cover
Contact Name
Kerisman Halawa
Contact Email
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Phone
+6285297738787
Journal Mail Official
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Editorial Address
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal ABDIMAS MUTIARA
ISSN : 27227758     EISSN : 27227758     DOI : -
Jurnal ABDIMAS MUTIARA diterbitkan oleh Program Studi : Sistem Informasi Fakutas Sains dan Teknologi Informasi Universitas Sari Mutiara Indonesia di Medan sebagai media untuk menyalurkan pemahaman tentang asfek - asfek multidisiplin ilmu bidang Teknologi, Kesehatan dan Sosial berupa hasil pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Redaksi menerima naskah yang belum pernah diterbitkan dalam media lain dari dosen, peneliti, mahasiswa maupun praktisi dengan ketentuan penulisan seperti tercantum pada halaman belakang (petunjuk untuk penulis). Naskah yang masuk akan dievaluasi dan disunting untuk keseragaman format, istilah dan tata cara lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,017 Documents
Sosialisasi Keterlibatan Orangtua Dalam Mengembangkan Moral Anak Pada Kelompok Ibu GKPI Sei Putih Medan Panni Ance Lumbantobing; Silalahi, Taruli Marito; Yetty R. Panggaribuan
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sosialisasi tentang keterlibatan orangtua dalam mengembangkan moral anak pada kelompok Ibu GKPI Sei Putih Medan bertujuan untuk memberikan edukasi kepada ibu-ibu di GKPI Sei Putih tentang sejauh mana peran orangtua dalam perkembangan moral anak. Kegiatan ini dilakukan di GKPI Sei Putih selama dua hari yang di hadiri oleh ibu-ibu GKPI Sei Putih berjumlah 30 orang ibu. Adapun hasil kegiatan sosialisasi ini memdapatkan respon yang sangat positif dari peserta yang hadir. Melalui kegiatan sosialisasi ini Ibu-ibu GKPI Sei Putrih memiliki pemahaman tentang perkembangan moral anak, fase-fase perkembangan anak dan cara membentuk perkembangan moral anak yang positif. Dalam kegiatan ini juga ibu di GKPI Sei Putih memiliki pemahaman hal-hal apa saja yang bisa mengarahkan perkembangan moral anak yang tidak baik.
Edukasi Peningkatan Breastfeeding Self-Efficacy Dalam Upaya Keberhasilan Asi Ekslusif Di Bpm Mariana Lumbantoruan, Mestika; Netti Etalia Br Brahmana; Juneris Aritonang; Kesty Garamba
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Breastfeeding Self-Efficacy (BSE) merupakan suatu kepercayaan diri ibu atas kemampuannya menyusui bayi dari bayi baru lahir hingga berusia 6 bulan (ASI ekslusif). Ibu dengan BSE yang rendah memberikan pengaruh yang buruk pada keberhasilan menyusui. Hasil analisis situasional awal tercatat rendahnya cakupan ASI eksklusif (60%). Hasil wawancara ke 6 orang ibu yang memiliki bayi usia < 6 bulan 4 diantaranya memberikan ASI campur dengan susu formula dan hanya 2 ibu yang masih memberikan full ASI sejakbayi baru lahir. Kegiatan pengabdian masyarakat BPM Mariana, peserta kegiatan adalah ibu hamil trimester 3 berjumlah 31 orang yang bertujuan untuk meningkatkan BSE ibu sebagai persiapan sukses memberikan ASI eksklusif. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan dan afirmasi positif (pemberian materi), diskusi, demonstrasi. Edukasi dan afirmasi positif mampu meningkatkan Breasfeeding self-efficacy ibu menyusui berdampak kesiapan ibu menyusui ASI eksklusif. Rekomendasi setelah kegiatan ini adalah semakin sering dilakukan dalam pendidikan kesehatan, penyuluhan secara berkesinambungan agar BSE semakin tinggi.
Sosialisasi Pentingnya Kalibrasi Peralatan Kesehatan Di Pelayanan Kesehatan Dabukke, Hotromasari; Salomo Sijabat; Adiansyah; Abid Jaya Harefa; Mutiara Ananda Putri; Yosari Pratama Naibaho
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat tentang Sosialisasi Pentingnya Kalibrasi Peralatan Kesehatan di Pelayanan Kesehatan. Kalibrasi alat kesehatan bertujuan untuk menjaga kondisi alat kesehatan agar tetap sesuai dengan supplier besaran pada spesifikasinya. Dengan adanya kalibrasi maka akurasi, ketelitian dan keamanan alat kesehatan Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat yaitu sosialisasi regulasi terkait kalibrasi dan pelaksanaan kalibrasi peralatan medis. Dalam kegiatan ini sasarannya adalah perawat, bidan dan dokter. Pemaparan materi disampaikan oleh tim pengabdian masyarakat secara langsung dengan sesi diskusi dan tanya jawab setelah proses pemapan materi disampaikan. Kalibrasi langsung dilaksanakan pada alat elektrokardiograph. Adapun hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah Kalibrasi alat Elektrokardiograph (EKG) berhasil dan lulus pengujian dan dinyatakan layak pakai dan sesuai standar. Dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat membantu meningkatnya pemahaman petugas terkait program kalibrasi peralatan medik dan sebagai upaya peningkatan kesehatan masyarakat melalui peralatan kesehatan yang baik dan memiliki standar pakai yang layak sehingga menghasilkan masyarakat dengan kesehatan yang prima.dapat dijamin sesuai besaran besaran yang tertera/diabadikan pada alat kesehatan yang bersangkutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di klinik nusantara sehat.
Pelatihan Manajemen Bangsal Pada Perawat Di RSU Sari Mutiara Lubuk Pakam Saragih, Masri; Eva Kartika Hasibuan; Adventy Riang Bevy Gulo
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang Perawatan merupakan inti dari suatu tempat dimana pasien dirawat dengan seluruh upaya pengobatan yang diberikan Rumah Sakit. Sistem pengelolaan bangsal keperawatan di suatu rumah sakit akan berdampak terhadap kualitas pelayanan dan kinerja yang diberikan kepada pasien. Tujuan dari Program Pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan implementasi perawat dalam pengelolaan manajemen bangsal secara professional. Analisis situasi dilakukan dengan metode wawancara dan observasi untuk mengetahui pemasalahan yang dihadapi perawat. Dalam mengembangkan solusi alternative sebagai pemecahan masalah maka perlu dilakukan peningkatan pengetahuan dan implementasi manajemen bangsal dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, diskusi, dan simulasi. Setelah diberikan pengetahuan dan pemahaman tentang implementasi manajeman bangsal melalui ceramah, diskusi dan simulasi, selanjutnya semua peserta mengikuti postest. Nilai pretest paling rendah 56 dan yang paling tinggi 72 sementara Nilai postest paling rendah 75 dan yang paling tinggi 93. Dari hasil pretest dan postest terdapat peningkatan pengetahuan perawat tentang materi yang diajarkan.
Sosialisasi Hukum Waris Sebagai Upaya Meminimalisir Terjadinya Sengketa Keperdataan Di PT. Yurindo Perdana Sherhan, Sherhan; Muzwar Irawan
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukum waris merupakan hukum yang mengatur peninggalan harta seseorang yang telah meninggal dunia diberikan kepada yang berhak, seperti keluarga keturunan lurus disesuaikan dengan aturan adat masyarakat setempat yang lebih berhak. Hasil dari kegiatan ini adalah disaat pra sosialisasi 67% peserta menyatakan belum mengetahui dan memahami dengan baik tentang hukum waris. Sedangkan 33% peserta lagi menyatakan mengetahui dan memahami dengan baik tentang hukum waris. Sedangkan pasca sosialisasi 100% peserta mengetahui dan memahami dengan baik hukum waris.
Sosialisasi Peduli Mengenai Pengaturan Menu Makan Dan Pemberian Tablet Darah Pada Ibu Nifas Di Wilayah Desa Namo Gajah Karo karo, Hilda Yani; Sri Yunita Perangin angin; Chainny Rhamawan; Chandra Juita Pasaribu
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada periode postpartum mungkin berhubungan dengan peningkatan prevalensi sesak napas, kelelahan, palpitasi dan infeksi maternal, terutama pada saluran kemih. Pengaruh anemia pada masa nifas adalah terjadinya subvolusi uteri yang dapat menimbulkan perdarahan post partum, memudahkan infeksi puerperium, pengeluaran ASI berkurang dan mudah terjadi infeksi mamae. Pengukuran kadar hemoglobin, pengukuran pengetahuan, pemberian materi, pelatihan pengaturan menu makan, monitoring dan evaluasi. Khalayak dalam pengabdian masyarakat ini adalah Ibu nifas dengan postpartum > 1 minggu dari PMB R, Bidan Y, Bidan H, dan Bidan K di Wilayah Desa Namo Gajah dan sekitarnya, yang mengalami anemia dan bersedia dilatih mengenai pengaturan menu makanan berjumlah sekitar 40 orang. Dari 52 ibu nifas yang diukur kadar hemoglobinnya, 40 ibu mengalami anemia dan mengikuti kegiatan pelatihan pengaturan menu makan dan pemberian tablet tambah darah. Ibu nifas yang mengikuti kegiatan pengabdian terdiri dari primipara 14 orang, dan multipara 26 orang. Pengukuran kadar Hb diperoleh hasil pengukuran awal 9,2 gr% –10,8 gr%, dengan kategori anemia ringan. Wawancara pada beberapa responden ibu nifas, ada yang rutin minum teh 1-2/ hari. Kesimpulan: Perlu informasi yang tepat tentang cara konsumsi ferrum, berkaitan dengan budaya minum teh dan diharapkan ibu nifas yang telah mengikuti pelatihan menjadi agent bagi ibu nifas lainnya
Pertolongan Pertama Pada Remaja Tersedak (choking) Di SMA Muhammadiyah 3 Medan Marbun, Agnes Silvina; Lasma Rina Efrina Sinurat; Henny Syapitri
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tersedak merupakan kondisi gawat darurat yang harus cepat ditangani. Tersedak bisa dialami oleh semua golongan usia. Tersedak adalah penyebab utama keempat kematian yang tidak disengaja. Akibat kondisi tersedak seseorang akan mengalami gangguan atau penyumbatan pada saluran pernafasan dan bila dibiarkan terlalu lama dan tidak segera ditangani tubuh bisa mengalami kekurangan oksigen (hipoksia) dan dapat mengakibatkan kecacatan maupun kematian. Untuk melakukan pertolongan terhadap kejadian ini diperlukan teknik Bantuan Hidup Dasar (BHD) penanganan tersedak. Teknik ini, selain harus dikuasai oleh petugas medis, juga penting diketahui oleh orangtua sebagai pertolongan pertama jika menemukan anak tersedak sebelum mendapatkan penanganan medis selanjutnya. Oleh karena itu orangtua perlu memiliki wawasan yang didapatkan dari penyuluhan yang diberikan oleh tim tentang pencegahan dan penatalaksanaan tersedak pada anak di rumah untuk mengurangi angka kejadian dan kemungkinan perburukan kondisi pada anak. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan informasi kepada remaja untuk mengetahui dan mengaplikasikan prosedur pertolongan pertama pada tersedak. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pemberian edukasi kesehatan bagi siswa/i SMA Muhammadiyah 3 Medan, dengan jumlah peserta yang hadir sebanyak 30 orang. Hasil pre test sebelum edukasi kesehatan didapatkan bahwa tingkat pengetahuan tentang pertolongan pertama tersedak mayoritas kurang yaitu sebanyak 90%, dan setelah diberikan edukasi kesehatan tentang pertolongan pertama tersedak didapatkan bahwa tingkat pengetahuan mayoritas baik yaitu sebanyak 80%.
Penyuluhan Kesiapsiagaan Rumah Sakit Umum dalam Menghadapi Bencana Banjir RSU Aceh Tamiang Ivan Elisabeth Purba; Netietalia br. Brahmana; J. Sitorus, Mido Ester
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di berbagai wilayah, termasuk di Indonesia. Dampak dari bencana ini tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mengancam kesehatan dan keselamatan masyarakat. Oleh karena itu, kesiapsiagaan rumah sakit umum dalam menghadapi bencana banjir menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kesiapsiagaan rumah sakit umum dalam menghadapi bencana banjir, serta memberikan penyuluhan yang efektif untuk meningkatkan kesiapsiagaan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan wawancara dengan tenaga medis dan manajemen rumah sakit di beberapa rumah sakit umum yang rawan banjir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat kekurangan dalam sistem manajemen bencana di rumah sakit, termasuk kurangnya pelatihan dan simulasi bencana, serta minimnya fasilitas dan peralatan darurat. Berdasarkan temuan tersebut, dilakukan penyuluhan yang mencakup pelatihan evakuasi, penggunaan peralatan darurat, dan koordinasi antarunit rumah sakit. Penyuluhan yang diberikan berhasil meningkatkan pemahaman dan kesiapan tenaga medis serta manajemen rumah sakit dalam menghadapi bencana banjir. Evaluasi setelah penyuluhan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesiapsiagaan rumah sakit, termasuk respon cepat dan terkoordinasi saat terjadi banjir. Kesimpulannya, penyuluhan yang terstruktur dan berkelanjutan sangat diperlukan untuk memastikan rumah sakit umum siap menghadapi bencana banjir, sehingga dapat meminimalisir dampak negatif terhadap pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien.
Edukasi Latihan Senam Kaki untuk Mencegah Komplikasi Ulkus Diabetikum Simamora, Marthalena; Normi Parida Sipayung; Rosetty Sipayung
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular yang pada saat ini merupakan penyakit yang lazim dijumpai pada lanjut usia dan insidennya setiap tahun mengalami peningkatan. Diabetes melitus dapat dicegah dengan menggunakan beberapa cara agar tidak menimbulkan komplikasi yang serius seperti kerusakan atau kegagalan fungsi organ tubuh. Cara yang dapat dilakukan yaitu dengan diet, edukasi serta latihan fisik. Salah satu latihan fisik yang dapat dilakukan penderita diabetes mellitus adalah dengan melakukan senam kaki diabetes melitus Senam kaki dapat membantu memperbaiki terjadinya kelainan bentuk kaki . Tujuan dari kegiatan poengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat di desa Tanjung Gusta dalam mencegah terjadinya komplikasi ulkus diabetikum dengan melakukan senam kaki. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah edukasi, simulasi senam kaki, dan pengukuran kadar gula darah. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat di Desa Tanjung Gusta sebanyak 15 orang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah berhasil mencapai tujuan utama yaitu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pencegahan komplikasi lanjut diabetes melitus diantaranya ulkus diabetikum melalui latihan senam kaki.
Pemeriksaan Tekanan Darah Pada Lansia Kelompok STM Alumni SMP 15 Kelas 3-6 Aryani, Novita; Antonij Edimarta Simarmata
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting di Indonesia. Terjadi peningkatan persentase kelompok lansia dibandingkan kelompok usia lainnya yang cukup pesat sejak tahun 2013. Hasil proyeksi penduduk 2010–2035, Indonesia akan memasuki periode lansia, dimana 10% penduduk akan berusia 60 tahun keatas. Dengan bertambahnya umur, fungsi fisiologis mengalami penurunan akibat proses penuaan sehingga penyakit tidak menular banyak muncul pada lanjut usia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui prevalensi hipertensi lansia. Hasil pengukuran didapati karakteristik peserta pengabdian masyarakat lebih banyak pada rentang usia -52 tahun sebanyak 15 orang, berjenis kelamin perempuan 20 orang, pendidikan akhir setingkat SMA sebanyak 30 orang dan bekerja sebagai IRT sebanyak 21 orang. Tekanan darah didapati dengan kategori hipertensi tingkat 1 sebanyak 20 orang. Disarankan bagi penderita hipertensi tingkat 1 untuk selalu menjaga pola hidup sehat dan rutin memeriksakan tekanan darah.

Page 79 of 102 | Total Record : 1017