cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 83 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2025)" : 83 Documents clear
Korelasi Kadar Interleukin-6 dengan Faktor Penyebab Infeksi Saluran Pernapasan Akut pada Anak Akibat Terpapar Asap Rokok A. Meryam Susanti; Alfa Sukandar; Indas Wari Rahman; Nurfitri Arfani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.1299

Abstract

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) adalah sindrom penyakit yang dapat menyerang saluran pernapasan atas dan bawah, disebabkan oleh mikroorganisme patogen seperti bakteri dan virus dan dapat dipicu oleh faktor lingkungan. ISPA sering terjadi pada anak-anak karena sistem imun anak masih belum berkembang dengan baik. Salah satu faktor pemicu timbulnya ISPA adalah paparan asap rokok dari lingkungan sekitar seperti keluarga terdekat. Paparan asap rokok terus menerus dapat mempengaruhi mikroorganisme patogen di saluran pernapasan dan mudah menginfeksi anak-anak, akibatnya melemahkan sistem imun anak sehingga terjadi inflamasi yang ditandai dengan peningkatan interleukin-6 (IL-6) dalam tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar interleukin-6 pada anak penderita ISPA yang terpapar asap rokok dan melihat hubungan faktor-faktor penyebab ISPA terhadap peningkatan kadar interleukin-6. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study, menggunakan 15 sampel dari anak penderita ISPA yang telah diseleksi berdasarkan kriteria penelitian dan metode pengukuran kadar IL-6 menggunakan metode pemeriksaan ELISA. Hasil penelitian diuji secara statistik, dan didapatkan hasil uji Mann Whitney U menunjukkan p-value kadar IL-6 pada anak penderita ISPA yang terpapar asap rokok (p<0,005) dan uji Spearman Rho menunjukkan p-value hubungan kadar IL-6 dengan usia (p>0,005), intensitas paparan dan kedekatan anak dengan anggota keluarga yang merokok (p<0,005). Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat perbedaan signifikan dengan rata-rata kadar IL-6 untuk anak penderita ISPA yang terpapar asap rokok secara langsung jauh lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang terpapar asap rokok secara tidak langsung dan terdapat hubungan yang signifikan antara kadar IL-6 dengan intensitas paparan dan kedekatan anak dengan anggota keluarga yang merokok, kecuali faktor usia tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kadar IL-6.
Analisis Kadar Arsenik (As) Dalam Urin Pekerja Las Risky Nurul Fadlila RN; Ayusti Dirga; Ronaldy Noya Van Delzen
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.1300

Abstract

Bengkel Las merupakan tempat penyambungan berbagai jenis logam, baik untuk membuat produk logam baru maupun memperbaiki benda logam yang sudah ada. Pekerja las merupakan profesi yang beresiko tinggi terpajan logam berat seperti Arsenik (As). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar Arsen dalam urin pekerja las dari beberapa bengkel las yang ada di Antang, Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional untuk menganalisis kadar Arsenik (As) dalam urin pekerja bengkel las. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Sampel urin yang digunakan sebanyak 15 sampel. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini yaitu kadar Arsenik (As) terdeteksi pada semua sampel urin dengan kadar Arsenik (As) tertingi yaitu 0,42609 mg/L dan kadar terendah yaitu 0,21957 mg/L. Adapun kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak didapatkan kadar Arsenik (As) yang melebihi NAB (Nilai Ambang Batas) yang ditetapkan (> 35 mg/L)
Hubungan Kadar Tembaga (Cu) Terhadap Jumlah Eritrosit Dalam Darah Pekerja Bengkel Las Kecamatan Manggala Ayusti Dirga; Nurul Almanda; Santi Santi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.1301

Abstract

Logam Tembaga (Cu) dibutuhkan dalam tubuh dalam jumlah sedikit, namun dalam jumlah banyak logam Cu dapat memberikan efek buruk yaitu mempengaruhi sistem hematologi dengan mengganggu sintesis heme dan dapat mempersingkat umur sel darah merah (eritrosit). Salah satu aktivitas yang menghasilkan polutan logam tembaga adalah proses pengelasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar Cu terhadap jumlah eritrosit dalam darah pekerja bengkel las di Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan observasional korelasional dan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel yaitu sebanyak 15 sampel darah pekerja bengkel las. Kadar Cu dianalisis menggunakan Inductively Coupled Plasma -Mass Spectrum (ICP-MS), sedangkan jumlah eritrosit diukur dengan hematology analyzer. Uji normalitas dilakukan menggunakan Shapiro-Wilk, dan uji korelasi Pearson digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel. Kadar Cu berkisar antara 0,6002–1,0352 mg/L, dan jumlah eritrosit antara 4,33–6,31 juta/µL. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (p > 0,05). Uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan negatif lemah antara kadar Cu dan jumlah eritrosit dengan nilai r=-0,268 dan p = 0,333, yang tidak signifikan secara statistik.
Identifikasi Gen Cefotaxime (CTX-M) dan Sulfhydryl Variabel (SHV) Bakteri Enterobacteriaceae Penghasil Extended Spectrum Beta Lactamase (ESBL) pada Anak Penderita Diare Nurfitri Arfani; Miftahul Jannah Moo; Ela Satriani Yusuf; Indas Wari Rahman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.1302

Abstract

Diare merupakan kondisi yang ditandai dengan perubahan konsistensi tinja dan frekuensi buang air besar yang berlebihan, yaitu lebih dari tiga kali dalam sehari. Penggunaan antibiotik yang tidak sesuai dengan pedoman terapi dapat menyebabkan peningkatan resistensi bakteri terhadap antibiotik. Salah satu enzim yang berperan dalam mekanisme resistensi bakteri terhadap antibiotik adalah enzim Extended Spectrum Beta Lactamase (ESBL). ESBL sering ditemukan pada bakteri golongan Enterobacteriaceae. ESBL memiliki gen pengkode seperti gen Cefotaxime (CTX-M) dan gen Sulfhydryl Variabel (SHV). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi gen Cefotaxime (CTX-M) gen Sulfhydryl Variabel (SHV) bakteri golongan golongan Enterobacteriaceae penghasil Extended Spectrum Beta Lactamase (ESBL) pada anak penderita diare. Jenis penelitian yang digunakan yaitu desktriptif dengan menggunakan 10 sampel feses anak penderita diare. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan alat vitek 2 compact untuk identifikasi bakteri dan deteksi gen dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR). Hasil isolasi bakteri menunjukkan bahwa dari 10 sampel feses yang digunakan, sebanyak 9 sampel (90%) terdeteksi mengandung bakteri yang diidentifikasi sebagai Escherichia coli dan Klebsiella pneumoniae. Selanjutnya hasil uji vitek 2-compact menunjukan dari 9 sampel digunakan hanya 3 (33,3%) sampel yang memiliki kemampuan sebagai penghasil ESBL. Hasil deteksi gen dengan metode PCR menunjukan dari 3 sampel yang digunakan didapatkan 2 (66,7%) sampel positif terhadap gen CTX-M pada ukuran 800 bp dan gen SHV pada ukuran 500 bp. Oleh karena itu, dalam penelitian ini menunjukkan bahwa sampel feses pada anak penderita diare yang digunakan ditemukan bakteri Escherichia coli dan Klebsiella pneumoniae sebagai bakteri penghasil enzim ESBL
Ethical Issues in Using Jasper AI and Scribbr for Academic Writing among University Students Agung Rinaldy Malik
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.1347

Abstract

The growing adoption of artificial intelligence (AI) tools in higher education has transformed students’ approaches to academic writing. This study investigates the ethical issues arising from the use of Jasper AI and Scribbr among Indonesian university students. Employing a qualitative descriptive design, semi-structured interviews were conducted with sixteen students from diverse disciplines alongside a review of institutional documents. Thematic analysis revealed three main findings: (1) students commonly use Jasper AI for idea generation and drafting while relying on Scribbr for plagiarism checking and proofreading; (2) although these tools enhance writing efficiency and confidence, they also raise concerns about overdependence and diminished critical thinking; and (3) there is limited awareness and inconsistent understanding of institutional guidelines regarding AI-assisted writing, leading to blurred ethical boundaries. These findings highlight an urgent need for universities to update academic integrity policies and integrate AI ethics education into writing instruction. By addressing these gaps, higher education institutions can support responsible and informed use of AI tools while safeguarding the core values of academic honesty and originality.
Peran Inkubator Bisnis Dalam Meningkatkan Kapasitas Wirausaha Pemula Di Sektor Ekonomi Kreatif Di Kecamatan Medan Tembung Ngiw Aman Harja
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.1404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran inkubator bisnis dalam meningkatkan kapasitas wirausaha pemula di sektor ekonomi kreatif, dengan fokus pada komunitas Kampung Kreatif di Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap pelaku usaha, pengelola inkubator, serta tokoh komunitas lokal. Analisis dilakukan secara tematik menggunakan pendekatan Braun dan Clarke (2019), yang mencakup tahap familiarisasi data hingga pelaporan hasil.Hasil penelitian menunjukkan bahwa inkubator bisnis berperan penting dalam mendorong pertumbuhan kapasitas wirausaha pemula melalui pelatihan teknis, pendampingan intensif, dan fasilitasi jejaring usaha. Wirausaha yang terlibat mengalami peningkatan dalam literasi digital, manajemen keuangan, serta kemampuan beradaptasi dengan pasar. Selain itu, inkubator juga membantu membentuk pola pikir kewirausahaan dan memperkuat motivasi pelaku usaha untuk berkembang secara berkelanjutan.Namun, implementasi program inkubasi masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan fasilitas, rendahnya partisipasi peserta, serta kurangnya dukungan struktural dari pemerintah dan mitra. Oleh karena itu, dibutuhkan model inkubasi yang lebih responsif, partisipatif, dan berbasis kebutuhan lokal. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan inkubator berbasis komunitas yang adaptif terhadap konteks sosial dan ekonomi wirausaha pemula di kawasan urban pinggiran. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar perumusan kebijakan dan strategi pemberdayaan ekonomi kreatif lokal yang lebih efektif.Kata kunci : Inkubator Bisnis, Wirausaha, Sektor Ekonomi Kreatif
Rekonstruksi Hukum Hak Asuh Anak Perspektif Maqāṣid Syarī’ah dalam Hukum Keluarga Islam Saini Saini
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.1427

Abstract

Fenomena meningkatnya sengketa hak asuh anak pasca perceraian dalam masyarakat Muslim Indonesia menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara norma hukum positif dan prinsip keadilan substantif dalam hukum keluarga Islam. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi konsep hak asuh anak berdasarkan pendekatan maqāṣid syarī‘ah, khususnya prinsip ḥifẓ al-nafs dan ḥifẓ al-nasl, sebagai dasar reformulasi hukum keluarga yang lebih responsif terhadap perlindungan anak. Menggunakan metode library research, studi ini menganalisis konten dokumen klasik, seperti al-Muwāfaqāt karya Imam al-Syāṭibī dan kitab fikih mazhab Syafi‘i serta data sekunder dari jurnal ilmiah kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa maqāṣid syarī‘ah menempatkan perlindungan jiwa dan keturunan anak sebagai tujuan utama yang wajib dijaga dalam penetapan hak asuh, namun hal ini belum terefleksikan secara memadai dalam sistem yuridis nasional. Pendekatan berbasis maqāṣid membuka ruang tafsir baru yang lebih etis, empatik, dan kontekstual terhadap kebutuhan anak. Kesimpulannya, hak asuh anak harus dikonstruksi sebagai hak anak, bukan sekadar hak orang tua, sehingga mendorong pergeseran paradigma dalam hukum keluarga Islam. Implikasinya, reformasi regulasi dan pedoman yurisprudensi sangat diperlukan untuk menjamin kemaslahatan anak dalam bingkai maqāṣid syarī‘ah
Inovasi Perlakuan IAA: Dampak Variasi Konsentrasi dan Durasi Perendaman Terhadap Keberhasilan Stek Jambu Biji Lambok Simatupang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.1650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi dan durasi perendaman Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Indole Acetic Acid (IAA) terhadap keberhasilan stek jambu biji (Psidium guajava L.). Jambu biji merupakan tanaman buah tropis yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat kesehatan tinggi, namun perbanyakan secara vegetatif seperti stek sering terkendala oleh pertumbuhan akar yang kurang optimal. Penggunaan ZPT IAA diharapkan dapat merangsang pembentukan akar dan meningkatkan keberhasilan stek. Penelitian ini menggunakan berbagai konsentrasi IAA dan lama perendaman untuk menguji pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan perkembangan stek jambu biji. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi ilmiah bagi petani dan pihak terkait mengenai teknik perbanyakan jambu biji yang lebih efektif. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan budidaya jambu biji di Indonesia, khususnya di wilayah Tapanuli Utara.
Sistem Monitoring Keamanan Pada Data Center Berbasis Security Information And Event Management (Siem) Dengan Wazuh dan IDS Iik Muhamad Malik Matin; Fadhilrahman; Asep Kurniawan; Ayu Rosyida Zain; Maria Agustin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.1761

Abstract

A data center is a center for managing, storing and processing important data which includes sensitive information, business applications and technology infrastructure. Due to the importance of data centers in supporting organizational operations, their vulnerability to information security threats such as cyber attacks, unauthorized access has a serious impact on daily operations. The implementation of IDS is currently not optimal because in-depth analysis is difficult and requires experts to observe it. For this reason, an effective security monitoring system is needed on an Intrusion Detection System (IDS) based on Security Information and Event Management (SIEM) using the Wazuh platform. IDS plays an important role in detecting network security threats, while SIEM provides the ability to integrate and analyze security data from various sources. This research designs and implements Wazuh integration with SIEM to strengthen detection and response capabilities against security threats. Experimental methodology is used to evaluate the performance of the developed system, with a focus on intrusion detection, log analysis and security event management. The research results show that the integration of Wazuh with SIEM provides significant improvements in monitoring capabilities and response to security threats, which will be a valuable contribution in ensuring the security of networks and sensitive data.
Restorative Justice In The Settlement Of Agrarian Crimes: Alternative Or Threat To Law Enforcement? Sri Herlina; Imam Syafa'i
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.1827

Abstract

Konflik agraria di Indonesia seringkali menimbulkan permasalahan hukum yang kompleks dan tidak terselesaikan secara tuntas melalui pendekatan pidana konvensional. Restorative Justice (RJ) muncul sebagai tawaran alternatif yang berorientasi pada pemulihan hubungan sosial dan keadilan substantif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah penerapan RJ dalam tindak pidana agraria dapat menjadi instrumen transformasi hukum pidana menuju penyelesaian yang lebih adil, atau justru berpotensi melemahkan akuntabilitas hukum terhadap pelaku yang memiliki kekuatan ekonomi dan politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-normatif dengan menganalisis kebijakan hukum dan praktik penyelesaian konflik agraria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RJ memiliki potensi menjadi pendekatan yang adil dan transformatif dalam kasus agraria yang bersifat horizontal atau berintensitas rendah. Namun, dalam konflik yang berintensitas tinggi dan sarat muatan politik, pendekatan ini memerlukan pengendalian yang ketat terhadap transparansi dan akuntabilitas agar tidak menjadi sarana impunitas bagi aktor dominan. RJ dapat menjadi strategi penyelesaian yang efektif apabila diposisikan bukan sebagai pengganti mutlak pemidanaan, melainkan sebagai pelengkap yang berlandaskan prinsip keadilan substantif, partisipasi masyarakat, dan pemulihan hubungan sosial. Dengan demikian, penerapan RJ dalam konteks agraria memerlukan kerangka kebijakan yang selektif, adil, dan tetap berorientasi pada perlindungan hak-hak kelompok rentan.