Articles
51 Documents
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN TIDUR PADA IBU POST PARTUM
SAFRUDIN, SAFRUDIN;
ROSIDAWATI, ROSIDAWATI;
ABDUL AZIZ
Jurnal Ilmiah IPA dan Matematika (JIIM) Vol. 1 No. 4 (2023): November
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61116/jiim.v1i4.413
Tidur merupakan suatu fenomena biologik yang berkaitan erat dengan irama alam semesta, yang bersiklus 24 jam mulai dari terbit matahari sampai terbenamnya matahari. Pada beberapa ibu post partum sering kali mengalami gangguan sulit tidur karena ketidaknyamanan dari berbagai faktor yang terjadi baik fisik maupun fisiologis. Pada ibu post partum hari pertama setelah persalinan umumnya merupakan satu hari istirahat, pemulihan, kesenangan, dan kepuasan yang luar biasa (Guyton & Hall, 2011). Angka kejadian gangguan tidur pada ibu post partum hari pertama sampai hari ketiga yaitu 58%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gangguan tidur pada ibu post partum hari pertama sampai hari ketiga di Puskesmas Kelurahan Arenjaya Bekasi Timur Tahun 2020. Dengan besar sampel 374 ibu post partum hari 1-3 yang diambil secara simple random sampling. Data primer didapat dengan cara wawancara dengan menggunakan kuesioner. Disain penelitian ini deskiptif dengan rancangan cross sectional hasil uji statistik menunjukan 55,3% ibu post partum hari 1-3 mengalami gangguan tidur. Hasil uji statistik bivariat chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara variabel kelelahan (p=0,000), frekuensi menyusui (p = 0,014) dan status kesehatan bayi (p = 0,040). Uji statistik regresi logistik dapat dilakukan karena hasil analisis bivariatnya untuk menentukan kandidat memiliki nilai p value < 0,25. Dengan OR 2,996 artinya ibu yang mengalami kelelahan akan mengalami gangguan tidur 3 kali lebih tinggi dibanding dengan yang tidak mengalami kelelahan. Variabel yang paling dominan memiliki hubungan dengan gangguan tidur ibu post partum adalah variabel faktor kelelahan dikontrol variabel frekuensi menyusui. Hasil penelitian ini merekomendasikan kepada para ibu post partum untuk menjaga staminanya terutama sebelum persalinan untuk istirahat dan makan yang cukup agar pada saat persalinan tidak mengalami kelelahan dan berujung pada gangguan tidur.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS MASALAH DI SEKOLAH MENENGAH ATAS
RACHMAT EKO SUSANTO
Jurnal Ilmiah IPA dan Matematika (JIIM) Vol. 2 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61116/jiim.v2i1.465
Penelitian tinjauan literatur ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif efektivitas pembelajaran matematika berbasis masalah (PBM) di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). PBM merupakan pendekatan pedagogis yang menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran melalui pengajuan dan pemecahan masalah matematika yang kontekstual. Tinjauan ini mensintesis temuan-temuan dari berbagai penelitian yang relevan mengenai pengaruh PBM terhadap hasil belajar matematika siswa, termasuk pemahaman konseptual, keterampilan pemecahan masalah, disposisi matematis, dan keterlibatan siswa. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dan peluang implementasi PBM dalam konteks pembelajaran matematika di SMA. Hasil sintesis literatur diharapkan dapat memberikan wawasan yang mendalam bagi para pendidik, peneliti, dan pembuat kebijakan mengenai potensi PBM sebagai alternatif pendekatan pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan matematika di SMA. Implikasi dari tinjauan ini menyoroti pentingnya pengembangan kurikulum, pelatihan guru, dan penyediaan sumber daya yang mendukung implementasi PBM secara optimal.
PERBEDAAN GAYA BELAJAR DAN PENGARUHNYA TERHADAP PEMAHAMAN MATEMATIKA
NURUL WATHONI
Jurnal Ilmiah IPA dan Matematika (JIIM) Vol. 2 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61116/jiim.v2i1.466
Penelitian tinjauan literatur ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif berbagai gaya belajar siswa dan pengaruhnya terhadap pemahaman konsep matematika. Gaya belajar, sebagai preferensi individu dalam memproses dan mengorganisir informasi, diyakini memainkan peran signifikan dalam keberhasilan belajar matematika. Tinjauan ini mensintesis temuan-temuan dari berbagai penelitian yang meneliti hubungan antara gaya belajar yang berbeda (misalnya, visual, auditori, kinestetik; aktif, reflektif; sekuensial, global) dengan tingkat pemahaman matematika siswa pada berbagai jenjang pendidikan. Penelitian ini juga mengidentifikasi bagaimana karakteristik masing-masing gaya belajar berkorelasi dengan kekuatan dan kelemahan dalam mempelajari konsep-konsep matematika tertentu. Selain itu, tinjauan ini mengeksplorasi implikasi pedagogis dari pemahaman tentang gaya belajar siswa terhadap praktik pengajaran matematika yang lebih efektif dan personalisasi pembelajaran. Hasil sintesis literatur diharapkan dapat memberikan wawasan yang mendalam bagi para pendidik dan peneliti mengenai pentingnya mempertimbangkan variasi gaya belajar siswa dalam upaya meningkatkan pemahaman matematika secara keseluruhan.
EFEKTIVITAS MEDIA VISUAL DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP BIOLOGI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS
ZAINAL ASIKIN
Jurnal Ilmiah IPA dan Matematika (JIIM) Vol. 2 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61116/jiim.v2i1.467
Penelitian tinjauan literatur ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif efektivitas penggunaan media visual dalam meningkatkan pemahaman konsep biologi di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Media visual, yang meliputi berbagai bentuk representasi visual seperti gambar, diagram, grafik, video, dan simulasi, diyakini memiliki potensi signifikan dalam memfasilitasi pembelajaran biologi yang seringkali melibatkan konsep abstrak dan kompleks. Tinjauan ini mensintesis temuan-temuan dari berbagai penelitian yang meneliti dampak penggunaan media visual terhadap pemahaman konsep biologi siswa, retensi informasi, minat belajar, dan keterlibatan dalam pembelajaran. Penelitian ini juga mengidentifikasi jenis-jenis media visual yang paling efektif untuk topik-topik biologi tertentu serta faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas penggunaannya. Hasil sintesis literatur diharapkan dapat memberikan wawasan yang mendalam bagi para pendidik dan pengembang materi ajar biologi mengenai potensi media visual sebagai alat bantu pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep biologi di SMA. Implikasi dari tinjauan ini menyoroti pentingnya integrasi media visual yang tepat dan relevan dalam desain pembelajaran biologi.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM-BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP KIMIA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS
MUHAMMAD ZAINUDDIN
Jurnal Ilmiah IPA dan Matematika (JIIM) Vol. 2 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61116/jiim.v2i1.468
Penelitian tinjauan literatur ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan pemahaman konsep kimia di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). PBL, sebagai pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa melalui pengajuan dan pemecahan masalah kontekstual, diyakini memiliki potensi signifikan dalam memfasilitasi pemahaman konsep kimia yang seringkali abstrak dan kompleks. Tinjauan ini mensintesis temuan-temuan dari berbagai penelitian yang meneliti dampak implementasi PBL terhadap pemahaman konsep kimia siswa, kemampuan pemecahan masalah, keterampilan berpikir kritis, dan keterlibatan dalam pembelajaran. Penelitian ini juga mengidentifikasi karakteristik implementasi PBL yang paling efektif dalam konteks pembelajaran kimia di SMA serta tantangan-tantangan yang mungkin dihadapi. Hasil sintesis literatur diharapkan dapat memberikan wawasan yang mendalam bagi para pendidik dan pengembang kurikulum kimia mengenai potensi PBL sebagai model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep kimia siswa SMA. Implikasi dari tinjauan ini menyoroti pentingnya desain pembelajaran PBL yang terstruktur dan dukungan guru yang memadai untuk mengoptimalkan efektivitasnya.
KESULITAN UMUM SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DALAM MEMAHAMI MATERI MATEMATIKA
BAIQ RILA FITRIANA MUSTIKA
Jurnal Ilmiah IPA dan Matematika (JIIM) Vol. 2 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61116/jiim.v2i1.469
Penelitian tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesulitan-kesulitan umum yang dihadapi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam memahami materi matematika. Matematika, sebagai mata pelajaran fundamental, seringkali menjadi sumber tantangan bagi siswa di jenjang SMP. Tinjauan ini mensintesis temuan-temuan dari berbagai penelitian yang meneliti area-area spesifik dalam matematika yang secara konsisten menimbulkan kesulitan bagi siswa SMP, termasuk pemahaman konsep aljabar, geometri, aritmetika, dan pemecahan masalah. Penelitian ini juga mengeksplorasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kesulitan-kesulitan tersebut, seperti kemampuan kognitif, latar belakang pendidikan, metode pengajaran, dan sikap siswa terhadap matematika. Hasil sintesis literatur diharapkan dapat memberikan wawasan yang mendalam bagi para pendidik, pengembang kurikulum, dan peneliti mengenai akar permasalahan dalam pembelajaran matematika di SMP, sehingga dapat dirumuskan strategi intervensi dan pendekatan pengajaran yang lebih efektif untuk mengatasi kesulitan-kesulitan umum ini. Implikasi dari tinjauan ini menyoroti pentingnya pengembangan kurikulum yang lebih adaptif dan penggunaan metode pengajaran yang inovatif untuk meningkatkan pemahaman matematika siswa SMP.
PEMANFAATAN SIMULASI DIGITAL UNTUK MEMFASILITASI PEMBELAJARAN KONSEP ABSTRAK DALAM FISIKA
LAILA MAGFIRAH
Jurnal Ilmiah IPA dan Matematika (JIIM) Vol. 2 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61116/jiim.v2i2.470
Penelitian kajian literatur ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi pemanfaatan simulasi digital dalam memfasilitasi pembelajaran konsep-konsep abstrak dalam fisika. Kesulitan dalam memvisualisasikan dan memahami ide-ide fisika yang abstrak seringkali menjadi tantangan signifikan bagi peserta didik. Simulasi digital menawarkan representasi visual dan interaktif yang dinamis, yang berpotensi menjembatani kesenjangan antara konsep abstrak dan pemahaman konkret. Kajian ini menganalisis berbagai penelitian yang relevan terkait penggunaan simulasi dalam pengajaran fisika, mengidentifikasi jenis-jenis simulasi yang efektif, fitur-fitur desain yang mendukung pemahaman konseptual, serta dampak penggunaannya terhadap hasil belajar dan motivasi siswa. Lebih lanjut, penelitian ini juga membahas tantangan dan peluang implementasi simulasi digital dalam konteks pembelajaran fisika, serta memberikan rekomendasi untuk penelitian dan praktik di masa depan. Diharapkan, kajian literatur ini dapat memberikan wawasan yang komprehensif mengenai peran simulasi digital sebagai alat bantu yang efektif dalam membelajarkan konsep abstrak fisika.
PENGARUH PENDEKATAN STEM TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS
NAHRUL HAYAT
Jurnal Ilmiah IPA dan Matematika (JIIM) Vol. 2 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61116/jiim.v2i2.471
Penelitian kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) terhadap peningkatan pemahaman konsep fisika di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Pemahaman konsep fisika yang kuat merupakan landasan penting bagi keberhasilan siswa dalam mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi lebih lanjut. Pendekatan STEM, dengan mengintegrasikan disiplin ilmu sains, teknologi, teknik, dan matematika, diyakini memiliki potensi untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika melalui pembelajaran yang lebih kontekstual, interdisipliner, dan berorientasi pada pemecahan masalah. Kajian ini mensintesis temuan-temuan dari berbagai penelitian empiris yang meneliti efektivitas implementasi pendekatan STEM dalam pembelajaran fisika di SMA. Analisis akan fokus pada bagaimana integrasi STEM dapat mempengaruhi pemahaman konseptual siswa, keterampilan berpikir kritis, minat belajar, serta implikasinya terhadap praktik pengajaran fisika. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang komprehensif mengenai peran pendekatan STEM dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pemahaman konsep fisika di jenjang SMA.
PENGGUNAAN MODEL PROBLEM-BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI
AZHARUDDIN, AZHARUDDIN
Jurnal Ilmiah IPA dan Matematika (JIIM) Vol. 2 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61116/jiim.v2i2.473
Penelitian kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar biologi. Model PBL, yang berpusat pada siswa dan melibatkan mereka dalam pemecahan masalah autentik, diyakini memiliki potensi untuk meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir tingkat tinggi dalam pembelajaran biologi. Kajian ini mensintesis temuan-temuan dari berbagai penelitian empiris yang meneliti implementasi model PBL dalam konteks pembelajaran biologi di berbagai jenjang pendidikan. Analisis akan fokus pada bagaimana PBL mempengaruhi hasil belajar siswa, retensi pengetahuan, motivasi belajar, serta pengembangan keterampilan pemecahan masalah dan berpikir kritis dalam mata pelajaran biologi. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai peran model PBL sebagai pendekatan pedagogis yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar biologi.
INTEGRASI TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI ABAD KE-21
LAILI NURHIDAYATI
Jurnal Ilmiah IPA dan Matematika (JIIM) Vol. 2 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61116/jiim.v2i2.474
Penelitian kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis peran dan dampak integrasi teknologi digital dalam pembelajaran matematika di abad ke-21. Era digital telah membawa perubahan signifikan dalam lanskap pendidikan, menawarkan berbagai alat dan sumber daya teknologi yang berpotensi mentransformasi cara matematika diajarkan dan dipelajari. Kajian ini akan mensintesis temuan-temuan dari berbagai penelitian yang meneliti penggunaan teknologi digital seperti perangkat lunak matematika, aplikasi pembelajaran, simulasi interaktif, dan platform daring dalam meningkatkan hasil belajar, keterlibatan siswa, dan pengembangan keterampilan abad ke-21 dalam matematika. Analisis akan fokus pada efektivitas berbagai jenis teknologi digital, tantangan implementasinya, serta implikasi pedagogis untuk praktik pembelajaran matematika yang inovatif dan relevan di era digital ini. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan wawasan komprehensif mengenai potensi dan tantangan integrasi teknologi digital dalam memajukan pendidikan matematika.