cover
Contact Name
Eko Agus Cahyono
Contact Email
ekoagusdianhusada@gmail.com
Phone
+6282230035535
Journal Mail Official
jurnaldianhusada.jpipk@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Teras No.4 Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan
ISSN : 28305116     EISSN : 28304594     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan : memuat tentang hasil penelitian atau pemikiran di bidang kesehatan (keperawatan, kebidanan, public health, farmasi dan lain sebagainya) yang dilakukan oleh civitas akademika internal STIKES Dian Husada Mojokerto, civitas akademika lain dan stakeholder kesehatan.
Articles 120 Documents
PENGARUH TERAPI PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION (PMR) TERHADAP FATIGUE PADA PASIEN KANKER PARU DI RSUP DR. M.DJAMIL PADANG Amelia, Weny; Yusriana, Yusriana; Ningsih, Rista Wahyu
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2025): Volume 4, Nomor 3, Juni 2025
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v4i3.478

Abstract

Kanker paru adalah sel-sel kanker yang abnormal pada dinding saluran organ paru. Salah satu gejala yang dapat dirasakan penderita kanker paru salah satunya adalah fatigue (kelelahan). Fatigue merupakan suatu kondisi subyektif perasaan lelah yang terus-menerus berhubungan dengan kanker itu sendiri. Salah satu intervensi keperawatan non farmakologis untuk menurunkan skor fatigue adalah terapi progressive muscle relaxation (PMR). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi progressive muscle relaxation (PMR) terhadap skor fatigue pada pasien kanker paru diRSUP. Dr. M. Djamil Padang. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian pre eksperimen dengan rancangan one group pre-test post-test. Tanggal penelitian 12 -28 juli diruang rawat inap penyakit paru di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Sampel berjumlah 11 responden dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Pengolahan data dalam penelitian ini adalah uji paired t-test. Hasil penelitian didapatkan rerata skor fatigue sebelum dilakukan intervensiprogressive muscle relaxation (PMR) adalah 49,55 dan rerata skor fatigue sesudah dilakukan intervensi progressive muscle relaxation (PMR) adalah 38,36. Terdapat perbedaan antara skor fatigue sebelum dan sesudah dilakukan intervensi terapi progressive muscle relaxation (PMR) dengan p value = 0,000 (p≤0,05), berarti dapat disimpulkan terdapat pengaruh terapi progressive muscle relaxation (PMR) terhadap skor fatigue pada pasien kanker paru di RSUP. Dr. M. Djamil Padang. Disarankan bagi pelayanan keperawatan terutama perawat diruangan rawat inap penyakit paru untuk menjadikan terapi progressive muscle relaxation sebagai salah satu terapi non farmakologis dalam menurunkan fatigue pada pasien kanker paru.
PENGEMBANGAN ALAT PERAGA SAFE KIT (SUPPORTING AID FOR FIRST EMERGENCIES KIT) Aini, Luthfiah Nur; Purwanto, Nasrul Hadi; Indrawati, Indrawati
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2025): Volume 4, Nomor 3, Juni 2025
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v4i3.480

Abstract

Alat peraga memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dalam penanganan awal kondisi gawat darurat di tingkat komunitas, karena memungkinkan peserta pelatihan untuk mempraktikkan keterampilan secara langsung dan realistis. Dengan bantuan alat peraga, seperti manekin CPR, peraga luka, perlengkapan tindakan gawat darurat, masyarakat dapat memahami langkah-langkah pertolongan pertama secara visual dan kinestetik, sehingga meningkatkan kepercayaan diri dan ketepatan tindakan saat menghadapi situasi darurat sesungguhnya. Penggunaan alat peraga juga membuat proses edukasi menjadi lebih interaktif dan mudah dipahami, terutama bagi masyarakat yang belum terbiasa dengan pendekatan teori semata. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat peraga SAFE KIT (Supporting Aid for First Emergencies KIT) yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di komunitas dalam mengatasi dan penanganan awal kondisi kegawatdaruratan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg and Gall untuk menguji efektivitas alat peraga SAFE KIT. Penelitian ini melibatkan praktisi kesehatan, dosen, dan masyarakat umum sebagai pengguna akhir produk. Validasi dilakukan oleh para ahli menggunakan instrumen skala penilaian validasi ahli untuk menilai aspek kelayakan isi, desain, bahasa, dan keterpakaian produk. Untuk pengujian efektvitas alat peraga dalam peningkatan kemampuan masyarakat umum sebagai pengguna akhir produk digunakan uji gain score. Uji analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, yaitu menjabarkan hasil pengembangan dari produk. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh prosentase validasi validator terhadap model alat peraga SAFE KIT (Supporting Aid for First Emergencies KIT) hasil pengembangan sebesar 73,2 dengan kriteria validasi layak. Berdasarkan hasil ini maka disimpulkan bahwasanya alat peraga SAFE KIT (Supporting Aid for First Emergencies KIT) layak untuk digunakan sebagai media edukasi / alat peraga dalam pembelajaran penanganan kondisi awal kegawatdaruratan di tingkat komunitas. Dibutuhkan adanya pengembangan lebih lanjut terkait alat peraga SAFE KIT terutama dalam penggunaannya secara langsung di lapangan dan sekaligus menyesuaikan kebutuhan peralatan penanganan awal kondisi kegawatdaruratan yang terjadi
FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK LOTION EKSTRAK BUAH MENTIMUN (Cucumis sativus) DENGAN VARIASI KONSENTRASI GLISERIL MONOSTEARAT Sari, Putri Rovita; Permatasari, Deliya Indah; Nurmaulawati, Rina
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2025): Volume 4, Nomor 4, Agustus 2025
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v4i4.474

Abstract

Kulit merupakan pertahanan terluar manusia yang sering terkena paparan sinar matahari. paparan sinar matahari yang berlebihan dan terus menerus membuat kulit menua sebelum waktunya dan meningkatkan risiko beberapa keganasan kulit. Lotion menjadi altenatif utama untuk melindungi kulit dari risiko sinar matahari, namun produk berbahan kimia dalam lotion membuat kulit menjadi kering. Sehingga penelitian ini bertujuan memanfaatkan bahan alam dalam pengembangan sediaan lotion buah mentimun memiliki sifat antioksidan dan flavonoid yang dapat menyegarkan, serta untuk mengetahui konsentrasi gliseril monostearat yang baik pada lotion. Metode penelitian yang dilakukan secara eksperimental laboratorium meliputi pembuatan ekstrak, uji fitokimia, formulasi sediaan lotion dengan variasi konsentrasi gliseril monostearat 4,5%; 5%; 5,5% kemudian dilakukan uji mutu fisik yang meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar dan uji daya lekat. Hasil uji fitokimia ekstrak etanol buah mentimun positif mengandung flavonoid, tanin dan saponin. Hasil uji mutu fisik menghasilkan organoleptik (semua formula memiliki warna puth dan bau buble gum, bentuk F1 dan F2 semi padat sedangkan F3 sedikit cair), nilai pH (F1 5,3; F2 5,2; F3 5,1), nilai daya sebar (F1 5,7; F2 5,2; F3 5,8) dan daya lekat (F1 5,2; F2 5,1; F3 4,8) yang memenuhi standar. Kesimpulan pada penelitian ini adalah konsentrasi gliseril monostearat 5,5% adalah konsentrasi terbaik
EVALUASI PENGGUNAAN OBAT PPI (PUMP PROTON INHIBITOR) PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSAU dr. EFRAM HARSANA LANUD ISWAHJUDI MAGETAN Puspita, Sylvia; Febriana, Sherlyn; Fu’adah, Neyla Nour; Putra, RFX. Premihadi; Ratnawati, Riska; Wulandari, Anis Eka
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2025): Volume 4, Nomor 4, Agustus 2025
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v4i4.499

Abstract

Proses inflamasi atau masalah kesehatan yang disebabkan oleh iritasi dan infeksi pada mukosa dan submukosa lambung dikenal sebagai gastritis. Pump Proton Inhibitor (PPI) adalah obat yang paling sering diresepkan karena merupakan penekan asam lambung yang kuat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui evaluasi rasionalitas penggunaan obat gastritis golongan PPI (Pump Proton Inhibitor) pada pasien rawat inap yang meliputi tepat obat, tepat pasien, tepat dosis dan tepat indikasi di RSAU dr. Efram Harsana Lanud Iswahjudi Magetan. Metode penelitian ini yaitu deskriptif dengan pengumpulan data secara retrospektif yaitu berdasarkan data rekam medis pasien gastritis rawat inap yang terjadi sebelumnya di RSAU dr. Efram Harsana Lanud Iswahjudi Magetan pada periode Januari 2023-Juni 2024. Sampel yang digunakan yaitu 81 pasien gastritis rawat inap yang telah memenuhi kriteria sampel. Hasil penelitian menunjukkan dari 81 pasien rawat inap yang mengalami penyakit gastritis 62% pada perempuan dan 38% pada laki-laki dengan kejadian paling banyak pada usia 18-28 tahun 31%. Obat PPI (Pump Proton Inhibitor) yang paling sering diresepkan pada pasien rawat inap yaitu pantoprazole injeksi 37% sedangkan untuk omeprazole kapsul 24%, lansoprazole kapsul 27% dan esomeprazole injeksi 12%. Evaluasi rasionalitas penggunaan obat PPI (Pump Proton Inhibitor) pada pasien gastritis rawat inap diperoleh hasil untuk tepat obat 100%, tepat pasien 100%, tepat dosis 96%, dan tepat indikasi 100%. Evaluasi rasionalitas penggunaan obat PPI (Pump Proton Inhibitor) pada pasien gastritis rawat inap diperoleh hasil untuk tepat obat 100%, tepat pasien 100%, tepat dosis 96%, dan tepat indikasi 100%
SKRINING FITOKIMIA DAN KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS FLAVONOID DENGAN FASE GERAK N-HEKSAN: ETIL ASETAT PADA EKSTRAK ETANOL 70% BUAH RANTI HITAM Rosalina, Vivi; Malaysiana, Yumiko; Ayuningtyas, Suryana
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2025): Volume 4, Nomor 5, Oktober 2025
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v4i4.500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder serta profil Kromatografi Lapis Tipis (KLT) flavonoid pada ekstrak etanol 70% buah ranti hitam (Solanum nigrum L). Buah ranti hitam dikenal memiliki berbagai manfaat farmakologis, seperti antibakteri, antikanker, dan antioksidan, yang diduga berasal dari kandungan senyawa bioaktifnya seperti flavonoid. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70% selama tiga hari. Hasil rendemen ekstrak mencapai 31,4%, menunjukkan proses ekstraksi yang efisien. Skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak positif mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin, namun negatif terhadap steroid/triterpenoid. Analisis KLT menggunakan fase gerak n-heksan: etil asetat (8:12) menunjukkan adanya senyawa flavonoid dengan nilai Rf 0,54, mendekati nilai Rf quersetin sebagai pembanding sebesar 0,56. Hasil ini mengindikasikan bahwa ekstrak buah ranti hitam mengandung flavonoid yang serupa dengan quersetin. Penelitian ini mendukung potensi buah ranti hitam sebagai sumber senyawa antioksidan alami
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN PENGOBATAN ANTI TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANDIAN KABUPATEN SUMENEP Maghfiroh, Alvie; Firmaniar, Rizdyana; Asyim, Raden Bagus
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2025): Volume 4, Nomor 4, Agustus 2025
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v4i4.502

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Penularan penyakit tuberkulosis melalui perantara dahak atau ludah yang mengandung basil tuberculosis. Tuberkulosis menjadi salah satu ancaman kesehatan dunia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Pengobatan Anti Tuberkulosis di Puskesmas Pandian Kabupaten Sumenep. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian analitik observasional dengan menggunakan desain penelitian Cross Sectional. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Februari. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien tuberkulosis sensitif obat yang menjalani pengobatan di Puskesmas Pandian Kabupaten Sumenep periode September – Desember yakni 16 orang dengan tekhnik pengambilan secara total sampling. Hasil penelitian ini dilakukan pada 11 orang sebanyak (68,75%) memiliki hasil kepatuhan pengobatan yang tinggi. Setelah itu dilakukan uji chi-square, didapatkan hasil nilai p-value = 0,001 (≤ 0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pengobatan anti tuberkulosis. Disarankan kepada anggota keluarga agar meperhatikan anggota keluarga yang sakit, memberikan motivasi, merawat, membawa berobat serta memberikan dukungan kepada anggota keluarga yang sakit
EFEKTIVITAS JUS MENTIMUN TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN DENGAN HIPERTENSI: LITERATURE REVIEW Safrudin, Bachtiar; Gunawan, Yuda Arya; Hasanah, Dini Andani; Ramadini, Desma; Apriliani, Risma; Maulida, Zaina
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2025): Volume 4, Nomor 5, Oktober 2025
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v4i5.519

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di dunia maupun di Indonesia dan sering disebut sebagai silent killer karena jarang menimbulkan gejala, namun dapat menyebabkan komplikasi serius. Penatalaksanaan hipertensi tidak hanya dilakukan dengan terapi farmakologis, tetapi juga dapat didukung dengan terapi nonfarmakologis menggunakan bahan alami, salah satunya jus mentimun (Cucumis sativus). Mentimun memiliki kandungan kalium, magnesium, fosfor, dan air yang berperan dalam menurunkan tekanan darah melalui mekanisme vasodilatasi dan peningkatan diuresis. Penelitian ini merupakan literature review dengan penelusuran melalui Google Scholar, PubMed, dan Publish or Perish menggunakan kata kunci “Jus Mentimun” dan “Hipertensi” pada publikasi berbahasa Indonesia tahun 2021–2025. Dari 20 artikel yang ditemukan, 12 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis dengan pedoman PRISMA. Hasil telaah menunjukkan bahwa jus mentimun efektif menurunkan tekanan darah sistolik maupun diastolik pada berbagai kelompok, seperti lansia, ibu hamil, wanita usia subur, dan usia produktif, dengan nilai p-value < 0,05 pada sebagian besar penelitian. Jus mentimun terbukti aman, alami, murah, mudah diperoleh, serta dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Kesimpulannya, jus mentimun dapat digunakan sebagai terapi komplementer nonfarmakologis dalam pengendalian hipertensi, meskipun penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar dan durasi intervensi lebih panjang masih diperlukan untuk memperkuat bukti ilmiah.
DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA SAAT MENGHADAPI UJIAN Wilda, Nuril; Selian, Sri Nurhayati
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2025): Volume 4, Nomor 5, Oktober 2025
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v4i5.536

Abstract

Ujian merupakan salah satu momen penting dalam kehidupan akademik mahasiswa yang sering menimbulkan tekanan psikologis. Banyak mahasiswa mengalami kecemasan akibat tuntutan nilai, ekspektasi keluarga, serta persaingan akademik. Dalam situasi ini, dukungan sosial menjadi faktor protektif yang dapat membantu mahasiswa mengelola kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam fenomena dukungan sosial terhadap tingkat kecemasan pada mahasiswa saat menghadapi ujian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis, berfokus pada pengalaman subjektif mahasiswa dalam menerima dukungan sosial dan dampaknya terhadap kecemasan ujian. Subjek penelitian menggunakan 3 mahasiswa aktif yang pernah mengalami kecemasan menjelang ujian, dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial yang diterima mahasiswa, baik dari keluarga, teman sebaya, maupun dosen, berperan penting dalam menurunkan tingkat kecemasan. Dukungan tersebut meliputi dukungan emosional, informasional, instrumental, dan penghargaan yang menumbuhkan rasa tenang, percaya diri, serta kesiapan menghadapi ujian. Semakin tinggi dukungan sosial yang diperoleh mahasiswa, semakin rendah tingkat kecemasan yang dialami. Penelitian ini menegaskan bahwa interaksi sosial yang positif menjadi elemen penting dalam menjaga kesejahteraan psikologis mahasiswa dan dapat dijadikan dasar bagi institusi pendidikan dalam merancang program pendampingan akademik yang lebih suportif.
PENINGKATAN KADAR ZINC DAN STATUS ANTROPOMETRI BALITA STUNTING MELALUI PROGRAM ONE EGG ONE DAY Rosyidah, Nanik Nur; Sari, Kurnia Indriyanti Purnama; Kiftiyah, Kiftiyah
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2025): Volume 4, Nomor 5, Oktober 2025
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v4i5.541

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Dalam konteks ini, kadar zinc rambut berfungsi sebagai biomarker jangka panjang yang sensitif untuk menilai defisiensi zinc kronis sebuah kondisi yang sangat umum pada balita stunting dan berkontribusi langsung terhadap terhambatnya pertumbuhan linear sementara status antropometri (terutama z-score TB/U) memberikan ukuran objektif outcome pertumbuhan yang terganggu. Intervensi gizi berbasis sumber daya lokal seperti konsumsi telur ayam omega-3 menawarkan potensi strategis yang nyata sebagai paket nutrisi lengkap yang kaya protein berkualitas tinggi, zinc, dan asam lemak omega-3 (DHA), dan berbagai mikronutrien esensial lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program one egg one day terhadap perubahan kadar zinc rambut dan status antropometri pada balita stunting. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan pendekatan static group comparison design. Pengumpulan data penelitian dilakukan sebanyak 2 kali yaitu pre-test dan post-test. Adapun data yang dikumpulkan adalah status antropometri balita stunting (tinggi badan dan berat badan) dan kadar zinc yang diperoleh dari sampel rambut balita stunting. Pengambilan sampel rambut dilakukan pada bagian belakang kepala dengan memotong 1,5-3 cm dari akar rambut responden. Data yang diperoleh selanjutnya dilakukan analisis menggunakan uji paired t test. Program one day one egg berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kadar zinc rambut dan status antropometri (Zscore) pada balita stunting dengan nilai Sig (2-tailed) masing-masing sebesar 0,000. Pemanfaatan telur ayam omega 3 dapat menjadi alternative pilihan pendukung untuk mengatasi permasalahan stunting di Indonesia melalui diversifikasi olahan produk telur ayam dalam program One Egg One Day
KOMBINASI INTERMITTENT FASTING DAN STRENGTH TRAINING UNTUK MENURUNKAN LINGKAR PERUT DAN INDEKS MASSA TUBUH Purwanto, Nasrul Hadi; Wardani, Riska Aprilia; Cahyono, Eko Agus
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2025): Volume 4, Nomor 5, Oktober 2025
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v4i5.542

Abstract

Masyarakat Indonesia menghadapi masalah obesitas yang semakin mengkhawatirkan, ditandai dengan peningkatan prevalensi Indeks Massa Tubuh (IMT) di atas normal dan lingkar perut yang berlebih. Kondisi ini tidak hanya mencerminkan ketidakseimbangan antara asupan energi dan pengeluaran energi, tetapi juga menjadi faktor risiko utama untuk penyakit tidak menular seperti diabetes, penyakit kardiovaskular, dan stroke. Transisi gaya hidup urbanisasi, konsumsi makanan tinggi gula dan lemak, serta kurangnya aktivitas fisik berkontribusi besar terhadap fenomena ini, menciptakan beban ganda kesehatan yang serius bagi sistem kesehatan nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kombinasi intermittent fasting dan strength training untuk menurunkan lingkar perut dan indeks massa tubuh pada penderita obesitas. Desain penelitian yang digunakan adalah quasy eksperimen dengan pendekatan pretest posttest design. Variabel dalam penelitian ini adalah lingkar perut dan indeks massa tubuh. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar kuesioner dan lembar observasi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 responden yang terbagi menjadi 3 kelompok penelitian. Untuk menganalisis pengaruh kombinasi intermittent fasting dan strength training terhadap perubahan lingkar perut dan indeks massa tubuh penderita obesitas digunakan uji paired t test dan uji anova. Hasil penelitian menyimpulkan bahwasanya pemberian intervensi kombinasi intermitted fasting dan strength training efektif untuk menurunkan lingkar perut pada penderita obesitas (Sig. 0,029), dan pemberian intervensi kombinasi intermitted fasting dan strength training efektif untuk menurunkan indeks massa tubuh pada penderita obesitas (Sig. 0,041). Dibutuhkan adanya konsistensi untuk melakukan kombinasi intermitted fasting dan strength training dalam upaya pengendalian obesitas pada masyarakat dan kepatuhan penerapan pola hidup sehat guna pencapaian hasil yang maksimal

Page 12 of 12 | Total Record : 120