penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan dasar, dan bakti sosial sembako di Kampung Lama, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, konsultasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan dasar, serta penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat terdampak banjir. Materi edukasi meliputi pencegahan penyakit menular pasca banjir, sanitasi lingkungan, penggunaan air bersih yang aman, kebersihan diri, serta upaya menjaga kesehatan keluarga selama masa pemulihan pascabencana. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi selama pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pencegahan penyakit, perilaku hidup bersih dan sehat, kesehatan lingkungan, serta upaya menjaga kesehatan keluarga setelah banjir. Peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran untuk menerapkan perilaku kesehatan yang lebih baik dan memanfaatkan layanan kesehatan secara tepat apabila diperlukan. Selain itu, kegiatan bakti sosial sembako membantu mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan pascabencana. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis komunitas yang dipadukan dengan pelayanan kesehatan dan bantuan kemanusiaan efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat serta memperkuat ketahanan kesehatan pada situasi pascabencana.
PELATIHAN IMPLEMENTASI PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK CALON GURU SEKOLAH DASAR Ayi Abdurahman
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 03 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) melalui pelatihan implementasi Problem-Based Learning (PBL). Kegiatan dilaksanakan pada 32 mahasiswa PGSD yang sedang menempuh mata kuliah microteaching dan Program Pengenalan Lapangan (PPL) di salah satu perguruan tinggi swasta lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Permasalahan mitra meliputi rendahnya pemahaman terhadap sintaks PBL, keterbatasan dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis masalah, dominasi pembelajaran konvensional, serta kurangnya keterampilan microteaching berbasis student-centered learning. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi kebutuhan, workshop konsep PBL, pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran, simulasi microteaching, pendampingan, dan evaluasi reflektif. Evaluasi hasil dilakukan melalui pretest–posttest, observasi kinerja microteaching, penilaian perangkat pembelajaran, serta angket kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman konsep PBL, dengan rata-rata nilai pretest sebesar 58,4 meningkat menjadi 86,7 pada posttest. Kemampuan penyusunan perangkat pembelajaran berbasis PBL juga meningkat dari rata-rata 58,4% menjadi 86,6%. Selain itu, keterampilan microteaching berbasis student-centered learning mengalami peningkatan dari 57% menjadi 87,5%. Peserta juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengelola diskusi kelompok, mengajukan pertanyaan kritis, mengembangkan masalah kontekstual, serta mengintegrasikan keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran. Kegiatan PKM ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru PGSD, khususnya dalam penguatan implementasi Problem-Based Learning (PBL) sebagai strategi pembelajaran abad ke-21 yang menekankan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas.
Layanan Bimbingan Kelompok sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Menyontek pada Peserta Didik Madrasah Aliyah Negeri Putri Intan Canian; Uli Makmun Hasibuan; Riska Valentina Saragih; Karina Nidia
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 03 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku menyontek merupakan bentuk ketidakjujuran akademik yang masih menjadi permasalahan serius di lingkungan sekolah menengah, termasuk pada jenjang madrasah aliyah. Artikel ini menyajikan kegiatan pengabdian berbasis pengalaman nyata yang diperkuat studi literatur, dengan tujuan mendeskripsikan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok sebagai upaya pencegahan perilaku menyontek pada peserta didik. Kegiatan dilaksanakan pada 7 Mei 2026 di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan, melibatkan lima peserta didik kelas XI dalam sesi bimbingan kelompok berdurasi 30 menit melalui empat tahapan terstruktur, yakni pembentukan, peralihan, inti, dan pengakhiran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta didik tentang definisi, penyebab, dampak, dan solusi perilaku menyontek. Seluruh peserta menyatakan komitmen untuk membangun kebiasaan belajar yang lebih disiplin dan bersikap jujur dalam proses akademik. Kegiatan ini menegaskan bahwa layanan bimbingan kelompok yang dirancang secara sistematis dapat menjadi solusi nyata bagi sekolah mitra dalam mencegah perilaku menyontek dan memperkuat karakter peserta didik.
TRANSFORMASI BAHASA DAN SASTRA DI ERA DIGITAL: TANTANGAN IDENTITAS NASIONAL DI SMAN 1 LEBAK WANGI KABUPATEN SERANG Thea Umbarasari; Fitri Puspasari; Zamzam Nurhuda; Dela Novera
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 03 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital telah memicu degradasi penggunaan bahasa Indonesia di kalangan peserta didik melalui fenomena netspeak, singkatan ekstrem, dan code-mixing di media sosial, yang mengancam bahasa sebagai identitas nasional. Sebagai respons, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk "Transformasi Bahasa dan Sastra di Era Digital: Tantangan Identitas Nasional" dilaksanakan di SMAN 1 Lebak Wangi, Kabupaten Serang, dengan tujuan meningkatkan kesadaran berbahasa, memberikan kecakapan literasi digital-linguistik yang seimbang, serta melestarikan identitas nasional di tengah arus digitalisasi. Metode yang diterapkan meliputi sosialisasi edukatif interaktif, pelatihan kebahasaan praktis, kampanye kesadaran berbahasa melalui pembuatan konten kreatif, serta pendampingan berkelanjutan dalam pembentukan komunitas peduli bahasa di sekolah. Program ini berhasil meningkatkan perilaku komunikasi digital siswa, menghasilkan modul panduan praktis penggunaan bahasa, dan membentuk komunitas sekolah yang responsif. Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada kesadaran code-switching, kemampuan produksi konten digital yang bermakna, serta terbangunnya budaya sekolah yang mendukung penguatan identitas nasional. Melalui sinergi ini, dihasilkan generasi muda yang tech-savvy sekaligus language-savvy demi menjaga kedaulatan budaya nasional.  
MENGHADIRKAN PENGHIBURAN DAN PENGHARAPAN: PELAYANAN PASTORAL KEPADA JEMAAT LANJUT USIA DAN ORANG SAKIT DI JEMAAT GPI PAPUA BETHEL FAKFAK Maxsi Tupamahu; Lindra Yolanda Camerling; Ribka Ndiken; Alelen Darmas Singerin; Florsita Luanmasa; Riska Dokainubun; Ayu Irene Kerubun; Mey Linda Ubwarin; Aprilia Onarely; Rivaldo Gusti Letsoin
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 03 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan pastoral merupakan salah satu bentuk pelayanan gereja yang bertujuan memberikan pendampingan, penguatan, dan penghiburan kepada jemaat yang sedang menghadapi berbagai pergumulan hidup. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pelayanan pastoral melalui Praktik Kunjungan Mahasiswa (PKM) yang dilaksanakan di Jemaat Bethel Fakfak. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi dan percakapan pastoral selama kunjungan rumah kepada enam keluarga jemaat, yaitu Oma Lelapary, Oma Maca Marwa, Bapak Luis Hindom, Bapak Otniel Hindom, Opa dan Oma Basary, serta Opa dan Oma Salakay. Bentuk pelayanan yang dilakukan meliputi percakapan pastoral, pembacaan Firman Tuhan, dan doa bersama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar jemaat yang dikunjungi merupakan lanjut usia yang mengalami berbagai masalah kesehatan dan membutuhkan perhatian, dukungan keluarga, serta pendampingan rohani dari gereja. Kehadiran pelayanan pastoral memberikan penguatan, penghiburan, dan pengharapan bagi jemaat dalam menghadapi keterbatasan fisik dan pergumulan hidup yang dialami. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman pembelajaran yang berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan pastoral dan kepekaan pelayanan. Dengan demikian, pelayanan pastoral melalui kunjungan rumah merupakan bentuk pelayanan yang efektif dalam membangun kehidupan iman jemaat dan mewujudkan kasih Kristus di tengah kehidupan gereja.
Etika Pergaulan dengan Teman Sebaya Melalui Bimbingan Konseling Kelompok Putri Zikwana Sinaga; Uli Makmun Hasibuan; Sri Putri Ramadhani; Naurah Kaila
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 03 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etika dalam pergaulan merupakan aspek penting dalam kehidupan sosial yang berfungsi sebagai pedoman bagi individu dalam membangun hubungan yang positif dengan orang lain. Pada masa remaja, hubungan dengan teman sebaya memiliki peran yang signifikan dalam membentuk kepribadian, sikap, dan perilaku. Kurangnya pemahaman mengenai etika pergaulan dapat menimbulkan berbagai permasalahan sosial, seperti konflik, kesalahpahaman, perundungan, serta menurunnya rasa saling menghormati antarteman. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan etika pergaulan yang baik pada siswa. Salah satu layanan yang dapat digunakan adalah bimbingan konseling kelompok yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, serta mempelajari nilai-nilai sosial yang penting. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya etika dalam pergaulan teman sebaya dan peran bimbingan konseling kelompok dalam membantu siswa mengembangkan perilaku sosial yang positif, meningkatkan hubungan interpersonal, serta menciptakan lingkungan sosial yang lebih mendukung.
PENYULUHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS MELALUI GAMES RANGKING 1 PADA SISWA SD N 25 KENDARI Hartati Bahar; Febriana Muchtar; Rhamadan tosepu; Hariati Lestari; Devi Savitri Effendy; Nadia Dwi Maharani; Lili Yanti; Muhammad Arroyan; Mirsya Aliyah Pratiwi; La Jumai La Jumai
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 03 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

(PHBS) atau yang kita kenal perilaku hidup sehatvdan bersih adalah upaya promotif dan preventif yang penting diterapkan sejak usia sekolah untuk membentuk kebiasaan hidup sehat dan mencegah berbagai masalah kesehatan. Namun, implementasi PHBS di lingkungan sekolah masih tergolong rendah. Di Indonesia, sekolah yang menerapkan PHBS baru mencapai 35,8%, masih jauh dari target nasional institusi pendidikan sebesar 70%. Salah satu indikator penting PHBS adalah Mencuci tangan dengan sabun dapat mengurangi risiko penyakit diare pada anak-anak sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang PHBS melalui sosialisasi dengan menggunakan alat edukasi.interaktif Games Ranking 1. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 26 Mei 2026 di SD Negeri 25 Kendari dengan melibatkan 30 siswa kelas V. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi PHBS menggunakan media PowerPoint (PPT) dan Games Ranking 1 sebagai sarana penguatan pemahaman siswa. Evaluasi dilaksanakan dengan Uji t-test berpasangan digunakan untuk menganalisis pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan siswa dari 79,66 pada pre-test menjadi 95,00 pada post-test. Hasil dari pengujian paired t-test memperlihatkan nilai t = -14,699 dan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah penyuluhan. Oleh karena itu, penyuluhan PHBS melalui Games Ranking 1 terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar tentang perilaku hidup bersih dan sehat.