cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Status Pending Klaim Bpjs Kesehatan Pada Layanan Rawat Jalan Di Rumah Sakit X Nekadisa Najwa Amani; Intan Pujilestari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3237

Abstract

Pemerintah Indonesia telah mengimplementasikan program Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS Kesehatan) untuk memastikan cakupan kesehatan universal bagi warga negara. Namun, program ini dirusak oleh klaim yang tertunda, yang menghambat penyediaan layanan kesehatan yang berkualitas. Di Rumah Sakit X, sejumlah besar klaim masih tertunda, sehingga perlu dilakukan investigasi untuk mengetahui penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap status klaim tertunda BPJS Kesehatan pada layanan rawat jalan di Rumah Sakit X. Penelitian ini merupakan studi potong lintang yang dilakukan di Rumah Sakit X, yang melibatkan 100 pasien dengan klaim tertunda. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Penelitian ini menemukan bahwa kurangnya dokumentasi yang lengkap, formulir klaim yang tidak lengkap, dan informasi pasien yang tidak memadai merupakan faktor utama yang menyebabkan klaim tertunda. Selain itu, studi ini juga mengungkapkan bahwa inefisiensi administrasi rumah sakit, pelatihan tenaga kesehatan yang tidak memadai, dan komunikasi yang buruk dengan BPJS Kesehatan juga berkontribusi terhadap klaim yang tertunda. Studi ini mengidentifikasi beberapa faktor yang bertanggung jawab terhadap status klaim BPJS Kesehatan yang tertunda pada layanan rawat jalan di Rumah Sakit X. Temuan ini menunjukkan bahwa perbaikan dokumentasi, efisiensi administrasi, dan pelatihan tenaga kesehatan sangat penting untuk mengurangi klaim yang tertunda dan memastikan keberhasilan pelaksanaan program BPJS Kesehatan.
Produksi Roster Beton Sebagai Produk Form Estetis Teknik Forming Casting di UD. Rizka Mandiri Kelurahan Biawu Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo Hendik Istian Yusuf; Suleman Dangkua; Syarief Munawar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses produksi roster beton mengunakan teknik forming casting di Ud. Rizka Mandiri Kelurahan Biawu, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, Produksi roster beton di Ud. Rizka Mandiri dengan menggunakan teknik Forming Casting terdiri atas tiga tahapan yakni tahapan modelling, molding dan casting. Usaha ini fokus pada peningkatan kualitas produk roster beton untuk memenuhi kebutuhan pasar. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah tekstur produk yang tidak rata dan berpori, yang dapat mempengaruhi kualitas akhir roster beton. Oleh karena itu, Ud. Rizka Mandiri mengadopsi teknik forming casting untuk menghasilkan produk dengan form estetis. Teknik ini terdiri dari tiga tahapan: modelling, molding, dan casting. Tujuan dari tahap modeling adalah untuk menghasilkan desain yang dapat dijadikan panduan untuk pembuatan cetakan. Tujuan dari tahap molding adalah untuk menghasilkan cetakan yang akurat dan sesuai dengan desain. Cetakan yang baik memastikan bahwa setiap produk yang dihasilkan akan memiliki kualitas yang konsisten. Tujuan dari tahap casting adalah untuk menghasilkan produk akhir yang memiliki bentuk dan ukuran sesuai dengan desain yang telah dibuat pada tahap modeling.
Pertanggung Jawaban Pidana Pelaku Judi Online dalam Kajian Putusan Pengadilan Kotabumi Iqbal Sapero Sanggriho; Ruly Kesuma Dinata
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3254

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan sanksi hukum terhadap pelaku perjudian online melalui studi terhadap Putusan Nomor 31/Pid.B/2023/PN Kbu. Fokus utama terletak pada analisis perbandingan antara penggunaan Pasal 303 KUHP dan Pasal 27 ayat (2) jo. Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), khususnya dalam konteks asas lex specialis derogat legi generali. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan metode studi dokumen dan analisis putusan pengadilan. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Pasal 303 KUHP dalam perkara ini tidak mencerminkan adanya pendekatan hukum yang adaptif terhadap karakteristik kejahatan digital. Pengabaian terhadap UU ITE sebagai lex specialis berimplikasi pada lemahnya efek jera, ketidakpastian hukum, serta minimnya perlindungan masyarakat terhadap maraknya kejahatan berbasis teknologi. Artikel penelitian ini merekomendasikan tentang pentingnya pembaruan paradigma penegakan hukum pidana yang lebih progresif dan responsif terhadap transformasi dissgital, agar sistem peradilan mampu menjawab tantangan kejahatan siber secara tepat dan berkeadilan.
Sumber Daya Pendukung Keberhasilan Implementasi Kurikulum Rifqi Ainul Aprilianto; Muhammad Ahsanul Husna; Sari Hernawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3255

Abstract

Kurikulum merupakan komponen vital dalam sistem pendidikan karena menjadi pedoman dalam proses pembelajaran yang bertujuan membentuk kompetensi siswa secara menyeluruh, baik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai jenis sumber daya yang berperan penting dalam menunjang keberhasilan implementasi kurikulum di satuan pendidikan oleh guru dan tenaga kependidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yakni guru dan tenaga kependidikan. Data dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan data dianalisis dengan deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan penguatan pelatihan guru, pemerataan anggaran, kolaborasi antara sekolah dan masyarakat, serta kepemimpinan kepala sekolah yang inovatif. Jika seluruh sumber daya dikelola secara optimal dan berkelanjutan, maka implementasi kurikulum di berbagai satuan pendidikan dapat berjalan dengan lebih efektif dan merata, serta mendukung pencapaian tujuan pendidikan nasional
Perdagangan Orang di Era Digitalisasi Ekonomi Global: Strategi Hukum Internasional dan Tantangan Kriminologi Rudi Haryanto; Ani Purwati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3261

Abstract

Seiring perkembangan globalisasi telah menimbulkan dampak negatif berupa munculnya berbagai bentuk kejahatan khususnya kejahatan lintas negara (transnasional). Salah satu bentuk kejahatan lintas negara yang aktual dan melanggar hak asasi manusia adalah tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Fenomena atau tantangan kriminologi tindak pidana perdagangan orang (TPPO) saat ini semakin kompleks seiring dengan perkembangan teknologi digital, dimana pelaku memanfaatkan media sosial, platform online, dan teknologi digital lainnya untuk merekrut, mengangkut, menampung, mengirimkan atau memindahkan korban, sehingga tindak pidana perdagangan orang (TPPO) semakin meluas dalam bentuk jaringan kejahatan yang terorganisasi serta bersifat antarnegara yang menjadi ancaman terhadap masyarakat, bangsa dan negara. Dalam perspektif ekonomi global, tindak pidana perdagangan orang (TPPO) mengacu pada aktivitas pedagangan orang khususnya perempuan dan anak yang bergerak melintasi batas negara, dimana pelaku mendapatkan keuntungan ekonomi dari praktik pedagangan orang tersebut. Melihat kondisi tersebut, maka dalam penanggulangan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) perlu strategi hukum internasional serta kerjasama internasional. Dalam hal ini, pengembangan hukum internasional dan organisasi internasional seperti Interpol menjadi bagian dari upaya bersama untuk menegakkan hukum tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di tingkat global. Implementasi strategi hukum internasional sebagai alat penting dalam hubungan kerjasama internasional untuk mencegah, menindak dan menanggulangi tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Analisis Penerapan K3 pada Pekerja Produksi di Section Mill PT Krakatau Baja Konstruksi Ripal Triswandi; Ricky Cahyasari Putra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada pekerja bagian produksi di Section Mill PT Krakatau Baja Konstruksi. Permasalahan utama yang diangkat adalah rendahnya kepatuhan pekerja terhadap penggunaan alat pelindung diri (APD), seperti masker dan earplug. Meskipun secara struktural perusahaan telah memiliki sistem K3. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif melalui observasi langsung dan wawancara dengan karyawan dan Ketua Manajemen K3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja mematuhi penggunaan APD dasar seperti helm, sepatu safety, dan wearpack, namun masih mengabaikan penggunaan beberapa APD. Faktor penyebabnya antara lain ketidaknyamanan saat menggunakan APD, keterbatasan ketersediaan alat, dan lemahnya pengawasan. Meskipun fasilitas pendukung seperti P3K dan alat kerja dalam kondisi baik telah tersedia, efektivitas penerapan K3 belum optimal. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan, penyediaan APD yang lengkap, serta penguatan pengawasan dan budaya keselamatan kerja guna meminimalkan risiko kecelakaan dan gangguan kesehatan di tempat kerja.
Eksploitasi Tenaga Kerja Migran sebagai Bagian dari Kejahatan Ekonomi Transnasional: Analisis Yuridis dan Perspektif Hak Asasi Manusia Anisa Aprilia Santosa; Ani Purwati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3266

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena eksploitasi terhadap tenaga kerja migran sebagai bagian yang sistemik dari kejahatan ekonomi transnasional. Eksploitasi tersebut tidak semata-mata merupakan pelanggaran hubungan kerja, tetapi merupakan persoalan kompleks yang menyangkut dimensi hukum, ekonomi, dan hak asasi manusia. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini mengevaluasi sejauh mana berbagai perangkat norma yang diberlakukan dalam sistem hukum Indonesia maupun dalam kerangka hukum global, memiliki konsistensi dan efektivitas dalam merespons serta mencegah terjadinya eksploitasi terhadap pekerja migran. Hasil kajian menunjukkan bahwa kendati telah terdapat berbagai perangkat hukum internasional seperti ICMW dan UNTOC, serta regulasi di tingkat domestik, salah satunya melalui UU No. 18 Tahun 2017 yang mengatur perlindungan bagi tenaga kerja migran asal Indonesia, implementasinya masih menghadapi sejumlah tantangan di tingkat praktis, pelaksanaannya masih bersifat terfragmentasi dan lemah. Status kerentanan migran sering dimanfaatkan oleh sindikat yang melibatkan perantara kerja, perusahaan, dan lemahnya pengawasan negara. Dalam perspektif hak asasi manusia, ketidakmampuan negara dalam menjamin perlindungan yang memadai bagi warga negara mencerminkan pelanggaran terhadap tanggung jawabnya untuk menjaga, memenuhi, serta menghormati hak-hak dasar setiap individu. Penelitian ini merekomendasikan reformasi hukum yang mencakup penguatan pertanggungjawaban pidana korporasi, harmonisasi regional sistem perlindungan migran, serta peningkatan koordinasi kelembagaan. Pada akhirnya, studi ini berkontribusi dalam memperkuat respons hukum terhadap kejahatan transnasional dengan tetap menjunjung tinggi martabat dan hak pekerja migran.
Hubungan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Dengan Kesiapan Menghadapi Persalinan Di Wilayah Kerja Puskesmas Somagede Riyanti; Ikhwah Mu’minah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3278

Abstract

Kehamilan merupakan masa transisi penting yang dapat menimbulkan tantangan fisik dan emosional, sering kali memicu krisis psikologis seperti kecemasan. Kecemasan pada ibu hamil umumnya muncul akibat ketakutan terhadap proses persalinan, nyeri, dan kondisi pascapersalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat kecemasan dengan kesiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan cross-sectional, penelitian melibatkan 56 ibu hamil trimester III. Hasil menunjukkan bahwa 51,8% responden mengalami kecemasan ringan, sedangkan 48,2% mengalami kecemasan sedang hingga berat. Sebanyak 73,2% responden belum memiliki kesiapan optimal untuk menghadapi persalinan. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat kecemasan dan kesiapan persalinan (p-value 0,003 < 0,005), dengan koefisien korelasi 0,441 (p-value 0,001), yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan sedang. Artinya, semakin tinggi tingkat kecemasan, semakin besar pengaruhnya terhadap kesiapan menghadapi persalinan. Menariknya, sebagian kecil responden dengan kecemasan berat justru menunjukkan kesiapan yang lebih baik. Temuan ini menekankan pentingnya dukungan psikologis, konseling, dan program manajemen stres untuk meningkatkan kesiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan serta menjaga kesehatan mental mereka
Pelaksanaan Restorative Justice Dalam Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Pencurian (Studi Kaus Di Cabang Kejaksaan Negeri Kota Semarang Di Pelabuhan Semarang) Diva Aditya Nur Cahyo; Safik Faozi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan restorative justice dalam penyelesaian perkara tindak pidana pencurian di Cabang Kejaksaan Negeri Kota Semarang di Pelabuhan Semarang. Restorative justice merupakan pendekatan alternatif dalam sistem peradilan pidana yang mengedepankan pemulihan hubungan antara pelaku, korban, dan masyarakat, sebagai upaya menggeser paradigma dari sistem retributif yang cenderung bersifat penghukuman. Rumusan masalah yang dikaji a. proses pelaksanaan restorative justice pada tindak pidana pencurian di Cabang Kejaksaan negeri Kota Semarang di Pelabuhan Semarang b. hambatan dalam penerapan restorative justice terhadap tindak pidana pencurian di Cabang Kejaksaan negeri Kota Semarang di Pelabuhan Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif dengan studi kasus, yang mengkaji proses pelaksanaan, hambatan yang dihadapi, serta peran Jaksa Penuntut Umum dan pihak-pihak terkait dalam mediasi dan penyelesaian perkara. Hasil penelitian menemukan bahwa tahapan pelaksanaan restorative justice meliputi penyerahan berkas lengkap perkara kepada Jaksa, penerbitan Surat Perintah Upaya Perdamaian, proses mediasi yang difasilitasi Jaksa Penuntut Umum antara pelaku dan korban, serta penghentian penuntutan berdasarkan kesepakatan perdamaian. Namun, pelaksanaan restorative justice masih menghadapi beberapa hambatan utama seperti keterbatasan waktu mediasi yang hanya 14 hari, kurangnya pelatihan dan kesiapan SDM Jaksa sebagai mediator, serta resistensi budaya masyarakat yang masih mengedepankan keadilan retributif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pelaksanaan restorative justice sangat bergantung pada kompetensi Jaksa sebagai mediator, dukungan kelembagaan, serta keterlibatan aktif korban, pelaku, keluarga, dan tokoh masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan regulasi yang lebih fleksibel, peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan berkelanjutan, sosialisasi dan edukasi masyarakat yang intensif, serta penguatan koordinasi antara lembaga penegak hukum untuk mengoptimalkan konsep keadilan restoratif di masa mendatang.
Hubungan Usia Dan Paritas Dengan Kejadian Abortus Imminens Di Rsud Banyumas Tahun 2023 Puji Lestari; Ikhwah Mu’Minah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3286

Abstract

Tingginya angka kematian ibu menjadi masalah kesehatan global, terutama di negara berkembang, yang mencapai 30–70 kematian per 100.000 kelahiran hidup dan sepuluh kali lebih tinggi dibandingkan Eropa (WHO, 2024). Salah satu penyebab utama kematian ibu adalah perdarahan akibat abortus, termasuk abortus imminens. Di RSUD Banyumas tercatat 144 kasus abortus imminens pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia dan paritas dengan kejadian abortus imminens. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasi dan pendekatan cross sectional, serta menggunakan data sekunder dari rekam medis. Sampel terdiri dari 234 ibu hamil muda rawat inap yang dipilih dari 869 populasi melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji univariat dan bivariat dengan Spearman Rank. Hasil menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara usia dan kejadian abortus imminens (p<0,05), namun tidak terdapat hubungan antara paritas dan kejadian abortus imminens (p>0,05).