FENOMENA: Journal of Social Science
Aims, Focus And Scope A. Aims: FENOMENA is a leading peer-reviewed and open-access journal, which publishes scholarly works of researchers and scholars from around the world and specializes in the Social Sciences. The journal also has a strong interest in the scientific development of theory that is of global significance. B. Focus: This journal focuses on publishing the highest quality scientific articles emphasizing contemporary Asian issues with interdisciplinary and multidisciplinary approaches. C. Scope: This journal seeks to publish articles that deal with educational development, politics, law, humanities and cultural studies, and economic issues in Asia. Its scope consists of: 1. Education (Curriculums, Teaching, and Learning, Islamic Education, Educational Technology); 2. Politics (Structure and Agency in Social Dynamics, the Role of Government and Non-Governmental Organizations, Concepts and Practical Sociology, Islamic Politics, Government and Public Administration); 3. Law (Human Rights, Social Justice, Islamic Law, Criminal Law, International Relations, Civil Law, Constitutional Law, Customary Law); 4. Humanities and Cultural Studies (Cultural Studies as a Constitutive field, Religion Studies, Islamic Studies, Philosophy, Ethics, Consciousness, Cross-cultural studies, Theology, Psychology, Spirituality, Human Geography, Anthropology, Local Wisdom); 5. Economics (Business and Entrepreneurship, Management, Accounting, Public Finance, Economic Development, and Islamic Economics).
Articles
444 Documents
Migrasi Pekerja 'Metu' di Desa Patokpicis Kecamatan Wajak Kabupaten Malang: Migration of 'Metu' Workers in Patokpicis Village, Wajak District, Malang Regency
Junaidi, Ahmad
Fenomena Vol 10 No 2 (2011): FENOMENA: Journal of the Social Sciences
Publisher : LP2M UIN KH.Achmad Siddiq Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35719/fenomena.v10i2.498
-Upon closer observation, the rapid population growth in the Malang region is not solely due to birth rates but also urbanization factors. Urbanization, as agreed upon by experts, is one way to alter one's status. This is because the trade exchange value of the rural agricultural sector, including wage levels for minimally land-owning farm laborers, is far lower than in urban areas. The density of urban populations is further evident due to the influx of migrant workers employed across various sectors. These migrant workers typically originate from villages surrounding the city. Migrant workers or "metu" workers (a term for migrant workers in Patokpicis Village, Wajak, Malang) will be examined in this research, particularly concerning social changes in Patokpicis. Jika diamati lebih jauh, pertumbuhan penduduk di wilayah Malang tidak hanya disebabkan oleh kelahiran, tetapi juga oleh faktor urbanisasi. Urbanisasi, sebagaimana disepakati oleh para ahli, merupakan salah satu cara untuk mengubah status. Hal ini terjadi karena nilai tukar dagang di sektor pertanian pedesaan, termasuk tingkat upah bagi buruh tani yang memiliki lahan minimal, jauh lebih rendah dibandingkan di kota. Kepadatan penduduk di kota semakin terlihat karena banyaknya pekerja migran yang bekerja di berbagai sektor pekerjaan. Pekerja migran ini umumnya berasal dari desa-desa sekitar kota. Pekerja migran atau pekerja metu (sebutan untuk pekerja migran di Desa Patokpicis, Wajak, Malang) akan dikaji dalam penelitian ini, khususnya yang berkaitan dengan perubahan sosial di Patokpicis.
Mereka yang Dilacurkan: Studi Kasus Anak-anak Perempuan yang Dilacurkan di Sentra Industri Seks Komersial di Pasuruan, Jawa Timur: Those Who Are Prostituted: A Case Study of Female Children Prostituted in the Commercial Sex Industry Center in Pasuruan, East Java
Hidayati, HJ. Titiek Rohana;
Islami, Nurul Widyawati
Fenomena Vol 10 No 2 (2011): FENOMENA: Journal of the Social Sciences
Publisher : LP2M UIN KH.Achmad Siddiq Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35719/fenomena.v10i2.499
This research attempts to understand the snow-ball trafficking and prostitution phenomena involving female children in the Commercial Sex Industry Center in Pasuruan, East Java. Beyond being merely an impact of economic problems, especially poverty pressure or gender imbalance caused by patriarchal culture, this study aims to comprehend the commercial sexual exploitation of female children as a form of children's rights violation and a consequence of their defenselessness when facing the domination of capital power and external pressures that support adults. Penelitian ini berupaya memahami fenomena perdagangan manusia (snow-ball trafficking) dan prostitusi terhadap anak perempuan di Sentra Industri Seks Komersial di Pasuruan, Jawa Timur. Lebih dari sekadar dampak masalah ekonomi, terutama tekanan kemiskinan atau ketimpangan gender yang disebabkan oleh budaya patriarkis, studi ini bertujuan untuk memahami eksploitasi seksual komersial yang dialami anak perempuan sebagai bentuk pelanggaran hak anak dan dampak ketidakberdayaan anak perempuan ketika menghadapi dominasi kekuatan kapital serta tekanan kekuatan eksternal yang mendukung orang dewasa.
Pergeseran Persepsi Keadilan di Kalangan Muslim dalam Arisan Indeks: Shifting Perceptions of Justice Among Muslims in Indexed Arisan
Anam, M. Saiful
Fenomena Vol 10 No 2 (2011): FENOMENA: Journal of the Social Sciences
Publisher : LP2M UIN KH.Achmad Siddiq Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35719/fenomena.v10i2.500
The development of indexed arisan in the lives of Muslims in Karangdoro-Tegaljati-Banyuwangi indicates a new perception of justice within the arisan tradition. This research aims to understand this new perception. It is a qualitative study employing sociological and ethical approaches. Data were collected through interviews, observations, and document studies. The analysis utilized rational choice theory and the general perspective of contextual ethics as the theoretical framework. One of the findings is that the Muslim participants' perception of justice in indexed arisan is rational and contextual in nature. A key principle of their perception is that the value of justice in indexed arisan relates not only to the nominal amount of money but also, and more importantly, to its substantive value. Perkembangan arisan indeks dalam kehidupan muslim di Karangdoro-Tegaljati-Banyuwangi menunjukkan adanya persepsi baru tentang keadilan dalam konteks tradisi arisan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi baru tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan sosiologis dan etik. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, dan studi dokumen. Analisis data menggunakan teori pilihan rasional dan perspektif umum etika kontekstual sebagai kerangka teoritis. Salah satu hasil penelitian ini adalah bahwa persepsi keadilan peserta muslim dalam arisan indeks bersifat rasional dan kontekstual. Prinsip utama persepsi mereka adalah bahwa nilai keadilan dalam arisan indeks tidak hanya terkait dengan nominal uang, tetapi juga, dan yang lebih penting, nilai substantif uang.
Pola Relasi Gender dan Kehidupan Sosial Ekonomi dalam Keluarga Buruh Perempuan di Jember (Studi Kasus pada Buruh Perempuan di Desa Panti Jember): Gender Relations Patterns and Socio-Economic Life in Female Laborer Families in Jember (A Case Study of Female Laborers in Panti Village, Jember)
Puspitarini, Dwi
Fenomena Vol 10 No 2 (2011): FENOMENA: Journal of the Social Sciences
Publisher : LP2M UIN KH.Achmad Siddiq Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35719/fenomena.v10i2.501
In general discourse, it is impossible to discuss "gender" without addressing the features of man-woman relations. The enthusiasm for such discussions has grown alongside increasing public awareness of gender relations. In earlier periods, men held a higher position in society than women. This condition was reflected in all aspects of life, including the economic sphere. Gender ideology and patriarchal culture have resulted in gender inequality, particularly in the occupational domain, as evidenced by the male-dominated Workforce Participation Rate. Several factors contribute to this inequality, including the marginalization of women in both public and domestic spheres. The subordination of women in social and cultural aspects also leads to discrimination. Stereotyping and lower education levels further limit women's work participation. Consequently, many women opt for informal sector jobs, which offer very low wages and lack health, legal, and financial security. Dalam wacana umum, tidak mungkin membahas "gender" tanpa menyertakan ciri-ciri relasi antara laki-laki dan perempuan. Semangat diskusi meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat akan relasi gender. Pada masa sebelumnya, posisi laki-laki dalam masyarakat lebih tinggi daripada perempuan. Kondisi ini juga diterapkan dalam segala aspek kehidupan, termasuk aspek ekonomi. Ideologi gender dan budaya patriarki telah menimbulkan ketimpangan gender, terutama di bidang pekerjaan. Hal ini terlihat dari tingkat Partisipasi Angkatan Kerja yang didominasi oleh laki-laki. Beberapa faktor memengaruhi ketimpangan tersebut, termasuk marginalisasi perempuan di ranah publik maupun domestik. Subordinasi perempuan dalam aspek sosial atau budaya juga berdampak pada diskriminasi. Pelabelan (stereotip) terhadap perempuan dan tingkat pendidikan yang rendah turut memengaruhi partisipasi perempuan dalam pekerjaan. Akibatnya, banyak perempuan memilih bekerja di sektor informal dengan upah rendah dan tanpa jaminan kesehatan, hukum, maupun keuangan.
Improving the Students’ English Competence Through Grammar Translation Method on the Second Semester of J Class at STAIN Jember in 2010/2011 Academic Year
Wahono, Suparwoto Sapto
Fenomena Vol 10 No 2 (2011): FENOMENA: Journal of the Social Sciences
Publisher : LP2M UIN KH.Achmad Siddiq Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35719/fenomena.v10i2.502
The English course at STAIN Jember is a compulsory subject that must be taken by students. One of the objectives of learning English is to understand English literature to support students' final assignments. Some obstacles faced by students in understanding literature include their lack of vocabulary mastery. Additionally, students have limited understanding of sentence structure. These two shortcomings result in students' inability to comprehend reading texts effectively. Therefore, the grammar translation method was implemented to enhance students' English competence. Mata kuliah Bahasa Inggris di STAIN Jember merupakan mata kuliah wajib yang harus ditempuh oleh mahasiswa. Salah satu tujuan dari pembelajaran bahasa Inggris adalah untuk memahami literatur bahasa Inggris dalam rangka mendukung tugas akhir mahasiswa. Beberapa kendala yang dialami mahasiswa untuk memahami literatur adalah kurangnya penguasaan kosakata yang dimiliki mahasiswa. Di samping itu, penguasaan struktur kalimat kurang dipahami oleh mahasiswa. Dari dua penguasaan itu, mahasiswa menjadi kurang mampu memahami bacaan teks. Oleh karena itu, metode grammar translation diterapkan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa.
Pengembangan Perpustakaan STAIN Jember Menuju Perpustakaan Digital: Development of STAIN Jember Library Towards a Digital Library
Hidayatullah, M. F.
Fenomena Vol 10 No 2 (2011): FENOMENA: Journal of the Social Sciences
Publisher : LP2M UIN KH.Achmad Siddiq Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35719/fenomena.v10i2.503
The fact that the library is the heart of a university is undeniable. Unfortunately, the existence of the library often fails to attract members to visit and utilize it wisely. This study aims to describe the efforts to develop the STAIN Jember Library in enhancing its services towards becoming a digital library. This research is a field study, with data collected through interviews, observations, and documentation. The conclusions drawn from the research are: first, although there are some conditions that do not meet the requirements of SNI 2009, overall the STAIN Jember Library has implemented SNI 2009; second, currently the STAIN Jember Library is undergoing the process of becoming a digital library. Fakta bahwa perpustakaan merupakan jantung perguruan tinggi adalah sesuatu yang tidak terbantahkan. Sayangnya, keberadaan perpustakaan seringkali tidak mampu menarik anggota untuk datang dan memanfaatkannya dengan baik. Penelitian ini ingin menggambarkan upaya pengembangan Perpustakaan STAIN Jember dalam meningkatkan layanan menuju perpustakaan digital. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang datanya dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kesimpulan yang diambil dari penelitian ini adalah: pertama, meskipun terdapat beberapa kondisi yang tidak sesuai dengan persyaratan SNI 2009, secara umum Perpustakaan STAIN Jember telah menerapkan SNI 2009; kedua, saat ini Perpustakaan STAIN Jember telah melakukan proses untuk menjadi perpustakaan digital.
The Implementation of Bilingual: A Study at SMPN 3 Jember as the Pilot Project of International Standard School
Indrayani, Ninuk
Fenomena Vol 10 No 2 (2011): FENOMENA: Journal of the Social Sciences
Publisher : LP2M UIN KH.Achmad Siddiq Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35719/fenomena.v10i2.504
This study aims to describe the phenomenon of bilingualism in the teaching and learning process at SMPN 3 Jember, particularly focusing on the implementation of code switching, code mixing, and style. The research design employed was qualitative descriptive, with data collection methods including interviews with bilingual class teachers, observations of teaching and learning activities in bilingual classes, and questionnaires distributed to students in bilingual classes. The findings concluded that the phenomena of code switching, code mixing, and style indeed occur, primarily initiated by the teachers. Bilingual teachers utilized code switching and code mixing when explaining or clarifying material by repeating the same content in two languages. Style also emerged in situations related to emotions. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena bilingual dalam proses belajar mengajar di SMPN 3 Jember, terutama tentang pelaksanaan code switching, code mixing, dan style. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan wawancara kepada guru pengajar kelas bilingual, observasi kegiatan proses belajar mengajar di kelas bilingual, dan angket kepada siswa yang berada di kelas bilingual. Kesimpulan dari hasil penelitian ditemukan bahwa fenomena code switching, code mixing, dan style memang terjadi, dan terutama dilakukan oleh guru. Guru kelas bilingual menggunakan code switching dan code mixing ketika ingin menjelaskan atau mengklarifikasi sesuatu, dengan cara mengulang materi yang sama dengan dua bahasa. Style juga terjadi dalam situasi-situasi yang berkaitan dengan emosi.
Sedekah Desa 'Karo Gedok': Sebuah Transformasi Budaya Masyarakat Tengger Lumajang 2010: Village Alms 'Karo Gedok': A Cultural Transformation of the Tengger Lumajang Community in 2010
Baya’gub, Rusydi
Fenomena Vol 10 No 2 (2011): FENOMENA: Journal of the Social Sciences
Publisher : LP2M UIN KH.Achmad Siddiq Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35719/fenomena.v10i2.505
Village alms is one of the cultural rituals performed by the Tengger tribe community. In addition, there are traditional ceremonies such as Karo, Kasada, Entas-entas, and Unan-unan. The village alms conducted by the residents of Gedok Hamlet, Argosari Village, Senduro District, Lumajang Regency, is a duplication or transformation of the local Hindu Karo ritual. This ritual is carried out every second day of Eid al-Fitr or Eid al-Adha. Its purpose is as a manifestation of gratitude to God Almighty and a petition for the safety of the residents and their homes from all disasters. Sedekah desa adalah salah satu ritual budaya yang dilakukan oleh masyarakat Suku Tengger. Selain itu, terdapat juga upacara adat Karo, Kasada, Entas-entas, dan Unan-unan. Sedekah desa yang dilakukan oleh warga Dusun Gedok, Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, merupakan duplikasi atau transformasi dari ritual Karo dalam agama Hindu lokal. Ritual ini dilaksanakan setiap hari kedua pada hari raya Idul Fitri atau Idul Adha. Tujuan dan tujuannya adalah sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta permohonan keselamatan warga dan tempat tinggal mereka dari segala musibah.
Pemasaran Produk di LAZ Yatim Mandiri Cabang Jember: Product Marketing at LAZ Yatim Mandiri Jember Branch
Mahmudah, Mahmudah
Fenomena Vol 10 No 2 (2011): FENOMENA: Journal of the Social Sciences
Publisher : LP2M UIN KH.Achmad Siddiq Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35719/fenomena.v10i2.506
The strategy of collecting, managing, and distributing zakat funds is something that needs to be considered by zakat managers as the administrators of zakat institutions (LAZ). The right choice of strategy will affect the optimization of significant results for LAZ management. These significant results will ultimately influence the trust-building of muzakki (zakat payers) in channeling zakat funds. This research is a field study with a qualitative approach to reveal the marketing strategy of LAZ Yatim Mandiri Jember Branch in promoting its service products to the public. The results show that LAZ Yatim Mandiri Jember Branch employs a marketing strategy aligned with the marketing mix theory. The use of this marketing strategy is an instruction from the central office, provided in the form of general guidelines derived from annual meetings. However, the Jember Branch has the authority to improvise based on the local needs of the Jember community and its surroundings. This strategy has proven effective in increasing donation results annually. Strategi pengumpulan, pengelolaan, dan pendistribusian dana zakat merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh amil zakat sebagai pengelola lembaga amil zakat (LAZ). Pemilihan strategi yang tepat akan memengaruhi optimalisasi hasil yang signifikan bagi pengelolaan LAZ. Hasil yang signifikan tersebut pada akhirnya akan memengaruhi pembangunan kepercayaan muzakki dalam menyalurkan dana zakat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif untuk mengungkap strategi LAZ Yatim Mandiri cabang Jember dalam memasarkan produk jasanya kepada masyarakat. Hasil penelitian menjelaskan bahwa LAZ Yatim Mandiri cabang Jember menggunakan strategi pemasaran yang selaras dengan teori strategi bauran pemasaran (marketing mix). Penggunaan strategi pemasaran tersebut merupakan instruksi dari kantor pusat yang diberikan dalam bentuk pedoman umum hasil rapat tahunan. Namun, LAZ Yatim Mandiri cabang Jember memiliki kewenangan untuk melakukan improvisasi berdasarkan kebutuhan lokal masyarakat Jember dan sekitarnya. Strategi ini terbukti mampu meningkatkan hasil donasi setiap tahunnya.
Sertifikasi, Kompetensi, dan Inovasi Pembelajaran Dosen Perguruan Tinggi Agama Islam di Kabupaten Banyuwangi: Certification, Competence, and Learning Innovation of Lecturers at Islamic Higher Education Institutions in Banyuwangi Regency
Mundir, Mundir
Fenomena Vol 11 No 1 (2012): FENOMENA: Journal of the Social Sciences
Publisher : LP2M UIN KH.Achmad Siddiq Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35719/fenomena.v11i1.507
This research aimed to discover whether there is a difference between lecturers who have and have not passed the certification program at Islamic Religious Colleges in Banyuwangi Regency. The population consisted of 129 lecturers (42 lecturers from STAI Ibrahimy and 87 lecturers from STAIDA Blokagung), with a sample of 65 lecturers (41 certified and 24 non-certified). Primary data were collected through questionnaires and analyzed using t-tests. The results were as follows: (1) there are significant differences in pedagogic competence; (2) there are significant differences in professional competence; (3) there were no significant differences in social competence; (4) there are significant differences in personality competence; (5) there are significant differences in innovation in learning planning; and (6) there are significant differences in innovation in the implementation of learning between certified and non-certified lecturers at Islamic Religious Colleges in Banyuwangi Regency. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan antara dosen yang telah dan belum lulus program sertifikasi dosen di Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) Kabupaten Banyuwangi. Populasi penelitian terdiri dari 129 dosen (42 dosen STAI Ibrahimy dan 87 dosen STAIDA Blokagung), dengan sampel sebanyak 65 dosen (41 dosen yang telah lulus dan 24 dosen yang belum lulus program sertifikasi). Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan signifikan dalam kompetensi pedagogik; (2) terdapat perbedaan signifikan dalam kompetensi profesional; (3) tidak terdapat perbedaan signifikan dalam kompetensi sosial; (4) terdapat perbedaan signifikan dalam kompetensi kepribadian; (5) terdapat perbedaan signifikan dalam inovasi perencanaan pembelajaran; dan (6) terdapat perbedaan signifikan dalam inovasi pelaksanaan pembelajaran antara dosen yang telah dan belum lulus program sertifikasi di PTAI Kabupaten Banyuwangi.