cover
Contact Name
Ahmad Fitriansyah
Contact Email
ahmad.fitriansyah@swadharma.ac.id
Phone
+6287870716976
Journal Mail Official
jurnal.swadimas@swadharma.ac.id
Editorial Address
Kampus 1 Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma Jl. Malaka No.3, Tambora, Jakarta Barat 11230
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 29648297     EISSN : 29648289     DOI : 10.56486/swadimas
Fokus utama pada lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain kegiatan pelatihan, Teknologi Tepat Guna (TTG), pemberdayaan masyarakat, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 97 Documents
PELATIHAN APLIKASI ACCURATE UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PENGELOLAAN KEUANGAN DIGITAL BAGI SISWA SMK AL HIDAYAH CINERE DEPOK Mungky Hendriyani; Anton Rustam Herosuma; Tatyana Tatyana; Dhenok Darwanti; Amirul Wicaksono; Rizki Ramadita
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2026): SWADIMAS EDISI JULI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol4no2.1322

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes in financial management systems, moving from manual methods to computer-based accounting systems. Vocational high school students are required to master digital accounting applications to meet the needs of the workforce. Accurate is one of the most widely used accounting software programs in Indonesia for its ability to manage financial data efficiently and accurately. This community service activity aims to improve students' understanding and skills in operating Accurate. Through a structured training method, including lectures, demonstrations, and hands-on practice, the activity shows an increase in students' abilities to record transactions, manage financial data, and prepare financial reports independently..Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam sistem pengelolaan keuangan, dari metode manual menuju sistem akuntansi berbasis komputer. Siswa SMK dituntut untuk menguasai aplikasi akuntansi digital guna memenuhi kebutuhan dunia kerja. Accurate merupakan salah satu software akuntansi yang banyak digunakan di Indonesia karena kemampuannya dalam mengelola data keuangan secara efisien dan akurat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam mengoperasikan Accurate. Melalui metode pelatihan terstruktur, meliputi ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam mencatat transaksi, mengelola data keuangan, serta menyusun laporan keuangan secara mandiri
SOSIALISASI PEMANFAATAN PLATFORM MEDIA SOSIAL TIKTOK DAN INSTAGRAM SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN UMKM Yuli Syafitri; Irwandi Irwandi; Deddy Sulaimawan; Reni Astika; Eka Ridhawati
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2026): SWADIMAS EDISI JULI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol4no2.1377

Abstract

The rapid development of digital technology has transformed the marketing paradigm. However, most Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) still face structural barriers, including low digital literacy and passive use of social media. This community service activity aims to improve the knowledge and skills of 40 MSMEs in utilizing Instagram and TikTok as digital marketing tools to expand market reach and improve sales performance. The implementation method includes situation analysis, problem identification, material preparation, outreach, practical training, intensive mentoring, and quantitative evaluation through pre- and post-tests. The results of the activity showed a 51.24% increase in participants' cognitive understanding of digital marketing, with the average score increasing significantly from 56.40 (pre-test) to 85.30 (post-test). In addition, real behavioral changes were achieved in the adoption of official business accounts (from 30% to 100%) and independent digital content production skills (from 25% to 85%). This activity concluded that systematic social media optimization has proven to be an effective, low-cost, and sustainable marketing strategy for accelerating digital transformation and strengthening the competitiveness of MSMEs.Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mengubah paradigma pemasaran namun, sebagian besar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih menghadapi hambatan struktural berupa rendahnya literasi digital dan pemanfaatan media sosial yang pasif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan 40 pelaku UMKM, dalam memanfaatkan Instagram dan TikTok sebagai sarana pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kinerja penjualan. Metode pelaksanaan meliputi analisis situasi, identifikasi masalah, penyusunan materi, sosialisasi, pelatihan praktik, pendampingan intensif, serta evaluasi kuantitatif melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kognitif peserta mengenai pemasaran digital sebesar 51,24%, di mana rata-rata nilai naik secara signifikan dari 56,40 (pre-test) menjadi 85,30 (post-test). Selain itu, perubahan perilaku riil tercapai pada adopsi akun bisnis resmi (dari 30% menjadi 100%) dan keterampilan produksi konten digital secara mandiri (dari 25% menjadi 85%). Kegiatan ini menyimpulkan bahwa optimalisasi media sosial yang sistematis terbukti menjadi strategi pemasaran yang efektif, berbiaya rendah, dan berkelanjutan untuk mengakselerasi transformasi digital serta memperkuat daya saing UMKM
ADVANCING GREEN ELECTRICITY THROUGH SOLAR PANEL-BASED STREET LIGHTING WITH LIGHT SENSOR INTEGRATION IN RANGKAPAN JAYA VILLAGE, DEPOK Ni Putu Devira Ayu Martini; Silvia Anggraeni; Ayu Mika Sherila; Vina Sari Yosephine; Sanggi Bayu Ardika; Anis Fitri Nur Masruriyah
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2026): SWADIMAS EDISI JULI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol4no2.1283

Abstract

The growing demand for sustainable energy solutions has highlighted the importance of renewable energy technologies, particularly in urban and semi-urban communities. In Rangkapan Jaya Village, Depok, the lack of adequate street lighting and limited awareness of green energy solutions have created both environmental and safety challenges. This project contributes a replicable model for integrating solar-powered street lighting (PJUTS) into underserved communities using a participatory approach. It also provides a practical framework for community-based training in renewable energy technology, promoting both infrastructure development and environmental education. The activity began with a socialization session explaining the principles and benefits of renewable energy and solar panels. This was followed by hands-on technical training on the installation of PJUTS systems, involving local residents directly in assembling and deploying the equipment in targeted areas. Participants demonstrated increased understanding of solar panel operation and installation. Several solar-powered streetlights were successfully installed, improving lighting in previously unlit areas. Community feedback indicated heightened interest in renewable energy solutions and greater confidence in maintaining the system independently. The project shows that a community-based, educational approach is effective in promoting green technology at the local level. It addressed both practical infrastructure needs and capacity-building, offering a scalable solution for other regions seeking sustainable energy implementation.Peningkatan kebutuhan terhadap solusi energi berkelanjutan mendorong pemanfaatan teknologi energi terbarukan, khususnya pada lingkungan masyarakat perkotaan dan semi-perkotaan. Di Kelurahan Rangkapan Jaya, Depok, keterbatasan fasilitas penerangan jalan serta rendahnya pemahaman masyarakat mengenai konsep energi hijau menjadi tantangan yang berdampak terhadap aspek lingkungan dan keamanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan sistem penerangan jalan umum tenaga surya (PJUTS) berbasis sensor cahaya sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan teknologi energi terbarukan melalui pendekatan partisipatif. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi mengenai prinsip kerja dan manfaat energi terbarukan, pelatihan teknis instalasi sistem PJUTS, praktik perakitan perangkat, serta pemasangan sistem penerangan pada lokasi yang telah ditentukan. Kegiatan ini melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses instalasi dan pemeliharaan sistem. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman terkait prinsip kerja panel surya, sensor cahaya, dan sistem penyimpanan energi. Selain itu, beberapa unit penerangan berbasis energi surya berhasil dipasang dan mampu meningkatkan pencahayaan pada area yang sebelumnya minim penerangan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis partisipasi masyarakat efektif dalam mendukung penerapan teknologi hijau di tingkat lokal. Implementasi PJUTS tidak hanya memberikan solusi terhadap kebutuhan infrastruktur penerangan, tetapi juga meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mendukung pemanfaatan energi berkelanjutan
PEMERIKSAAN MATA GRATIS DAN KACAMATA BERSUBSIDI DI PURA PARAHYANGAN JAGAT GURU I Gusti Ayu Diah Dhyanasaridewi; Mungky Hendriyani; Siti Maryam; Hadi Purwanto; Ni Made Artini; Tatyana Tatyana; Nia Amelita
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2026): SWADIMAS EDISI JULI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol4no2.1324

Abstract

This community service activity was carried out through a collaboration between the Swadharma Institute of Technology and Business and the Indonesian Eye Charity Foundation at the Parahyangan Jagat Guru Temple on April 12, 2026. The implementation of the activity was motivated by the still-low public awareness of the importance of maintaining eye health and by limited access to affordable eye health services. This activity aims to provide direct health services while increasing public understanding of the importance of maintaining eye health. The methods used included eye health education, visual acuity examinations, consultations, and the distribution of glasses based on participants' examination results. The activity was attended by people of various age groups and received a positive response from residents. The examination results showed that several participants had visual impairments, including nearsightedness, farsightedness, and astigmatism. Through this activity, the community gained better knowledge about the importance of maintaining eye health and conducting regular examinations. In addition, subsidized glasses assistance helped participants improve comfort in carrying out daily activities. The collaboration between the Swadharma Institute of Technology and Business and the Indonesian Eye Charity Foundation makes a positive contribution to supporting community health and welfare.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui kerja sama antara Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma dengan Yayasan Amal Mata Indonesia di Pura Parahyangan Jagat Guru pada tanggal 12 April 2026. Pelaksanaan kegiatan dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan mata serta keterbatasan akses layanan kesehatan mata yang terjangkau. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan secara langsung sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan mata, pemeriksaan ketajaman penglihatan, konsultasi, dan penyaluran bantuan kacamata sesuai hasil pemeriksaan peserta. Kegiatan diikuti oleh masyarakat dari berbagai kelompok usia dan mendapatkan respons positif dari warga sekitar. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa beberapa peserta mengalami gangguan penglihatan seperti rabun jauh, rabun dekat, dan silinder. Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh pengetahuan yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata dan melakukan pemeriksaan secara rutin. Selain itu, bantuan kacamata bersubsidi membantu peserta meningkatkan kenyamanan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kolaborasi antara Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma dengan Yayasan Amal Mata Indonesia memberikan kontribusi positif dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat
EDUKASI PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN DALAM PENDIDIKAN MENENGAH DI MAN 6 JAKARTA Elliana Gautama; Pratiwi Rachmadi; Nani Krisnawaty Tachjar; Lucia Sri Istiyowati; Agnes Novita Ida Safitri
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2026): SWADIMAS EDISI JULI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol4no2.1398

Abstract

Artificial Intelligence (AI) is a technology with significant potential to transform educational practices. This community service activity aims to introduce and implement AI in the learning environment of MAN 6 Jakarta. Implementation methods included training, interactive discussions, and case studies involving teachers and students. The results of the activity demonstrated an increase in participants' understanding of AI concepts, awareness of AI's use in education, and motivation to develop digital literacy. This program supports learning innovation in secondary education, especially at MAN 6 Jakarta.Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) merupakan teknologi yang berpotensi besar dalam mentransformasi praktik pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan dan menerapkan AI di lingkungan pembelajaran MAN 6 Jakarta. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan, diskusi interaktif, dan studi kasus yang melibatkan guru dan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep AI, kesadaran akan pemanfaatan AI dalam pendidikan, serta meningkatnya motivasi untuk mengembangkan literasi digital. Program ini berkontribusi dalam mendukung inovasi pembelajaran di pendidikan menengah terutama di MAN 6 Jakarta
SISTEM MONITORING ENERGI LISTRIK LAMPU PENERANGAN BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) Irawati Irawati; Nurkahfi Irwansyah; Woro Agus Nurtiyanto; Irfan Syarifudin; Mahfud Putra Aditya; Arif Rahmadi; Muchamad Adrian Faturrahman; Mardiansyah Mardiansyah
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2026): SWADIMAS EDISI JULI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol4no2.1284

Abstract

The public square in the Pengasinan neighborhood of Rawalumbu, Bekasi, is used by residents for sports activities, community meetings, religious activities, and various events, especially in the afternoon and evening. However, the lighting system is still manually operated and lacks real-time monitoring of electricity consumption, which can lead to energy waste and delays in detecting disturbances. This community service activity aims to implement an Internet of Things (IoT)-based electricity monitoring system for lighting and increase public understanding of efficient electricity use. The activity methods include site observation, system design, device assembly, installation, testing, outreach, and handover to the field manager. The system uses an ESP32 microcontroller, a ZMPT101B voltage sensor, an ACS712 current sensor, an LCD module, and an outdoor panel to measure voltage, current, power, and electrical energy. The results of the activity showed that the monitoring device and lighting were successfully installed at two points, namely the light point and the control panel. The system can display electricity parameters in real time, helping managers monitor electricity usage more practically. The outreach also increased managers' and residents' understanding of energy monitoring, installation safety, and routine maintenance. This system supports more efficient, transparent, and data-based management of public facilities.Lapangan umum di lingkungan Pengasinan, Rawalumbu, Bekasi, digunakan warga untuk kegiatan olahraga, pertemuan masyarakat, kegiatan keagamaan, dan berbagai acara terutama pada sore hingga malam hari. Namun, sistem penerangan masih dioperasikan secara manual dan belum memiliki pemantauan konsumsi energi listrik secara real time, sehingga berpotensi menimbulkan pemborosan energi dan keterlambatan deteksi gangguan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan sistem monitoring energi listrik lampu penerangan berbasis Internet of Things (IoT) serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan energi listrik yang efisien. Metode kegiatan meliputi observasi lokasi, perancangan sistem, perakitan perangkat, pemasangan instalasi, pengujian, sosialisasi, dan serah terima kepada pengelola lapangan. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor tegangan ZMPT101B, sensor arus ACS712, modul LCD, dan panel luar ruang untuk membaca tegangan, arus, daya, serta energi listrik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa perangkat monitoring dan lampu penerangan berhasil dipasang pada dua titik, yaitu titik lampu dan panel kontrol. Sistem dapat menampilkan parameter listrik secara real time sehingga membantu pengelola memantau penggunaan listrik secara lebih praktis. Sosialisasi yang dilakukan juga meningkatkan pemahaman pengelola dan warga terkait monitoring energi, keselamatan instalasi, serta perawatan rutin. Sistem ini mendukung pengelolaan fasilitas publik yang lebih efisien, transparan, dan berbasis data
PELATIHAN PROTEKSI DATA SERTA PENGUATAN LITERASI CYBERSECURITY DAN PADA SISWA SMK KOLESE BATAM Saut Pintubipar Saragih; Hotma Pangaribuan; Sunarsan Sitohang; Irene Svinarky
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2026): SWADIMAS EDISI JULI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol4no2.1328

Abstract

Cybersecurity literacy has been extensively researched and supports the fact that technology users, generally teenagers, tend to lack a strong foundation of specialized knowledge about Cybersecurity. This Community Service activity, aimed at schools, was conducted using a blended-learning training method and interactive, practice-based educational methods. The resource persons who delivered the material in this activity focused on strengthening participants' fundamental knowledge in Cybersecurity and raising awareness of the importance of device security and early prevention of cyberattacks. This training also included simulation-based Technical Skills, or hands-on practice, in setting up smartphone devices and desktops, and browser applications, such as activating two-factor authentication (2FA), configuring content privacy settings, auditing third-party application permissions, and an introduction to suspicious link detection techniques on smartphone interfaces.Literasi keamanan siber (Cybersecurity) banyak diteliti dan mendukung bahwa pengguna teknologi umumnya remaja cenderung tidak memilki pondasi kuat terhadap pengetahuan khusus tentang keamanan siber. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang ditujukan kepada sekolah ini dilakukan dengan metode pelatihan blended learning dan juga menggunakan metode edukasi yang interaktif berbasis praktik. Narasumber yang menyampaikan materi pada kegiatan ini berfokus pada Penguatan fundamental pengetahuan peserta pada bidang keamanan siber serta fokus pada Kesadaran (awareness) pada pentingnya pengamanan perangkat dan pencegahan dini atas serangan siber (cyberattack). Pelatihan ini juga mencakup Kemampuan Teknis berbasis simulasi atau praktik langsung dalam melakukan pengaturan (setting) pada perangkat smartphone, desktop dan aplikasi browser seperti aktivasi fitur autentikasi dua faktor (2FA), pengaturan privasi konten, audit izin aplikasi pihak ketiga, dan pengenalan teknik deteksi tautan mencurigakan pada antarmuka smartphone

Page 10 of 10 | Total Record : 97