cover
Contact Name
Vania Snatika Putri
Contact Email
farmasindo@poltekindonusa.ac.id
Phone
+6282220441849
Journal Mail Official
farmasindo@poltekindonusa.ac.id
Editorial Address
Politeknik Indonusa Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Farmasindo: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25486667     EISSN : 27759032     DOI : 10.46808
Core Subject : Health, Science,
The journal includes various fields of pharmaceuticals sciences such as: Pharmacy, Pharmacokinetics, Community and Clinical Pharmacy, Medical, Alternative medicines, Synthetic Organic Chemistry, Organic Chemistry of Natural Material, Biochemistry, Chemical Analysis, Microbiology, Tissue Culture, Botany and Animals Related to Pharmaceutical Products, Midwifery, Health Analyst, Nutrition and Public Health, Pharmacology and Toxicology
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2021): Desember" : 10 Documents clear
PEMBUATAN DAN VALIDASI KUESIONER EVALUASI PENERAPAN PERMENKES NOMOR 73 TAHUN 2016 DI APOTEK SWASTA KOTA TARAKAN Benazir Evita Rukaya; Syuhada Syuhada; Tahuti Mustika
Jurnal Farmasindo Vol 5 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Standar pelayanan kefarmasian merupakan tolak ukur yang digunakan sebagai pedoman bagi tenaga farmasi dalam penyelenggaraan pelayanan di Apotek. Dimana kualitas pelayanan dapat dievaluasi dan dinilai berdasarkan tingkat kepuasan dari pengguna jasa layanan. Untuk mengukur tingkat kepuasan tentunya membutuhkan instrumen yang valid dan reliabel agar hasil yang diberikan konsisten dan dapat dipercaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat kuesioner yang relevan dengan Permenkes nomor 73 Tahun 2016 dan tentunya telah diuji validitas dan realibilitasnya. Penelitian ini merupakan penelitian analisis deskritif kualitatif, dengan menggunakan teknik purposive sampling dalam penentuan responden. Penilaian dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada 8 responden yang merupakan apoteker. Adapun metode penyebaran kuesioner yang digunakan adalah metode tes ulang atau test-retest-method. Metode tersebut merupakan metode yang dilakukan lebih dari satu kali yaitu hari ke-1, 3 dan 6, menggunakan instrumen yang sama, kemudian hasil dari tes tersebut dikorelasikan menggunakan Software SKALO V.0.4. dan Software SPSS untuk menilai validitas dan realibilitas instrument yang digunakan. Hasil dari uji validitas dan reabilitas kuesioner ini dinyatakan valid dan reliabel dimana berdasarkan pendapat dari 8 responden yang ada juga menyatakan bahwa kuesioner ini relevan dengan Permenkes Nomor 73 Tahun 2016. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kuesioner ini dapat menjadi alternatif pilihan untuk dijadikan alat ukur evaluasi pelayanan kefarmasian di Apotek karena telah dinyatakan valid, reliabel dan relevan dengan Permenkes Nomor 73 Tahun 2016.
DOCKING MOLEKULAR FENOLIK DAUN K DOCKING MOLEKULAR FENOLIK DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum L.) SEBAGAI POTENSI ANTI INFLAMASI DENGAN AUTODOCK-VINA Diyan Sakti Purwanto; Iin Suhesti
Jurnal Farmasindo Vol 5 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun kemangi (Ocimum basilicum L.) memiliki kandungan senyawa fenolik dan senyawa alami yang meliputi polifenol seperti flavonoid dan antosianin yang memiliki berbagai manfaat diantarnya sebagai antioksidan, antimikroba, antifungi, antitoksik, antiinflamasi dan antihiperglikemik. Inflamasi merupakan suatu respon terhadap cedera jaringan yang melibatkan proses fisiologis aktivasi enzim cyclooxigenase (COX) yang memiliki dua isoform yaitu enzim cyclooxigenase-1 (COX-1) dan cyclooxigenase-2 (COX-2). Penggunaan obat antiinflamasi golongan Anti Inflamasi Non Steroid (AINS) dan golongan steroid mempunyai efek samping dalam penggunaan jangka panjang. Dari studi in vitro fenolik menunjukkan aktivitas anti-inflamasi yang signifikan dengan menghalangi sintesis dan pelepasan histamin dan mediator-mediator alergis inflamator lainnya. Fenolik memiliki aktivitas antioksidan dan aksi cadangan vitamin C serta dipercaya dapat melindungi tubuh dari beberapa jenis penyakit degenerative dengan cara mencegah terjadinya proses peroksidasi lemak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Fenolik yang terdapat pada daun kemangi (Ocimum basilicum L.) sebagai anti inflamasi ligan 6COX cyclooxigenase-2 (COX-2) dengan menggunakan aplikasi komputasi autodock vina.
LATINA COFFEE Swietenia mahagoni (Jacq.) MINUMAN HERBAL KEKINIAN SEBAGAI PENURUN KADAR GULA DARAH Iin Suhesti; Cici Hana Safitri; Dita Nurhaliza Kurniawati; Isnaini Putri Indriyani; Gilang Ramadhan Putra Susilo; Dicky Saputra
Jurnal Farmasindo Vol 5 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit degeneratif yang bisa mengakibatkan berbagai komplikasi jangka pendek maupun jangka panjang. Penyakit ini disebabkan oleh ketidakstabilan kadar gula darah dalam tubuh. Ada beberapa penelitian ilmiah yang sudah membuktikan bahwa biji mahoni ini dapat mengatasi hiperglikemia dan beberapa komplikasi lainnya. Rasa pahit dan sepat dari kandungan flavonoid biji mahoni membuat banyak penderita diabetes melitus tidak lagi mengonsumsinya. Rasa tersebut serupa dengan rasa pahit pada kopi yang merupakan minuman kesukaan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Tujuan dari kewirausahaan ini adalah untuk membuat formulasi kopi dengan campuran simplisia biji mahoni yang tepat dan dapat menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Metode yang digunakan dalam kewirausahaan ini adalah formulasi minuman fungsional dalam bentuk serbuk. Minuman ini memiliki odor, warna, aroma kopi, aroma asing, rasa manis dan rasa yang pas, sedangkan rasa pahit, mouthfeel, flavour dan aftertaste agak kuat. Hasil intervensi yang dilakukan pada 3 kelompok tikus menggambarkan minuman fungsional ini berpotensi untuk menurunkan kadar glukosa darah tikus hiperglikemik.
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL HERBA KROKOT (Portulaca oleracea L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis Annisa Diyan Meitasari; Rosa Juwita Hesturini; Infika Indriana
Jurnal Farmasindo Vol 5 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purslane is a plant that is empirically used in medicine, one of the benefits is that can inhibit the growth of bacteria. The study aimed to identify the obstruent extract ethanol herbaceous purslane (Portulaca oleracea L.) against Staphylococcus bacteria epidermidis. Extraction of herbaceous purslane using maceration method with 96% ethanol solvent for five day. Bacterial inhibition test was carried out using the disc diffusion method with variantions concentration extract of purslane herbaceous 25%, 50%, and 75%. The Results of the inhibition test of purslane herbaceous ethanol showed that purslane herbaceous extract could inhibit Staphylococcus epidermidis bacteria. At a concentration of 25% (10,0), 50% (11,0), and 75% (11,5) with positive control chloramfenicol (22,2). From the results of the inhibition test of the both extract ethanol herbaceous purslane, the concentration was resistent to Staphylococcus epidermidis bacteria.
TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS Umi Nafisah; Riyan Setiyanto; Rahmadhani Tyas Angganawati; Runtut Wigati; Erna Wati
Jurnal Farmasindo Vol 5 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The number of new tuberculosis cases in Indonesia is still ranked third in the world and is one of the biggest challenges facing Indonesia and requires attention from all parties, because it provides a high burden of morbidity and mortality. Tuberculosis (TB) is the highest cause of death after ischemic heart disease and cerebrovascular disease. The purpose of this study was to find out how big the level of adherence of tuberculosis patient in treatment and taking medication. The type of research used is research that is descriptive. The sample was used by 47 respondents. Data retrieval uses purposive sampling. The data was taken using validated questionnaires based on MMAS-8 (Morisky Medication Adherence Scale). The results of this study showed that 72% had high compliance rates, 15% for moderate compliance levels, and as many as 13% were in low compliance levels. The conclusion of the level of adherence to taking drugs in tuberculosis patients in Sibela Health Center with the above value is that 72% has a high compliance rate of 64 respondents.
ANALISIS NILAI SPF (Sun Protection Factor) SEDIAAN KRIM TABIR SURYA EKSTRAK ETANOL BUNGA PEPAYA JANTAN (Carica papaya L.) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Ester Dwi Antari; Purwaningsih Purwaningsih; Anita Dwi Septiarini; Tatiana Siska Wardani
Jurnal Farmasindo Vol 5 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah negara tropis, di mana intensitas sinar matahari lebih banyak dibandingkan dengan negara yang beriklim subtropis. Paparan sinar matahari yang berlebih dapat menyebabkan efek yang merugikan bagi kesehatan kulit. Bahan alam yang dapat dijadikan bahan aktif tabir surya adalah bunga pepaya jantan. Penelitian ini bertujuan untuk Membuktikan bahwa sediaan krim tabir surya dari ekstrak etanol bunga pepaya jantan dapat berkhasiat sebagai antioksidan yang dapat melindungi kulit dari bahaya sinar ultraviolet (UV). Analisis nilai SPF (Sun Protection Factor) sediaan krim tabir surya ekstrak etanol bunga pepaya jantan, dilakukan dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Ekstrak diformulasikan dalam bentuk krim dengan konsentrasi 5%, 7,5% dan 10%. Pengujian mutu fisik krim meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat, uji daya proteksi, uji viskositas dan uji stabilitas dengan metode cycling test. Pengujian aktivitas tabir surya ditentukan menggunakan metode spektrofotometri dengan pengenceran menggunakan etanol 96%, sedangkan kalkulasi nilai Sun Protecting Factor (SPF) menggunakan metode mansyur. Hasil penelitian ini pada nilai SPF dari masing-masing formula secara berturut-turut yaitu 15,04; 18,75 dan 22,12. Disimpulkan bahwa krim tabir surya ekstrak etanol bunga pepaya jantan memiliki potensi tabir surya dengan kategori potensi perlindungan sinar ultraviolet (UV) yang sedang pada ketiga formula.
PENENTUAN KADAR FLAVONOID EKSTRAK ETANOL DAUN DAN HERBA RUMPUT TEKI (Cyperus rotundus L.) Praptanti Sinung Adi Nugroho; Aptika Oktaviana Trisna Dewi; Erna Wati
Jurnal Farmasindo Vol 5 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan alam berlimpah. Banyak tanaman di Indonesia yang telah diteliti khasiat dan kegunaannya secara mendalam, salah satunya yaitu rumput teki (Cyperus rotundus Linn.). Rumput teki memiliki kandungan flavonoid yang bermanfaat untuk meredakan nyeri, sebagai antibakteri dan antidiare. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kadar flavonoid total dari daun dan herba rumput teki. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu daun dan herba rumput teki, yang dperoleh dari wilayah Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen. Metode ekstraksi menggunakan maserasi selama 5 hari dengan pelarut etanol 70%. Larutan pembanding yang digunakan adalah kuersetin. Kadar flavonoid ditentukan dengan metode spektrofotometri Uv-Vis. Hasil dari penetapan kadar flavonoid menunjukkan bahwa kadar flavonoid pada herba rumput teki lebih besar yaitu 12,23 ± 0,56 µg/g EQ dibandingkan dengan kadar flavonoid pada daun rumput teki sebesar 10,86 ± 0,31 µg/g EQ.
EVALUASI WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS JUMAPOLO KABUPATEN KARANGANYAR Yunita Dian Permatasari; Riyan Setiyanto; Siti Asijah; Reni Safira Arum Sari; Anisa Animarsela
Jurnal Farmasindo Vol 5 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan farmasi termasuk dalam salah satu jenis pelayanan kesehatan minimal yang wajib disediakan oleh Puskesmas. Pelayanan farmasi meliputi pelaynan sediaan farmasi dan pelayanan farmasi klinik yang didalamnya membutuhkan waktu pengerjaan, sehingga timbul waktu tunggu pelayanan. Waktu tunggu pelayanan resep dimulai dari pasien menyerahkan resep sampai dengan menerima obat yang disertai pemberian Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui rata-rata waktu tunggu pelayanan resep pada Puskesmas Jumapolo Kabupaten Karanganyar. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei descriptif cross sectional. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui pengamatan langsung/observasi dengan menggunakan lembar evaluasi waktu tunggu. Jumlah sampel sebanyak 292 resep yang terdiri dari 265 resep non racikan dan 27 resep racikan. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan rata-rata waktu tunggu pelayanan resep dengan standar yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan resep non racikan selama 14,9 menit dan resep racikan selama 15,3 menit. Hal tersebut menunjukkan pelayanan resep telah sesuai dengan standar pelayanan minimal rumah sakit pada Keputusan Mentri Kesehatan Republik Indonesia Nomor:129/Menkes/SK/II/2008 dan standar waktu tunggu pelayanan resep untuk resep non racikan yaitu kurang dari 30 menit dan untuk resep racikan yaitu kurang dari 60 menit.
EVALUASI PENYIMPANAN OBAT DI FARMASI RSU AISYIYAH PONOROGO Verawati Hadi; Aptika Oktaviana Trisna Dewi; Weni Arista; Imam Murdani
Jurnal Farmasindo Vol 5 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyimpanan adalah suatu kegiatan menyimpan dan memelihara dengan cara menempatkan sediaan farmasi dan bahan medis habis pakai yang diterima pada tempat yang dinilai aman. Tujuan penyimpanan adalah untuk memelihara mutu sediaan farmasi, menghindari penggunaan yang tidak bertanggungjawab, menghindari kehilangan dan pencurian. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian penyimpanan obat di farmasi RSU Aisyiyah Ponorogo. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan metode observasi di farmasi RSU Aisyiyah Ponorogo yang meliputi logistik farmasi, farmasi rawat jalan 1, farmasi rawat jalan 2, farmasi rawat inap, dan depo farmasi IBS. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di RSU Aisyiyah Ponorogo tentang evaluasi penyimpanan obat di farmasi RSU Aisyiyah Ponorogo dapat disimpulkan bahwa di farmasi RSU Aisyiyah Ponorogo tingkat kesesuaian penyimpanan obat berdasarkan petunjuk teknis standar pelayanan kefarmasian di rumah sakit kemenkes RI 2019 di logistik farmasi yang sesuai sebesar 70,27% dan tidak sesuai sebesar 29,73%, di farmasi rawat jalan 1 yang sesuai sebesar 83,78% dan tidak sesuai sebesar 16,22%, di farmasi rawat jalan 2 yang sesuai sebesar 81,08% dan tidak sesuai sebesar 18,92%, di farmasi rawat inap yang sesuai sebesar 83,78% dan tidak sesuai sebesar 16,22%, dan di depo IBS yang sesuai sebesar 81,08% dan tidak sesuai sebesar 18,92%.
TINGKAT PENGETAHUAN KONSUMEN TENTANG SWAMEDIKASI PENGGUNAAN OBAT BEBAS DAN OBAT BEBAS TERBATAS DI TOKO OBAT BERIJIN LUWES WONOGIRI Ulfa Afrinurfadhilah Darojati; Alminati Sari Dewi
Jurnal Farmasindo Vol 5 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengobatan sendiri atau yang disebut dengan pengobatan sendiri merupakan upaya yang paling banyak dilakukan oleh masyarakat untukmengatasi gejala penyakit sebelum mencari pertolongan ke tenaga kesehatan. Prevalensi dari pengobatan sendiri cenderung meningkat di kalangan masyarakat untuk mengatasi gejala atau penyakit yang dianggap ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang swamedikasi penggunaan obat OTC dan OTC Terbatas pada konsumen di Toko Obat Perizinan Luwes Wonogiri. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei deskriptif, yaitu metode penelitian yang mengambil sampel dari suatu populasi dan menggunakan formulir google yang didistribusikan melalui tautan. Data diperoleh dari kuesioner, diolah dengan Microsoft Office Excel. Hasil data dari kuesioner diolah menggunakanMicrosoft Office Excel. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 126 responden. Penelitian dilakukan kepada konsumen dalam rentang usia 17-50 tahun yang mengunjungi Obat Luwes Toko Wonogiri. Sebanyak 75 responden berusia antara 17-25 tahun, 50 responden berusia 26-40 tahun, dan 1 responden berusia >40 tahun. Penelitian menunjukkan bahwa ada 44,44% orang memiliki kebaikanpengetahuan, 44,44% masyarakat memiliki pengetahuan cukup baik, dan 11,11% memiliki pengetahuan kurang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan konsumen tentang pengobatan sendiri obat bebas dan obat bebas terbatas di Toko Obat Perizinan Luwes Wonogiri bagus.

Page 1 of 1 | Total Record : 10