cover
Contact Name
Fitri Yanti
Contact Email
fitrililiyanti@gmail.com
Phone
+6285342733542
Journal Mail Official
jurnalhealthymw@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya, Jalan Jend. A.H. Nasution, No. G-37 Kambu, Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Healthy Mandala Waluya
ISSN : -     EISSN : 28301463     DOI : https://doi.org/10.54883/jhmw
Core Subject : Health,
Jurnal Healthy Mandala Waluya adalah publikasi ilmiah yang menerima tulisan ilmiah di bidang kesehatan masyarakat (epidemiologi, biostatistik, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja dan promosi kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, serta kesehatan reproduksi) berupa karya ilmiah mahasiswa dalam bahasa Indonesia. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya, 3 kali setahun (April, Agustus, dan Desember).
Articles 225 Documents
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Penerapan 5R pada Pekerja Deni Ati; Sya'ban, Abdul Rahim; Noviati
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i2.355

Abstract

Berdasarkan data di wilayah kerja Puskesmas Tonggauna Utara dari data 3 tahun terakhir, jumlah kasus TB Paru pada tahun 2020 sebanyak 15 kasus, pada tahun 2022 sebanyak 23 kasus dan pada tahun 2023 meningkat 38 kasus. Jumlah kasus TB Paru tersebut dari tahun ketahun mengalami kenaikan dari tahun 2020-2023. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kondisi fisik rumah terhadap kejadian tuberkulosis paru di Desa Nambeaboru Kecamatan Tonggauna Kabupaten Konawe. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan Case Control. Jumlah sampel sebanyak 62 dengan teknik simpel random sampling. Data diuji menggunakan ods ratio. Dari hasil penelitian di dapatkan ada hubungan yang signifikan antara kepadatan hunian nilai p 0,001 (OR=18,66;95%CI=3,13-111), ventilasi nilai p=0,087 (OR=5;95%CI=0,99-25,2), suhu nilai p=0,049 (OR=5,25;95CI%=0,99-27,69), kelembaban nilai p=0,008 (OR=10;95CI%=0,016-4,21) dan pencahayaan nilai p=0,000 (OR=18,51;95%CI=0,23-4,21). Diharapkan kepada Puskesmas Tonggauna untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit tuberkulosis paru terutama faktor kesehatan lingkungan rumah apa saja yang berhubungan cara penularan, pencegahan dan pengobatan.
Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Hidayatullah, Muhammad Luthfi; M. Nirwan; Saparina L, Titi
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i1.358

Abstract

Berdasarkan data Puskesmas Puuwatu, jumlah kasus DBD tahun 2021 sebanyak 30 kasus dan pada tahun 2022 sebanyak 46 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian DBD diwilayah kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross-Sectional Study. Populasi penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang berjumlah 8.169 KK. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling yaitu sebanyak 98 sampel. Data dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji statistik diperoleh tempat pembuangan sampah dengan nilai X2 hitung = 22,182 dengan phi = 0,498, tempat penampungan air dengan nilai X2 hitung = 30,291 dengan nilai phi = 0,577, dan saluran pembuangan air limbah dengan nilai X2 hitung = 7,562 dengan nilai phi = 0,299. Kesimpulanya ada hubungan tempat pembuangan sampah, tempat penampungan air, dan saluran pembuangan air limbah dengan kejadian DBD. Diharapkan kepada masyarakat agar senantiasa memperbaiki sistem tempat pembuangan sampah, membersihkan tempat penampungan air dan selalu memperhatikan kondisi saluran pembuangan air limbah agar senantiasa rapi dan bersih guna untuk mencegah terjadinya penyakit DBD.
Hubungan Faktor Lingkungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Desa Tanjung Pinang Yesking Inda Muraski; Sya'ban, Abdul Rahim; Isrul, Muhammad
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i2.360

Abstract

Data yang diperoleh di Desa Sulaho, dari 169 KK terdapat 98 KK yang memiliki jamban sehat sedangkan kepala keluarga yang tidak memiliki jamban sehat sebanyak 71 KK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan tokoh masyarakat dengan kepemilikan jamban sehat di Desa Sulaho Kabupaten Kolaka Utara. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif observasional dengan desain Cross Sectional Study. Populasi penelitian adalah seluruh KK yang bertempat tinggal di Desa Sulaho tahun 2020 sebanyak 169 KK dengan jumlah sampel sebanyak 63 responden menggunakan teknik proportional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dengan nilai X2 hitung > X2 tabel yaitu 11,786 > 3,481, ada hubungan antara dukungan tokoh masyarakat dengan nilai X2 hitung > X2 tabel yaitu 12,059 > 3,481 dengan kepemilikan jamban sehat di Desa Sulaho Kabupaten Kolaka Utara. Disarankan kepada masyarakat agar dapat menyadari pentingnya menggunakan jamban yang baik dan sehat.
Faktor Determinan Kejadian Hipertensi pada Lanjut Usia di Wilayah Puskesmas Wangi–Wangi Nusrida; Hadju, Lodes; Rafiuddin, Ari Tjahyadi
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i2.362

Abstract

Pergeseran hidup modern yang mengarah pada pola konsumsi yang tidak sehat, yaitu banyak mengandung garam, konsumsi buah dan sayur yang lebih sedikit, kurangnya melakukan aktivitas fisik yang teratur dan juga faktor stres telah menjadi penyebab masalah kesehatan pada kelompok usia (45-54 tahun) yang terbukti memiliki hubungan dengan kejadian hipertensi. Penelitian ini bertujuam mengetahui determinan yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lanjut usia (Umur 45-54 Tahun) di wilayah kerja Puskesmas Wangi-Wangi. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode observasional analitik dengan  rancangan cross sectional study, dengan jumlah populasi 61 respoden yang seluruhnya dijadikan sampel. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara univariat dan bivariat (chi-square). Hasil Penelitian menunjukan bahwa ada  hubungan lemah antara pola makan dengan determinan kejadian hipertensi dengan uji chi square diperoleh nilai  X2hitung > X2 Tabel (5,418 > 3,841) dan ρ=0,020 atau ρ<0,05, ada hubungan sedang antara aktifitas fisik dengan determinan kejadian hipertensi dengan uji chi square diperoleh nilai X2hitung > X2 Tabel (9,957 > 3,841) dan ρ=0,002 atau ρ<0,05 serta ada hubungan kuat antara stress dengan determinan kejadian hipertensi dengan uji chi square diperoleh nilai X2hitung > X2 Tabel (26,099> 3,841) dan ρ=0,000 atau ρ<0,05 pada kelompok lanjut usia (45-54 tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Wangi-Wangi.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dermatitis di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Rahmat Ardiansyah; Surianto , Toto; Azlimin, Azlimin
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i2.369

Abstract

Dermatitis adalah peradangan non-inflamasi kulit yang bersifat akut, yang dipengaruhi faktor, iritan, alergen, dan infeksi. Ini dikarenakan kondisi personal hygiene dan pengetahuan masyarakat yang kurang mengenai penyakit dermatitis serta bisa timbul melalui kondisi sanitasi air bersih yang tidak baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dermatitis di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. Jenis peneltian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional study. Populasi penelitian ini seluruh KK dengan jumlah 8.169. Dengan teknik pengambilan sampel proportional random sampling sebanyak 98 sampel. Data di analisis dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil uji statistik menunjukan hubungan antara personal hygiene dengan kejadian dermatitis diperoleh nilai X2hitung = 86,675 dengan phi = 0,940. Hasil uji statistik pengetahuan dengan kejadian dermatitis menunjukan ada hubungan dengan nilai X2hitung = 48,607 dengan phi = 0,704. Hasil uji statistik menunjukan hubungan antara sanitasi air bersih dengan kejadian dermatitis diperoleh nilai X2hitung = 69,018 dengan phi = 0,839. Diharapkan agar masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi personal hygiene agar dapat hidup dengan sehat sehingga mampu mengatasi terjadinya kejadian penyakit dermatitis. Masyarakat juga harus dapat memahami sebab dan akibat yang ditimbulkan oleh dermatitis sehingga mampu mengatasi hal tersebut.
Faktor Risiko Kondisi Fisik Rumah terhadap Kejadian Tuberkulosis di Wilayah Puskesmas Pondidaha gedit; M. Nirwan; Amraeni, Yunita
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i2.370

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi kuman mycobacterium tuberculosis yang menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Di Wilayah Kerja Puskesmas Pondidaha setiap tahun terjadi peningkatan yakni tahun 2020 sebanyak 166 kasus, tahun 2021 sebanyak 109 kasus dan tahun 2022 sebanyak 122 kasus. Adapun tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor risiko kondisi fisik rumah terhadap kejadian tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Pondidaha Kabupaten Konawe. Jenis penelitian observasional analitik dengan desain Case Control. Populasi kasus penelitian ini adalah semua penderita tuberkulosis di Puskesmas Pondidaha sebanyak 122 kasus. Dengan jumlah sampel 110 responden. Sampel kasus sebanyak 55 responden dan sampel kontrol sebanyak 55 responden yang diambil secara Proportional Random Sampling dan 55 kontrol. Metode analisis menggunakan uji Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas ventilasi merupakan faktor risiko dengan besar risiko 4,350, kepadatan hunian merupakan faktor risiko dengan besar risiko 4,495 terhadap kejadian Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Pondidaha. Jenis lantai bukan merupakan faktor risiko dengan besar risiko 1,167, jenis dinding bukan merupakan faktor risiko dengan besar risiko 1,161 terhadap kejadian Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Pondidaha.
Faktor-Faktor yang Berhubungan Penyakit DBD pada Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Yanti, Fitri; Ali, Leniarti; Violita, Risa Dwi
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i1.386

Abstract

Penyakit DBD di Kecamatan Puuwatu pada tahun 2022 sebanyak 68 kasus atau 41% dan menjadi wilayah dengan kejadian DBD tertinggi diwilayah Sulawesi Tenggara. Kasus DBD diwilayah Kecamatan Puuwatu terbagi pada 6 kelurahan.  Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Kuantitatif dengan desain Cross sectional study. Jumlah populasi adalah 8169 Kepala Keluarga dengan jumlah sampel sebanyak 99 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Proportional random sampling dan metode analisis uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan kuat tempat penampungan air (X2 hitung = 11,006 dan φ = 0,626), ada hubungan kuat pelaksanaan 3M plus (X2 hitung = 9,024 dan φ = 0,649) dan ada hubungan sedang kepadatan hunian (X2 hitung = 4,022 dan φ = 0,402) dengan kejadian penyakit Demam Berdarah Dengue. Kesimpulan penelitian ialah ada hubungan kuat antara tempat penampungan air dan pelaksanaan 3M plus serta ada hubungan sedang antara kepadatan hunian dengan kejadian penyakit DBD di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu. Diharapkan kepada pihak puskesmas dapat mengembangkan program pencegahan penyakit DBD dan memberikan pendidikan kesehatan sebagai promosi kesehatan yang mendidik dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Marobea Sarwinda; L, Marsidin; Kasih, Ridia Utami
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i1.388

Abstract

Hipertensi merupakan masalah Kesehatan di Puskesmas Marobea yang menjadi urutan pertama dari 10 penyakit terbesar di wilayah kerja Puskesmas Marobea selama 3 tahun terakhir dengan kasus sebanyak 560 pada tahun 2020, tahun 2021 646 kasus dan tahun 2022 140 kasus. Adapun tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Marobea Kecamatan Sawerigadi Kabupaten Muna Barat. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian analitik dengan rancangan Cross Sectional Study. Jumlah populasi dalam penelitian sebanyak 889 kepala keluarga (KK). Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 90 orang. Analisis statistik menggunakan uji Chi-square (X2). Hasil uji statistik hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi diperoleh X2hitung = 29,787 dengan nilai phi = 0,606. Hasil uji statistic hubungan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi diperoleh X2 hitung = 20,445 dengan nilai phi = 0,509. Hasil uji statistik hubungan kebiasaan merokok dengan kejadian hipertensi diperoleh X2 hitung = 4,950 dengan nilai phi = 0,262. Dapat disimpulkan pola makan, aktivitas fisik dan kebiasaan merokok berhubungan dengan kejadian hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Marobea. Saran penelitian dapat menjadi masukan bagi puskesmas untuk meningkatkan program pencegahan hipertensi kepada masyarakat.
Faktor Hubungan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Puskesmas Benu Benua Kendari Dita, Dita chintya; La Ode Hamiru; Useng, Yusuf
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i2.389

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kematian pada anak di Negara berkembang dan masih menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia, khususnya di Wilayah Kerja Puskesmas Benu Benua yang setiap tahun mengalami peningkatan, yaitu pada tahun 2020 prevalensi penyakit ISPA sebesar 33%, tahun 2021 prevalensi ISPA sebesar 28,2%, dan pada tahun 2022 prevalensi ISPA sebesar 34%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Benu Benua Kota Kendari Tahun 2023. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan desain Cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai balita sebanyak 1.952 orang dengan jumlah sampel yang diambil sebanyak 95 balita. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Proportional random sampling dan metode analisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan sedang pengetahuan ibu (X2hitung= 53,027 dan  = 0,599), ada hubungan kuat luas ventilasi (X2hitung = 64,953 dan  = 0,637) dan ada hubungan kuat paparan asap rokok (X2hitung = 58,410 dan  = 0,617) dengan kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Benu Benua. Diharapkan kepada pihak puskesmas dapat meningkatkan program kesehatan khususnya program pemberantasan penyakit ISPA dapat lebih diperbaiki.
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Masyarakat dengan Kepemilikan Jamban Sehat di Desa Sulaho Nurfadhillah T; Hanafi, La Ode Ali; Gerung, Jumartin
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i1.393

Abstract

Data yang diperoleh di Desa Sulaho, dari 169 KK terdapat 98 KK yang memiliki jamban sehat sedangkan kepala keluarga yang tidak memiliki jamban sehat sebanyak 71 KK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan tokoh masyarakat dengan kepemilikan jamban sehat di Desa Sulaho Kabupaten Kolaka Utara. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif observasional dengan desain Cross Sectional Study. Populasi penelitian adalah seluruh KK yang bertempat tinggal di Desa Sulaho tahun 2020 sebanyak 169 KK dengan jumlah sampel sebanyak 63 responden menggunakan teknik proportional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dengan nilai X2 hitung > X2 tabel yaitu 11,786 > 3,481, ada hubungan antara dukungan tokoh masyarakat dengan nilai X2 hitung > X2 tabel yaitu 12,059 > 3,481 dengan kepemilikan jamban sehat di Desa Sulaho Kabupaten Kolaka Utara. Disarankan kepada    masyarakat agar dapat menyadari pentingnya menggunakan jamban yang baik dan sehat.

Page 8 of 23 | Total Record : 225