cover
Contact Name
Andini Putri Riandani
Contact Email
andiniriandani@pelitabangsa.ac.id
Phone
+622128518181
Journal Mail Official
semnas.fatek@pelitabangsa.ac.id
Editorial Address
Jl. Inspeksi Kalimalang No.9, Cibatu, Cikarang Sel., Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
SAINTEK
ISSN : -     EISSN : 29623545     DOI : 10.37366/SAINTEK
Prosiding Sains dan Teknologi (SAINTEK) merupakan wadah publikasi dari hasil penelitian yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) yang diselenggarakan setiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Pelita Bangsa. Penelitian yang dipublikasikan bersifat multi-disiplin dalam ruang lingkup Teknik tentang analisa dan implementasi perkembangan teknologi. 
Articles 487 Documents
Rekayasa Sistem Produksi melalui Penambahan Tenaga Kerja untuk Meningkatkan Produktivitas dan Menurunkan Cycle Time Adhi Danar Dono; Aulia Deswita
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan permintaan pasar pada sektor manufaktur menuntut perusahaan untuk menyesuaikan kapasitas produksi secara efisien. Pada sistem produksi perakitan komponen elektronik yang bergantung pada tenaga kerja, ketidakseimbangan beban kerja sering menyebabkan meningkatnya cycle time dan menurunnya produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan tenaga kerja terhadap perubahan cycle time dan produktivitas sistem produksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi kasus pada salah satu lini produksi perakitan komponen elektronik. Data dikumpulkan melalui observasi berbantuan perekaman video terhadap aktivitas kerja operator, dengan 15 kali pengamatan pada setiap proses untuk memperoleh waktu kerja rata-rata. Analisis dilakukan dengan membandingkan kondisi sistem produksi sebelum dan sesudah penambahan tenaga kerja berdasarkan nilai cycle time dan output produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi awal sistem produksi mengalami ketidakseimbangan beban kerja yang memicu terjadinya bottleneck pada beberapa stasiun kerja. Penambahan tenaga kerja yang dirancang berdasarkan analisis cycle time terbukti mampu menurunkan dan meratakan cycle time antar proses serta meningkatkan output produksi. Dengan demikian, penambahan tenaga kerja yang direncanakan secara sistematis dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan produktivitas dan kinerja sistem produksi.
Perancangan Perbaikan Sistem Layanan UMKM Laundry Berbasis Green Value Stream Mapping dan Analisis Waste untuk Meningkatkan Efisiensi dan Keberlanjutan Fabyan Hijri Satrio; Mohamad Fatur Ramdan; Fajar Rudiyanto; Resi Khalisya Wildani; Supriyati
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM laundry sebagai penyedia jasa memiliki alur proses layanan yang melibatkan aktivitas manual dan penggunaan mesin secara intensif, sehingga berpotensi menimbulkan pemborosan berupa waktu tunggu, ketidakseimbangan kapasitas proses, serta konsumsi energi dan air yang kurang efisien. Kondisi tersebut berdampak pada panjangnya waktu layanan dan rendahnya keberlanjutan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang perbaikan sistem layanan UMKM laundry menggunakan pendekatan Green Value Stream Mapping (GVSM) guna meningkatkan efisiensi proses dan mendukung keberlanjutan. Metode penelitian dilakukan melalui pemetaan kondisi current state GVSM berdasarkan pengukuran cycle time dan waiting time pada setiap aktivitas layanan. Selanjutnya dilakukan identifikasi waste dominan serta analisis akar penyebab menggunakan diagram fishbone yang kemudian diterjemahkan menjadi usulan perbaikan melalui pendekatan 5W1H. Perbaikan difokuskan pada pengurangan aktivitas non value added tanpa mengurangi aktivitas value added yang merupakan proses inti layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi current state aktivitas non value added sebesar 1.028 detik dari total cycle time 9.194 detik, dengan pemborosan utama berupa waiting dan bottleneck pada proses awal layanan, pengeringan, dan penyetrikaan. Setelah dilakukan perbaikan Process Activity Mapping, aktivitas non value added berhasil ditekan menjadi 206 detik atau mengalami penurunan sekitar 80%, sementara aktivitas value added tetap dipertahankan sebesar 8.166 detik. Penurunan aktivitas non value added tersebut menyebabkan total cycle time berkurang menjadi 8.372 detik. Future State GVSM menunjukkan aliran proses yang lebih mengalir, berkurangnya waktu tunggu dan idle mesin, serta peningkatan efisiensi konsumsi energi dan air. Dengan demikian, penerapan Green Value Stream Mapping terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi sistem layanan UMKM laundry sekaligus mendukung keberlanjutan operasional.
Rekayasa Sistem Kerja untuk Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi pada Usaha Mikro Kuliner Soto Sokaraja Rini Siskayanti; Muhamad Engkos Kosim; Dana Nasihardani
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha mikro di bidang makanan memiliki fungsi yang sangat krusial dalam mendukung perekonomian lokal serta membantu mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Namun, pada praktiknya banyak usaha mikro yang masih menggunakan sistem kerja yang bersifat tradisional, tidak teratur, dan kurang memperhatikan aspek kenyamanan kerja secara memadai. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan pemborosan waktu, kelelahan kerja, serta menurunkan tingkat produktivitas dan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang sistem kerja pada usaha mikro penjual soto Sokaraja dengan pendekatan analisis sistem kerja dan prinsip ergonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus deskriptif melalui observasi langsung terhadap aktivitas kerja, pemetaan proses kerja menggunakan peta kerja, identifikasi aktivitas value added dan non-value added, serta pengukuran waktu kerja sederhana melalui beberapa pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakefisienan utama terjadi disebabkan oleh tata letak peralatan kerja yang tidak optimal, jarak perpindahan pekerja yang relatif panjang, serta posisi kerja berdiri dalam waktu lama yang kurang ergonomis. Keadaan ini mengakibatkan meningkatnya waktu pelayanan dan kelelahan fisik bagi pekerja. Rekomendasi perbaikan yang diusulkan meliputi penataan ulang tata letak peralatan agar lebih berdekatan dan mudah dijangkau, penyesuaian tinggi meja kerja sesuai prinsip ergonomi, serta peningkatan kondisi kerja untuk membuat pekerja lebih nyaman. Pelaksanaan rekomendasi perbaikan tersebut diperkirakan dapat menurunkan waktu penyajian sebesar 20–30% serta dapat meningkatkan kenyamanan serta produktivitas kerja. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip ergonomi yang sederhana dan perancangan sistem kerja yang tepat dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan efisiensi operasional usaha mikro dibidang kuliner dan mendukung keberlanjutan usaha tersebut.
Pemanfaatan IoT untuk Monitoring Energi Listrik Stand UMKM dalam Rangka Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan Hendi Santoso; RR Lussiana ETP; Linda Wahyu Widianti; Abdul Hakim; L. M. Rasdi Rere
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar penting ekonomi nasional, namun efisiensi operasionalnya seringkali terkendala oleh kurangnya transparansi data penggunaan energi listrik. Tanpa adanya pemantauan secara real-time, pelaku UMKM sulit mengidentifikasi pemborosan energi yang berdampak pada pembengkakan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring energi listrik berbasis Internet of Things (IoT) yang diimplementasikan pada stand UMKM. Sistem ini dibangun menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai otak pemroses data dan sensor PZEM-004T untuk mengukur parameter kelistrikan secara presisi, meliputi tegangan (V), arus (A), daya (W), dan akumulasi konsumsi energi (kWh). Data yang terbaca dikirimkan melalui jaringan internet dan divisualisasikan melalui platform aplikasi website PantauDaya. Melalui platform ini, pelaku UMKM dapat memantau profil konsumsi listrik mereka secara akurat dan berkelanjutan melalui perangkat komputer maupun smartphone. Hasil pengujian menunjukkan bahwa integrasi ESP32 dan PZEM-004T mampu menyediakan data energi yang andal bagi pengguna. Inovasi ini selaras dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2030, khususnya poin nomor 7 mengenai energi bersih dan terjangkau serta nomor 12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, melalui digitalisasi manajemen energi di tingkat usaha mikro.
Analisis Postur Kerja Pada Pekerja Di Industri Menggunakan Metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) : Literatur Review Rizky
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis risiko postur kerja pada pekerja industri menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) melalui pendekatan literature review. Penelusuran literatur dilakukan pada basis data Google Scholar, SINTA, dan ResearchGate dengan rentang publikasi tahun 2020–2025. Proses seleksi menghasilkan sepuluh artikel ilmiah yang relevan dari berbagai sektor industri, antara lain manufaktur, pengelasan, industri makanan, tekstil, dan usaha kecil menengah. Data yang dianalisis meliputi karakteristik pekerjaan, skor REBA, tingkat risiko ergonomi, serta rekomendasi perbaikan postur kerja. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas kerja industri berada pada tingkat risiko ergonomi sedang hingga sangat tinggi, terutama pada pekerjaan yang melibatkan postur membungkuk, gerakan berulang, pengangkatan manual, serta posisi kerja statis dalam durasi lama. Perbedaan skor REBA antar sektor industri dipengaruhi oleh variasi karakteristik pekerjaan dan faktor manusia. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa penerapan intervensi ergonomi, seperti perbaikan postur kerja, penggunaan alat bantu, dan pelatihan ergonomi, mampu menurunkan skor REBA dan risiko musculoskeletal disorders (MSDs). Kajian ini menegaskan bahwa metode REBA efektif digunakan sebagai alat skrining ergonomi untuk mengidentifikasi risiko postur kerja dan sebagai dasar perencanaan intervensi ergonomi di lingkungan industri.
TINJAUAN LITERATUR: TRANSFORMASI DIGITAL UMKM MADU Deliana Ramadhani; Eka Putra Wijaya; Ilmiasa Saliha; Tri Ulfa Agustiyani
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor agribisnis, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) produsen madu, menghadapi tantangan berkelanjutan berupa keterbatasan akses pasar, persaingan yang ketat, serta lemahnya posisi merek. Pemasaran digital berkembang sebagai strategi penting untuk meningkatkan daya saing dan keterlibatan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur sistematis dengan menganalisis 26 artikel jurnal, prosiding, dan laporan penelitian yang dipublikasikan pada periode 2021-2025, yang bersumber dari basis data Google Scholar. Literatur dipilih berdasarkan topik yang berfokus pada pemasaran digital UMKM. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan strategi pemasaran digital, seperti media sosial, platform e-commerce, dan penguatan branding digital, terbukti mampu meningkatkan jangkauan pasar, kinerja penjualan, serta kepercayaan konsumen pada UMKM madu di Provinsi Jawa Barat. Kajian ini memberikan kontribusi ilmiah melalui sintesis temuan empiris terkini serta mengidentifikasi celah strategis dalam penerapan pemasaran digital pada produk hasil hutan non-kayu, khususnya madu. Implikasi teoretis dan praktis dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengambil kebijakan dan pelaku UMKM dalam mendorong pengembangan agribisnis yang berkelanjutan.
Eksplorasi dan Aplikasi Protein Toksin Bacillus thuringiensis sebagai Bioinsektisida Ramah Lingkungan terhadap Serangga Hama Cindy Muzayatul Jannah; Indri Naura Putri; Ilmiasa Saliha; Tri Ulfa Agustiyani
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serangan hama merupakan salah satu permasalahan utama dalam sektor pertanian yang dapat menurunkan produktivitas dan kualitas hasil panen. Penggunaan insektisida kimia sintetis memang memberikan hasil cepat dalam mengendalikan populasi hama, namun penggunaannya secara berlebihan menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap lingkungan, seperti pencemaran tanah dan air, gangguan terhadap organisme non-target, serta munculnya resistensi pada serangga. Sebagai alternatif, dikembangkanlah pengendalian hayati menggunakan mikroorganisme patogen serangga, salah satunya Bacillus thuringiensis (Bt). Bakteri Gram positif ini menghasilkan kristal protein toksin Cry dan Cyt selama proses sporulasi yang bersifat toksik spesifik terhadap serangga dari berbagai ordo, seperti Lepidoptera, Coleoptera, dan Diptera. Protein toksin Cry bekerja dengan cara mengganggu sistem pencernaan larva serangga melalui pembentukan pori pada membran sel epitel usus tengah, yang berujung pada kematian larva. Melalui pendekatan kajian pustaka, artikel ini mengulas berbagai hasil penelitian yang menunjukkan efektivitas Bt sebagai bioinsektisida alami yang ramah lingkungan. Selain digunakan dalam formulasi bioinsektisida cair atau bubuk, Bt juga dimanfaatkan dalam pengembangan tanaman transgenik (Bt crops) yang mampu mengekspresikan toksin Cry secara alami. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa penggunaan Bacillus thuringiensis berpotensi besar dalam menekan populasi hama, mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia, serta mendukung penerapan sistem pertanian berkelanjutan yang aman bagi lingkungan dan manusia.
Kombinasi Kriptografi Hill Chipter dan Teknik Steganografi untuk Melindungi Hak Cipta Gambar Digital di CNN Indonesia Irfan Gunawan Pratama; Bagas Prihantoro Putra; Aquillah Yupada; Rasya Fakhri Akbar
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat menyebabkan distribusi gambar digital semakin mudah, namun juga meningkatkan risiko pelanggaran hak cipta seperti penggandaan dan penyalahgunaan tanpa izin. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode pengamanan yang mampu melindungi hak cipta gambar digital secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan kombinasi metode kriptografi Hill Cipher dan teknik steganografi sebagai solusi pengamanan hak cipta pada gambar digital. Hill Cipher digunakan untuk mengenkripsi informasi hak cipta sehingga data menjadi tidak mudah dibaca oleh pihak yang tidak berwenang, sedangkan steganografi digunakan untuk menyisipkan hasil enkripsi ke dalam media gambar tanpa mengubah tampilan visual secara signifikan. Metode yang digunakan meliputi proses enkripsi pesan menggunakan Hill Cipher, penyisipan pesan terenkripsi ke dalam citra digital, serta proses ekstraksi dan dekripsi untuk menguji keakuratan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kriptografi dan steganografi mampu meningkatkan tingkat keamanan data serta menjaga kualitas visual gambar digital. Dengan demikian, metode ini dapat dijadikan sebagai alternatif yang efektif dalam melindungi hak cipta gambar digital di era digital.
Model SIGAP: Sistem Identifikasi Gejala Kantuk Pengemudi Menggunakan YOLO 11 Mu'ammar Kadafi; Furkhon Nurdiyanto; Daffa Albani Hakim; Agung Nugroho
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantuk pengemudi merupakan salah satu faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas yang sering tidak terdeteksi secara dini, khususnya pada kendaraan operasional dan komersial. Kondisi ini menyebabkan penurunan kewaspadaan, waktu reaksi, serta kemampuan pengambilan keputusan pengemudi, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan dengan tingkat keparahan tinggi. Penelitian ini mengembangkan SIGAP (Sistem Identifikasi Gejala Kantuk Pengemudi) sebagai sistem berbasis visi komputer yang bertujuan mengidentifikasi gejala kantuk pengemudi menggunakan algoritma deteksi objek YOLOv11. Sistem SIGAP dirancang untuk memberikan peringatan berbasis durasi, yaitu alarm ringan ketika kondisi kantuk terdeteksi selama 1,5 detik dan alarm berulang apabila durasi deteksi melebihi 3 detik. Dataset yang digunakan terdiri dari tiga kelas, yaitu Normal, Mengantuk, dan Microsleep, dengan total 2.052 citra hasil augmentasi. Untuk meningkatkan keandalan evaluasi model, dataset dibagi ulang dengan proporsi 70% data latih (1.436 citra), 20% data validasi (410 citra), dan 10% data uji (206 citra). Proses pelatihan dilakukan menggunakan arsitektur YOLOv11n dengan ukuran input 640×640 piksel. Hasil pengujian pada data validasi menunjukkan performa deteksi yang baik dengan nilai precision sebesar 0,958, recall 0,934, mAP@50 sebesar 0,972, dan mAP@50–95 sebesar 0,708, yang menunjukkan kemampuan model dalam mengidentifikasi gejala kantuk pengemudi secara akurat dan konsisten. Berdasarkan hasil tersebut, sistem SIGAP berpotensi digunakan sebagai sistem pendukung keselamatan berkendara untuk membantu mendeteksi gejala awal kantuk pengemudi secara real-time. Pengembangan lanjutan disarankan untuk pengujian lapangan yang lebih luas serta integrasi dengan perangkat peringatan dan sistem kendaraan guna meningkatkan efektivitas pencegahan kecelakaan lalu lintas.
Potensi dan Inovasi Teknologi Pengolahan Buah Campolay (Pouteria campechiana) sebagai Pangan Fungsional Berkelanjutan: Tinjauan Literatur Yusuf Irfan; Syafnil
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah campolay (Pouteria campechiana), yang dikenal secara internasional sebagai canistel atau egg fruit, merupakan komoditas tropis yang memiliki potensi besar sebagai pangan fungsional berkelanjutan. Buah ini mengandung senyawa bioaktif seperti β-karoten, vitamin C, serat pangan, dan antioksidan yang berkontribusi terhadap kesehatan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis potensi gizi, karakteristik bioaktif, serta inovasi teknologi pengolahan buah campolay berdasarkan studi literatur. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan, dengan fokus pada aspek pengolahan menjadi tepung, minuman serbuk, sari buah campuran, produk fermentasi, pangan tradisional, dan produk lemak. Hasil kajian menunjukkan bahwa berbagai teknologi pengolahan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan nilai fungsional campolay, serta memperluas aplikasinya dalam industri pangan. Produk turunan seperti yogurt, sari buah campuran, wajit, dan mentega campolay menunjukkan peningkatan nilai gizi dan organoleptik. Pengembangan campolay sebagai bahan pangan fungsional berpotensi mendukung ketahanan pangan, diversifikasi produk, dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2, SDG 3, SDG 9, dan SDG 12.