cover
Contact Name
Rojai Zhofir
Contact Email
rojaizho@gmail.com
Phone
+6285709037738
Journal Mail Official
jdawuhl@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jaya Wijaya, Dusun Besar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Dawuh: Islamic Communication Journal
ISSN : 27227898     EISSN : 27227898     DOI : https://doi.org/10.62159/dawuh.vxxx
Dawuh is an academic journal published by Yayasan Darussalam Bengkulu. This journal publishes original researches in multi concepts, theories, perspectives, paradigms and methodologies on da’wah studies. The study focus of this Journal is : 1. Islamic communication and journalistic 2. Islamic counseling 3. Islamic community development 4. Da’wah management
Articles 85 Documents
Ulama Sebagai Aktor Sosial: Peran Strategis Ulama sebagai Komunikator Dakwah Thadi, Robeet; Damayanti, Poppi
DAWUH : Islamic Communication Journal Vol. 2 No. 2 (2021): July
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterlibatan ulama dalam dinamika kehidupan sosial menimbulkan pro dan kontra dikalangan umat. Aktivitas dakwah ulama harus dilihat dalam konteks dakwah secara longgar. Paper ini bertujuan menjelaskan ulama sebagai aktor sosial, bagaimana peran strategis ulama sebagai komunikator dakwah, dalam analisisnya menggunakan studi kepustakaan. Meminjam pisu analisis perspektif tindakan sosial Weber, fenomena komunikasi dakwah yang dilakukan oleh ulama dapat dikategorikan sebagai tindakan sosial, karena hal tersebut dilakukan dengan penuh kesadaran oleh para ulama. Interaksi dan pertukaran symbol yang dilakukan ulama berlangsung dalam dua kontes, interaksi dalam aktivitas dakwah keagamaan dan interkasi dalam partisipasi pada bidang sosial, ekonomi dan politik. Kedua bentuk interaksi tersebut, apabila menggunakan perspektif (makna) dakwah yang lebih luas/longgar, maka hal tersebut dapat dikategorikan sebagai bentuk komunikasi dakwah ulama. Dengan melihat fenomena interaksi simbolik ulama dengan lingkungannya dalam konteks komunikasi dakwah yang dilakukannya, maka akan ditemukan beberapa model kamunikasi dakwah ulama.
Komunikasi Sebagai Pembentuk Nilai Dalam Dunia Pendidikan Perspektif Islam Ramedlon, Ramedlon
DAWUH : Islamic Communication Journal Vol. 2 No. 2 (2021): July
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan agenda mulia di semua negara kare­na melalui pendidikanlah negara tersebut bisa mempersiapkan generasi muda yang memiliki rasa nasionalisme dan patriotis­me serta memiliki kemampuan untuk bertahan dan bersaing dalam pergaulan global. Pendidikan juga cara yang paling tepat untuk meneruskan dan mewariskan nilai-nilai luhur yang men­jadi identitas dan kepribadian bangsa serta pewarisan budaya (the transmitting of social-culture) dari satu generasi ke generasi berikutnya.Salah satu hal yang dapat menunjang kelancaran dan keberhasilan proses belajar mengajar adalah komunikasi. Mengingat pentingnya komunikasi dalam dunia pendidikan termasuk dalam pelaksanaan proses pendidikan, maka komunikasi menjadi suatu keniscayaan untuk dibangun dalam kerangka peningkatan kualitas hasil proses belajar mengajar di lembaga pendidikan.
NILAI-NILAI FILOSOFIS UPACARA HARI KEMATIAN DALAM TRADISI JAWA DITINJAU DARI PERSPEKTIF SOSIAL Satimin, Satimin; Ismail, Ismail; Marhayati, Nelly
DAWUH : Islamic Communication Journal Vol. 2 No. 2 (2021): July
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses akulturasi nilai nilai filosofis budaya Jawa berkembang dalam upacara hari kematian ditinjau dari perspektif sosial. Motode pada penelitian ini berjenis penelitian lapangan menggunakan metode kualitatif yang sifat penelitiannya deskriptif. Peneliti dalam mengumpulkan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi dengan menggunakan teknik populasi dan sampling. Untuk mencapai penelitian tersebut, peneliti menggunakan metode filsafat seperti metode: interprestasi, heuristik dan kesinambungan historis dan analisis yang mana metode tersebut digunakan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan sebuah objek yang berhubungan dengan penelitian serta bertujuan untuk mencari dan menemukan proses dan nilai filosofi yang ada dalam tradisi mistik budaya Jawa dalam memperingati hari kematian. Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa akulturasi nilai nilai filosofis budaya Jawa berkembang dalam upacara hari kematian ditinjau dari aspek sosial yang ada di desa Air Banai kecamatan Hulu Palik kabupaten Bengkulu Utara merupakan tradisi nenek moyang terdahulu kemudian juga berasal dari kepercayaan Animisme (suatu paham bahwa alam ini atau semua benda memiliki roh atau jiwa) dan Dinamisme (kepercayaan primitif dimana semua benda mempunyai kekuatan yang bersifat ghai), yang sampai saat ini masih dipercaya dan dilakukan oleh sebagian masyarakat Air Banai. Kepercayaan ini sifatnya turun- temurun dan masih dilestarikan hingga sekarang. Proses dalam tradisi memperingati hari kematian sebagian masyarakat Air Banai menyiapkan sesajen berupa: bunga tujuh rupa, minuman, kemenyan/rokok, bubur merah dan putih, kemudian disajikan dikamar orang yang meninggal.
Modernisasi Melunturkan Kepercayaan Masyarakat Suku Jawa Yang Mengarah Pada Kehidupan Sekuler Jahra Sinaga, Fadhillatu; Ade Chandra, Fadhlin
DAWUH : Islamic Communication Journal Vol. 2 No. 2 (2021): July
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of modernization towards the flow of technological advances makes the Javanese tribal society gradually eliminate mystical beliefs so that religious rituals are rarely carried out except for the royal family who still carry out these religious rituals. A life that puts the world first is secular. At first, many Javanese people believed in ancestral customs, although basically the Javanese people had religion, such as witchcraft, wangsit and other mystical things. Javanese society prioritizes harmony and respect as an effort to maintain the harmony of life "the principle of conflict prevention". The self-identity that is formed is expressed through thoughts and actions that are total, grounded and reasoned. However, in connection with the development of the times, the customs regarding these beliefs began to fade due to the development of the times and the world of education so that currently the number of public presentations who have a perception of the truth of these customs has been much reduced.
Pemikiran Dakwah Aa Gym Sumanto, Edi
DAWUH : Islamic Communication Journal Vol. 2 No. 2 (2021): July
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian jurnal ini untuk lebih memahami pemikiran dakwah dari Aa Gym. Sedangkan metode penelitian yang digunakan yaitu library reseach atau kepustakaan.Banyak para Da’I meluangkan beberapa pikirannya, agar dakwah dapat dicapai dan dijalankan dengan efektif. Diantaranya para Da’I tersebut, yaitu Aa Gym yang pikiran dan kegiatannya tentang dakwah memberikan inspirasi bagi orang lain. Kesimpulan pemikiran dakwah Aa Gym mengenalkan dan melakukan tiga cara dengan sebutan 3 M, yakni dari diri kita terlebih dahului, memulai dari permasalahan yang kecil, jangan menunda waktu dalam setiap aktivitas. Dan Aa Gym juga mengkombinasikan 3 M dengan 3 S, yakni Persaudaraan, jalan keluar dari masalah yang ada, kemaslahatan bersama
Pengaruh Pemberitaan Covid-19 Di Liputan6.Com Terhadap Pengetahuan Mahasiswa Iain Bengkulu Pungki, Diana; Damayanti, Poppi; Suryani, Suryani
DAWUH : Islamic Communication Journal Vol. 2 No. 3 (2021): November
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pokok Permasalahan penelitian ini Agar mengetahui bagaimana pemberitaan covid-19 di liputan6.com, Agar mengetahui bagaimana pengetahuan mahasiswa IAIN prodi KPI tetang pemberitaan covid-19 liputan6.com, Untuk mengetahui apakah Dampak Pemberitaan Covid-19 di media online terhadap pegetahuan Mahasiswa tetang akses informasi Liputan6.com. Baik secara stimulus maupun secara parsial. Jenis penelitian yang di gunakan adalah kuantitatif deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Bengkulu angkatan 2017, 2018, 2019 dengan penentuan sampel menggunakan Random Proposional Sampling. Data peneliti yang digunakan adalah data primer, yang diperoleh melalui penyebaran kuensioner kepada responden. Penelitian ini sebanyak 92 orang responden dengan teknik Random Proposional Sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis uji korelasi Rank Sperman yang kemudian data tersebut diolah menggunakan SPSS 26.0, dianalisis dan dibahas untuk menjawab permasalahan yang diajukan bahwa Pengaruh pemberitaan covid-19 di Liputan6.com terhadap pengetahuan mahasiswa IAIN Bengkulu dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < a (0,05). Berdasarkan uji r yang diperoleh nilanya sebesar .093>.483 karena nilai maka secara stasistik dapat dikatakan bahwa ada dampak yang signifikan antara pengaruh pemberitaan covid-19 di Liputan6.com terhadap pengetahuan mahasiswa IAIN Bengkulu.
Nilai-Nilai Dakwah Islam Dalam Upacara Adat Kejai : Kajian Etnografi Komunikasi Suku Rejang Kabupaten Lebong Syabibi, M. Ridho
DAWUH : Islamic Communication Journal Vol. 2 No. 3 (2021): November
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk medeskripsikan Setting dalam tari Kejai, partisipan dalam tari Kejai, dan nilai-nilai dakwah Islam yang ada dalam tari Kejai. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan Etnografi Komunikasi. Teknik pemilihan Informan dalam penelitian ini terdiri dari 5 Informan yang paham mengenai adat Kejai. Adapun permasalahan yang diangkat dalam penelitian antara lain: a) Bagaimana setting dalam Tari Kejai suku Rejang Kabupaten Lebong? b) Siapa saja partisipan dalam Tari Kejai suku Rejang Kabupaten Lebong? c) Apa saja Nilai-nilai dakwah Islam yang dikomunikasikan dalam tari Kejai adat suku Rejang Kabupaten Lebong? Instrumen yang peneliti gunakan untuk menghimpun data dalam penelitian ini yaitu observasi non-patisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Dari pembahasan dan anilisis hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tari Kejai yang ada pada masyarakat suku Rejang yang merupakan tarian adat, yang diwarisi secara turun menurun dari leluhur. Tari ini berlatar belakang dari sebuah ceria turun temurun tentang ungkapan bahagia, wujud syukur kepada sang pencipta, dan suka cita atas anugrah dari Yang Maha Kuasa. Bentuk penyajian tari Kejai pun sangat sederhana, penggunaan panei sebagai pengikat, serta pola lantai dan gerakan yang sederhana. Setting dalam Pelaksanaan pertunjukan seni tari Kejai baik upacara Kejai diadakan ditempat yang sesuai dengan fungsi, makna dalam adat Kejai itu sendiri. Dalam konteksnya pelaksanaan adat berupa kesenian ini tidak ada tempat yang dibuat permanen durasi pelaksanaan tari Kejai dilaksanaakan tergantung dengan kemampuan yang memiliki hajat. Namun, pada masa sekarang waktu penggunaan kesenian tarian Kejai hanya dilakukan beberapa jam saja tidak sampai berhari-hari. Partisipan dalam tradisi kesenian tari Kejai ini, adalah orang yang terlibat langsung dalam pelaksanaannya seperti para penanari (anok sangei), pemain musik, dan pemain lainnya yang terlibat langsung.
Tindakan Moral Sebagai Dasar Etika Eksistensialisme Religius Muhammad Iqbal Hawasi, Hawasi
DAWUH : Islamic Communication Journal Vol. 2 No. 3 (2021): November
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In Muhammad Iqbal’s system of thought, the discussion of ethical values does not have serious attention from scholars. It can be understood when the discussion is reduced to the fact that Iqbal was not a thinker of ethics in strict sense and he did not write the books of ethics. But, Iqbal ‘s emphasis on the virtue of man’s action and freedom, as found in his Reconstruction and poems, can categorize him as one of muslim thinkers of ethics in broad sense. This paper argues that Iqbal’s ethical view is based on his interpretation of Islam which stresses on action. In addition, Iqbal’s respect to existential freedom of man does not alienate his ethical view from God’s freedom. Therefore, in one side, Iqbal shares his idea with a religious existentialist like Kierkegaard. In the other side, he critizes ethical view as voiced by Nietzsche.
Internalization Moral Values in Children in TPA and Its Implications for Character Building Nanik, Nanik
DAWUH : Islamic Communication Journal Vol. 3 No. 1 (2022): March
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this study were to: (1) To determine the concept of internalizing moral values in children at Al-Bayyinah TPA. (2). To find out the process of internalizing moral values in children at Al-Bayyinah TPA. (3). To find out the implications of the process of internalizing moral values in children at Al-Bayyinah TPA on character building. This study uses a qualitative descriptive method with a single research strategy fixed. Sources of data used are informants, places and events, as well as archives and documents. The sampling technique used is purposive sampling. Data collection techniques used are interviews, observation, and document analysis. In this study, validity was obtained by data triangulation techniques and method triangulation, as well as data analysis using interactive analysis, namely (1) data collection, (2) data reduction, (3) data presentation and (4) conclusion drawing. The results of this study can be concluded: (1) The concept of internalizing moral values in children at Al-Bayyinah TPA is with the Vision "Care for the Qur'anic Generation" & described in the TPA Mission, then the stages of implementation are carried out through the curriculum of learning activities teaching, Work Program, Discipline of students. (2) The process of internalizing moral values in children at the Al-Bayyinah TPA is in accordance with the initial concept as in the existing curriculum material, namely memorizing short letters in the Qur'an, Fiqh & Worship, Aqidah, Morals, History of the Prophet, Reading and Writing Quran. Various methods such as lectures, storytelling, group work, crafts, games/games. Supporting activities in the work program are student guardian meetings, friendship, rihlah, TPA competitions. (3) The implications for character building can be seen from whether there is awareness in children to behave well or badly, as well as changes in behavior caused by habits acquired by children during the learning process at the TPA.
The Effect of Pantonime Games in Improving EFL Students’ Speaking Ability Lestari, Inge Restu
DAWUH : Islamic Communication Journal Vol. 2 No. 3 (2021): November
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on researcher observation, the students may be confused about what to speak although they know the topic which has been given by their teachers. They are confused to speak their ideas about the topic. They tend to difficult to memorizing vocabulary and error grammar because they do not interest in English learning. So, based on the students’ problem that they are faced, the writer wants to apply games in teaching English especially teaching speaking. The objective of the research is to see whether there is a significant effect of the use of pantomime game media on the speaking ability of the students. Based on the findings of research conducted in class VII at Junior High School Number 20 Bengkulu Selatan in Academic Year 2021/2022, the researcher can draw the following conclusions : 1) The average score in experimental class that used Pantonime Games is 76.2; while in the control class that only used teaching material derived from printed books without any auxiliary media and strategies are 74.5. Thus, it can be said that the experiment class showed a higher average result than the average score in the control class. 2) Pantonime Games to improving Students’ Speaking ability indicated by scores they get and from students’ responses to three meetings teach activities. It can be concluded that students enjoy the Pantonime Games. So, the researcher concludes that there is an effect on the Speaking Ability who teaches using Pantonime Games. This indicates that the research question has been answered.