Journal of Innovative and Creativity
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles
2,551 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 5 No. 2 (2025)"
:
2,551 Documents
clear
Penerapan Teknik Pijat Woolwich Untuk Meningkatkan Suplai Asi Yang Adekuat Pada Ibu Post Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Tentara TK IV 01.07.01 Pematang Siantar
Siti Halimah Siregar;
Lismawati Lismawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2650
Post sectio caesarea merupakan kondisi pemulihan yang dialami seorang ibu setelah menjalani operasi sectio caesarea untuk melahirkan bayi. Global Survey on Maternal and Perinatal tahun 2023 menunjukan 29,1 juta jiwa (46,1%) dari 64,5 juta jiwa ibu menyusui setelah sectio caesarea dan sekitar 53,2 juta bayi (38%) dari 140 juta bayi yang tidak mendapatkan ASI setelah kelahiran digantikan dengan susu formula. Tindakan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan suplai ASI yang adekuat dengan tindakan penerapan teknik pijat woolwich. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sampel yang diambil sebanyak 2 responden yaitu pasien post section caesarea dirumah sakit Tentara TK IV 01.07.01 Pematangsiatar. Instrumen yang digunakan format pengkajian keperawatan maternitas, SOP teknik pijat woolwich, lembar informed consent dan lembar observasi. Penelitian dilakukan pada klien I pada tanggal 28 sampai tanggal 30 April 2025 dan pada klien II pada tanggal 25 sampai tanggal 27 Mei 2025. Hasil evaluasi menunjukan masalah menyusui tidak efektif teratasi sebagian, berdasarkan catatan perkembangan hari ketiga didapatkan ASI keluar 3,5 ml tetes/menit pada klien I dan ASI yang keluar 3,25 ml/menit pada klien II. Penerapan teknik pijat woolwich efektif untuk meningkatkan suplai ASI yang adekuat Perawat dapat menerapkan teknik pijat woolwich sebagai tindakan keperawatan untuk meningkatkan suplai ASI yang adekuat pada ibu post sectio caesarea.
Analisis Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Pasien Dalam Mencuci Tangan Di Praktek Bidan Sarmiati
Hana Dhini Julia Pohan;
Sri Agustina Meliala;
Aida Sulisna;
Merdi Yanti Lestari Harefa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2654
Pendahuluan Mencuci tangan salah satu prosedur paling penting dari pencegahan penyebaran infeksi yang menyebabkan kesakitan. Mencuci tangan merupakan proses menghilangkan kotoran secara mekanis dari kulit telapak tangan dengan sabun dan air. Pendidikan kesehatan dapat diartikan sebagai bentuk upaya dalam memberi pengaruh, masyarakat agar bisa melakukan pelaksanaan perilaku hidup yang sehat, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Analisis pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet terhadap pengetahuan pasien dalam mencuci tangan di Praktik Bidan Sarmiati, Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan Pre Experimental Design, One Group Pretest-Posttest Design. Responden pada penelitian ini merupakan pasien dengan jumlah 100 responden, Hasil penelitian ini menunjukan pada variabel baca sebelum diberikan pendidikan kesehatan 1.40 dan sesudah diberi pendidikan kesehatan meningkat menjadi 1.58 dengan nilai p=0.010 < P= 0.05. variabel dengar nilai sebelum diberikan pendidikan kesehatan 1.45 setelah diberi pendidikan kesehatan meningkat menjadi 1.64 dengan nilai p= 0.013 < p= 0.05. variabel media leaflet sebelum diberi pendidikan kesahatan dengan nilai 1.40 setalah diberi pendidikan kesehatan meningkat 1.55 dengan nilai p=0.016 < p=0.05. variabel demonstrasi sebelum diberi pendidikan kesehatan dengan nilai 1.40 setelah diberi pendidikan kesehatan meningkat 1.58 dengan nilai p=0.015 < P= 0.05. dan variabel melakukan simulasi sebelum diberikan pendidikan kesehatan 1.30 meningkat setelah diberikan pendidikan kesehatan menjadi 1.54 dengan nilai p=0.001 < p= 0.05, Kesimpulan adanya pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan leaflet untuk menambah pengetahuan pasien rawat jalan dalam mencuci tangan. Saran diharapkan kepada praktek bidan untuk menyediakan wastafel cuci tangan di setiap ruangan tunggu dan menyediakan sabun dan media leaflet sebagai petunjuk cara mencuci tangan yang benar.
Efektivitas Edukasi Pra-Tindakan Terhadap Pemahaman Pasien Tentang Informed Consent Di Rumah Sakit Khusus Mata Medan Baru
Aida Sulisna;
Sri Agustina Meliala;
Muhammad Adiul Ilham
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2655
Pendahuluan Pemberian informed consent merupakan bagian penting dalam pelayanan medis yang menekankan hak pasien untuk mendapatkan informasi secara jelas sebelum tindakan medis dilakukan. Namun, tingkat pemahaman pasien terhadap informed consent seringkali masih rendah, yang dapat disebabkan oleh kurang efektifnya edukasi pra-tindakan yang diberikan. Tujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi pra-tindakan terhadap pemahaman pasien tentang informed consent di Rumah Sakit Khusus mata Medan Baru, Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan Pre Experimental Design, One Group Pretest-Posttest Design. Responden pasien yang melakukan tindakan medis dengan jumlah 100 responden, Hasil penelitian ini menunjukan pada variabel materi dimana nilai rata-rata sebelum diberikan pemahaman Informed consent 1.40 dan sesudah diberikan meningkat menjadi 1.58 dengan nilai p=0.010 < P= 0.05. Variable waktu dengan nilai rata-rata sebelum diberikan pemahaman Informed consent 1.45 setelah diberikan meningkat menjadi 1.64 dengan nilai p= 0.013 < p= 0.05. Variabel media sebelum diberi pemahaman Informed consent dengan nilai rata-rata 1.40 setalah diberikan meningkat 1.55 dengan nilai p=0.016 < p=0.05. Variabel metode sebelum diberi pemahaman Informed consent dengan nilai rata-rata 1.40 setelah diberikan meningkat 1.58 dengan nilai p=0.015 < P= 0.05. Kesimpulan hubungan antara edukasi pra-tindakan dan pemahaman informed consent bersifat signifikan, yang menunjukkan bahwa semakin baik edukasi diberikan, maka semakin tinggi pula tingkat pemahaman pasien mengenai informed consent. Saran menjadikan edukasi pra-tindakan sebagai prosedur wajib yang dilakukan secara sistematis dan terdokumentasi sebelum tindakan medis. Dan meningkatkan keterampilan komunikasi, menggunakan metode edukasi yang sesuai dengan latar belakang pasien, serta memastikan bahwa informasi yang diberikan benar-benar dipahami oleh pasien sebelum menandatangani informed consent.
ANALISIS SPASIAL TUBERKULOSIS PARU TAHUN 2021-2023 DI PROVINSI SULAWESI UTARA
Prayli Gracia Christi Umboh;
Jeini Ester Nelwan;
Grace Debbie Kandou
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2666
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pola sebaran penyakit tuberkulosis berdasarkan faktor usia, jenis kelamin, dan kepadatan penduduk di Provinsi Sulawesi Utara tahun 2021-2023. Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian yang bersifat deskriptif dan teknik analisis data yang digunakan adalah Sistem Informasi Geografis. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah laporan penemuan kasus baru tuberkulosis, kasus kematian akibat tuberkulosis, dan kasus sembuh dari tuberkulosis selama tahun 2021-2023 di Provinsi Sulawesi Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi seperti Kota Manado, Kotamobagu, dan Bitung cenderung mengalami jumlah kasus TB yang tinggi. Namun demikian, jumlah puskesmas tidak selalu sejalan dengan penurunan kasus. Beberapa daerah dengan banyak fasilitas kesehatan tetap mencatat kasus tinggi, yang menandakan efektivitas layanan belum optimal. Analisis spasial memperlihatkan pola klaster kasus TB yang konsisten dari tahun ke tahun, terutama di daerah perkotaan dengan mobilitas penduduk tinggi. Selain itu, kasus kematian TB tidak selalu ditemukan di daerah terpadat, yang menunjukkan peran faktor lain seperti akses layanan, kesadaran masyarakat, dan penegakan diagnosis dini. Kesimpulannya tinggi kepadatan penduduk berkontribusi terhadap peningkatan kasus TB, sementara jumlah puskesmas belum menjadi indikator utama dalam menurunkan insiden..
Identifikasi Lima Elemen Citra Kota Pada Kawasan Perkotaan Majene
Zul Asriana;
Sri Apriani Puji Lestari;
Jafar Mukhlis;
Anggit Priadmodjo;
Astinawaty Astinawaty;
Muh. Alfarezi Erwin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2669
Kawasan Perkotaan di Kabupaten Majene merupakan sebuah kawasan yang terbentuk dari dua wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Banggae Timur dan Banggae. Di perkotaan Majene memiliki beberapa spot atau tempat penting, baik yang berkaitan dengan sejarah, pendidikan, wisata ataupun landmark yang membuat pembentukan citra kotanya memiliki karakter. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu adanya penelitian tentang elemen pembentuk citra Kota Majene. Penelitian dilakukan pada elemen-elemen pembentuk citra kota yang ada pada kawasan Kota Majene. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan survey primer berupa observasi lapangan, studi pustaka, dan dokumentasi gambar lengkap dan survey sekunder dengan melakukan studi literatur. Materi penelitian menggunakan teori lima elemen citra kota yang dijelaskan oleh Kevin Lynch yaitu path, edges, nodes, district, landmark. Berdasarkan hasil dan pembahasan kajian konsep elemen citra kota di Perkotaan Majene terdapat beberapa temuan yang dapat dijadikan sebagai kesimpulan. Elemen path berupa jalur pergerakan utama, jalur penghubung pusat kota, dan jalur penghubung internal sebagai akses untuk melakukan segala aktivitas. Elemen edge berupa jalan persimpangan di mana jalan persimpangan tersebut menjadi batas area pusat kota, selain itu ada juga yang berupa daerah dataran tinggi serta pantai. Elemen district tergambarkan dengan adanya district perdagangan jasa dan pemukiman, perkantoran , pertanian, dan ruang terbuka hijau. Elemen node tergambarkan dengan adanya persimpangan merupakan simpul strategis sekaligus sebagai batas menuju kawasan yang lain. Elemen landmark tergambarkan dengan adanya 5 (lima) penanda yang menonjolkan visual kota dengan ciri khas dari Perkotaan Majene.
Penerapan Isak 335 Oleh Non-Governmental Organization (Ngo) Di Kabupaten Tangerang Pada Tahun 2024
Irpan Irpan;
Muhamad Ridho;
Ilman Fazrin;
Endang Ruhiyat
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1024
Standar akuntansi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas transparansi dan akuntabilitas pelaporan keuangan organisasi nirlaba. Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) 335 diterbitkan sebagai pedoman pelaporan keuangan yang disesuaikan dengan karakteristik entitas nonlaba, guna menghasilkan informasi yang relevan bagi pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat implementasi ISAK 335 oleh organisasi non-pemerintah (Non-Governmental Organization/NGO) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Tangerang selama tahun 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, serta telaah dokumen internal organisasi. Populasi penelitian ditentukan berdasarkan data resmi dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tangerang yang mencatat 43 NGO terdaftar. Setelah diseleksi berdasarkan keberadaan Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HAM dan domisili organisasi, diperoleh 36 NGO sebagai populasi relevan, dengan 16 di antaranya berhasil dihubungi dan bersedia menjadi partisipan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara umum, NGO di Kabupaten Tangerang belum menerapkan ISAK 335 dalam praktik pelaporan keuangan mereka. Tidak adanya sosialisasi atau fasilitasi teknis dari otoritas terkait, khususnya Kesbangpol, menjadi salah satu penyebab utama rendahnya tingkat adopsi standar ini. Selain itu, keterbatasan kompetensi pengelola NGO dalam bidang akuntansi, yang sebagian besar berlatar belakang pendidikan non-keuangan dan jenjang pendidikan menengah bahkan dasar, turut menjadi faktor penghambat. Kesimpulan dari studi ini mengindikasikan perlunya intervensi kebijakan dalam bentuk edukasi, pelatihan teknis, serta pembinaan berkelanjutan agar pelaporan keuangan NGO dapat selaras dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan awal bagi perumusan strategi peningkatan kapasitas tata kelola keuangan sektor nirlaba di tingkat daerah.
Analisis Faktor Risiko Preeeklamsia pada Kehamilan Kajian Retrospektif di TPMB Nur Sofi
Friska Oktaviana;
Ria Anggraini;
Oktaviana Manda Putri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2315
Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tergolong tinggi, dengan salah satu penyebab utamanya adalah preeklamsia. Preeklamsia merupakan komplikasi kehamilan yang ditandai dengan hipertensi dan proteinuria, serta dapat mengancam keselamatan ibu dan janin. Identifikasi faktor risiko preeklamsia sangat penting guna melakukan deteksi dini dan pencegahan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko dominan yang berkontribusi terhadap kejadian preeklamsia pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kohort retrospektif. Data diperoleh melalui telaah buku KIA dan rekam medis di TPMB Nur Sofi pada bulan Mei 2025. Sampel sebanyak 25 ibu hamil yang mengalami preeklamsia dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan uji chi-square dengan bantuan software SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor risiko dominan preeklamsia pada ibu hamil meliputi usia >35 tahun (60%), status pekerjaan (60% bekerja), status gizi overweight dan obesitas (76%), status multigravida (60%), jarak kehamilan tidak ideal (52%), penggunaan kontrasepsi hormonal (60%), serta adanya riwayat hipertensi kronik (40%). Meskipun sebagian besar responden tidak memiliki riwayat hipertensi, mereka tetap mengalami preeklamsia akibat pengaruh faktor lain seperti stres kerja, perubahan hormonal, obesitas, dan ketidakseimbangan sistem vaskular selama kehamilan. Preeklamsia dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko yang saling berkaitan. Oleh karena itu, deteksi dini, edukasi kesehatan, dan pemantauan kehamilan secara berkala sangat penting dilakukan terutama pada ibu hamil dengan karakteristik risiko tinggi, guna menurunkan angka kejadian preeklamsia dan mendukung tercapainya kehamilan yang sehat.
Pengembangan Kinerja Dosen Melalui Sikap Kerja, Kepemimpinan Transformasional, dan Budaya Organisasi
Eli Masnawati;
Didit Darmawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2461
Studi ini menganalisis peran sikap kerja, kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi dalam membentuk kinerja dosen. Responden diambil dari dosen yang bergabung di PTS di Jawa Timur. Ada 78 dosen yang diambil secara accidental sampling. Data diolah dengan teknik regresi berganda. Kualitas data diuji dengan validitas dan reliabilitas. Ada SPSS 26 untuk mengolah data tersebut. Dari hasil studi ini membuktikan sikap kerja menentukan hasil kerja dosen serta kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi juga memberikan dampak yang signifikan. Kinerja dosen juga menerima kontribusi secara serentak dari ketiga variabel bebas tersebut.
Inovasi Konstruksi: Penerapan Mechanical Metamaterials untuk Struktur Ringan dan Adaptif
Bambang Triono;
Didit Darmawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2462
Pemanfaatan mechanical metamaterials dalam konstruksi menawarkan potensi inovatif untuk menciptakan struktur yang ringan, adaptif, dan efisien. Metamaterials, yang dirancang untuk memiliki sifat fisik unik, dapat memanipulasi gelombang elektromagnetik, suara, dan mekanika, sehingga meningkatkan kinerja struktural dan efisiensi energi. Studi ini membahas berbagai aplikasi metamaterials dalam industri konstruksi, termasuk peningkatan isolasi termal dan akustik, pengurangan beban pada struktur, dan kemampuan adaptif terhadap kondisi lingkungan yang berubah. Contohnya, desain panel dinding dan jembatan menggunakan metamaterials menunjukkan penghematan material dan biaya, serta peningkatan daya tahan. Meskipun ada tantangan dalam biaya produksi dan regulasi, kolaborasi interdisipliner antara akademisi, insinyur, dan pembuat kebijakan sangat diperlukan untuk mengoptimalkan penerapan teknologi ini. Dengan pendekatan yang tepat, metamaterials dapat menjadi solusi yang signifikan untuk menghadapi tantangan keberlanjutan dan efisiensi dalam konstruksi modern.
Efektivitas Kompres Hangat terhadap Penurunan Skor Nyeri pada Pasien dengan Osteoarthritis Lutut
Siti Saodah;
Siskawati Amri;
Srinur Nilawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2675
Osteoarthritis (OA) lutut merupakan salah satu penyebab utama nyeri dan disabilitas pada populasi usia lanjut. Salah satu metode non-farmakologis yang digunakan untuk mengurangi nyeri adalah kompres hangat, yang dipercaya dapat meningkatkan aliran darah, mengurangi kekakuan sendi, dan menurunkan persepsi nyeri. Mengetahui efektivitas kompres hangat terhadap penurunan skor nyeri pada pasien dengan osteoarthritis lutut. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest without control group. Sampel sebanyak 30 pasien OA lutut yang memenuhi kriteria inklusi, dipilih secara purposive sampling. Intervensi kompres hangat diberikan selama 20 menit dua kali sehari selama 3 hari berturut-turut. Skor nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil uji statistik menggunakan paired t-test menunjukkan adanya penurunan skor nyeri yang signifikan dengan nilai p-value = 0,000 (<0,05). Rata-rata skor nyeri sebelum intervensi adalah 6,2 dan setelah intervensi menjadi 3,8.: Kompres hangat efektif dalam menurunkan skor nyeri pada pasien osteoarthritis lutut. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai terapi non-farmakologis pendukung dalam penatalaksanaan OA.