cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,488 Documents
Kajian Studi Preseden: Klasterisasi Produk Sport Tourism Di Destinasi Geopark Gorontalo Muh Fakhri Jamaluddin; Dewi Sartika T Zees
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2873

Abstract

Sport tourism kini menjadi produk wisata strategis dalam pemulihan dan pengembangan pariwisata pasca pandemi COVID-19. Kajian ini mengidentifikasi preseden dan pendekatan perencanaan produk sport tourism di kawasan Aspiring Geopark Gorontalo. Dengan menggunakan pendekatan studi preseden dan klasterisasi potensi, analisis dilakukan terhadap praktik sport tourism di dalam dan luar negeri serta karakteristik geografis dan sosial-budaya Gorontalo. Hasil kajian menunjukkan bahwa Geopark Gorontalo memiliki lanskap yang mendukung pengembangan aktivitas sport tourism baik di daratan (mountain bike, jungle tracking, paralayang) maupun di lautan (snorkeling, diving, renang pantai). Penerapan prinsip 3A (atraksi, amenitas, aksesibilitas) serta integrasi kelembagaan menjadi kunci keberhasilan pengembangan wisata ini. Klasterisasi sport tourism darat, laut, dan gabungan menawarkan struktur perencanaan berbasis potensi lokal yang adaptif terhadap kebutuhan pasar pariwisata berkelanjutan di destinasi Taman Bumin (geopark) Gorontalo.
Marketing Politik Pasangan Airin Rachmi Diany dan Benyamin Davnie Pada Pilkada Tangerang Selatan 2015 Luthfy Rijalul Fikri; Nur Aeni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik marketing politik yang dilakukan Airin, serta peluang dan hambatan yang ditemukan. Karena, saat masa pemilu berlangsung, bersamaan dengan turunnya citra pasangan tersebut. Hal itu disebabkan, kasus yang menimpa dirinya dan keluarga. Akan tetapi, pasangan Amin mampu terpilih kembali menjadi Wali Kota Tangerang Selatan untuk periode kedua. Pendekatan penelitian ini menggunakan marketing politik, dan berusaha menjelaskan faktor pendukung dan penghambat yang ditemui pasangan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie dalam mengaplikasikan marketing politik pada Pilkada Tangerang Selatan 2015. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, yang diuraikan secara deskriptif. Studi kasus dilakukan untuk memperoleh pemahaman utuh dan terintegrasi mengenai interelasi berbagai fakta dan dimensi dari kasus tersebut. Pengumpulan data melalui teknik observasi, in-depth interview, dan dokumentasi. Responden yang diwawancara adalah Airin Rachmi Diany dan ketua tim suksesnya. Segala macam data dan dokumen yang mendukung juga terlampir dalam hasil penelitian ini. Marketing politik yang dilakukan Airin Rachmi Diany melalui 4P, diantaranya Product (produk politik) berupa partai dan calon, Promotion (iklan politik) mencakup promosi dan kehumasan, Positioning (penempatan politik) cara seorang kandidat hadir di tengah-tengah konstituen, dan Price (harga politik) mencakup ekonomi, pskologi, dan banyak hal yang dikenal dengan marketing mix. Dengan menggunakan strategi marketing politik dan kontra isu, terbukti mampu mengantarkan Airin kembali menduduki kursi sebagai Wali Kota Tangerang Selatan. Airin senantiasa menempatkan diri (positioning) di tengah-tengah masyarakat dengan membawa ide-ide solutif guna memcahkan permasalahan yang ada. Selain itu, kedudukan Airin sebagai calon petahana membawa keuntungan tersendiri, karena Airin telah mengetahui peta keadaan masyarakat Tangerang Selatan. Strategi marketing politik terbukti sangat membantu Airin untuk kembali menduduki kursi Wali Kota. Karena, strategi marketing politik mampu menjawab setiap permasalahan bagaimana Airin harus memosisikan diri di tengah-tengah masyarakat. Di samping itu, terdapat hambatan yang ditemukan Airin, yaitu derasnya isu negatif yang sengaja disebar oleh pihak-pihak tertentu yang berkaitan dengan kasus yang menimpa keluarganya. Oleh karena itu, Airin juga menggunakan kontra isu untuk meredam isu-isu negatif tersebut.
Pelayaran Perahu Wairon Dan Waimansusui Di Pesisir Utara Papua ”Menelusuri Jejak Kebudayaan Maritim Tradisional Orang Biak” Alberth Rumbekwan; Y. Saneraro Wamaer; Andreas J. Wambrauw
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2876

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk merekonstruksikan kembali pengetahuan tradisional suku Biak dalam proses teknologi perahu tradisional Wairon dan Waimansusu yang menjadi sarana utama transportasi dalam pelayaran dan perdagangan Suku Biak di Pesisir Pantai Utara Papua dari Abad VIII hingga Abad XIX. Meskipun masyarakat pesisir dan kepulauan di Papua memiliki beragam jenis perahu tradisional dengan karakteristik budaya yang berbeda-beda, tidak banyak perahu tradisional yang memiliki kemampuan untuk melakukan pelayaran jauh hingga ke wilayah barat hingga Kepulauan Maluku atau bahkan ke wilayah timur. Bagi orang Biak, perahu-perahu jenis Wairon dan Waimansusu memiliki nilai artistik dan simbolis yang besar dalam sejarah kejayaan pelayaran maritim di kawasan timur Nusantara. Tujuan dari merekonstruksi teknologi perahu Wairon dan Waimansusu adalah untuk memahami serta menceritakan proses pembuatan perahu tradisional, kemampuan pelayaran, dan kapasitas muatan dalam kegiatan perdagangan, pelayaran, dan penjelajahan di wilayah pesisir Utara Papua. Kedua jenis perahu ini saat ini semakin langka dan jarang diproduksi oleh Suku Biak sebagai bagian dari warisan budaya maritim mereka. Namun, perahu-perahu ini memiliki nilai eksotis yang besar dalam pengembangan pariwisata budaya bahari di kawasan Teluk Cenderawasih, Papua-Indonesia.
Strategi Personal Selling Dalan Meningkatkan Calon Peserta Didik SMPN 229 Jakarta Pitri Nur Nabila Amanah; Restu Armanda; Siti Nurul Kholillah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2877

Abstract

Persaingan di antara institusi pendidikan mendorong berbagai sekolah untuk menerapkan metode promosi yang efisien guna menarik minat siswa baru. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pelaksanaan strategi penjualan pribadi di SMPN 229 Jakarta sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah calon peserta didik. Dengan menerapkan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui studi literatur dan pengumpulan dokumentasi, selanjutnya dianalisis dengan cara deskriptif. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penjualan pribadi dilakukan melalui interaksi langsung yang dilakukan dengan pendekatan emosional dan informatif, didukung oleh lingkungan jasa yang optimal, pemanfaatan media digital, pemberdayaan alumni, dan sistem evaluasi yang berkelanjutan. Strategi ini diperkuat dengan pelatihan kemampuan komunikasi antarpribadi, penyusunan rencana naratif yang mendalam, penggunaan alat bantu visual yang interaktif, serta kolaborasi eksternal. Secara keseluruhan, strategi ini diyakini dapat meningkatkan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap SMPN 229 Jakarta, meskipun ada batasan kebijakan zonasi dan persaingan antar sekolah.
Tinjauan Yuridis Terhadap Jangka Waktu Gugatan Ptun Di Persimpangan Antara Prosedural Dan Hak Asasi Manusia Hajattulloh Hajattulloh
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2889

Abstract

Mengambil judul terkait dengan Tinjauan Yuridis Terhadap Jangka Waktu Gugatan Ptun Di Persimpangan Antara Prosedural Dan Hak Asasi Manusia dengan dasar ingin mengkaji secara yuridis mengenai batas waktu pengajuan gugatan di Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN), yang berada pada titik pertemuan antara kepastian hukum prosedural dan perlindungan hak asasi manusia. PTUN berfungsi penting sebagai pengawas eksternal terhadap administrasi negara, memastikan bahwa setiap keputusan atau tindakan pemerintah sesuai dengan hukum dan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Meski demikian, ketentuan mengenai batas waktu pengajuan gugatan, khususnya Pasal 55 UU PTUN yang menetapkan masa 90 hari, kerap menimbulkan permasalahan dan dilema. Metode yang di gunakan adalah hukum normatif (normative law research) dengan metode studi kasus normatif, yang fokus pada analisis produk-produk hukum, seperti pengkajian terhadap Undang-Undang. Dari perspektif kepastian hukum, yang kemudian di terapkan di dalam ndang-Undang Nomor 51 Tahun 2009 adalah undang-undang tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara. Dengan rumusan masalah yaitu 1. Bagaimana pengaturan jangka waktu pengajuan gugatan PTUN diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia? 2. Bagaimana keseimbangan antara prinsip kepastian hukum prosedural dan perlindungan hak asasi manusia dalam konteks jangka waktu pengajuan gugatan PTUN dapat diwujudkan? Dengan kesimpulannya yaitu pembatasan waktu bertujuan menciptakan stabilitas administrasi dan menghindari sengketa yang berkepanjangan. Akan tetapi, dari sudut pandang hak asasi manusia, pembatasan ini berpotensi menghalangi hak warga negara untuk mendapatkan keadilan dan akses terhadap pengadilan yang efektif, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan informasi, geografis, atau kondisi khusus lainnya. Penelitian ini menelaah secara komprehensif pengaturan jangka waktu dalam perundang-undangan serta bagaimana aturan tersebut ditafsirkan dan diterapkan oleh pengadilan. Fokus utama adalah menemukan keseimbangan yang harmonis antara prinsip kepastian hukum dengan keadilan substantif dan perlindungan hak asasi warga negara, sehingga tidak ada yang dikorbankan.
Strategi Peningkatan Kompetensi Digital Bidan dalam Era Kesehatan 5.0 Dewi Parwati; Delimayani; Warda M; Ria Gustiani; Adisty Dwi Treasa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2893

Abstract

Transformasi digital dalam dunia kesehatan menuntut peningkatan kompetensi digital tenaga kesehatan, termasuk bidan. Era Kesehatan 5.0 menekankan pendekatan human-centered yang didukung oleh teknologi canggih seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan big data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi efektif dalam meningkatkan kompetensi digital bidan guna menunjang pelayanan kebidanan yang adaptif dan berkualitas di era digital. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik studi pustaka dan wawancara mendalam pada 12 bidan di Puskesmas dan rumah sakit di wilayah Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi digital bidan masih terbatas pada penggunaan teknologi dasar seperti aplikasi e-Kohort dan sistem informasi kesehatan ibu dan anak (SIKIA). Strategi yang direkomendasikan meliputi pelatihan berkelanjutan, penguatan kurikulum digital di pendidikan kebidanan, dan penyediaan platform pembelajaran digital. Kesimpulannya, peningkatan kompetensi digital bidan memerlukan kolaborasi lintas sektor serta integrasi teknologi dalam sistem pelayanan kebidanan.
Perbandingan Penggunaan Telehealth dengan Konsultasi Tatap Muka dalam Asuhan Kebidanan Nur Afifah Harahap; Susanti; Fanni Astuti; Bayu Larasati Wulandari; Rahmaniyah R
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2894

Abstract

Inovasi digital di sektor kesehatan, khususnya telehealth, telah menjadi salah satu alternatif penting dalam pemberian layanan kebidanan, terutama selama pandemi COVID-19 dan di wilayah dengan keterbatasan akses fasilitas kesehatan. Namun, efektivitas dan kepuasan pasien terhadap telehealth dibandingkan dengan konsultasi tatap muka masih menjadi pertanyaan penting dalam praktik kebidanan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas dan tingkat kepuasan pasien terhadap penggunaan telehealth dengan konsultasi tatap muka dalam pelayanan asuhan kebidanan. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 120 ibu hamil dipilih secara purposive sampling, terdiri dari pengguna layanan telehealth dan konsultasi langsung di fasilitas kebidanan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang mengukur kualitas pelayanan dan kepuasan pasien. Analisis data dilakukan dengan uji paired t-test dan independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam dimensi kualitas informasi antara telehealth dan tatap muka (p=0,213). Namun, terdapat perbedaan signifikan pada dimensi kejelasan komunikasi (p=0,001), responsivitas (p=0,009), serta kepuasan umum (p=0,015), di mana konsultasi tatap muka lebih unggul. Di sisi lain, telehealth dinilai lebih efisien dalam aspek waktu dan aksesibilitas (p=0,000). Telehealth dapat menjadi alternatif yang layak untuk asuhan kebidanan terutama dalam kondisi tertentu seperti pandemi atau daerah terpencil. Namun, untuk aspek komunikasi interpersonal dan hubungan emosional, konsultasi tatap muka tetap lebih unggul. Kombinasi keduanya secara strategis dapat meningkatkan mutu dan jangkauan layanan kebidanan di masa depan.
Pengembangan Minat Belajar Dengan Kecerdasan Logik Matematik Siswa Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas X Smk Se-Jakarta Selatan Nur Rizkiyah; Titin Supriyatin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2918

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan minat belajar dengan kecerdasan logik matematik siswa dalam meningkatkan prestasi belajar matematika siswa kelas x smk se-jakarta selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey korelasional. Sampel berukuran 344 siswa kelas X dari 6 Sekolah Menengah Kejuruan yaitu SMKN 18, SMK Averus, SMKN 59, SMK YPM, SMK Respati 3 dan SMK Borobudur, dipilih dengan menggunakan multi stage random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik penyebaran angket dan teknik tes. Analisa data dengan menggunakan metode analisis korelasi dan regresi ganda. Uji statistik yang digunakan adalah uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh minat belajar dan kecerdasan logik matematik secara bersama-sama terhadap prestasi belajar matematika dengan analisa regresi ganda :Dari persamaan tersebut menunjukkan setiap kenaikan satu unit minat belajar akan meningkatkan prestasi belajar matematika sebesar 0.222 unit secara signifikan. Begitu pula setiap kenaikan satu unit kecerdasan logik matematik akan meningkatkan prestasi belajar matematika sebesar 0.464 unit secara signifikan. Lebih lanjut secara bersama-sama menunjukkan bahwa variabel minat belajar dan kecerdasan logik matematik dapat menentukan peningkatan prestasi belajar matematika sebesar 76.4% dan sangat signifikan.
Pengembangan Keterampilan Proses Ipa Dalam Upaya Peningkatan Motivasi dan Kreativitas Belajar Siswa Di Smp Bakti Idhata Jakarta Selatan Nur Rizkiyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2919

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan keterampilan proses ipa dalam upaya peningkatan  motivasi dan kreativitas belajar siswa di smp bakti idhata jakarta selatan dengan sampel sebanyak 40 siswa tahun ajaran 2024/2010. Sampel diambil dengan teknik random sederhana. Data tentang pengembangan Keterampilan Proses IPA dikumpulkan dengan tes, sedangkan data tentang Motivasi dan Kreativitas Belajar dikumpulkan dengan menggunakan instrument berbentuk angket. Analisis data dilakukan dengan analisis regresi dan korelasi. Data ini menunjukkan bahwa : (1). Terdapat pengaruh pengembangan keterampilan proses IPA terhadap Kreativitas Belajar, (dengan persamaan regesi dan koefisien korelasi ry1 = 0,634, (2) terdapat pengaruh motivasi terhadap kreativitas belajar ( dengan persamaan regresi dan koefisien korelasi ry2 = 0,55), dan (3) terdapat pengaruh keterampilan proses IPA dan Motivasi Belajar Siswa secara bersama-sama terhadap Kreativitas Belajar (dengan persamaan regresi dengan koefisien korelasi Ry12 = 0,935).Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan Keterampilan Proses IPA dan Motivasi  dapat meningkatkan Kreativitas Belajar. Kata kunci: Keterampilan Proses IPA,Kreativitas Belajar siswa
Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap Psikologis Minggu Pertama Post Partum di Tempat Praktek Mandiri Bidan M Kota Jakarta Tahun 2023 Sukarni Setya Yuningsih; Santi Nurmalasari; Feva Tridiyawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2923

Abstract

Produksi ASI dipengaruhi oleh hormon oksitosin, hormon prolaktin, refleks prolaktin dan let-down refleks. Pada saat bayi menghisap puting maka akan terjadi reflek prolaktin yang akan merangsang hormon prolaktin untuk memproduksi ASI dan let-down refleks yang akan merangsang pengaliran ASI. Tehnik menyusui yang benar akan memperlancar produksi ASI. Faktor psikologi merupakan hal yang perlu diperhatikan seperti kecemasan. Setelah melahirkan, ibu mengalami perubahan fisik dan fisiologis yang mengakibatkan perubahan psikisnya. Kondisi ini dapat mempengaruhi proses laktasi. Fakta menunjukan bahwa cara kerja hormon oksitosin dipengaruhi oleh kondisi psikologis. Persiapan ibu secara psikologis sebelum menyusui merupakan faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan menyusui. Cemas, stres, rasa kuatir yang berlebihan, ketidak bahagiaan pada ibu sangat berperan dalam mensukseskan pemberian ASI eksklusif .Mengetahui Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Psikologis Pada Ibu Post Partum di Praktik Mandiri Bidan M. Jenis penelitian ini adalah quasy experimen dengan pendekatan Pre Test -Post Test Control Group Design. Tehnik sampel yang digunakan adalah total sampling sebanyak 40 responden yang dilakukan observasi pada ibu menyusui di Praktek Mandiri Bidan M. Berdasarkan uji t-test didapatkan nilai p value < 0,05 (0,000) yang artinya ada pengaruh pijat oksitosin terhadap psikologis pada ibu post partum di Praktik Mandiri Bidan M. Ada Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Psikologis Pada Ibu Post Partum di Praktik Mandiri Bidan M. Agar produksi ASI dapat melimpah maka perlu dilakukan pencegahan agar ibu post partum tidak merasa cemas sehingga dapat meningkatkan produksi ASI dan ibu dapat memberikan ASI Eksklusif

Page 74 of 649 | Total Record : 6488