cover
Contact Name
Kerisman Halawa
Contact Email
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Phone
+6285297738787
Journal Mail Official
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Editorial Address
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal ABDIMAS MUTIARA
ISSN : 27227758     EISSN : 27227758     DOI : -
Jurnal ABDIMAS MUTIARA diterbitkan oleh Program Studi : Sistem Informasi Fakutas Sains dan Teknologi Informasi Universitas Sari Mutiara Indonesia di Medan sebagai media untuk menyalurkan pemahaman tentang asfek - asfek multidisiplin ilmu bidang Teknologi, Kesehatan dan Sosial berupa hasil pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Redaksi menerima naskah yang belum pernah diterbitkan dalam media lain dari dosen, peneliti, mahasiswa maupun praktisi dengan ketentuan penulisan seperti tercantum pada halaman belakang (petunjuk untuk penulis). Naskah yang masuk akan dievaluasi dan disunting untuk keseragaman format, istilah dan tata cara lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,078 Documents
Kegiatan Edukasi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Farmasi Pharmaca Tentang Aktivitas Penghambat Enzim Protease 6lu7 Virus Sars-Cov-2 Dengan Menggunakan Daun Afrika (Venonia Amygdalina Del.) Furqon, Mainal; Barus, Darwita Juniwati; Daely, Ruth Christiani N
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahun 2020, dunia digemparkan dengan merebaknya virus baru yaitu coronavirus jenis baru (SARS-CoV-2) dan penyakitnya disebut Coronavirus disease 2019 (COVID-19). Gejala umum yang timbul dari virus ini adalah bersifat akut, demam, batuk, sulit bernafas, nafas pendek, dan berlanjut pada pneumonia berat. Tanaman Afrika (Vernonia amygdalina) atau yang biasa disebut Daun Afrika,mengandung senyawa Flavonoid yang memberikan efek antioksidan, atherosclerosis dan mempunyai sifat sitotoksik, antipoliferatif, antimalaria dan antiinflamasi. Tujuan dari kegiatan edukasi siswa ini dilakukan untuk memberikan informasi dan sosialisasi tentang aktivitas penghambatan enzim protease 6LU7 Virus Sars-CoV-2. Hasil kegiatan pelaksanaan program pengapdian dalam bentuk edukasi kepada siswa mengenai aktivitas penghambatan enzim protease 6LU7 Virus Sars-CoV-2. Kesimpulan bahwa penyuluhan terlaksana sesuai pelaksanaan dan rencana, mendapat sambutan yang baik dari pihak Sekolah Menengah Kejuruan Farmasi Pharmaca Kecamatan Medan Petisah Kota Medan, para siswa sekitar mendapatkan informasi serta pengetahuan dan menerapkan informasi tersebut bagi keluarga dan masyarakat lainnya.
Penyuluhan Potensi Tumbuhan Puguntanoh Sebagai Antidiabetes Pada Masyarakat Di Kecamatan Bahorok Prayoga, Andre; Susanti, Julia; Purba, Hana Ike Dameria Br.
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akibat peningkatan status sosial dan ekonomi, pelayanan kesehatan masyarakat, faktor lingkungan dan gaya yang tidak sehat, seperti makan berliebihan, berlemak, kurang aktivitas fisik dan stres berperan besar sebagai pemicu diabetes. Tapi diabetes juga bisa muncul karena faktor keturunan. Tanaman puguntano (Curanga fel-terrae) dimana daunnya telah digunakan secara empiris dalam pengobatan diabetes mellitus oleh masyarakat, terutama masyarakat Dairi Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan potensi tumbuhan puguntanoh sebagai antidiabetes. Hasil penyuluhan ini pada masyrakat dalam bentuk informasi dan edukasi pemanfaatan potensi tumbuhan puguntanoh sebagai antidiabetes kepada Masyarakat di Kecamatan Bahorok. Setelah melaksanakan kegiatan pelatihan ini, masyarakat lebih mengetahui bahwa tumbuhan puguntanoh yang selama ini hanya dijadikan sebagai tanaman liar ternyata sangat bagus buat kesehatan salah satunya sebagai antidiabetes.
Penyuluhan akan Pengolahan Chamomile menjadi Teh Kantong Kemasan sebagai Antioksidan Chandra, Devina; Ritonga, Ahmad Hafizullah; Manik, Tumpak Rudi Aman
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penduduk Indonesia kurang meminati teh herbal karena kurangnya pengetahuan terutama tentang khasiatnya, cara pengolahan yang tepat, adanya aroma dan rasa pahit atau hambar (tidak berasa) yang biasa muncul dari teh herbal serta kemasan yang kurang praktis dan menarik. Chamomile, mempunyai manfaat untuk mengurangi rasa cemas dan mengatasi insomnia, kandungan flavonoid pada chamomile juga berperan sebagai antioksidan yang dapat mengurangi risiko terkena beberapa penyakit, seperti penyakit kardiovaskular, kanker, dan lainnya. Kegiatan Pengabdiaan kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan penyuluhan kepada masyarakat terkait pengolahan teh celup kemasan dari tanaman herbal Chamomile yang memiliki cita rasa aroma yang nikmat sebagai antioksidan alami. Pada kegiatan Pengabdiaan kepada Masyarakat ini dilakukan dengan metode yaitu penyuluhan akan pengolahan chamomile menjadi teh kantong kemasan sebagai antioksidan dalam bentuk pemberikan informasi dan edukasi menggunakan power point. Setelah melaksakan kegiatan pelatihan ini, masyarakat memahami cara melakukan pengolahan chamomile menjadi teh kantong kemasan yang dapat digunakan sebagai antioksidan alami.
Penyuluhan Kepada Masyarakat Tentang Antibakteri Dari Buah Andaliman Sebagai Kosmetik Alami Pencegah Jerawat Fitri, Widya; Fadhilah, Dhea Nur; Silitonga, Evawani
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengidap jerawat sebagian besar dialami oleh sekitar 75-80 % orang dewasa yang sering menyebabkan rasa tidak enak si penderita. Salah satu bakteri penyebab jerawat ialah Staphylococcus epidermidis. Salah satu tumbuhan asli Indonesia, Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium) berpotensi dapat menghambat maupun mengatasi pertumbuhan bakteri, salah satunya bakteri penyebab jerawat (Staphylococcus epidermidis). Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat manfaat buah andaliman sebagai Antibakteri untuk kosmetik pencegah jerawat. Hasil kegiatan pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang antibakteri dari buah andaliman. Kesimpulan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah kegiatan penyuluhan telah terlaksana sesuai pelaksanaan dan rencana, mendapat sambutan yang baik dari pemerintah setempat dan masyarakat sekitar, sehingga siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan Farmasi Pharmaca Kecamatan Medan Petisah Kota Medan, mendapatkan informasi serta pengetahuan dan menerapkan informasi tersebut bagi keluarga.
Kegiatan Pemanfaatan Kaktus Centong Sebagai Antibakteri Pada Pertumbuhan Bakteri Staphylacoccus epidermis Manuppak Irianto; Brahmana, Nettietalia Br; Munthe, Alfian Rejekinta
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kaktus centong (Opuntia cochenillifera) termasuk ke dalam famili Cactaceae dan genus Opuntia. Di Indonesia, kaktus centong dapat meningkatkan pembentukan kolagen, re-epitelisasi, pembentukan membrana basalis, serta pembentukan pembuluh darah baru pada luka. Kaktus Centong dapat menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kapada Masyarakat ini dilakukan untuk memberikan informasi dan sosialisasi pemanfaatan Kaktus Centong sebagai antibakteri alami pada bakteri Staphylococcus epidermis. Hasil kegiatan pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat dalam memanfaatan Kaktus Centong sebagai antibakteri alami. Kesimpulan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah kegiatan sosialisasi telah terlaksana sesuai pelaksanaan dan rencana, mendapat sambutan yang baik dari pemerintah setempat dan masyarakat sekitar, sehingga masyarakat sekitar di Puskesmas Sei Mencirim mendapatkan informasi serta pengetahuan dan menerapkan informasi tersebut bagi keluarga dan masyarakat lainnya.
Pengenalan Paprika Hijau (Capsicum annuum L.) Yang Mengandung Vitamin C Sebagai Antioksidan Sianipar, Artha Yuliana; Ginting, Ferdinand Paulus; Sembiring, Evarina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paprika hijau (Capsicum annum L.) banyak mengandung karoten (provitamin A), vitamin E serta vitamin C yang berkhasiat sebagai antioksidan. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk mengetahui daya antioksidan dari buah paprika hijau (Capsicum annum L) yang mengandung Vtamin C. Hasil kegiatan pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk mengenalkan paprika hijau yang diketahui mengetahui Vitamin C yang memiliki potensi sebagai Antioksidan. Kesimpulan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah kegiatan sosialisasi pengenalan paprika hijau telah terlaksana sesuai pelaksanaan dan rencana, mendapat sambutan yang baik dari pemerintah setempat dan masyarakat sekitar, sehingga masyarakat sekitar Puskesmas Sibiru-Biru, mendapatkan informasi serta pengetahuan dan menerapkan informasi tersebut bagi keluarga dan masyarakat lainnya.
Pemanfaatan Tanaman Obat Daun Kemangi Sebagai Antibakteri Di Pusat Kesehatan Lifiani, Rialita; Situmorang, Manahan; Marpaung, Jon Kennedy
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemangi (Ocinum citriodorum Vis.) merupakan tanaman yang daunya biasa di makan sebagai lalapan dan memiliki banyak mamfaat. Daun kemangi mengandung metabolit sekunder yang memiliki aktivitas sebabagi antibakteri, seperti flavonoid,tannin,saponin,alkaloid,dan steroid. Kandungan daun kemangi yang bersifat antibakteri adalah minyak atsiri daun kemangi memiliki konsentrasi bunuh minimal (KBM) 0,5% terhadap bakteri S. aureus; 0,25% terhadap bakteri E. coli; dan 2% terhadap bakteri S.epidermis. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kapada Masyarakat ini dilakukan untuk memberikan informasi tentang pemanfaatan Daun Kemangi sebagai antibakteri alami. Hasil kegiatan pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat dalam memanfaatan Daun Kemangi sebagai antibakteri alami. Kesimpulan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah kegiatan sosialisasi telah terlaksana sesuai pelaksanaan dan rencana, mendapat sambutan yang baik dari pemerintah setempat dan masyarakat sekitar, sehingga masyarakat di Puskesmas Sambi Rejo, mendapatkan informasi serta pengetahuan dan menerapkan informasi tersebut bagi keluarga dan masyarakat lainnya.
Sosialisasi Penggunaan Bahan Aktif Alami Daun Salam (Syzygium polyanthum) Sebagai Pengobatan Bisul Sirait, Nuranti Rumela; Sitohang, Rosina; Sinaga, Arman Bemby
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengobatan herbal mempunyai kelebihan yang lebih menguntungkan yaitu memiliki efek samping yang kecil dibandingkan dengan pengobatan kimiawi, Kemajuan teknologi saat ini telah menciptakan banyak jenis antibiotik yang bermanfaat secara klinis, sehingga pemilihan antibiotik yang kurang tepat dapat menimbulkan bakteri yang resisten. Salah satu penyakit yang disebabkan oleh antibakteri adalah bisul Menurut penelitian sebelumnya tanaman daun salam mengandung senyawa metabolit sekunder, aitu flavonoid yang memiliki aktivitas antibakteri yang cukup tinggi. Tujuan sosialisasi Pengabdian kepada Masyarakat ini untuk memberikan pemanfaatan daun salam dalam pengobatan bisul. Hasil pelaksanaan penyuluhan ini pada masyrakat dalam bentuk informasi dan edukasi pemanfaatan daun salam sebagai obat bisul. Setelah melaksakan kegiatan pelatihan ini, masyarakat lebih mengetahui bahwa Daun salam yang selama ini hanya dijadikan sebagai bumbu masak ternyata sangat bagus dalam pengobatan, salah satunya dalam pengobatan bisul.
Kegiatan Penyuluhan Pemanfaatan Minyak Sawit Dalam Meningkatkan Kesehatan Mata Nurbaya, Siti; Fitri, Raissa; Tarigan, Yenni Gustian
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekurangan vitamin A dan betakaroten merupakan suatu kondisi gangguan kesehatan akibat tidak terpenuhinya kebutuhan vitamin A di dalam tubuh. Kekurangan vitamin A termasuk defisiensi mikronutrien yang paling banyak terjadi pada anak-anak di berbagai belahan dunia, terutama yang tinggal di negara berkembang. Pemanfaatkan langsung minyak sawit sebagai fortifikan provitamin A dan beta karoten alami. Minyak sawit secara alami mengandung kadar karotenoid yang tinggi, khususnya beta karoten yang merupakan provitamin A. Minyak sawit yang diproses secara khusus dapat mempertahankan kadar karotenoidnya tetap tinggi dan menghasilkan produk yang dikenal sebagai minyak sawit merah (MSM). Tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat ini untuk memberikan informasi serta penyuluhan tentang manfaat minyak sawit dalam meningkatkan kesehatan mata dengan menggunakan bahan alam. Pengabdian kepada Masyarakat ini menggunakan metode pemberian penyuluhan kepada masyarakat dalam bentuk edukasi dengan menggunakan power point telah terlaksana sesuai pelaksaan dan rencana, mendapatkan sambutan yang baik. Setelah melaksakan kegiatan pelatihan ini, masyarakat lebih mengetahui bahwa minyak sawit tidak hanya digunakan sebagai minyak masak tetapi dapat digunakan untuk mengatasi kekurangan vitamin A dan betakaroten untuk kesehatan mata terutama pada anak-anak.
CARA PENGGUNAAN SEDIAAN GEL UNTUK MENGOBATI PERADANGAN MASYARAKAT DI DESA BATU GEMUK MENGGUNAKAN EKSTRAK ETANOL DAUN BANGUN-BANGUN (Plecantrus ambonicus Linn Spreng) Harefa, Karnirius; Silitonga, Evani Martalena; Brahmana, Netti Etalia Br
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gel merupakan sistem semi padat terdiri dari suspensi yang dibuat dari partikel anorganik yang kecil atau molekul organik yang besar, yang terpenetrasi oleh suatu cairan. Sediaan gel lebih disukai karena sediaan gel memiliki keuntungan seperti aman, mudah dibersihkan, teknik pembuatan mudah, biaya rendah, dan memiliki kompabilitas yang baik dengan obat-obatan sehingga dapat digunakan untuk sediaan pada kulit, sediaan pada mata serta sediaan eksternal lainnya. Komposisi kandungan kimia daun bangun-bangun secara ilmiah belum banyak diketahui bangun-bangun memiliki kandungan vitamin C,vitamin B1,vitamin B12, beta karoten,niasin, karvakrol,kalsium,asam-asam lemak, asam oksalat dan serat. Kandungan bangun-bangun sudag pernah dimasukkan sebagai komponen obat jamu ibu hamil yang menurut peneliti mempunyai sifat merangsang kontraksi yang kuat pada dinding Rahim daun bangun-bangun dipercayai dapat meningkatkan produksi air susu ibu (ASI) dan memiliki kandungan zat gizi tinggi terutama zat besi dan karoten. Konsumsi daun bangun-bangun berpengaruh nyata terhadap peningkatan kadar beberapa mineral seperti zat besi,kalium,seng, dan magnesium Tanaman Bangun-bangun (Plectranthus amboinicus (Lour.) Spreng) merupakan salah satu tanaman yang digunakan sebagai ramuan tradisional di Indonesia yang biasa digunakan oleh masyarakat suku Batak untuk menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan jumlah ASI Tanaman bangun-bangun mengandung senyawa metabolit sekunder misalnya, flavonoida, polifenol dan minyak atsiri. Senyawa-senyawa tersebut secara umum berkhasiat sebagai antibakteri.

Page 43 of 108 | Total Record : 1078