cover
Contact Name
-
Contact Email
jigrivierapublishing@gmail.com
Phone
+6282120777232
Journal Mail Official
jigrivierapublishing@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Palm Asri Pasalakan Blok C Nomor 5 Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Inovasi Global
Published by Riviera Publishing
ISSN : 30322723     EISSN : 30310512     DOI : 10.58344
Jurnal Inovasi Global is an national /scientific journal, double-blind peer-reviewed, open acces journal published monthly by CV Riviera Publishing. Jurnal Inovasi Global provides a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be empirically examined. The journal publishes research articles covering all aspects of social sciences, ranging from Management, Education, Economics, Culture, Law and Sains that belong to the social context Journal has become a member of Crossref (Prefix: XXXXXX) with Online ISSN XXXX and Print ISSN XXXX Publication Frequency: 12 Issues per year (monthly) Language: Indonesian, English Level of Publication: International The journal has been listed in:
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 470 Documents
Pengaruh BOPO, NIM, dan NPL terhadap ROA pada Bank KBMI 3 yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021–2025 Olga Claudia Bela Arsita; Sri Rahayu; Rinny Meidiyustiani; Desy Mariani
Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 8 (2026): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v4i8.589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), Net Interest Margin (NIM), dan Non-Performing Loan (NPL) terhadap Return on Asset (ROA) pada Bank Berdasarkan Modal Inti 3 (KBMI 3) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi profitabilitas bank KBMI 3 yang menunjukkan kinerja keuangan yang dinamis dan belum stabil, serta ketidakkonsistenan hasil penelitian terdahulu mengenai faktor-faktor yang memengaruhi ROA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Populasi penelitian terdiri atas 13 bank KBMI 3 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 65 observasi selama periode penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 25. Karena model penelitian masih mengalami pelanggaran sebagian asumsi klasik setelah dilakukan transformasi data dan metode Cochrane-Orcutt, pengujian hipotesis dilakukan menggunakan metode bootstrapping dengan 5.000 sampel bootstrap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, yang mengindikasikan bahwa efisiensi operasional merupakan faktor dominan dalam menentukan profitabilitas bank KBMI 3. Sementara itu, NIM berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap ROA, dan NPL berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap ROA. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan bank dalam menghasilkan pendapatan bunga bersih dan mengelola kredit bermasalah belum cukup kuat untuk memengaruhi profitabilitas secara signifikan pada periode penelitian. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya bagi manajemen bank untuk terus meningkatkan efisiensi operasional melalui pengendalian biaya dan optimalisasi sumber daya, serta bagi investor untuk memperhatikan rasio BOPO sebagai indikator fundamental dalam analisis kinerja perbankan.
Manajemen Risiko Kredit dan Kinerja Keuangan Perbankan Indonesia: Systematic Literature Review Nasrudin Nasrudin
Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 8 (2026): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v4i8.593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis temuan penelitian mengenai manajemen risiko kredit dan kinerja keuangan perbankan Indonesia serta mengidentifikasi tren dan kesenjangan penelitian yang masih berkembang. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif dan mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020. Literatur diperoleh dari basis data Scopus, Google Scholar, Garuda, dan ScienceDirect dengan cakupan publikasi tahun 2012–2026. Artikel yang relevan diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, kemudian dianalisis melalui ekstraksi data dan sintesis naratif tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa risiko kredit yang diukur melalui Non-Performing Loan (NPL) secara dominan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, khususnya Return on Assets (ROA). Peningkatan NPL dapat menekan profitabilitas melalui peningkatan pencadangan kerugian kredit, penurunan pendapatan bunga, serta meningkatnya biaya pemantauan dan penagihan. Hubungan tersebut dipengaruhi oleh faktor internal, seperti efisiensi operasional, kecukupan modal, tata kelola, dan manajemen interest margin, serta faktor eksternal berupa kondisi makroekonomi, regulasi, dan transformasi digital. Kajian juga menunjukkan bahwa penelitian masih didominasi pendekatan kuantitatif dan berfokus pada bank konvensional. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya perlu memperluas kajian pada perbankan syariah, digitalisasi, risiko siber, serta mekanisme transmisi risiko kredit terhadap kinerja keuangan.
Dimensi Hukum Pidana Materil terhadap Manipulasi Data Asuransi dalam Transaksi Perbankan Karmila Warouw; Hartana Hartana; Dewi Iryani
Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 8 (2026): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v4i8.594

Abstract

Monograf ini membahas secara kritis konstruksi delik, pertanggungjawaban pidana, dan implikasi hukum manipulasi data asuransi dalam skema bancassurance berdasarkan Pasal 49 Undang-Undang Perbankan serta Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Integrasi sektor perbankan dan perasuransian memberikan efisiensi operasional, namun juga meningkatkan risiko kejahatan finansial melalui praktik seperti penerbitan polis fiktif, penyembunyian informasi medis, dan rekayasa nilai agunan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan analitis (analytical approach), dan analisis risiko komparatif (comparative risk analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa manipulasi data asuransi dapat memenuhi unsur pencatatan palsu sebagaimana diatur dalam Pasal 49 ayat (1) dan (2) UU Perbankan dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun dan denda hingga Rp200 miliar. UU P2SK memperkuat peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam penegakan hukum sektor keuangan serta mendorong harmonisasi norma pidana perbankan dan perasuransian. Selain itu, pertanggungjawaban pidana dapat diperluas kepada korporasi dan pihak terafiliasi melalui doktrin Vicarious Liability dan Identification Theory apabila terdapat kegagalan penerapan prinsip Governance, Risk, and Compliance (GRC). Monograf ini merekomendasikan penguatan regulasi turunan UU P2SK, integrasi sistem data berbasis Application Programming Interface (API), serta optimalisasi sanksi restitusi untuk memberikan perlindungan dan pemulihan kerugian bagi korban atau nasabah.
Analisis Risiko Operasional pada Proses Beach Landing Kapal LCT Berbasis Faktor Sumber Daya Menggunakan Metode Hira di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Arif Dheta Pratama
Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 8 (2026): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v4i8.595

Abstract

Transportasi laut berperan vital sebagai pilar distribusi logistik nasional di Indonesia. Kapal Landing Craft Tank (LCT) memiliki keunggulan spesifik berupa kemampuan pendaratan pantai (beach landing) langsung tanpa fasilitas dermaga permanen, menjadikannya solusi utama pengiriman logistik berat ke wilayah terpencil. Namun, karakteristik operasinya di area dangkal menuntut keandalan operasional tinggi karena rentan memicu kecelakaan kerja akibat dinamika alam dan interaksi teknis. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko operasional, dan merumuskan langkah mitigasi strategis berbasis penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) pada aktivitas beach landing kapal LCT di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Metode yang digunakan adalah Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data primer dikumpulkan melalui observasi lapangan, kuesioner, dan wawancara mendalam terhadap 10 kru kapal. Hasil analisis mengklasifikasikan proses beach landing ke dalam empat tahapan: pendekatan pantai (approaching), pemancangan jangkar buritan (beaching and stern anchoring), penurunan pintu rampa (ramp door operation), dan bongkar muat (cargo operations). Risiko tertinggi berada pada tahap bongkar muat dengan skor 16 (Kategori Ekstrem), dipicu oleh ketidakseimbangan distribusi kargo dan kegagalan komunikasi. Analisis human factor menegaskan bahwa 75%-96% kegagalan maritim berakar dari human error, diperparah oleh kelelahan fisik, kesenjangan kompetensi, dan rendahnya budaya keselamatan. Langkah strategis yang direkomendasikan mencakup komunikasi closed-loop, standardisasi hand signal, pembatasan jam kerja, digitalisasi pemantauan kedalaman, dan sertifikasi kemahiran khusus operasi LCT.
Perbuatan Melawan Hukum oleh Oknum PPAT dalam Jual Beli Tanah di Indonesia Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 M. Harminto; Dewi Iryani; Gradios Nyoman Tio Rae
Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 8 (2026): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v4i8.596

Abstract

Eskalasi pertumbuhan ekonomi dan lonjakan nilai komersial atas tanah secara simultan meningkatkan potensi sengketa pertanahan, khususnya yang bersumber dari tindakan melawan hukum dalam transaksi jual beli. Notaris/Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) memegang peranan sentral dalam memformulasi akta otentik demi merealisasikan kepastian serta perlindungan hukum bagi para pihak. Namun, dalam realitas praktis, kerap dijumpai penyalahgunaan wewenang maupun kelalaian dari oknum PPAT, seperti penerbitan Akta Jual Beli (AJB) tanpa sepengetahuan, izin, maupun kehadiran fisik pemilik sah hak atas tanah. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualifikasi perbuatan melawan hukum yang dilakukan oknum PPAT ditinjau dari kerangka KUHP (UU No. 1 Tahun 1946) serta mengkaji konstruksi pertanggungjawaban hukum dan mekanisme perlindungan bagi pihak yang dirugikan atas terbitnya AJB cacat hukum melalui studi kasus Putusan PN Jakarta Timur Nomor 347/Pdt.G/2017/PN.Jkt.Tim. Penelitian hukum normatif (yuridis normatif) ini menerapkan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Bahan hukum sekunder yang mencakup bahan primer, sekunder, dan tersier dihimpun melalui penelusuran pustaka dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis). Temuan penelitian mengindikasikan: (1) Tindakan oknum PPAT yang mencatut identitas, memalsukan tanda tangan, atau memproses pembuatan akta tanpa kehadiran penjual sah memenuhi unsur tindak pidana dalam UU No. 1 Tahun 1946 (KUHP), antara lain Pasal 263/264 (Pemalsuan Surat/Akta Otentik) dan Pasal 372/378 (Penggelapan/Penipuan), serta secara keperdataan terbukti melanggar Pasal 1365 KUHPerdata; (2) Bentuk tanggung jawab oknum PPAT meliputi ranah perdata (kewajiban ganti rugi), administratif (sanksi teguran hingga pemberhentian tidak hormat oleh BPN), dan pidana. Akibat hukum terhadap AJB yang didasari perbuatan melawan hukum tersebut adalah batal demi hukum/cacat hukum, sehingga hak kepemilikan tanah dipulihkan kepada pemilik sah demi mewujudkan prinsip keadilan hakiki (justice as fairness).
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembentukan Perpustakaan “Duku Kecil” sebagai Upaya Meningkatkan Akses Literasi di Desa Banjar Talela Ita Issabel Imtyaz; Saiful Bahri; Fany Ach Maulana; Moh. Thohir
Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 8 (2026): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v4i8.597

Abstract

Literasi merupakan fondasi fundamental dalam pengembangan kapasitas intelektual masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Akses terhadap bahan bacaan yang memadai serta fasilitas literasi yang representatif menjadi faktor determinan dalam membangun kebiasaan membaca dan memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan edukatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membentuk Perpustakaan "Duku Kecil" sebagai fasilitas literasi bagi masyarakat di Desa Banjar Talela. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui beberapa tahapan sistematis, meliputi observasi lapangan, identifikasi kebutuhan masyarakat, persiapan ruang perpustakaan, pengumpulan dan pengelompokan buku, penataan ruang baca, serta sosialisasi perpustakaan kepada masyarakat. Hasil utama kegiatan ini adalah terbentuknya Perpustakaan "Duku Kecil" dengan koleksi awal lebih dari 100 buku yang telah dikelompokkan berdasarkan jenisnya dan ditata secara sistematis untuk memudahkan akses pengguna. Keberadaan perpustakaan beserta koleksi awalnya diharapkan dapat menyediakan ruang membaca dan belajar yang representatif, khususnya bagi anak-anak dan pelajar di Desa Banjar Talela. Perpustakaan "Duku Kecil" dirancang sebagai fasilitas literasi yang berkelanjutan dengan pengembangan melalui penambahan koleksi buku secara berkala, pengelolaan rutin, serta peningkatan keterlibatan masyarakat dalam pemanfaatan dan pemeliharaan fasilitas.
Pemberdayaan Sosial Ekonomi Rumah Tangga Miskin Pelaku UMKM Melalui Modal Sosial (Studi di Desa Giri, Kecamatan Kebomas) Muhammad Ilham Nurdiansyah; Saiful Bahri; Fany Ach Maulana; Moh. Thohir
Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 8 (2026): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v4i8.598

Abstract

Kemiskinan masih menjadi permasalahan sosial yang dihadapi oleh masyarakat pedesaan, termasuk rumah tangga miskin yang bergerak di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Di Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, sebagian besar pelaku UMKM menghadapi keterbatasan modal usaha, akses pasar yang terbatas, serta rendahnya pemanfaatan modal sosial sebagai sumber daya strategis dalam proses pemberdayaan. Padahal, modal sosial yang mencakup kepercayaan, jaringan sosial, dan norma sosial memiliki potensi besar untuk memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga miskin secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi sosial ekonomi rumah tangga miskin pelaku UMKM, menganalisis pemanfaatan modal sosial, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pemberdayaan, serta merumuskan strategi alternatif pemberdayaan berbasis modal sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang melibatkan pelaku UMKM, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta pihak terkait lainnya. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah tangga miskin pelaku UMKM memiliki kondisi ekonomi yang rentan, namun didukung oleh hubungan sosial yang kuat dan terjalin secara turun-temurun. Modal sosial dimanfaatkan melalui berbagai dimensi, yaitu jaringan sosial, gotong royong, kepercayaan, bonding social capital, dan linking social capital. Faktor pendukung utama meliputi solidaritas sosial yang tinggi, budaya gotong royong yang masih terjaga, dan tingkat kepercayaan antarwarga yang kuat, sedangkan keterbatasan akses terhadap jaringan eksternal masih menjadi hambatan utama dalam proses pemberdayaan. Kesimpulannya, modal sosial berperan penting dan strategis dalam pemberdayaan sosial ekonomi rumah tangga miskin pelaku UMKM. Oleh karena itu, penguatan jaringan sosial, peningkatan kerja sama komunitas, serta dukungan aktif dari pemerintah dan lembaga terkait sangat diperlukan untuk menciptakan pemberdayaan yang lebih efektif, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Edukasi Kebersihan Makanan dan Minuman Sebagai Upaya Pencegahan Gangguan Pencernaan Pada Masyarakat di Desa Tandam Hulu I, Dusun I Utami Syahtia bery; Shahrul Rahman
Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 9 (2026): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v4i9.600

Abstract

Gangguan pencernaan merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat terjadi akibat konsumsi makanan dan minuman yang tidak higienis. Makanan dan minuman yang tidak terjaga kebersihannya dapat terkontaminasi mikro organisme patogen yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pencernaan seperti diare, gastroenteritis, dan keracunan makanan. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai higiene makanan dan minuman dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan pencernaan. Oleh karena itu, edukasi kesehatan diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan makanan dan minuman sebagai upaya pencegahan gangguan pencernaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 21 Agustus 2026 di Desa Tandam Hulu I, Dusun I, dengan sasaran masyarakat umum sebanyak 22 orang. Metode kegiatan berupa penyuluhan kesehatan secara langsung melalui penyampaian materi dan diskusi interaktif. Materi yang diberikan meliputi pentingnya kebersihan tangan dalam mencegah penularan mikroorganisme penyebab penyakit, pemilihan bahan makanan yang aman dan bergizi, pengolahan makanan secara higienis dan matang sempurna, penyimpanan makanan yang tepat, kebersihan peralatan makan dan minum, serta penggunaan air bersih dan aman. Kegiatan berlangsung dengan baik dan masyarakat mengikuti edukasi secara antusias. Edukasi mengenai higiene makanan dan minuman diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta mengurangi risiko terjadinya gangguan pencernaan.
Pengelolaan Risiko Penurunan Omset Penjualan pada PT Mahottama Aluminium Suryagiri dengan Metode FMEA Wahyu Arif Afandi; Nuria Puspitasari; Riza Hadikusuma; Syamsurizal Syamsurizal; Ratri Kurniasari
Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 9 (2026): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v4i9.601

Abstract

PT Mahottama Aluminium Suryagiri mengalami penurunan pendapatan akibat berbagai risiko dalam aktivitas pemasaran dan operasionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko yang berkontribusi terhadap penurunan pendapatan penjualan, menentukan prioritas risiko menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), serta mengusulkan strategi perbaikan untuk meminimalkan risiko-risiko tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), dokumentasi, dan kuesioner. Analisis yang dilakukan meliputi identifikasi risiko, penilaian kemungkinan dan dampak, analisis diagram Ishikawa, serta FMEA. Hasil penelitian mengidentifikasi 24 risiko yang diklasifikasikan ke dalam lima kategori: risiko pasar, risiko operasional, risiko sumber daya manusia, risiko keuangan, serta risiko sistem informasi dan teknologi. Risiko dengan prioritas tertinggi adalah persaingan harga dari distributor pesaing dan terbatasnya ketersediaan stok akibat sistem konsinyasi ritel. Hasil FMEA menunjukkan bahwa kurangnya pemantauan rutin terhadap stok ritel dan kemampuan penjualan berbasis nilai (value-based selling) yang belum optimal merupakan prioritas utama untuk perbaikan. Perbaikan yang diusulkan mencakup penerapan pemantauan stok ritel dan pelatihan penjualan untuk meningkatkan kompetensi tenaga penjual. Langkah-langkah perbaikan ini diharapkan dapat mengurangi dampak risiko yang teridentifikasi serta meningkatkan pendapatan penjualan perusahaan.
Pengendalian Persediaan Critical Spare Part dengan Metode EOQ dan Minmax Stock untuk Meminimalkan Biaya Persediaan (Studi Kasus pada Workshop PT XYZ) Alfian Rahman Rosyidin; Yoshua Ardy Putra; Restu Jati Saputro
Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 9 (2026): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v4i9.602

Abstract

Workshop PT XYZ mengelola 30 item critical spare part tanpa parameter pengendalian persediaan yang terukur, sehingga terjadi kehabisan stok dan penumpukan persediaan. Penelitian ini bertujuan menghitung kuantitas pemesanan optimal menggunakan metode Economic order quantity (EOQ), menyusun parameter Min-Max Stock yang meliputi Safety Stock, Reorder Point, minimum stock, dan Maximum Stock, serta menganalisis potensi minimisasi Total inventory cost (TIC). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data transaksi harian periode Juli–Desember 2025. Hasil pengolahan data menunjukkan terdapat 23 item bergerak dan 7 item tanpa pemakaian. Kuantitas pemesanan ditetapkan melalui pendekatan basic cycle time, sedangkan Safety Stock dihitung menggunakan interval proteksi pada tingkat layanan 95%. Hasil penelitian menunjukkan kuantitas pemesanan optimal berkisar antara 2 unit hingga 392 liter dengan siklus peninjauan 12 hari. Penerapan parameter usulan menghasilkan Total inventory cost sebesar Rp10.419.387 dibandingkan kondisi aktual sebesar Rp13.800.911, sehingga diperoleh penghematan Rp3.381.524 atau 24,50%. Setelah mengecualikan satu item dominan, tingkat penghematan menjadi 18,81%. Selain itu, kejadian kekurangan stok menurun dari 24 transaksi darurat menjadi 8 satuan permintaan yang tidak terpenuhi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama persediaan bukan terletak pada frekuensi pemesanan, melainkan pada belum adanya batas kendali stok yang terukur.

Filter by Year

2023 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 9 (2026): Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 8 (2026): Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 7 (2026): Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 5 (2026): Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi Global Vol. 3 No. 12 (2025): Jurnal Inovasi Global Vol. 3 No. 11 (2025): Jurnal Inovasi Global Vol. 3 No. 10 (2025): Jurnal Inovasi Global Vol. 3 No. 9 (2025): Jurnal Inovasi Global Vol. 3 No. 8 (2025): Jurnal Inovasi Global Vol. 3 No. 7 (2025): Jurnal Inovasi Global Vol. 3 No. 6 (2025): Jurnal Inovasi Global Vol. 3 No. 5 (2025): Jurnal Inovasi Global Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Inovasi Global Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Inovasi Global Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Global Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 12 (2024): Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 11 (2024): Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 10 (2024): Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 9 (2024): Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 8 (2024): Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 7 (2024): Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 6 (2024): Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 5 (2024): Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Inovasi Global Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Inovasi Global Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Inovasi Global More Issue