cover
Contact Name
Andini Putri Riandani
Contact Email
andiniriandani@pelitabangsa.ac.id
Phone
+622128518181
Journal Mail Official
semnas.fatek@pelitabangsa.ac.id
Editorial Address
Jl. Inspeksi Kalimalang No.9, Cibatu, Cikarang Sel., Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
SAINTEK
ISSN : -     EISSN : 29623545     DOI : 10.37366/SAINTEK
Prosiding Sains dan Teknologi (SAINTEK) merupakan wadah publikasi dari hasil penelitian yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) yang diselenggarakan setiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Pelita Bangsa. Penelitian yang dipublikasikan bersifat multi-disiplin dalam ruang lingkup Teknik tentang analisa dan implementasi perkembangan teknologi. 
Articles 487 Documents
Penetapan Harga Pemulihan Biaya Penuh untuk Daur Ulang Plastik Campuran: Pendekatan Input–Output (Leontief) untuk Kebijakan dan Penetapan Harga) Martin Darmasetiawan; Iwuk Sriharyuniwati
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi plastik global terus meningkat sementara tingkat daur ulang masih rendah, khususnya untuk plastik campuran, sehingga menimbulkan tekanan lingkungan. Di Indonesia, harga produk plastik umumnya hanya mencerminkan biaya produksi privat dan belum menginternalisasi biaya sistemik pada tahap hilir, seperti pengumpulan, pemilahan, dan daur ulang. Penelitian ini mengadaptasi kerangka Input–Output (I–O) Leontief untuk memodelkan sistem daur ulang plastik campuran sebagai sistem sirkular tertutup yang terdiri atas enam sektor: produksi resin virgin, manufaktur produk, penggunaan dan pengumpulan, pemilahan dan pencucian, daur ulang dan peletisasi, serta manufaktur berbasis pelet daur ulang. Dengan menetapkan permintaan akhir 1 kg produk berbasis daur ulang, invers Leontief digunakan untuk menghitung kebutuhan total output setiap sektor dan mengagregasikan biaya operasional (OPEX) serta belanja modal (CAPEX) di seluruh sistem. Hasil menunjukkan bahwa untuk menghasilkan 1 kg produk daur ulang diperlukan output kumulatif sebesar 0,695 kg resin virgin, 1,391 kg aktivitas manufaktur, dan 1,545 kg aktivitas penggunaan–pengumpulan akibat kehilangan material dan umpan balik sirkular. Total biaya pemulihan sistem dihitung sebesar Rp 34.028/kg produk, lebih tinggi dibandingkan harga pasar berbasis akuntansi linier sebesar Rp 31.350/kg. Selisih biaya sebesar Rp 2.678/kg merepresentasikan biaya tidak langsung yang selama ini tidak terinternalisasi. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini mengestimasi besaran pajak Pigouvian atas plastik virgin yang diperlukan untuk menyetarakan harga pasar dengan biaya sistemik penuh. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan I–O memberikan dasar kuantitatif yang transparan untuk perancangan kebijakan ekonomi sirkular, termasuk pajak plastik virgin, subsidi daur ulang, dan skema tanggung jawab produsen, guna mempercepat pengelolaan plastik yang berkelanjutan di Indonesia.
Analisis Kebutuhan Ruang Pada Hunian Sewa Bersama Untuk Karyawan Industri Di Cikarang Bekasi Salisa Hanifa Khonsaa; Retno Fitri Astuti; Ahmad Aguswin
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kawasan industri di Cikarang, Bekasi, menyebabkan meningkatnya kebutuhan hunian sewa bagi karyawan industri. Namun, tingginya kebutuhan hunian sewa tersebut belum diimbangi dengan ketersediaan hunian yang layak, terjangkau, dan sesuai dengan karakteristik pekerja industri. Hunian sewa dengan kualitas bangunan dan lingkungan yang baik, serta memperhatikan kenyamanan dan privasi penghuni, umumnya ditawarkan dengan harga yang relatif mahal dan sulit dijangkau oleh pekerja industri pemula. Sebaliknya, hunian sewa dengan harga terjangkau cenderung memiliki kualitas ruang yang kurang layak, kepadatan tinggi, serta minim perhatian terhadap kebutuhan ruang personal dan ruang privat penghuni.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan ruang pada hunian sewa bersama bagi karyawan industri di kawasan Cikarang, Bekasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara. Analisis dilakukan terhadap jenis ruang, luasan ruang, hubungan antar ruang, serta tingkat kenyamanan dan privasi penghuni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan ruang utama meliputi ruang tidur, ruang bersama, dapur, kamar mandi, dan ruang servis, dengan penyesuaian terhadap jumlah penghuni serta pola kerja karyawan industri. Selain itu, kebutuhan privasi, kenyamanan termal, dan fleksibilitas ruang menjadi faktor penting dalam perancangan hunian sewa bersama yang layak huni. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perencanaan dan perancangan hunian sewa bersama yang lebih fungsional, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan karyawan industri di kawasan industri.
Manajemen Risiko Proyek dalam Konteks Keselamatan Konstruksi Retna Kristiana; Andreas Wibowo
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor konstruksi memiliki peran vital dalam perekonomian global di berbagai negara. Hal ini dibuktikan oleh industri konstruksi Malaysia yang secara konsisten menyumbang rata-rata 3,8% terhadap PDB selama 30 tahun terakhir, dan mencatat tingkat pertumbuhan yang kuat bahkan di tengah penurunan ekonomi global. Namun, sektor konstruksi secara inheren berisiko tinggi karena padat karya dan memiliki lingkungan kerja yang dinamis serta berpotensi berbahaya. Sektor ini menyumbang 25% hingga 40% dari semua kecelakaan kerja fatal dan tingkat cedera non-fatal yang 71% lebih tinggi dibandingkan dengan industri lain setiap tahun di seluruh dunia. Meskipun terus berkembang, tantangan keselamatan yang ada menunjukkan bahwa masalah ini belum terselesaikan secara fundamental. Terdapat banyak studi yang menyoroti tantangan dalam menerapkan praktik keselamatan di proyek konstruksi. Namun, SLR yang fokus pada implementasi praktis manajemen risiko dalam konteks keselamatan konstruksi masih sangat terbatas. Dalam konteks ini, studi ini bermaksud mengisi kekosongan pengetahuan tersebut dengan melakukan SLR menggunakan protokol PRISMA. Fokusnya adalah pada tiga aspek utama dari implementasi praktis manajemen risiko dalam konteks keselamatan konstruksi untuk meningkatkan kinerja keselamatan kerja konstruksi: penilaian risiko keselamatan konstruksi secara komprehensif, optimasi pengendalian risiko keselamatan konstruksi, dan adaptasi berkelanjutan dalam sistem manajemen risiko keselamatan konstruksi. Studi ini juga merekomendasikan arah penelitian ke depan.
Pengembangan Model Desain Adaptif untuk Rumah Tinggal Eksisting di Pabuaran Kabupaten Subang Berdasarkan Analisis Risiko Panas Ekstrem Gusti Ananta Satria; Purnama Sakhrial Pradini
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenyamanan termal merupakan aspek penting dalam perancangan rumah tinggal di wilayah beriklim tropis, di mana suhu lingkungan yang tinggi sering menurunkan kualitas kenyamanan ruang dalam dan meningkatkan ketergantungan terhadap pendingin mekanis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi termal ruang dalam bangunan rumah tinggal serta merumuskan rekomendasi desain adaptif berbasis strategi pasif. Studi dilakukan pada dua rumah tinggal dengan konfigurasi denah yang berbeda untuk mengidentifikasi pengaruh tata ruang terhadap distribusi suhu udara dalam ruang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui pengukuran langsung suhu udara ruang, yang selanjutnya dianalisis secara spasial berdasarkan orientasi ruang, susunan denah, serta pola ventilasi alami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah 1 memiliki kinerja termal yang lebih baik dengan rentang suhu antara 28,3°C hingga 30,0°C, sedangkan Rumah 2 mencatat suhu yang lebih tinggi, yaitu antara 29,1°C hingga 32,0°C. Perbedaan ini dipengaruhi oleh efektivitas ventilasi silang, konfigurasi ruang, dan posisi ketinggian bukaan. Berdasarkan hasil tersebut, disusun rekomendasi desain fasad adaptif melalui pemilihan material yang sesuai iklim tropis serta peningkatan ketinggian ventilasi untuk mempercepat pelepasan udara panas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan desain pasif yang responsif terhadap iklim mampu meningkatkan kenyamanan termal rumah tinggal secara terukur tanpa ketergantungan pada sistem pendingin buatan.
Gagasan Website Strawergize sebagai Sistem Pengawasan dan Pengendalian Konversi Limbah Padi untuk Energi Terbarukan di Daerah 3T Provinsi Sulawesi Tenggara Ufiya Sabrina Aqila Tamma; Dhiyaa Jauzaa Az Zahra; Elang Himawan
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat 4 kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara yang masih tergolong sebagai daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) yang kesulitan mengakses listrik. Padahal, Provinsi Sulawesi Tenggara berpotensi besar untuk mengkonversi limbah padi menjadi energi listrik, sebagaimana tercatat sebagai penghasil padi terbesar ke-4 nasional pada tahun 2024. Namun, saat ini belum ada teknologi yang mendukung implementasi nyata potensi tersebut. Penelitian ini bertujuan mengatasi tantangan pengolahan limbah padi sebagai energi Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) yang belum optimal di Provinsi Sulawesi Tenggara. Untuk itu dikembangkan website Strawergize, sebuah website berbasis Community-based Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), yang dirancang untuk mendukung distribusi energi terbarukan dari limbah padi di daerah 3T Provinsi Sulawesi Tenggara. Community-based SCADA mengintegrasikan website dengan alat yang dipakai untuk mengawasi, mengendalikan, dan mengumpulkan data dari proses pengelolaan PLTBm. Metode penelitian mencakup analisis 4A, PESTEL, Porter’s Five Forces, Stakeholders, dan evaluasi AIDA. Data dikumpulkan melalui analisis sekunder mengenai kondisi eksisting dan studi literatur. Penelitian terdahulu membuktikan bahwa limbah padi memiliki kandungan zat mudah terbakar yang sangat tinggi dengan nilai kalor atas mencapai 13,82 MJ/kg. Diperkirakan, potensi energi jerami dan sekam padi di Provinsi Sulawesi Tenggara masing-masing mencapai 9.600 GJ/Tahun dan 1.700 GJ/Tahun. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa website Strawergize dengan Community-based SCADA berpotensi efektif untuk memenuhi kebutuhan energi listrik dan mengatasi tantangan konversi limbah padi menjadi listrik. Dengan demikian, website Strawergize dapat mendukung distribusi energi terbarukan di daerah 3T Provinsi Sulawesi Tenggara. 
Adaptive Reuse Bangunan Cagar Budaya: Pertimbangan Teknis dalam Strategi Konservasi Berkelanjutan Multidisiplin Sudarmawan Juwono; Muhammad Lukman Subangi; Felix Hidayat; Joko Purnomo
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adaptive reuse pada bangunan cagar budaya merupakan strategi penting yang bermanfaat secara fungsional, sosial, ekonomi, budaya, dan teknis untuk menjaga keberlanjutannya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan kerangka konseptual adaptive reuse dalam strategi konservasi berkelanjutan multidisiplin, dengan fokus pada kajian teknis penggunaan baru dan keandalan bangunan. Pendekatan kualitatif rasionalistik digunakan melalui integrasi telaah literatur, observasi lapangan, dan evaluasi teknis untuk memahami sistem bangunan secara menyeluruh, meliputi fungsi, metode pembangunan, struktur, material konstruksi, serta implikasi pembebanan akibat fungsi baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan adaptive reuse harus mempertimbangkan kompleksitas kondisi bangunan dan perubahan lingkungan, sehingga memerlukan kolaborasi untuk kajian teknis mendalam yang pada obyek konservasi didukung literatur, hasil penelitian, atau pelaksanaan sebelumnya. Bagian utama pendukung bangunan seperti pondasi, balok, pelat lantai, dinding, atap, dan sistem struktur menjadi objek kajian, serta perubahan lingkungan yang berdampak pada bangunan perlu diperhitungkan. Dari analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pendekatan multidisiplin dalam adaptive reuse sesuai mendukung konservasi berkelanjutan yang menyeimbangkan adaptasi fungsi, keandalan bangunan dan memitigasi risiko bangunan mendatang.
ANALISIS RESPON STRUKTUR BETON BERTULANG DENGAN PENAMBAHAN TINGKAT MENGGUNAKAN H-BEAM Faya Deva Tryansyah; Akhmad Nur Sahid Hidayatullah; Iqbal Aziz; Nazua Aulyanti Falah
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penambahan tingkat pada bangunan eksisting beton bertulang sering dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ruang tanpa memperluas lahan. Namun, penambahan tingkat dapat memengaruhi respon struktur terhadap beban vertikal dan lateral, khususnya beban gempa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon struktur beton bertulang akibat penambahan tingkat dengan menggunakan elemen baja profil H-beam sebagai struktur tambahan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis numerik dengan pemodelan struktur sebelum dan sesudah penambahan tingkat. Parameter yang dianalisis meliputi simpangan lateral, gaya dalam elemen struktur, dan rasio kapasitas struktur. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan H-beam dapat meningkatkan kapasitas struktur dan mengurangi simpangan lateral, namun perlu perencanaan sambungan yang baik agar kompatibilitas deformasi antara beton dan baja tetap terjaga. Dengan demikian, penambahan tingkat menggunakan H-beam dapat menjadi solusi yang efektif apabila direncanakan sesuai ketentuan standar struktur yang berlaku.
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja dengan Metode Job Safety Analysis (JSA) Rangga Gilda; Francois Revaldy Wijaya; Anselmus Orfilanus Gasu; Wiku Aji Bagus Gumilang
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Job Safety Analysis (JSA) merupakan alat yang efektif dalam mengidentifikasi dan mengurangi risiko kecelakaan kerja, yang telah banyak diterapkan dalam berbagai sektor industri. Namun, meskipun JSA telah terbukti efektif, terdapat beberapa tantangan dalam implementasinya, seperti kurangnya pemahaman tentang metode ini, keterbatasan sumber daya manusia yang terlatih, dan kesulitan dalam mengintegrasikan JSA dengan sistem manajemen keselamatan kerja lainnya. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas penerapan JSA dalam menganalisis risiko kecelakaan kerja dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penerapannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis 4 artikel ilmiah yang membahas penggunaan JSA dalam berbagai sektor industri. Hasil kajian menunjukkan bahwa JSA efektif dalam mengurangi risiko kecelakaan kerja, meskipun tantangan seperti keterbatasan pelatihan dan integrasi dengan sistem keselamatan kerja lainnya masih menjadi hambatan yang signifikan. Untuk meningkatkan efektivitasnya, diperlukan peningkatan pelatihan, pemahaman, dan integrasi JSA dengan sistem manajemen keselamatan yang ada.
Analisis Dampak Pembangunan Gedung Tinggi terhadap Lingkungan dan Struktur Sipil Gustrian Rendra Saputra; Putra Monta Lambas Halomoan; Rinaldi Manik; Muhammad Ridwan Koswara; Muhaimin Abi Bakris Sakron
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan gedung tinggi merupakan respons terhadap keterbatasan lahan dan peningkatan kebutuhan ruang di kawasan perkotaan. Meskipun memberikan efisiensi pemanfaatan lahan, pembangunan gedung tinggi berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan serta menuntut perencanaan struktur sipil yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembangunan gedung tinggi terhadap lingkungan dan struktur sipil berdasarkan kajian literatur ilmiah yang relevan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-kualitatif terhadap artikel jurnal dan laporan penelitian yang membahas dampak lingkungan, visual, keberlanjutan, serta aspek struktur pada gedung tinggi. Analisis dilakukan dengan mensintesis temuan penelitian untuk mengidentifikasi jenis dampak utama dan implikasinya terhadap perencanaan struktur sipil. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembangunan gedung tinggi berdampak pada perubahan mikroklimat, peningkatan konsumsi energi, gangguan visual kawasan, serta tekanan terhadap sistem lingkungan perkotaan. Dari sisi struktur sipil, gedung tinggi memerlukan perencanaan yang mempertimbangkan beban lateral akibat angin dan gempa, pemilihan sistem struktur yang efisien, serta penggunaan material yang mendukung konsep keberlanjutan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi aspek lingkungan dan struktur sipil sejak tahap perencanaan merupakan kunci dalam meminimalkan dampak negatif dan mewujudkan pembangunan gedung tinggi yang berkelanjutan.
Upaya Pengendalian Pencemaran Air pada Sungai Citarum Ravikha Putri Juliandipa; Anjani Mutabila; Vazrial Roburry A.S
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai sungai terpanjang di Jawa Barat, Citarum memegang peran penting dalam memenuhi sumber air baku dan penunjang aktivitas ekonomi, namun kondisi dalam beberapa dekade terakhir mengalami penurunan kualiatas yang sangat signifikan akibat tercemar limbah domestik, industri dan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau dan mengevaluasi kebijakan pengendalian pencemaran melalui program “Citarum Harum” serta menganalisis kondisi mutu air terkini. Metode yang digunakan studi literatur dengan pendekatan deksriptif, data sekunder dari laporan resmi dan jurnal ilmiah. Hasil menunjukan bahwa pada tahun 2019, beban pencemara BOD mencapai 296.165 kg/hari, jauh melampaui batas saya tamping sungai sebesar 83.277 kg/hari. Meskipun demikian, penerapan program “Citarum Harum” memberikan dampak positif berupa perbaikan status mutu air dari tercemar berat menjadi sedang pada 2023 (IKA 38,57) dan ditargetkan mencapai kategori tercemar ringan pada 2025 (IKA 40,86) yang didukung oleh keberhasilan dalam rehabilitasi lahan kritis serta pengendalian sendimentasi.