Jurnal Healthy Mandala Waluya
Jurnal Healthy Mandala Waluya adalah publikasi ilmiah yang menerima tulisan ilmiah di bidang kesehatan masyarakat (epidemiologi, biostatistik, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja dan promosi kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, serta kesehatan reproduksi) berupa karya ilmiah mahasiswa dalam bahasa Indonesia. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya, 3 kali setahun (April, Agustus, dan Desember).
Articles
225 Documents
Studi Etnografi Perilaku Konsumsi Makanan Laut (Seafood) Pada Penderita Hipertensi
Metriani;
Rahmawati;
La Ode Kamalia
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54883/jhmw.v1i2.78
Terjadi peningkatan angka hipertensi di Wilayah Kelurahan Wanci tahun 2020 sebanyak 85 orang, meningkat tahun 2021 menjadi 97 orang. Penelitian bertujuan mengekspolarasi perilaku konsumsi makanan laut penderita hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Populasi penelitan masyarakat mengalami hipertensi di Kelurahan Wanci Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi, jumlah informan biasa 6 orang, informan kunci 4 orang yakni 2 keluarga, 1 tokoh adat, 1 ahli gizi puskesmas. Informan diambil dengan teknik Purpossive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan informan masih kurang tentang hipertensi. Sikap informan menerima penyakitnya dan hanya berobat dan bersedia memperhatikan pola makan dan cara pengolahan makanan sesuai dengan anjuran petugas kesehatan setempat. Pola makan informan saat sebelum menderita hipertensi yaitu mengkonsumsi semua olahan hasil laut karena tidak memiliki pantangan. Namun setelah menderita hipertensi, pola makan informan tetap dan hanya mengurangi porsi. Cara olah khas adalah memasak cara “heloasira”. Saran kepada pihak Puskesmas Wangi-Wangi membuat program pemberian pendidikan kesehatan secara berkesinambungan tentang hipertensi kepada masyarakat khususnya masyarakat pesisir terkait perilaku makan dengan pendekatan etnografi.
Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Rendahnya Kunjungan Pasien ke Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular
Haspianti;
Wa Ode Nova Noviyanti Rachman;
Azlimin
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54883/jhmw.v1i2.36
Data Puskesmas Rate-Rate menunjukkan jumlah kunjungan ke Posbindu penyakit tidak menular di wilayah kerja Puskesmas Rate-Rate semakin menurun yaitu 127 orang (0.75%) dari kunjungan sebelumnya yaitu 340 (1.43%). jika dibandikan dengan kunjukan Posbindu Tababu 471 orang, menurun yaitu 1.52 % dari kunjungan sebelumnya yaitu 652 (2.43%). Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya kunjungan pasien ke pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular pada Kelurahan Rate Rate, Kabupaten Kolaka Timur. Jenis penelitian adalah analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 1.580 orang, dengan sampel adalah 94 orang. Analisis statistik hasil yang digunakan adalah uji chi square dan phi. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan sedang pengetahuan pasien (φ = 0,499), sikap (φ = 0,483), dukungan keluarga (φ = 0,340) dan ada hubungan kuat antara peran petugas kesehatan (φ = 0,622) dengan rendahnya kunjungan pasien. Ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan peran petugas kesehatan dengan rendahnya kinjungan pasien di Kelurahan Rate-Rate Kabupaten Kolaka Timur.
Determinan Mortalitas Pasien Covid-19 di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara
Sutarjo;
Rahmawati;
La Ode Bariun
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54883/jhmw.v1i2.37
Kasus konfirmasi Covid-19 yang dirawat di RSUD Bahteramas tahun 2020 sebesar 854 orang dan yang meninggal ada 82 kasus, tahun 2021 kasus konfirmasi Covid-19 sebesar 845 kasus dan yang meninggal ada 173 kasus. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis determinan mortalitas pasien Covid-19 di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitif analitik dengan rancangan penelitian case control study. Populasi penelitian yaitu 845 orang dan sampel penelitian berjumlah 88 responden yang terdiri dari 2 jenis yaitu kasus 44 responden dan kontrol 44 responden. Analisis data menggunakan uji Cochran’s and Maentel-Haenszel Statistics. Hasil penelitian menunjukan usia merupakan faktor determinan mortalitas pasien Covid-19 dengan nilai p = 0,012 (p<0,05) dan nilai OR = 3,7. Diharapkan peran serta dari pemerintah, Dinas Kesehatan dan RS untuk lebih meningkatkan upaya promotif dan preventif dengan tidak mengabaikan upaya kuratif dan rehabilitatif sehingga upaya dalam menurunkan kasus Covid-19 dapat tercapai.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Masyarakat Pesisir
Sarti;
Sitti Marya Ulva;
Juslan
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54883/jhmw.v1i3.96
Hipertensi sebagai salah satu penyakit degenerative perlu mendapatkan perhatian. Data hipertensi di Puskesmas Marobo tahun 2019 432 kasus, tahun 2020 meningkat sebesar 453 kasus dan tahun 2021 sebesar 468 kasus. Desa Tapi-tapi menjadi desa dengan masyarakat terbanyak yang mengidap penyakit hipertensi sebesar 216 kasus. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubugan dengan kejadian hipertensi pada masyarakat pesisir di Desa Tapi-Tapi Kecamatan Marobo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan crosss secional study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 713 KK, dengan Sampel 88 KK menggunakan teknik Simple Random Sampling. Analisis statistik menggunakan uji Chi Square dan phi. Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan (X²hitung = 6,851; φ = 0,405), pola makan (X²hitung = 9,864; φ=0,460), kebiasaan merokok (X²hitung = 7,842; φ= 0,425) dengan kejadian hipertensi. Simpulan penelitian yaitu ada hubungan sedang antara pengetahuan, pola makan, dan kebiasaan merokok dengan kejadia hipertensi di Desa Tapi-Tapi. Disarankan Bagi masyarakat pesisir di Desa Tapi-Tapi Kecamatan Marobo agar mencari informasi tentang pentingnya pencegahan penyakit hipertensi melalui media eletronik, media digital serta mengikuti penyuluhan kesehatan.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Tentang Program BKB HI Terhadap Kunjungan Ibu Baduta
Wa Ode Sarfiani;
Moh. Guntur Nangi;
Bariun, La Ode
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54883/jhmw.v1i3.12
Program BKB HI yang berjalan Desa Mola Utara belum optimal dimana kunjungan balita hanya mencapai 52% pada tahun 2021 menurun dibanding tahun 2020 dan data stunting tercatat sebesar 38%. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap tentang program bina keluarga balita holistik integratif (BKB HI) terhadap kunjungan ibu baduta ke posyandu. Jenis penelitian termasuk penelitian deskriptif analitik dengan desain Cross-Sectional. Populasi dalam penelitan ini seluruh ibu yang memiliki bayi dua tahun (baduta) sebanyak 33 orang dengan sampel 33 responden dengan teknik Total Sampling. Analisis data dengan uji Chi- Square. Hasil penelitian menunjukkan nilai pengetahuan dengan p = 0,003 dan φ = 0,510, serta variabel sikap dengan p = 0,001 dan φ =0,563. Kesimpulan yaitu ada hubungan cukup kuat pengetahuan dan sikap tentang program bina keluarga balita holistik integratif (BKB HI) terhadap kunjungan ibu baduta ke posyandu. Saran penulis kepada pihak UPTD Puskesmas Wangi-Wangi Selatan agar pelaksanaan dan pembinaan BKB HI semakin ditingkatkan agar ibu baduta maupun balita dapat aktif secara keseluruhan di posyandu.
Hubungan Pengelolaan Sampah dan Sanitasi Lingkungan dengan Angka Kepadatan Lalat
Feni;
Rahmawati;
Firmansyah
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54883/jhmw.v1i3.44
Pengelolaan sampah belum dilaksanakan dengan baik, khususnya sampah yang berada di Pasar, sehingga menjadi sumber masalah baik sosial maupun lingkungan yang muncul di masyarakat. Pasar Basah Mandonga menimbulkan volume sampah yang paling banyak di Kota Kendari dan makin meningkat tiap tahun.Tujuan dalam penelitian nini adalah mengetahui hubungan pengelolaan sampah dan sanitasi lingkungan dengan angka kepaatan lalat di Pasar Basah Mandonga Kota Kendari. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional Study. Populasi penelitian ini seluruh sistem pengelolaan sampah meliputi basement menghasilkan sampah, pedagangnya dalam basement dan jumlah pengangkut sampah berjumlah 247 orang, jumlah sampel yaitu sebagian pedagang pasar tradisional sebanyak 71 responden dengan metode pengambilan sampel secara Proportional Random Sampling. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara penyimpanan sampah (p=0,000), ada hubungan pengumpulan sampah (p=0,001), ada hubungan pengangkutan sampah (p=0,000), ada hubungan sanitasi lingkungan dengan angka kepadatan lalat di Pasar Basah Mandonga Kota Kendari (p=0,000). Simpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan pengelolaan sampah dan sanitasi lingkungan dengan angka kepaatan lalat di Pasar Basah Mandonga Kota Kendari.
Perilaku Penerapan Protokol Pencegahan Covid-19 di Era New Normal pada Tenaga Kesehatan (Studi Kasus di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Benyamin Guluh Kolaka)
Amelia Kadir;
Andi Asri;
Bromo Kusumo Achmad
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54883/jhmw.v1i3.43
Pada era new normal atau kebiasaan baru pemerintah tetap menghimbau kepada masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan, khususnya kepada tenaga kesehatan radiografer yang berisiko tinggi terhadap terjangkit Covid-19. Dari 13 tenaga kesehatan di Instalasi Radiologi BLUD Rumah Sakit Benyamin Guluh sebanyak 8 orang diketahui pernah terpapar Covid-19. Penelitian ini bertujuan mengetahui perilaku penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di era new normal pada tenaga kesehatan di Instalasi Radiologi BLUD Rumah Sakit Benyamin Guluh Kolaka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Informan kunci dalam penelitian ini adalah kepala instalasi radiologi dan informan biasa adalah tenaga radiografer berjumlah 6 orang, dengan pengambilan sampel menggunakan snowball sampling. Validasi data dengan menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian ini ditemukan penerapan protokol kesehatan di instalasi radiologi Rumah Sakit Benyamin Guluh Kolaka pada era new normal sudah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Komite PPI Rumah Sakit. Walaupun begitu, masih terdapat petugas kesehatan di instalasi radiologi yang kurang dalam menerapkan protokol kesehatan terutama dalam era new normal ini, disebabkan karena mereka merasa bahwa kasus Covid-19 sudah menurun sehingga mereka mulai melonggarkan penerapan protokol.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Hygiene Sanitasi Rumah Makan Sari Laut
Muhammad Jabar Aswad;
Nangi, Moh. Guntur;
Muhammad Ikhsan Akbar
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54883/jhmw.v1i3.75
Data Badan Pengawas Obat Makanan (BPOM) Kota Kendari mencatat 213 kasus keracunan akibat kontaminasi makanan dari seluruh puskesmas dan rumah sakit yang berada di Kota Kendari. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan observational yang menggunakan rancangan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 65 rumah makan. Dengan teknik penarikan sampel secara stratified proportional random sampling dengan jumlah sampel 56 rumah makan. Metode analisis menggunakan uji statistik Chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa penjamah makanan dengan nilai) dan phi = 0,286, lokasi dengan ) dan phi = 0,263, fasilitas sanitasi dengan) dan phi = 0,303, tempat penyimpanan makanan dengan ) dan phi = 0,269. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa semua variabel penelitian yaitu penjamah makanan, lokasi, fasilitas sanitasi dan tempat penyimpanan makanan memiliki hubungan yang lemah dengan hygiene sanitasi rumah makan sari laut dan saran bagi pemilik rumah makan sari laut agar memperhatikan kebersihan rumah makan miliknya serta menyediakan fasilitas sanitasi yang masih kurang dan khususnya pada hygiene karyawan yang masih minim perhatianya.
Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Pertambangan
Hasnawati;
Sunarsih;
Sri Mulyani
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54883/jhmw.v1i3.81
Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) menempati urutan pertama dengan jumlah penderita sebanyak 119.626 penderita di Sulawesi Tenggara. Data Puskesmas Tapunggaya tercatat bahwa terjadi peningkatan kasus ISPA pada balita dalam 3 tahun terakhir. Salah satu Desa dengan kasus ISPA tertinggi adalah Desa Tapunggea yang merupakan wilayah pertambangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian ISPA di wilayah Pertambangan Desa Tapunggaea Kabupaten Konawe Utara. Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif analitik dengan desain Cross-Sectional. Populasi dalam penelitan ini berjumlah 64 orang dengan sampel 39 responden dengan teknik Simple Random Sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan paparan asap kendaraan (X2hitung = 7,519 > X2tabel = 3,841 dan phi (φ) = 0,434) dan jarak pemukiman (X2hitung = 9,697 > X2tabel = 3,841 dan phi (φ) = 0,492). Kesimpulan penelitian ada hubungan paparan asap kendaran dan jarak pemukiman dengan kejadia ISPA pada balita. Saran kepada pihak Pemerintah Desa Tapunggea agar membuat suatu kebijakan strategis dalam menanggulangi terjadinya ISPA pada balita akibat aktifitas pertambangan yang mencemari udara dengan melakukan kerjasama dengan pihak instansi kesehatan dan melibatkan perusahaan tambang yang beroperasi di Desa Tapunggea.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepemilikan Jamban Sehat di Desa Tetenggabo Kecamatan Sabulakoa Kabupaten Konawe Selatan
Masira Mardalena Wani;
Yusuf Useng;
Armayani
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54883/jhmw.v1i3.16
Berdasarkan data kepemilikan jamban sehat yang diperoleh dari Desa Tetenggabo masyarakat dengan sanitasi jamban yang tidak memenuhi syarat kesehatan baru mencapi 20%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepemilikan jamban yang memenuhi persyaratan kesehatan di Desa Tetenggabo Kecamatan Sabulakoa Kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah bersifat analitik dengan penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 1259 KK, dengan perhitungan sampel sebanyak 58 KK dengan teknik penarikan sampel secara random sampling. Metode analisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan memiliki nilai p-value=0,000(α<0,05) pendapatan dengan nilai p-value=0,000(α<0,05) dan dukungan aparat Desa yaitu p-value=0,000(α<0,05). Kesimpulannya yaitu bahwa ada hubungan antara pengetahuan, pendapatan dan dukungan aparat Desa terhadap kepemilikan jamban yang memenuhi persyaratan kesehatan di Desa Tetenggabo Kecamatan Sabulakoa Kabupaten Konawe Selatan. Diharapkan bagi pemerintah Desa setempat agar lebih memperhatikan kesejahteraan masyarakat Desa Tetenggabo dengan berbagai macam program dalam rangka menaikan derajat kesehatan masyarakat.