cover
Contact Name
Andini Putri Riandani
Contact Email
andiniriandani@pelitabangsa.ac.id
Phone
+622128518181
Journal Mail Official
semnas.fatek@pelitabangsa.ac.id
Editorial Address
Jl. Inspeksi Kalimalang No.9, Cibatu, Cikarang Sel., Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
SAINTEK
ISSN : -     EISSN : 29623545     DOI : 10.37366/SAINTEK
Prosiding Sains dan Teknologi (SAINTEK) merupakan wadah publikasi dari hasil penelitian yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) yang diselenggarakan setiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Pelita Bangsa. Penelitian yang dipublikasikan bersifat multi-disiplin dalam ruang lingkup Teknik tentang analisa dan implementasi perkembangan teknologi. 
Articles 487 Documents
Transformasi Digital Survei Kerusakan Kontainer: Meningkatkan Efisiensi dan Kualitas Data dengan Aplikasi MNR Berbasis Android Handala Simetris Harahap; Anggi Alfin
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital telah menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas operasional di berbagai sektor industri, termasuk dalam survei kerusakan kontainer di bidang logistik. Penelitian ini mengkaji implementasi aplikasi MNR berbasis Android sebagai inovasi digital untuk menggantikan metode pencatatan manual dalam survei kerusakan kontainer. Dengan aplikasi tersebut, proses pengumpulan data menjadi lebih cepat, akurat, dan real-time, sehingga mendukung keputusan yang lebih tepat dan responsif. Studi ini juga membahas dampak transformasi digital terhadap peningkatan kualitas data dan efisiensi operasional melalui analisis proses kerja sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan teknologi mobile ini mampu mengurangi kesalahan data, mempercepat alur kerja, dan meningkatkan produktivitas tim survei. Penelitian ini menegaskan pentingnya adopsi transformasi digital yang tepat guna dalam mendukung pengelolaan rantai pasok kontainer yang lebih efektif dan efisien.
Model MODEPA-8 (Model Deteksi Parkir) UNSIKA Menggunakan YOLOv8 dengan Perbandingan Epoch 30 dan 50 Arjuno Putro Bayu; Furkhon Nurdiyanto; Hakim Wirawan; Irwana; Lela Nurpulaela
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan parkir di lingkungan kampus menjadi permasalahan serius seiring meningkatnya jumlah kendaraan dan keterbatasan lahan parkir, khususnya di Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA). Sistem parkir konvensional yang belum terotomatisasi menyebabkan waktu pencarian parkir yang panjang dan inefisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan MODEPA-8, yaitu model deteksi parkir berbasis YOLOv8 (You Only Look Once), serta menganalisis pengaruh perbedaan jumlah epoch pelatihan terhadap performa deteksi parkir. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimental kuantitatif dengan pendekatan visi komputer, di mana model dilatih menggunakan dua konfigurasi epoch, yaitu 30 dan 50 epoch, pada dataset citra area parkir kampus UNSIKA. Evaluasi performa dilakukan menggunakan metrik mAP50–95, mAP50, precision, recall, F1 Score, dan Confusion Matrix. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa MODEPA-8 dengan pelatihan 30 epoch mencapai mAP50–95 sebesar 0,91862, mAP50 sebesar 0,97516, precision 0,97679, dan recall 0,95186 dengan waktu pelatihan sekitar 5.690 detik. Sementara itu, pelatihan 50 epoch menghasilkan mAP50–95 sebesar 0,92259 dan recall 0,95783, namun membutuhkan waktu pelatihan yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 14.143 detik. Selisih peningkatan performa yang kurang dari 1% menunjukkan adanya diminishing returns pada penambahan epoch. Oleh karena itu, MODEPA-8 dengan konfigurasi pelatihan 30 epoch direkomendasikan sebagai solusi paling efisien dan optimal untuk implementasi sistem parkir cerdas di lingkungan kampus.
Analisis Risiko Keamanan pada Mekanisme Lazy Minting Berbasis EIP-712 di Ekosistem Ethereum Abdillah AG; Ike Ardianti; Alhadi Saputra
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada perkembangan teknologi web3 terutama NFT saat ini, Lazy minting menjadi mekanisme yang dominan digunakan pada marketplace NFT dengan menghilangkan biaya gas di awal minting melalui pembuatan voucher berbasis tanda tangan off-chain. Meskipun pendekatan ini dianggap menurunkan hambatan masuk untuk pengguna dan meningkatkan partisipasi pasar, mekanisme tersebut menggeser asumsi arsitektur melinting dari validasi sepenuhnya yang dilakukan secara on-chain menjadi model otorisasi hibrida off-chain–on-chain. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan kerangka PRISMA dan mensintesis 15 literatur terpilih terkait kebijakan lazy minting, implementasi standar EIP-712, kerentanan replay signature, meta-transaction, serta risiko usability yang terjadi pada wallet. Hasil sintesis dari penelitian ini menunjukkan bahwa, meskipun standar EIP-712 meningkatkan kejelasan pesan melalui structured signing dan domain separation, implementasi yang lemah pada pengelolaan nonce dan pemisahan domain tetap membuka celah untuk terjadinya replay attack. Selain itu, mekanisme lazy minting juga memperluas trust boundary dengan melibatkan relayer dan marketplace, sehingga mengubah lanskap risiko dibandingkan model minting tradisional. Penelitian ini mengintegrasikan perspektif ekonomi, kriptografi, dan pengalaman pengguna (UX) untuk membangun model risiko yang terintegrasi pada proses lazy minting berbasis standar EIP-712 pada ekosistem NFT.
Penilaian Kondisi Kekerasan dan Kekuatan Struktur Baja Eksisting Menggunakan Pengujian Leeb Hardness (Studi Kasus : Bangunan Baja Penyimpanan) Zel Citra; Antonius Antonius; Agung Wahyudi Biantoro; Herol Herol; Risma Apdeni
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Silo baja pada fasilitas industri beroperasi dalam lingkungan agresif serta menerima beban siklik jangka panjang yang dapat memicu degradasi sifat mekanik material. Oleh karena itu, evaluasi kondisi struktur eksisting diperlukan untuk menjamin keselamatan operasional tanpa mengganggu fungsi layanan melalui pengujian destruktif. Penelitian ini menyajikan studi kasus penilaian kekuatan baja pada silo berkapasitas 500T, 3500T, dan 5000T di sebuah pabrik di wilayah Tangerang menggunakan metode uji non-destruktif berbasis kekerasan. Pengujian dilakukan dengan alat uji kekerasan portabel pada beberapa ring ketinggian. Nilai kekerasan Leeb (HL) yang diperoleh dikonversi menjadi estimasi kuat tarik ultimit (fu) dan kuat leleh (fy). Hasil konversi kemudian dibandingkan dengan nilai rujukan baja struktural untuk menentukan tingkat reduksi kekuatan material yang diasosiasikan dengan korosi dan pengaruh operasional. Evaluasi menunjukkan bahwa secara umum kekuatan material masih berada dalam kisaran yang mendekati standar. Namun, tren penurunan kapasitas teridentifikasi cukup konsisten pada ring bagian bawah hingga menengah. Rata-rata reduksi terbesar terjadi pada silo 3500T yaitu sekitar 11%, diikuti silo 500T sebesar 7%, sedangkan silo 5000T menunjukkan penurunan paling kecil sekitar 5%. Perbedaan ini diduga berkaitan dengan variasi desain, mutu material awal, serta kondisi paparan lingkungan. Hasil penelitian menegaskan bahwa metode kekerasan non-destruktif efektif sebagai alat skrining awal dalam mengevaluasi kelayakan struktur silo baja yang masih beroperasi.
THE IMPACT OF THE CLIMATE CHANGE ON WATER, FLOOD AND DAN EROSION CYCLE IN UPPER CITARUM HULU UDING MODELING Shantosa Yudha Siswanto; Riskha Mardiana
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Cikeruh, Citarik, and Cirasea sub-watersheds are part of the Citarum watershed which is included in the 15 priority watersheds for critical land recovery. One of the causes of land criticality is the conversion of land use that is not in accordance with the capabilities of the available land. The purpose of this study was to determine land use conversion that occurred in the Cikeruh, Citarik, and Cirasea Sub-watersheds during 1990-2015 and to predict land use conditions in the research area in 2029. This research was conducted through a descriptive quantitative analysis approach through the interpretation of Landsat 5 TM and Landsat 8 OLI satellite imagery supervised classification methods with the maximum likelihood algorithm and Utilization of the IDRISI application, Land Change Modeler (LCM) for predictive modeling of future land use . The types of use of built-up land, paddy fields and open land are predicted to increase by 3,761.26 Ha (29.02%), 441.10 Ha (4.84%), 267.04 Ha (4.55%), respectively.
Asesmen Kondisi Eksisting dan Keandalan Awal Struktur Bangunan Cagar Budaya Kolonial terhadap Tuntutan Gempa Berbasis Pengujian Tanpa Merusak (NDT) Lukman Subangi; Keti Andayani; Sudarmawan Juwono; Felix Hidayat; Joko Purnomo
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan cagar budaya peninggalan kolonial yang berada pada wilayah dengan risiko gempa menengah–tinggi memerlukan asesmen kondisi eksisting yang andal sebelum dilakukan perubahan fungsi, karena perubahan ini dapat meningkatkan tuntutan beban gravitasi maupun risiko keselamatan penghuni. Penelitian ini menyajikan evaluasi awal keandalan struktur pada sebuah bangunan heritage tipe A (anonim) di wilayah Jakarta Barat dengan sistem struktur campuran berupa dinding pemikul (bearing wall) yang dikombinasikan dengan rangka beton bertulang dan profil baja. Metode yang digunakan berbasis pengujian tanpa merusak (Non-Destructive Testing/NDT) sebagai pendekatan cepat dan minim intervensi, mengacu pada FEMA P-154 dan prinsip evaluasi berbasis kinerja pada ASCE 41-17. Program NDT meliputi Schmidt rebound hammer untuk estimasi kuat tekan beton, Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) untuk menilai kualitas internal beton, pemindaian tulangan (rebar scan) untuk indikasi penulangan, serta uji kekerasan Brinell untuk menilai kondisi material profil baja. Temuan visual menunjukkan retak rambut pada balok sekunder serta spalling selimut beton pada zona semi-basement yang berkorelasi dengan paparan kelembapan tinggi. Hasil hammer test pada kolom utama menunjukkan nilai pantul rata-rata R>35 dengan estimasi kuat tekan fc’ sekitar 25–30 MPa (kategori baik), sedangkan pelat lantai menunjukkan R≈30–32 dengan estimasi fc’ sekitar 20 MPa (kategori cukup dan memenuhi syarat minimal bangunan lama). Nilai UPV >3,5 km/s mengindikasikan beton padat tanpa indikasi keropos internal yang signifikan. Uji kekerasan baja menunjukkan mutu setara BJ-37 dengan tidak ditemukannya pengurangan penampang akibat korosi yang berarti. Secara keseluruhan, bangunan berada pada kategori layak fungsi dan masih memiliki cadangan kekuatan awal yang memadai terhadap kebutuhan fungsi baru, dengan rekomendasi perbaikan lokal berupa grouting epoksi pada retak dan patching mortar pada spalling untuk menjaga durabilitas jangka panjang.
Arsitektur Redundan Pada Agrowisata Bambu Sungai Anggi Ahmad Fauzi; Sri Prasetya Widodo
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan agrowisata sebagai strategi penguatan ketahanan pangan dan ekonomi lokal memerlukan pendekatan perancangan adaptif. Isu ketahanan pangan global telah menjadi urgensi nasional, terutama pasca-pandemi Covid-19 yang mengekspos kerentanan rantai pasok logistik dan ekonomi masyarakat pedesaan. Namun, ketergantungan ganda pada sektor pertanian dan pariwisata ini membawa risiko tersendiri; ketika satu sektor terpukul, stabilitas ekonomi kawasan terancam runtuh. Fenomena menarik terjadi di tapak studi Agrowisata Bambu Sungai, di mana data operasional tahun 2020 menunjukkan kegagalan panen hingga 70% akibat faktor cuaca ekstrem, namun sisa 30% hasil panen yang selamat ternyata mampu menutup seluruh biaya modal. Penelitian ini bertujuan merumuskan konsep perancangan fasilitas agrowisata multifungsi dengan pendekatan arsitektur redundan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Metode Campuran (Mixed Methods) dengan strategi Exploratory Sequential Design. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, observasi tapak, serta analisis kebijakan, pendekatan ini dipilih karena penelitian diawali dengan eksplorasi fenomena kualitatif yang kemudian dianalisis secara kuantitatif untuk kebutuhan pemrograman ruang arsitektur, dan data yang terkumpul disintesis menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arsitektur redundan meningkatkan efisiensi lahan dan ketahanan ekonomi lokal. Tiga temuan kunci dari perancangan ini adalah: (1) Redundansi Spasial memungkinkan satu ruang melayani berbagai fungsi (produksi dan rekreasi) sehingga efisiensi lahan meningkat; (2) Redundansi Sistem menjamin operasional fasilitas tetap berjalan mandiri saat terjadi gangguan utilitas kota; dan (3) Integrasi Fisik dengan Koperasi Merah Putih menciptakan jaring pengaman ekonomi yang nyata bagi petani lokal. Penelitian perancangan ini menyimpulkan bahwa konsep Arsitektur Redundansi mampu menjadi solusi efektif dalam menghadapi ketidakpastian iklim dan ekonomi, di mana redundansi tidak lagi dimaknai sebagai inefisiensi, melainkan sebagai strategi ketahanan.
Prinsip-Prinsip Penataan Permukiman Tepian Sungai Kahayan Kelurahan Pahandut Seberang Noor Hamidah; Wijanarka; Jonas Epeseus Lumbantobing
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kalimantan terkenal dengan banyaknya sungai yang mengalir di kota-kotanya, salah satunya yaitu Sungai Kahayan yang ada di Kota Palangka Raya. Sungai adalah aspek penting bagi kehidupan warga di Kalimantan Tengah terutama di Pahandut Seberang. Sungai Kahayan adalah awal perkembangan kota Palangka Raya, dari sebuah permukiman tepi sungai yang terus berkembang hingga saat ini. Pada perkembangannya, sekarang Kampung Pahandut Seberang menjadi wilayah yang berkembang menjadi pusat ekonomi. Semakin banyaknya bangunan-bangunan baru yang dibangun di daerah Pahandut Seberang dan adanya pemukiman tepi sungai yang belum direncanakan, daerah ini menjadi terlihat kumuh. Tujuan penelitian adalah menganalisa prinsip-prinsip penataan permukiman di Kelurahan Pahandut Seberang berpengaruh terhadap mata pencaharian dan kesamaan pola bermukim. Penelitian menggunakan metode kualitatif, dengan mengumpulkan data-data, baik observasi lapangan, dokumentasi foto, wawancara, survey dan pemetaan, yang kemudian dianalisa secara deskriptif untuk menggambarkan kondisi empirik kawasan tepian sungai Kampung Pahandut Seberang. Analisa dari penataan permukiman kumuh diperoleh dari segi fisik bentuk rumah, pola sirkulasi, fungsi ruang bersama. Analisa penataan dari segi non fisik yaitu tempat mata pencaharian dan fasilitas sosial.
Perancangan Paciran Marine Research Center Dengan Pendekatan Arsitektur Berkelanjutan Ahmad Syammi Haqqoni Alhafy; Dr. Zuraida, S.T., M.T; Fibria Conytin Nugrahini, S.T., M.T
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Paciran di Kabupaten Lamongan memiliki potensi strategis karena terletak di pesisir utara Jawa dengan sumber daya kelautan yang melimpah, namun menghadapi permasalahan lingkungan seperti pencemaran pesisir, abrasi pantai, dan degradasi ekosistem akibat aktivitas industri. Kondisi ini menunjukkan perlunya fasilitas penelitian yang tidak hanya mendukung kegiatan ilmiah, tetapi juga berperan dalam pemulihan dan pengelolaan lingkungan pesisir secara berkelanjutan. Perancangan Marine Research Center di Paciran ini bertujuan untuk mewujudkan pusat penelitian, edukasi, dan konservasi kelautan yang menerapkan prinsip arsitektur berkelanjutan. Penerapan desain berkelanjutan difokuskan pada efisiensi energi, kenyamanan termal, pemanfaatan material ramah lingkungan, serta pengelolaan air dan limbah yang sesuai dengan karakter iklim tropis pesisir. Pendekatan perancangan dilakukan secara kualitatif-deskriptif melalui studi literatur, analisis tapak, serta kajian preseden bangunan penelitian kelautan berkelanjutan. Perancangan diharapkan menghasilkan konsep desain bangunan penelitian yang adaptif terhadap kondisi lingkungan pesisir, efisien dalam penggunaan energi, serta mampu mendukung aktivitas riset dan edukasi publik. Selain itu, fasilitas ini diharapkan dapat menjadi model penerapan arsitektur berkelanjutan di kawasan pesisir Indonesia dan memberikan kontribusi nyata bagi pemerintah, masyarakat, dan dunia akademik dalam mendukung pembangunan berwawasan lingkungan serta keberlanjutan ekosistem laut.
STUDI LITERATUR : ANALISIS TIANG PANCANG UNTUK PEMBANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT Revalina Zahwa; Bintang Zahratul Rasyid; Firdaus Takdir Alamsyah Sunaryo Putro; Bagas Reefildon Abilah
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konstruksi gedung bertingkat membutuhkan pondasi yang kuat dan stabil. Pondasi tiang pancang adalah jenis pondasi yang paling umum digunakan. Tiang pancang meningkatkan daya dukung tanah dan mengurangi risiko penurunan tanah dengan menyalurkan beban bangunan ke lapisan tanah keras. Studi ini menyelidiki fungsi tiang pancang dan peranannya dalam menjaga stabilitas dan keamanan struktur. Metode yang digunakan untuk melakukan ini adalah melakukan penelitian literatur dari berbagai buku, jurnal, dan standar teknik sipil. Kajian menunjukkan bahwa tiang pancang sangat penting untuk membangun gedung, khususnya di tanah lunak dan bangunan bertingkat tinggi. Ini karena tiang pancang dapat menahan beban vertikal, lateral, dan momen.