cover
Contact Name
Vania Snatika Putri
Contact Email
farmasindo@poltekindonusa.ac.id
Phone
+6282220441849
Journal Mail Official
farmasindo@poltekindonusa.ac.id
Editorial Address
Politeknik Indonusa Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Farmasindo: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25486667     EISSN : 27759032     DOI : 10.46808
Core Subject : Health, Science,
The journal includes various fields of pharmaceuticals sciences such as: Pharmacy, Pharmacokinetics, Community and Clinical Pharmacy, Medical, Alternative medicines, Synthetic Organic Chemistry, Organic Chemistry of Natural Material, Biochemistry, Chemical Analysis, Microbiology, Tissue Culture, Botany and Animals Related to Pharmaceutical Products, Midwifery, Health Analyst, Nutrition and Public Health, Pharmacology and Toxicology
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2019): Desember" : 9 Documents clear
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BUAH KURMA (Phoenix dactylivera L.) Umi Nafisah
Jurnal Farmasindo Vol 3 No 2 (2019): Desember
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah kurma merupakan salah satu buah yang banyak ditemui di Indonesia. Buah kurma dipercaya oleh masyarakat untuk digunakan sebagai sumber energi (karena kandungan gula yang tinggi), memperlancar ASI, meringankan anemia, membantu mengatasi sembelit, sebagai antioksidan dan banyak lagi khasiat buah kurma yang dirasakan oleh masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan uji aktivitas antioksidan pada buah kurma. Buah kurma yang digunakan dalam penelitian ini adalah buah kurma ajwa. Metode ekstraksi yang digunakan untuk mendapatkan ekstrak buah kurma adalah maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 70%. Ekstrak buah kurma ajwa dilakukan uji organoleptis, kadar air ekstrak, dan uji kandungan fitokimia ekstrak. Uji aktivitas antioksidan ekstrak buah kurma dengan menggunakan metode DPPH. Hasil organoleptis ekstrak buah kurma ajwa didapatkan bentuk kental, warna coklat kehitaman, bau khas kurma. Kadar air ekstrak buah kurma diperoleh 13,15%. Hasil uji fitokimia kandungan ekstrak buah kurma diperoleh bahwa buah kurma positif mengandung flavonoid dan tanin. Hasil uji daya antioksidan ekstrak buah kurma diperoleh nilai IC50 adalah 9,13 ppm, sehingga buah kurma mempunyai daya antioksidan yang sangat kuat.
FORMULASI KRIM ANTIOKSIDAN EKSTRAK BUAH KURMA (Phoenix dactylivera L.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI BASIS KRIM Hendra Budiman; Yunita Dian Permatasari; Islami Yuniwati
Jurnal Farmasindo Vol 3 No 2 (2019): Desember
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurma (Phoenix dactylifera L.) termasuk famili Palmae memiliki berbagai macam kandungan nutrisi dan dapat berfungsi sebagai obat. Kandungan antioksidan terbesar kurma adalah flavonoid yang dapat berfungsi sebagai anti-karsinogenik, antimikroba, anti-mutagenik, anti-inflamasi, anti diabetes dan mengurangi resiko kardiovaskular. Krim lebih acceptable karena mudah diaplikasikan ke kulit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi sediaan krim ekstrak buah kurma dalam penelitian ini yang memberikan sifat fisik yang paling baik. Buah kurma dipotong-potong dan dimaserasi untuk menarik senyawa-senyawa yang terkandung dalam bauh kurma, ekstrak yang diperoleh dipekatkan agar ekstrak lebih awet. Dilakukan formulasi krim ekstrak buah kurma dengan variasi basis krim yaitu cera alba dan vaselin album. Krim yang telah selesai diformulasikan kemudian diuji sifat fisiknya yang meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji daya sebar, uji daya lekat, uji pH, dan uji daya proteksi. Hasil dari ekstrak buah kurma diperoleh rendemen sebesar 40,97%. Untuk hasil uji sifat fisik krim diperoleh krim yang homogen dengan warna putih kecoklatan dengan bau khas buah kurma. Krim memiliki nilai daya sebar terbesar pada formula 1, dan uji daya lekat yang paling baik pada formula 3. Sedangkan untuk uji pH semua krim memasuki rentang pH yang baik untuk kulit. Uji daya proteksi semua krim memenuhi syarat yaitu tidak menimbulkan warna merah selama 5 menit.
STUDI PENGARUH AKTIVITAS TERHADAP TEKANAN DARAH PADA MAHASISWA D3 FARMASI ANGKATAN 2019/2020 POLITEKNIK INDONUSA SURAKARTA Riyan Setiyanto
Jurnal Farmasindo Vol 3 No 2 (2019): Desember
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran tekanan darah (BP) adalah prosedur umum yang diandalkan dalam perawatankesehatan. Jika pengukuran tidak dilakukan secara akurat dan handal, ada potensi bahaya yangsignifikan dan biaya berlebihan. Tekanan darah seseorang dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya adalah perubahan posisi tubuh dan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untukmengevaluasi perbedaan tekanan darah pada posisi berdiri dengan tenang, berlari selama 10 menit,duduk setelah berlari selama 10 menit dan berbaring setelah berlari. Penelitian ini merupakanpenelitian cross sectional yang dilakukan pada bulan November 2019. Subyek adalah semuamahasiswa program studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa angkatan 2019/2020 sebanyak 88 orang.Analisa data menggunakan uji Paired Sample t Test.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaantekanan darah yang signifikan terjadi pada saat pengukuran tekanan darah sistolik pada posisi berdirisetelah lari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah peningkatan tekanan darah terjadi dari posisi berdirike posisi duduk dan penurunan tekanan darah terjadi dari posisi berdiri ke posisi berbaring.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli DAN Staphylococcus aureus Erlina Vindi Karisma
Jurnal Farmasindo Vol 3 No 2 (2019): Desember
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun papaya (Carica papaya L.) mengandung senyawa flavonoid, saponin, tannin dan steroid. Kandungannya dipercaya mempunyai aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun papaya terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Jenis penelitian ini adalah deskriptik ekksperimental, ekstrak etanol daun papaya diperoleh dengan menggunkan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%, ekstrak etanol yang diperoleh dilarutkan dengan akuades dan diuji daya hambatnya menggunakan metode difusi padat terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus pada seri konsentrasi 10%, 15% dan 20%. Hasil uji yang diperoleh dianalisis menggunakan metode uji statistik One Way ANOVA. Hasil uji menunjukkan adanya kemampuan ekstrak daun papaya (Carica papaya L.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Analisis data menggunakan uji statistik One Way ANOVA menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada perubahan konsentrasi ekstrak daun papaya (Carica papaya L.), terhadap daya hambat bakteri (sig=0,000). Daya hambat ekstrak terhadap bakteri Escherichia coli dengan ekstrak etanol daun pepaya konsentrasi 10% (8,4 mm), 15% (10,4 mm), dan 20% (14,4 mm) konsentrasi paling optimum dalam penghambat bakteri Escherichia coli. Pada daya hambat ekstrak terhadap bakteri Staphylococcus aureus, ekstrak etanol daun papaya konsentrasi 10% (9,4 mm) 15% (11,6 mm) dan 20% (13,7 mm) konsentrasi paling optimum yaitu pada konsentrasi 20% sebesar (13,7 mm) namun daya hambatnya lebih rendah dibandingkan kontrol positif oflaxacin 200 mg.
PENGARUH METODE PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying) TERHADAP NILAI TOTAL FENOL DAN NILAI SUN PROTECTION FACTOR (SPF) EKSTRAK ETANOL BIJI KOPI ROBUSTA (Coffea canephora Pierr A. Froehner) Iin Suhesti
Jurnal Farmasindo Vol 3 No 2 (2019): Desember
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biji kopi robusta (Coffea canephora, Pierr A. Froehner) memiliki kandungan senyawa fenolik yang berpotensi sebagai bahan aktif tabir surya. Kandungan fenolik yang tinggi pada suatu ekstrak dapat meningkatkan nilai SPF ekstrak tersebut. SPF merupakan suatu ukuran kemampuan tabir surya untuk mencegah kerusakan pada kulit akibat paparan sinar matahari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan total fenol dan nilai SPF pada ekstrak biji kopi robusta menggunakan metode pengeringan beku (freeze drying). Freeze drying merupakan metode pengawetan produk dengan cara dibekukan, lalu dikeringkan (disublimasikan) dengan cara di vakum. Menghasilkan produk yang awalnya berfasa liquid menjadi produk padat tanpa mengandung air. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium dengan obyek ekstrak kering biji kopi robusta sebanyak 250 ppm dan diencerkan menjadi 5 konsentrasi yaitu 40, 50, 60, 70 dan 80 ppm kemudian diukur serapannya secara duplo menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada interval panjang gelombang 290 nm sampai diatas 320 nm yang memiliki nilai serapan minimal 0,05 kemudian dihitung nilai SPFnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol biji kopi robusta memiliki nilai total fenol sebesar 850 ± 0,001 mg/GAE g ekstrak dan nilai SPF pada konsentrasi 40, 50, 60, 70, dan 80 ppm secara bertutut-turut sebesar 3,31 ± 0,01; 4,59 ± 0,06; 5,88 ± 0,03; 6,97 ± 0,06 dan 8,23 ± 1,06. Nilai SPF tertinggi terdapat pada konsentrasi 80 ppm yaitu dengan nilai SPF 8,23 ± 1,06 dengan tipe proteksi maksimal.
ANALISIS KADAR HIDROKUINON PADA KRIM PEMUTIH YANG BEREDAR DI PASAR KARTASURA Praptanti Sinung Adi Nugroho; Aptika Oktaviana Trisna Dewi; Mela Anggraini
Jurnal Farmasindo Vol 3 No 2 (2019): Desember
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krim pemutih merupakan produk yang dapat memutihkan kulit atau memucatkan noda hitam pada kulit. Salah satu zat kimia yang mungkin ditambahkan ke dalam krim pemutih adalah hidrokuinon. Bahaya penggunaan hidrokuinon yaitu berbahaya jika ditelan, iritasi saluran pernafasan, iritasi kulit, iritasi mata, dan reaksi alergi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar hidrokuinon pada krim pemutih yang beredar di Pasar Kartasura. Pemeriksaan hidrokuinon dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Uji kualitatif hidrokuinon dilakukan dengan pereaksi warna FeCl3 1%. Sedangkan uji kuantitatif hidrokuinon dilakukan dengan penentuan kadar senyawa menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Pengujian dilakukan terhadap lima merek krim pemutih yang beredar di Pasar Kartasura. Hasil uji kuantitatif dari lima merek krim pemutih, terdapat empat merek krim pemutih yang mengandung hidrokuinon, yaitu sampel A dengan kadar 0,014±0,005 mg/g; sampel B 0,019±0,005 mg/g; sampel C 0,052±0,022 mg/g; dan sampel D 0,001±0,001 mg/g
GAMBARAN PENGETAHUAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PERHOTELAN DI POLITEKNIK INDONUSA SURAKARTA TENTANG OBAT GENERIK DAN OBAT MERK DAGANG Siti Ma’rufah; Sarita Bati Bana
Jurnal Farmasindo Vol 3 No 2 (2019): Desember
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obat adalah suatu bahan yang dimaksudkan untuk digunakan dalam menetapkan diagnosa,mencegah, mengurangi, menghilangkan, menyembuhkan penyakit atau gejala penyakit, luka ataukelainan badaniah dan rohaniah pada manusia atau hewan, termasuk memperelok bagian tubuh manusia.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran dan pengetahuan mahasiswa program studi perhotelandi Politeknik Indonusa Surakarta tentang obat generik dan obat merek dagang. Metode penelitian yangdigunakan adalah penelitian deskriptif non analitik dengan pengambilan data dengan cara melakukanpengisian kuisioner melalui google form. Pengambilan data pada Mahasiswa Program Studi Perhotelandi Politeknik Indonusa Surakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan karakteristik responden, mayoritasresponden dengan rentang usia 17-25 tahun dari tahun angkatan 2017-2019. Informasi tentang obatgenerik dan obat merek daganglebih banyak didapat melalui internet sebesar 33,04%. Mayoritasresponden sudah pernah mengkonsumsi obat generik sebesar 55,7% dan lebih banyak responden yangsudah cukup percaya dengan khasiat dari obat generik sebesar 71,4%, tetapi banyak responden yangtidak mengetahui perbandingan khasiat dari obat generik sebesar 48,6% dan keamanan antara obatgenerik dan obat merek dagang sebesar 50%. Responden hanya mengetahui bahwa panadol dan ponstandikategorikan sebagai obat merek dagang sebesar 52,9%. Hal ini dikarenakan kurangnya informasi yangdiperoleh tentang obat generik dan obat merek dagang
EVALUASI DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOL BUAH KURMA PADA BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Escherrichia coli Rahmadhani Tyas Angganawati; Fitrianita Kusumadewi
Jurnal Farmasindo Vol 3 No 2 (2019): Desember
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurma (Phoenix dactylifera) termasuk famili Palmae memiliki berbagai macam kandungan nutrisi dan dapat berfungsi sebagai obat. Kandungan antioksidan terbesar kurma adalah flavonoid yang dapat berfungsi sebagai anti-karsinogenik, antimikroba, anti-mutagenik, anti-inflamasi, anti diabetes dan mengurangi resiko kardiovaskular. Krim lebih acceptable karena mudah diaplikasikan ke kulit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi sediaan krim ekstrak buah kurma dalam penelitian ini yang memberikan sifat fisik yang paling baik. Buah kurma dipotong-potong dan dimaserasi untuk menarik senyawa-senyawa yang terkandung dalam bauh kurma, ekstrak yang diperoleh dipekatkan agar ekstrak lebih awet. Dilakukan formulasi krim ekstrak buah kurma dengan variasi basis krim yaitu cera alba dan vaselin album. Krim yang telah selesai diformulasikan kemudian diuji sifat fisiknya yang meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji daya sebar, uji daya lekat, uji pH, dan uji daya proteksi. Hasil dari ekstrak buah kurma diperoleh rendemen sebesar 40,97%. Untuk hasil uji sifat fisik krim diperoleh krim yang homogen dengan warna putih kecoklatan dengan bau khas buah kurma. Krim memiliki nilai daya sebar terbesar pada formula 1, dan uji daya lekat yang paling baik pada formula 3. Sedangkan untuk uji pH semua krim memasuki rentang pH yang baik untuk kulit. Uji daya proteksi semua krim memenuhi syarat yaitu tidak menimbulkan warna merah selama 5 menit.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PASIEN DALAM PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS PAJANG, KECAMATAN LAWEYAN KOTA SURAKARTA Hanita Mayasari; Riyan Setiyanto
Jurnal Farmasindo Vol 3 No 2 (2019): Desember
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum bagi pasien. Menurut UndangUndang kesehatan No. 36 Tahun 2009 tentang hak kesehatan di Puskesmas Pajang dan untuk mengetahui pelayanan kesehatan berdasarkan pasal 54 Undang-Undang Kesehatan tentang pemberian pelayanan kesehatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian empiris. Penelitian lapangan dengan mencari sumber data-data langsung dari lapangan yakni Puskesmas Pajang melalui pengumpulan data dan wawancara terhadap pihak yang bersangkutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum preventif yakni pihak puskesmas memberikan edukasi terhadap pasien mengenai informasi jika melakukan tindakan medis, resiko serta penanggulangannya dan perlindungan hukum represif yakni dalam hal pasien merasa dirugikan, pasien berhak menuntut ganti rugi terhadap pihak puskesmas. Ganti rugi akan dibicarakan melalui proses mediasi terlebih dahulu. Apabila tidak ditemukan jalan keluar, pasien berhak menempuh ranah litigasi

Page 1 of 1 | Total Record : 9