cover
Contact Name
Putra Astaman
Contact Email
utthaastaman@gmail.com
Phone
+6285299900217
Journal Mail Official
agrisoscojournal@gmail.com
Editorial Address
Alamat: Kompleks BTP, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar 90241 - Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Riset Multidisiplin : Agrisosco
ISSN : -     EISSN : 29884470     DOI : -
Jurnal Riset Multidisiplin : AGRISOSCO merupakan Jurnal Penelitian dan Artikel Review Ilmiah yang diterbitkan Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia (LP4I) yang terbit 3 (tiga) kali dalam setahun pada bulan April, Agustus dan Desember. Penyunting menerima kiriman naskah hasil kajian dan penelitian untuk ahli bidang Hukum, Sosial, Politik, Pertanian, Teknik, Bahasa, Kesehatan, dan Ilmu Pendidikan untuk turut berkontribusi melalui artikel dan/atau telaah artikel (article review).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 106 Documents
Pengawasan Perwakilan Ombudsman RI Kepulauan Riau terhadap Pelayanan Publik pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam Della Julianti; Khairi Rahmi; Ade Sprialdi Asevirial
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait pengawasan Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Kepulauan Riau terhadap Penyelenggaraan Pelayanan Publik pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam. Penelitian ini didasarkan pada isu-isu permasalahan dalam penyelenggaraan Disdukcapil terkait sistem antrean yang membludak, proses percetakan dokumen yang membutuhkan waktu lama, sarana prasarana yang tidak memadai, dam maraknya modus pungutan liar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui wawancara dengan Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Kepulauan Riau. Hasil penelitian menunjukkan pengawasan dilakukan melalui pemantauan dengan memastikan standar pelayanan yang telah ditetapkan sudah diterapkan, serta mengukur apakah standar pelayanan telah diterapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hasil pengawasan yang dilakukan oleh Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Kepulauan Riau masih ditemukan sejumlah masalah terkait adanya tindakan penundaan berlarut, penyimpangan prosedur, adanya praktik percaloan, serta kondisi sarana dan prasarana yang membutuhkan perbaikan. Adapun tindak lanjut Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Kepulauan Riau ialah akan melakukan pemberian saran perbaikan melalui tiga tahap, yaitu jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang dan akan melakukan audit kebijakan mengenai berbagai permasalahan pelayanan yang memerlukan perbaikan. Dengan demikian, melalui pengawasan serta tindaklanjut yang telah dilakukan diharapkan penyelenggaraan pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil sesuai dengan asas, dan prinsip, serta standar pelayanan publik yang tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik.
Karakteristik Kualitatif Bakso Daging Sapi yang Diberi Gelatin Hidrasi Tulang Sapi dengan Rasio dan Level Berbeda Selama Penyimpanan Sitti Nursayang; Hardianti Hardianti; Syamsari Syamsari; Nurmiani Syam; Rismawati Rismawati; Andi Batari K Jabbar; Nur Ilham Akbar; Andi Hadi Indra Jaya; Ayu Puspitasari
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.379

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kualitas bakso daging sapi yang ditambahkan hidrasi kolagen dengan berbagai rasio hidrasi, tingkat penggunaan, dan lama penyimpanan. Kualitas yang diamati meliputi aspek mikrobiologis, kimia, fisik, dan organoleptik produk. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3 × 3 × 3 dengan tiga kali ulangan. Faktor yang diuji terdiri atas rasio hidrasi kolagen (1:1, 1:2, dan 1:3), level penambahan hidrasi kolagen (1%, 2%, dan 3%), serta lama penyimpanan (0 hari, 7 hari, dan 14 hari). Parameter yang diamati meliputi Derajat Pembusukan Basah (DPB), Thiobarbituric Acid (TBA), Total Plate Count (TPC), susut masak, warna, dan karakteristik organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio hidrasi kolagen memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap tingkat keempukan dan cita rasa (flavor) bakso. Lama penyimpanan juga memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap nilai TPC, TBA, dan tingkat kecerahan warna (L*), serta berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap keempukan produk. Selain itu, ditemukan beberapa interaksi antarperlakuan. Interaksi antara rasio hidrasi kolagen dan lama penyimpanan berpengaruh terhadap nilai TBA dan flavor. Interaksi antara rasio hidrasi kolagen, level hidrasi kolagen, dan lama penyimpanan berpengaruh terhadap TPC. Sementara itu, interaksi antara level hidrasi kolagen dan lama penyimpanan memengaruhi keempukan dan tingkat kesukaan (hedonik) produk. Secara keseluruhan, penggunaan hidrasi kolagen dengan rasio dan level yang tepat mampu mempertahankan kualitas bakso selama penyimpanan serta meningkatkan karakteristik sensoris yang disukai konsumen.
Analisis Kesiapan Karyawan dalam Adopsi Teknologi pada Industry Bakery (Studi Kasus di CV Aurexell) Nadia Khafidhatul Ilma; Putri Aprillia Aristawati; Aliza Putri Febrianti; Annisa Vira Widayanti
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.298

Abstract

Perkembangan teknologi mendorong berbagai sektor usaha untuk meningkatan efisiensi dan produktivitas melalui penerapan teknologi. Keberhasilan adopsi teknologi ditentukan oleh ketersediaan teknologi dan kesiapan sumber daya manusia dalam menggunakannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan karyawan CV Aurexell dalam mengadopsi teknologi, mengidentifikasi persepsi karyawan terhadap penerapan teknologi, serta menganalisis hambatan yang dihadapi dalam proses adopsi teknologi. Penelitian ini menggunakan metode mixed method dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan analisis kualitatif model Miles dan Huberman. Pengumpulan data dillakukan melalui kuesioner dan wawancara terhadap seluruh karyawan CV Aurexell yang berjumlah 23 orang menggunakan teknik sampling jenuh. Analisis kuantitatif menggunakan Technology Readiness Index (TRI) yang terdiri atas dimensi optimism, innovativeness, discomfort, dan insecurity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapan karyawan dalam mengadopsi teknologi tergolong baik. Dimensi optimism memperoleh nilai rata-rata 4,46 dan innovativeness sebesar 4,00 yang termasuk kategori tinggi, menunjukkan adanya persepsi positif dan keterbukaan terhadap penggunaan teknologi. Sementara dimensi discomfort sebesar 3,09 dan insecurity sebesar 3,20 berada pada kategori sedang yang mengindikasikan masih terdapat hambatan berupa ketidaknyamanan dan kekhawatiran dalam penggunaan teknologi. Hambatan tersebut dapat diminimalkan melalui pelatihan dan pendampingan yang memadai. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa karyawan CV Aurexell memiliki kesiapan yang cukup baik untuk mendukung proses transformasi teknologi di industri bakery.
Analisis Kebijakan Peraturan Gubernur Nomor 38 Tahun 2025 tentang Inovasi Daerah di Bappeda Provinsi Kepulauan Riau Sumarningsih Sumarningsih; Grace Naomi Manullang; Ardi Putra
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.366

Abstract

Studi ini bertujuan mengkaji kebijakan yang tertuang dalam Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 38 Tahun 2025 tentang Inovasi di Tingkat Daerah, mendeskripsikan kontribusi Bappeda Provinsi Kepulauan Riau dalam penyediaan data pendukung indikator pembaruan daerah, serta menemukenali faktor-faktor yang mendukung maupun menghambat pelaksanaannya. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif, dengan pengumpulan data yang bersumber dari wawancara secara mendalam dan penelaahan literatur. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa Peraturan Gubernur Nomor 38 Tahun 2025 memiliki muatan normatif yang menyeluruh, meliputi pengertian, ragam bentuk, persyaratan, mekanisme penyelenggaraan, sistem penilaian, serta pengawasan atas pembaruan di tingkat daerah. Bappeda memegang peran strategis sebagai pihak yang memfasilitasi, mengoordinasikan, dan memverifikasi data pendukung pembaruan melalui platform SiTARI, program Brida Menyapa, dan Jurnal Ars Cipilago. Kendati lebih dari 800 pembaruan telah berhasil diinventarisasi, baru sebagian kecil yang dinyatakan mencapai tingkat kematangan yang memadai untuk dilaporkan secara resmi. Faktor-faktor yang mendukung pelaksanaan kebijakan ini antara lain tersedianya regulasi yang jelas, besarnya potensi pembaruan lintas sektor, serta kesungguhan komitmen pemerintah daerah. Sementara itu, faktor penghambatnya mencakup belum meratanya etos pembaruan, keterbatasan dalam kapasitas teknologi dan sumber daya manusia, serta masih lemahnya kesinambungan kelembagaan. Sebagai rekomendasi, penelitian ini mendorong penguatan kegiatan pembinaan, peningkatan kompetensi aparatur, serta pembudayaan inovasi sebagai bagian dari etos kerja pemerintahan daerah.
Diseminasi Mahasiswa Magang Pada Program Wisata Edukasi Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) Pasuruan Sebagai Media Industri Gula Indonesia Robbani Hikmah Kautsar; Ridho Edo Saputra; Laksa Rizal Putra Wahyudi; Wahyu Santoso
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.305

Abstract

Industri gula merupakan salah satu sektor penting dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian nasional. Namun, pemahaman masyarakat mengenai proses pergulaan masih relatif terbatas sehingga diperlukan media edukasi yang mampu memperkenalkan industri gula secara menarik dan mudah dipahami. Program wisata edukasi yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) Pasuruan menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan industri gula kepada masyarakat melalui kegiatan pembelajaran berbasis pengalaman. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontribusi mahasiswa magang dalam mendukung pelaksanaan program wisata edukasi di P3GI. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan pengalaman lapang selama kegiatan magang yang dilaksanakan selama empat bulan. Mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan, antara lain penerimaan dan pendampingan pengunjung, kunjungan ke perpustakaan bawah tanah, Museum Gula, mini pabrik gula, serta kegiatan menanam tebu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa magang berperan dalam membantu penyampaian informasi, pendampingan pengunjung, dan mendukung kelancaran pelaksanaan wisata edukasi. Keterlibatan mahasiswa juga membantu menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif dan komunikatif bagi pengunjung. Program wisata edukasi di P3GI tidak hanya menjadi media pengenalan industri gula bagi masyarakat, tetapi juga memberikan pengalaman belajar dan pengembangan keterampilan bagi mahasiswa magang.
Pengaruh Perubahan Tata Guna Lahan terhadap Peningkatan Risiko Banjir di Kelurahan Bintara Jaya, Kota Bekasi Deviana Putri; Sujarwo Sujarwo; Desy Safitri
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.245

Abstract

Perubahan penggunaan lahan yang terjadi secara masif di daerah perkotaan Indonesia, khususnya di zona perkotaan seperti Kelurahan Bintara Jaya, Kota Bekasi, telah berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan frekuensi dan intensitas banjir. Studi ini bertujuan untuk meneliti dan mensintesis berbagai sumber literatur ilmiah untuk membangun pemahaman komprehensif tentang hubungan antara perubahan penggunaan lahan dan peningkatan risiko banjir di wilayah tersebut. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dengan teknik analisis isi dan sintesis naratif terhadap jurnal ilmiah, tesis sarjana, dan laporan lembaga pemerintah. Studi ini menemukan bahwa konversi ruang hijau melalui pola pembangunan infill merupakan hal yang umum di daerah perkotaan. Perubahan ini terbukti meningkatkan impermeabilitas area, membebani sistem drainase, dan memperluas zona kerentanan permukiman. Faktor pendorong yang teridentifikasi meliputi tekanan demografis dan ekonomi, serta lemahnya penegakan peraturan perencanaan tata ruang. Tinjauan literatur juga mengungkapkan bahwa rendahnya literasi ekologi di kalangan masyarakat menjadi hambatan utama dalam membangun adaptasi kolektif terhadap risiko banjir. Studi ini menegaskan urgensi pendidikan lingkungan berbasis masyarakat sebagai bagian integral dari strategi mitigasi risiko bencana jangka panjang di daerah perkotaan berkembang.
Peran Digitalisasi dalam Efisiensi Operasional dan Strategi Penjualan: Studi Kasus PT Tunas Kreasi Digital (Looyal) dan Implikasinya pada Berbagai Sektor Usaha, Khususnya dalam Sektor Agribisnis Mariana Adinata; Noor Rizkiyah
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.246

Abstract

Digital transformation has become a crucial factor in enhancing corporate competitiveness in the modern business era. This study aimed to analyze the role of digitalization through PT Tunas Kreasi Digital's Looyal ecosystem platform in supporting operational efficiency and sales strategies. A descriptive qualitative approach was employed, with primary data collected through observation, interviews with three key informants consisting of the Senior Strategic Client Manager, Directore, and Human Resources Department (HRD) staff of PT Tunas Kreasi Digital, as well as documentation during the internship period from 9 February to 05 June 2026. Data were analyzed using Miles and Huberman's Interactive Analysis Model. The results showed that the implementation of Software as a Service (SaaS)-based services, namely Wooblazz, Woogigs, Wootix, and Soloosi, accelerated administrative processes, improved data management effectiveness, supported customer engagement, and simplified real-time business operational management. User evaluation data indicated that Wooblazz achieved the highest user satisfaction level (100%), while Wootix demonstrated high operational efficiency and user satisfaction levels of 95%. Furthermore, integrated digital systems helped improve service speed, minimize transaction recording errors, and support more accurate data-driven decision-making. These findings provide practical implications for agribusiness actors in adopting digital technologies to enhance operational efficiency, customer engagement, and business competitiveness
Hubungan Interpersonal Trust dengan Self-disclosure pada Pengguna Aplikasi Bumble Fariza Nur Wibowo; Andreas Corsini Widya Nugraha
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.389

Abstract

Munculnya aplikasi kencan online telah mengubah pola interaksi dan pengungkapan diri pengguna dalam membangun hubungan interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai hubungan antara kepercayaan interpersonal dan pengungkapan diri di antara para pengguna Bumble. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 125 pengguna Bumble berusia 18–25 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui skala self-disclosure dan interpersonal trust yang telah diuji validitas serta reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan IBM SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara interpersonal trust dan self-disclosure (r=0,736; p<0,001), yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kepercayaan interpersonal, semakin tinggi pula kecenderungan individu untuk mengungkapkan informasi pribadi kepada orang lain. Mayoritas responden berada pada kategori sedang baik untuk self-disclosure maupun interpersonal trust. Temuan ini menegaskan bahwa kepercayaan interpersonal merupakan faktor penting yang mendukung keterbukaan diri dalam interaksi pada aplikasi kencan daring. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya pengembangan komunikasi yang aman dan saling percaya guna mendukung terbentuknya hubungan interpersonal yang lebih sehat di lingkungan digital.
Pengaruh Program Pemuasaan Siang Hari dan Penambahan Tepung Kunyit (curcuma longa) dalam Pakan terhadap Kadar Kolestrol Daging Ayam Broiler Hardianti Hardianti; Sitti Nursayang; Syamsari Syamsari; Nurmiani Syam; Rismawat Rismawat; Andi Batari K. K Jabbar; Nur Ilham Akbar; Andi Hadi Indra Jaya; Ayu Puspitasari
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.378

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan program pemuasaan pada siang hari yang dikombinasikan dengan penambahan tepung kunyit (curcuma longa) dalam pakan terhadap kadar kolesterol daging ayam broiler. Penelitian menggunakan 100 ekor DOC ayam broiler strain Cobb 707 yang dipelihara pada kandang litter berukuran 1 m × 1 m × 1 m. Metode penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan yang diberikan meliputi P1 (tanpa pemuasaan dan tanpa penambahan tepung kunyit), P2 (tanpa pemuasaan dengan penambahan 1% tepung kunyit), P3 (pemuasaan pada siang hari selama 12 jam tanpa penambahan tepung kunyit), dan P4 (pemuasaan pada siang hari selama 12 jam dengan penambahan 1% tepung kunyit dalam pakan). Program pemuasaan dan suplementasi tepung kunyit mulai diterapkan pada umur 15 hari, dengan periode pemuasaan berlangsung pukul 06.00–18.00 WITA. Pakan yang digunakan berupa pakan butiran pada fase starter (umur 1–14 hari) dan pakan berbentuk mash pada fase grower–finisher (umur 15–35 hari), sedangkan air minum diberikan secara ad libitum. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), kemudian dilanjutkan dengan uji lanjut apabila terdapat perbedaan nyata antarperlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemuasaan siang hari yang dikombinasikan dengan penambahan tepung kunyit dalam pakan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar kolesterol daging ayam broiler. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kombinasi program pemuasaan siang hari dan penambahan tepung kunyit (curcuma longa) dalam pakan efektif menurunkan kadar kolesterol daging ayam broiler
Efisiensi Logistik dan Distribusi untuk Optimalisasi Metode Transportasi Benih Jagung Di PT. Advanta Seeds Indonesia Elisa Stephani Situmorang; Audriene Dwi Ardiyanti; Muhammad Irfan Thahir; Indra Putra Pratama; Muhammad Rizaldi Zanuar Arifin; Sri Widayanti
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.263

Abstract

PT. Advanta Seeds Indonesia merupakan perusahaan yang perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan pemasaran benih unggul untuk berbagai komoditas pertanian. PT. Advanta Seeds Indonesia mendistribusikan benih jagung ke beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Kediri, Brebes, Lampung, dan Sumbawa. Perbedaan biaya transportasi, jarak pengiriman, dan volume permintaan di antara daerah tujuan mengharuskan perusahaan untuk menentukan pola distribusi yang optimal. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk mengidentifikasi distribusi biaya yang paling hemat biaya dari gudang ke kota tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pola distribusi optimal dan meminimalkan biaya transportasi dalam distribusi benih jagung di PT. Advanta Seeds Indonesia. Penelitian ini dilakukan dari April hingga Mei 2026 menggunakan data primer yang diperoleh dari perusahaan, termasuk persediaan, permintaan, dan biaya transportasi selama Maret 2026 dan wilayah yang dijadikan objek penelitian dipilih berdasarkan frekuensi pengiriman benih jagung tertinggi. Model transportasi diterapkan menggunakan North West Corner (NWC), Least Cost Method (LCM), dan Vogel's Approximation Method (VAM) untuk menghasilkan solusi awal yang layak. Metode Stepping Stone kemudian digunakan untuk mengevaluasi dan mengoptimalkan solusi yang dipilih. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa metode transportasi yang efisien dan memiliki biaya distribusi paling rendah yaitu Metode Vam dan pengujian optimasi dilakukan menggunakan metode Stepping Stone untuk memperoleh pola distribusi dengan biaya distribusi minimum.

Page 9 of 11 | Total Record : 106