cover
Contact Name
H.B.A Jayawardana
Contact Email
hepta2011@gmail.com
Phone
+6281336101853
Journal Mail Official
jurnaljecie@gmail.com
Editorial Address
Prodi PG PAUD, Universitas PGRI Argopuro Jember, Jl. Jawa No. 10 Jember, Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education)
ISSN : 26144387     EISSN : 25992759     DOI : https://doi.org/10.31537/jecie.v7i1
Core Subject : Education,
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) has e ISSN 25992759 (online) and p ISSN 26144387 (print) is a national scientific journal of Early Childhood Education (PAUD) that aims to communicate the research results of lecturers, students, teachers, practitioners, and scientists in the field of Early Childhood Education (PAUD). The JECIE is published twice a year in July and December. The field of study in the JECIE covers the field of education and teaching in Early Childhood Education (PAUD), including the study of physical motor development, socio emotional development, cognitive development, language development, development of moral and religious values, art development, childrens inclusive education, and various other fields related to Early Childhood Education.
Articles 278 Documents
Pengaruh Pola Asuh Orangtua Terhadap Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun (Studi Komparasi Pada Orangtua di Desa Sukarasa) Rizki, Robi Nur Bais
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 8 No. 1 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v8i1.1959

Abstract

Pola asuh orangtua sangat erat hubungannya dengan kemnadirian anak. Pola asuh yang diterapkan orangtua dominan dalam membentuk kemandirian anak. peneliti tertarik untuk memfokuskan penelitiannya kepada pengaruh pola asuh orangtua khususnya ibu yang berkarir dan tidak berkarir terhadap kemandirian anak makan dalam penelitian ini peneliti akan menguji tentang pola asuh ibu berkarir dan tidak berkarir pada orangtua murik kelas B di lembaga TK se-Desa Sukarasa. metode yang digunakan peneliti adalah metode komparatif. uji independent t test, menunjukan bahwa nilai t-hitung sebesar 7.860 t-tabel 0,92, yang berarti terdapat perbedaan kelompok pola asuh ibu berkarir dengan kelompok pola asuh ibu tidak berkarir terhadap kemandirian anak usia 5-6 tahun.
Profil Kesiapan Guru Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (Taman Kanak-Kanak di Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis) Lismayanti, Lilis; Dewi, Rikha Surtika; Nugraha, Fajar
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 8 No. 1 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v8i1.2005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesiapan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, yang dilakukan pada Agustus 2024 dengan metode deskriptif kuantitatif melalui survei. Populasi penelitian mencakup 48 guru TK dari 11 sekolah di Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, dengan teknik sampel nonprobability sampling menggunakan teknik sampling jenuh (sensus). Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dalam bentuk Google Form dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan guru secara umum berada pada kategori sedang dengan persentase 46%, nilai mean 82,71, dan interval skor 78,33 < X ? 87,09. Dari 48 guru, 2 guru menunjukkan kesiapan sangat tinggi, 12 guru dengan kesiapan tinggi, 22 guru sedang, 7 guru rendah, dan 5 guru sangat rendah. Indikator kesiapan tertinggi ditemukan pada penilaian pembelajaran dengan 77% berada dalam kategori sedang. Secara keseluruhan, profil kesiapan guru dalam implementasi kurikulum merdeka di Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis belum optimal, dengan mayoritas guru berada pada tingkat kesiapan sedang. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan persiapan dan pengetahuan terkait Kurikulum Merdeka secara menyeluruh.
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Pembelajaran Pendidikan Karakter di PAUD Hidayanto, Nova Eko
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 8 No. 1 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v8i1.2127

Abstract

Pendidikan karakter pada anak usia dini merupakan langkah strategis untuk membentuk kepribadian yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila sejak usia dini. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran pendidikan karakter di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah dan praktik pembelajaran di PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong, toleransi, dan keadilan, dapat ditanamkan melalui pendekatan bermain, bercerita, dan proyek berbasis kolaborasi. Penerapan ini memerlukan dukungan guru yang kompeten, lingkungan belajar yang kondusif, serta keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila, pendidikan karakter di PAUD diharapkan mampu membangun generasi yang memiliki moralitas, integritas, dan kesadaran sebagai warga negara yang baik.
Manajemen Berbasis Nilai Sosial dan Ekonomi untuk Keberlanjutan Lembaga PAUD Sumiharsono, H.M. Rudy
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 8 No. 1 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v8i1.2177

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menghadapi tantangan signifikan dalam menjaga keberlanjutan operasional lembaga di tengah keterbatasan sumber daya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen berbasis nilai sosial dan ekonomi dalam mendukung keberlanjutan lembaga PAUD. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) untuk mengeksplorasi berbagai strategi pengelolaan yang mengintegrasikan nilai sosial, seperti partisipasi aktif komunitas, dan nilai ekonomi, seperti efisiensi penggunaan sumber daya, pengelolaan anggaran yang efektif, serta diversifikasi sumber pendanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi antara kedua nilai ini dapat memperkuat kapasitas lembaga PAUD dalam bertahan secara finansial tanpa mengabaikan tanggung jawab sosialnya. Dengan mengutamakan nilai-nilai ini, lembaga PAUD dapat meningkatkan ketahanan finansialnya sekaligus memberikan dampak sosial yang signifikan bagi komunitas sekitar. Oleh karena itu, manajemen berbasis nilai sosial dan ekonomi menjadi strategi yang efektif untuk memastikan keberlanjutan dan perkembangan lembaga PAUD dalam jangka panjang.
Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Media Sosial Whatsapp untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Anak Usia Dini pada Kelompok B di RA Darussalam Asshiddiqi Puger Jember Nurfaidah, Uli; Gita, Rina Sugiarti Dwi; Silalahi, Amin
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 8 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v8i2.1685

Abstract

Kehadiran media pembelajaran sangat penting untuk mendukung proses belajar mengajar. Tujuan penelitian ini mengetahui bagaimana pembelajaran menggunakan aplikasi media sosial WhatsApp sebagai media pembelajaran. Data diperoleh dengan menggunakan observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Penelitin ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif pendekatan Studi Naratif. Informan penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru dan wali murid. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran diawali oleh wali kelas dengan dengan mengirimkan pesan melalui grup WhatsApp mengenai mata pelajaran yang akan dilaksanakan. Guru menggunakan fitur foto, video, dokumen, Group WhatsApp, dan call (telpon) secara langsung. Kemudahan dirasakan dengan kehadiran fitur whatsApp dan juga penggunaannya yang mudah dan dapat digunakan oleh berbagai kalangan. Hal ini juga didukung oleh sebagian besar wali murid yang menunjukkan respon positif terhadap penggunaan WhatsApp sebagai media pembelajaran. Indikator untuk menentukan keefektifan WhatsApp sebagai media pembelajaran antara lain: 1) mudah digunakan; 2) meningkatkan minat belajar siswa; 3) membantu siswa dalam memahami konsep dengan benar; dan 4) mudah mengakses materi pelajaran. Berdasarkan keempat indikator tersebut, penggunaan WhatsApp sebagai media pembelajaran terhadap proses belajar mengajar di RA Darussalam Asshiddiqi dikatakan efektif.
Peningkatan Kecerdasan Interpersonal Anak Melalui Metode Bercakap-Cakap di TK Pembina Pasar Rantau Panjang Tabir Lestari, Mauna; Sofyan, Hendra; Muazzomi, Nyimas
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 8 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v8i2.1740

Abstract

Kecerdasan interpersonal merupakan kemampuan individu dalam memahami dan berinteraksi secara efektif dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan interpersonal anak melalui metode bercakap-cakap di TK Pembina Pasar Rantau Panjang Tabir. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari lima pertemuan. Subjek penelitian adalah 41 anak Kelompok B. Data diperoleh melalui observasi perkembangan kecerdasan interpersonal sebelum tindakan, setelah siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kecerdasan interpersonal anak. Sebelum tindakan, rata-rata perkembangan kecerdasan interpersonal sebesar 46,6%. Setelah siklus I meningkat menjadi 51,57% dan pada siklus II meningkat tajam menjadi 80,53%. Hasil ini menunjukkan bahwa metode bercakap-cakap efektif dalam mengembangkan kecerdasan interpersonal anak. Guru disarankan untuk menerapkan metode ini secara sistematis dan memberikan arahan serta penguatan yang tepat untuk mendorong partisipasi aktif anak dalam kegiatan bercakap-cakap.
Identifikasi Pemahaman Guru Pendidikan Anak Usia Dini Terhadap Perencanaan Pembelajaran Tematik Berbasis Pendekatan Saintifik di Raudhatul Athfal Nurul Hikam Kabupaten Tanjung Jabung Barat Oktaviani, Rina; Indryani, Indryani; Sukendro, Sukendro
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 8 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v8i2.1741

Abstract

Berdasarkan Observasi yang dilakukan peneliti di RA Nurul Hikam menemukan bahwa berdasarkan keterangan Kepala Sekolah masih terdapat guru belum siap dengan hadirnya Kurikulum 2013. Letak ketidaksiapan guru adalah minimnya pengetahuan tentang kurikulum, rendahnya kreativitas, dan lambatnya sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah berkaitan dengan Kurikulum 2013. Selain iu latar belakang pendidikan guru yang belum sesuai. Hal ini menyebabkan para guru masih menggunakan pola pembelajaran lama yang bersifat langsung. Dampaknya adalah dalam proses pembelajaran, anak-anak hanya duduk diam mendengarkan apa yang disampaikan oleh guru. Kondisi seperti ini berseberangan dengan semangat dasar Kurikulum 2013. Untuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui pemahaman Guru Pendidikan Anak Usia Dini Terhadap Perencanaan Pembelajaran Tematik Berbasis Pendekatan Saintifik Di Raudhatul Athfal Nurul Hikam Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian Pada indikator Perencanaan Pembelajaran dapat disimpulkan bahwa kompetensi dasar pada kelas dan semester yang sama dari setiap mata pelajaran menggunakan pembelajaran tematik pendekatan saintifik, tema yang digunakan dapat mempersatukan kompetensi-kompetensi untuk setiap kelas dan semester,  pembelajaran tematik memiliki hubungan kompetensi dasar dengan tema dan guru melakukan pemetaan pada pembelajaran tematik. Pada indikator Penerapan pembelajaran tematik dapat disimpulkan bahwa tersedianya sumber belajar yang memadai, penyelenggaraan pembelajaran tematik berjalan mudah dengan memanfaatkan sumber belajar dan guru membawa sumber belajar ke dalam kelas. Pada indikator Evaluasi Pembelajaran Tematik dapat disimpukan bahwa tingkat keterlibatan, minat dan semangat peserta didik dalam proses pembelajaran tematik sudah baik, terdapat peningkatan pemahaman dan penyikapan peserta didik terhadap substansi materi dan manfaatnya bagi kehidupan peserta didik sehari-hari dan guru sering mengumpulkan karya peserta didik selama kegiatan pembelajaran yang bisa ditampilkan dalam suatu paparan/pameran karya peserta didik. Sehingga dapat disimplkan bahwa Identifikasi pemahaman guru pendidikan anak usia dini terhadap perencanaan pembelajaran tematik  berbasis pendekatan saintifik di Raudhatul Athfal Nurul Hikam Kabupaten Tanjung Jabung Barat termasuk dalam kategori baik.
Analisis Pembiasaan Karakter Baik pada Anak Usia Dini Melalui Film Animasi Nussa Rara di TK Al – Falah 2 Kota Jambi Aisyah, Siti; Sofyan, Hendra; Rahman, KA
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 8 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v8i2.1743

Abstract

Berdasarkan hasil observasi diperoleh bahwa karakter baik pada anak sudah cukup baik, tetapi masih ditemukan anak yang karakter baiknya belum berkembang secara optimal. Hal tersebut terlihat dari ditemukannya beberapa indikator yang masih rendah ketercapaiannya contohnya anak masih belum disiplin di dalam kelas, kurangnya peduli sosial antara teman, dan kurangnya mandiri ketika kegiatan pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis pembiasaan karakter baik pada anak usia dini melalui film animasi nussa rara di TK Al-Falah 2 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi partisipatif pasif, wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini yaitu ada 3 orang guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan karakter baik (disiplin, mandiri dan tanggung jawab) melalui film animasi nussa rara memberikan dampak positif bagi anak. seperti, kedisiplinan anak ialah anak terbiasa mengantari ketika ingin mencuci tangan sebelum makan, mengantri ketika ingin mengambil wudhu di toilet. Selain itu anak juga meletakkan sesuatu pada tempatnya seperti ketika sudah bermain lego ia meletakkannya kembali lego tersebut ke tempatnya semula, anak juag mengembalikan krayon, alat tulis dan buku ke lokernya masing-masing ketika sudah belajar serta anak mengikuti aturan yang sudah ditetapkan seperti tidak bermain ketika sedang belajar, ketika sholat tidak ada yang mengganggu temannya dan pada saat makan anak tidak berbicara. Untuk karaker baik mandiri anak yaitu anak terbiasa memakai sepatu sendiri, menggunakan toilet sendiri tanpa bantuan guru, dan anak terbiasa makan sendiri. Dan karakter baik tanggungjawab yaitu anak mengembalikan mainan, buku, krayon, mukenah, sejadah pada tempatnya, anak mengakui kesalahannya ketika ia merusak mainan temannya tanpa sengaja, serta anak juga menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru. Kesimpulan penelitiuan ini yaitu pembiasaan karakter disiplin anak usia dini, Kedisiplinan anak yang didapatkan peneliti ialah anak terbiasa mengantari ketika ingin mencuci tangan sebelum makan, mengantri ketika ingin mengambil wudhu di toilet. Pembiasaan karakter mandiri anak usia dini, yaitu anak terbiasa memakai sepatu sendiri, menggunakan toilet sendiri tanpa bantuan guru, dan anak terbiasa makan sendiri. Pembiasaan karakter tanggung jawab anak usia dini karakter tanggungjawab anak yaitu anak mengembalikan mainan, buku, krayon, mukenah, sejadah pada tempatnya, anak mengakui kesalahannya ketika ia merusak mainan temannya tanpa sengaja, serta anak juga menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru.
Pengaruh Metode Hypnoteaching Terhadap Kecerdasan Emosional Anak Kelompok B di TK Negeri Pembina Muaro Jambi Nurhasana, Adri; Muazzomi, Nyimas; Utami , Winda Sherly
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 8 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v8i2.1747

Abstract

Salah satu karakteristik anak yang mengalami kesulitan emosi adalah memperoleh hasil belajar di bawah kemampuan akademik yang dimilikinya. Kecerdasan emosional merupakan kemampuan seperti kemampuan memotivasi diri sendiri dan bertahan menghadapi frustasi, mengandalkan dorongan hati dan tida melebih-lebihkan kesenangan, mengatur suasana hati dan menjaga agar bebas dari stress, tida melumpuhkan kemampuan berpikir, berempati, dan berdoa. Adapun tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode hypnoteaching terhadap kecerdasan emosional anak kelompok B di TK Negeri Pembina Muaro Jambi. Pada penelitian ini peneliti menggunakan desain penelitian Pre-Eksperimental Design (nondesign) dengan jenis One Grup Pretest- Posttest Desain. Jenis penelitian One Grup Pretest- Posttest Desain yaitu desain penelitian yang terdapat pretest sebelum diberi perlakuan dan posttest setelah diberikan perlakukan. Populasi dalam penelitian in adalah seluruh anak di TK Negeri Pembina Muaro Jambi. Teknik pengambilan sampel yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu teknik Purposive Sample. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, angket dan dokumentasi. Subjek yang diambil sebagai sampel benar-benar merupakan subjek yang paling banyak mengandung ciri-ciri yang terdapat pada populasi, sehingga sampel yang diambil adalah kelompok B di TK Negeri Pembina Muaro Jambi yang bejumlah 17 orang, terdiri dari 9 anak perempuan dan 8 anak laki – laki. Alat analisis yang digunakan adalah analisis paired t test. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyimpulkan metode hypnoteaching berpengaruh positif terhadap kecerdasan emosional anak kelompok B di TK Negeri Pembina Muaro Jambi Tahun ajaran 2023/2024 kecerdasan emosional anak lebih berkembang setelah diberikan treatment dengan menggunakan Metode Hypnoteaching. Hal ini bisa dilihat melalui hasil pengujian hipotesis bahwa nilai sig (0,00) < 0,05 maka menunjukkan terdapat pengaruh metode hypnoteaching terhadap kecerdasan emosional anak kelompok B di TK Negeri Pembina Muaro Jambi yaitu berada pada interpretasi kuat dengan nilai 1,85 yang berada pada rentang tinggi 1,00 dengan interpretasi tinggi (Strong Effect).
Analisis Nilai-Nilai Profil Pelajar Pancasila dalam Dimensi Bernalar Kritis pada Pembelajaran Anak Usia 5-6 Tahun di TK Kirana Kota Jambi Otari , Sri; Hasni, Uswatul; Utami , Winda Sherly
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 8 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v8i2.1748

Abstract

Nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila terdiri dari enam dimensi, salah satunya adalah bernalar kritis. Dimensi ini bertujuan agar anak mampu memperoleh dan memproses informasi, menganalisis serta mengevaluasi penalaran, dan merefleksi pikirannya sendiri. Namun, kemampuan bernalar kritis anak usia 5–6 tahun di TK Kirana Kota Jambi masih belum berkembang optimal, terlihat dari rendahnya partisipasi dalam diskusi dan kesulitan mengungkapkan ide. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai-nilai dimensi bernalar kritis dalam pembelajaran anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari tiga guru kelas TK Kirana Kota Jambi. Teknik analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi bernalar kritis mulai diterapkan melalui keberanian anak mengajukan pertanyaan dan menyatakan pendapat. Namun, pada aspek menganalisis dan mengevaluasi penalaran, anak masih menunjukkan keterbatasan dalam mengolah informasi secara mandiri. Oleh karena itu, perlu strategi pembelajaran yang lebih aktif dan kontekstual untuk mengembangkan keterampilan bernalar kritis anak usia dini.