cover
Contact Name
Wulan Purnama Sari
Contact Email
wulanp@fikom.untar.ac.id
Phone
+6281584336003
Journal Mail Official
kiwari@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No.1 Gedung Utama Lantai 11 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Kiwari
ISSN : -     EISSN : 28278763     DOI : 10.24912/ki
Core Subject : Humanities, Social,
Kiwari (EISSN: 2827-8763) merupakan jurnal hasil karya tulis dari mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara. Jurnal ini menjadi forum publikasi bagi hasil karya mahasiswa. Artikel yang diterbitkan masih jauh dari sempurna dan terbuka untuk saran serta kritik yang membangun. Kiwari menerbitkan artikel hasil penelitian dalam bidang ilmu komunikasi, yang meliputi komunikasi politik, komunikasi antar budaya, komunikasi bisnis, komunikasi digital, komunikasi antar pribadi, komunikasi organisasi, dll.
Articles 421 Documents
Konstruksi Realitas Peran Anak Perempuan dalam Keluarga Batak di Film Ngeri-Ngeri Sedap Jaya, Daniel Putra; Winduwati, Septia
Kiwari Vol. 4 No. 3 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i3.35408

Abstract

This study examines the construction of the reality of the role of daughters in Batak families as depicted in the film Ngeri-Ngeri Sedap. In Batak culture, women hold significant roles within the family, although their position is often viewed through traditional customs that place men in dominant roles. The film Ngeri-Ngeri Sedap incorporates several social ideologies, including feminism, gender equality, patriarchy, and patrilineality. This research aims to provide insights into the meaning and constructed reality of the role of daughters in Batak families as portrayed in Ngeri-Ngeri Sedap. It employs theories of mass communication, reality construction, gender equality, and feminism, enriched by Roland Barthes' semiotics analysis method, which consists of three components: denotation, connotation, and myth. To gather data, the researcher utilized semiotic analysis to identify the meanings and symbols present in the film Ngeri-Ngeri Sedap and further explored these findings through interviews with expert informants to strengthen the research results. The findings reveal forms of feminism and patriarchy experienced by women in Batak families, as depicted through the scenes in the film Ngeri-Ngeri Sedap. Penelitian ini membahas konstruksi realitas peran anak perempuan dalam keluarga Batak di Film Ngeri-Ngeri Sedap. Dalam budaya Batak, perempuan memiliki peran penting dalam keluarga, meskipun posisi mereka sering dilihat melalui perspektif adat yang menempatkan laki-laki dalam peran dominan. Film Ngeri-Ngeri Sedap menyisipkan beberapa ideologi sosial seperti feminisme, kesetaraan gender, patriarki, dan patrilineal. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai konstruksi realitas peran anak perempuan dalam keluarga Batak di film Ngeri-Ngeri Sedap. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi massa, konsep konstruksi realitas, kesetaraan gender, feminisme, dan diperkaya dengan metode analisis semiotika Roland Barthes, yang terdiri dari tiga komponen yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Dalam memperoleh data, peneliti menggunakan analisis semiotika untuk memperlihatkan makna atau simbol yang ada dalam film Ngeri-Ngeri Sedap dan diperdalam dengan melakukan wawancara oleh narasumber ahli Kebudayaan Batak untuk memperkuat hasil penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan temuan berupa bentuk-bentuk feminisme dan juga patriarki yang dialami perempuan dalam keluarga Batak yang digambarkan melalui adegan-adegan dalam film Ngeri-Ngeri Sedap.
Optimalisasi Video Pendek Byon Combat Sport untuk Meningkatkan Brand Awareness di TikTok Jikho Agung Pratama; Diah Ayu Candraningrum
Kiwari Vol. 4 No. 3 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i3.35409

Abstract

Social media, especially TikTok, plays a crucial role in engaging the younger generation. Byon Combat, a modern combat sports organizer in Indonesia, leverages TikTok to boost brand awareness through its For You Page (FYP) algorithm. Creative content such as match highlights, athlete stories, and viral challenges effectively reach a broader audience via this algorithm. This digital promotion strategy significantly increases engagement, as evidenced by growth in followers, likes, and comments. By combining entertainment with interactive elements, Byon Combat strengthens its image as an innovative sports organizer. Based on the AISAS framework (Attention, Interest, Search, Action, Share), this approach has proven effective, with 38.9% of brand awareness generated through TikTok promotions. These findings demonstrate TikTok’s potential to create emotional connections with audiences and enhance brand recall, especially within the sports industry. Media sosial, khususnya TikTok, memegang peranan penting dalam menarik perhatian generasi muda. Byon Combat, penyelenggara olahraga tarung modern di Indonesia, memanfaatkan TikTok untuk meningkatkan kesadaran merek melalui algoritma For You Page (FYP). Konten kreatif berupa cuplikan pertandingan, cerita atlet, dan tantangan viral secara efektif menjangkau audiens yang lebih luas melalui algoritma tersebut. Strategi promosi digital ini secara signifikan meningkatkan keterlibatan, yang terlihat dari bertambahnya jumlah pengikut, likes, dan komentar. Dengan menggabungkan elemen hiburan dan interaksi, Byon Combat memperkuat citranya sebagai penyelenggara olahraga yang inovatif. Berdasarkan kerangka AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Share), strategi ini terbukti efektif, dengan 38,9% tingkat kesadaran merek berasal dari promosi melalui TikTok. Temuan ini menunjukkan potensi TikTok sebagai platform untuk membangun hubungan emosional dengan audiens dan meningkatkan daya ingat merek, khususnya di industri olahraga.
Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure pada Lirik Lagu “Ku Bukan Mesin Lotremu” Karya The Jansen Farhan, Muhammad; Sukendro, Gregorius Genep
Kiwari Vol. 4 No. 3 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i3.35410

Abstract

This research focuses on analyzing the lyrics of the song "My Not Your Lottery Machine" by The Jansen using Ferdinand De Saussure's semiotic theory. Music serves as a medium for expressing human emotions and concerns, with lyrics conveying deep meaning and reflections on society. This research uses a qualitative descriptive method to explore the implied meaning in the lyrics. Through semiotic analysis, key components of Saussure's theory, including the relationship between signifier and signified, are examined in the context of song. The findings suggest that the lyrics express feelings of frustration and rejection of societal expectations, illustrated by repeated phrases that assert individuality. The analysis highlights how simple activities such as smoking and reading the newspaper symbolize an escape from the stresses of life. Overall, "I'm Not Your Lottery Machine" emerges as a powerful representation of resistance and personal freedom, affirming The Jansen's role not only as musicians but also as critical commentators on contemporary social issues. Their success in releasing the album "Banal Mak Binal" confirms their influence on the Indonesian music scene, combining punk aesthetics with meaningful social commentary. Penelitian ini berfokus pada analisis lirik lagu “Ku Bukan Mesin Lotremu” karya The Jansen dengan menggunakan teori semiotika Ferdinand de Saussure. Musik berfungsi sebagai media untuk mengekspresikan emosi dan keprihatinan manusia, dengan lirik yang menghadirkan makna mendalam sekaligus refleksi sosial. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengeksplorasi makna-makna tersirat dalam lirik. Melalui analisis semiotik, komponen utama teori Saussure, termasuk hubungan antara penanda dan petanda, dikaji dalam konteks lagu ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu tersebut merepresentasikan perasaan frustrasi dan penolakan terhadap ekspektasi masyarakat, yang digambarkan melalui frasa berulang sebagai penegasan individualitas. Analisis juga menyoroti bagaimana aktivitas sederhana seperti merokok dan membaca koran menjadi simbol pelarian dari tekanan hidup. Secara keseluruhan, “Ku Bukan Mesin Lotremu” tampil sebagai representasi perlawanan dan kebebasan pribadi yang kuat, sekaligus menegaskan peran The Jansen tidak hanya sebagai musisi, tetapi juga sebagai komentator kritis terhadap isu-isu sosial kontemporer. Kesuksesan mereka dalam merilis album “Banal Semakin Binal” semakin memperkuat pengaruh The Jansen di kancah musik Indonesia dengan memadukan estetika punk dan komentar sosial yang bermakna.
Kreativitas dalam Iklan Indomie Versi "Indomie Hidupkan Inspirasimu": Sebuah Pendekatan Semiotika Peirce Muhammad Fajrul Rachman; Farid
Kiwari Vol. 4 No. 3 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i3.35411

Abstract

This study analyzes the representation of creativity in the “Indomie Hidupkan Inspirasimu” advertisement using Charles Sanders Peirce’s semiotics theory. The ad highlights five major scenes that showcase innovation across culinary, business, art, and fashion sectors. Using Peirce’s triadic model—sign, object, and interpretant—this analysis explores how the advertisement’s visuals and narratives communicate creative ideas. The findings indicate that creativity in the ad embodies three core elements: fluency (generating diverse ideas), originality (uniqueness of ideas), and elaboration (developing ideas in depth). Examples include innovative Indomie toppings, noodle-based donuts, the emergence of Indomie food stalls (warmindo), fashion designs inspired by Indomie packaging, and murals integrating brand elements. The study concludes that creativity in advertising not only promotes products but also strengthens emotional bonds between brands and audiences. By reflecting everyday innovation, the ad successfully inspires viewers while fostering a deeper emotional engagement. Creativity thus emerges as a strategic element in enhancing the effectiveness and emotional resonance of advertising campaigns. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kreativitas dalam iklan Indomie Hidupkan Inspirasimu dengan menggunakan teori semiotika Charles Sanders Peirce. Iklan ini menampilkan lima adegan utama yang merepresentasikan inovasi di berbagai bidang, seperti kuliner, bisnis, seni, dan fesyen. Analisis dilakukan melalui model triadik Peirce, yang terdiri atas tanda, objek, dan interpretan, untuk mengeksplorasi cara visual dan narasi iklan menyampaikan ide-ide kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas dalam iklan ini mencakup tiga elemen utama, yaitu fluency (kemampuan menghasilkan ide beragam), originality (keunikan ide), dan elaboration (pengembangan ide secara mendalam). Adegan-adegan yang dianalisis meliputi topping Indomie yang inovatif, donat berbahan dasar mi, pembukaan warung Indomie (warmindo), desain busana terinspirasi kemasan Indomie, serta seni mural yang memanfaatkan elemen merek sebagai sumber inspirasi. Penelitian ini menegaskan bahwa kreativitas tidak hanya berfungsi sebagai alat promosi, tetapi juga berperan dalam membangun keterikatan emosional antara merek dan audiens. Melalui representasi inovasi yang dekat dengan keseharian, iklan ini mampu menginspirasi sekaligus menciptakan daya tarik emosional yang lebih kuat. Kreativitas terbukti menjadi elemen strategis yang esensial dalam meningkatkan efektivitas dan dampak emosional kampanye periklanan.
Analisis Pengaruh Personal Branding Aeronshiki di TikTok terhadap Loyalitas Penggemar Scene MPL ID Tedjo, Alessandro Angelo; Aulia, Sisca
Kiwari Vol. 4 No. 3 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i3.35412

Abstract

Social media has become a primary platform for fostering interaction between fans and public figures, including in the e-sports industry. MLBB's popularity is not only limited to the casual player segment, but also extends to professional competitions such as the Mobile Legends Professional League Indonesia (MPL ID). This study aims to analyze the influence of Aeronshiki's Personal Branding on fan loyalty on TikTok. Using Personal Branding theory as the foundation, the study examines the dimensions of quality, association, trust, and emotional value as factors influencing fan loyalty. This study adopts a quantitative research approach, utilizing a survey method to gather data through questionnaires distributed to 100 selected respondents via purposive sampling. The collected data is processed using SPSS software and analyzed through simple linear regression. The findings indicate that Aeronshiki's Personal Branding significantly influences fan loyalty, primarily driven by the dimensions of trust and quality. A coefficient of determination of 48% reveals that Personal Branding impacts fan loyalty, while the remaining 52% is influenced by other factors. This study highlights the importance of Personal Branding management through social media platforms like TikTok in enhancing fan loyalty within the e-sports industry. Media sosial kini menjadi platform utama dalam membangun interaksi antara figur publik dan penggemar, termasuk di industri e-sports. Popularitas Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) tidak hanya mencakup pemain kasual, tetapi juga berkembang hingga ranah kompetisi profesional, salah satunya Mobile Legends Professional League Indonesia (MPL ID). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh citra diri Aeronshiki terhadap loyalitas penggemar di TikTok. Teori citra diri digunakan sebagai landasan konseptual dengan menekankan dimensi kualitas, asosiasi, kepercayaan, dan nilai emosional sebagai faktor yang membentuk loyalitas penggemar. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini melalui metode survei. Data diperoleh dari 100 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra diri Aeronshiki berpengaruh signifikan terhadap loyalitas penggemar, dengan dimensi kepercayaan dan kualitas menjadi kontributor utama. Nilai koefisien determinasi sebesar 48% mengindikasikan bahwa loyalitas penggemar dipengaruhi oleh citra diri, sementara 52% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel penelitian. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan citra diri melalui media sosial, khususnya TikTok, sebagai strategi untuk meningkatkan loyalitas penggemar dalam industri e-sports.
Penggunaan Media Sosial untuk Meningkatkan Keuntungan Republic Vespa Muhammad Marcellino Navis; Yugih Setyanto
Kiwari Vol. 4 No. 3 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i3.35413

Abstract

Social media has become a vital tool for entrepreneurs adapting to the evolving digital landscape. The presence of TikTok has positively impacted many micro, small, and medium enterprises (MSMEs), especially in marketing their products. In the automotive sector, all entrepreneurs share a common goal: increasing profits through sales. This internship report focuses on the use of TikTok as a marketing tool by the @Republicvespa showroom to boost sales. The author, who also acts as the business owner, is responsible for maximizing company profits through effective marketing strategies. Several challenges were encountered during the internship period, and this report highlights how @Republicvespa utilizes TikTok for marketing purposes. The content produced includes short videos and animations promoting Republic Vespa's products. These contents are designed using strategic marketing communication techniques, such as delivering messages about discounts, free shipping offers, and bonus helmets. All promotional content is documented and uploaded to TikTok to inform potential customers of the latest products and attractive deals. Data for this report was collected using participatory observation, unstructured interviews, documentation, and literature studies. The theoretical framework used is New Media Marketing Theory, as TikTok functions as both a marketing platform and a means to enhance business profitability. Media sosial saat ini menjadi alat penting yang digunakan oleh para pelaku wirausaha dalam mengikuti perkembangan era digital. Keberadaan TikTok memberikan dampak positif bagi banyak usaha kecil dan menengah (UMKM), terutama dalam memasarkan produk mereka. Dalam sektor otomotif, para pelaku usaha memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan keuntungan melalui penjualan. Laporan magang ini berfokus pada pemanfaatan TikTok sebagai alat pemasaran oleh showroom @Republicvespa untuk mendongkrak penjualan. Peneliti, yang juga bertindak sebagai pemilik usaha, bertanggung jawab untuk memaksimalkan keuntungan perusahaan melalui strategi pemasaran yang efektif. Selama masa magang, peneliti menghadapi beberapa kendala yang dihadapi oleh Republic Vespa, dan laporan ini menyoroti upaya pemasaran melalui platform TikTok. Konten yang dibuat berupa video pendek dan animasi yang menampilkan produk-produk Republic Vespa. Konten tersebut disusun dengan strategi komunikasi pemasaran yang mencakup penyampaian informasi terkait diskon, gratis ongkir, dan bonus helm. Semua informasi tersebut didokumentasikan dan diunggah ke TikTok agar calon konsumen mengetahui promo menarik dan produk terbaru dari Republic Vespa. Pengumpulan data dalam penulisan laporan ini menggunakan metode partisipasi, wawancara tidak terstruktur, dokumentasi, dan studi pustaka. Teori yang digunakan dalam laporan magang ini adalah teori Pemasaran New Media, karena TikTok dimanfaatkan sebagai platform pemasaran sekaligus sarana untuk meningkatkan keuntungan perusahaan.
Analisis Fenomenologi Siswa terhadap Sistem Pembelajaran Hybrid Pascapandemi COVID-19 Hardja, Diovanny; Sari, Wulan Purnama
Kiwari Vol. 4 No. 3 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i3.35414

Abstract

The Covid-19 pandemic has triggered drastic changes in the education system, including in skill-based vocational education such as culinary and pastry programs. The sudden shift to online learning, followed by the implementation of a hybrid model that combines online and offline methods, has created diverse learning experiences for students. This study explores the experiences of Culinary and Pastry students at the Tristar Institute regarding hybrid learning in the post-pandemic period. Using a qualitative approach, data were collected through in-depth interviews with selected students. The findings reveal that online learning was perceived as less suitable for practice-based courses, mainly due to limitations in live demonstrations, nonverbal interaction, and active student engagement. However, it was considered flexible and sufficient for delivering theoretical and informational content. The main challenges faced by students included technical issues such as unstable internet connections, lack of motivation, and the absence of a conducive study environment at home. This study concludes that hybrid learning, which combines online delivery for theory with offline sessions for practice, is essential for improving the quality of learning. It is recommended that educational institutions develop more adaptive and student-centered learning strategies and provide adequate technological support and training for both lecturers and students. Pandemi Covid-19 telah mendorong perubahan drastis dalam sistem pendidikan, termasuk pada pendidikan vokasi berbasis keterampilan seperti kuliner dan patiseri. Peralihan mendadak ke pembelajaran daring kemudian diikuti dengan penerapan model hybrid yang memadukan pembelajaran daring dan luring, menimbulkan beragam pengalaman belajar bagi mahasiswa. Penelitian ini mengeksplorasi pengalaman mahasiswa jurusan Kuliner dan Patiseri Tristar Institute terhadap pembelajaran hybrid pascapandemi Covid-19. Menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan sejumlah mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran daring dinilai kurang optimal untuk mata kuliah berbasis praktik, terutama karena keterbatasan dalam demonstrasi langsung, interaksi nonverbal, dan keterlibatan aktif mahasiswa. Namun, pembelajaran daring dianggap fleksibel serta memadai dalam penyampaian materi teori yang bersifat informatif. Tantangan utama yang dihadapi mahasiswa meliputi kendala teknis, seperti koneksi internet yang tidak stabil, kurangnya motivasi belajar, serta keterbatasan ruang belajar yang kondusif di rumah. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya metode hybrid yang menggabungkan pembelajaran daring untuk teori dan pembelajaran luring untuk praktik guna meningkatkan mutu pembelajaran. Disarankan agar institusi pendidikan mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih adaptif, responsif terhadap kebutuhan mahasiswa, dan menyediakan dukungan teknologi serta pelatihan yang memadai bagi dosen dan mahasiswa.
Membangun Brand Awareness Melalui Strategi Konten di Media Sosial Adi and Friends Wedding Organizer Kennixson; Nigar Pandrianto
Kiwari Vol. 4 No. 3 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i3.35415

Abstract

This study draws on New Media Theory, which highlights the role of digital technology in shaping new patterns of communication, and Social Media Theory, which emphasizes the importance of two-way interaction in building relationships with audiences. The high-quality visual content strategy implemented by Adi & Friends Wedding Organizer aligns with Brand Awareness Theory, as such content effectively enhances brand visibility and recognition. Active engagement through comments and direct messages reflects the role of audience interaction in strengthening emotional bonds and building trust. Additionally, the use of customer testimonials aligns with Viral Theory, as authentic customer experiences can broaden audience reach and reinforce brand credibility. These strategies demonstrate that social media functions not only as a promotional tool but also as a platform for building long-term, sustainable relationships with audiences. The findings affirm the practical application of these theories in optimizing brand awareness through social media strategies. Penelitian ini merujuk pada Teori Media Baru yang menyoroti peran teknologi digital dalam membentuk pola komunikasi yang baru, serta Teori Media Sosial yang menekankan pentingnya interaksi dua arah dalam membangun hubungan dengan audiens. Strategi konten visual berkualitas tinggi yang diterapkan oleh Adi & Friends Wedding Organizer sejalan dengan Teori Kesadaran Merek (Brand Awareness), karena mampu meningkatkan visibilitas dan pengenalan merek secara efektif. Keterlibatan aktif melalui komentar dan pesan langsung mencerminkan peran interaksi audiens dalam memperkuat ikatan emosional dan membangun kepercayaan. Selain itu, penggunaan testimoni pelanggan selaras dengan Teori Viralitas, karena pengalaman autentik dari pelanggan dapat memperluas jangkauan audiens dan memperkuat kredibilitas merek. Strategi ini menunjukkan bahwa media sosial tidak hanya berfungsi sebagai alat promosi, tetapi juga sebagai platform untuk membangun hubungan jangka panjang yang berkelanjutan dengan audiens. Temuan ini menegaskan penerapan teori-teori tersebut dalam strategi media sosial guna mengoptimalkan kesadaran merek.
Strategi Komunikasi Persuasif Iklan Pinjaman Online "Adakami - TVC - #AdakepastianAdaKami" di YouTube Pradipta, Alfred; Sukendro, Gregorius Genep
Kiwari Vol. 4 No. 3 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i3.35416

Abstract

This study aims to analyze persuasive communication strategies in the online loan advertisement “Adakami - TVC - #AdakepastianAdaKami” published on YouTube. The background of this research lies in the growing presence of online loan advertisements on digital platforms, along with the success of Adakami’s advertisement, which went viral and gained more than seven million views. The study focuses on how the advertisement employs persuasive communication techniques to influence consumer perceptions and decision-making. This research adopts a descriptive qualitative method, with data collected through in-depth interviews and observations. The informants consist of several viewers of the Adakami advertisement on YouTube and an expert in the field of digital creative. The data were analyzed to explore experiences, interpretations, and audience perceptions of the conveyed message. The findings indicate that the Adakami advertisement successfully delivers persuasive messages through the use of appealing visuals, clear text, and positive emotional reinforcement. The advertisement also applies key principles of persuasive communication, including selective exposure, audience participation, inoculation, and magnitude of change. Audience feedback further demonstrates that the advertisement effectively enhanced public awareness and interest in Adakami’s online loan services. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi persuasif dalam iklan pinjaman online “Adakami - TVC - #AdakepastianAdaKami” yang ditayangkan di media sosial YouTube. Latar belakang penelitian ini adalah semakin maraknya iklan pinjaman online pada platform digital, serta keberhasilan iklan Adakami yang menjadi viral dengan capaian lebih dari 7 juta tayangan. Fokus penelitian diarahkan pada upaya iklan tersebut dalam memengaruhi persepsi dan keputusan konsumen melalui teknik komunikasi persuasif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Informan terdiri atas sejumlah penonton iklan Adakami di YouTube serta seorang ahli di bidang digital creative. Data yang diperoleh dianalisis untuk memahami pengalaman, interpretasi, serta persepsi audiens terhadap pesan yang disampaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan Adakami mampu menyampaikan pesan persuasif secara efektif melalui kombinasi visual yang menarik, teks yang jelas, dan penguatan emosi positif. Iklan ini juga menerapkan prinsip-prinsip komunikasi persuasif, antara lain pemaparan selektif, partisipasi khalayak, inokulasi, serta besaran perubahan. Umpan balik dari audiens mengindikasikan bahwa iklan tersebut berhasil meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat terhadap layanan pinjaman online Adakami.
Analisis Strategi Komunikasi dalam Mendapatkan Subscriber pada Channel YouTube Kendi Wikasa Tikta; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 4 No. 3 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i3.35417

Abstract

In today's digital era, internet access has become a vital necessity for society. By 2024, the number of internet users in Indonesia is projected to exceed 221 million. YouTube has emerged as one of the most influential social media platforms in the world, with over 2.49 billion active users each month. The YouTube channel Kata Alfa Shorts stands as a successful example of attracting a large audience through science-related content. This achievement is reflected in its subscriber count, which reached 434,000 in 2024, supported by effective communication strategies. This study explores the communication strategies employed by the Kata Alfa Shorts channel in attracting subscribers, using the agenda-setting theory. The research adopts a qualitative method with a phenomenological approach. Informants include the channel owner and four subscribers. The findings reveal that the strategies involve careful topic selection and relationship-building with subscribers. Dalam era digital saat ini, akses internet telah menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat. Pada tahun 2024, jumlah pengguna internet di Indonesia diperkirakan melebihi 221 juta orang. YouTube telah menjadi salah satu platform media sosial paling berpengaruh di dunia, dengan lebih dari 2,49 miliar pengguna aktif setiap bulannya. Channel YouTube Kata Alfa Shorts merupakan contoh nyata keberhasilan dalam menarik perhatian penonton melalui konten-konten bertema ilmu pengetahuan. Keberhasilan ini tercermin dari jumlah pelanggan yang mencapai 434 ribu pada tahun 2024, berkat strategi komunikasi yang efektif. Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi yang diterapkan oleh channel Kata Alfa Shorts dalam menarik subscriber, dengan menggunakan teori agenda setting. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan dalam penelitian ini adalah pemilik channel dan empat orang subscriber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan meliputi pemilihan topik konten secara cermat serta penguatan hubungan dengan subscriber.