cover
Contact Name
Humaidi
Contact Email
humaidi.bisnis@ulm.ac.id
Phone
+6285332246798
Journal Mail Official
jurnalrhizophora@ulm.ac.id
Editorial Address
Program Studi Administrasi Bisnis Fakutlas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ULM Kampus ULM Banjarmasin Gedung FISIP Lantai II Jalan Brigjen. H. Hasan Basry Kode Pos 70123 Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
ISSN : 30318459     EISSN : 30263271     DOI : https://doi.org/10.20527/ekshum.v1i1
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora (ESKHUM) merupakan jurnal publikasi ilmiah yang memuat hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pengembangan dan penyebarluasan ipteks, penempatan ilmu dan teknologi sesuai dengan situasi masyarakat dan perjanjian pembangunan, memberikan bantuan kepada masyarakat dalam mengidentifikasi masalah serta mencari alternatif penyembuhan, dan memberikan jasa layanan profesional kepada masyarakat sesuai dengan bidangnya. Kegiatan pengabdian pada masyarakat meliputi penataan, loka karya, kursus-kursus, penyuluhan-penyuluhan, kampanye, publikasi-publikasi, proyek-proyek, percontohan, dan pertunjukan seperti pameran
Articles 21 Documents
Pelatihan Strategi Pemasaran Produk Berbahan Utama Pisang Pada Kaum Milenial di Kota Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara Haris Fadillah
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ekshum.v2i1.14

Abstract

ABSTRAK: Pisang adalah buah yang sangat bergizi yang merupakan sumber vitamin, mineral dan juga karbohidrat. Pisang dapat dimanfaatkan untuk membuat cuka melalui proses fermentasi alkohol dan asam cuka. Daun pisang dipakai sebagai pembungkus berbagai macam makanan tradisional Indonesia. Strategi Pemasaran adalah satu penunjang keberhasilan suatu produk UMKM, agar para pengunjung mempunyai ketertarikan berkunjung ke Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dalam hal ini peneliti akan memberikan beberapa strategi pemasaran yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keuangan. Tempat pelaksanaan di Kota Amuntai, terutama tempat rekreasi anak, pasar, tempat titik kumpul banyak orang. Metode yang dilaksanakan tatap muka langsung. Hasilnya terdapat beberapa hal yang diperbaiki dan adalah lebih mengkreatifkan dan menginovasikan produknya agar diterima di lingkungan masyarakat, produk tersebut memiliki daya tahan lama untuk disajikan, selalu ramah dan jangan ragu untuk mempromosikan dagangannya. Ada beberapa hal dapat dilakukan seperti belajar berinteraksi yang baik kepada pelanggan, mencari tahu keinginan pelanggan apa yang diharapkan dari produk yang berbahan utama pisang. Demi menunjangnya bahan produk berbahan utama pisang, adanya kolaborasi dan kerjasama yang terkait demi kemajuan produk tersebut baik dari pembuat produk, Pemerintah yang terkait, dan masyarakat, kemasan bisa menjadi daya Tarik penjualan, kreativitas dan inovasi dalam menghidangkan produknya serta strategi pemasaran dengan media sosial Kata kunci : : Strategi, Pemasaran, Pisang ABSTRACT: Bananas are a very nutritious fruit which is a source of vitamins, minerals and carbohydrates. Bananas can be used to make vinegar through the fermentation process of alcohol and vinegar. Banana leaves are used as wrappers for various types of traditional Indonesian food. Marketing Strategy is a support for the success of an MSME product, so that visitors have an interest in visiting North Hulu Sungai Regency. In this case the researcher will provide several marketing strategies that can be used to increase finances. The implementation location is in Amuntai City, especially children's recreation areas, markets, gathering points for many people. The method is carried out face to face. The result is that there are several things that have been improved and that is to be more creative and innovate the product so that it is accepted in the community, the product has a long shelf life to be served, is always friendly and does not hesitate to promote its merchandise. There are several things you can do, such as learning to interact well with customers, finding out what customers want from products made from bananas. In order to support the product ingredients made from bananas as the main ingredient, there is collaboration and cooperation related to the progress of the product both from the product maker, the relevant government and the community, packaging can be a sales attraction, creativity and innovation in serving the product as well as a marketing strategy using social media Keywords: strategy, marketing, banana
Sosialisasi Penyuluhan Stop Bullying di SMPN 2 Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur Fakhri
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ekshum.v2i1.15

Abstract

ABSTRAK: Perundungan (bullying) menjadi masalah sosial yang tidak pernah berakhir di tengah masyarakat dan lingkungan sekolah. Pencegahan bullying disekolah dapat dilakukan antara lain dengan menggiatkan pengawasan dan pemberian sanksi secara tepat pada pelaku bullying. Cara lain dengan melakukan penyuluhan melalui berbagai cara, salah satunya memasukkan materi bullying ke dalam pembelajaran yang akan berdampak positif bagi pengembangan pribadi para murid. Tujuan pengabdian ini adalah memberi edukasi pencegahan bullying pada pelajar. Partisipan pengabdian adalah sekolah, pelajar, dan anggota pengabdian sendiri. Dalam kegiatan pengabdian ini, metode yang digunakan adalah dengan model penyuluhan dan dialog interaktif sehingga selain memberikan informasi tentang dampak perbuatan bullying di SMPN2 Dusun Tengah, Guru berserta siswa/siswi juga ikut aktif dalam dialog sehingga terjalinnya komunikasi yang baik. Hasilnya, pelajar semakin tahu bahwa Perundungan (bullying) adalah tindakan yang salah dan sangat tidak pantas dilakukan di lingkungan sekolah. Kata kunci : Perundungan, Stop Bullying, Sekolah Menengah Pertama ABSTRACT: Bullying is a social problem that never ends in the community and school environment. Prevention of bullying in schools can be done, among others, by intensifying supervision and imposing appropriate sanctions on bullies. Another way is to conduct counseling through various ways, one of which is incorporating bullying material into learning that will have a positive impact on the personal development of students. The purpose of this service is to provide bullying prevention education to students. Participants of service are schools, students, and members of the service themselves. In this service activity, the method used is a model of counseling and interactive dialogue so that in addition to providing information about the impact of bullying in SMPN2 Dusun Tengah, teachers and students also actively participate in dialogue so that good communication is established. As a result, students increasingly know that bullying is wrong and very inappropriate in the school environment. Keywords: Bullying, Stop Bullying,Junior High School
Pelatihan Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Terintegrasi di Kecamatan Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin Hairudinor; Rizki Muslim Hidayat; Tiara Putri Ayu Oktaviani; Nisa Aulia Astuti; Shera Khusnul Khamidah
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ekshum.v2i1.16

Abstract

ABSTRAK: Program kemitraan masyarakat akan dilaksanakan pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Terintegrasi Kecamatan Banjarmasin Utara. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini (a) Adanya pembinaan dan peningkatan SDM dalam inovasi produk dan manajemen kewirausahaan, pemasaran serta kemitraan. (b) Adanya pelatihan mengenai bagaimana mengintegrasikan pengelolaan usaha dalam pengembangan UMKM, dan (c) Terciptanya suatu konsep atas sinergi peran ABCG (Academisi, Business, Community, Government/Akademisi, Badan Usaha, Komunitas, Pemerintah Daerah) dalam pengembangan UMKM. Metode kegiatan ini yaitu 1) Penyuluhan dan Diskusi, 2) Demonstrasi dan Redemonstrasi, 3) Pelatihan dan Pendampingan, 4) Evaluasi kegiatan. Kunjungan ke UMKM lahan basah yang menjadi target kegiatan, analisis kebutuhan, memberikan materi dalam bentuk workshop sekaligus berdiskusi yang terkait permasalahan, kemudian nara sumber memberikan solusi terkait masalah yang dihadapi. Selanjutnya dilaksanakan juga simulasi pemasaran dan promosi melalui digital marketing. Hasil pelaksanaan pengabdian adanya perubahan positif dari pelaku UMKM setelah mendapatkan sosialisasi dan pelatihan pengembangan integrasi UMKM. Diketahui adanya kenaikan UMKM yang terintegrasi di Kecamatan Banjarmasin Utara dengan persentase kurang lebih 50% dan peserta pelatihan juga sudah mendaftarkan diri di aplikasi OSS atau sistem aplikasi elektronik UMKM terintegrasi. Kata kunci : UMKM, Terintegrasi, Aplikasi OSS, Kota Banjarmasin ABSTRACT: The community partnership program will be implemented in Integrated Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in North Banjarmasin District. The objectives of this community service activity are (a) To provide guidance and improvement of human resources in product innovation and entrepreneurial management, marketing and partnerships. (b) There is training on how to integrate business management in the development of MSMEs, and (c) The creation of a concept for the synergy of the role of ABCG (Academics, Business, Community, Government/Academics, Business Entities, Community, Regional Government) in the development of MSMEs. The methods of this activity are 1) Counseling and Discussion, 2) Demonstration and Redemonstration, 3) Training and Mentoring, 4) Evaluation of activities. Visits to wetland MSMEs which are the target of activities, needs analysis, providing material in the form of workshops as well as discussing related problems, then resource persons provide solutions related to the problems faced. Furthermore, marketing and promotion simulations were carried out through digital marketing. The results of the service implementation were positive changes in MSME actors after receiving socialization and training on developing MSME integration. It is known that there has been an increase in integrated MSMEs in North Banjarmasin District with a percentage of approximately 50% and training participants have also registered in the OSS application or integrated MSME electronic application system. Keywords: MSMEs, Integrated, OSS Application, Banjarmasin City
Optimalisasi Partisipasi Masyarakat Dalam Kegiatan Musyawarah Pembangunan di Kelurahan Telum Dalam Beni Akhmad; Riska Aulia Noor; Fika Fibriyanita; Sitna Hajar Malawat; Winda Emelia
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ekshum.v2i1.17

Abstract

ABSTRAK: Kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “optimalisasi partisipasi masyarakat dalam kegiatan musyawarah pembangunan”. Yakni penyuluhan pentingnya partisipasi masyarakat dilakukan oleh tim yang peduli terhadap pembangunan berkelanjutan. Hasil responsnya cukup untuk dapat di diskusikan “penting pembangunan fisik atau pembangunan non fisik”. Sebagian beranggapan, pembangunan fisik lebih perlu karena lebih terlihat dan bisa dimanfaatkan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada hari Kamis, 08 Februari 2024 di kelurahan teluk dalam. Target yang ingin dicapai dari pengabdian ini adalah melalui sosialisasi yang diberikan kepada masyarakat diharapkan dapat memberikan pengetahuan tentang pemahaman pentingnya partisipasi masyarakat dalam suatu pembangunan. Partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan fisik maupun non fisik juga menjadi pendukung utama dalam keberhasilan pembangunan di kelurahan teluk dalam. Sedangkan pada pembangunan non fisik masyarakat berpartisipasi dengan mengikuti pelatihan, penyuluhan, pembinaan, dan sebagainya. Kata Kunci: Optimalisasi, Partisipasi Masyarakat, Pembangunan ABSTRACT: Community service activities with the theme "optimizing community participation in development deliberation activities". Namely, education on the importance of community participation is carried out by a team that cares about sustainable development. The response results are sufficient to be able to discuss "the importance of physical development or non-physical development". Some think that physical development is more necessary because it is more visible and can be utilized. This service activity was carried out on Thursday, February 8 2024 in Teluk Dalam sub-district. The target to be achieved from this service is that through outreach provided to the community, it is hoped that it can provide knowledge about understanding the importance of community participation in development. Community participation in the implementation of physical and non-physical development is also the main support in the success of development in Teluk Dalam sub-district. Meanwhile, in non-physical development, the community participates by participating in training, counseling, coaching, and so on. Keywords: Optimization, Community Participation, Development
Sosialisasi Kepedulian Terhadap Seksualitas Diri Sendiri Pada Anak-Anak Sekolah Dasar Negeri 2 Loktabat Selatan, Banjarbaru Liliana, Gina; Wafa, Mohammad Ali
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ekshum.v2i2.18

Abstract

ABSTRAK: Pendidikan seksual atau seks edukasi penting untuk dilaksanakan dari sejak dini. Informasi tentang pendidikan seksual sejak dini harus dikuasai oleh orang tua dan guru di sekolah. Peran aktif orang tua dan guru untuk mengedukasi anak tentang kekerasan seksual merupakan salah satu untuk mengantisipasi terjadinya kejahatan seksual kepada anak, Pendidikan seksual pada usia dini juga dapat mengedukasi anak untuk memahami kondisi tubuhnya, memahami bersikap dengan lawan jenis. Berdasarkan hal tersebut, sangat penting memberikan sebuah Pendidikan mengenai kepedulian terhadap seksualitas diri sendiri pada anak-anak agar kedepannya mereka bisa memahami kondisi tubuhnya, memahami bersikap dengan lawan jenis dan memahami cara menghindar dari kekerasan seksual. Disini penulis beserta mitra yakni Guru-Guru Sekolah Dasar Negeri 2 Loktabat Selatan sepakat untuk melakukan Sosialisasi mengenai kepedulian terhadap seksualitas diri sendiri yang dimana target sasarannya adalah anak-anak selaku siswa SDN 2 Loktabat Selatan sebanyak 30 anak dan orang tua siswa yang bersangkutan. Metode yang digunakan adalah dengan cara ceramah dan diskusi ditambah dengan pemberian beberapa poster info grafis mengenai edukasi seks sejak dini dan pemberian tes pretest dan postest. Dan untuk target luaran, nantinya diharapkan para siswa, guru, dan orang tua siswa bisa memahami pentingnya Pendidikan seksual sejak usia dini dan bisa menghindari bahaya dari penyimpangan, kekerasan, dan kejahatan seksual pada anak-anak Kata kunci : Edukasi Seks, Kejahatan Seksual, Anak-anak ABSTRACT: Sexual education or sex education is important to implement from an early age. Information about early sexual education must be mastered by parents and teachers at school. The active role of parents and teachers in educating children about sexual violence is one of anticipating the occurrence of sexual crimes against children. Sexual education at an early age can also educate children to understand the condition of their bodies, understand how they behave with the opposite sex. Based on this, it is very important to provide education regarding awareness of one's own sexuality to children so that in the future they can understand the condition of their bodies, understand how to behave with the opposite sex and understand how to avoid sexual violence. Here the author and his partners, namely the South Loktabat 2 Elementary School teachers, agreed to carry out socialization regarding awareness of one's own sexuality, where the target audience was 30 children as students of South Loktabat 2 Elementary School and the parents of the students concerned. The method used was lectures and discussions coupled with the provision of several infographic posters regarding early sex education and administration of pretests and posttests. And for the outcome target, it is hoped that students, teachers and parents will be able to understand the importance of sexual education from an early age and be able to avoid the dangers of deviation, violence and sexual crimes in children. Keywords: Sex Education, Sexual Crimes, Children
Pengenalan Investasi Bagi Mahasiswa Universitas Sari Mulia dalam Rangka Literasi Keuangan (SPM) Yuliarti Rezeki; A. Firsa Ariza; Zahra Rahmawati; Fajriyanor; Setiani
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Literasi keuangan adalah keterampilan dalam mengelola keuangan. Keterampilan ini sangat penting bagi individu maupun bagi negara karena memiliki efek jangka panjang bagi perekonomian. Salah satu indikator kemajuan perekonomian suatu negara dapat di tandai dengan adanya kesadaran masyarakat terkait pentingnya literasi keuangan. Mahasiswa diharapkan mengetahui cara berinvestasi sehingga tidak konsumtif. Namun, dari sisi yang lain minat generasi muda masih rendah. Hal tersebut disebabkan minimnya pengetahuan dan ketidakpercayaan dalam menghadapi risiko saat berinvestasi. Tujuan dari PKM ini adalah mengenalkan literasi keuangan kepada mahasiswa. Metode yang digunakan berupa edukasi dan sosialisasi melalui Sekolah Pasar Modal. Hasil dari kegiatan adalah dari 75 peserta yang hadir terjadi peningkatan pengetahuan atau pemahaman terkait investasi. Hal tersebut dilihat dari kuesioner yang dibagikan sebelum dan sesudah edukasi. Evaluasi kegiatan ini mengaktifkan kembali anggota KSPM dalam membantu kegiatan PKM karena banyak peserta yang tidak terfasilitas dalam membuka rekening saham. Luaran kegiatan sebagian mahasiswa sudah membuka rekening saham Kata kunci : Edukasi, Investasi, Literasi keuangan, SPM   ABSTRACT: Financial literacy is skills in managing finances. These skills are very important for individuals and for the country because they have long-term effects on the economy. One indicator of a country's economic progress can be marked by public awareness regarding the importance of financial literacy. Students are expected to know how to invest so they are not consumptive. However, on the other hand, interest from the younger generation is still low. This is due to a lack of knowledge and distrust in facing risks when investing. The aim of this PKM is to introduce financial literacy to students. The method used is education and outreach through the Capital Markets School. The result of the activity was that the 75 participants who attended increased their knowledge or understanding regarding investment. This can be seen from the questionnaires distributed before and after education. Evaluation of this activity reactivated KSPM members in assisting PKM activities because many participants were not facilitated in opening stock accounts. As a result of the activity, some students have opened stock accounts Keywords: Education, Investment, Financial literacy, SPM
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Mendeley Bagi Mahasiswa Untuk Penulisan Karya Ilmiah Riska Aulia Noor; Fika Febriyanita; Rizky Subhan
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Dalam rangka mendukung pengembangan kapasitas dan kualitas penelitian di kalangan mahasiswa dan peneliti pemula, diperlukan upaya untuk memberikan pelatihan yang efektif dan praktis dalam pengelolaan referensi. Salah satu platform yang paling populer dan banyak digunakan untuk tujuan ini adalah Mendeley. Salah satu software dapat digunakan untuk membantu penulisan sitasi serta daftar pustaka yang baik adalah Mendeley. Sebelum menggunakan Mendeley, kita harus mengetahui fungsi daripda Mendeley. Pelatihan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 25 Mei 2024 bertempat di ruang perkuliahan lantai 1 FISIP Uniska MAB Banjarmasin.   Kegiatan   ini   berlangsung   dari   pukul   14.00   Wita   sampai   pukul    17.00   Wita.  Yang menjadi   pada  pelatihan  ini  Mahasiswa  Jurusan Administrasi Publik FISIP Uniska. Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta akan mampu memperoleh pengetahuan dan keterampilan dasar yang diperlukan untuk memulai perjalanan penelitian mereka dengan langkah yang lebih mantap dan terarah. Dengan demikian, diharapkan pelatihan ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kapasitas dan produktivitas penelitian di kalangan mahasiswa dan peneliti pemula, serta berpotensi menghasilkan karya-karya ilmiah yang lebih berkualitas dan berdampak positif bagi masyarakat secara luas Kata kunci : Mendeley, Penulisan, Karya Ilmiah   ABSTRACT: In order to support the development of research capacity and quality among students and novice researchers, efforts are needed to provide effective and practical training in reference management. One of the most popular and widely used platforms for this purpose is Mendeley. One of the software that can be used to help write good citations and bibliography is Mendeley. Before using Mendeley, we must know the function of Mendeley. This training was held on Saturday, May 25 2024 at the lecture room on the 1st floor of Fisip Uniska MAB Banjarmasin.   This activity takes place from 14.00 WITA to 17.00 WITA.  What happened in this training were students from the Department of Public Administration, Faculty of Social and Political Sciences, Uniska. Through this training, we hope that the participants will be able to gain the basic knowledge and skills needed to start their research journey with more steady and focused steps. Thus, it is hoped that this training can make a significant contribution in increasing research capacity and productivity among students and novice researchers, and has the potential to produce scientific works of higher quality and have a positive impact on society at large Keywords: Mendeley, Writing, Scientific Work
Pemberdayaan Pengrajin Purun dalam Meningkatkan Kualitas dan Inovasi Produk di Kampung Purun di Kota Banjarbaru Analisa; Nurhayati; Hafijatunnisa
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Kerajinan purun ini menjadi sumber penghasilan di kampung Purun, Cempaka Banjarbaru. Kampung purun ini memiliki bahan purun yang melimpah dan tumbuh secara bebas di hutan Kalimantan selatan. Sehingga pengrajin memiliki permasalahan berupa bahan purun berbau dan hasil kerajinan yang tidak begitu di kreasikan dengan modern. Tujuan kegiatan ini, Meningkatkan kemampuan pengrajin dalam membuat kerajinan purun dan meningkatkan kualitas purun agar tidak berbau. Metode pelaksanaannya disebut dengan Warrior Four Mission dengan metode yang Missing Based Learned yang akan dilakukan secara luring di antaranya sosialisasi, pre-test, coaching class I dan II dan creative class serta the day intercamp. Hasil kegiatan ini menunjukan  pelatihan menunjukan bahwa terdapat kreasi purun yang modern dan tidak meninggalkan bau apek. Hasil kerajinan purun pun sudah meningkat dari hanya produk tas jinjing melainkan sudah berkembang menjadi tas modern, sendal dan kotak tisu. Dari 20 peserta pelatihan terdapat 16 orang pengrajin yang mampu membuat dan mengkreasikan purun Kata kunci : Purun, Kualitas, Inovasi   ABSTRACT: This purun craft is a source of income in Purun village, Cempaka Banjarbaru. This purun village has abundant purun material and grows freely in the forests of South Kalimantan. So that craftsmen have problems in the form of smelly purun materials and craft products that are not so modernly created. The purpose of this activity is to improve the ability of craftsmen in making purun crafts and improve the quality of purun so that it does not smell. The implementation method is called the Warrior Four Mission with the Missing Based Learned method which will be carried out offline including socialization, pre-test, coaching class I and II and creative class and the day intercamp. The results of this activity show that the training shows that there are modern purun creations that do not leave a musty smell. The results of purun crafts have also increased from just tote bag products but have developed into modern bags, sandals and tissue boxes. Of the 20 training participants, there were 16 craftsmen who were able to make and create purun Keywords: Purun, Quality, Innovation
Pemberdayaan Pengrajin Purun Melalui SFieR (Skill, Quality, Enterprenuer) Untuk Meningkatkan Kualitas Produk Berbasis Green Economi Supaya Terwujudnya Desa Wirausaha Mandiri Aurelia Novena Limena; Noviatul Surat Tri; Fahrija; Nadia Triwanda; Intan Shelli Amanda; Misna Ariana
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Kerajinan purun ini menjadi sumber penghasilan di kampung Purun, Cempaka Banjarbaru. Kampung purun ini memiliki bahan purun yang melimpah dan tumbuh secara bebas di hutan Kalimantan selatan. Sehingga pengrajin memiliki permasalahan berupa bahan purun berbau dan hasil kerajinan yang tidak begitu di kreasikan dengan modern. Tujuan kegiatan ini, Meningkatkan kemampuan pengrajin dalam membuat kerajinan purun dan meningkatkan kualitas purun agar tidak berbau. Metode pelaksanaannya disebut dengan Warrior Six Mission dengan sistem Missing Based Learned yang akan dilakukan secara luring. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa terdapat kreasi purun yang modern dan tidak meninggalkan bau apek. Dari 30 peserta pelatihan terdapat 30 pengrajin yang mampu menghilangkan bau purun dalam proses perebusan. Dan terdapat 26 pengrajin yang mampu mengkreasikan kerajinan purun yang berbentuk modern dengan mengkreasian menggunakan sasirangan, handle tas dan lain-lain. Pada tahapan ini juga terdapat peningkatan penghasilan pengrajin purun dimana sebelum dilakukan pelatihan harga tas purun berkisar 5-50 ribu dan setelah dilakukan pengembangan produk hasil pendapatan pengrajin menjadi meningkat dengan rata-rata penjualan mencapai 170 ribu per produk kerajinan purun.   ABSTRACT: This purun craft is a source of income in Purun village, Cempaka Banjarbaru. This purun village has abundant purun material and grows freely in the forests of South Kalimantan. So that craftsmen have problems in the form of smelly purun materials and craft products that are not so modernly created. The purpose of this activity is to improve the ability of craftsmen in making purun crafts and improve the quality of purun so that it does not smell. The implementation method is called Warrior Six Mission with the Missing Based Learned system which will be carried out offline. The results of the implementation show that there are modern purun creations that do not leave a musty smell. Of the 30 training participants, there were 30 craftsmen who were able to eliminate the smell of purun in the boiling process. And there are 26 craftsmen who are able to create modern purun crafts by creating using sasirangan, bag handles and others. At this stage there is also an increase in the income of purun craftsmen where before the training the price of purun bags ranged from 5-50 thousand and after the product development, the craftsmen's income increased with an average sales of 170 thousand per purun craft product
Peran Pokdarwis Pada Pariwisata Halal Makam Habib Basirih Di Kota Banjarmasin Irwansyah; Saladin Ghalib; Novia Nour Halisa; Noor Hidayati; Nurul Wahyuni; Siti Rusidah
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Program pengabdian masyarakat dilaksanakan pada kelompok Pokdarwis Makam Habib Basirih Banjarmasin. Kelompok  Pokdarwis merupakan sebuah kelembagaan di tingkat masyarakat yang memiliki kepedulian dan tanggung jawab serta berperan sebagai penggerak dalam mendukung terciptanya iklim kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan religi. Permasalahan mitra yang mendasar yaitu bidang pengelolaan usaha dan penataan kawasan Wisata Halal. Tujuan kegiatan ini adalah mengembangkan kemampuan anggota Pokdarwis dalam mengelola wisata halal Makam Habib Basirih Banjarmasin. Adapun solusi permasalahan yaitu pemberian pelatihan tentang wisata halal dan manajemen usaha serta menghimpun kerjasama dengan dinas pariwisata Kota Banjarmasin, selanjutnya juga pendampingan bagi anggota kelompok Pokdarwis. Metode program yang dikembangkan adalah “RRA dan PRA” (rural rapid appraisal dan participant rapid appraisal). Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan terkait pengelolaan wisata halal dan adanya ruang konsultasi bagi kelompok Pokdarwis makam Habib Basirih Kota Banjarmasin Kata kunci : Wisata Halal, Manajemen Usaha, Pokdarwis Makam Habib Basirih   ABSTRACT: The community service program was implemented in the Pokdarwis group of the Habib Basirih Tomb, Banjarmasin. The Pokdarwis group is an institution at the community level that has concern and responsibility and plays a role as a driver in supporting the creation of a conducive climate for the growth and development of religious tourism. The basic partner problems are in the field of business management and arrangement of the Halal Tourism area. The purpose of this activity is to develop the ability of Pokdarwis members in managing halal tourism at the Habib Basirih Tomb, Banjarmasin. The solution to the problem is to provide training on halal tourism and business management and to gather cooperation with the Banjarmasin City Tourism Office, then also mentoring for Pokdarwis group members. The program method developed is "RRA and PRA" (rural rapid appraisal and participant rapid appraisal). The results of the implementation of this activity are increased knowledge related to halal tourism management and the availability of a consultation room for the Pokdarwis group of the Habib Basirih Tomb, Banjarmasin City  Keywords: Halal Tourism, Business Management, Pokdarwis, Habib Basirih's Tomb

Page 2 of 3 | Total Record : 21