cover
Contact Name
Kerisman Halawa
Contact Email
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Phone
+6285297738787
Journal Mail Official
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Editorial Address
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal ABDIMAS MUTIARA
ISSN : 27227758     EISSN : 27227758     DOI : -
Jurnal ABDIMAS MUTIARA diterbitkan oleh Program Studi : Sistem Informasi Fakutas Sains dan Teknologi Informasi Universitas Sari Mutiara Indonesia di Medan sebagai media untuk menyalurkan pemahaman tentang asfek - asfek multidisiplin ilmu bidang Teknologi, Kesehatan dan Sosial berupa hasil pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Redaksi menerima naskah yang belum pernah diterbitkan dalam media lain dari dosen, peneliti, mahasiswa maupun praktisi dengan ketentuan penulisan seperti tercantum pada halaman belakang (petunjuk untuk penulis). Naskah yang masuk akan dievaluasi dan disunting untuk keseragaman format, istilah dan tata cara lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,078 Documents
Edukasi Tentang Manfaat Dali Ni Horbo Dalam Penangulangan Stunting Girsang, Vierto Irennius; Damanik, Elsarika; Tampubolon , Lindawati Farida; Harianja, Ester Saripati
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak mengalami kondisi gagal tumbuh pada usia ini diakibatkan kekurangan gizi kronis maka akan membuat anak mengalami stunting. Prevalensi stunting tahun 2021 sebesar 24,4% sedangkan pada tahun 2022 prevalensi stunting sebesar 21,6%. Intervensi spesifik stunting yang dapat dilakukan dengan pemberian makanan pendamping ASI yang kaya akan protein hewani. Sumber susu hewani salah satunya “dali ni horbo”. Dali ni horbo merupakan susu kerbau yang telah difermentasi dan merupakan makanan lokal. Permasalahan yang dipecahkan melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan tentang penangulangan dan pencegahan stunting. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah penyuluhan secara personal dan kelompok. Materi disajikan dalam bentuk leaflet. Kegiatan dilakukan pada bulan November 2022 di Desa Percut Sei Tuan. Peserta kegiatan  adalah ibu yang mempunyai balita ini sebanyak 37 orang. Kegiatan pemberian informasi dilakukan saat posyandu di meja penyuluhan. Ibu menyampaikan belum pernah mendapat informasi tentang pemanfaatan dali ni horbo sebagai makanan tambahan anak. Ibu menyampaikan menyampaikan sangat senang telah dapat mengikuti kegiatan ini.
Sosialisasi Pentingnya Akuntansi Kepada Ibu PKK Di Kecamatan Medan Amplas Hasibuan, Rahmawaty; Situmorang, Martalina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuntansi dapat memberikan informasi atau mengkomunikasikan kondisi bisnis dan hasil usahanya pada suatu waktu atau pada suatu periode tertentu. Pada jaman ini ilmu akuntansi mengalami perkembangan sangat pesat. Dahulu akuntansi digunakan sebagai informasi utama dalam setiap transaski bisnis seperti penetapan harga jual, sampai untuk mengetahui apakah perusahaan mengalami keuntungan atau malahan rugi. Namun, saat ini akuntansi tidak hanya berbicara tentang transaksi pada perusahaan saja. Akuntansi juga dibutuhkan oleh industri kecil, industri rumahan bahkan pada organisasi terkecil yang dikenal manusia yaitu rumah tangga. Akuntansi sebagai salah satu disiplin ilmu pengetahuan yang syarat nilai tentunya dapat dijadikan sebuha upaya untuk mengkokohkan nilai – nilai institusi masyarakat dalam rangka pengelolaan keuangan keluarga/rumah tangga sehingga akuntabilitas individu dalam kehidupan keluarga sehari – hari dapat diwujudkan. Tujuan dan manfaat dari pengabdian masyarakat ini agar peserta mampu memahami betapa pentingnya tentang akuntansi dalam pengelolaan keuangan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada ibu PKK di Kecamatan Medan Amplas terdapat beberapa kesimpulan sebagai berikut : Kegiatan sesuai dengan tujuan dan rencana, mendapat sambutan yang baik dari Ibu PKK Di Kecamatan Medan Amplas dan memberikan dampak positif bagi peserta
Sosialisasi Peran Keluarga Dalam Merawat Pasien Stroke Di Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Siregar, Laura; Sinarsi; Masyitah, Cut; Johansen Hutajulu
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan sosialisasi peranan keluarga dalam merawat pasien stroke di Di Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Pasien stroke yang dirawat dirumah apabila tidak rawat dengan baik oleh keluarga memiliki resiko terhadap kelangsungan hidupnya, diantaranya ketergantungan dalam melakukan aktifitas sehari-hari, adanya resiko kecacatan (hemiparise dan hemiplegi) dan stroke berulang. Oleh karena itu perlu dilaksanakan sosialisasi peranan keluarga dalam merawat pasien stroke dengan tujuan meningkatkan pengetahuan keluarga tentang perawatan pasien dengan stroke. Kegiatan PkM sosialisasi peranan keluarga dalam merawat pasien stroke di Di Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang dilaksanakan dengan merode ceramah, diskusi dan kolaboratif. Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang peserta, kesimpulan PkM diperoleh bahwa peningkatan pengetahuan responden sangat signifikanya itu dengan sebelum diberikan sosialisasi diperoleh pengetahuan kurang sebanyak 15 orang (75%), sedangkan setelah diberikan sosialisasi meningkat sehingga tingkat pengetahuan mayoritas baik sebanyak 18 orang (90%). Diharapkan agar melakukan sosialisasi secara berkala untuk meningkatkan pengetahuan dalam melakukan perawatan pasien dengan stroke.
Edukasi Self Management Penggunaan Gedget Pada Anak Sekolah Simanjuntak, Edriyani Yonlafado; Aryani, Novita
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaman sekarang ini telah memanfaatkan teknologi sebagai media dalam komunikasi dan media interaksi antar individu. Teknologi sangat diperlukan saat ini sebagai alat untuk melakukan aktivitas baik dalam berkomunikasi, interaksi bahkan sebagai media pembelajaran. Teknologi tersebut memberikan perubahan besar pada kehidupan manusia terlebih pada masa pandemi Covid 19. Terdapat dampat positif dan negatif dari penggunaan gadget. Dampak negatif menjadi sorotan besar bagi siswa atau remaja karena menyebabkan kecanduan akan gadget. Edukasi self manajement penggunaan gadget memberikan pemahaman baru bagi mereka sehingga mereka dapat mengatur diri dalam menggunakan gadget yang diikuti 35 siswa. Hasil penilaian pemahaman menunjukkan perubahan nilai sebelum edukasi ke sesudah edukasi. Hal ini menunjukkan pentingnya edukasi untuk menggubah pemahaman siswa tentang self management penggunaan gadget. Kegiatan edukasi berjalan dengan lancar dan para peserta mengikuti dengan gembira dan antusias.
Sosialisasi User Education Dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Literasi Informasi Mahasiswa Di Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan (STIPAP) Medan Sunyianto
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan pemakai perpustakaan buat literasi informasi merupakan program yang bertujuan buat memberikan keahlian, pengetahuan, serta keahlian yang dibutuhkan untuk para pengguna perpustakaan supaya sanggup mencari, mengevaluasi, serta memakai data dengan efisien serta efektif. Ruang informasi yang tersebar di dunia internet membuat mahasiswa mudah dalam menyelesaikan masalahnya. Akan tetapi, informasi yang tersedia di internet mungkin tidak ilmiah hanya berupa opini dari penulis blog dan lain-lain sehingga informasi yang diperoleh pun tidak sesuai atau tidak akurat kebenarannya. Kemampuan literasi informasi mahasiswa belum sepenuhnya memahami sumber-sumber informasi yang ilmiah baik dari segi kata kunci, penelusuran, organisasi informasi bahkan menggunakannya. Sumber informasi juga dapat dimanfaatkan diperpustakaan. Oleh karena itu, perpustakaan berfungsi untuk memberikan pemahaman kepada seluruh civitas akademik yakni mahasiswa, dosen dan tendik. Pendekatan pemahaman ini menggunakan konsep kegiatan user education. Pendidikan pemakai adalah suatu kegiatan perpustakaan dalam mengajarkan pengguna terkait layanan perpustakaan dan sumber-sumber informasi yang tersedia di perpustakaan maupun secara digital. Pendidikan pemakai ini menjadi baromoter perubahan perilaku pencarian informasi mahasiswa dalam menelusur, memahami dan memanfaatkan informasi dengan cermat serta mahasiswa mampu memiliki kecakapan literat dalam memanfaatkan teknologi dan sumber informasi. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan (STIPAP) Medan. Mahasiswa sangat antusias mengikuti sosialisasi dan sehingga mahasiswa dibekali pengetahuan baru terkait dengan peningkatan literasi informasi dalam hal menyelesaikan permasalahan tugas perkuliahan dan penelitian.
Edukasi Teman Sebaya Dalam Peningkatan Breastfeeding Self Efficacy (BSE) Di Klinik Lmt Siregar Lumbantoruan, Mestika; Sirait, Asima; Brahmana, Nettietalia Br
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manfaat pemberian ASI ekslusif dapat mencegah kematian anak balita dengan memberikan ASI Eksklusif selama 6 bulan. Besarnya manfaat ASI ekslusif tidak sesuai dengan angka keberhasilan ASI ekslusif secara nasional. Edukasi juga dapat diberikan oleh teman sebaya metode peer education berupa sharing yang mendalam sehingga ibu menyerap informasi dengan baik. Peer education dapat meningkatkan breastfeeding self efficacy (BSE) dan motivasi ibu dalam pemberian ASI. Kegiatan pengabdian masyarakat ini yang bertujuan untuk peningkatan BSE. Pengabdian masyarakat ini melibatakan mahasiswa dan dosen, sasaran 29 orang ibu hamil di Klinik LMT Siregar dengan 2 teman sebaya (peer education). Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan dan demonstrasi, dan kelompok diskusi teman sebaya yang seluruhnya. Hasil kegiatan diperoleh adanya peningkatan BSE. Rekomendasi setelah kegiatan ini adalah semakin memberdayakan teman sebaya (peer educator) dalam pendidikan kesehatan, penyuluhan secara berkesinambungan hingga terjadi perubahan perilaku yang lebih baik.
Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Limbah Kulit Bawang Merah Supartiningsih; Marpaung, Jon Kenedy; Purba, Yuni Kristina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah rumah tangga berupa bawang merah yang tidak diolah secara maksimal dapat berfungsi sebagai pencemar lingkungan. Berbagai penelitian yang telah dilakukan menunjukkan jika bawang merah memiliki kandungan senyawa yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman. Limbah bawang merah bisa digunakan sebagai pupuk cair yang dapat meningkatkan tanaman. Dengan demikian perlu adanya pemberian informasi kepada masyarakat tentang pengolahan limbah bawang merah menjadi pupuk organik cair. Tujuan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah memberikan sosialisasi kepada ibu-ibu masyarakat Desa Punden Rejo, Kec. Tj. Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara mengenai pengolahan limbah bawang merah sebagai pupuk organik cair. Kegiatan PKM ini meliputi tahap analisis situasi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa keikutsertaan peserta dalam kegiatan pelatihan sebesar 100%; pemahaman peserta terhadap materi mencapai 81,25%; dan keterampilan peserta dalam memproduksi pupuk cair dari limbah bawang merah sebesar 87,5%.
Pelaksanaan Penyuluhan Pemberdayaan Keluarga Dalam Upaya Peningkatan Gizi Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Hamparan Perak Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Siagian, Mindo Tua; Manurung, Kesaktian; Evawani Martalena Silitonga
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil Riskesdas (2013) menunjukkan besaran masalah gizi di Indonesia seperti masalah KEP yaitu gizi kurang, pendek dan kurus dimana prevalensi gizi kurang terjadi peningkatan sebesar 18,4% pada tahun 2007 menjadi 19,6% pada tahun 2013, begitu juga halnya dengan prevalensi pendek pada anak balita sebesar 36,8% pada tahun 2007 meningkat menjadi 37,3% pada tahun 2013 tetapi untuk prevalensi kurus terjadi penurunan dimana pada tahun 2007 sebesar 13,6% menjadi 12,1% pada tahun 2013. Selain status gizi sebagai salah satu faktor besaran masalah gizi di Indonesia, faktor kunjungan anak balita untuk menimbang secara rutin ke posyandu juga akan berpengaruh terhadap besaran masalah gizi di Indonesia. Pengetahuan ibu hamil tentang gizi adalah yang diketahui ibu hamil tentang pangan sehat, pangan sehat untuk golongan usia tertentu dan cara ibu memilih, mengolah dan menyiapkan pangan dengan benar. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilaksanakan di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang pada bulan November-Desember 2022. Pengetahuan ibu rumah tangga tentang bahan pangan akan mempengaruhi perilaku pemilihan pangan dan ketidaktahuan dapat menyebabkan kesalahan dalam pemilihan dan pengolahan pangan. Pengetahuan tentang gizi dan pangan yang harus dikonsumsi agar tetap sehat, merupakan faktor penentu kesehatan seseorang, tingkat pengetahuan ibu tentang gizi juga berperan dalam besaran masalah gizi di Indonesia. Berdasarkan hal-hal tersebut maka perlu dilakuakan pemberdayaan penyuluhan peningkatan gizi bayi dalam keluarga, agar masyarakat lebih memiliki pemahaman dan perubahan perilaku yang baik untuk penganggulangan gizi buruk pada bayi
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DALAM UPAYA MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN BAGI SISWA SMA SIATAS BARITA TARUTUNG Simanjuntak, Owen De Pinto; Heri Enjang Syahputra
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Sekolah Menengah Kejuruan (SMA) adalah menghasilkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja secara mandiri sebagai wirausahawan (entrepreneur). Rata-rata usia peserta didik IPA termasuk wirausaha masih produktif, oleh karena itu sekolah kejuruan sangat penting dalam mempersiapkan lulusan untuk berwirausaha. Oleh karena itu, karakteristik kewirausahaan di lembaga pendidikan profesional harus bergantung pada kegiatan pengajaran, ekstrakurikuler, dan eksternal. Dengan kondisi lingkungan yang menerapkan sifat-sifat kewirausahaan, diharapkan siswa akan terbiasa menerapkannya dan akhirnya menjadi ciri kepribadian siswa. Pendidikan merupakan salah satu institusi yang berperan sangat penting dalam menciptakan entrepreneur yang tangguh. Karena sekolah diharapkan menanamkan jiwa kewirausahaan kepada siswanya. Selain itu tujuan SMA adalah untuk menghasilkan lulusan yang siap kerja, yang mampu berwirausaha dalam kaitannya dengan kerja mandiri. Sifat kewirausahaan siswa SMA menciptakan situasi dan kondisi yang memfasilitasi siswa berpikir, bersikap dan bertindak sebagai wirausaha. Penerapan sifat kewirausahaan di SMA dapat dilakukan melalui pembelajaran. Dunia pendidikan dalam hal ini sekolah menengah kejuruan memegang peranan yang sangat penting dalam menciptakan generasi entrepreneur. Dengan demikian, proses pembelajaran SMA harus direncanakan, dilaksanakan dan diarahkan untuk mencapai tujuan menghasilkan lulusan yang berjiwa wirausaha. Untuk menghasilkan lulusan wirausaha diperlukan peran seorang guru dalam suatu lembaga pendidikan yang profesional, oleh karena itu perlu mengenalkan mahasiswa pada penerapan kewirausahaan. Penerapan kewirausahaan di sekolah dapat dilaksanakan melalui kegiatan pendidikan, penerapan karakter kewirausahaan di sekolah dan melalui praktik kewirausahaan.
MANAJEMEN KEUANGAN RUMAH TANGGA PADA PERKUMPULAN MARGA “PARTUPPUAN PURBA PAKON BORUNI” DESA SIRPANG SIGODANG, KECAMATAN PANEI, KABUPATEN SIMALUNGUN Purba, Rosanna; Renika Hasibuan
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi mengenai arti pentingnya manajemen keuangan rumah tangga. Manajemen keuangan rumah tangga penting karena dalam menjalankan fungsinya sebagai keluarga terdapat kebutuhan hidup yang harus dipenuhi demi tercapai kebahagiaan dan kesejahteraan keluarga. Penghasilan rumah tangga sebaiknya dapat dikelola secermat dan sebaik mungkin agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan pengeluran tidak melebihi penghasilan keluarga.Manajemen keuangan dikembangkan dengan menggunakan unsur pokok manajemen yang dirumuskan oleh Manullang (2004). Adapun unsur pokok tersebut akan disederhanakan menjadi 4 unsur untuk digunakan sebagai langkah dalam melakukan manajemen keuangan rumah tangga. Langkah yang dimaksud adalah perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan penilaian (4P). Langkah perencanaan keuangan dilakukan dengan membuat anggaran penerimaan dan pengeluaran. Langkah pelaksanaan pengelolaan keuangan dengan membuat sistem amplop, sistem buku kas, sistem kas keluarga, dan sistem kas harian, menabung secara teratur. Langkah pengawasan pengelolaan keuangan melaksanakan pengelolaan keuangan berdasarkan perencanaan keuangan (anggaran) yang telah dibuat. Langkah penilaian pengelolaan keuangan merupakan tahap evaluasi terhadap 3 langkah sebelumnya dan selanjutnya akan dilakukan perbaikan di masa yang akan datang terhadap kekurangan yang ditemukan. Secara umum empat langkah manajemen keuangan ini belum dilakukan oleh peserta di perkumpulan marga ”Partuppuan Purba Pakon Boruni”. Hal ini terjadi karena dari langkah 1 (perencanaan keuangan) saja sudah sulit untuk dilakukan karena ketidakpastian jumlah penghasilan sebagai petani dan pembuat keranjang maka akan menjadi kendala untuk langkah selanjutnya.

Page 36 of 108 | Total Record : 1078