cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama
Contact Email
emailku.rifqi@gmail.com
Phone
+6287819993212
Journal Mail Official
mediaakademikpublisher@gmail.com
Editorial Address
JL.Tanjung Dusun Sono Sidokerto RT.01 RW.04, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur (61252).
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Akademik (JMA)
ISSN : -     EISSN : 30315220     DOI : https://doi.org/10.62281/jma
Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Keagamaan, Bisnis, Budaya, Ilmu Sosial Humaniora, Ilmu Komunikasi, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kedokteran, Keperawatan, Peternakan, Perikanan, Politik, Pendidikan, Pengabdian Masyarakat, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Informatika, Desain Komunikasi Visual, dan Seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,405 Documents
STRATEGI BAHASA KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DALAM HUBUNGAN PERTEMANAN LINTAS SUKU (Studi Kasus Di Universitas Trunojoyo Madura) Dearni Anjelina Panjaitan; Dr. Nikmah Suryandari, S.Sos, M.Si
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2175

Abstract

Studi ini ditujukan untuk menentukan strategi bahasa komunikasi antarbudaya dalam hubungan pertemanan antara individu yang memiliki teman lintas suku, dengan fokus bagaimana membangun strategi komunikasi bahasa komunikasi efektif dan dapat melihat perbedaan nilai, norma, dan dapat memaknakan budaya melalui bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode wawancara terhadap orang yang yang memiliki teman lintas suku di Universitas Trunojoyo Madura. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang sering digunakan adalah convergence penyesuaian cara bicara, bahasa verbal dan non verbal, demi menciptakan kedekatan dan mengurangi perbedaan budaya yang dapat menimbulkan konflik. Mereka mencoba untuk menyesuaikan bahasa dalam berkomunikasi dengan lawan bicaranya menggunakan bahasa Indonesia sehingga mereka merasa nyaman. Penemuan ini dianalisis menggunakan communication Accomodation Theory (Howard Giles), yang menjelaskan bahwa orang dengan sengaja menyesuaikan cara mereka berkomunikasi dalam komunikasi antarbudaya untuk mencapai tujuan sosial tertentu. Kesimpulan dari studi ini menunjukkan bahwa kemampuan untuk beradaptasi dalam komunikasi, didukung oleh empati dan kesediaan untuk menerima perbedaan, dan juga merupakan faktor utama dalam keberhasilan komunikasi antarbudaya dalam hubungan pertemanan yang melibatkan berbagai suku.
ANALISIS HAMBATAN KOMUNIKASI DALAM PERSPEKTIF KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA (Studi Kasus Mahasiswa Dalam Organisasi di Universitas Trunojoyo Madura) Rian Hari Ramadhan; Dr. Nikmah Suryandari, S.Sos., Msi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2183

Abstract

Komunikasi lintas budaya adalah proses pertukaran informasi antara individu yang berasal dari budaya berbeda, di mana proses tersebut sangat dipengaruhi oleh latar belakang budaya masing-masing pihak. Dalam kegiatan organisasi kemahasiswaan, kemampuan menjalin komunikasi yang efektif sangat dibutuhkan demi mencapai tujuan bersama. Sayangnya, perbedaan budaya sering sekali menjadi penyebab munculnya kesalahpahaman, miskomunikasi, hingga konflik antaranggota. Penelitian ini membahas hambatan komunikasi yang terjadi dalam konteks komunikasi lintas budaya di lingkungan organisasi kemahasiswaan Universitas Trunojoyo Madura. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan paradigma interpretatif, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman subjektif mahasiswa dari latar belakang budaya berbeda dalam menghadapi hambatan komunikasi. Hasil penelitian mengidentifikasi beberapa faktor penghambat utama, yaitu etnosentrisme, stereotipe, prasangka, hambatan bahasa verbal dan nonverbal. Hambatan-hambatan ini memengaruhi efektivitas komunikasi serta kerja sama antaranggota organisasi. Penelitian ini juga mengungkap strategi yang digunakan mahasiswa dalam mengatasi hambatan tersebut, yaitu strategi asimilasi, akomodasi, dan separasi. Studi ini memberikan wawasan penting mengenai dinamika komunikasi antarbudaya serta pentingnya kompetensi budaya dalam menciptakan lingkungan organisasi yang inklusif dan harmonis.
ANALISIS KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA DALAM KELUARGA TIONGHOA-AMERIKA DI FILM THE FAREWELL Agung Laksono; Nikmah Suryandari
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2185

Abstract

Penelitian ini menganalisis komunikasi lintas budaya dalam film The Farewell (2019) karya Lulu Wang, dengan fokus pada perbedaan gaya komunikasi antara budaya Tiongkok yang berkarakter high-context dan budaya Amerika yang cenderung low-context. Film ini merepresentasikan dinamika keluarga Tionghoa-Amerika yang menghadapi dilema etis ketika memutuskan untuk menyembunyikan penyakit kanker terminal dari anggota keluarga tertua, Nai Nai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes untuk mengungkap makna-makna tersembunyi dalam elemen visual, dialog, serta tindakan non-verbal karakter. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi tanda-tanda (sign) dan menginterpretasikan makna denotatif maupun konotatifnya, guna memahami representasi nilai budaya dan gaya komunikasi dalam film. Hasil analisis menunjukkan bahwa gaya komunikasi high-context ditampilkan melalui simbolisme budaya Tiongkok seperti keheningan, gestur, tatapan, dan ritual makan bersama, yang mengandung makna emosional dan relasional yang mendalam. Sebaliknya, karakter Billi, yang mewakili budaya Amerika, menunjukkan gaya komunikasi low-context dengan kecenderungan menyampaikan perasaan dan kebenaran secara langsung dan verbal. Ketegangan antara kedua gaya komunikasi ini menciptakan konflik intrapersonal dan interpersonal dalam diri Billi, sekaligus mencerminkan negosiasi identitas antara nilai-nilai Timur dan Barat.
ANALISIS GAYA KOMUNIKASI AKUN @NEOHISTORIA_ID DALAM PENYAMPAIAN KONTEN SEJARAH DI TWITTER Meyshinta Aulia; Nikmah Suryandari
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya komunikasi yang digunakan oleh akun Twitter @neohistoria_id dalam menyampaikan konten sejarah, terutama yang bersifat sensitif, kontroversial, atau tidak banyak dibahas dalam narasi arus utama. Di era media sosial yang semakin dominan sebagai sumber informasi alternatif, @neohistoria_id menempati posisi strategis sebagai aktor yang aktif membangun pemahaman sejarah secara lebih kritis dan terbuka. Akun ini tidak sekadar menyampaikan fakta, tetapi meramu informasi sejarah dalam bentuk narasi yang singkat, menarik, dan provokatif sehingga mudah diakses oleh pengguna muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis untuk mengkaji bagaimana bahasa, diksi, visual, dan interaksi dalam cuitan akun tersebut membentuk cara publik memahami sejarah. Fokus analisis mencakup pemilihan kata, gaya visual seperti meme dan ilustrasi arsip, gaya bahasa yang retoris dan tajam, serta bagaimana audiens merespons konten yang diunggah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa @neohistoria_id menggabungkan unsur edukatif, satiris, dan partisipatif untuk membangun ruang diskusi sejarah yang lebih reflektif dan inklusif. Secara keseluruhan, akun ini tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi sejarah, tetapi juga sebagai agen perubahan wacana yang mampu mengajak publik untuk berpikir ulang tentang narasi sejarah yang telah mapan. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam studi literasi sejarah digital dan komunikasi publik di era media sosial.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS POWERPOINT TERHADAP MINAT SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPAS SD Amrina Rosyada; Dina Maftuhatul Rizky; Yuan Nita
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media interaktif berbasis PowerPoint terhadap peningkatan minat belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di tingkat Sekolah Dasar. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya minat belajar siswa terhadap materi IPAS yang dinilai abstrak dan kurang menarik jika disampaikan secara konvensional. Metode yang digunakan adalah kajian kepustakaan (literature review), dengan mengumpulkan dan mereview sejumlah artikel ilmiah, jurnal, dan laporan penelitian dalam lima tahun terakhir yang relevan dengan topik. Hasil telaah menunjukkan bahwa media interaktif berbasis PowerPoint dapat membantu menyajikan materi secara visual, dinamis, dan mudah dipahami oleh siswa. Media ini dilengkapi dengan berbagai fitur seperti animasi, kuis interaktif, dan hyperlink yang mendorong siswa untuk lebih aktif berpartisipasi dan mampu menarik perhatian serta meningkatkan motivasi belajar siswa. Selain itu, PowerPoint juga memungkinkan guru untuk menyampaikan materi secara terstruktur dan interaktif, yang berdampak positif terhadap pemahaman konsep dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Berdasarkan kajian ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media PowerPoint sebagai alat bantu pembelajaran memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan minat belajar siswa dalam mata pelajaran IPAS.
PERKENALAN TEKNIK ECOPRINT RAMAH LINGKUNGAN DI MADRASAH TSANAWIYAH AL-FALAH MUNCA Dinda Fali Rifan; Intan Tirza Hanom
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2188

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik ecoprint kepada siswa dan siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Falah Desa Munca, Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran sebagai bentuk kegiatan kreatif dan edukatif. Penggunaan teknik ecoprint merupakan metode inovatif dalam seni tekstil yang menggunakan bahan-bahan alami untuk mencetak pola pada kain. Teknik ini tidak hanya menambah wawasan seni siswa tetapi juga meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. Hal ini membutuhkan bantuan dan peran pihak ketiga misalnya Perguruan Tinggi yang memiliki tenaga ahli dan teori yang siap dipraktikkan di lapangan. Oleh sebab itu, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk perkenalan teknik ecoprint ramah lingkungan pada siswa siswi MTs Al-Falah Desa Munca. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa para siswa antusias dalam mempraktikkan teknik ecoprint dan mampu menghasilkan karya seni yang unik serta berkualitas. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan pemahaman tentang pentingnya keberlanjutan lingkungan melalui pemanfaatan bahan-bahan alami. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang menarik tetapi juga mendukung pengembangan kreativitas siswa. Secara keseluruhan, pengenalan teknik ecoprint ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pendidikan seni di MTs Al-Falah Munca dan mendorong siswa untuk lebih aktif dalam melestarikan lingkungan melalui karya seni mereka dan juga dapat menciptakan produk ekonomi kreatif.
PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM KLASIK : AL-FARABI, AL-GHAZALI, DAN IBN SINA Basori; Adelia Yusnita; Reonaldi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2189

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara mendalam pemikiran tiga tokoh penting dalam khazanah pendidikan Islam klasik, yaitu Al-Farabi, Al-Ghazali, dan Ibn Sina. Ketiganya memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan filsafat dan teori pendidikan Islam yang masih relevan hingga masa kini. Al-Farabi menekankan bahwa pendidikan merupakan sarana utama dalam membentuk manusia paripurna, yaitu individu yang berakhlak mulia, berakal sehat, dan memiliki kedekatan spiritual dengan Tuhan. Ia juga melihat peran negara sebagai fasilitator utama dalam menciptakan masyarakat yang cerdas dan bermoral. Ibn Sina lebih menitikberatkan pada pendekatan logis dan empiris dalam pendidikan, serta pentingnya pengembangan potensi intelektual sejak dini melalui tahapan-tahapan yang sistematis. Sementara itu, Al-Ghazali menonjolkan keseimbangan antara pendekatan rasional dan spiritual, dengan penekanan kuat pada aspek akhlak dan pembinaan jiwa. Ketiga tokoh ini memiliki pandangan yang saling melengkapi terkait tujuan, metode, dan materi pendidikan Islam. Kajian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah keilmuan dan memberikan kontribusi akademik dalam memahami dasar filosofis pendidikan Islam serta relevansinya dalam menjawab tantangan pendidikan di era modern dan global saat ini.
ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS PADA UMKM (RUMAH KUE TJR) Puji Afriyeni; Muhammad Febrian; Novi Astrianingsih; Nor Faradea; Nur Avika
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2190

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada kelayakan bisnis Rumah Kue TJR yang telah beroperasi sejak tahun 2010 di Bengkalis, Riau. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki dan menganalisis potensi perkembangan bisnis, di mana Rumah Kue TJR merupakan salah satu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang kuliner, khususnya produksi dan penjualan aneka kue serta jajanan pasar di Kabupaten Bengkalis, Riau. Rumah Kue TJR telah dikenal oleh masyarakat lokal sebagai penyedia kudapan berkualitas dengan cita rasa khas dan harga yang terjangkau. Lokasinya yang strategis di pusat Kota Bengkalis serta pelayanan yang ramah turut mendukung eksistensi usaha ini di tengah persaingan bisnis kuliner lokal. Selain memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat, Rumah Kue TJR juga berkontribusi dalam membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar, sehingga dapat meningkatkan perekonomian lokal dan memperkuat sektor UMKM di daerah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai peluang dan tantangan yang dihadapi oleh Rumah Kue TJR dalam mengembangkan usahanya, serta memberikan rekomendasi strategis untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan bisnis di masa mendatang.
ETNOSENTRISME SUPPORTER SEPAK BOLA TERHADAP INTERAKSI ANTARBUDAYA DI PLATFORM DIGITAL Muhammad Naufal Abiyyu
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2191

Abstract

Riset ini bertujuan guna menganalisis akibat etnosentrisme dalam komunitas suporter sepak bola terhadap pola interaksi antarbudaya di platform digital. Dalam masa globalisasi serta pertumbuhan teknologi komunikasi, media sosial sebagai ruang pertemuan virtual lintas budaya, tercantum di golongan penggemar sepak bola dari bermacam negeri. Tetapi, fanatisme terhadap klub tertentu kerap kali memicu perilaku etnosentris yang menghalangi komunikasi yang inklusif, toleran, serta sama- sama menghargai. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif lewat observasi media sosial dan analisis isi terhadap pendapat serta dialog daring di platform semacam Twitter, Instagram, serta forum suporter. Hasil riset menampilkan bahwasanya etnosentrisme tercermin dalam pemakaian bahasa yang merendahkan, stereotip budaya, sampai penolakan terhadap pemikiran yang berbeda. Interaksi antar suporter cenderung dipengaruhi oleh sentimen kelompok yang menguatkan batasan bukti diri budaya secara eksklusif. Apalagi, algoritma media sosial ikut memperburuk polarisasi dengan menyajikan konten yang memantapkan bias kelompok. Walaupun demikian, ada pula komunitas digital yang mempromosikan diskusi lintas budaya yang sehat. Oleh sebab itu, kenaikan literasi digital serta budaya jadi kunci buat mendesak ruang komunikasi yang lebih inklusif serta kurangi kemampuan konflik akibat etnosentrisme di dunia maya.
KONFLIK BUDAYA DALAM PERSEWAAN MOTOR DI BALI: ANALISIS MEDIA SOSIAL TIKTOK ANTARA TURIS ASING DAN TRADISI LOKAL Ummi Kulsum
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2198

Abstract

Penelitian ini mengkaji benturan budaya yang muncul akibat praktik penyewaan motor oleh wisatawan asing di Bali, serta peran platform media sosial TikTok dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap persoalan tersebut. Banyak turis yang tidak memahami atau mengabaikan aturan lalu lintas dan norma sosial setempat, sehingga menimbulkan ketegangan di tengah masyarakat Bali yang menjunjung nilai-nilai tradisional. Perbedaan cara pandang antara budaya individualis para turis dan budaya kolektivis masyarakat lokal turut memperburuk situasi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui studi kasus, dengan fokus pada analisis konten di TikTok yang kerap viral dan memicu reaksi publik. Temuan menunjukkan bahwa media sosial tidak hanya menjadi sarana ekspresi masyarakat, tetapi juga alat yang efektif dalam membentuk opini publik serta mendorong respon dari pemerintah maupun pelaku usaha. Oleh karena itu, penting adanya edukasi yang memadai bagi wisatawan mengenai budaya dan aturan setempat, serta penerapan regulasi yang lebih tegas guna mencegah konflik sosial dan menciptakan hubungan yang harmonis antara wisatawan dan warga lokal.

Filter by Year

2023 2026