cover
Contact Name
Putra Astaman
Contact Email
utthaastaman@gmail.com
Phone
+6285299900217
Journal Mail Official
agrisoscojournal@gmail.com
Editorial Address
Alamat: Kompleks BTP, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar 90241 - Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Riset Multidisiplin : Agrisosco
ISSN : -     EISSN : 29884470     DOI : -
Jurnal Riset Multidisiplin : AGRISOSCO merupakan Jurnal Penelitian dan Artikel Review Ilmiah yang diterbitkan Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia (LP4I) yang terbit 3 (tiga) kali dalam setahun pada bulan April, Agustus dan Desember. Penyunting menerima kiriman naskah hasil kajian dan penelitian untuk ahli bidang Hukum, Sosial, Politik, Pertanian, Teknik, Bahasa, Kesehatan, dan Ilmu Pendidikan untuk turut berkontribusi melalui artikel dan/atau telaah artikel (article review).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 106 Documents
Kemitraan Antara Petani Jagung Konsumsi dengan PT. Bisi International Tbk dan PT. Charoen Pokphand Indonesia Nur Farida Kusumawati; Dipa Aditya; Budi Utomo; Nur Hasanah; Zulfi Ardi
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.336

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hal-hal sebagai berikut: (1) Untuk mengetahui implementasi dari kemitraan petani jagung konsumsi dengan PT BISI International Tbk dan PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) di Desa Mojorejo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. (2) Untuk mengetahui konsekuensi petani yang melanggar kontrak, kerjasama dengan PT BISI Internasional Tbk dan PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI). (3)     Untuk menganalisis Share Margin, Share Biaya, dan Share Keuntungan petani dan CGR jagung konsumsi mitra PT BISI International Tbk dan PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) di Desa Mojorejo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.Penelitian ini dilakukan di Desa Mojorejo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto dan Desa Purwokerto, Kecamatan Ngimbang, serta Desa Kedungwangi, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan. Bertujuan Untuk mengetahui implementasi dari kemitraan petani jagung konsumsi dengan PT BISI International Tbk dan PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) di Desa Mojorejo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Untuk mengetahui konsekuensi petani yang melanggar kontrak, kerjasama dengan PT BISI Internasional Tbk dan PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI). Untuk menganalisis Share Margin, Share Biaya, dan Share Keuntungan petani dan CGR jagung konsumsi mitra PT BISI International Tbk dan PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) di Desa Mojorejo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Data yang dipakai dalam penelitian ini meliputi data analisis deskriptif dan kualitatif. Data kualitatif adalah data yang berbentuk kata, kalimat, narasi, gambar. Margin pemasaran pada CGR 1 sebesar Rp. 175 per kg, CGR 2 Rp. 213 per kg, CGR 3 Rp. 119 per kg. Margin pemasaran CGR 2 lebih tinggi karena harga beli CPI lebih tinggi akibat refraksi yang paling rendah.
Peningkatan Pengetahuan Petani tentang Penggunaan Pestisida yang Tepat melalui Kegiatan Farmer meeting PT Petrokimia Kayaku di Kabupaten Bojonegoro Lutfiah Azzahra; Sandro Daksanugraha; Nuriah Yuliati
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.287

Abstract

Penggunaan pestisida yang tidak sesuai rekomendasi masih menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi petani dalam kegiatan budidaya tanaman. Praktik penggunaan dosis yang tidak tepat, pemilihan pestisida yang kurang sesuai dengan sasaran Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), serta rendahnya penggunaan alat pelindung diri (APD) berpotensi menurunkan efektivitas pengendalian OPT dan meningkatkan risiko terhadap kesehatan serta lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran petani mengenai penggunaan pestisida yang tepat melalui kegiatan Farmer Meeting yang diselenggarakan oleh PT Petrokimia Kayaku. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 9 Maret 2026 di Desa Goasumur dan Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro dengan melibatkan 15 orang petani yang tergabung dalam kelompok tani setempat. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan evaluasi kegiatan. Materi edukasi mencakup identifikasi OPT, prinsip enam tepat penggunaan pestisida, penggunaan APD, serta pengenalan produk perlindungan tanaman seperti Kamikaze 371 EC dan Presulor 20/280 OD beserta dosis dan waktu aplikasi yang sesuai rekomendasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif dalam sesi diskusi. Petani memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pemilihan pestisida berdasarkan sasaran pengendalian, penggunaan dosis yang tepat, waktu aplikasi yang sesuai, serta pentingnya keselamatan kerja saat aplikasi pestisida. Kegiatan Farmer Meeting terbukti menjadi media edukasi yang efektif dalam meningkatkan kapasitas petani dan mendukung penerapan penggunaan pestisida yang lebih aman, efektif, dan berkelanjutan.
Penerapan Marketing Mix dan Analisis SWOT pada Usaha Susu Kambing Skala Kecil di Kelurahan Molosipat Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo Rifal K Yusuf; Ishak Korompot; Terri Repi
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.250

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan bauran pemasaran (marketing mix) serta mengidentifikasi faktor internal dan eksternal melalui analisis SWOT sebagai dasar penyusunan strategi pengembangan pada usaha susu kambing skala kecil milik Bapak Madjid Dilo di Kelurahan Molosipat, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan terdiri atas satu pemilik usaha, satu pekerja, dan lima konsumen yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana serta analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha menghasilkan rata-rata 16 botol (4 liter) susu kambing per hari, dengan penjualan sekitar 12 botol (3 liter) per hari. Penerapan bauran pemasaran didukung oleh kualitas produk yang baik, harga yang sesuai, dan distribusi langsung kepada konsumen. Namun, usaha masih menghadapi kendala berupa kemasan yang sederhana, kapasitas produksi dan ketersediaan produk yang terbatas, jangkauan distribusi yang belum luas, serta promosi yang belum optimal. Analisis SWOT menunjukkan bahwa usaha memiliki peluang untuk berkembang melalui inovasi kemasan, peningkatan promosi digital, dan perluasan jaringan pemasaran guna meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha.
Memahami Preferensi Konsumen terhadap Komoditas Sayuran Lokal: Studi Kangkung Lombok di Pasar Induk Mandalika Kota Mataram IGL Parta Tanaya; Daeva Mubarika Raisa; Mardiana Mardiana; Sarfina Nabilah; Ni Putu Eka Trisnianingsih
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.329

Abstract

Kangkung Lombok merupakan komoditas sayuran lokal yang memiliki nilai ekonomi, budaya, dan konsumsi tinggi bagi masyarakat Lombok. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi preferensi konsumen terhadap Kangkung Lombok serta menganalisis atribut yang paling dipertimbangkan konsumen dalam keputusan pembelian di Pasar Induk Mandalika Kota Mataram. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan unit analisis konsumen Kangkung Lombok. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive karena Pasar Induk Mandalika merupakan salah satu pusat perdagangan sayuran terbesar di Kota Mataram. Sebanyak 50 responden dipilih melalui teknik accidental sampling. Data primer dikumpulkan melalui wawancara berbasis kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur dan dokumen pendukung. Atribut produk yang dianalisis meliputi tekstur batang, periode panen, asal budidaya, warna, dan harga. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, dan analisis konjoin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi atribut yang paling disukai konsumen adalah Kangkung Lombok dengan tekstur batang mudah patah, periode panen pertama atau kedua, berasal dari Narmada/Suranadi/Lingsar, berwarna hijau muda, dan harga kurang dari Rp2.000 per ikat. Atribut yang paling dipertimbangkan konsumen adalah tekstur batang dengan nilai kepentingan 24,955, diikuti oleh warna, harga, asal budidaya, dan periode panen. Model konjoin dinilai layak karena nilai Pearson’s R sebesar 0,918 dengan signifikansi 0,001. Temuan ini menegaskan bahwa kelembutan batang, kesegaran visual, keterjangkauan harga, dan reputasi asal budidaya merupakan dasar penting dalam pembentukan preferensi konsumen. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pedagang dan petani untuk menyesuaikan mutu produk dengan preferensi pasar.
Tingkat Minat dan Persepsi Generasi Z Terhadap Profesi Peternak Sapi Potong di Kabupaten Mamasa Muhammad Nur Rustan; Asri Asri; Ridwan Ridwan
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.369

Abstract

Sektor pertanian menghadapi tantangan struktural berupa krisis penuaan petani (aging farmers) yang mengancam swasembada daging nasional (Asta Cita ke-2) dan Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat persepsi dan minat Generasi Z terhadap profesi peternak sapi potong di Kabupaten Mamasa serta menguji hubungan antara kedua variabel tersebut. Pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei digunakan terhadap 50 responden Generasi Z yang dipilih melalui teknik purposive dan accidental sampling. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup skala Likert 5 poin, kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji korelasi Rank Spearman. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa tingkat persepsi Gen Z tergolong rendah (skor rata-rata 2,56) akibat kendala fisik kerja yang berat dan rendahnya prestise sosial. Sementara itu, tingkat minat berada pada kategori sedang (skor rata-rata 3,10), yang menyingkap adanya kesenjangan perilaku antara tingginya ketertarikan mencari informasi digital dengan rendahnya intensi aksi riil di lapangan. Uji inferensial membuktikan adanya hubungan positif yang kuat dan signifikan antara persepsi dan minat pemuda (r = 0,642; p-value = 0,000). Penelitian ini menyimpulkan bahwa rekonstruksi persepsi positif melalui modernisasi peternakan merupakan prasyarat mutlak untuk menumbuhkan minat dan partisipasi aktif pemuda. Implikasinya, pemerintah daerah perlu mentransformasi skema penyuluhan konvensional menjadi ekosistem agri-preneurship berbasis teknologi modern guna mengamankan keberlanjutan ketahanan pangan dan protein hewani di daerah.
Proses Produksi Pakan Ternak Ayam Jenis Fine Crumble di PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk. Unit Gedangan Sidoarjo Jawza Mahira Hamami Dini Amara; Nabila Eka Fahriya; Teguh Soedarto
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.261

Abstract

Pakan ternak merupakan faktor utama yang menentukan pertumbuhan, kesehatan, dan produktivitas ayam sehingga industri pakan dituntut mampu menghasilkan produk yang berkualitas melalui proses produksi yang terstandar. Studi lapang ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji secara menyeluruh tahapan proses produksi pakan ternak ayam jenis fine crumble mulai dari penerimaan bahan baku hingga pengemasan produk akhir. Studi lapang dilakukan selama kegiatan magang pada tanggal 02 Februari sampai 31 Mei 2026 di PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk. Unit Gedangan Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara, dokumentasi, serta pencatatan data primer dan sekunder. Hasil studi lapang menunjukkan bahwa proses produksi terdiri atas beberapa tahapan utama, yaitu intake, bin pre grinding, grinding menggunakan mesin hammer mill, bin dosing untuk penimbangan dan pencampuran bahan baku, bin press untuk pembentukan pellet dan fine crumble, serta bin bagging sebagai tahap pengemasan. Kualitas produk didukung oleh penggunaan bahan baku yang sesuai standar, pengoperasian mesin produksi yang terintegrasi, dan penerapan pengendalian mutu pada setiap tahapan proses. Pengemasan menggunakan karung plastik anyaman dan lapisan plastik bagian dalam mampu menjaga kualitas serta kandungan nutrisi pakan selama penyimpanan dan distribusi. Secara keseluruhan, proses produksi yang diterapkan telah berjalan secara terstruktur dan efektif sehingga mampu menghasilkan pakan ternak ayam jenis fine crumble yang memenuhi standar perusahaan dan kebutuhan nutrisi ternak.
Implementasi Perangkap Kumbang untuk Menekan Populasi Hama pada Tanaman Budidaya Kurma Muhantyo Ramadhani; Maulana Zidane; Akmal Choliq; Muhammad Faiz Jiddan; Mirza Andrian Syah
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.390

Abstract

Tanaman kurma (Phoenix dactylifera L.) merupakan salah satu komoditas perkebunan yang mulai banyak dibudidayakan di Indonesia. Salah satu kendala dalam budidaya tanaman kurma adalah serangan hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros) yang dapat merusak bagian pucuk, pelepah, dan jaringan tanaman sehingga menghambat pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi penggunaan perangkap kumbang serta mengevaluasi kemampuannya dalam menekan populasi hama pada area budidaya tanaman kurma. Penelitian dilaksanakan di Kurma Park Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur pada bulan April 2026 menggunakan metode observasi lapangan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengamatan dilakukan melalui pemasangan tiga unit perangkap beratraktan feromon pada titik yang telah ditentukan dan diamati secara berkala setiap minggu. Parameter yang diamati meliputi jumlah kumbang yang tertangkap, distribusi tangkapan antar lokasi, serta perubahan jumlah tangkapan selama periode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkap kumbang berhasil menangkap 11 ekor kumbang tanduk selama periode pengamatan. Jumlah tangkapan tertinggi terjadi pada minggu kedua sebanyak 6 ekor (54,55%), kemudian menurun menjadi 3 ekor (27,27%) pada minggu ketiga dan 2 ekor (18,18%) pada minggu keempat. Penurunan jumlah tangkapan menunjukkan adanya kecenderungan berkurangnya aktivitas kumbang di sekitar area pemasangan perangkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan perangkap kumbang berpotensi digunakan sebagai sarana monitoring sekaligus alternatif pengendalian hama yang ramah lingkungan pada budidaya tanaman kurma.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Bangun Datar Berdasarkan Tahapan Polya Pada Siswa Smpn Bumi Makmur Kabupaten Musi Rawas Siti Zahara; Khermarinah Khermarinah; Syaipul Amri
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi bangun datar berdasarkan tahapan pemecahan masalah menurut Polya, yang meliputi memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali hasil penyelesaian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri Bumi Makmur Kabupaten Musi Rawas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri atas tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berbeda pada setiap kategori kemampuan. Siswa yang memiliki kemampuan tinggi mampu menyelesaikan soal dengan baik melalui seluruh tahapan Polya secara tepat, sistematis, dan terstruktur. Sementara itu, siswa dengan kemampuan sedang masih mengalami kendala pada tahap merencanakan penyelesaian, terutama dalam menentukan strategi yang tepat serta memilih rumus yang sesuai untuk menyelesaikan permasalahan. Adapun siswa dengan kemampuan rendah mengalami kesulitan sejak tahap memahami masalah, sehingga berdampak pada ketidakmampuan mereka dalam menyusun rencana, melaksanakan prosedur penyelesaian, serta memeriksa kembali hasil yang diperoleh. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan memahami masalah merupakan faktor utama yang memengaruhi keberhasilan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Oleh karena itu, guru perlu menerapkan pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan memahami masalah dan mengembangkan keterampilan pemecahan masalah secara sistematis.
Penerapan Teknologi Pengolahan pada Produksi Cokelat Crispy Berbasis Opak Gambir di PT Kampung Coklat Blitar Rizka Esa Faradia; Fitriya Sinatun Ila; Annisa Rahma Dian; Cyntia Prameswari; Ida Syamsu Roidah
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.338

Abstract

PT Kampung Coklat Blitar mengembangkan berbagai inovasi produk cokelat, salah satunya cokelat crispy dengan penambahan opak gambir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan teknologi pada proses produksi cokelata crispy serta mengkaji pengaruh penambahan opak gambir terhadap karakteristik produk yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama kegiatan magang di PT Kampung Coklat Blitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi cokelat crispy meliputi tahapan refining menggunakan mesin Ball Mill selama 5-6 jam, penyimpanan massa cokelat minimal 24 jam pada intermediate room, pelelehan kembali menggunakan melter, serta penambahan opak gambir sebelum proses pencetakan. Proses refining menghasilkan massa cokelat yang homogen dan halus, sedangkan tahap penyimpanan berperan dalam menjaga kestabilan massa cokelat sebelum tahap selanjutnya. Penambahan opak gambir dilakukan pada tahap melting untuk mempertahankan tekstur renyah yang menjadi karakteristik utama produk. Perbandingan massa cokelat, opak gambir, dan minyak nabati sebesar 100 : 3 : 6. Penambahan minyak nabati membantu menjaga sifat alir massa cokelat sehingga tidak cepat mengering maupun menggumpal sebelum pencetakan. Penerapan teknologi tersebut menghasilkan produk cokelat crispy dengan tekstur halus dan sensasi renyah dari opak gambir. Namun, penambahan opak gambir membuat umur simpan produk lebih pendek, yaitu sekitar enam bulan dibandingkan varian original yang mencapai dua belas bulan. Dengan demikian, pengendalian proses dan komposisi bahan menjadi faktor penting dalam menghasilkan produk cokelat crispy yang memenuhi standar mutu perusahaan.
Pengembangan Modul Ajar Matematika Bermuatan Nilai-Nilai Kurikulum Cinta Pada Materi Pecahan untuk Siswa Kelas V Kasi Yati; Khermarinah Khermarinah; Syaipul Amri
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar matematika bermuatan nilai Kurikulum Cinta dengan pendekatan deep learning pada materi pecahan untuk siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi lima tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Kota Bengkulu dengan subjek penelitian sebanyak 25 siswa kelas V B. Produk yang dikembangkan divalidasi oleh tiga validator yang terdiri atas ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli, angket respons guru dan siswa, serta tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar memperoleh rata-rata nilai validitas sebesar 87,30% dengan kategori sangat valid, tingkat kepraktisan sebesar 86,70% dengan kategori sangat praktis, serta hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pretest dari 29,6 menjadi 80,6 pada posttest dengan nilai N-Gain sebesar 0,7373 yang termasuk kategori tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, modul ajar matematika bermuatan nilai Kurikulum Cinta dengan pendekatan deep learning dinyatakan valid, praktis, dan efektif pada uji coba terbatas di kelas V B Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Kota Bengkulu sehingga layak digunakan sebagai alternatif bahan ajar pada materi pecahan.

Page 8 of 11 | Total Record : 106