cover
Contact Name
Andini Putri Riandani
Contact Email
andiniriandani@pelitabangsa.ac.id
Phone
+622128518181
Journal Mail Official
semnas.fatek@pelitabangsa.ac.id
Editorial Address
Jl. Inspeksi Kalimalang No.9, Cibatu, Cikarang Sel., Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
SAINTEK
ISSN : -     EISSN : 29623545     DOI : 10.37366/SAINTEK
Prosiding Sains dan Teknologi (SAINTEK) merupakan wadah publikasi dari hasil penelitian yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) yang diselenggarakan setiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Pelita Bangsa. Penelitian yang dipublikasikan bersifat multi-disiplin dalam ruang lingkup Teknik tentang analisa dan implementasi perkembangan teknologi. 
Articles 487 Documents
Pengaruh Aktivitas Transportasi Perkotaan terhadap Pencemaran Udara di Kota Jakarta Luna Prasasti; Arman Bana Putra; Muhammad Farid Shodikin; Ridho Dinata
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Polusi udara di Jakarta merupakan permasalahan serius yang dipicu oleh berbagai faktor, salah satunya adalah transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak aktivitas transportasi terhadap kualitas udara di Kota Jakarta, Kawasan padat penduduk. metode penelitian yang digunakan adalah studi keperpustakaan dengan mencari literatur dari tahun 2020 keatas untuk memastikan data yang digunakan relevan dengan kondisi terkini. Solusi yang diajukan antara lain pembatasan kendaraan berat pada jam sibuk, penghijauan, dan edukasi kepada masyarakat untuk mengurangi polusi. Upaya-upaya ini penting untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas hidup di Kota Jakarta.
ANALISIS K3 PADA PROYEK KONSTRUKSI DAN TENAGA KERJA BANGUNAN TINGGI (TKBT) Salsabila a'zahral; Muhammad setia nugraha; Zahra Adzkia Alifah; Moch. Agil firmansyah
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek konstruksi gedung bertingkat. Sektor konstruksi merupakan penyumbang kecelakaan kerja tertinggi, Berdasarkan data Canadian Centre for Occupational Health and Safety tahun 2021, banyak pekerja cedera setiap tahun karena jatuh. Statistik menunjukkan bahwa mayoritas (67%) jatuh terjadi di permukaan yang sama akibat terpeleset dan tersandung. Sisanya 30% adalah jatuh dari ketinggian. Pekerjaan konstruksi bangunan tinggi memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi, terutama pada aktivitas kerja di ketinggian yang melibatkan Tenaga Kerja Bangunan Tinggi (TKBT). Risiko tersebut meliputi jatuh dari ketinggian, kegagalan peralatan, serta perilaku kerja tidak aman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek konstruksi bangunan tinggi berdasarkan Peraturan Nomor 10 Tahun 2021 tentang pedoman keselamatan konstruksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi standar K3 di ketinggian sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja di Proyek. Pengumpulan data pada penelitian ini adalah data sekunder yaitu laporan kecelakaan konstruksi oleh Komite Keselamatan Konstruksi. Analisis yang digunakan adalah analisis arsip, dimana laporan tersebut dipetakan untuk menghasilkan statistik kecelakaan konstruksi berdasarkan dampak kecelakaan, dan penyebab kecelakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gedung menjadi peringkat pertama jenis proyek konstruksi dengan persentase sebesar 35% berdasarkan komite keselamatan konstruksi. Ditemukan bahwa penyebab kecelakaan didominasi oleh faktor manusia dan peralatan kerja yang akan berdampak pada kerusakan bangunan itu sendiri dengan persentase sebesar 65%.
Tinjauan Literatur tentang Pemanfaatan Limbah Styrofoam Sebagai Substitusi Agregat pada Kuat Tekan Bata Beton Mohamad Panji Akbar Maulana; Qais Syattar Maulana Warman; Intan Mutiara Kasih
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah styrofoam atau expanded polystyrene adalah salah satu masalah lingkungan yang terus-menerus terjadi secara global karena sifatnya yang sulit terurai secara alami. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan literatur secara sistematis mengenai kemungkinan pemanfaatan limbah styrofoam sebagai pengganti agregat halus atau kasar dalam pembuatan bata beton ringan. Dengan menganalisis 15 studi eksperimental terbaru, ditemukan bahwa penggunaan styrofoam secara signifikan dapat menurunkan densitas beton hingga mencapai rentang 1000–1300 kg/m³, yang efektif untuk mengurangi beban struktur. Namun, peningkatan volume styrofoam berbanding terbalik dengan penurunan performa mekanis karena pelemahan ikatan pada zona transisi antar muka (interfacial transition zone atau ITZ). Temuan sintesis menunjukkan bahwa kadar substitusi optimal untuk aplikasi struktural ringan adalah sebesar 20%, dengan kuat tekan yang tetap memenuhi standar keamanan. Di atas kadar tersebut, material lebih cocok digunakan untuk elemen non-struktural karena kinerjanya yang baik dalam isolasi termal dan akustik. Penggunaan teknologi pelapisan serta pendekatan pemodelan optimasi seperti response surface methodology terbukti menjadi kunci dalam meningkatkan ketahanan dan prediksi kekuatan beton berbasis styrofoam di masa depan.
Analisis Drainase di Kabupaten Bekasi Eza Novan Pratama; Nicholas Dhanis Febrian; Nazwa Syarofah; Andika Rahman; Andika Bayu Saputra
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan genangan dan banjir perkotaan merupakan isu yang terus berulang di Kabupaten Bekasi seiring dengan pesatnya perkembangan kawasan permukiman, industri, dan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab utama permasalahan drainase di Kabupaten Bekasi berdasarkan kajian literatur ilmiah terkini. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis terhadap jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir (2021–2025). Sebanyak sepuluh jurnal dianalisis, terdiri dari empat jurnal utama yang secara langsung membahas drainase dan banjir di wilayah Bekasi atau kawasan sejenis, serta enam jurnal pendukung yang relevan dengan sistem drainase perkotaan dan hidrologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyebab dominan permasalahan drainase meliputi penurunan kapasitas saluran akibat sedimentasi dan sampah, perubahan tata guna lahan yang meningkatkan limpasan permukaan, penurunan muka tanah, kurangnya pemeliharaan sistem drainase, serta lemahnya keterpaduan antara perencanaan tata ruang dan perencanaan drainase. Kajian ini diharapkan dapat menjadi dasar konseptual bagi perbaikan pengelolaan drainase perkotaan dan penelitian lanjutan yang lebih aplikatif.
Penerapan Prinsip Arsitektur Ekologi pada Rancangan Resort di Pulau Gili Iyang Syd Muhammad Hamzah Cherid; Ir. Vippy Dharmawan; M. Ars., Dr. Zuraida, S.T., M.T.
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Gili Iyang di Kabupaten Sumenep dikenal sebagai salah satu wilayah dengan kadar oksigen tertinggi di dunia dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis alam. Namun, keterbatasan fasilitas akomodasi yang layak dan ramah lingkungan menjadi kendala utama dalam mendukung perkembangan pariwisata di kawasan tersebut. Perancangan resort ini menggunakan pendekatan arsitektur ekologi yang menekankan keselarasan antara bangunan, manusia, dan alam. Pendekatan tersebut diterapkan melalui optimalisasi pemanfaatan potensi alam setempat, penerapan material lokal yang ramah lingkungan pencahayaan dan penghawaan alami, serta penataan tapak yang mengikuti kondisi kontur dan ekosistem pesisir. Proses perancngan dilakukan melalui tahapan pengumpulan data primer dan sekunder, analisis tapak, analisis fungsi, pengguna, aktivitas, dan ruang, hingga perumusan konsep rancangan. Hasil konsep rancangan berupa orientasi bangunan mengarah ke laut untuk memaksimalkan kualitas udara dan kenyamanan termal alami. Resort ini diharapkan mampu mendukung pengembangan pariwisata yang dapat melestarikan alam dan lingkungan serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat lokal dan pelestarian lingkungan Pulau Gili Iyang.
Peran Lahan Basah Buatan dalam Dinamika Karbon: Penyerap Karbon atau Reservoir Penyimpanan Karbon Jangka Panjang? Maulana Yusup Rosadi; Ida Deliyarti Agustina; Toni Yuri Prastowo; Jihan Madihah; Anita Setyowati Srie Gunarti
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lahan basah buatan (constructed wetlands/CW) merupakan solusi berbasis alam yang efektif untuk pengolahan air sekaligus berpotensi berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim melalui penyerapan dan penyimpanan karbon. Namun, sistem ini juga dapat menjadi sumber emisi gas rumah kaca (GRK) seperti CO2, CH4, dan N2O. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi peran CW sebagai penyerap karbon atau sumber emisi GRK melalui pendekatan neraca karbon terpadu. Pengukuran dilakukan pada tiga sistem CW yang mewakili limpasan pertanian (CW-1), badan air perkotaan tertutup (CW-2), dan CW berbasis mangrove (CW-3). Penyerapan karbon dihitung melalui produktivitas primer, biomassa vegetasi, dan rasio C/N, sedangkan fluks GRK diukur menggunakan metode sungkup statik. Hasil menunjukkan bahwa kapasitas sekuestrasi karbon berbeda signifikan antar sistem. CW-1 dan CW-2 menunjukkan penyerapan karbon rendah (95–130 mgC/m2/hari) dengan rasio C/N rendah (8–10), yang mengindikasikan dominasi dekomposisi bahan organik dan potensi emisi karbon. Sebaliknya, CW-3 menunjukkan penyerapan karbon tinggi (~420 mgC/m2/hari) dan rasio C/N tinggi (18–20), yang mencerminkan akumulasi karbon stabil dalam biomassa dan sedimen. Fluks GRK memperlihatkan bahwa CW-1 dan CW-2 berperan sebagai sumber GRK akibat emisi CH4 dan N2O yang signifikan, sedangkan CW-3 berfungsi sebagai penyerap karbon bersih dengan fluks CH4 negatif dan emisi N2O minimal. Temuan ini menunjukkan bahwa peran CW dalam mitigasi iklim sangat bergantung pada tipe ekosistem dan kondisi operasional. Sistem berbasis mangrove memiliki potensi sekuestrasi karbon jangka panjang yang lebih tinggi dibandingkan CW pertanian dan perkotaan, sehingga optimalisasi desain dan pengelolaan CW penting untuk meningkatkan kinerja karbon bersih dan mendukung strategi net-zero emission.
Inovasi Genteng Beton Ramah Lingkungan Berbasis Limbah Cangkang Kerang untuk Mendukung Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan Berbasis SDGs 2030 Angga Setiawan Rusdiyanto; Aura Puspaningrum; Alvin Pramudyanto; Elsa Mahardika; Wahyu Hidayat
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penumpukan limbah cangkang kerang di wilayah pesisir dan industri makanan laut menjadi permasalahan lingkungan yang signifikan, sementara sektor konstruksi masih bergantung pada material konvensional yang tidak terbarukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi genteng beton ramah lingkungan bernama Ocean Brick dengan memanfaatkan limbah cangkang kerang sebagai substitusi parsial dalam campuran beton. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental yang meliputi pengolahan material, perancangan komposisi campuran, proses pencetakan, serta pengujian laboratorium. Evaluasi kinerja material dilakukan melalui uji daya serap air, kuat tekan, berat jenis, ketahanan terhadap rembesan air, dan uji ketahanan suhu berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ocean Brick memiliki daya serap air sebesar 2,13%, kuat tekan 14,5 MPa pada umur 28 hari, serta stabil terhadap siklus perubahan suhu, sehingga memenuhi persyaratan teknis genteng beton. Pemanfaatan limbah cangkang kerang tidak hanya meningkatkan kinerja material, tetapi juga mendukung pengurangan limbah, penerapan ekonomi sirkular, dan pembangunan infrastruktur berkelanjutan. Inovasi ini berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 9, SDG 11, dan SDG 12."
Desain Soundscape dan Sense of Place sebagai Indikator Inovasi Arsitektur Berkelanjutan pada Ruang Tunggu Operasi Fitriani; Anastasia Cinthya Gani; Wibisono Bagus Nimpuno; Muji Indarwanto; Sutrisno Aji Prasetyo
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang tunggu operasi merupakan ruang dengan tingkat tekanan psikologis tinggi karena berfungsi sebagai tempat keluarga pasien menunggu proses pembedahan yang sarat ketidakpastian. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa ruang tunggu operasi pada Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat memiliki tingkat kenyamanan yang tergolong tinggi berdasarkan atribut physical comfort, social contact, symbolic meaning, dan wayfinding. Namun, kajian tersebut belum secara spesifik menelaah aspek bunyi-bunyian sebagai bagian dari soundscape serta pengaruhnya terhadap pembentukan sense of place. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik soundscape di ruang tunggu operasi serta pengaruhnya terhadap sense of place yang dirasakan oleh keluarga pasien. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed-methods melalui observasi soundscape, pengukuran tingkat kebisingan, kuesioner persepsi pengguna, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang tunggu operasi masih didominasi oleh soundscape eksternal berupa suara lalu lintas dari area depan rumah sakit, aktivitas di koridor, serta percakapan dari area publik. Selain itu, belum ditemukan elemen bunyi terapeutik yang dirancang secara sadar untuk membantu mereduksi kecemasan. Kondisi ini berdampak pada lemahnya sense of place sebagai ruang menunggu yang menenangkan. Penelitian ini menegaskan bahwa perancangan soundscape perlu diposisikan sebagai bagian integral dari strategi desain arsitektur pada rumah sakit, tidak hanya untuk meningkatkan kenyamanan audial, tetapi juga untuk memperkuat kualitas sense of place dan menunjang kondisi psikologis pengguna.
Evaluasi Capaian Penurunan Emisi dari Program Pembangunan Rendah Karbon di Kabupaten Konawe Utara Aslam Jumain
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan rendah karbon semakin diadopsi untuk menyelaraskan mitigasi emisi gas rumah kaca (GRK) dengan tujuan pembangunan daerah. Penelitian ini mengevaluasi capaian penurunan emisi dari program pembangunan rendah karbon di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, serta mengidentifikasi kendala implementasi yang memengaruhi efektivitas program. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif berdasarkan rekap kegiatan aksi mitigasi dan estimasi potensi penurunan emisi (ton CO₂eq), yang dilengkapi interpretasi kualitatif atas hambatan teknis, pendanaan, dan kelembagaan dari dokumen pelaksanaan program. Hasil menunjukkan aksi terkonsentrasi pada sektor transportasi, pertanian, dan inisiatif berbasis ekosistem pesisir, dengan total potensi penurunan emisi kumulatif 7.801-ton CO₂eq. Kontributor terbesar berasal dari pendataan kendaraan bermotor wajib uji (5.692,32-ton CO₂eq), diikuti aksi pertanian termasuk pengadaan benih padi (1.905,10-ton CO₂eq) serta kegiatan terkait pupuk organik. Penanaman mangrove memberikan kontribusi lebih kecil namun konsisten (60,72-ton CO₂eq per kegiatan yang dilaporkan). Sebaliknya, capaian sektor limbah belum terukur karena keterbatasan pengukuran dan pelaporan. Penguatan kapasitas MRV, perluasan pembiayaan kolaboratif, dan peningkatan koordinasi lintas perangkat daerah direkomendasikan untuk meningkatkan efektivitas dan skalabilitas, sekaligus mendukung SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Analisis Forecasting Produktivitas Padi Berkelanjutan Untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional Muhammad Fajar Maulana; Jonathan Sinurat
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketahanan pangan nasional sangat bergantung pada keberlanjutan produktivitas padi sebagai komoditas pangan strategis utama di Indonesia. Fluktuasi produktivitas yang dipengaruhi oleh variabilitas iklim, tekanan alih fungsi lahan, serta ketidakpastian input produksi menuntut adanya pendekatan kuantitatif yang mampu memproyeksikan produktivitas padi secara akurat dan berkelanjutan. Selain itu, penelitian ini sejalan dengan tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), khususnya SDGs 2 (ketahanan pangan dan peningkatan gizi) serta SDGs 8 (pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan peramalan (forecasting) produktivitas padi sebagai dasar pendukung perumusan kebijakan ketahanan pangan nasional. Data yang digunakan merupakan data sekunder runtun waktu (time series) yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan meliputi Single Exponential Smoothing (SES) dan Double Exponential Smoothing (Holt) sebagai metode pembanding. Kinerja masing-masing metode dievaluasi menggunakan ukuran kesalahan peramalan, yaitu Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Single Exponential Smoothing (SES) menghasilkan tingkat kesalahan paling rendah dengan nilai MAPE sebesar 1,309%, sehingga dinilai sebagai metode yang paling akurat dan sesuai dengan karakteristik data yang tidak menunjukkan tren yang konsisten. Hasil peramalan menunjukkan bahwa produktivitas padi pada periode mendatang cenderung relatif stabil dengan potensi peningkatan moderat apabila didukung oleh kebijakan revitalisasi pertanian yang tepat. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan forecasting produktivitas padi berperan strategis dalam menjaga stabilitas pasokan bahan pangan, mendukung perencanaan hilirisasi pangan, serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.