cover
Contact Name
Kerisman Halawa
Contact Email
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Phone
+6285297738787
Journal Mail Official
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Editorial Address
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal ABDIMAS MUTIARA
ISSN : 27227758     EISSN : 27227758     DOI : -
Jurnal ABDIMAS MUTIARA diterbitkan oleh Program Studi : Sistem Informasi Fakutas Sains dan Teknologi Informasi Universitas Sari Mutiara Indonesia di Medan sebagai media untuk menyalurkan pemahaman tentang asfek - asfek multidisiplin ilmu bidang Teknologi, Kesehatan dan Sosial berupa hasil pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Redaksi menerima naskah yang belum pernah diterbitkan dalam media lain dari dosen, peneliti, mahasiswa maupun praktisi dengan ketentuan penulisan seperti tercantum pada halaman belakang (petunjuk untuk penulis). Naskah yang masuk akan dievaluasi dan disunting untuk keseragaman format, istilah dan tata cara lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,078 Documents
PENERAPAN WILLIAM FLEXION EXERCISE PADA NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA SISWA SMA Theresia Purba, Bunga; Sipayung, Normi Parida
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 2 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri punggung bawah merupakan gangguan muskuloskeletal yang sering terjadi dalam aktivitas sehari-hari. Aktivitas yang dilakukkan secara berlebihan seperti duduk atau berdiri terlalu lama bisa menyebabkan nyeri pada punggung bawah. Terutama pada siswa SMA yang aktivitasnya lebih sering duduk. Tujuan pengabdian masyarakat adalah memberikan pengetahuan tentang cara mengurangi nyeri punggung bawah dan meningkatkan pengetahuan pada siswa SMA tentang penanganan yang sesuai dengan nyeri tersebut. Metode yang digunakan adalah promosi kesehatan dengan pendekatan edukasi dan demonstrasi penerapan william flexion exercise pada nyeri punggung bawah pada siswa SMA. Hasil pengabdian masyarakat adalah peserta yang ikut dalam kegiatan ini sebanyak 40 orang siswa SMA. Seluruh peserta berpartisipasi aktif dalam kegiatan demonstrasi dan 80% peserta mengungkapkan baru mengetahui william flexion exercise dapat meredakan nyeri pungggung bawah. Seluruh eserta mampu melakukan william flexion exercise sesuai dengan edukasi dan penerapannya. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa penerapan william flexion exercise terhadap nyeri punggung bawah siswa SMA. Hasil kegiatan dapat diterapkannya william flexion exercise pada nyeri punggung bawah sehingga dapat dioptimalkannya kecatatan yang mungkin terjadi pada siswa SMA.
PENINGKATAN WAWASAN PENGETAHUAN ORANG TUA DALAM PENANGANAN SUMBATAN JALAN NAFAS OLEH BENDA ASING PADA ANAK Parida Sipayung, Normi; Purba, Bunga Teresia
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman masyarakat tentang penanganan jalan nafas pada anak masih sangat minim, sehingga orang tua tidak tau melakukan penanganan jika anak mereka mengalami gangguan jalan nafas. Tujuan: Pengabdian Masyarakat ini meningkatkan kemampuan masyarakat dalam Peningkatan Wawasan Pengetahuan Orang Tua Dalam Penanganan Sumbatan Jalan Nafas Oleh Benda Asing Pada Anak. Metode: Pengabdian masyarakat yang digunakan adalah promosi kesehatan dengan pendekatan edukasi dan penyuluhan. Hasil : Peserta yang ikut dalam kegiatan ini sebanyak 30 orang yang terdiri atas orang tua yang memiliki anak (100%) peserta berpartisipasi aktif dalam kegiatan demonstrasi dan 80% peserta mengungkapkan baru mengetahui cara melakukan penanganan sumbatan jalan nafas. Seluruh (100%) peserta mampu melakukan penanganan sumbatan jalan nafas. Kesimpulan : Kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa hasil Peningkatan Wawasan Pengetahuan Orang Tua Dalam Penanganan Sumbatan Jalan Nafas Oleh Benda Asing Pada Anak sudah diketahui orang tua yang mengikuti penyuluhan.
SOSIALISASI TENTANG PENYAKIT MENULAR PADA KADER POSYANDU REMAJA LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS KELAS 1 MEDAN Sitorus, Mido Ester. J.; Simanjuntak, Galvani Volta; Tarigan, Frida Lina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut WHO (2018), remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10-19 tahun, menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 25 tahun 2014, remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10-18 tahun dan menurut badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) tentang usia remaja adalah 10-24 tahun dan belum menikah (Kemenkes RI, 2012). Hasil survei penduduk antar sensus 2015 menunjukkan bahwa pendudukusia 15-24 tahun mencapai 42.061,2 juta atau sebesar 16,5 persen dari total penduduk Indonesia. Hasil proyeksi penduduk menunjukkan bahwa jumlah penduduk usia remaja ini akan mengalami peningkatan hingga tahun 2030 (World Population Prospects, UN Population 2015 dalam Lembaga Demografi FEB UI, 2017). Berdasarkan hasil pra survey di Lembaga Pembinaan Khusus Kelas 1 Medan ternyata belum pernah di adakan Posyandu Remaja tentang Penyakit Menular, pada hal saat ini banyak sekali remaja yang bisa mendapatkan informasi mengenai penyakit menular baik melalui media social misalnya facebook, youtube, Instagram, whatsapp, twitter, line. Maka dari itu kami tim pelaksana pengabdian masyarakat datang menjelaskan kepada kader posyandu bahwa apa saja penyakit menular itu. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Okober tahun 2021, Tempat kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah di Ruang Aula Lembaga Pembinaan Khusus Kelas 1 Medan. Bagian I. Sosialisasi tentang Penyakit Menular Pada Kader Posyandu Remaja Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Medan. Bagian II. CBIA (Cara Belajar Insan Aktif). Luaran Yang diharapkan melalui Pengabdian Masyarakat yang didanai oleh Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan ini adalah Jurnal lokal yang mempunyai ISSN. Dengan dilaksanakannya kegiatan Sosialisasi tentang Penyakit Menular Pada Kader Posyandu Remaja Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Medan dengan Metode CBIA ini, maka seluruh remaja mengetahui tentang penjelasan pengertian dari penyakit menular, jenis-jenis penyakit menular dan penyebabnya, cara penyebaran penyakit menular secara umum,.
SOSIALISASI TENTANG GIZI DAN KESEHATAN REMAJA PADA KADER POSYANDU REMAJA LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS KELAS 1 MEDAN TAHUN 2021 Nababan, Donal; Silitonga, Evawani Martalena; Siagian, MindoTua
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 1992 tentang kesehatan pasal 17 dinyatakan bahwa kesehatan anak diselenggarakan untuk mewujutkan pertumbuhan dan perkembangan anak dan kesehatan anak dilakukan melalui peningktan kesehatan anak dalam kandungan, masa bayi, masa balita, usia pra sekolah dan usia sekolah. Selanjutnya dalam pasal 45 dinyatakan bahwa kesehatan sekolah diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat peserta didik dalam lingkungan hudup sehat sehingga peserta didik dapat belajar, tumbuh dan berkembang secara harmonis dan optimal menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. Disamping itu kesehatan sekolah juga diarahkan untuk memupuk kebiasaan hidup sehat agar memiliki pengetahuan, sikap dan keterampilan untuk melaksanakan prinsip hidup sehat aktif berpartisipasi dalam usaha peningkatan kesehatan, baik di sekolah, rumah tangga maupun dalam lingkungan masyarakat. Konsep hidup sehat yang tercermin pada perilaku sehat dalam lingkungan sehat perlu diperkenalkan seawall mungkin pada generasi penerus dan selanjutnya dihayati dan diamalkan. Peserta didik bukanlah lagi semata-mata sebagai objek pembangunan kesehatan melainkan sebagai subjek dan dengan demikian diharapkan mereka dapat berperan secara sadar dan bertanggung jawab dalam pembangunan kesehatan. Anak sekolah tingkat SMP dan SMA atau sederajat memasuki usia remaja dimana periode ini terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik fisi, psikologis maupun intelektual. Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak Kelas 1 Medan adalah tempat dimana remaja yang terlibat dalam berbagai masalah kejatan, narkoba dan sejenisnya dibina untuk perbaikan kea rah yang positif, maka diperlukan pembinaan secara khusus sehingga mereka nanti pada saat keluat=r, dapat menjadi kader kesehatan yang mempengaruhi teman sebaya mereka. Metode pelaksanaan dengan ceramah dan praktek secara langsung.
PENCEGAHAN RESIKO CEDERA KEPALA Marbun, Agnes Silvina; Evi, Siska; Bengi, Nanda Simah; Telambanua, Swasti; Hafizuddin, Hafizuddin
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cedera kepala merupakan masalah pada struktur kepala akibat mengalami benturan yang berpotensi menimbulkan gangguan pada fungsi otak. Cedera kepala cenderung mengalami masalah yang komplit karena akan terjadi masalah pada otak dan saraf. Masalah ini dapat berupa luka ringan, memar di kulit kepala, bengkak, perdarahan, patah tulang tengkorak, atau gegar otak. Penyebab kematian atau kecacatan yang dapat terjadi apabila cedera kepala tidak mendapatkan pertolongan yang benar pada saat kegawatdaruratan. Melihat besarnya dampak yang dapat diakibatkan dari cedera kepala perlu adanya pencegahan dan sistem pendukung yang intensif, sehingga diharapkan masalah yang ada dapat teratasi dan komplikasi yang mungkin terjadi dapat dihindari secara dini, serta tindakan pencegahan yang komprehensif. Pencegahan yang dilakukan untuk mengurangi resiko cedera kepala di dalam masyarakat adalah dengan menggunakan alat pengaman saat berolahraga, selalu menggunakan alat keselamatan seperti helm atau pelindung kepala apabila bekerja di lingkungan yang berisiko menimbulkan cedera kepala. Memasang pegangan besi di kamar mandi dan di samping tangga untuk mengurangi risiko terpeleset Memastikan lantai selalu kering dan tidak licin. Memasang penerangan yang baik di seluruh bagian rumah. Memeriksa kondisi mata secara rutin, terutama jika mengalami gejala gangguan penglihatan, seperti buram atau penglihatan berbayang. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini, telah dilakukan penjelasan tentang pencegahan resiko cedera kepala pada 20 orang dan peserta mampu menjelaskan tentang pencegahan resiko cedera kepala.
EDUKASI KEPADA MASYARAT KANDUNGAN MERKURI PADA IKAN TUNA KEMASAN KALENG Silalahi, Yosy Cinthya Eriwaty; Hafizullah Ritonga, Ahmad; Adiansyah, Adiansyah
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan tuna merupakan salah satu komoditas perikanan Indonesia yang potensial, terbesar kedua setelah udang. Kebutuhan dasar manusia terdiri dari kebutuhan primer, sekunder dan tersier. Kebutuhan yang terpenting untuk berlangsung hidup adalah kebutuhan primer, salah satunya adalah kebutuhan pangan. Merkuri merupakan logam berat yang dapat memberikan efektoksik pada tubuh sehingga dapat menyebabkan kematian. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat kandungan merkuri pada ikan tuna kemasan kaleng. Hasil kegiatan pelaksanaan program pengabdian masyarakat dalam bentuk penyuluhan kepada masyarakat adanya kandungan merkuri pada ikan tuna kemasan kaleng. Selama ini masyarakat mengkonsumsi ikan tuna kemasan kaleng tanpa mengetahui kandungan merkuri yang terdapat didalamnya. Merkuri dapat memberikan efektoksik pada tubuh sehingga dapat menyebabkan kematian. Sehingga masyarakat mengetahui kandungan merkuri pada ikan tuna kemasan kaleng sehingga dapat menjaga kesehatan. Kesimpulan bahwa penyuluhan terlaksana sesuai pelaksanaan dan rencana, mendapat sambutan yang baik dari pemerintah setempat Desa Rambung Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, masyarakat sekitar mendapatkan informasi serta pengetahuan dan menerapkan informasi tersebut bagi keluarga.
EDUKASI PEMANFAATAN LIMBAH AMPAS TAHU DAN LIMBAH KULIT PISANG KEPOK MENJADI KERTAS RAMAH LINGKUNGAN Sinaga, Eka Margaret; Supartiningsih, Supartiningsih; Sitorus, Elly
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kertas merupakan salah satu kebutuhan pokok yang sangat penting bagi manusia. Jumlah kebutuhan kertas setiap tahun terus mengalami peningkatan. Limbah ampas tahu dan limbah kulit pisang kepok merupakan limbah yang cukup banyak ada di Indonesia. ampas tahu mengandung kadar selulosa 30,4%,sedangkan kulit pisang kepok memiliki kandungan selulosa yang tinggi (60-65%), hemiselulosa 6-8%, dan lignin 5-10%. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan informasi dan meningkatkan pengetahuan mengenai pemanfaatan limbah ampas tahu dan limbah kulit pisang kepok menjadi kertas ramah lingkungan. Kegiatan ini dilakukan karena masih banyak masyarakat yang belum memahami manfaat dari limbah ampas tahu dan limbah kulit pisang kepok menjadi kertas ramah lingkungan. Hasil kegiatan pelaksanaan program pengabdian masyarakat, memahami limbah ampas tahu dan limbah kulit pisang kepok menjadi kertas ramah lingkungan sehingga limbah tersebut dapat bernilai. Kesimpulan bahwa penyuluhan terlaksana sesuai pelaksanaan dan rencana, mendapat sambutan yang baik oleh masyarakat Kelurahan Timbang Langkat Kecamatan Binjai Timur, Sumatera Utara, peserta mendapatkan informasi serta pengetahuan dan menerapkan informasi tersebut bagi keluarga dan masyarakat.
SOSIALISASI KANDUNGAN PROTEIN PADA ASI DAN SUSU FORMULA UNTUK BAYI USIA 0-6 BULAN Zuhairiah, Zuhairiah; Purwandari, Vivi; Sianipar, Artha Yuliana
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Susu memiliki kandungan yang sangat diperlukan oleh tubuh, seperti protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. ASI memiliki keistimewaan di bandingkan susu lainnya antara lain kebersihannya terjamin, suhu ASI sama dengan suhu tubuh, kaya akan sari-sari makanan yang memepercepat pertumbuhan sel-sel otak dan perkembangan sistem saraf. Protein adalah salah satu zat gizi yang berperan dalam pertumbuhan, pembentukan jaringan dan organ penting serta memiliki fungsi pertahanan tubuh. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan informasi dan sosialisasi kandungan protein pada ASI dan susu formula untuk usia bayi 0-6 bulan. Hasil kegiatan pelaksanaan program pengabdian masyarakat dalam bentuk penyuluhan kepada masyarakat kandungan protein pada ASI dan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan. Kegiatan ini dilakukan karena masih banyak masyarakat yang belum paham, selama ini para ibu yang sibuk bekerja cenderung memberikan susu formula kepada bayi dan tidak memberikan ASI. Bayi sangat membutuhkan protein pada susu. Kegiatan ini dilaksanakan agar masyarakat memahami kandungan protein pada ASI dan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan. Kesimpulan bahwa penyuluhan terlaksana sesuai pelaksanaan dan rencana, mendapat sambutan yang baik dari pemerintah setempat Desa Durin Tonggal, Pancur Batu, Sumatera Utara, masyarakat sekitar mendapatkan informasi serta pengetahuan dan menerapkan informasi tersebut bagi keluarga.
KEGIATAN PENYULUHAN DAYA SIMPAN SIRUP APEL HIJAU (Pyrus malus) DENGAN VARIASI GULA Nurbaya, Siti; Sitorus, Elly; Sapitri, Alfi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sirup merupakan minuman yang biasa disajikan baik untuk tamu maupun keluarga. Berbagai merek sirup dipasaran dengan adanya bahan pengawet yang mungkin dapat mengurangi kandungan antioksidan pada sirup. Sehingga perlu adanya antioksidan alami yaitu sirup yang berasal dari apel hijau. Sirup apel hijau (Pyrus malus) memiliki umur simpan yang dipengaruhi dengan banyaknya penambahan gula dikarenakan gula yang diberikan pada suatu produk dengan kadar tinggi, dapat meningkatkan tekanan osmosis yang tinggi sehingga dapat mencegah pertumbuhan mikroba sehingga bahan akan menjadi awet. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan informasi dan edukasi daya simpan sirup apel hijau (Pyrus malus) dengan variasi gula. Hasil kegiatan pelaksanaan program pengabdian masyarakat dalam bentuk penyuluhan kepada masyarakat daya simpan sirup apel hijau (Pyrus malus) dengan variasi gula, memiliki daya simpan yang baik, mencegah terbentuknya mikroba, sehingga kandungan antioksidannya tetap terjaga. Sirup apel bermanfaat bagi kesehatan antara lain memperlancar saluran pencernaan, antioksidan, membantu dalam melawan sel-sel kanker, serta menjaga kesehatan gigi dan mata. Kesimpulan bahwa penyuluhan terlaksana sesuai pelaksanaan dan rencana, mendapat sambutan yang baik dari pemerintah setempat Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, masyarakat mendapatkan informasi serta pengetahuan dan menerapkan informasi tersebut bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
EDUKASI ADANYA PENINGKATAN KADAR ETANOL PADA TAPE SINGKONG (Manihot utilissima) DENGAN PENAMBAHAN SARI BUAH NANAS (Ananas comosus) Alfi, Sapitri; Maimunah, Siti; Thaib, Cut Masyithah
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Singkong merupakan sumber energi yang kaya akan karbohidrat, namun sangat miskin protein. Tape singkong merupakan tape yang dibuat dari singkong yang difermentasikan. Tape singkong termasuk makanan yang tidak bertahan lama dan mudah rusak. Pada proses fermentasi pembuatan tape singkong, pencapaian titik optimum fermentasi yang mengakibatkan tape singkong harus segera dikonsumsi. Pembentukan etanol pada proses fermentasi membutuhkan waktu yang lebih lama. Jika fermentasi terjadi lebih lama maka nutrisi pada singkong tersebut akan habis. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan informasi dan edukasi adanya peningkatan kadar etanol pada tape singkong (Manihot utilissima) dengan penambahan sari buah nanas (Ananas comosus). Hasil kegiatan pelaksanaan program pengabdian masyarakat dalam bentuk penyuluhan kepada masyarakat adanya peningkatan kadar etanol pada tape singkong (Manihot utilissima) dengan penambahan sari buah nanas (Ananas comosus) sehingga proses fermentasi menjadi lebih cepat dan meningkatkan kadar nutrisi. Kesimpulan bahwa penyuluhan terlaksana sesuai pelaksanaan dan rencana, mendapat sambutan yang baik dari pemerintah setempat desa Parbotihan Kecamatan Onan Ganjang, Sumatra Utara, masyarakat sekitar mendapatkan informasi serta pengetahuan dan menerapkan informasi tersebut bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

Page 16 of 108 | Total Record : 1078