cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 2,141 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 2,141 Documents clear
Perlindungan Hak Warga Negara Dalam Sengketa Sertifikat Tanah Ganda Ditinjau Dari Asas Praduga Rechmatige Nadia Safira Syazwani; Oryza Villa Sativa; Dhimas Anggana Syahreza Pratama
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5359

Abstract

Permasalahan sertifikat tanah ganda sering muncul akibat kelemahan administrasi dan penyalahgunaan kewenangan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN), menyebabkan ketidakpastian hukum dan kerugian bagi pemegang hak yang beritikad baik, sebagaimana diatur dalam UUPA dan Pasal 28D UUD 1945. Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan sertifikat hak atas tanah sebagai Keputusan Tata Usaha Negara (KTUN) dari perspektif asas praduga rechtmatige, serta mekanisme penyelesaian sengketa dan tanggung jawab BPN dalam melindungi hak warga negara. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis-normatif dengan studi dokumen hukum, yurisprudensi, dan literatur terkait seperti Undang-Undang PTUN, PP No. 24/1997, dan putusan Mahkamah Agung. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa sertifikat sebagai KTUN bersifat konkret, individual, dan final, sehingga asas praduga rechtmatige memberikan perlindungan sementara hingga adanya pembatalan melalui PTUN atau mediasi BPN berdasarkan Permen ATR/BPN No. 21/2020, dengan BPN bertanggung jawab atas kelalaian melalui asas contrarius actus. Simpulan menyatakan bahwa asas ini efektif menjamin kepastian hukum sementara, namun memerlukan sinkronisasi regulasi dan kehati-hatian BPN untuk meminimalisir sengketa, sehingga hak kepemilikan tanah warga terlindungi secara berkelanjutan
The Influence Of Brand Image And Price On Decisions Purchase Of Telkomsel Simpati Cards Mery Sabina Lingga; Neni Sri Wahyuni; Tengku Ahmad Helmi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5361

Abstract

In this study, it has purpose , namely For analyze and know how much big influence image brand to decision purchase card Sympathy Telkomsel in the environment Students , influence price to decision purchase card Sympathy Telkomsel in the environment Students . This research was conducted at the Islamic University of North Sumatra, precisely at the Faculty of Economics and Business, Management Study Program, class of 2021. The sampling The sample in this study used simple random sampling, with total 63 respondents . This type of research is quantitative . The results of this study are : Brand image No influential positive to decision purchase card Sympathy Telkomsel to Students Faculty of Economics and Business, Islamic University of North Sumatra, Management Study Program class of 2021. Prices are affected positive to decision purchase card Sympathy Telkomsel to Students Faculty of Economics and Business, Islamic University of North Sumatra, Management Study Program class of 2021. Brand image and Price in general together can influence decision purchase card Sympathy Telkomsel to Students Faculty of Economics and Business, Islamic University of North Sumatra, Management Study Program class of 2021.
Overview of Work Fatigue in Workers at Toyota Kombos Workshop in Manado City Yessie Angelika Simatupang; Jeini Ester Nelwan; Sri Seprianto Maddusa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5366

Abstract

The prevalence of work-induced fatigue reaches around 32% of workers globally. In Indonesia, fatigue is a contributor to work accidents recorded as many as 162,327 cases of work accidents and 358 cases of which were recorded in North Sulawesi. Workshop workers are prone to experiencing work fatigue due to the demands of work involving work activities, work environment conditions that do not meet ergonomic principles, forced work postures, repetitive and monotonous nature of work, insufficient energy intake, quality of rest time during working hours and pressure of service completion timevehicle. This study aims to find out the picture of work fatigue in workers at the Toyota Kombos workshop in Manado City. The design of this study is quantitative descriptive with a cross sectional approach on 43 respondents which is the total number of workshop workers selected using total sampling. Data were collected through interviews using the Work Fatigue Sentiment Questionnaire (KAUPK2) and then analyzed univariately to see the distribution of work fatigue. Mild work fatigue was more commonly found at the age level of 26-35 years, high school education level/equivalent, no history of illness, long working period (≥ 5 years), male, and mechanical/technician respondents. Research shows that the majority of workshop workers experience mild fatigue, which is 79.1% of respondents, workers who experience moderate fatigue are 7% of respondents, while other workers are in normal conditions, which is 13.9%. And in this study, no severe fatigue was found.
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Benih Gurame pada CV Dejeefish Amanda Aulia Zahirah; Reva Nadia Utami; Kayla Safa Irdinta; Rivaludin Rivaludin; Rizal Hasan Umarthalib
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5370

Abstract

Quality control of gourami fry is a crucial aspect in maintaining product quality and increasing the success rate of cultivation. This research, conducted at CV Dejeefish, aimed to identify the dominant types of defects in the gourami fry production process and analyze their causal factors using the 6M approach. Data collection was conducted using a checklist during January–April to record the frequency of emerging problems. The data was then analyzed using a Pareto diagram to identify the most significant problems, and a Fishbone diagram to map the root causes. The results showed that the most dominant type of defect was fish mortality, which accounted for 85.4% of the total problems. The main contributing factors included worker negligence, unstable water quality, suboptimal pond conditions, and poor packaging. The Fishbone analysis indicated that the root causes of the problems stemmed from weaknesses in methods, labor, equipment, and the environment. Therefore, improving the implementation of SOPs, worker training, standardizing measuring instruments, and environmental monitoring are strategic steps to improve the quality of gourami fry at CV Dejeefish.
Evaluasi Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tuberkulosis di Puskesmas Krobokan Kota Semarang Putri Batrisyia Sabrina; Atma Rulin Dewi Nugrahaini
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5381

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu penyakit infeksi yang membutuhkan perhatian serius, terutama karena keberhasilan terapinya sangat dipengaruhi oleh kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antituberkulosis (OAT). Ketidakpatuhan minum obat dapat menyebabkan pengobatan tidak tuntas, meningkatkan risiko kekambuhan, resistensi obat, serta memperpanjang masa penularan. Puskesmas Krobokan Kota Semarang merupakan salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang mengalami peningkatan kasus TBC pada tahun 2022, sehingga diperlukan evaluasi terhadap perilaku kepatuhan pasien dalam menjalani terapi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kepatuhan minum OAT pada pasien TBC serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkaitan dengan kepatuhan pasien. Penelitian dilakukan selama dua bulan menggunakan desain deskriptif dengan teknik purposive sampling terhadap 31 pasien TBC yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Data dianalisis melalui tahapan editing, coding, scoring, tabulating, kemudian diinterpretasikan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 6 pasien (19%) memiliki kepatuhan tinggi, 9 pasien (29%) memiliki kepatuhan sedang, dan sebagian besar yaitu 16 pasien (52%) memiliki kepatuhan rendah. Faktor yang diduga berpengaruh terhadap rendahnya kepatuhan antara lain usia produktif yang memiliki aktivitas tinggi, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, serta persepsi pasien terhadap efek obat ketika gejala mulai membaik. Temuan ini menunjukkan perlunya intervensi edukasi dan pendampingan berkelanjutan agar keberhasilan pengobatan TBC dapat tercapai secara optimal.
Analisis Historis, Problematika, Dan Sistem Penyelenggaraan Pendidikan Di Cina Lasni Sutri; Tati Lasmita; Ranita Ranita; Arin Wibowo; Muslim Muslim
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5382

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk menganalisis histori, problematika, serta sistem penyelenggaraan pendidikan di Cina menggunakan metode studi literatur deskriptif-analitis. Cina dikenal memiliki salah satu sistem pendidikan terbaik di dunia, menganggap pendidikan sebagai investasi terpenting untuk pengembangan sumber daya manusia guna memperkuat negara dan bersaing secara global. Secara historis, pendidikan di Cina telah berkembang sejak masa Dinasti Han (dipengaruhi filsafat Kongfu) dan mengalami modernisasi pesat pada masa reformasi dengan adopsi teori Barat. Sistem pendidikan di Cina dibagi menjadi empat jenis (pendidikan dasar, teknik/kejuruan, tinggi, dan dewasa). Pengelolaannya bersifat terpusat, dengan Komisi Pendidikan Negara (SEDC) mengurus seluruh administrasi. Sistem ini dirancang untuk mengembangkan potensi siswa dan mengurangi penekanan pada hafalan. Namun, sistem ini memiliki beberapa masalah (problematika), terutama karena penekanan yang besar pada ujian seperti ujian masuk perguruan tinggi (Gaokao). Hambatan utama mengapa pendidikan yang berorientasi pada kualitas belum bisa diterapkan secara menyeluruh adalah adanya perbedaan tingkat akses dan kualitas di berbagai wilayah.
Pendidikan Toleransi Dalam Perspektif Q.S Al-Kafirun Firda Fadila Ghassani; Ranita Ranita; Abdur Razzaq; Kristina Imron
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan toleransi dalam perspektif Q.S. Al-Kāfirūn [109]: 1–6 serta relevansinya terhadap pembentukan karakter peserta didik di era modern. Surah Al-Kāfirūn menegaskan pentingnya keteguhan akidah dan penghormatan terhadap perbedaan agama. Melalui pesan “lakum dīnukum wa liya dīn,” Islam mengajarkan toleransi yang tidak berarti mencampuradukkan keyakinan, melainkan menghargai hak setiap individu dalam beribadah dan berkeyakinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui kajian tafsir dan literatur pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan toleransi dapat diterapkan melalui keteladanan keluarga, pembelajaran di sekolah, dan pembiasaan sosial di masyarakat. Nilai-nilai utama yang diambil dari surah ini meliputi keteguhan akidah, penghormatan terhadap perbedaan, serta penanaman karakter damai dan anti kekerasan. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan toleransi dalam Islam merupakan bagian integral dari pembentukan kepribadian yang moderat dan berakhlak mulia
Analisis Kesenjangan Das Sollen dan Das Sein Terkait Kewenangan PTUN Pada Studi Kasus Putusan No. 76/G/2023/PTUN.SMG Dedi Guyup Prasojo; Muhammad Yuda Ayodya Musyaffa; Ferdy Nugroho
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5385

Abstract

Sengketa hukum dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat seringkali dijumpai. Tidak hanya antar masyarakat namun juga negara atau pejabat negara dengan masyarakat. Sengketa terkait keputusan pejabat tata usaha negara dan masyarakatnya termasuk kedalam ranah kewenangan PTUN. Dalam mengimplementasikan hukum yang ada masih banyak ditemui kesenjangan antara das sollen atau hukum yang dicita citakan dengan das sein atau hukum yang terjadi di lapangan. Penelitian ini berusaha menganalisis Putusan No. 76/G/2023/PTUN.SMG mengenai kewenangan PTUN terhadap adanya gugatan SK No. 170/76 Tahun 2023 yang dibawa ke PTUN, dan kesenjangan das sollen dengan das sein pada putusan hakim mengenai kasus tersebut, serta faktor yang mempengaruhi hingga dampak yang terjadi pada kasus tersebut. Dalam penelitian ini digunakan metode normatif doktrinal dengan menganalisis berbagai sumber dan data yang ada. Hasilnya adalah terjadi kesenjangan antara das sollen dan das sein pada putusan Putusan No. 76/G/2023/PTUN.SMG. Dimana kasus tersebut seharusnya sesuai undang-undang termasuk objek sengketa PTUN namun dalam hal ini hakim menolak karena alasan tidak termasuk kewenangan absolut PTUN. Faktor kebebasan hakim dalam memutuskan suatu kasus menjadi salah satu faktornya. Kesenjangan das sollen dan das sein dalam putusan hakim dapat menyebabkan menurunya kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan dan melemahkan legitimasi hukum.
The Influence of Environmental Knowledge, Perceived Green Value, and Perceived Behavioral Control on Green Consumer Behavior of Organic Food Products Seniorita; Niken Savitri Primasari; Apriani Riyanti; Rina Feriana; Sumarni; M. Rasda
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5386

Abstract

The primary aim of this study is to analyze the impact of various treatments such as environmental awareness, perceived green value, and perceived behavioral control on the consumers of organic food. The research takes into consideration the scenario where consumers are increasingly accepting eco-friendly products due to their awareness of the environment and their demand for food products which are less harmful or safe for nature. To achieve this, the researchers used a quantitative explanatory approach involving 150 participants with prior experience of organic food products. While purposive sampling was employed to assure knowledgeable and experienced respondents with respect to the organic products. The questionnaire was subjected to item-total validity testing, Cronbach's Alpha reliability testing, and classical assumption testing before the application of multiple linear regression analysis. The findings showed that the three independent variables had a positive and significant effect on green consumption behavior. The determined values of the coefficient of determination indicated that environmental knowledge, perceived green value, and perceived behavioral control together characterized consumer behavior. This study, on the one hand, contributes theoretically by adding to the knowledge of the green consumer behavior and the psychological factors that influence it. On the other hand, the findings of the study offer ways for the industry players to improve their educational strategies by enhancing the green value of their products and making organic products more available as a manner of promoting sustainable consumption behavior.
Metaverse dan Simulasi Pasar Syariah: Peluang Baru dalam Pendidikan Hukum Ekonomi Syariah Berbasis Teknologi Imersif Irfan Mustofa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5389

Abstract

Perkembangan ekonomi berbasis aset virtual, blockchain, dan transaksi digital telah menciptakan jarak yang signifikan antara pendekatan normatif-teoretis dalam kurikulum syariah dan kebutuhan kompetensi praktis mahasiswa untuk memahami dinamika pasar modern. Pendidikan konvensional yang bertumpu pada teks dan ceramah belum mampu menjembatani kompleksitas realitas ekonomi digital yang bergerak sangat cepat. Metaverse kemudian muncul sebagai ruang alternatif yang memungkinkan simulasi transaksi, visualisasi akad, serta interaksi pasar secara tiga dimensi sehingga memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret dan aplikatif. Pada saat yang sama, kehadiran aset virtual, smart contract, dan mekanisme kepemilikan digital menghadirkan tantangan fikih muamalah yang memerlukan pembacaan ulang terhadap konsep kepemilikan, gharar, keabsahan akad, serta struktur otoritas dalam ruang virtual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi pustaka terhadap literatur akademik mengenai teknologi imersif, pendidikan digital, dan fikih muamalah kontemporer. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk memetakan konsep, peluang, dan problematika implementasi simulasi pasar syariah di dalam lingkungan metaverse. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa teknologi imersif mampu merekonstruksi paradigma pembelajaran hukum ekonomi syariah dari sekadar pemahaman tekstual menuju pembelajaran berbasis pengalaman. Simulasi pasar syariah dalam ruang virtual memungkinkan mahasiswa memahami struktur akad, risiko transaksi, serta dinamika ekonomi secara lebih komprehensif. Di sisi lain, tantangan normatif terkait kepemilikan virtual, potensi spekulasi, dan struktur akad digital menunjukkan perlunya kerangka ijtihad manhaji serta pendekatan maqasid untuk memastikan kesesuaian syariah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi teknologi imersif tidak hanya menawarkan inovasi pedagogis, tetapi juga menyediakan landasan kurikulum yang lebih adaptif dan responsif terhadap perkembangan ekonomi digital, sehingga memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi ekosistem ekonomi masa depan.