cover
Contact Name
Wulan Purnama Sari
Contact Email
wulanp@fikom.untar.ac.id
Phone
+6281584336003
Journal Mail Official
kiwari@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No.1 Gedung Utama Lantai 11 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Kiwari
ISSN : -     EISSN : 28278763     DOI : 10.24912/ki
Core Subject : Humanities, Social,
Kiwari (EISSN: 2827-8763) merupakan jurnal hasil karya tulis dari mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara. Jurnal ini menjadi forum publikasi bagi hasil karya mahasiswa. Artikel yang diterbitkan masih jauh dari sempurna dan terbuka untuk saran serta kritik yang membangun. Kiwari menerbitkan artikel hasil penelitian dalam bidang ilmu komunikasi, yang meliputi komunikasi politik, komunikasi antar budaya, komunikasi bisnis, komunikasi digital, komunikasi antar pribadi, komunikasi organisasi, dll.
Articles 421 Documents
Pengaruh Promosi Video Pendek di Instagram Buddy Pool terhadap FOMO Billiard Generasi Z Edward, Joshua; Candraningrum, Diah Ayu
Kiwari Vol. 4 No. 2 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i2.34991

Abstract

This study examines the influence of short videos in Buddy Pool’s Instagram account on the behavior of Fear of Missing Out (FOMO) within the billiard trend among Generation Z in West Jakarta. Using a quantitative approach and survey method, the data were collected from 100 respondents aged 18–25 through an online questionnaire. The findings reveal that short videos on Instagram significantly affect FOMO behavior, with creative content such as tutorials, facility promotions, and community activities successfully capturing attention and increasing audience participation. The impact of short videos on FOMO was measured at 12.6%, while other factors accounted for the remainder. These results highlight the importance of social media as an effective promotional device for creating trends, expanding marketing reach, and strengthening connections with young audiences. Penelitian ini menganalisis pengaruh video pendek di Instagram Buddy Pool terhadap fenomena Fear of Missing Out (FOMO) dalam tren biliar dalam kalangan Generasi Z Jakarta Barat. Dengan pendekatan kuantitatif dan metode survei, data dikumpulkan dari 100 responden berusia 18–25 tahun menggunakan kuesioner online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video pendek di Instagram berpengaruh signifikan terhadap perilaku FOMO, dimana konten kreatif seperti tutorial, promosi fasilitas, dan aktivitas komunitas berhasil menarik perhatian dan meningkatkan partisipasi audiens. Pengaruh video pendek terhadap FOMO tercatat sebesar 12,6%, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Temuan ini menegaskan pentingnya media sosial sebagai perangkat promosi yang efektif untuk menciptakan tren, memperluas jangkauan pemasaran, dan memperkuat koneksi dengan generasi muda.
Mempertahankan Citra Perusahaan dengan Menerapkan Strategi Komunikasi Pemasaran pada Pusat Pembinaan Pelatihan dan Sertifikasi Mandiri (P3SM) Putri, Kevina Cecilia; Setyanto, Yugih
Kiwari Vol. 4 No. 2 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i2.34994

Abstract

In the midst of the era of globalization and increasingly tight competition, corporate image becomes one of the most crucial things and the success of a company. This study aims to identify the marketing communication strategies implemented and the challenges and obstacles faced in maintaining corporate image amidst the competition in the training and certification industry. The main focus of this study is to explore the application of the marketing communication mix consisting of product, price, place, and promotion elements, and its impact on public perception of the P3SM image. The method used by researchers in this study is a qualitative approach with data collection techniques through observation of internal and external stakeholders of the Company and through in-depth interviews. The results of the study indicate that P3SM has optimized the marketing communications mix consisting of advertising in the form of advertisements through print media (brochures, banners, posters) and digital media (Instagram ads and Google ads), Promotion (through social media Instagram, Facebook, YouTube, website), Public Relations (establishing relationships with internal and external parties of the Company), Personal Selling (interpersonal approach with potential partners and at exhibitions), Direct Marketing (contacting via email or telephone). Consistent marketing communication strategies have successfully increased brand awareness and strengthened the positive image of P3SM in the eyes of the public. This study is expected to contribute to the development of marketing communication strategies in training and certification institutions in Indonesia. Di tengah era globalisasi dan persaingan industri yang semakin ketat, citra perusahaan menjadi  salah satu hal yang paling krusial dan keberhasilan sebuah perusahaan. Penelitian ini bertujuan  untuk mengidentifikasi strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan serta tantangan dan  kendala yang dihadapi dalam mempertahankan citra perusahaan di tengah persaingan industri  pelatihan dan sertifikasi. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi penerapan  bauran komunikasi pemasaran yang terdiri dari elemen produk, harga, tempat, dan promosi, serta  dampaknya terhadap persepsi masyarakat terhadap citra P3SM. Metode yang digunakan dalam  penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi  terhadap pemangku kepentingan internal dan eksternal perusahaan serta melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan, P3SM telah mengoptimalkan bauran komunikasi  pemasaran (marketing communications mix) yang terdiri dari Advertising berupa iklan melalui  media cetak (brosur, banner, poster) dan media digital (Instagram ads dan google ads), Promotion (melalui media sosial Instagram, Facebook, YouTube, website), Public Relations (menjalin relasi  dengan pihak internal dan eksternal Perusahaan), Personal Selling (pendekatan interpersonal  dengan calon mitra dan pada saat pameran), Direct Marketing (menghubungi melalui email atau  telepon). Strategi komunikasi pemasaran yang konsisten berhasil meningkatkan brand awareness  dan memperkuat citra positif P3SM di mata masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat  memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi komunikasi pemasaran pada lembaga  pelatihan dan sertifikasi di Indonesia.
Pengaruh Konten Somethinc terhadap Perilaku Konsumtif Angelie, Chelvie; Aulia, Sisca
Kiwari Vol. 4 No. 2 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i2.34996

Abstract

In the constantly changing digital landscape, TikTok has emerged as an essential platform for promoting products and shaping consumer habits. With features such as TikTok Live, TikTok Shop, and TikTok Stories, brands are able to engage directly with their audiences and streamline the purchasing process. Somethinc, a skincare company, utilizes TikTok to engage consumers with innovative content. The aim of this research is to examine how Somethinc's product-related content on TikTok impacts consumer behavior. Employing theories of marketing communication, content marketing, and consumer behavior, this study adopts a quantitative methodology along with probability sampling techniques, involving 100 participants who follow Somethinc’s official TikTok account and have made purchases of their products. The outcome of the T test indicates that the significant value for variable X (Content Marketing) in relation to variable Y (consumptive behavior) is 0.00, which is less than 0.05, leading to the conclusion about the variable's impact. The findings reveal that Somethinc's TikTok content significantly influences consumer behavior, with a determination value of 67.1%, underscoring the importance of quality, appeal, and content delivery methods in affecting consumer purchasing choices. Dalam lanskap digital yang terus berubah, TikTok telah muncul sebagai platform penting untuk mempromosikan produk dan membentuk kebiasaan konsumen. Dengan fitur-fitur seperti TikTok Live, TikTok Shop, dan TikTok Stories, merek dapat terlibat langsung dengan audiens mereka dan menyederhanakan proses pembelian. Somethinc, sebuah perusahaan perawatan kulit, menggunakan TikTok untuk melibatkan konsumen dengan konten yang inovatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana konten terkait produk Somethinc di TikTok memengaruhi perilaku konsumen. Dengan menggunakan teori komunikasi pemasaran, pemasaran konten, dan perilaku konsumen, penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel probabilitas, yang melibatkan 100 partisipan yang mengikuti akun TikTok resmi Somethinc dan telah melakukan pembelian produk mereka. Hasil dari uji T menunjukkan bahwa nilai signifikan untuk variabel X (Content Marketing) dalam kaitannya dengan variabel Y (perilaku konsumtif) adalah 0,00, yang kurang dari 0,05, yang mengarah pada kesimpulan tentang dampak variabel tersebut. Temuan ini mengungkapkan bahwa konten TikTok Somethinc secara signifikan memengaruhi perilaku konsumen, dengan nilai determinasi sebesar 67,1%, menggarisbawahi pentingnya kualitas, daya tarik, dan metode pengiriman konten dalam memengaruhi pilihan pembelian konsumen.
Makna Kritik Sosial dalam Lirik Lagu “5” .Feast Putra, Dimas Maulana; Pandrianto, Nigar
Kiwari Vol. 4 No. 2 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i2.34997

Abstract

Communication is an activity that humans have always done. Communication can be done  verbally or non-verbally. One form of communication that is developing at this time is the art  of music. Music is a very influential medium for voicing social and political criticism.  Therefore, music is often used as a tool of resistance, exposing social realities and injustice.  This research aims to analyze the meaning of social criticism contained in the lyrics of the  song "5" by .Feast using Ferdinand de Saussure's semiotic analysis. Through analysis of the  signs in the verses of the lyrics of the song "5" this research finds that the lyrics contain strong  social criticism. This research uses qualitative approach with semiotic methods to explore the  meaning of each lyric based on the concept of signifier and signified which produces deeper  significance or meaning. Primary data in the form of the lyrics of the song "5" are analyzed  by connecting them to the socio-political context that lyrics This song contains various social  criticisms that focus on the government's failure to fulfill people's expectations, political cycles  that do not provide meaningful change, and propaganda that deceives the public.  Komunikasi merupakan kegiatan yang selalu dilakukan manusia. Komunikasi itu bisa  dilakukan secara verbal ataupun nonverbal. Salah satu bentuk komunikasi yang berkembang  pada saat ini adalah seni musik. Musik menjadi salah satu medium yang sangat berpengaruh  dalam menyuarakan kritik sosial dan politik. Maka dari itu musik sering kali dijadikan alat  perlawanan, mengungkap realitas sosial, serta ketidakadilan. Penelitian ini bertujuan untuk  menganalisis makna kritik sosial terkandung dalam lirik lagu “5” karya .Feast menggunakan  analisis semiotika Ferdinand de Saussure melalui analisis tanda-tanda pada bait lirik lagu "5”  penelitian ini menemukan bahwa lirik tersebut mengandung kritik sosial yang kuat. Penelitian  ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode semiotika untuk menggali makna dari  setiap lirik berdasarkan konsep signifier (penanda) dan signified (petanda) yang menghasilkan  signifikasi atau makna lebih mendalam. Data primer berupa lirik lagu "5" dianalisis dengan  menghubungkannya pada konteks sosial-politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik  lagu ini memuat berbagai kritik sosial yang berfokus pada kegagalan pemerintah dalam  memenuhi harapan rakyat, siklus politik yang tidak memberikan perubahan berarti, serta  propaganda yang memperdaya masyarakat. 
Perkembangan Komunikasi Pemain dalam Menganalisis Genshin Impact di Industri Games Pranata, Yogi Vernando; Pribadi, Muhammad Adi
Kiwari Vol. 4 No. 2 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i2.34998

Abstract

Now developments in the digital era have become more advanced, especially in the  games industry which has become increasingly sophisticated. But looking back at the  time when the world was experiencing the Covid 19 pandemic, where almost all  industries experienced a crisis in all fields, including the games industry. That's when  a game called Genshin Impact appeared which unexpectedly captured the hearts of  video game players. But with all the success that has been achieved, there are many  complaints that arise. Starting from player input that the developer doesn't listen to,  games that experience lots of bugs to data in the game that is leaked to the internet.  By using the Phenomenological research method, researchers can dig deeper into  information regarding individual points of view, experiences and views regarding the  topic being studied. As well as being more subjective in choosing research subjects, so  that research can be more in depth with the perception of the object being studied.  Through this research, researchers will analyze Genshin Impact player  communication using the use and gratification theory. Sekarang perkembangan zaman di era digital sudah semakin maju, terutama di bidang  industri games yang sudah semakin canggih. Tetapi melihat kembali ke belakang pada  saat dunia sedang mengalami pandemi Covid-19, yang dimana hampir seluruh industri  mengalami krisis di segala bidang termasuk industri games. Di saat itulah muncul  sebuah game bernama Genshin Impact yang tidak disangka dapat memikat hati para  pemain video games. Tetapi dengan segala kesuksesan yang telah diraih, terdapat  banyak keluhan yang bermunculan. Mulai dari masukan player yang tidak di dengar  developer, game yang banyak mengalami bug sampai data di dalam game yang bocor  ke internet. Dengan menggunakan metode penelitian fenomenologi, peneliti dapat  menggali informasi lebih dalam mengenai sudut pandang, pengalaman dan pandangan  individu mengenai topik yang diteliti. Serta lebih subjektif dalam memilih subjek  penelitian, supaya penelitian dapat lebih masuk pada persepsi obyek yang diteliti.  Melalui penelitian ini, peneliti akan menganalisis komunikasi pemain Genshin Impact  dengan menggunakan teori penggunaan dan gratifikasi.
Strategi Komunikasi Pemasaran Digital Produk Kaos Oversize dalam Meningkatkan Kesadaran Merek Scenic Apparel Ou, Katherine; Salman, Doddy
Kiwari Vol. 4 No. 2 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i2.34999

Abstract

The use of an effective and appropriate communication strategy by a company can increase sales figures, thereby enabling the organization or company to achieve its goals in accordance with the set targets. The rapid development of technology over time has driven a digital revolution, which has had a significant impact on various aspects of business marketing. As a business that started on a small scale, Scenic Apparel began its sales through online platforms such as e-commerce stores or social media. This research aims to analyze the digital marketing strategies implemented by Scenic Apparel to increase brand awareness of oversized clothing products. The theories used in this study include marketing communication theory and digital marketing theory. The approach used is a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, with data analysis using the Miles & Huberman technique. To ensure the accuracy of the data obtained, the researcher applied the triangulation technique of data sources. The results of the study indicate that through the use of social media and digital-based promotions, Scenic Apparel can directly interact with consumers, create an enjoyable shopping experience, and build strong emotional connections. By focusing on innovative design and sustainability, the company has successfully differentiated itself from competitors, increased brand awareness, and created high consumer loyalty. Penggunaan strategi komunikasi yang efektif dan tepat oleh sebuah perusahaan dapat meningkatkan angka penjualan, sehingga tujuan organisasi atau perusahaan dapat tercapai sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Perkembangan pesat teknologi dari waktu ke waktu mendorong terjadinya revolusi digital, yang berdampak besar pada berbagai aspek dalam pemasaran bisnis. Sebagai bisnis yang dimulai dari skala kecil, Scenic Apparel memulai penjualannya melalui platform online seperti toko e-commerce atau media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh Scenic Apparel dalam meningkatkan kesadaran merek produk pakaian oversize. Teori yang digunakan dalam penelitian ini meliputi teori komunikasi pemasaran dan teori pemasaran digital. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan teknik Miles & Huberman. Untuk memastikan keakuratan data yang diperoleh, peneliti menerapkan teknik triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penggunaan media sosial dan promosi berbasis digital, Scenic Apparel dapat berinteraksi langsung dengan konsumen, menciptakan pengalaman berbelanja Kiwari EISSN 2827-8763 Vol. 4, No. 2, Juni 2025, Hal 373-383 374 yang menyenangkan, serta membangun hubungan emosional yang kuat. Dengan fokus pada desain inovatif dan keberlanjutan, perusahaan berhasil membedakan dirinya dari pesaing, meningkatkan kesadaran merek, dan menciptakan loyalitas konsumen yang tinggi.
Perilaku Fanatisme pada Konsumen Martabak Manis di Jakarta Yogatama, Fahrandiva Al Muhtada; Sukendro, Gregorius Genep
Kiwari Vol. 4 No. 2 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i2.35000

Abstract

In this study, the author explores the phenomenon of public enthusiasm for one of Indonesia's popular snacks, martabak manis (sweet martabak). The urgency of this research lies in understanding consumer perspectives on martabak manis products, enabling business owners to develop effective strategies to maintain the snack's relevance. Aligned with the study's objective to identify the factors underlying consumer fanaticism toward martabak manis, the author seeks to determine whether fanatical behavior exists among individuals regarding this snack. A qualitative approach using a case study method is employed to provide a detailed depiction of data gathered from informants. Utilizing the Emotional Attachment Theory, the research focuses on consumers of martabak manis in Jakarta as the study's object. The analysis of interviews conducted with informants indicates behaviors that suggest tendencies toward fanaticism for this snack. These behaviors influence consumers' purchasing decisions and overall behavior. However, this cannot conclusively be categorized as fanatical behavior. In the context of purchasing martabak manis, consumer behavior tends to lean more toward preference rather than fanaticism. Dalam penelitian ini, penulis tertarik dengan fenomena kegemaran masyarakat pada salah satu jajanan Indonesia yaitu martabak manis. Urgensi penelitian ini adalah untuk mengetahui perspektif konsumen terhadap produk martabak manis sehingga pelaku usaha dapat menyusun strategi yang tepat untuk mempertahankan eksistensi jajanan ini. Sesuai dengan tujuan penelitian ini yaitu menjelaskan faktor yang mendasari perilaku fanatisme pada konsumen terhadap produk martabak manis dalam pembelian produknya, maka penulis ingin mengetahui apakah terdapat perilaku fanatik pada seseorang terhadap jajanan martabak manis. Pada penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus agar dapat menggambarkan dengan lebih rinci data yang diperoleh dari para informan. Dengan menggunakan Teori Keterikatan Emosional maka penulis memilih objek penelitian yaitu konsumen martabak manis di Jakarta. Hasil analisis dari wawancara yang telah penulis lakukan dengan informan yaitu bahwa terdapat indikasi perilaku yang mengarah kepada perilaku fanatik terhadap jajanan ini. Perilaku ini memengaruhi keputusan pembelian dan perilaku seorang konsumen. Meski begitu perilaku ini belum bisa dikatakan sebagai perilaku fanatik karena dalam konteks pembelian martabak manis, perilaku konsumen martabak manis lebih mengarah kepada preferensi.
Representasi Peran Ayah Domestik: Kajian Semiotika Roland Barthes pada Film Dua Hati Biru Wijaya, Calvin; Winduwati, Septia
Kiwari Vol. 4 No. 2 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i2.35001

Abstract

Many films present the family drama genre to provide implicit or written messages aimed at knowledge or understanding about the family. The role of the father is one of the important roles in the family because in Indonesian culture the role of the father is considered the mainstay of the family who is responsible for finances and emotions. One of the films is the film Dua Hati Biru which presents a story about a family with the main character named Bima as a father. By using the theoretical basis and concepts of semiotics, representation, the role of domestic fathers, mass communication, and the concept of gender in Indonesian culture. The method used is semiotic analysis by using the researcher, namely Roland Bathes' semiotic theory (Denotation, Connotation, and Myth) which is descriptive with a qualitative approach, this study aims to describe the role of the father in the film Dua Hati Biru. The results of this research are the role of the father in the film Dua Hati Biru as a protective figure, fathering, responsible for the moral and emotional education of children, problems or conflicts in his family, and never giving up trying to meet the family's needs. Banyak film yang menyajikan genre drama keluarga untuk memberikan pesan tersirat maupun tertulis bertujuan sebagai pengetahuan atau pemahaman mengenai keluarga. Peran ayah merupakan salah satu peran penting dalam keluarga karena dalam budaya di Indonesia peran ayah dianggap sebagai tumpuan utama keluarga yang bertanggung jawab atas finansial dan emosional. Salah satu filmnya adalah Film Dua Hati Biru yang menyajikan cerita tentang keluarga dengan karakter utama bernama Bima sebagai seorang Ayah. Dengan menggunakan menggunakan landasan teori dan konsep dari semiotika, representasi, peran ayah domestik, komunikasi massa, dan konsep gender di budaya Indonesia. Metode yang digunakan analisis semiotika dengan menggunakan peneliti yaitu teori semiotika Roland Barthes (Denotasi, Konotasi, dan Mitos) yang bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran ayah dalam film Dua Hati Biru. Hasil penelitian ini adalah adanya peran ayah dalam film Dua Hati Biru sebagai protective figure, mengasuh anak, bertanggung jawab atas pendidikan moral dan emosional anak, masalah atau konflik yang ada di keluarganya, dan tidak pantang menyerah berusaha memenuhi nafkah keluarga.
Dampak Desain dan Pilihan Diksi dalam Meningkatkan Efektivitas Iklan Billboard Kusuma, Ryan Tirta; Erdiansyah, Rezi
Kiwari Vol. 4 No. 2 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i2.35004

Abstract

Advertising is a communication strategy designed to promote products or services to consumers with the goal of shaping their attitudes and behaviors. One prominent example is Billboard advertising, an outdoor medium that utilizes large-scale displays to attract attention from a distance. The success of Billboard advertising largely depends on visually appealing designs and the strategic use of diction. Eye-catching designs effectively capture attention, while persuasive word choices ensure the message is communicated clearly and impactfully. This study investigates the influence of advertisement design and diction on Billboard advertising effectiveness. The analysis is grounded in marketing communication theory, specifically the AIDA model, which outlines four key stages: Attention, Interest, Desire, and Action. Employing a quantitative research approach, the study analyzes survey data collected from respondents exposed to Billboard advertisements. The findings reveal that ad design and diction collectively have a significant influence on Billboard advertising effectiveness. However, only diction demonstrates a notable impact when analyzed individually. An R-Square value of 0.600 indicates that 60% of the variance in advertising effectiveness is attributable to these two variables. The research concludes that diction plays a more critical role in enhancing Billboard advertising effectiveness compared to visual design, aligning with established theoretical frameworks.Iklan adalah bentuk komunikasi yang bertujuan untuk mempromosikan produk atau jasa kepada konsumen, dengan harapan dapat memengaruhi sikap dan perilaku mereka. Salah satu jenis iklan yang umum digunakan adalah iklan Billboard, yang merupakan media luar ruang besar yang dirancang untuk menarik perhatian audiens dari jarak jauh. Efektivitas iklan Billboard sangat bergantung pada desain visual yang menarik dan pemilihan diksi yang tepat. Desain iklan yang mencolok dapat menarik perhatian, sementara diksi yang persuasif mampu menyampaikan pesan dengan jelas dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desain iklan dan diksi terhadap efektivitas iklan Billboard. Konsep yang digunakan berlandaskan pada teori komunikasi pemasaran, khususnya model AIDA yang mencakup perhatian, minat, keinginan, dan tindakan. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis data dari survei yang melibatkan responden yang terpapar iklan Billboard. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain iklan dan diksi iklan secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap efektivitas iklan Billboard. Namun, hanya diksi iklan yang menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial. Nilai koefisien determinasi (R-Square) sebesar 0,600 menunjukkan bahwa 60% variasi efektivitas iklan dapat  dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa  pemilihan kata yang tepat lebih berpengaruh terhadap efektivitas iklan dibandingkan desain  visual, sesuai dengan teori yang ada.
Komunikasi Interpersonal Generasi Z dalam Mencapai Kesepahaman pada Aplikasi Kencan Ivanka, Zevanya Sherren; Loisa, Riris
Kiwari Vol. 4 No. 2 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i2.35005

Abstract

Online dating apps are apps that help bring together people with similar interests in a romantic relationship. The OKCupid dating app is one of the platforms or spaces that many people use, especially Generation Z. This study aims to deeply analyze how Generation Z achieves mutual understanding through interactions on the OKCupid dating app to examine the use of text and how users manage their expectations in the context of online dating. Qualitative research tends to collect data from participants who experience problems in using OKCupid into a phenomenon that is researched using a phenomenological approach to explore Generation Z's experience in achieving understanding on dating apps in more depth. The participants were male or female, 18 years of age or older, and had been in a relationship that started on a dating app. In addition to interviews, observation, documentation and internet research to explore the experiences, barriers and strategies used in achieving understanding through communication on the application. However, the use of non-verbal language and communication styles also present challenges in achieving relationship understanding. This research recommends that it is important for Generation Z to maintain communication, build trust and understand each other's expectations. Aplikasi kencan online merupakan aplikasi yang membantu mempertemukan orang dengan ketertarikan yang sama dalam suatu hubungan romansa. Aplikasi kencan OKCupid menjadi salah satu wadah atau ruang yang digunakan banyak kalangan terutama Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana Generasi Z mencapai pemahaman bersama melalui interaksi di aplikasi kencan OKCupid untuk meneliti penggunaan teks dan bagaimana pengguna mengatur ekspektasi mereka dalam konteks kencan online. Penelitian kualitatif cenderung mengumpulkan data peserta yang mengalami masalah dalam penggunaan OKCupid menjadi sebuah fenomena yang diteliti dengan metode pendekatan fenomenologi untuk menggali pengalaman Generasi Z dalam mencapai kesepahaman di aplikasi kencan secara lebih mendalam. Dengan kriteria laki-laki atau perempuan, dengan usia 18 tahun ke atas dan sudah pernah menjalin hubungan berawal dari aplikasi kencan. Selain wawancara, observasi, dokumentasi dan penelusuran internet untuk menggali pengalaman, hambatan dan strategi yang digunakan dalam mencapai kesepahaman melalui komunikasi di aplikasi tersebut. OKCupid telah menjadi ruang virtual bagi Generasi Z di Indonesia untuk mengeksplorasi hubungan interpersonal. Namun, penggunaan bahasa nonverbal dan gaya komunikasi juga menghadirkan tantangan dalam mencapai kesepahaman hubungan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya Generasi Z untuk menjaga komunikasi, membangun kepercayan dan memahami ekspektasi satu sama lain. Dengan demikian, mereka dapat meningkatkan kualitas interaksi dan mencapai kesepahaman dalam suatu hubungan.