cover
Contact Name
Fitri Yanti
Contact Email
fitrililiyanti@gmail.com
Phone
+6285342733542
Journal Mail Official
jurnalhealthymw@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya, Jalan Jend. A.H. Nasution, No. G-37 Kambu, Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Healthy Mandala Waluya
ISSN : -     EISSN : 28301463     DOI : https://doi.org/10.54883/jhmw
Core Subject : Health,
Jurnal Healthy Mandala Waluya adalah publikasi ilmiah yang menerima tulisan ilmiah di bidang kesehatan masyarakat (epidemiologi, biostatistik, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja dan promosi kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, serta kesehatan reproduksi) berupa karya ilmiah mahasiswa dalam bahasa Indonesia. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya, 3 kali setahun (April, Agustus, dan Desember).
Articles 225 Documents
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Dermatitis di Wilayah Kerja Puskesmas Lameuru Songke, Audri Sela Salsadila; Sya'ban, Abdul Rahim; Mauliyana, Andi
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i1.427

Abstract

Berdasarkan data dari Puskesmas Lameuru prevalensi kejadian penyakit dermatitis terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2020 sebanyak 179 penderita, tahun 2021 sebanyak 248 penderita, dan pada tahun 2022 sebanyak 256 penderita. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study, populasi dalam penelitian ini berjumlah 1.678 orang. Sampel pada penelitian ini sebanyak 95 orang dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan sedang antara pengetahuan dengan kejadian penyakit dermatitis di wilayah kerja Puskesmas Lameuru dengan nilai φ = 0,537, ada hubungan kuat antara personal hygiene dengan kejadian penyakit dermatitis di wilayah kerja Puskesmas Lameuru dengan nilai φ = 0,614, ada hubungan sedang antara penggunaan APD dengan kejadian penyakit dermatitis di wilayah kerja Puskesmas Lameuru nilai φ = 0,550. Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan, personal hygiene dan penggunaan APD dengan kejadian penyakit dermatitis di wilayah kerja Puskesmas Lameuru Kecamatan Ranomeeto Barat Kabupaten Konawe Selatan. Kepada Puskesmas Lameuru diharapkan agar melakukan kegiatan sosialisasi dengan tujuan menerapkan hidup bersih dan sehat dan sadar akan pentingnya alat pelindung diri untuk mencegah kontak langsung terhadap paparan risiko penyakit dermatitis.
Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Diare di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Amalia, Nazli; Surianto, Toto; Ali, Leniarti
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i2.431

Abstract

Sanitasi buruk dapat menyebabkan berbagai macam penyakit. data menunjukkan tahun 2019 sebanyak 883 kasus, tahun 2020 sebanyak 473 kasus, dan pada tahun 2021 669 kasus. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian Cross Sectional Study, Sampel Pada penelitian ini berjumlah 99 responden, dengan teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Metode analisis menggunakan Uji Statistik Chi Square dan Uji Phi Cramer’s. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan sangat kuat antara sarana air bersih dengan kejadian diare, ada hubungan sangat kuat antara pengelolaan tempat sampah dengan kejadian diare, ada hubungan sedang antara sarana jamban keluarga dengan kejadian diare dan ada hubungan sedang antara higiene dan sanitasi makanan dengan kejadian diare di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. Diharapkan bagi masyarakat dan pihak Puskesmas Puuwatu meningkatkan pemahamannya mengenai pentingnya kesehatan utamanya kesehatan lingkungan serta turut ikut memahami pentingnya penanganan penyakit diare dan memberi dukungan pada masyarakat untuk menanggulangi dan mencegah terjadinya diare.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Masyarakat di Desa Lambakara : Indonesia Febrianto, Samsul; Titi Saparina L; Ali, Leniarti
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i2.436

Abstract

Data penyakit hipertensi di Puskesmas pada tahun 2020 sebanyak 538 kasus, tahun 2021 sebanyak 584 kasus dan tahun 2022 sebanyak 866 kasus. Tujuan penelitian Untuk mengetahui faktor-faktor yang behubungan dengan kejadian penyakit hipertensi pada masyarakat usia 41-65 tahun Di Desa Lambakara Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian adalah kuantiatif dengan menggunakan rancangan Cross Sectional, Populasi dalam penelitian ini adalah 219 KK dengan sampel sebanyak 73 KK dengan cara Simpel Random Sampling. Analisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara pengetahuan dengan kejadian hipertensi P-Value (0,000), ada hubungan signifikan antara pola makan dengan kejadian hipertensi P-Value (0,006), ada hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada masyarakat usia 41-65 tahun di Desa Lambakara Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan dengan P-Value (0,0014). Diharapkan bagi puskesmas diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan pada masyarakat khususnya upaya pencegahan hipertensi.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Desa Tanjung Batu Rusdianto, Rusdianto; Risky, Sartini; Juslan
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i1.437

Abstract

Pengelolaan sampah adalah semua kegiatan atau aktivitas yang dilakukan untuk menangani sampah mulai dari sejak ditimbulkan sampah sampai dengan pembuangan akhir dari sampah tersebut seperti pengumpulan, pengangkatan, pemprosesan, pendaurulang sampah tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengelolaan sampah rumah tangga, yang di laksanakan di Desa Tanjung Batu Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan pada bulan Agustus. Peneltian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Cross -Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh (KK) dengan jumlah 204. Teknik pengambilan sampel random sampling yaitu sebanyak 55 sampel. Dengan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji statistik menunjukkan hubungan pengetahuan (X2 hitung = 20,354 dengan phi = 0,648). pendidikan (X2 hitung = 20,584 dengan phi = 0,651), sarana prasarana (X2 hitung = 17,884 dengan phi = 0,610) dengan pengelolaan sampah. Ada hubungan kuat antara pengetahuan, pendidikan, dan sarana prasarana dengan pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Tanjung Batu Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Diharapkan bagi seluruh masyarakat Desa Tanjung Batu selalu menjaga kebersihan lingkungan sehingga dapat mengurangi risiko kejadian penyakit yang bersumber dari sampah sehingga mengurangi berkembangbiaknya vektor penyakit.
Hubungan Kondisi Fisik Rumah dengan Kejadian Tuberkulosis Paru di Kecamatan Tonggauna Utara Irma, Irma; Saafi, La Ode; Rafiuddin, Ari Tjahyadi
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i2.439

Abstract

Berdasarkan data di wilayah kerja Puskesmas Tonggauna Utara dari data 3 tahun terakhir, jumlah kasus TB Paru pada tahun 2020 sebanyak 15 kasus, pada tahun 2022 sebanyak 23 kasus dan pada tahun 2023 meningkat 38 kasus. Jumlah kasus TB Paru tersebut dari tahun ketahun mengalami kenaikan dari tahun 2020-2023. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kondisi fisik rumah terhadap kejadian tuberkulosis paru di Desa Nambeaboru Kecamatan Tonggauna Kabupaten Konawe. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan Case Control. Jumlah sampel sebanyak 62 dengan teknik simpel random sampling. Data diuji menggunakan ods ratio. Dari hasil penelitian di dapatkan ada hubungan yang signifikan antara kepadatan hunian nilai p 0,001 (OR=18,66;95%CI=3,13-111), ventilasi nilai p=0,087 (OR=5;95%CI=0,99-25,2), suhu nilai p=0,049 (OR=5,25;95CI%=0,99-27,69), kelembaban nilai p=0,008 (OR=10;95CI%=0,016-4,21) dan pencahayaan nilai p=0,000 (OR=18,51;95%CI=0,23-4,21). Diharapkan kepada Puskesmas Tonggauna untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit tuberkulosis paru terutama faktor kesehatan lingkungan rumah apa saja yang berhubungan cara penularan, pencegahan dan pengobatan.
Faktor yang Berhubungan dengan Kepuasan Pasien Poli Jantung Rumah Sakit Bhayangkara Kendari Syamsiah, Syamsiah; Sunarsih; Firmansyah
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i1.472

Abstract

Kepuasan pasien adalah harapan pasien yang timbul atas tindakan kesehatan sebagai akibat dari kinerja layanan kesehatan selama proses berinteraksi dalam upaya memberikan kesehatan. Pada tahun 2022 total kunjungan dalam setahun terakhir di poli jantung sebanyak 1.929 pasien. Beberapa kasus yang terjadi di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Kendari pada pasien rawat jalan yaitu berupa komplain pasien yang merasa tidak puas dengan pelayanan. Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross-Sectional Study. Jumlah sampel sebesar 123 pasien. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode systematic random sampling. Hasil penelitian ini pada keseluruhan variabel independen, yaitu waktu tunggu, sumber daya, prosedur pelayanan, sarana prasarana dan pembiayaan dengan uji Chi-Square didapatkan p-value sebesar 0,00 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara keseluruahan variabel independen terhadap kepuasaan pasein. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan waktu tunggu, sumber daya manusia, prosedur, sarana prasarana, dan pembiayaan dengan kepuasan pasien. dengan kepuasan pasien, ada hubungan sumber daya manusia dengan kepuasan pasien. Saran dalam penelitian ini yaitu perlunya ada peningkatan mutu pelayanan dengan berdasar pada kebutuhan pasien serta perbaikan sistem dan kinerja tenaga kesehatan secara menyeluruh.
Faktor yang Berhubungan dengan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Desa Lantula Hazali, Abil; Rahmawati; Mulyani, Sri
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i2.487

Abstract

Pada tahun 2020 di Desa Lantula estimasi sampah sebanyak 36.480 ton Tahun 2021 estimasi sampah sebanyak 37.718 ton pertahunya dan di tahun 2022 estimasi sampah yang dihasilkan sebanyak 38,723 ton pertahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, tindakan, dan sarana prasarana di Desa Lantula. Desain penelitian observational dengan pendekatan Cross-Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 146 orang. Sampel penelitian ini adalah 107. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan dengan pengelolaan sampah dengan nilai X2hitung (31,699)> X2tabel (3,841), adanya hubungan antara tindakan dengan pengolahan sampah dengan nilai X2hitung (26,750) > X2tabel (3,841), ada hubungan antara sarana dan prasarana dengan pengolahan sampah dengan nilai X2hitung (8.342) >X2tabel (3,841). Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah pengetahuan, tindakan dan sarana prasarana berhubungan dengan pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Lantula Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Saran dari penelitian ini diharapkan peran serta masyarakat dalam mengelolah sampah serta meningkatkan kerjasama antar masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Faktor Risiko Kejadian Penyakit Dermatitis di Wilayah Kerja Puskesmas Sugi Laende Kabupaten Muna Taena, Nursitya Ningsi; Yasmin, Laode Muhammad; Idrus, Muhammad
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i2.488

Abstract

Berdasarkan data yang di peroleh di Puskesmas Sugi Laende, penyakit dermatitis tertinggi masuk dalam 10 penyakit terbesar setiap tahunnya, Pada tahun 2020 terdapat 22 kasus, pada tahun 2021 terdapat peningkatan kasus sebanyak 31 kasus dan pada tahun 2022 meningkat tinggi menjadi 91 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian penyakit dermatitis di wilayah kerja Puskesmas Sugi Laende Kabupaten Muna. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain case control study. Populasi kasus pada penelitian ini 91 orang dengan jumlah sampel 50 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan perbandingan 1:1 matching umur sehingga jumlah sampel keseluruhan 100 orang. Analisis data menggunakan Uji Odds Ratio (OR). Hasil Uji Odd ratio menunjukan bahwa lama kontak dengan bahan kimia dengan nilai OR = 4,696, personal hygiene dengan nilai OR = 3,807, riwayat alergi dengan nilai OR = 4,030. Kesimpulan penelitian yaitu lama kontak dengan bahan kimia, personal hygiene, riwayat alergi merupakan faktor risiko kejadian penyakit dermatitis di wilayah kerja Puskemas Sugi Laende Kabupaten Muna. Saran penelitian ini adalah diharapkan pihak Puskesmas Sugi Laende meningkatkan pelayanan kesehatan penderita dermatitis.
Kepadatan Hunian dan Jenis Lantai Mempengaruhi Kejadian Tuberkulosis Paru BTA (+) di Puskesmas Katobu Hamsin, La Ode Muhamad Syawal; Rahmawati, Rahmawati; Yanti, Fitri
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i2.694

Abstract

Tuberkulosis (TB) Paru adalah penyakit menular yang masih menjadi masalah utama kesehatan masyarakat di dunia terutama di Indonesia yang belum dapat ditangani walaupun sudah dilakukan upaya penanggulangan. Data dari Puskesmas Katobu menunjukkan kasus TB paru mengalami peningkatan, yaitu pada tahun 2020 sebanyak 7,9% kasus, tahun 2021 sebanyak 10,9% kasus dan tahun 2022 yaitu 17,3% kasus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besar risiko kepadatan hunnian dan jenis lantai terhadap kejadian TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Katobu Kabupaten Muna. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional dengan menggunakan desain Case Control Study. Populasi penelitian ini sebanyak 38 responden, dengan jumlah sampel 35 kasus dan 35 kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan Proportional Random Sampling. Analisis menggunakan uji statistik Odds Ratio. Hasil uji statistik menunjukkan kepadatan hunian OR = 12,083 (LL-UL= 3,846-37,963), jenis lantai OR = 2,400 (LL-UL = 0,725-7,949). Dapat disimpulkan bahwa kepadatan hunian dan jenis lantai merupakan faktor risiko TB Paru. Saran kepada masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta menjaga sanitasi rumah dan lingkungan sekitar agar terhindar dari infeksi dan penularan penyakit TB paru.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Gastritis di Wilayah Kerja Puskesmas Wakumoro Kecamatan Parigi Kabupaten Muna Fariha, Wa Ode; Buton, La Djabo; Ulva, Sitti Marya
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Penderita penyakit gastritis di  Kabupaten Muna meningkat selama tiga tahun terakhir, sama halnya dengan di wilayah kerja puskesmas Wakumoro mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun 2020 ke tahun 2022. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gastritis diwilayah kerja puskesmas wakumoro kecamatan Parigi kabupaten muna. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional study. Jumlah populasi sebanyak 337 jiwa dan jumlah sampel sebanyak 78 responden. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square (X²). Hasil uji statistik menunjukkan hubungan antara pola makan dengan kejadian gastritis diperoleh nilai =57,474 dengan Phi=0,858. Hasil uji statistik hubungan stress dengan kejadian gastritis diperoleh nilai =10,126 dengan nilai Phi=0,360. Hasil uji statistik hubungan konsumsi alkohol dengan kejadian gastritis diperoleh nilai =49,886 dengan nilai Phi= 0,800 Sehingga disimpulkan berdasarkan hasil uji statistik, bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara pola makan dan konsumsi alkohol, sedangkan stres didapatkan hubungan lemah. Diharapkan adalah para petugas Kesehatan Puskemas Wakumoro dapat selalu melakukan penyuluhan tentang penyebab penyakit gastritis.

Page 9 of 23 | Total Record : 225