cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 1,557 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2026)" : 1,557 Documents clear
Peran Kampus dalam Membangun Budaya Demokrasi: Perspektif Mahasiswa Asrialfi Alfi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran perguruan tinggi dalam membangun budaya demokrasi dari perspektif mahasiswa. Kampus sebagai ruang akademik memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter demokratis generasi muda melalui berbagai aktivitas kemahasiswaan, pembelajaran, dan interaksi sosial. Penelitian kualitatif ini melibatkan lima informan mahasiswa aktif dari berbagai organisasi kemahasiswaan di universitas negeri di Indonesia. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampus berperan signifikan dalam membangun budaya demokrasi melalui tiga dimensi utama: (1) pendidikan demokrasi melalui kurikulum dan pembelajaran di kelas, (2) praktik demokrasi dalam organisasi kemahasiswaan dan pemilihan umum kampus, dan (3) ruang diskusi dan kebebasan berekspresi. Mahasiswa merasakan pengalaman langsung berdemokrasi melalui pemilu organisasi, musyawarah, dan dialog kritis yang membentuk pemahaman mereka tentang nilai-nilai demokratis seperti toleransi, partisipasi, dan tanggung jawab sipil. Namun, masih terdapat tantangan berupa keterbatasan ruang dialog kritis dan ketimpangan akses partisipasi bagi mahasiswa dari latar belakang tertentu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kampus perlu terus memperkuat fungsinya sebagai laboratorium demokrasi dengan menciptakan ekosistem yang lebih inklusif dan partisipatif.
Efektivitas Kehadiran Pribadi Para Pihak Dalam Proses Mediasi Setelah Adanya PERMA Nomor 01 Tahun 2016 di Pengadilan Negeri Tasikmalaya. Teddy Cipta Lesmana; Armi Anggara; Ai Kusmiati Asyiah; Alif Ridwan Pramana Putra; Moch Gandi Nur Fasha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelesaian sengketa perdata di pengadilan tidak hanya melalui sebuah putusan hakim yang bersifat penghukuman atau adjudikasi. Dengan adanya proses mediasi dalam tahapan persidangan di pengadilan diharapkan para pihak dapat mengakhiri sengketa dan permasalahannya dengan kesepakatan bersama yang saling menguntungkan para pihak sehingga tidak ada pihak yang merasa menang dan untung dan tidak ada pihak yang merasa kalah dan rugi. Mahkamah Agung sebagai lembaga tertinggi dari sebuah pengadilan menginginkan adanya peran lebih besar dari proses mediasi di pengadilan dalam hal menyelesaikan perkara sengketa perdata. Dalam  PERMA Nomor 1 Tahun 2016 diatur tentang kewajiban kehadiran pribadi para pihak untuk menjalankan mediasi dengan atau tanpa didampingi kuasanya serta diberlakukannya akibat hukum bagi para pihak yang tidak beritikad baik dalam menjalankan proses mediasi Hal tersebut diharapkan presentase keberhasilan penyelesaian sengketa perdata di pengadilan semakin meningkat.
Analisis Yuridis Terhadap Hak Imunitas Advokat Dalam Pemberian Jasa Hukum Bagi Klien Berdasarkan Undang-Undang Advokat Moch. Gandi Nur Fasha; Armi Anggara
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hak imunitas Advokat yang telah diatur dalam Pasal 16 UU Advokat juncto Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 26/PUU-XI/2013 belum menjamin kedudukan dan perlindungan hukum Advokat. Hal tersebut didasari dari kasus Tony Budiadjaja yang dijatuhi pidana Pasal 217 KUHP mengadu secara memfitnah kepada penguasa dalam perkara nomor: 690/Pid.B/2024/PN.Jkt.Sel pasca melakukan upaya hukum non litigasi pengajuan laporan polisi Pasal 216 KUHP tentang tindak pidana pengabaian perintah penguasa yaitu pelaksanaan Putusan International Dispute Resolution No.50 181 T 00101. Masalah tersebut berimplikasi terhadap penyelenggaraan negara hukum dan tujuan aturan hukum, khususnya hak Masyarakat selaku klien. Metode penelitian yang dipergunakan adalah yuridis normatif melalui pendekatan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Urgensi Pengaturan Hak Imunitas Advokat Dalam Pemberian Jasa Hukum Bagi Klien Berdasarkan Undang-Undang Advokat adalah memberikan jaminan perlindungan hukum bagi Advokat sebagai profesi yang bebas, mandiri, dan bertanggung jawab dalam menegakan supremasi hukum guna memenuhi kebutuhan klien selaku masyarakat pencari keadilan. konsep pemberian hak imunitas advokat dalam pemberian jasa hukum bagi klien berdasarkan nilai keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum adalah sebagai berikut yaitu, pertama: meletakan hak imunitas untuk mendudukan kedudukan advokat yang sejajar dengan hakim, jaksa, polisi dalam kerangka catur wangsa penegak hukum sebagai jaminan perlindungan hukum yang adil berlandaskan iktikad baik, kedua: hak imunitas yang dilaksanakan dengan iktikad baik selalu berdasar dari representasi kepentingan kilen selaku masyarakat, ketiga: batasan iktikad baik diatursecara pasti berdasarkan secara obyektif dan subyektif dalam peraturan perundang-undangan hak imuntas advokat sebagai ukuran penilaian iktikad baik bagi Advokat selama menjalankan pekerjaannya memberikan jasa hukum bagi klien.
Analisis Yuridis Terhadap Hak Imunitas Notaris Berdasarkan Undang-Undang Jabatan Notaris Alif Ridwan Pramana Putra; Teddy Cipta Lesmana; Armi Anggara; Ai Kusmiati Asyiah; Moch Gandi Nur Fasha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaturan hak imunitas notaris dalam Undang-undang Jabatan Notaris memang tidak dikenal dan diatur secara tegas sebagaimana Profesi Advokat, namun dalam Undang-undang Jabatan Notaris, seorang notaris diberikan perlindungan hukum disebutkan dalam Pasal 16 ayat (1) Hurup f dan Pasal 66 (1) Undang-undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris. Implementasi Perlindungan Hukum dan peran Majelis Kehormatan Notaris dalam Undang-Undang Jabatan Notaris dalam memberikan persetujuan pemanggilan Notaris harus diseimbangkan agar tidak adanya penyalahgunaan perlindungan hukum dan menjadi sesuatu hal yang menjadi pandangan atau stigma negatif. Kehadiran Majelis Kehormatan Notaris diharapkan menjadi sesuatu yang positif dan menjadi sebuah jembatan komunikasi antara penegak hukum yang sedang menjalankan tugasanya dengan Notaris dengan profesinya yang dilindung oleh Undang-undang.
Penegakan Hukum Disiplin Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Reformasi Birokrasi (Studi Di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Tasikmalaya) Armi Anggara; Moch. Gandi Nur Fasha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penegakan hukum disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan elemen fundamental dalam reformasi birokrasi guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan profesional. Penelitian ini menganalisis implementasi penegakan hukum disiplin ASN di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tasikmalaya sebagai bagian integral dari upaya reformasi birokrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi kasus, pengumpulan data melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BKPSDM Kota Tasikmalaya telah mengimplementasikan penegakan disiplin ASN secara sistematis melalui kombinasi pendekatan preventif dan represif, dengan memanfaatkan sistem manajemen berbasis teknologi informasi dan penerapan sistem merit sebagai instrumen utama. Faktor pendukung keberhasilan mencakup komitmen kepemimpinan, regulasi yang jelas, dan pembinaan berkelanjutan. Namun, tantangan berupa toleransi atasan terhadap pelanggaran dan kesadaran disiplin ASN yang masih perlu ditingkatkan menjadi hambatan utama. Kontribusi penegakan disiplin terhadap reformasi birokrasi terlihat signifikan dengan meningkatnya kinerja ASN dan pencapaian predikat A dalam Indeks Reformasi Birokrasi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem pengawasan terpadu, peningkatan sanksi yang konsisten, dan pembinaan budaya disiplin berkelanjutan untuk mengoptimalkan reformasi birokrasi di tingkat daerah.
Uji Aktivitas Antioksidan Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Dan Daun Alpukat (Persea americana Mill.) Menggunakan Metode DPPH (2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl) Juliatika Kurniawati; Vicko Suswidiantoro; Diah Kartika Putri; Wina Safutri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radikal bebas merupakan molekul reaktif yang dapat menyebabkan stres oksidatif dan berperan dalam perkembangan berbagai penyakit degeneratif. Antioksidan berfungsi untuk menetralkan radikal bebas tersebut, salah satunya berasal dari tumbuhan yang kaya senyawa metabolit sekunder. Daun kersen (Muntingia calabura L.) dan daun alpukat (Persea americana Mill.) diketahui memiliki potensi aktivitas antioksidan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan kombinasi ekstrak etanol daun kersen dan daun alpukat menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Penelitian dilakukan melalui tahapan determinasi tanaman, pembuatan simplisia, ekstraksi dengan metode maserasi, skrining fitokimia, serta pengujian aktivitas antioksidan pada variasi perbandingan ekstrak (25 mg:75 mg), (50 mg:50 mg), dan (75 mg:25 mg). Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa kedua ekstrak mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan steroid. Nilai IC₅₀ kombinasi ekstrak berturut-turut sebesar 1,396 ppm; 0,533 ppm; dan 3,164 ppm, yang seluruhnya termasuk kategori antioksidan sangat kuat (<50 ppm). Kontrol positif vitamin C menunjukkan nilai IC₅₀ sebesar 7,214 ppm. Kombinasi ekstrak dengan perbandingan 50 mg:50 mg menunjukkan aktivitas antioksidan tertinggi. Dengan demikian, kombinasi ekstrak etanol daun kersen dan daun alpukat berpotensi dikembangkan sebagai sumber antioksidan alami yang efektif.
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, KEPEMIMPINAN PARTISIPATIF, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN HONDA MOTOR NAGA MAS Delina Dwi Janari; Chindy Medina Khairunnisa; Putra Adisty; Pernandio Ramanda
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7531

Abstract

Kinerja karyawan merupakan faktor strategis dalam manajemen sumber daya manusia di industri otomotif kompetitif, khususnya dealer lokal seperti Honda Motor Naga Mas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional (X1), kepemimpinan partisipatif (X2), dan lingkungan kerja (X3) terhadap kinerja karyawan (Y). Menggunakan pendekatan kuantitatif desain kausal, data dikumpul melalui kuesioner skala Likert dari 65 karyawan dengan sampling jenuh. Analisis data menggunakan regresi linear berganda SPSS setelah uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil menunjukkan kepemimpinan partisipatif berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (sig. = 0,030), lingkungan kerja berpengaruh positif (sig. = 0,050), sementara kepemimpinan transformasional tidak signifikan (sig. = 0,524). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan (F = 13,485, sig. = 0,000; R² = 0,399). Penelitian menyimpulkan bahwa keterlibatan karyawan dalam pengambilan keputusan dan kondisi kerja kondusif lebih efektif daripada pendekatan kepemimpinan visioner semata.
PENGARUH CELEBRITY ENDORSER, HARGA, DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK GLAD2GLOW PADA GENERASI Z Putri Amelia Elza; Sampor Ali
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7532

Abstract

Pasar kecantikan global diproyeksikan mencapai US$580 miliar pada 2027, didorong permintaan skincare Generasi Z yang mengu tamakan faktor rasional seperti harga dan kualitas produk ketimbang celebrity endorser. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh celebrity endorser, harga, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian Glad2Glow pada Gen Z di kota Bekasi. Penelitian kuantitatif asosiatif dilakukan dengan populasi pelanggan Glad2Glow di kota Bekasi menggunakan rumus Cochran (keyakinan 95%, presisi 10%), menghasilkan 100 responden melalui purposive sampling. Data kuesioner Google Form dianalisis menggunakan SPSS 26.0, meliputi uji validitas-reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil menunjukkan celebrity endorser berpengaruh positif namun tidak signifikan (β=0.157, sig=0.077), sementara harga (β=0.331, sig=0.046) dan kualitas produk (β=0.522, sig=0.000) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara simultan, ketiga variabel menyumbang 65,9% variasi keputusan pembelian. Kesimpulannya, kualitas produk menjadi faktor dominan dalam keputusan pembelian skincare Gen Z.
Pengaruh Perceived Organizational Support, Workplace Incivility, Dan Job Burnout Terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) Karyawan Gen Z Pada PT Longrich Cirebon Viny Juniarty Nur Azhaar; Ade Rizki Sugiarti; Nada Nur Afiyah; Sofi Febrianti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organizational Citizenship Behavior (OCB) merupakan perilaku kerja sukarela karyawan yang berperan penting dalam meningkatkan efektivitas organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Organizational Support, Workplace Incivility, dan Job Burnout terhadap Organizational Citizenship Behavior karyawan Generasi Z pada PT Longrich Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 50 karyawan Generasi Z PT Longrich Cirebon dengan teknik non-probability sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS, yang diawali dengan uji validitas dan reliabilitas instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Organizational Support berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior, sedangkan Workplace Incivility dan Job Burnout berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior karyawan Generasi Z pada PT Longrich Cirebon. Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan organisasi serta kondisi lingkungan kerja yang kondusif memiliki peran penting dalam mendorong munculnya perilaku kerja sukarela pada karyawan Generasi Z.
Pengaruh Kepemimpinan Melayani, Dukungan Pertemanan Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Bestone Car Wash Jihan Siva Salsabilah; Satria Beaugeustyo Royansyah syi'ar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam menunjang keberhasilan perusahaan jasa karena berpengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan. Peningkatan kinerja karyawan dapat dicapai melalui penerapan gaya kepemimpinan yang tepat, hubungan pertemanan yang mendukung, serta lingkungan kerja yang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemimpinan melayani, dukungan pertemanan, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada Bestone Car Wash. Data dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner terstruktur kepada 68 responden yang merupakan karyawan Bestone Car Wash, dengan teknik non-probability sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda yang didukung oleh uji validitas dan reliabilitas untuk memastikan kelayakan instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan melayani dan dukungan pertemanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan lingkungan kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa peran pimpinan dan hubungan sosial di tempat kerja menjadi faktor utama dalam meningkatkan kinerja karyawan

Page 93 of 156 | Total Record : 1557