cover
Contact Name
Kerisman Halawa
Contact Email
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Phone
+6285297738787
Journal Mail Official
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Editorial Address
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal ABDIMAS MUTIARA
ISSN : 27227758     EISSN : 27227758     DOI : -
Jurnal ABDIMAS MUTIARA diterbitkan oleh Program Studi : Sistem Informasi Fakutas Sains dan Teknologi Informasi Universitas Sari Mutiara Indonesia di Medan sebagai media untuk menyalurkan pemahaman tentang asfek - asfek multidisiplin ilmu bidang Teknologi, Kesehatan dan Sosial berupa hasil pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Redaksi menerima naskah yang belum pernah diterbitkan dalam media lain dari dosen, peneliti, mahasiswa maupun praktisi dengan ketentuan penulisan seperti tercantum pada halaman belakang (petunjuk untuk penulis). Naskah yang masuk akan dievaluasi dan disunting untuk keseragaman format, istilah dan tata cara lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,078 Documents
PEMBAGIAN MASKER DAN PENDIDIKAN KESEHATAN DI GEREJA HKI TORNAGINJANG DESA PASARIBU TOBING KECAMATAN PASARIBU TOBING TAPANULI TENGAH Romatua Aruan, Dyna Grace; Siahaan, Maniur Arianto; Purba, Yunita
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengalaman Covid-19 di Indonesia yang telah lebih dari satu tahun memberikan kita pelajaran. Kita harus terus meningkatkan ketahanan kesehatan masyarakat, melalui upaya penceggahan penularan yang dikenal dengan istilah 3M (memakai masker, menjaga jarak menghindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun). Pengabdian masayarakat ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kesehatan dan pembagian masker sebagai salah satu cara pencegahan agar mengurangi penularan Covid-19. Selesainya melakukan pengabdian masyarakat diharapkan kepada masyarakat mampu menekan atau memperkecil terjadinya penyebaran penularan virus covid-19 dengan cara memakai masker pada saat berkatifitas di luar rumah. Selain itu mengingatkan dan memberi informasi kepada pemuka gereja bahwa betapa pentingnya melakukan protokol kesehatan dan tetap menyampaikannya kepada jemaat dan masyarakat agar tidak tertular virus ini. Diharapakan untuk tetap setiap orang memiliki komitmen yang teguh untuk setia selalu melindungi diri dan keluarga dengan mematuhi protokol kesehatan.
IMPLEMENTASI TERAPI KELOMPOK TERAPEUTIK DALAM MENGOPTIMALKAN PERAN DAN FUNGSI SUAMI-ISTRI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN DI KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN Wahyuni, Sri Eka; Daulay, Wardiyah; Purba, Jenny Marlindawany; Nasution, Mahnum Lailan
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Humbang Hasundutan is one of the districts in North Sumatra Province. The majority of people in Humbang Hasundutan Regency are Batak and work in the agricultural sector, especially food crop farming, namely lowland rice, lowland rice, corn, peanuts, cassava, sweet potato, pelawija, horticulture, and smallholder plantations. From the results of interviews with the people of Humbang Hasundutan Regency, the role and function of the husband in managing agricultural land is still lacking. It is customary for Batak men in Humbang Hasundutan to meet, relax, and tell stories at the tuak lapo. The purpose of this community service is to provide education through therapeutic group therapy to increase the productivity of high agricultural products. The roles and functions of husband and wife were measured using a measuring instrument, namely the Developmental Tasks on Adult Questionnaire-10 instrument. This instrument identifies adult developmental problems experienced by respondents. From the results of the questionnaire, it was found that the majority of respondents have not been able to meet adult development, which is indicated by the community not having new innovations and preferring to stay in the jobs they like. Through therapeutic group therapy, it is expected to increase the ability of husband and wife roles and functions in terms of increasing agricultural productivity in Ria Ria Village, Pollung District, Humbang Hasundutan Regency.
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI FILMORA UNTUK MEMBUAT DAN MENYUNTING VIDEO PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH UMUM Hutagalung, Dini M; Damanik, Burhanuddin; Sibero, Alexander F.K.
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMA Negeri 13, merupakan SMA yang terletak di kota Medan, di sekitar daerah Titi Kuning. Dengan mempunyai cukup banyak siswa, maka para guru harus membuat bahan pelajaran yang efektif dan efisien. Tim Fakultas SAINTI dari Universitas Sari Mutiara Indonesia melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan video dengan menggunakan aplikasi Filmora. Kegiatan meliputi cara mengunduh dan melantik file aplikasi Filmora ke laptop atau ke ke computer para guru, dilanjutkan dengan cara menyatukan beberapa video rekaman pembelajaran dengan cara menyisipkan transisi di antara beberapa video tersebut, setelah itu dilakukan penyisipan text tulisan dan juga suara pada bagian rekaman yang tidak mempunyai suara, seperti rekaman pelaksanaan praktikum. Pihak penyelengara pelatihan melatih beberapa guru di ruang pelatihan kemudian setelah para guru tersebut sudah mampu mengunduh dan melantik aplikasi Filmora ke laptop masing-masing, kemudian mereka pun membantu para guru yang lain untuk melakukan hal yang sama, sehingga kegiatan tersebut terlaksana dengan efektif dan efisien. Setelah semua guru melantik Filmora ke dalam laptopnya, maka kegiatan pelatihan menyunting, menyisip transisi, suara dan text dilaksanakan secara serentak kepada semua peserta pelatihan. Aplikasi Filmora sangan ringan dan mudah digunakan, di akhir acara pelatihan, hampir semua para guru telah mampu menggunakan aplikasi Filmora untuk membuat video pembelajaran.
PELATIHAN PENGGUNAAN CHEMDRAW BAGI GURU SMA N 13 MEDAN Purwandari, Vivi; Harahap*, Mahyuni; Tarigan, Malemta
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menggambar struktur suatu senyawa organik merupakan keahlian khusus yang harus dimiliki para ahli di bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) khususnya yang fokus pada bidang Kimia, Fisika, dan Biologi. Menggambar struktur secara manual menggunakan pulpen dan kertas memang mudah dan tidak menjadi masalah bagi sebagian besar guru IPA. Akan tetapi untuk menggambar struktur secara detail dan benar menggunakan sebuah komputer juga penting dan sangat diperlukan oleh untuk membuat soal dalam bentuk gambar dan reaksi, melakukan publikasi atau keperluan akademik lainnya. Berdasarkan uraikan di atas, maka perlu adanya suatu upaya untuk memberikan solusi alternatif yang mampu meningkatkan kemampuan para guru IPA untuk menggambar struktur kimia sederhana dan kompleks, dan menggambar peralatan laboratorium dengan menggunakan komputer dan software seperti ChemDraw. Selain itu diperlukan kegiatan pelatihan baik secara teori maupun praktek untuk meningkatkan keterampilan penggunaan software ChemDraw dan diharapkan akan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan di dalam kelas dengan kehadiran software tersebut.
PENYULUHAN PENGUKURAN TEKANAN DARAH SEBAGAI DETEKSI DINI TRAUMATIC BRAIN INJURY Sitanggang, Antonij; Sijabat, Flora
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Traumatic Brain Injuri (Trauma Kepala) sebagai gangguan pada fungsi normal otak yang bisa disebabkan oleh benturan, pukulan atau sentakan ke kepala atau cedera kepala yang tembus. Kejadian cedera kepala di seluruh dunia terus mengalami peningkatan, terutama karena adanya peningkatan penggunaan kendaraan bermotor, khususnya di Negara berkembang. Sekitar 75% para mahasiswa di wilayah Kampus Universitas Sari Mutiara tergolong berusia dewasa muda dan memiliki risiko bagi masyarakat kampus dan masyarakat sekitar kampus untuk terjadinya kecelakaan bermotor dan mengakibatkan trauma kepala. Adanya trauma kepala, dapat di deteksi dengan pengukuran tekanan darah. Tujuan: masyarakat mampu mendemostrasikan untuk mengucapkan salam, Masyarakat mampu mendemonstrasikan untuk mempersiapkan alat-alat pengukuran tekanan darah, masyarakat mampu mendemonstrasikan untuk mempersiapkan klien yang akan dilakukan pengukuran tekanan darah, masyarakat mampu mendemonstrasikan untuk melakukan pengukuran tekanan darah. Hasil Kegiatan: kemampuan responden dalam menyampaikan salam sebelum melakukan kegiatan mayoritas adalah baik sebanyak 24 responden (88.9%), kemampuan responden dalam mempersiapkan alat-alat mayoritas adalah baik sebanyak 20 responden (74.1%), kemampuan responden dalam melakukan pengukuran tekanan darah mayoritas adalah sangat baik sebanyak 17 responden (63%). Kesimpulan: Masyarakat melakukan pengukuran tekanan darah mayoritas dalam kategori sangat baik. Saran: Agar kiranya dapat dilakukan pendampingan dan penyuluhan yang serupa di tempat yang berbeda, agar semakin banyak masyarakat mengetahui dan memahami Deteksi Dini Traumatic Brain Injury
PEMELIHARAAN PERALATAN KESEHATATAN TENSIMETER, STETOSKOP DAN STERILISATOR Dabukke, Hotromasari; Adiansyah, Adiansyah; Sijabat, Salomo
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peralatan kesehatan sangat banyak digunakan untuk pelayanan kesehatan, oleh karena itu pemeliharaan peralatan kesehatan wajib dilakukan untuk menghindari kesalahan hasil diagnosa. Pemeliharaan peralatan kesehatan adalah suatu upaya yang dilakukan agar peralatan medis selalu dalam kondisi layak pakai, dapat difungsikan dengan baik dan menjamin usia pakai lebih lama. Pemeliharaan peralatan kesehatan di lakukan di Klinik Nusantara Sehat. Pada klinik tersebut terdapat beberapa alat medis yaitu tensimeter analog, tensimeter digital, stetoskop dan sterilsator. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk melakukan pengecekan pada peralatan tersebut seperti untuk mengetahui hasil akurasi dari alat, untuk melakukan pemeliharaan pada setiap bagian alat dan untuk melakukan perbaikan. Pemeliharaan peralatan kesehatan dibagi dua yaitu pemeliharaan terencana, pemeliharaan preventif dan pemeliharaan tidak terencana (korektif) dimana alat tersebut tidak dapat difungsikan. Tensimeter berfungsi merupakan alat yang digunakan untuk mengukur tekanan darah. Stetoskop berfungsi untuk mendengarkan suara organ di dalam tubuh, seperti denyut jantung, nadi, organ pencernaan, dan paru-paru dan Sterilisator berfungsi untuk mensterilkan bakteri, kuman atau mikroba. Setelah dilakukan pengecekan pada alat tensimeter tersebut alat dalam kondisi baik dan layak digunakan. Pengecekan pada alat stetoskop terdapat sumbatan pada filter dan sudah dibersihkan dan dalam kondisi baik. Alat sterlisator dalam kondisi baik setelah dilakukan pemeliharaan dan pengecekan pada heater dan kabel catu daya. Kegiatan ini berlangsung dengan baik dan melakukan pelatihan tentang perbaikan sederhana kepada user untuk melakukan pemeliharaan rutin pada alat tersebut.
EDUKASI PENCEGAHAN KEKERASAN REMAJA PADA KADER POSYANDU REMAJA DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS KELAS 1 MEDAN Ningsih, Siska Dwi; Silitonga, Erwin; Sinaga, Taruli Rohana
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan pada remaja memberikan dampak negatif dari segi kesehatan fisik maupun psikologis. Masalah kesehatan fisik anak-anak dan gejala psikosomatik. Psikosomatik adalah suatu kondisi atau gangguan ketika pikiran mempengaruhi tubuh, hingga memicu munculnya keluhan fisik, seperti sakit kepala, kelelahan, sakit perut dan sakit kepala. Masalah psikologis diantaranya harga diri yang rendah, perasaan depresi, kecemasan social, gangguan tidur, rendahnya efikasi diri, kesepian, keputusasaan dan ide bunuh diri. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mempersiapkan atau melatih Kader Posyandu Remaja untuk mengerti dan memahami tentang pentingnya edukasi pencegahan kekerasan pada remaja serta mempraktikkan kepada teman sebayanya Di Lembaga Pembinaan Khusus Kelas 1 Medan. Adapun metode pengabdian masyarakat ini dengan edukasi pada pencegahan kekerasan remaja Di Lembaga Pembinaan Khusus Kelas 1 Medan dalam bentuk ceramah dan Tanya jawab serta menonton video asertitve dalam praktik konseling. Hasil Pengabdian masyarakat ini adalah menambah pengetahuan kader posyadu remaja untuk lebih mengerti, memahami bentuk-bentuk perilaku kekerasan pada remaja, dan faktor yang melatarbelakangi serta melakukan komunikasi assertif dalam praktik konseling untuk teman-temannya. Diharapkan setelah dilakukan edukasi pencegahan ini kader posyandu remaja di Di Lembaga Pembinaan Khusus Kelas 1 Medan pengetahuannya semakin meningkat dan mampu mempraktikkannya secara mandiri.
DIKLAT MOTIVASI BERWIRAUSAHA SISWA SMK NUR AZIZI TANJUNG MORAWA: STMIK Kaputama Ambarita, Indah; Nur Kadim, Lina Arliana; Simanjuntak, Magdalena
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidak ada bangsa yang sejahtera dan dihargai oleh bangsa lain tanpa kemajuan ekonomi. Kemajuan ekonomi bisa dicapai jika ada spirit kewirausahaan yang kuat dari masyarakatnya. Salah satu faktor yang menyebabkan suatu negara bisa maju yaitu ketika jumlah wirausahawan yang terdapat di negara tersebut berjumlah 2% dari populasi penduduknya. Di Indonesia ditemukan bahwa hampir 75% responden tidak memiliki rencana yang jelas setelah lulus. Tidak mengherankan jika setiap tahunnya selalu muncul pengangguran terdidik di Indonesia yang angkanya semakin meningkat. Terdapat kecenderungan bahwa lulusan SMK di Indonesia lebih senang milih bekerja nyaman, sementara lapangan kerja di sektor pemerintah dan sektor swasta tidak memungkinkan menyerap semua tenaga kerja lulusan SMK di Indonesia. Salah satu upaya dalam mengurangi tingkat pengangguran tinggi di Indonesia yaitu dengan menciptakan lulusan-lulusan SMK yang tidak hanya memiliki orientasi sebagai job seeker namun job maker atau yang disebut wirausaha. Untuk memulai menjadi seorang wirausaha, setiap siswa SMK harus memiliki impian yang kokoh yang dibangun tidak dalam waktu singkat. Impian ini sangat penting mengingat resiko dari wirausaha tidaklah kecil. Bila siswa SMK tidak memiliki impian yang kokoh maka sangat mungkin baginya untuk cepat menyerah. Konsep dasar yang harus disadari terlebih dahulu yaitu sukses itu bukan sebuah kebetulan, namun sukses itu by design.
EDUKASI CUCI TANGAN PAKAI SABUN DI ERA PANDEMI COVID-19 DI SMAN 19 KOTA MEDAN Bangun, Henny Arwina; Sitanggang, Tiromsi; Manurung, Kesaktian
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corona virus merupakan sebuah virus yang dapat menyerang manusia dan hewan. Pada manusia, Reaksi dari virus ini akan menyebabkan penyakit saluran pernafasan, flu biasa hingga penyakit yang lebih serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (SARS). World Health Organization (WHO) mengkampanyekan agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan 3M, namun hal tersebut dinilai kurang efektif, sehingga World Health Organization (WHO) menambahkan menjadi 5M. Upaya tersebut bertujuan untuk pencegahan virus corona (covid-19). Gerakan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilisasi serta interaksi. SMAN 19 Medan yang beralamat di Jl. Seruwai no.1, Sei Mati, Kecamatan, Medan Labuhan, Kota Medan mempunyai siswa sebanyak 1092 orang (kelas X- XII), dimana kelas X terdiri dari 12 kelas, kelas XI terdiri dari 12 kelas dan kelas XII terdiri dari 10 kelas. Berdasarkan hasil survei awal dan wawancara dengan kepala sekolah dan guru pada tanggal 19 Februari 2021, diketahui bahwa di sekolah tersebut belum pernah dilakukan kegiatan penyuluhan tentang cara cuci tangan pakai sabun yang baik dan benar yang sesuai dengan standar dengan metode WHO. Metode Pelaksanaan kegiatan penyuluhan Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun Di Era Pandemi Covid 19 di SMA N 19 Medan dilakukan dengan metode: cerama, diskusi, praktek. Waktu pada bulan Oktober tahun 2021 di SMAN 19 Kota Medan.. Hasil Bagian I. Pemberdayaan Masyarakat “Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di Era Pandemi”. Sesi I : Pembukaan dan perkenalan para narasumber, moderator membuka acara dengan memperkenalan para nara sumber. Sesi II : Pemaparan Materi dari narasumber sebagai informasi dalam memberikan “Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di Era Pandemi”. Bagian II. Sesi IV : Penjelasan tentang Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di Era Pandemi”. Sesi V : Penutupan foto bersama. Dengan dilaksanakannya kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berjudul “Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di Era Pandemi”Siswa/I SMA 19 Kota Medan maka seluruh siswa/i termotivasi untuk mempraktekkan cara cuci tangan yang benar dengan menggunakan sabun. Diharapkan siswa/I SMAN 19 dapat menerapkan CTPS ini di rumah masing-masing dan di praktekkan juga kepada semua keluarganya.
Pengelolahan Tanaman Herbal Menjadi Simplisia Sebagai Obat Tradisional Sapitri*, Alfi; Asfianti, Vivi; Marbun, Eva Diansari
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman herbal adalah tanaman obat yang mempunyai kegunaan dan nilai lebih dalam pengobatan tradisonal terhadap penyakit. Tanaman obat memiliki kandungan metabolit sekunder sebagai suatu senyawa yang memiliki khasiat obat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk swamedikasi mengenai pemanfaatan tanaman herbal menjadi simplisia sebagai obat tradisonal di Yayasan Muslimah Medan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode demonstrasi dan diskusi. Jenis pendekatan yang digunakan dalam rangka pengabdian kepada masyarakat adalah: Pesuatif, Edukatif dan partisipatif. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan yang ada yaitu: 1. Kondisi kelompok mitra. 2. Perumusan masalah, 3. Merumuskan solusi, 4. Sosialisasi dan pelatihan, 5. Pendampingan dan Evaluasi. Hasil Evaluasi dari kegiatan yang diikuti sebanyak 24 orang dinyatakan responden sangat antusias dengan tingkat kepuasan responden sebesar 95,83% terhadap kegiatan yang disajikan dan kebermanfaatan kegiatan ini sebesar 95,83% untuk pengetahuan 12 orang memiliki pengetahuan yang baik, 10 orang cukup dan 2 orang kurang. Sehingga dari kegiatan yang telah dilakukan menjadi sesuatu yang berdaya guna dan memberikan respon positif.

Page 18 of 108 | Total Record : 1078