cover
Contact Name
Eko Agus Cahyono
Contact Email
ekoagusdianhusada@gmail.com
Phone
+6282230035535
Journal Mail Official
jurnaldianhusada.jpipk@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Teras No.4 Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan
ISSN : 28305116     EISSN : 28304594     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan : memuat tentang hasil penelitian atau pemikiran di bidang kesehatan (keperawatan, kebidanan, public health, farmasi dan lain sebagainya) yang dilakukan oleh civitas akademika internal STIKES Dian Husada Mojokerto, civitas akademika lain dan stakeholder kesehatan.
Articles 120 Documents
TERJADINYA INSOMNIA PADA REMAJA SEBAGAI FAKTOR RESIKO KEBIASAAN MEROKOK Bimantara, Arya Muhamad; Pitayanti, Asrina
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2024): Volume 3, Nomor 4, Agustus 2024
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v3i4.373

Abstract

Saat ini masih banyak remaja yang suka nongkrong sambil merokok, bagi mereka itu hal yang wajar bagi remaja dan masih banyak juga yang belum tahu bahwa kebiasaan merokok itu bisa membuat mereka ketergantungan nikotin. Pada saat seseorang mengantuk dan menghisap rokok maka orang tersebut akan tetap terjaga akibat efek dari zat nikotin yang ada pada rokok sehingga menyebabkan terjadinya insomnia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan kebiasaan merokok dengan kejadian insomnia pada remaja SMKN 1 Bendo Magetan. Metode penelitian ini menggunakan analitik cross sectional, populasinya semua remaja di Kelas X SMKN 1 Bendo Magetan, dengan jumlah 72 remaja, teknik sampling menggunakan Simple Random Sampling, dengan sampel 40 remaja, Variabel independen yaitu kebiasaan merokok dan variabel dependen yaitu kejadian insomnia, Pengumpulan data menggunakan lembar kuisoner dengan pengolahan data mulai editing, coding, scoring, tabulating dan di uji statistik menggunakan Uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 responden diketahui bahwa sebagian besar responden mempunyai kebiasaan merokok ringan sejumlah 18 orang (54,0%). Kejadian insomnia pada remaja kebanyakan mengalami insomnia ringan sejumlah 28 orang (70%) dengan uji Chi-square dengan nilai p= 0,020 <0,05 sehingga H1 diterima yang artinya ada hubungan antara kebiasaan merokok dengan kejadian insomnia pada remaja SMKN 1 Bendo Magetan. Semakin tinggi derajat merokok seseorang maka akan semakin besar pula potensi terjadinya insomnia dan bisa berdampak pada kehidupan sehari-hari mereka terutama pada remaja yaitu terganggunya aktivitas di sekolah. Dari hal itu guru perlu memahami hal-hal yang menyebabkan penurunan prestasi belajar salah satunya kebiasaan merokok dan dampak buruk lainnya
EFEKTIVITAS RENDAM AIR HANGAT PADA KAKI TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS TIDUR LANSIA Ahli, Amalul; Hartono, Aris
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2024): Volume 3, Nomor 4, Agustus 2024
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v3i4.387

Abstract

Kualitas tidur merupakan suatu bagian yang penting bagi kualitas hidup seorang lansia. Seiring dengan penurunan fungsi tubuh, jumlah kebutuhan tidur mengalami penurunan. Jika kebutuhan tidur tidak terpenuhi maka akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Peningkatan kebutuhan tidur dapat dilakukan dengan cara memberikan terapi non farmakologi yaitu dengan menggunakan rendam air hangat pada kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi rendam air hangat pada kaki terhadap peningkatan kualitas tidur lansia di Dusun Katosan Desa Pakis Baru Kecamatan Nawangan Kabupaten Pacitan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan yang digunakan adalah quasi eksperimen dan menggunakan pendekatan one group pre-post test design. Teknik sampling penelitian ini menggunakan purposive sampling. Dengan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 24 responden. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui pengaruh rendam air hangat terhadap peningkatan kualitas tidur lansia di Dusun Katosan Desa Pakis Baru Kecamatan Nawangan Kabupaten Pacitan. Berdasarkan hasil uji statistik dari perubahan kualitas tidur sebelum dan sesudah diberikan terapi rendam air hangat menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Didapatkan nilai p value sebesar 0,000 < ɑ (0,05), sehingga secara statistik H1 diterima dan H0 ditolak yang artinya ada pengaruh terapi rendam air hangat terhadap perubahan kualitas tidur lansia di Dusun Katosan Kecamatan Nawangan Kabupaten Pacitan. Dengan demikian diharapkan lansia yang mengalami gangguan tidur dapat menerapkan terapi rendam air hangat pada kaki untuk meningkatkan kualitas tidur. Pada penelitian ini juga telah menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian terapi rendam kaki dengan air hangat
PENGARUH TERAPI BERMAIN PASIR KINETIK (KINETIC SAND) TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK PRASEKOLAH USIA 3-4 TAHUN Septiana, Aning; Kartika, Kartika
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2024): Volume 3, Nomor 4, Agustus 2024
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v3i4.388

Abstract

Perkembangan motorik halus adalah bertambahnya kemampuan atas koordinasi yang melibatkan otot-otot kecil yang dipengaruhi oleh kematangan fungsi motorik, fungsi pengelihatan, dan kecerdasan nonverbal. Keterlambatan perkembangan motorik halus pada anak patut diteliti karena berdampak negatif serta mempengaruhi aspek perkembangan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi bermain pasir kinetik terhadap perkembangan motorik halus anak prasekolah usia 3-4 tahun di TK Islam Birul Walidain dan TK Insan Cendekia. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Eksperiment two group pretest posstest with control group design. Teknik sampling menggunakan Teknik total sampling. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah seluruh populasi anak prasekolah usia 3-4 tahun di TK Islam Birul Walidain sebanyak 18 anak dan TK Insan Cendekia sebanyak 18 anak. H1 diterima apabila ada pengaruh bermain pasir kinetik terhadap perkembangan motorik halus anak prasekolah usia 3-4 tahun di TK Islam Birul Walidain dan TK Insan Cendekia, Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan. Hasil penelitian pemberian terapi ini dapat diketahui sebelum dilakukan terapi bermain pasir kinetik pada TK Islam Birul Walidain yaitu 5 anak normal sedangkan pada TK Insan Cendekia yaitu 10 anak normal. Sesudah diberikan terapi bermain pasir kinetik pada TK Islam Birul Walidain yaitu 16 anak normal sedangkan pada TK Insan Cendekia yaitu 17 anak normal. Hasil uji statistik menggunakan uji Wilcoxon dengan menunjukkan ada pengaruh terapi bermain pasir kinetik sebelum diberikan terapi dan sesudah diberikan terapi dengan p-value 0,01 < 0,05 pada TK Islam Birul Walidain dan ­p-value 0,03 < 0,05 pada TK Insan Cendekia. Dengan adanya terapi bermain pasir kinetik yaitu menggenggam, mencetak, menjumput, menekan dan meremas didapatkan pengaruh berupa peningkatan perkembangan motorik halus anak prasekolah. Maka dari itu, pasir kinetik dapat dijadikan terapi untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak prasekolah
PENGARUH KARAKTERISTIK PENGGUNA JASA PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP PERSEPSI MUTU PELAYANAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT Agustiningsih, Ida; Andriani, Ririn
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 3 No. 5 (2024): Volume 3, Nomor 5, Oktober 2024
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v3i5.390

Abstract

Pelayanan kesehatan yang berkualitas adalah pelayanan kesehatan yang peduli dan terpusat pada kebutuhan, harapan, serta niai-nilai pelanggan sebagai titik tolak penyediaan pelayanan kesehatan dan menjadi persyaratan yang harus dapat dipenuhi agar dapat memberikan kepuasan kepada masyarakat sebagai pengguna jasa pelayanan. Rumah sakit sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan, harus mampu memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu kepada setiap pengguna jasa pelayanan kesehatan. Ketika kondisi ini terjadi, maka secara tidak langsung persepsi mutu pelayanan kesehatan yang dimiliki oleh pengguna jasa pelayanan kesehatan juga akan mengalami peningkatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh karakteristik pengguna jasa pelayanan kesehatan terhadap persepsi mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang Sidoarjo. Desain penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data penelitian dilakukan menggunakan survei analitik. Variabel dalam penelitian ini adalah karakteristik pengguna jasa pelayanan kesehatan dan mutu pelayanan kesehatan rumah sakit. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat, bivariat dan multivariat dengan regresi logistik berganda. Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwasanya usia pengguna jasa pelayanan kesehatan (p value; 0,023), jenis kelamin pengguna jasa pelayanan kesehatan (p value; 0,039), kepesertaan jaminan kesehatan pengguna jasa pelayanan kesehatan (p value; 0,019), dan aktivitas pekerjaan pengguna jasa pelayanan kesehatan (p value; 0,021) memiliki pengaruh terhadap persepsi mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang Sidoarjo. Mutu pelayanan kesehatan yang ditampilkan oleh petugas kesehatan dan petugas non kesehatan di rumah sakit, pada dasarnya mencerminkan kualitas pelayanan yang dimiliki oleh rumah sakit. Semakin tinggi kualitas pelayanan yang dimiliki oleh rumah sakit, maka secara tidak langsung persepsi positif akan terbangun pada setiap pengguna jasa pelayanan kesehatan rumah sakit itu sendiri
HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN PELAKSANAAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT Maulina, Tri Wulan Putri; Yulianto, Yulianto
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 3 No. 5 (2024): Volume 3, Nomor 5, Oktober 2024
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v3i5.391

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah bentuk perwujudan paradigma sehat dalam budaya hidup perorangan, keluarga, dan masyarakat yang berorientasi sehat. Selain itu, PHBS ini dapat dijadikan indikator dari derajat kesehatan suatu daerah tertentu. PHBS seyogyanya dilakukan sedini mungkin dan bisa dimulai pada tatanan terendah yaitu keluarga. Ketika anggota keluarga mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, maka dimungkinkan anggota keluarga tersebut dapat bertindak sebagai role model bagi orang lain di sekitar mereka guna ikut menerapkan PHBS dalam keseharian. Salah satu faktor penting yang berpengaruh terhadap penerapan PHBS adalah pengetahuan. Ketika pengetahuan mengenai pentingnya menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari dimiliki oleh anggota keluarga, maka dimungkinkan setiap anggota keluarga tersebut akan mulai menerapkan PHBS di lingkungan mereka guna memastikan agar setiap anggota keluarga memiliki kualitas kesehatan yang optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan keluarga dengan pelaksanaan PHBS keluarga. Jenis penellitian ini adalah analitik korelasional dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga Dusun Pandi I Desa Banyuanyar Tengah, Kabupaten Probolinggo yang memiliki anak balita sebanyak 56 keluarga. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 49 responden. Pengumpulan data ini peneliti lakukan melalui tahap editing, coding, scoring dan tabulating. Selanjutnya data dianalisis menggunakan Spearman rank. Dari 49 responden didapatkan bahwa pengetahuan keluarga baik 18 responden dilaksanakan (100%), sebagian besar pengetahuan keluarga cukup dilaksanakan yaitu 21 responden (80.8%) dan pengetahuan cukup namun tidak dilaksanakan yaitu 5 responden (19,2%), pengetahuan keluarga rendah 5 responden tidak dilaksanakan (100%). Hasil uji Spearman rank. Nilai signifikan 0,000 < a 0,05 artinya H1 diterima dan H0 di tolak, artinya ada hubungan antara pengetahuan keluarga dengan pelaksanaan PHBS keluarga di Dusun Pandi I, Desa Banyuanyar Tengah, Kabupaten Probolinggo
FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP MOTIVASI WANITA USIA SUBUR DALAM MELAKUKAN SADANIS Wardani, Riska Aprilia; Arismawati, Dian Fitra; Mayasari, Bety
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 3 No. 5 (2024): Volume 3, Nomor 5, Oktober 2024
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v3i5.396

Abstract

Sebagai salah satu penyebab utama kematian penyakit tidak menular, kanker terus menjadi beban yang semakin meningkat secara global. Empat jenis kanker penyebab kematian tertinggi adalah kanker payudara, leher rahim paru-paru, dan kolorektal. Faktor resiko peningkatan kanker terbanyak adalah gaya hidup tidak sehat seperti kebiasaan merokok dan pola makan yang kurang baik. Berbagai upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serta upaya peningkatan akses pengobatan telah dilakukan pada berbagai tingkatan fasilitas kesehatan. Namun kondisi ini masih belum mampu mendapatkan hasil sesuai dengan harapan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk deteksi dini kanker payudara adalah dengan melakukan SADANIS (Pemeriksaan Payudara Klinis). Meskipun SADANIS sangat efektif untuk deteksi dini kanker payudara, namun jumlah wanita usia subur yang melakukan SADANIS masih jauh dari harapan sehingga diperlukan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan hasil intervensi kesehatan baik melalui fasilitas kesehatan maupun perubahan perilaku individu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap motivasi wanita usia subur dalam melakukan SADANIS di fasilitas kesehatan pratama Puskesmas Sooko Kabupaten Mojokerto. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi menggunakan pendekatan crosssectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 114 responden yang ditentukan menggunakan simple random sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah motivasi melakukan SADANIS, usia, pekerjaan, informasi tentang SADANIS, riwayat kanker payudara dalam keluarga, dukungan suami dan pendapatan keluarga. Instrument penelitian yang digunakan untuk melakukan pengumpulan data menggunakan jenis instrument tertutup dan telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Untuk menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap motivasi wanita usia subur dalam melakukan SADANIS di fasilitas kesehatan pratama digunakan uji regresi linear berganda. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan faktor yang berpengaruh terhadap motivasi wanita usia subur dalam melakukan SADANIS diantaranya adalah usia (sig. 0,000), pendidikan (sig. 0,002), informasi tentang SADANIS (0,005), riwayat kanker payudara pada keluarga (sig. 0,008), dan dukungan suami (sig. 0,000). Sementara itu, dua faktor yang tidak berpengaruh terhadap motivasi wanita usia subur dalam melakukan SADANIS adalah pekerjaan (sig. 0,052), dan pendapatan keluarga (sig. 0,065)
HUBUNGAN KECANDUAN GADGET DENGAN TINGKAT KECERDASAN EMOSIONAL PADA ANAK USIA SEKOLAH Sari, Mustika Aldina; Suwanti, Iis
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 3 No. 5 (2024): Volume 3, Nomor 5, Oktober 2024
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v3i5.398

Abstract

Pada era globalisasi ini, banyak anak yang terpengaruh dengan kemajuan terknologi yang dapat membuat perkembangan anak terganggu. Gadget mempunyai daya tarik pada anak-anak dimana gadget dapat digunakan untuk mengisi berbagai macam aplikasi, seperti game, video online sampai ke aplikasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecanduan gadget dengan kecerdasan emosional pada anak kelas 5 dan 6 di SDN 1 Sukobendu Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan. Desain penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu siswa kelas 5 dan 6 yang berjumlah 46 responden, besar sampel yang digunakan sejumlah 46 responden, dengan teknik total sampling jenuh. Alat pengumpulan data mengunakan kuesioner. Hasil penelitian ini diketahui bahwa kecanduan gadget berlebih sebanyak 23 siswa (50%) namun terdapat kecerdasan emosional yang baik sebanyak 28 siswa (61%). Hasil prosentase tersebut dapat dilihat dari perbandingan antara siswa yang memiliki kecanduan gadget sedang dan kecanduan gadget berlebih dengan kecerdasan emosional baik lebih dari 10% dari siswa yang memiliki kecanduan gadget kurang dengan kecerdasan emosional yang baik, maka dapat diartikan terdapat hubungan antara kecanduan gadget dengan kecerdasan emosional. Penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dengan cara menghitung mean (rata-rata), median (nilai tengah), nilai minimum dan maksimum dari kecanduan gadget dan kecerdasan emosional. Dari hasil penelitian kecanduan gadget dan kecerdasan emosional ini dikategorikan baik, namun orang tua lebih berhati-hati dalam memberikan keleluasaan anak dalam penggunaan gadget, dengan cara memberikan batasan waktu untuk anak bermain gadget serta mengawasi anak dalam menggunakan gadget agar dapat meminimalisir hal-hal negatif. Anak juga harus tau kapan waktu yang tepat untuk bermain gadget, mengerjakan tugas sekolah dan tidak mengabaikan orang disekitarnya
EFEKTIVITAS PEMBERIAN AIR SEDUHAN TEH HIJAU (Camellia Sinensis) DAN AIR REBUSAN JAHE PUTIH TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI Sulistyani, Anis; Widyaningrum, Dian Anisia
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 3 No. 5 (2024): Volume 3, Nomor 5, Oktober 2024
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v3i5.399

Abstract

Penatalaksanaan hipertensi pada lansia secara prinsip tidak berbeda dengan hipertensi pada umumnya. Terapi nonfarmakologi menjadi alternatif menurunkan tekanan darah dengan mengonsusi seduhan jahe hijau dan rebusan jahe putih. Tujuan penelitian untuk mengetahui Efektivitas Pemberian Air Seduhan Teh Hijau Dan Air Rebusan Jahe Putih Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan rancangan. Quasy experiment (Two Group Pre Test-Post Test Design) Jumlah sampel 36 dengan tehnik sampling yang di gunakan adalah Purposive Sampling, Dibagi menjadi kelompok seduhan teh hijau dan rebusan jahe putih. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon dan Uji Mann-Whitney. Hasil uji Wilcoxon pada seduhan teh hijau diperoleh ρ-value 0,000 untuk tekanan sistolik dan tekanan diastolik 0,000 (< 0,05), sedangkan pada rebusan jahe putih diperoleh ρ-value 0,000 dan tekanan diastolik 0,001 (< 0,05), berarti ada pengaruh pemberian air seduhan teh hijau dan air rebusan jahe putih terhadap perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Hasil uji Mann-Whitey diperoleh ρ-value tekanan sistolik sebesar 0,095 dan tekanan darah diastolik di peroleh ρ-value 0,106, berarti tidak ada perbedaan efektifitas seduhan teh hijau dan rebusan jahe putih dalam menurunkan tekanan darah sisitolik dan diastolik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan pemberian teh hijau dan jahe putih berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah, namun tidak terdapat perbedaan tekanan darah antara kedua kelompok
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PADA IBU HAMIL TENTANG ANEMIA Frilasari, Heni; Triwibowo, Heri; Walten, Dewi Erma Natalia
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 3 No. 6 (2024): Volume 3, Nomor 6, Desember 2024
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v3i6.402

Abstract

Salah satu factor dari beberapa faktor yang ikut berperan sebagai factor penyebab anemia adalah pengetahuan ibu hamil. Wanita hamil yang memiliki pengetahuan yang baik tentang anemia dapat membantu memahami dan mengetahui tentang anemia dalam melindungi diri dan bayinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui media audio visual sebelum dan sesudah terhadap peningkatan pengetahuan pada ibu hamil tentang anemia di wilayah Puskesmas Puri. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 36 orang ibu hamil di wilayah Puskesmas Puri dengan teknik purposive sampling diberi kriteria inklusi dan ekslusi, diperoleh sampel sebanyak 30 orang ibu hamil di Desa Banjaragung. Variabel independent dalam penelitian ini pendidikan kesehatan melalui media audio visual dan variabel dependent pengetahuan ibu hamil tentang anemia. Data di ambil menggunakan kuesioner pengetahuan. Pengolahan data dengan editing, coding, scoring, entry data, tabulating, dengan uji statistic normalitas uji Wilcoxon. Hasil penelitian pretest tingkat pengetahuan kurang 16 orang (53,3%) dan posttest tingkat pengetahuan baik18 orang (60%). Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan melalui media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan pada ibu hamil tentang anemia dengan nilai (p) sebesar 0,000 (p<0,05). Pemberian pendidikan kesehatan melalui media audio visual merupakan suatu upaya preventif dan persuasive dalam mengurangi resiko komplikasi anemia selama kehamilan
ANALISIS BIAYA TERAPI PASIEN STROKE ISKEMIK PADA INSTALASI RAWAT INAP DI RSUD KOTA MADIUN Hartati, Shella Aprillia; Cahyaningrum, Yanuar Ashari; Saputri, Ika Sutra Perwirahayu Aji
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 3 No. 6 (2024): Volume 3, Nomor 6, Desember 2024
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v3i6.405

Abstract

Stroke merupakan kondisi gangguan neurolgis yang dapat berakibat kecacatan, dikarenakan penghambatan aliran darah yang menuju otak. Stroke disebut penyebab kematian ketiga setelah penyakit jantung dan kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien, pola penggunaan obat yang banyak digunakan, biaya yang paling minimal serta efektifitas biaya pengobatan pada pasien stroke iskemik yang ada di RSUD Kota Madiun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan data retrospektif atas pertimbangan inklusi dan eksklusi. Pasien stroke iskemik di Instalasi Rawat Inap RSUD Kota Madiun memiliki gambaran penggunaan obat pada proses terapi, efektivitasnya dapat dilihat dari segi lama inap dan nilai Average Cost Effectiveness Ratio (ACER). Hasilnya menggambarkan penderita stroke didominasi laki – laki (90%) dan perempuan (10%) usia 51-60 tahun (29%). Obat yang paling banyak digunakan adalah antihipertensi bisoprolol dan amlodipine serta antiplatelet yaitu clopidogrel. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan candesartan lebih cost minimize dibandingkan dengan hydrochlorothiazide; clopidogrel adalah satu-satunya antiplatelet yang digunakan. Sedangkan penggunaan candesartan lebih cost effective dibandingkan furosemide pada kelompok antihipertensi; clopidogrel adalah satu-satunya antiplatelet yang digunakan

Page 9 of 12 | Total Record : 120