cover
Contact Name
Andini Putri Riandani
Contact Email
andiniriandani@pelitabangsa.ac.id
Phone
+622128518181
Journal Mail Official
semnas.fatek@pelitabangsa.ac.id
Editorial Address
Jl. Inspeksi Kalimalang No.9, Cibatu, Cikarang Sel., Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
SAINTEK
ISSN : -     EISSN : 29623545     DOI : 10.37366/SAINTEK
Prosiding Sains dan Teknologi (SAINTEK) merupakan wadah publikasi dari hasil penelitian yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) yang diselenggarakan setiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Pelita Bangsa. Penelitian yang dipublikasikan bersifat multi-disiplin dalam ruang lingkup Teknik tentang analisa dan implementasi perkembangan teknologi. 
Articles 452 Documents
Pembuatan Alat Penanam Padi Otomatis dan Estimasi Biaya Produksi Raharjo, Fabian Trama; Aprilia Tri Purwandari; Muhammad Ibrohim Hasan; Ajeng Anindya Maheswari; Niken Parwati; Ahmad Juang Pratama
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanaman padi secara tradisional merupakan proses yang menuntut fisik dan padat karya yang seringkali menyebabkan inefisiensi operasional serta postur ergonomi yang buruk bagi petani. Meskipun modernisasi pertanian sangat penting, data menunjukkan bahwa tingkat adopsi mesin modern di Indonesia masih rendah pada angka 46,84%, terutama disebabkan oleh biaya yang mahal dan keterbatasan akses peralatan komersial bagi petani kecil. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang dan memanufaktur alat rice transplanter manual yang ergonomis, efisien, dan terjangkau guna meningkatkan produktivitas petani secara signifikan. Metodologi penelitian menerapkan pendekatan pengembangan produk secara sistematis, diawali dengan benchmarking terhadap produk existing untuk mengidentifikasi celah desain dan mencapai konfigurasi optimal. Tahapan perancangan teknik didukung secara ketat oleh perangkat teknik industri, meliputi pembuatan gambar teknis serta penyusunan Bill of Material (BOM), Operation Process Chart (OPC), dan Assembly Chart (AC) untuk menganalisis estimasi biaya dan waktu produksi secara akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa satu unit alat rice transplanter dapat diproduksi dengan waktu siklus produksi yang ringkas, yaitu 164 menit (sekitar 2,73 jam). Total biaya produksi tercatat sebesar Rp 4.213.990, angka yang jauh lebih ekonomis dibandingkan transplanter bermesin di pasaran. Penelitian ini berkontribusi dengan menyediakan desain teknologi tepat guna yang tervalidasi beserta analisis manufakturnya, sehingga dapat menjadi acuan praktis untuk fabrikasi peralatan pertanian berbiaya rendah secara lokal.
Analisis Usulan Lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kota Bogor Menggunakan Mixed Integer Linear Programming Fitri Nurul Firdaus; I Ketut Gunarta
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Indonesia menargetkan pencapaian net zero emission pada tahun 2060, salah satunya melalui percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) pada sektor transportasi. Implementasinya masih terdapat tantangan khususnya ketersediaan dan pemerataan infrastruktur SPKLU. Dari permasalahan tersebut, dibutuhkan perancangan lokasi optimal untuk penyebaran SPKLU agar memenuhi permintaan pengguna kendaraan listrik. Penelitian ini memfokuskan pada penentuan jumlah konektor dan jenis pengisian pada setiap kandidat lokasi SPKLU yang berfokus di kantor kecamatan se-Kota Bogor menggunakan mixed integer linear programming. Output model merekomendasikan pemasangan SPKLU baru di kecamatan seperti Bogor Barat, Tanah Sareal, dan Bogor Selatan, di mana permintaan tinggi namun cakupan masih terbatas. Total biaya optimal untuk lokasi alokasi SPKLU sebesar Rp 15.769.626.838, kondisi ini mencakup jenis charging yang akan dipasang dan alokasi pelayanan SPKLU terhadap permintaan yang ada. Model yang dihasilkan mampu menentukan kombinasi lokasi pembangunan SPKLU yang efisien secara biaya. Namun dalam keputusan pengembangan SPKLU perlu mempertimbangkan tidak hanya efisiensi biaya, tetapi juga aspek teknis dan karakteristik lokasi.
Produksi Pangan Halal Berkelanjutan: Review Pengelolaan Limbah Dan Efisiensi Energi Anni Rohimah; Raden Hernadi; Sartono; Abdul Rouf Fitriyanto
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literarure review ini menganalisis penelitian tentang pengelolaan limbah, efisiensi energi, dan sumber daya berkelanjutan dalam produksi halal yang bersih untuk mengatasi kesenjangan dalam mengintegrasikan keberlanjutan dengan standar etika halal. LIterarure review mengevaluasi praktik pengelolaan limbah, membandingkan peningkatan efisiensi energi, mengidentifikasi strategi sumber daya berkelanjutan, membandingkan inovasi teknologi, dan menganalisis kerangka kerja tata kelola dalam sistem produksi halal. Analisis dilakukan terhadap studi multidisiplin dari Asia Tenggara, Timur Tengah, dan global. Fokus utama adalah metodologi kualitatif, konseptual, dan studi kasus. Hasil analisis menunjukkan keselarasan yang kuat antara prinsip etika halal dengan tujuan keberlanjutan, namun validasi empiris dan implementasi operasional masih terbatas. Inovasi teknologi seperti AI, blockchain, dan IoT meningkatkan pengurangan limbah dan optimasi energi, namun menghadapi hambatan adopsi termasuk biaya dan peraturan. Pendekatan valorisasi limbah dan ekonomi sirkular menunjukkan manfaat lingkungan dan ekonomi walaupun masih terbatas. Kerangka kerja tata kelola menekankan etika Islam dan kriteria ESG, namun menghadapi standar yang tidak konsisten dan kolaborasi pemangku kepentingan yang terbatas. Produksi halal berkelanjutan mengintegrasikan masih memerlukan pengembangan lebih lanjut. Tinjauan ini menekankan pentingnya strategi yang dapat diskalakan dan didasarkan pada bukti empiris untuk mendorong keberlanjutan di industri halal, memberikan informasi kepada pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan tentang cara menyelaraskan integritas halal dengan tujuan lingkungan global.
Implementasi Systematic Layout Planning Sebagai Upaya Mencapai Target Produksi pada Industri Kipas Angin Tri Ngudi Wiyatno; Indra Setiawan; Opie Oktavia Yuliani; Siti Rahayu; Adi Fitra
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan dalam industri elektronik berkembang sangat pesat, serta permintaan customer yang terus meningkat membuat PT. Manufaktur Sejahtera menambah jumlah produksi per harinya. Dimana produksi per hari perusahan ini hanya menghasilkan 700 unit produk. Langkah awal yang harus diambil oleh PT. Manufaktur Sejahtera adalah membuat tata letak pabrik yang baik. Dalam tata letak pabrik hal yang harus diperhatikan adalah pengaturan mesin dan pengaturan departemen dalam pabrik. Dengan adanya perancangan tata letak pabrik yang baik, target produksi dan efisiensi dapat ditingkatkan. Aspek yang harus diperhatikan meliputi mesin, transportasi dan alat penunjang lainya.Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang tata letak pada area produksi PT. Manufaktur Sejahtera dalam meningkatkan target produksi. Metode yang digunakan adalah metode Syestematic Layout Planning SLP dan Software blocplan. Tujuan penggunaan software ini untuk meminimalisasi jarak antar fasilitas, dimana blocplan mengusulkan alternatif layout berdasarkan beberapa kriteria. Kriteria tersebut adalah adjency score, R Score, dan R-DIST Score. Setelah penerapan SLP didapat tata letak yang efisien, dan dapat mencapai target produksi perhari sebanyak 1000 produk, sedangkan menggunakan blocplan didapat adj score paling besar pada iterasi ke-5 dengan nilai 0,95. Nilai R dist 0,66. Dengan total ongkos material handling sebesar Rp 17.575.023.
Analisis Kelayakan Investasi Pendirian Usaha Pengolahan Ikan Kri’kan Berdasarkan Aspek Finansial Muhammad Hilmiy Nastama; Rathanah Intan Yuli Andita; Azra Shiefi Maulidina; Sesilia Esther Reginata Lein; Lukman Adhitama5
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, namun masih menghadapi keterbatasan dalam perencanaan investasi yang berbasis analisis kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial investasi pada UMKM Kri’kan, yaitu usaha pengolahan camilan keripik ikan yang memanfaatkan sumber daya perikanan lokal. Analisis kelayakan dilakukan untuk memastikan bahwa alokasi modal mampu menghasilkan keuntungan finansial yang berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan ekonomi teknik dengan analisis kuantitatif melalui empat indikator utama, yaitu Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR), dan Payback Period (PBP). Data penelitian diperoleh melalui observasi lapangan serta penyusunan arus kas usaha selama periode analisis tiga tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi UMKM Kri’kan layak secara finansial, ditunjukkan oleh nilai NPV yang positif, nilai BCR lebih besar dari satu, serta nilai IRR yang melebihi Minimum Attractive Rate of Return (MARR). Selain itu, periode pengembalian modal tercapai dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan umur ekonomis proyek. Analisis sensitivitas juga menunjukkan bahwa usaha ini relatif stabil terhadap perubahan biaya operasional. Berdasarkan hasil tersebut, investasi pada UMKM Kri’kan memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan.
Penerapan Material Requirement Planning (MRP) dalam Perencanaan Kebutuhan Komponen untuk Pembuatan Jig Engine Indra Setiawan; Nurani Adristi Bunga Nirvana; Muhammad Fikri Dinurrahman; Ahmad Rizki Muhtadin Azizi; Zhilalin Zahra Khoirunnisa
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perencanaan kebutuhan komponen dalam proyek pembuatan jig engine sebagai alat bantu praktikum perakitan engine yang dirancang dengan prioritas zero-accident dan efisiensi pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis serta merencanakan kebutuhan material dan komponen pendukung secara efisien melalui penerapan metode Material Requirement Planning (MRP) guna meminimalkan biaya produksi dan mencegah keterlambatan akibat ketidaktersediaan komponen. Metode MRP diterapkan dengan menganalisis Bill of Materials (BOM) yang berasal dari desain jig, yang mencakup komponen utama seperti rangka hollow, plat besi, pipa pejal, bearing pillow block, serta komponen dari pemasok seperti engsel dan baut. Perencanaan kebutuhan komponen disusun berdasarkan Master Production Schedule (MPS) yang mengacu pada jadwal fabrikasi dan keterbatasan anggaran. Proses manufaktur yang teridentifikasi, seperti sheet forming dan welding, digunakan sebagai dasar penentuan lead time produksi. Pengolahan data dilakukan melalui observasi dengan membandingkan teknik lot sizing Lot for Lot (LFL) dan Economic Order Quantity (EOQ). Hasil analisis menunjukkan bahwa teknik LFL merupakan metode yang paling ekonomis dan layak diterapkan karena lead time yang singkat serta tidak adanya ketentuan jumlah pemesanan minimum dari pemasok. Penerapan MRP menghasilkan rencana kebutuhan material dan jadwal produksi yang terstruktur, sehingga total biaya material sebesar Rp5.356.000,00 dapat dialokasikan secara efektif tanpa terjadi kelebihan persediaan maupun kekurangan komponen kritis. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi perencanaan material dalam proyek fabrikasi alat pendidikan untuk menjamin kelancaran produksi, pengendalian biaya, serta pencapaian fungsi alat yang aman dan efektif.
Evaluasi Holistik Keberlanjutan Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) dengan Life Cycle Sustainability Assessment (LCSA): Studi Konseptual Berbasis Data Industri Indonesia untuk Mendukung SDGs 2030 Muhammad Rayhan Alvito Fahrezy
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menyusun kerangka kerja konseptual dan kuantitatif untuk mengevaluasi kinerja keberlanjutan Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) dengan metode Life Cycle Sustainability Assessment (LCSA) terpadu. Untuk mengisi celah penelitian yaitu kurangnya model penilaian triad (lingkungan-ekonomi-sosial) yang kontekstual bagi industri hulu migas Indonesia, penelitian ini tidak menggunakan studi kasus tunggal, melainkan membangun model parametrik berdasarkan data operasional sekunder dari Lapangan "X" (batupasir, lapangan matang) dan basis data siklus hidup (Ecoinvent). Metodologi yang diterapkan adalah simulasi cradle-to-gate untuk skenario injeksi polimer-surfaktan, dengan batasan sistem eksplisit yang meliputi: produksi kimia, transportasi logistik, operasi injeksi, dan pengelolaan air terproduksi. Analisis LCA menggunakan perangkat lunak OpenLCA untuk menghitung jejak karbon (kg CO2-ek/bbl) dan ekotoksisitas air tawar; LCC menghitung levelized cost; sedangkan sLCA mengadopsi indikator kualitatif dari pedoman UNEP untuk menilai risiko sosial potensial pada kategori "kesehatan pekerja" dan "penerimaan masyarakat lokal". Hasil simulasi awal mengidentifikasi hotspot keberlanjutan kritis: fase produksi kimia komersial menyumbang secara dominan (>65%) terhadap jejak karbon, sementara biaya energi operasional menjadi penggerak biaya utama. Kontribusi inovatif penelitian ini adalah peta jalan LCSA terstruktur yang dapat diadopsi untuk penyaringan awal proyek CEOR, yang secara eksplisit menghubungkan setiap hotspot dengan target SDGs—terutama SDG 9 (inovasi industri rendah karbon) dan SDG 12 (efisiensi sumber daya). Rekomendasi kebijakan yang dihasilkan berfokus pada pentingnya kriteria keberlanjutan holistik dalam tender kimia dan strategi mitigasi sosial berbasis komunikasi proaktif. Kesimpulan teknikal menegaskan bahwa pendekatan LCSA tidak hanya berfungsi sebagai alat penilaian, melainkan sebagai kerangka desain awal (front-end loading) untuk mencapai CEOR yang ekonomis dan dapat dipertanggungjawabkan secara sosial.
Kerangka Sistem Terintegrasi dengan Analisis Siklus Hidup untuk Remediasi Lahan Terkontaminasi pada Lapangan Migas X: Studi Kasus dan Simulasi Biaya-Manfaat Muhammad Azhar Zaidan
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan dan menguji sebuah kerangka sistem terintegrasi untuk remediasi lahan terkontaminasi minyak mentah di area operasi migas, dengan tujuan mengatasi research gap utama yaitu kurangnya model terpadu yang mengkuantifikasi aspek teknis, ekonomi sirkular, dan keberlanjutan ekologis secara simultan. Kami melakukan studi kasus riil di Lapangan Migas X di Indonesia yang terkontaminasi hidrokarbon C10-C40 (konsentrasi awal 15.000 mg/kg). Metodologi yang dijalankan meliputi: (1) Karakterisasi site secara detail, (2) Perancangan dan simulasi strategi treatment train yang menggabungkan electrokinetic remediation (EKR) untuk mobilisasi polutan dan biostimulasi menggunakan konsorsium mikroba indigenous serta nutrisi lokal, (3) Pemodelan Life Cycle Costing (LCC) dan analisis sirkularitas dengan skenario pemanfaatan treated soil sebagai bahan timbunan terkendali (engineered fill) di lokasi yang sama, serta (4) Pengembangan decision-support flowchart untuk pemilihan teknologi berbasis parameter site-spesifik. Hasil simulasi dan analisis menunjukkan: Kombinasi EKR dan biostimulasi dapat mencapai target remediasi (<1.000 mg/kg) dalam 14 bulan, 25% lebih cepat dari metode konvensional. Skema sirkular dengan reuse material mengurangi volume limbah yang harus diangkut hingga 60%, yang diterjemahkan menjadi penghematan biaya langsung sebesar 22-28% dari total proyek berdasarkan pemodelan LCC. Inovasi utama kerangka ini terletak pada algoritma keputusan terintegrasi yang menghubungkan data karakterisasi geokimia secara langsung dengan pilihan teknologi, analisis ekonomi sirkular, dan indikator SDGs (6, 12, 15) dalam satu platform evaluasi. Kerangka yang diusulkan dan divalidasi dengan studi kasus ini memberikan solusi rekayasa yang terbukti secara numerik, meningkatkan efisiensi biaya-waktu, menutup rantai material di lokasi, dan menawarkan protokol yang adaptif bagi industri migas Indonesia untuk transisi berkelanjutan. Penelitian ini telah menghasilkan draft manual teknis yang siap diadopsi.
Pengembangan Model Keputusan LCA-TEA Terintegrasi untuk Optimalisasi Produced Water Reuse pada Hydraulic Fracturing di Cekungan Sumatera Selatan: Strategi Inovatif Menuju Ekonomi Sirkular dan SDGs 2030 Rizki Zulfian Istiansyah
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model keputusan terintegrasi yang menggabungkan Life Cycle Assessment (LCA) dan Techno-Economic Analysis (TEA) sangat penting untuk mengevaluasi pengelolaan Produced Water (PW) yang berkelanjutan dalam operasi hydraulic fracturing. Penelitian ini menjawab kesenjangan literatur mengenai kurangnya kerangka kerja holistik yang mengkuantifikasi secara eksplisit trade-off antara aspek ekonomi dan lingkungan untuk strategi daur ulang PW di Indonesia. Model simulasi hibrida dikembangkan dan diterapkan pada karakteristik PW dari Lapangan “X” di Cekungan Sumatera Selatan (TDS ~120.000 mg/L), dengan membandingkan tiga skenario: baseline air tawar, reuse dengan pretreatment konvensional, dan reuse dengan sistem membran khusus (Ultrafiltrasi + Vibratory Shear Enhanced Processing/VSEP). Hasil kuantitatif menunjukkan bahwa skenario membran, meski membutuhkan investasi awal tambahan sebesar USD 800.000 per fasilitas, mampu menurunkan biaya siklus hidup (LCC) sebesar USD 2,3 juta selama 5 tahun beroperasi dan mengurangi jejak karbon hingga 1.200 ton CO2-ekivalen per sumur, sekaligus menghemat 240.000 barel air tawar per sumur. Inovasi penelitian terletak pada model algoritma pemilihan teknologi yang peka terhadap variasi kualitas air lokal, yang menghasilkan rekomendasi kebijakan operasional spesifik untuk mengurangi biaya hingga 28% dan dampak lingkungan hingga 35% dibandingkan praktik standar. Simpulan ini memberikan peta jalan teknis-ekonomis yang langsung dapat diadopsi oleh industri dan regulator, secara nyata mendukung pencapaian SDG 6 (penghematan sumber air), SDG 9 (industri inovatif), SDG 12 (efisiensi sumber daya), dan SDG 13 (aksi iklim), melalui pendekatan rekayasa sistem yang ketat dan berkelanjutan.
Analisis Sistem Antrian Layanan BPJS di Rumah Sakit dengan Simulasi Arena dan Root Cause Analysis untuk Optimalisasi Kinerja Pelayanan Mohamad Fatur Ramdan; Fabyan Hijri Satrio; Fajar Rudiyanto; Resi Khalisya Wildani; Adi Rusdi Widya
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waktu tunggu pasien yang panjang dan kepadatan antrian masih menjadi permasalahan utama dalam pelayanan BPJS rawat inap di rumah sakit, terutama akibat ketidakseimbangan antara tingkat kedatangan pasien dan kapasitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengoptimalkan sistem antrian layanan BPJS rawat inap di Rumah Sakit Bhakti Husada Cikarang dengan mengintegrasikan simulasi peristiwa diskrit menggunakan perangkat lunak Arena dan Root Cause Analysis (RCA). Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method, di mana analisis kuantitatif dilakukan melalui pemodelan simulasi untuk mengevaluasi indikator kinerja seperti waktu tunggu, panjang antrian, dan tingkat utilisasi sumber daya, sedangkan analisis kualitatif dilakukan menggunakan RCA untuk mengidentifikasi akar penyebab permasalahan operasional. Model simulasi dikembangkan berdasarkan data empiris dan divalidasi dengan kondisi operasional aktual rumah sakit. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan skenario perbaikan mampu menurunkan waktu tunggu pasien, mengurangi bottleneck pada proses pemeriksaan dokter dan ketersediaan tempat tidur rawat inap, serta meningkatkan keseimbangan pemanfaatan sumber daya pelayanan, sehingga kinerja sistem antrian BPJS rawat inap menjadi lebih efisien.