cover
Contact Name
Rezki Akbaar
Contact Email
rezkiakbaar@gmail.com
Phone
+6285161177810
Journal Mail Official
indonesia@banjaresepacific.com
Editorial Address
Jl. Gotong royong no 30 kelurahan mentaos, kecamatan banjarbaru utara, kota banjarbaru, provinsi kalimatan selatan
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Journal of International Multidisciplinary Research
ISSN : -     EISSN : 30266874     DOI : https://doi.org/10.62504/jimr
Core Subject : Education,
Journal of International Multidisciplinary Research is a scientific publication that aims to provide a broad platform for research, discussion, and deeper understanding across various disciplines. The journal welcomes contributions in all fields of science from various fields of study, including social sciences, natural sciences, health sciences, humanities, economics, sharia, usuluddin, dawah, tarbiah, education, civil engineering, law, computer science, business management, psychology, medicine, nursing, education, international relations, communication, architecture, nutritional sciences, biological sciences, electrical engineering, mechanical engineering, chemical sciences, physical sciences, mathematics, literature.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 802 Documents
Batagor Sebagai Ikon Kuliner Favorit Di Bandung Jestri Octami Wieharja; Cristopher Cristopher
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr962

Abstract

Batagor adalah makanan khas Indonesia, khususnya dari Bandung, yang terbuat dari tahu dan bakso ikan digoreng dan disajikan dengan bumbu kacang yang kental, kecap manis, dan sambal. Makanan ini terkenal karena teksturnya yang renyah di luar dan lembut di dalam, serta rasanya yang gurih dan lezat sehingga sering dijadikan sebagai camilan atau hidangan pembuka. Permasalahan penelitian ini bagaimana sebuah makanan dapat meningkatkan budaya dan ekonomi rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jenis makanan batagor sebagai salah satu kuliner khas Bandung yang memiliki nilai budaya dan ekonomi. Batagor, singkatan dari bakso tahu goreng, merupakan makanan yang terbuat dari campuran bakso dan tahu yang digoreng dan disajikan dengan saus kacang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batagor tidak hanya populer sebagai jajanan, tetapi juga memiliki makna sosial yang mendalam dalam komunitas lokal. Selain itu, batagor memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian mikro dengan menciptakan lapangan kerja. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang pentingnya pelestarian kuliner tradisional dalam konteks modernisasi dan globalisasi.
Analisis Terhadap Inovasi Produk Es Pisang Ijo Dalam Industri Kuliner Indonesia Candra, Meina; Siska, Siska; Hadinata, Hana Sherilyn; Wati, Melsana; Siga, Grisia
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr963

Abstract

Es pisang ijo merupakan salah satu kuliner tradisional Indonesia yang berasal dari Makassar, yang kini semakin populer di berbagai daerah, termasuk Bandung. Hidangan ini terdiri atas pisang yang dibungkus dengan adonan tepung beras berwarna hijau, yang disajikan dengan santan kental dan sirup gula merah. Permasalahan dalam penelitian ini bagaimana sebuah restoran menjadikan tampilan es pisang ijo menjadi menarik dan diminati oleh pembeli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tampilan es pisang ijo yang menarik dan diminati oleh pembeli. Tujuan tersebut dapat dicapai dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan studi literatur dan observasi lapangan. Sampel penelitian ini adalah es pisang ijo yang dijual oleh pedagang keliling dan es pisang ijo yang dijual di restoran atau cafe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa es pisang ijo memiliki cita rasa yang khas dan unik, menjadikannya favorit di berbagai kalangan masyarakat. Inovasi dalam penyajian, seperti penambahan topping buah, es serut, dan variasi rasa, berkontribusi pada daya tarik hidangan ini di kalangan generasi muda.
Analisis Bahasa Flexing di Media Sosial TiktokMelalui Pandangan Sosiolinguistik Sofwan Hadianto Prasetyo; Arieni, Arieni Alfakhaera; Djoko Susanto
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr964

Abstract

Perkembangan teknologi digital memfasilitasi munculnya fenomena "flexing" di media sosial, terutama di platform TikTok. Fenomena ini mengacu pada perilaku pengguna yang memamerkan kekayaan, gaya hidup mewah, atau pencapaian pribadi untuk membangun citra diri yang diinginkan di mata publik. Melalui perspektif sosiolinguistik, penelitian ini menganalisis bahasa yang digunakan dalam konten flexing, yang sering kali mencakup kata-kata mewah, frasa khas, dan intonasi tertentu. Studi ini bertujuan untuk memahami bagaimana bahasa flexing menjadi alat komunikasi yang mencerminkan status sosial, kebutuhan akan validasi sosial, dan identitas digital pengguna. Temuan menunjukkan bahwa flexing bukan hanya sarana komunikasi, tetapi juga simbol status di ruang digital, memperlihatkan bagaimana bahasa membentuk dan mengelola persepsi identitas sosial di lingkungan daring. Implikasi ini memperluas pemahaman sosiolinguistik terkait peran bahasa dalam budaya digital dan norma sosial di media sosial.
Konsep Al-Qur’an Mencegah Ghazwah Fikrah (Liberalisme) Dalam Pendidikan Menurut Q.S Al-Baqarah 256 Perspektif Tafsir Ibnu Katsir Annafik Fuad Hilmi; Nasrulloh Nasrulloh; Ahmad Fauzi
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr966

Abstract

Penelitian ini berfokus pada Ghazwah Fikrah(Perang pemikiran) liberalisme, yang marak belakangan ini, dengan menyoroti dampaknya tehadap pendidikan Islam. Dunia Pendidikan saat ini diguncang oleh Kerancuan berpikir oleh liberalisme , hal yang di soroti adalah bagaimana kaum liberalis ini menjadikan dalil Qur’an Sebagai konsep kebebasan Berpikir serta menjadi dasar berpikir dalam pendidikan Islam dan kehidupan sehari-hari. Liberalisme yang identik dengan kebebasan berpikir menimbulkan konsekuensi yang kontroversial dalam konsep pemikiran. Penelitian berjudul " Konsep Al-Qur’an mencegah Ghazwah Fikrah (Liberalisme) dalam Pendidikan menurut Q.S Al-Baqarah 256 Prespektif Tafsir Ibnu Katsir" ini mengkaji fenomena konsep ayat Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 256 sebagai dasar pemikiran liberalis secara global maupun dalam konteks pendidikan Islam. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini meneliti kondisi kelompok manusia, sistem pemikiran, dan fenomena pada pendidikan islam yang berkembang saat ini. Hasil dari Penelitian ini adalah bahwa konsep berpikiran liberalisasi yang menjadikan surah Al-Baqarah ayat 256 sebagai salah satu dasar ayat untuk berpikir secara bebas dapat dipatahkan dengan prespektif tafsir ibnu katsir yang menyatakan bahwa kebebasan dalam berpikir ini perlu di kaji dan di telaah lebih dalam karena dalam memahmi maksudnya harus disertai pengetahuan yang meluas dan mendalam.
Analisis Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) Menggunakan Chat GPT Terhadap Kualitas Akademik Mahasiswa Dina Salsabila; Martin Kustati; Gusmirawati; Rezki Amelia
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) khususnya Chat GPT terhadap kualitas akademik mahasiswa. Chat GPT, sebagai salah satu implementasi Artificial Intelligence (AI) dalam bidang pendidikan, menawarkan berbagai fitur yang dapat membantu mahasiswa dalam proses pembelajaran, seperti penyediaan informasi secara cepat, bimbingan akademik, penyelesaian masalah pembelajaran serta dukungan dalam menyelesaikan tugas-tugas akademik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif.  Teknik mengumpulkan data yang digunakan melalui kuesioner yang disebarkan kepada beberapa mahasiswa magister program studi Pendidikan Agama Islam yang dilakukan secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Chat GPT memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap peningkatan kualitas akademik dari mahasiswa, baik dalam hal pemahaman materi, pengembangan keterampilan berpikir kritis, maupun efisiensi dalam menyelesaikan tugas akademik. Namun, hasil ini juga menunjukkan adanya tantangan dalam penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI), seperti potensi kurangnya keakuratan jawaban apabila tidak di kritisi dengan baik, adanya resiko ketergantungan pada Chat GPT sehingga berdampak pada penurunan kualitas akademik mahasiswa dan kurangnya interaksi langsung mahasiswa dengan dosen. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pandangan baru tentang pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) yakni Chat GPT dalam dunia pendidikan serta dapat membantu institusi akademik dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif di era digital.
Analisis Efektivitas Wasiat Sebagai Instrumen Peralihan Harta Dalam Perspektif Hukum Perdata Herawati Syamsul; Abd. Basir; Andi Zulkarnain
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr968

Abstract

Efektivitas Wasiat sebagai Instrumen Peralihan harta dalam Perspektif Hukum Perdata Wasiat merupakan salah satu instrumen hukum yang digunakan untuk mengatur pembagian harta peninggalan seseorang  setelah yang bersangkutan meninggal dunia. Dalam perspektif hukum perdata, wasiat memiliki posisi penting sebagai sarana peralihan harta yang memungkinkan pewaris untuk menentukan bagaimana harta kekayaannya akan dibagi setelah meninggal dunia, yang dapat memberikan kejelasan dan kepastian bagi ahli waris yang ditinggalkan. Analisis efektivitas wasiat sebagai instrumen peralihan harta dalam perspektif hukum perdata menunjukkan bahwa keberhasilan wasiat dalam menjalankan fungsinya sangat tergantung pada kepatuhan terhadap persyaratan hukum, perlindungan terhadap hak-hak ahli waris, serta pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya wasiat. Proses hukum yang efisien dan adil juga berperan penting dalam memastikan bahwa wasiat dapat diimplementasikan dengan baik dan memberikan kejelasan serta kepastian bagi semua pihak yang terlibat.
Batasan Melihat Aurat Perempuan dalam Proses Pinangan: Studi Komparatif Antara Perspektif Ibnu Hazm dan Imam Syafi'i Ayu, Ayu Rahma Fitri Prameswari Zain; Fahmi, Muhammad Fahmi Azizi; Sofwan Hadianto Prasetyo; Wildana Wargadinata
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr969

Abstract

Pernikahan dalam Islam bukan hanya sekadar ikatan antara dua individu, tetapi juga melibatkan dimensi sosial, hukum, dan spiritual yang mempengaruhi masyarakat. Proses khitbah atau lamaran menjadi langkah penting dalam pernikahan, di mana batasan melihat aurat perempuan menjadi perhatian utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendalami pandangan Ibnu Hazm dan Imam Syafi'i mengenai batasan melihat aurat perempuan dalam proses pinangan. Penelitian ini menggunakan jensi penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka atau kajian literatur. Hasil dari penelitian penelitian ini adalah bahwa Ibnu Hazm memperbolehkan laki-laki untuk melihat seluruh anggota wanita pinangan dan bukan wanita secara umum, sedangkan Imam Syafi'i membatasi pandangan hanya pada wajah dan telapak tangan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi masyarakat Muslim dalam menjalani proses khitbah sesuai dengan prinsip syariat Islam
Ungkapan Cita Rasa Nasi Tutug Oncom di Era Global Karenina Rusli, Agnes; Setiawan, Audy; Surjarehardja, Candy; Cantika Soraya, Elsa
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr970

Abstract

Nasi tutug oncom is a traditional Sundanese dish, which is not only a food but also reflects the rich culture and life of the Sundanese people. The purpose of this study examines the uniqueness of nasi tutug oncom and how this dish acts as a tool to express the values, identity, and social dynamics of Sundanese society that continues to evolve in the midst of globalization. The method used is descriptive qualitative method with data acquisition through literature study, interviews with culinary experts and the community, and analysis of how tutug oncom rice is presented in various media, this research tries to reveal the deep meaning behind tutug oncom rice. The research sample is tutug oncom rice. The results show that nasi tutug oncom is more than just food; it symbolizes the hospitality, local wisdom and food security of the Sundanese people. The process of making it, serving it, and eating it, is full of meanings that reflect the values of mutual cooperation, simplicity, and respect for nature. In this era of globalization, nasi tutug oncom faces both challenges and opportunities. On the one hand, this dish can become an Indonesian culinary icon that can be recognized worldwide. However, on the other hand, nasi tutug oncom is vulnerable to changes that can eliminate its uniqueness and original characteristics. This research suggests the importance of preserving and developing nasi tutug oncom without sacrificing its cultural and philosophical significance. Overall, this research shows that food is not just a daily necessity. Through nasi tutug oncom, we can see that food has deep social and cultural aspects, which are important for preserving local cultural diversity.
Pengaruh Konsep Keadilan Dalam Al Qur’an Dan Relevansinya Dalam Hukum Manusia Muhammad Rizqi Ramadhan; Nasrulloh Nasrulloh
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr972

Abstract

Keadilan adalah nilai fundamental yang mendasari interaksi sosial dan sistem hukum di seluruh dunia. Dalam Islam, konsep keadilan tidak hanya merupakan tuntutan moral tetapi juga prinsip yang tercantum dalam ajaran agama, terutama Al-Qur'an. Studi ini mengeksplorasi pengaruh konsep keadilan dalam Al-Qur'an dan relevansinya dalam sistem hukum modern. Penelitian ini membahas berbagai ayat yang menekankan keadilan, interpretasi, serta aplikasinya dalam hukum Islam. Dengan pendekatan studi literatur kualitatif, kajian ini menyoroti tantangan dalam penerapan keadilan Qur’ani di era kontemporer dan menyarankan reformasi sistem hukum agar lebih adil. Hasil penelitian menekankan pentingnya keadilan sebagai pilar utama dalam membangun masyarakat yang beradab, mencakup aspek sosial dan ekonomi
Pengaruh Sound Horeg Terhadap Lingkungan Sekitar Dalam Perspektif Ayat Al-Qur’an Surat Al-A’raf Ayat 31 Pada Penafsiran Ibnu Katsir Ahmad Fauzi, Ahmad; Nasrulloh Nasrulloh; Annafik Fuad Hilmi
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr973

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji dampak penggunaan sound horeg terhadap lingkungan sekitar dalam Al-Qur’an, khususnya surat Al-A’raf ayat 31 perspektif Ibnu Katsir. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sound horeg memiliki dampak positif dan negatif dalam penggunaannya.  Penafsiran Ibnu Katsir terhadap surat Al-A’raf ayat 31 menekankan atas pentingnya moderasi terhadap lingkungan sekitar dan tidak berlebihan dalam mengkonsumsi makanan, minuman, maupun tindakan sehari-hari dan khususnya pada pembahasan ini yaitu masalah penggunaan sound horeg. Berdasarkan penelitian ini, merekomendasikan penerapan regulasi kebisingan, edukasi masyarakat, dan penetapan zona khusus untuk acara-acara sound horeg. Selain daripada itu, sound horeg juga mampu menciptakan energi positif dan memberi nilai barokah dalam penggunaan yang tepat. Penerapan prinsip-prinsip ini diharapkan masyarakat mampu menyeimbangkan ketentraman dan ketertiban kehidupan dan alam.