cover
Contact Name
Muhamad Sidik
Contact Email
kampusakademikjipm@gmail.com
Phone
+6289671418611
Journal Mail Official
kampusakademikjipm@gmail.com
Editorial Address
Jl.Pedurungan Kidul IV rt.03/01 No.62 Kel. Pedurungan Kidul/ Kec.Pedurungan Semarang 50192 , Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50192
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA
ISSN : 30257964     EISSN : 30255465     DOI : https://doi.org/10.61722/jipm.v1i2.9
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Merupakan platform publikasi jurnal Karya suatu hasil penelitian orisinil atau tinjauan Pustaka yang ditulis oleh mahasiswa. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin Ilmu diantaranya yaitu: Ilmu Sosial Humaniora, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Sistem Informasi, Ilmu Komunikasi, Agama, Teologi, Keperawatan, Kebidanan, Pengabdian, EBisnis, Komputer Akuntansi, Bahasa, Sastra, Seni, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. Ekonomi: Ekonomi Publik, Ekonomi Internasional, Perbankan dan Lembaga Keuangan Ekonomi Pembangunan, Ekonomi Moneter, Ekonomi Keuangan. Manajemen bisnis dan perbankan: Manajemen keuangan dan kekayaan, Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Strategis, Operasi, Kewirausahaan, Etika Perbankan, Operasi dan Manajemen Perbankan. Akuntansi: Akuntansi Sektor Publik, Perpajakan, Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Auditing, dan Sistem Informasi Akuntansi Jurnal ini terbit 1 tahun 6 kali (Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, Desember)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 502 Documents
OPTIMALISASI PERAN MAHASISWA DALAM UPAYA PENCEGAHAN KORUPSI MELALUI PENDIDIKAN ANTIKORUPSI DI PERGURUAN TINGGI Septia Astrid Rahmawati; Serliana Serliana; Tiara Nazwa Mihraz
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa (JIPM) April 2026
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i2.2317

Abstract

Korupsi merupakan salah satu permasalahan krusial yang hingga kini masih menjadi tantangan besar dalam pembangunan nasional. Praktik korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat terciptanya keadilan sosial, merusak sistem pemerintahan, serta menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi publik. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan yang sistematis dan berkelanjutan, salah satunya melalui pendidikan antikorupsi. Dalam konteks ini, mahasiswa sebagai generasi muda dan agen perubahan memiliki peran strategis dalam membangun budaya antikorupsi di lingkungan kampus maupun masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mahasiswa dalam pencegahan korupsi melalui implementasi pendidikan antikorupsi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur, yaitu dengan mengkaji berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen resmi yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan antikorupsi berperan penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang berintegritas, jujur, dan bertanggung jawab. Melalui proses pembelajaran yang terintegrasi, mahasiswa tidak hanya memahami konsep korupsi secara teoritis, tetapi juga mampu menginternalisasi nilai-nilai antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, mahasiswa dapat berkontribusi secara aktif dalam upaya pencegahan korupsi melalui berbagai kegiatan, seperti kampanye edukasi, diskusi publik, penelitian, serta keterlibatan dalam organisasi kemahasiswaan yang menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas. Peran mahasiswa juga terlihat dalam kemampuan mereka untuk menjadi kontrol sosial terhadap kebijakan publik dan praktik penyimpangan yang terjadi di lingkungan sekitar. Dengan adanya pendidikan antikorupsi yang efektif, diharapkan mahasiswa mampu menjadi pelopor dalam menciptakan budaya antikorupsi yang berkelanjutan. Dengan demikian, pendidikan antikorupsi tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai upaya pembentukan karakter dan kesadaran kritis mahasiswa. Keterlibatan aktif mahasiswa dalam gerakan antikorupsi diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan masyarakat yang bersih dari praktik korupsi serta mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
MEMBANGUN INTEGRITAS GENERASI MUDA MELALUI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI DI ERA MODERN Diva Aulia Permata Sari; Mia Anicha; Yussel Michelin Audrey Zona
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa (JIPM) April 2026
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i2.2318

Abstract

Pendidikan anti korupsi menjadi salah satu upaya penting dalam membangun karakter generasi muda yang berintegritas. Korupsi tidak hanya berdampak pada kerugian negara, tetapi juga merusak moral dan kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kedisiplinan perlu dilakukan sejak dini melalui sistem pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pendidikan anti korupsi dalam membentuk integritas dan karakter generasi muda. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai sumber jurnal dan buku ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan anti korupsi yang terintegrasi dalam kurikulum, didukung oleh keteladanan guru, serta lingkungan yang kondusif, dapat meningkatkan kesadaran dan sikap anti korupsi pada peserta didik. Dengan demikian, pendidikan memiliki peran strategis dalam menciptakan generasi yang jujur dan bertanggung jawab.
MENANAMKAN NILAI KEJUJURAN DAN KEDISPLINAN PADA MAHASISWA UNIVERSITAS BANDAR LAMPUNG DALAM MEWUJUDKAN GENERASI ANTI KORUPSI YANG BERINTERGRITAS Handika Amanda; Nasywa Chaila Ribi; Safira Tri Hapsari
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa (JIPM) April 2026
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i2.2319

Abstract

Penanaman nilai kejujuran dan kedisiplinan merupakan aspek penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang berintegritas serta berperan aktif dalam upaya pencegahan korupsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya penerapan nilai kejujuran dan kedisiplinan pada mahasiswa Universitas Bandar Lampung dalam mewujudkan generasi anti korupsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan observasi terhadap lingkungan akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejujuran dan kedisiplinan yang diterapkan secara konsisten mampu membentuk sikap tanggung jawab, meningkatkan kesadaran moral, serta mencegah perilaku menyimpang, termasuk tindakan koruptif. Selain itu, lingkungan kampus yang mendukung melalui pendidikan karakter dan pembelajaran anti korupsi berperan penting dalam memperkuat nilai-nilai tersebut. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara mahasiswa, dosen, dan institusi pendidikan dalam menanamkan serta mengimplementasikan nilai kejujuran dan kedisiplinan sebagai fondasi utama dalam menciptakan generasi yang berintegritas dan bebas dari korupsi.
INTERNALISASI NILAI INTEGRITAS MELALUI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI YANG BERKEARIFAN LOKAL UNTUK MEMBENTUK KARAKTER GENERASI MUDA Panji Asmoro Bangun; Aditya Surya Pratama; Irfandi Irfandi
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa (JIPM) April 2026
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i2.2320

Abstract

Korupsi di Indonesia merupakan fenomena sistemik yang tidak hanya melanggar hukum formal tetapi juga menggerogoti fondasi moral, sosial, dan kepercayaan publik. Upaya pemberantasan yang selama ini didominasi oleh pendekatan represif atau penegakan hukum terbukti belum mampu memutus mata rantai korupsi secara tuntas, sehingga diperlukan strategi preventif yang mendasar pada internalisasi nilai integritas sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengembangkan pemikiran Zainudin Hasan mengenai pendidikan antikorupsi sebagai strategi pembentukan karakter generasi muda berintegritas dalam konteks hukum, etika, dan sosial budaya Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi literatur (library research) yang bersifat deskriptif-analitis, berfokus pada analisis mendalam terhadap karya-karya utama Hasan beserta artikel ilmiah pendukungnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut perspektif Hasan, pendidikan antikorupsi bukan sekadar instrumen penegakan hukum atau kebijakan, melainkan merupakan instrumen moral, kultural, dan sosial yang komprehensif. Integrasi nilai-nilai Pancasila dan kearifan lokal, khususnya nilai Pi’il Pesenggiri dari masyarakat Lampung yang mengajarkan kehormatan, rasa malu, dan tanggung jawab, menjadi landasan penting agar pendidikan tersebut kontekstual dan efektif menyentuh ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Selain itu, strategi implementasi yang dikembangkan harus adaptif terhadap tantangan era digital (4.0), memanfaatkan teknologi sebagai media internalisasi nilai, serta mendorong sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran Zainudin Hasan menawarkan paradigma baru dalam pemberantasan korupsi di Indonesia melalui pendekatan preventif dan humanis yang menekankan pembentukan karakter berintegritas, yang berpotensi mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045 yang bebas korupsi, berkeadilan sosial, dan beradab secara moral.
Pengaruh Lingkungan Sosial terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas V SD Negeri 0101 Sibuhuan Irma Sari Daulay; Ainun Naimi Pohan; Wira Astianingisih; Maya Sari Batubara; Nur Desi Nasution; Rahmadani Pulungan
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa (JIPM) April 2026
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i2.2321

Abstract

This study aims to determine the influence of social environment on students' learning motivation at the elementary school level. The social environment in this context includes students' interactions with family, peers, and the school environment. This research employed a quantitative approach using a survey method. The subjects were fifth-grade students from a public elementary school, with a total of 17 respondents. The instrument used was a closed-ended questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis results showed a significant influence between the social environment and students' learning motivation, with a contribution percentage of 78%. Students who are in a supportive social environment tend to have higher learning motivation, as indicated by enthusiasm, curiosity, and active participation in learning activities. These findings suggest that the social environment plays a vital role in supporting students’ academic success. Therefore, collaboration among parents, teachers, and peers needs to be strengthened to create a positive learning atmosphere and foster students’ intrinsic motivation.
Transformasi Sistem Politik Indonesia dalam Bayang-Bayang Sentralisasi Kekuasaan dan Politik Elit HANI NURUL QHOTIMAH; INDAH RAHMA DANI; JASUAR ALIYYU KHATTA
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa (JIPM) April 2026
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i2.2322

Abstract

Indonesia’s political system has undergone significant transformation, particularly since the transition from authoritarianism to democracy in the late 20th century. Despite the formal shift toward decentralization and democratic governance, patterns of power centralization and elite dominance remain influential in shaping political outcomes. This study aims to examine how these two dynamics centralization of authority and elite-driven politics interact within Indonesia’s evolving political system. Using a qualitative approach based on literature review and critical analysis, this research explores institutional developments, policy trends, and political behavior across different periods. The findings indicate that although decentralization policies were introduced to distribute power more evenly, in practice, political authority often reconsolidates at the national level through regulatory frameworks and elite networks. Furthermore, political elites continue to play a decisive role in controlling party structures, electoral processes, and policy directions, limiting broader public participation. These conditions create a paradox in which democratic procedures exist, but substantive democracy remains constrained. The study implies that strengthening institutional accountability, enhancing political inclusivity, and reducing oligarchic influence are essential steps toward achieving a more balanced and representative political system in Indonesia.
Kajian Literatur Perbandingan Teknologi EPON dan GPON pada Jaringan Akses Fiber Optik Muhammad Rizky Irawan; Andi Ahmad Dahlan; Lifwarda Lifwarda; Yulindon Yulindon
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa (JIPM) April 2026
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i2.2324

Abstract

The increasing demand for high-speed broadband services has driven the adoption of Fiber To The Home (FTTH) technology based on Passive Optical Network (PON). The two primary technologies dominating current implementations are Ethernet Passive Optical Network (EPON) and Gigabit Passive Optical Network (GPON). This study aims to conduct a systematic literature review providing an in-depth comparison between EPON and GPON regarding technical specifications, Quality of Service (QoS) performance, and economic implications. The methodology employed is a Systematic Literature Review (SLR), evaluating scientific publications from 2020 to 2025. The results indicate that GPON offers significant advantages in downstream capacity (2.488 Gbps), protocol efficiency reaching 92%, and granular bandwidth management through the T-CONT mechanism, making it ideal for large-scale triple-play services. Conversely, EPON provides a simpler architecture, 20-30% lower capital expenditure (CAPEX), and symmetric speeds (1.25 Gbps) suitable for business or rural traffic needs. This research concludes that technology selection must be based on subscriber density and operational budget, where GPON excels in dense metropolitan areas, while EPON remains competitive for cost-sensitive market segments.
Systematic Literature Review Peran Internet of Things dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Jaringan Digital Zaki, Muhammad Aulia; Lifwarda Lifwarda; Vera Veronica; Yulindon Yulindon
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa (JIPM) April 2026
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i2.2327

Abstract

Perkembangan teknologi IoT yang pesat telah memberikan kontribusi signifikan terhadap transformasi sistem jaringan digital, khususnya dalam peningkatan parameter Quality of Service (QoS). Metode penelitian yang digunakan meliputi tahapan identifikasi, screening, eligibility, dan inklusi terhadap artikel ilmiah yang relevan dengan rentang tahun publikasi 2021 hingga 2026. Data dikumpulkan dari berbagai basis data akademik seperti Google Scholar, Scopus, dan sumber terindeks lainnya. Sejumlah artikel terpilih dianalisis untuk mengidentifikasi tren, tantangan, serta kontribusi penerapan IoT dalam sistem jaringan. Hasil kajian menunjukkan bahwa IoT memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja jaringan melalui pemantauan secara real-time, alokasi sumber daya yang adaptif, serta pengolahan data yang cerdas. Implementasi IoT mampu meningkatkan parameter QoS seperti latency, throughput, reliability, dan efisiensi jaringan. Namun demikian, terdapat beberapa tantangan yang perlu diperhatikan, seperti kerentanan terhadap keamanan, kompleksitas pengelolaan data, serta masalah skalabilitas sistem. Selain itu, integrasi IoT dengan teknologi terkini seperti kecerdasan buatan dan edge computing menunjukkan potensi yang besar dalam mengoptimalkan layanan jaringan digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa IoT merupakan komponen penting dalam pengembangan jaringan digital yang cerdas dan efisien, serta memiliki implikasi signifikan bagi penelitian lanjutan maupun implementasi praktis di masa depan.
ANALISIS PERAN TEKNOLOGI FTTH BERBASIS GPON DALAM MENDUKUNG TRANSFORMASI DIGITAL WILAYAH PEDESAAN Grace Aulia, Ramanda; Amelia Yolanda; Yustini Yustini; Yulindon Yulindon
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa (JIPM) April 2026
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i2.2328

Abstract

Transformasi digital menuntut ketersediaan infrastruktur broadband berkecepatan tinggi yang andal, namun kesenjangan akses di wilayah pedesaan masih menjadi kendala utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi Fiber to the Home (FTTH) berbasis Gigabit Passive Optical Network (GPON) dalam mendukung pemerataan akses broadband. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap publikasi ilmiah periode 2020–2025 dari berbagai database bereputasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa FTTH-GPON mampu menyediakan kapasitas bandwidth tinggi, latensi rendah, serta kualitas layanan (QoS) yang stabil dengan parameter teknis seperti link power budget yang memenuhi standar. Selain itu, penggunaan arsitektur jaringan optik pasif meningkatkan efisiensi energi dan menurunkan biaya operasional. Dari sisi implementasi, ketersediaan jaringan broadband berbasis FTTH berkontribusi terhadap peningkatan akses layanan digital, termasuk pendidikan dan kesehatan, serta mendukung inklusi digital di wilayah pedesaan. Namun demikian, implementasi FTTH-GPON masih menghadapi keterbatasan infrastruktur serta belum terintegrasinya aspek teknis, ekonomi, dan sosial secara komprehensif. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan integratif dalam perencanaan dan pengembangan jaringan FTTH berbasis GPON untuk mendukung transformasi digital yang berkelanjutan.
Transformasi Teori Organisasi Klasik Ke Modern Destia Henni; Widia Sukma; Nurhijjah Nurhijjah; Akdila Bulanov
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa (JIPM) April 2026
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i2.2329

Abstract

This paper aims to examine the transformation of organizational theory from classical approaches to modern and critical perspectives. Classical organizational theory emphasizes efficiency, formal structure, division of labor, and rationality in organizational management, as reflected in the ideas of thinkers such as Taylor, Fayol, and Weber. However, this approach is considered to have limitations as it pays less attention to human aspects and social dynamics within organizations. In response, modern organizational theory emerged by emphasizing the importance of human relations, open systems, and adaptation to the external environment. This approach views organizations as dynamic and complex systems influenced by interactions between individuals, groups, and their environment. Furthermore, critical organizational theory arises as a form of reflection and critique of power domination, inequality, and hidden ideologies within organizational practices. This perspective seeks to reveal power relations and promote more equitable social change within organizations. Thus, the transformation of organizational theory reflects a paradigm shift from a mechanistic approach to one that is more humanistic, adaptive, and reflective of social realities.