JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education)
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) has e ISSN 25992759 (online) and p ISSN 26144387 (print) is a national scientific journal of Early Childhood Education (PAUD) that aims to communicate the research results of lecturers, students, teachers, practitioners, and scientists in the field of Early Childhood Education (PAUD). The JECIE is published twice a year in July and December. The field of study in the JECIE covers the field of education and teaching in Early Childhood Education (PAUD), including the study of physical motor development, socio emotional development, cognitive development, language development, development of moral and religious values, art development, childrens inclusive education, and various other fields related to Early Childhood Education.
Articles
312 Documents
Peran Orang Tua dalam Memanfaatkan Bahan Alam Sebagai Media Pembelajaran di Rumah pada Anak Usia Dini
Hanita Hanita;
Ayu Memelina
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 4 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/jecie.v4i2.495
Penelitian ini mengangkat tema tentang pemanfaatan media bahan alam sebagai media pembelajaran anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam memanfaatkan media bahan alam sebagai media pembelajaran anak usia dini dirumah di Desa Kaubun Kaubupaten Kutai Timur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sebelum melakukan penelitian, peneliti telah melakukan observasi kepada sepuluh orang tua. Hasil penelitian menujukan bahwa peran orang tua tersebut paham mengenai dunia pendidikan anak untuk pemanfaatan media bahan alam sebagai media pembelajaran di rumah. Data menunjukkan bahwa sebanyak lima puluh persen orang tua tidak memanfaatkan dikarenakan kesibukan pekerjaan di luar rumah. Sedangkan lima puluh persen orang tua lainya memanfaatkan media bahan alam sebagai media pembelajaran anak di rumah dengan alasan tidak bekerja serta bahan alam mudah ditemukan dan tidak mengeluarkan biaya.
Regulasi Emosi Guru PAUD Selama Proses Mengajar Saat Pandemi Covid-19
Rizqi Syafrina;
Rosti Rudi
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 4 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/jecie.v4i2.496
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana regulasi emosi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) selama belajar dari rumah saat pandemi covid 19. Selama proses adaptasi belajar dari rumah dengan pembelajaran yang dilakukan secara online, salah satu yang menjadi perhatian adalah regulasi emosi guru. Berdasarkan wawancara yang dilakukan pada empat orang guru PAUD, guru mengalami hambatan yang membuat guru harus mengelola amarahnya agar tetap dapat mengajar dengan baik karena pembelajaran online ini dirasa cukup berat dibandingkan dengan mengajar anak usia dini secara langsung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini ada tujuh orang dengan rentang usia 25 tahun sampai 40 tahun dengan minimal pendidikan strata satu dan dengan masa kerja minimal lima tahun. Analisis data penelitian kualitatif ini adalah dengan mengumpulkan data dan dilakukan reduksi data. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan regulasi emosi yang dimiliki tergambar dengan baik dimana guru-guru PAUD memiliki kemampuan dalam mengatasi setiap permasalahan yang muncul saat mengajar secara online.
Kolaborasi Orang Tua dan Guru PAUD dalam Melaksanakan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19
Andi Aslindah;
Normita Sari
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 4 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/jecie.v4i2.497
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode belajar yang diterapkan oleh guru di TK Insan Cita Madani Samarinda selama masa pandemi Covid-19 dan pola kolaborasi antara guru dan orang tua selama melaksanakan pembelajaran di rumah di masa pandemi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif . Sumber data penelitian diperoleh dari 3 orang guru TK Insan Cita Madani dan 5 orang tua siswa TK Insan Cita Madani sebagai subyek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan metode wawancara dan dokumentasi yang disampaikan melalui daring atau online. Adapun hasil penelitian didapatkan bahwa ada dua metode yang dilakukan oleh guru dalam pelaksanaan pembelajaran selama masa pandemi Covid-19 yaitu: 1) Daring (dalam jaringan) melalui zoom atau menggunakan WhatsApp, 2) Luring (luar jaringan) dalam bentuk antar jemput lembar kerja anak, kedua metode tersebut dikombinasi disesuaikan dengan kondisi keamanan dan kenyamanan kondisi di masa pandemi. Sedangkan pola kolaborasi antara guru dan orang tua selama pembelajaran di masa pandemi ini yaitu sebagai fasilitator, sebagai guru pendamping, sebagai motivator dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan bagi anak.
Pengaruh Kegiatan Bermain Berbasis Kreatif Rainbow Music Bells Terhadap Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Rukun Harapan Jember
Cristina Renci Mahardika;
Ratnasari Dwi Ade Chandra
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 4 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/jecie.v4i2.498
Penelitian ini termasuk penelitian cksperimen dengan tujuan mengetahui pengaruh kegiatan bermain kreatif rainbow music bells terhadap kemampuan mengenal bilangan pada anak usia dini. Subyek dalam penelitian ini adalah anak kelompok Al sejumlah 15 anak. Analis data dalam penelitian ini meliputi: 1) Analisis uji perorangan; 2) Analisis uji kelompok kecil; 3) Analisis uji kelompok besar; 4) Uji beda kemampuan anak usia dini sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan bermain berbasis kreatif rainbow music bells. Peneliti menggunakan rumus t sampel berpasangan (paired), dibantu dengan penggunaan sofhware SPSS ver 18.00 for windows dalam menganalisa data Hasil uji t sampel berpasangan, nilai t test (t hitung) sebesar -19,000 dan nilai signifikansinya (sig) sebesar 0,000. Terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan mengenal bilangan 1-7 sebelum dan sesudah melakukan kegiatan bermain rainbow music bells. Kegiatan bermain berbasis kreatif rainbow music bells memiliki pengaruh dalam meningkatkan kemampuan mengenal bilangan 1-7 pada anak usia dini 4-5 tahun di TK Rukun Harapan Jember.
Pembuatan Alat Peraga Cerobong Hitung
Ismiyati Ismiyati
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 4 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/jecie.v4i2.499
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas alat peraga cerobong hitung. Penggunaan alat peraga dinilai mampu membantu anak dalam menerima ilmu dengan cepat dan tepat. Alat peraga cerobong hitung ini adalah alat yang digunakan untuk belajar memahami konsep bentuk, warna, penjumlahan dan lainnya. Alat peraga cerobong hitung dibuat dari kardus, botol serta kertas berwarna sebagai komponen utamanya. Bentuk-bentuk yang digunakan dalam cerobong hitung lebih beragam dan mempunyai warna yang lebih mencolok. Alat peraga ini juga melatih cara anak menyelesaikan masalah dengan menggunakan metode mencoba dan menceritakan. Selain itu, permainan ini meningkatkan keterampilan anak menyelesaikan masalah sederhana. Memberikan motivasi dan merangsang anak untuk melakukan eksplorasi dan bereksperimen dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya. Dari hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa alat peraga cerobong hitung mampu meningkatkan dan mengembangkan kemampuan anak, membantu konsentrasi anak dalam belajar dan mengembangkan kemampuan calistung. Alat peraga cerobong hitung mampu meningkatkan beberapa aspek pada anak diantaranya nilai agama dan moral, sosial emosional dan kemandirian, fisik motorik, kognitif, bahasa dan seni.
Regulasi Emosi Ibu Bekerja Saat Mendampingi Anak Menjalani Pembelajaran Daring Selama Pandemi Covid-19
Ika Apriati W.P.;
Nadya Andini
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 5 No. 1 (2021): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/jecie.v5i1.607
Kondisi pandemi Covid-19 memaksa dunia pendidikan untuk beradaptasi dan menyesuaikan banyak hal, baik dalam metode mengajar, metode pemberian tugas, sampai pada pelibatan orangtua dalam mendampingi anak belajar di rumah. Pada ibu yang juga bekerja, situasi ini menyebabkan bertambahnya peran ibu, yang bukan hanya sebagai istri, ibu, dan pekerja, namun juga sebagai pengganti guru selama proses pembelajaran daring dilaksanakan. Munculnya berbagai macam konflik peran ini menimbulkan berbagai macam respon emosi, sehingga kemampuan regulasi emosi menjadi sangat penting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui regulasi emosi pada ibu bekerja yang mendampingi anak menjalani pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan penelitian survei. Instrumen pada penelitian ini adalah Emotion Regulation Questionnaire, skala Regulasi Emosi, dan wawancara semi-terstruktur pada beberapa subjek secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat regulasi emosi ibu bekerja yang mendampingi anak menjalani pembelajaran daring berada dalam taraf sedang-tinggi sebanyak 86,21%. Sedangkan strategi regulasi emosi yang digunakan adalah cognitive reappraisal.
Implementasi Kegiatan Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 untuk Menstimulasi Kemampuan Pra-Calistung Anak Usia 3 – 4 Tahun di Dikara Edu Center Kedamean – Gresik
Umi Masturoh;
Fitrianti Wulandari
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 5 No. 1 (2021): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/jecie.v5i1.608
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kegiatan pembelajaran daring di masa pandemi covid-19 untuk menstimulasi kemampuan Pra-calistung (membaca, menulis dan berhitung) anak usia 3 – 4 tahun di Dikara Edu Center (DEC) Miru Banyuurip Kedamean Gresik. Jenis penelitian ini masuk dalam kategori penelitian lapangan (field research) sedangkan metode yang digunakannya adalah deskriptif. Adapun hasil dari penelitian ini adalah implementasi kegiatan pembelajaran daring dalam menstimulasi kemampuan pra-calistung anak usia 3 – 4 tahun yang ada di Desa Banyuurip Kedamean Gresik, pada penerapan daring adalah dengan memanfaatkan aplikasi whatsapp, video call dan memanfaatkan worksheet yang relevan dengan materi yang akan disampaikan, stimulasi kemampuan pra-calistung anak usia 3 – 4 tahun di Dikara Edu Center (DEC) Miru Banyuurip Kedamean Gresik terhadap kemampuan pra membaca, menulis dan menghitungnya terbilang masih sangat rendah, baik dilihat dari sikap pada saat proses pembelajaran maupun hasil dalam pembelajaran yang disebabkan kurang efektifnyanya pendampingan dari guru secara langsung karena kondisi pandemi Covid-19. Simpulan hasil dari penelitian ini diketahui bahwa implementasi kegiatan pembelajaran daring di masa pandemi covid-19 untuk menstimulasi kemampuan Pra-calistung (membaca, menulis dan berhitung) anak usia 3 – 4 tahun di Dikara Edu Center (DEC) Miru Banyuurip Kedamean Gresik terhadap kemampuan pra calistung terbilang masih sangat rendah dibanding pada masa normal.
Pembuatan Alat Peraga Metamorfosis Kupu-Kupu
Ismiyati Ismiyati
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 5 No. 1 (2021): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/jecie.v5i1.609
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas alat peraga metamorfosis kupu-kupu. Penggunaan alat peraga dinilai mampu membantu anak dalam menerima ilmu dengan cepat dan tepat. Alat peraga metamorfosis kupu-kupu ini adalah alat yang digunakan untuk belajar memahami konsep siklus hidup kupu-kupu, berbahasa dan ilmu sains sederhana. Alat peraga metamorfosis kupu-kupu dibuat dari kertas asturo, kertas lipat berwarna sebagai komponen utamanya. Gambar proses metamorfosis kupu-kupu dibuat dengan menarik agar mudah dijangkau. Alat peraga ini juga melatih cara anak menyelesaikan masalah dengan menggunakan metode mencoba dan menceritakan. Selain itu, permainan ini motivasi dan membangkitkan anak untuk melakukan eksperimen dan eksperimen dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya. Dari hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa alat peraga metamorfosis kupu-kupu mampu meningkatkan daya ingat anak dan mengembangkan kemampuan anak dalam berbahasa dan berbahasa. Alat peraga metamorfosis kupu-kupu mampu meningkatkan beberapa aspek pada anak seperti nilai agama dan moral, sosial emosional dan kemandirian, fisik motorik, kognitif, bahasa dan seni.
Gambaran Perkembangan Motorik Halus pada Balita Usia 3-5 Tahun di PAUD Al-Usman
Eka Deviany Widyawaty
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 5 No. 1 (2021): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/jecie.v5i1.610
Lima tahun pertama kehidupan adalah periode yang paling peka terhadap lingkungan, sehingga balita disebut "Masa Keemasan", "Jendela Peluang" dan "Periode Kritis". Sehingga apabila masa tersebut tidak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya akan mengganggu perkembangan anak balita dan sangat mempengaruhi keberhasilan anak dalam proses pertumbuhan selanjutnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Perkembangan Motorik Halus Pada Balita Usia 3-5 Tahun di PAUD Al-Usman Desa Pelem Desa Kertosono Kecamatan Nganjuk. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain penelitian survei deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia 3-5 tahun di PAUD Al-Usman yang berjumlah 53 Balita. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling, sejumlah 37 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, dengan menggunakan analisis Univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 37 anak usia 3-5 tahun, perkembangan motorik halus 27 anak (73%), Ragu-ragu 7 anak (18,1%) dan menyimpang 3 anak (8,9%). Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa sebagian besar perkembangan motorik halus pada Balita usia 3-5 tahun di PAUD Al-Usman Nganjuk sudah sesuai.
Pengembangan Media Papan Flanel Warna “Panelwa” untuk Mengenalkan Warna pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK ABA Pringgokusuman
Novi Indriyani;
Dwi Hastuti
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 5 No. 1 (2021): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/jecie.v5i1.611
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pengembangan produk alat peraga edukatif papan flanel warna “Panelwa” untuk mengenalkan warna pada anak usia 4-5 tahun di TK ABA Pringgokusuman. Penelitian ini menggunakan metode Research & Development (R&D) menurut Sugiyono. Kelayakan produk didasarkan pada hasil penilaian ahli materi dan ahli media. Instrumen pengumpulan data menggunakan observasi dengan Kepala Sekolah. Teknik analisis data berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa media Papan Flanel Warna “Panelwa” yang telah dikembangkan melalui serangkaian uji coba serta validasi ahli dinyatakan layak dengan revisi. Hal ini didukung oleh penilaian ahli materi dengan prosentase skor 78,33% termasuk dalam kategori baik dan layak, penilaian ahli media dengan prosentase skor 87,14% termasuk kategori baik, layak dan perlu revisi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa media papan flanel warna “Panelwa” untuk mengenalkan warna pada anak usia dini usia 4-5 Tahun layak digunakan.