cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@stikosa-aws.ac.id
Phone
+62315967164
Journal Mail Official
digicom@stikosa-aws.ac.id
Editorial Address
Nginden Intan Timur I No.18, Nginden Jangkungan, Kec. Sukolilo, Surabaya,
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media
ISSN : -     EISSN : 28086031     DOI : https://doi.org/10.37826/digicom.v1i1
DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media merupakan salah satu media publikasi ilmiah mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Stikosa-AWS Jaya yang diterbitkan dan dikelola secara online oleh LPPM Stikosa-AWS. DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media ini berupa hasil tugas akhir berupa skripsi maupun hasil penulisan karya dari mahasiswa program studi ilmu komunikasi dalam bentuk artikel ilmiah. DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media terbit empat kali dalam satu tahun yaitu pada Januari, April, Juli dan Oktober.
Articles 146 Documents
Strategi Internet Marketing Organik Pada Penjualan Produk CV.Toserba Pesantren Miftahol Anwar; Mochammad Arkansyah
DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi April 2023
Publisher : LPPM Stikosa-AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37826/digicom.v3i2.476

Abstract

Perkembangan internet membawa perubahan didalam penerapan strategi marketing perusahaan. Seperti halnya CV. Toserba Pesantren, dari awal membangun usaha sudah memanfaatkan peluang online marketing. Maka pokok dari permasalahan ini ialah bagaimana Strategi Internet Marketing Organik Pada Penjualan Produk CV. Toserba Pesantren. Jenis Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data adalah Owner/Direktur CV. Toserba Pesantren, Admin dan pelanggan CV. Toserba Pesantren dengan pengumpulan data yaitu observasi, wawancara serta dokumentasi sehingga tehnik analisis data yaitu reduksi, penyajian data dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan oleh CV. Toserba Pesantren antara lain, promosi atau periklanan melalui website, optimasi mesin pencari (SEO) dengan menekankan pada kata kunci, youtube dan Whatsapp. Sales promotion melalui media sosial, diskon dan penawaran khusus. Penjualan pribadi di toko offlinenya dan pemasaran langsung memalui media sosial. Implikasi dari penelitian ini adalah 1. CV. Toserba Pesantren perlu aktif di beberapa media sosial seperti Facebook Marketplace dan marketplace. Selain itu juga perlu aktif di beberapa event, bazar untuk personal selling.
Penerapan Kode Etik Jurnalistik Di Media Cetak Harian DI’S Way Risma Nuur Aliyya
DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi April 2023
Publisher : LPPM Stikosa-AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37826/digicom.v3i2.477

Abstract

Harian DI''s Way adalah salah satu produk jurnalisme tradisional berbasis koran yang terbit pada tahun 2020 di tengah pandemi COVID-19, pun pada saat banyak penerbit koran di negara manapun mulai angkat tangan. Penilitian ini membahas tentang penerapan kode etik jurnlistik di Harian DI’sway. Dalam penelitian yang berjudul penerapan kode etik jurnalistik di Harian DI’s Way ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam penerapannya, pendekatan kualitatif menggunakan metode pengumpulan data dan metode analisis melalui wawancara mendalam. Dari hasil pengamatan yang dilakukan dan wawancara terhadap wartawan harian Di’s way, penerapan Kode Etik Jurnalistik mereka selalu berusaha untuk mengikuti ketentuan Kode Etik Jurnalistik ketika melakukan peliputan terutama dalam mengumpulkan dan menyajikan berita atau informasi. Hasil penelitian menemukan bahwa pengetahuan wartawan Harian Di’s Way tentang Kode Etik Jurnalistik tergolong baik. Penerapan Kode Etik Jurnalistik wartawan Harian Di’s Way juga berusaha untuk mematuhi semua aturan yang ada di dalam Kode Etik Jurnalistik. Terutama dalam aturan Kode Etik Jurnalistik dalam menempuh cara-cara yang profesional dalam peliputan di lapangan. Harian Di’s Way juga terus berusaha menciptakan cara baru dalam meliput berita dan menghadapi narasumber yang sulit untuk memberikan informasi yang akan dijadikan bahan berita, sehingga mereka bisa mendapatkan informasi yang yang dibutuhkan.
Pesan Humanisme Foto Bertema Eksepsi Ditolak Karya Kristianto Purnomo Moch. Subechi Nurcahyo; Rizal Hanafi
DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi April 2023
Publisher : LPPM Stikosa-AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37826/digicom.v3i2.479

Abstract

Fotografi kini semakin populer seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi. Foto jurnalistik memiliki kekuatan untuk menjembatani keterbatasan bahasa. Lewat foto, seseorang dapat bercerita mengenai suatu peristiwa, kegiatan, ekspresi, atau bahkan berbagi gagasan kepada orang lain. Dalam dunia jurnalistik, foto merupakan kebutuhan yang sangat penting. Karena selain sebagai pelengkap berita, foto juga sebagai salah satu daya tarik bagi para peminatnya. Kejadian fenomenal pun dapat direkam melalui foto atau fotografi jurnalistik. Salah satu pewarta foto Indonesia yang memenangkan penghargaan dari Anugerah Pewarta Fotografi Indonesia kategori People in The News tahun 2020 yaitu Kristianto Purnomo, dengan karya berjudul “Eksepsi Ditolak”. Dengan mengungkap makna denotasi, konotasi, dan mitos menurut Roland Barthes yang terkandung dalam foto karya Kristianto Purnomo. Dari data yang dikaji melalui semiotika Roland Barthes, diperoleh beberapa hasil, yaitu: makna denotasi yang memberikan gambaran seorang aktivis Papua yang menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Untuk analisis konotasi, menunjukan keberanian untuk mengungkap jati diri dari seorang terdakwa yang menjalani persidangan. Pada mitos, foto yang ditampilkan menunjukan seorang terdakwa di persidangan menyampaikan pesan tentang perlawanan terhadap rasisme yang sedang terjadi.
Analisis Makna Lirik Lagu Kesya Ratuliu ‘Tak Mau Berubah’ (Semiotika Roland Barthes) Sintya Sunarso Putri
DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi April 2023
Publisher : LPPM Stikosa-AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37826/digicom.v3i2.481

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1)Mengetahui makna denotasi dalam lirik lagu “Tak mau berubah” karya keisha ratuliu (2) Mengetahui makna konotasi dalam lirik lagu “Tak mau berubah” karya keisha ratuliu (3) Mengetahui mitos dalam lirik lagu “Tak mau berubah” karya keisha ratuliu. Penelitian ini menggunakan metode semiotika,analisis dilakukan dengan menggunakan semiotika yang di kembangkan oleh Roland Bartes. Hasil penelitian Analisis semiotika dalam makna lirik lagu “Tak Mau Berubah” Karya Keisha Ratuliu berdasarkan makna denotasi tersusun dari kata- kata panggilan (kau, aku, ku), kata penegasan (seharusnya, telah, tak mau ), kata pengecualian (tapi, lagi, kemudian) dan kata ungkapan (hatiku, hancurkan, terluka, dihargai ). Analisis semiotika dalam makna lirik lagu “Tak Mau Berubah” Karya Keisha Ratuliu berdasarkan makna konotasi menjelaskan menceritakan seseorang yang tersakiti dan tidak bisa mengungkapkan rasa sakitnya oleh pasangan yang kharakternya kurang baik dan tidak ada rasa untuk berubah. Analisis semiotika dalam makna lirik lagu “Tak Mau Berubah” Karya Keisha Ratuliu berdasarkan makna mitos adalah dalam kehidupan manusia mengalami kesalahan adalah hal yang wajar , tetapi harus memperbaiki kesalahan agar tidak menjadi orang bodoh yang terus salah.Belajar bersikap tegas dalam hidup agar tidak mudah dipermaikan oleh orang lain.
Analisis Iklan Layanan Masyarakat Kemendikbud RI PTM Terbatas Bersama Mikha Tambayong Sulton Amin; Athok Murtadhlo
DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi April 2023
Publisher : LPPM Stikosa-AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37826/digicom.v3i2.482

Abstract

Iklan merupakan salah satu alat media komunikasi massa yang berperan dalam menyampaikan pesan kepada khalayak. Penelitian ini meneliti tentang sebuah iklan layanan masyarakat yang berjudul “ Kita Siap Belajar Optimal! (Iklan Layanan Masyarakat PTM Terbatas Bersama Mikha Tambayong)”. Iklan tersebut menggambarkan suatu keadaan bagaimana sistem pembelajaran di Indonesia selama pandemi Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pesan sosial yang terkandung dalam iklan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Analisis Semiotik. Objek penelitian dan unit analisis pada penelitian ini adalah “mise an scene pada Iklan Layanan Masyarakat PTM terbatas bersama Mikha Tambayong” dengan Analisis Semiotika Roland Barthes. Melalui penelitian dengan scene by scene, hasil analisis data dari penelitian ini adalah kita semua harus peduli terhadap kemajuan dan dan perkembangan anak-anak kita di sekolah, khususnya dimasa pandemi covid-19 yang mengakibatkan proses pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran secara online atau daring. Pesan sosial dari video Iklan Layanan Masyarakat ini adalah kita semua harus peduli terhadap berlangsungnya proses pembelajaran anak-anak di sekolah. khususnya guru, orang tua murid, dan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas berjalannya suatu proses pembelajaran tatap muka di sekolah.
Personal Branding Sisca Kohl Di Akun TikTok @Siscakohl Yhola Putri Dwi Amanda; Edelweis Putri Prima
DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi April 2023
Publisher : LPPM Stikosa-AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37826/digicom.v3i2.483

Abstract

Branding adalah proses umum yang dilakukan di dunia pemasaran. Pemasaran branding digunakan untuk membedakan suatu produk sehingga terdapat pembeda untuk memunculkan ciri khasnya, hal tersebut akan mempermudah khalayak untuk mengingatnya. Personal branding adalah kegiatan yang dilakukan seseorang guna menimbulkan tanggapan positif dari khalayak. Hal itu dapat terjadi tergantung bagaimana seseorang membangun personal branding dirinya, oleh sebab itu personal branding sangat penting untuk seseorang yang ingin diakui oleh publik. Penelitian ini membahas tentang Bentuk Personal Branding Sisca Kohl Sebagai influencer di Media Sosial Tiktok. Tiktok saat ini adalah media sosial yang digunakan secara personal untuk mengekspresikan diri serta menjadi media untuk melakukan personal branding. Penelitian ini mengacu pada teori Five Brand Personality Traits. Ada lima skala dimensi brand personality dengan lima belas indikator yaitu sincerity (down-to-earth, honest, wholesome, cheerful), excitement (daring, spirited, imaginative, up to date), competence (reliable, intelligent, successful), sophistication (upperclass, charming), dan ruggedness (outdoorsy, though) dan kategori konten kekayaan dengan dua indikator video dan caption. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan akun Tiktok @siscakohl memenuhi lima skala dimensi Five Brand Personality Traits dengan proporsi yang berbeda. Dari lima skala dimensi brand personality, kategori Sincerity (ketulusan) mendominasi karakter yang membentuk personal branding Sisca dengan persentase sebesar 26,4%. Selain itu, hasil analisis pada kategori konten kekayaan menunjukkan bahwa akun Tiktok @siscakohl merupakan sarana untuk membentuk personal branding sebagai konten kreator karena Sisca konsisten dengan ciri khasnya dalam membuat konten dengan benda yang unik dan cheerful.
Fenomena Ghozali Everyday Di Twitter Dan Non Fungible Token Anisia Trilenia
DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi April 2023
Publisher : LPPM Stikosa-AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37826/digicom.v3i2.484

Abstract

Konten selfie Ghozali yang diunggah dalam Non-Fungible Token (NFT) meraup banyak keuntungan yang tinggi. Hal ini membuat Ghozali viral di media sosial. Ghozali terus melakukan unggahan selfie tersebut dan mempromosikannya melalui akun twitternya dengan nama “Ghozali Everyday”. Fenomena ini menarik banyak perhatian masyarakat umum. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana Fenomena Ghozali Everyday Non Fungible Token (Nft) Di Twitter. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Informan pada penelitian ini yaitu pengikut akun @Ghozali_Ghozalu. Penelitian ini menggunakan teori fenomenologi Husserl yaitu untuk memahami fenomena seseorang harus menelaah fenomena apa adanya. Oleh karena itu seseorang harus menyimpan sementara atau mengisolasi asumsi, keyakinan, dan pengetahuan yang telah dimiliki agar mampu melihat fenomena apa adanya atau melakukan proses bracketing. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menemukan bahwa fenomena vira ghozali ini mempengaruhi public menjual foto atau karya lainnya di NFT khususnya masyarakat Indonesia. Twitter menjadi salah satu social media yang sekarang sedang booming dikalangan publik, dan melalui media sosial ini Ghozali berhasil mempromosikan dirinya
Peran Orang Tua dalam Pembentukan Etika Berkomunikasi Anak di Kota Surabaya Binta KH; Ratri Adinda Oktavdianti
DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media Vol. 3 No. 3 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : LPPM Stikosa-AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37826/digicom.v3i3.508

Abstract

Parents have an important and primary role in the formation of children's communication ethics. Instilling ethics in children themselves is done so that children can grow with the truth and goodness of how to act in their social environment. Because basically communication ethics is a basic part of daily activities, communication becomes a link between one individual and another. In addition, ethics in communication can also describe or reflect our self-image to others and vice versa.The problem in this study is that most parents, especially in the city of Surabaya, do not understand the importance of forming children's communication ethics. This study aims to find out how the role of parents in the formation of children's communication ethics in the city of Surabaya. This type of qualitative research, is qualitative descriptive in nature and the data obtained through interview observation techniques, and documentation in the field.The results show that through observation techniques and interviews in the field that the role of parents in the formation of children's communication ethics in the city of Surabaya is very important for the growth and development of children.
Debby Sahertian and Bahasa Gaul on YouTube Optimize Communication In The Digital Era. Retika Niluh Alfala Putri; Dwi Prasetyo
DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media Vol. 3 No. 3 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : LPPM Stikosa-AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Communication is a form of conveying messages to the message recipients; it can flow smoothly if the recipients understand what is being conveyed. When communicating with her guest, Debby Sahertian uses slang, regardless of whether the guest can comprehend the slang or not. Researchers are interested in studying Debby Sahertian's use of slang to ensure smooth communication with her guests. The researchers aim to explore what communication style Debby Sahertian employs and want to gather the informants' opinions about Debby Sahertian's use of slang. This research is qualitative and employs a descriptive method. The researchers selected two videos from Debby Sahertian's YouTube channel as the research objects and posed questions to the informants. The research aims to uncover Debby Sahertian's communication style and how the informants perceive her use of slang, based on their individual opinions. The findings reveal that some informants have different views regarding Debby Sahertian's use of slang, and her communication style is described as assertive and passive.
The production process of Cahaya Hikmah as a media content for Islamic propagation on the PWMU TV YouTube channel. Adek Dharma Santoso
DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media Vol. 3 No. 3 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : LPPM Stikosa-AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37826/digicom.v3i3.541

Abstract

In this modern era, communication is one of the important factors for the progress of a nation. Communication that occurs can be through a medium both electronic and print. One of the electronic media that has been popular and very effective for delivering information and messages is television. With its various programs, television is able to provide information, education, entertainment and so on. The program is packaged in a good way to make it interesting for those who watch it. This research uses a qualitative study approach, with a descriptive analysis method. descriptive method as a method that only describes situations and events, namely describing the actual situation. This research uses techniques in the form of interviews, data analysis conducted by researchers with parties who are directly involved with the research in question. The implication of this research is that the Cahaya Hikmah program is expected to be a religious program that is beneficial to the wider community, especially the Muhammadiyah citizens of East Java. In addition, the Cahaya Hikmah program is expected to be more innovative in optimizing the quality and production of its broadcasts. The researcher also hopes that other researchers will conduct in-depth research on the content of religious television programs, especially through Youtube social media, this social media in the millennial era has replaced the position of conventional television, so that in the future the quality of religious content can be better and produce more quality and useful shows.

Page 7 of 15 | Total Record : 146