cover
Contact Name
Teguh Sandjaya
Contact Email
teguh.sandjaya@unpad.ac.id
Phone
+6281320798295
Journal Mail Official
santoso.tri.rahajo@unpad.ac.id
Editorial Address
Departemen Kesejahteraan Sosial Gedung B Departemen Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Padjadjaran Jl. Raya Bandung Sumedang km 21 Jatinangor, Sumedang Telepon/Fax (022) 7796974, 7796416
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
ISSN : 27751910     EISSN : 27751929     DOI : https://doi.org/10.24198/jppm.v4i1
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (JPPM) adalah publikasi ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian baik pustaka maupun lapangan mengenai bidang praktik pekerjaan sosial, keilmuan kesejahteraan sosial, metode pekerjaan sosial, masalah-masalah sosial dan masalah kesejahteraan sosial, pelayanan sosial, manajemen pelayanan sosial, nilai-nilai dan etika pekerjaan sosial, kebijakan kesejahteraan sosial, serta bidang-bidang lainnya yang menyangkut kemaslahatan masyarakat luas.
Articles 118 Documents
PENDAMPINGAN MENGATASI PIKIRAN NEGATIF PADA REMAJA KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DENGAN TEKNIK CLIENT-CENTERED THERAPY Farrelia Azzahra; Meilanny Budiarti Santoso; Santoso Tri Raharjo
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i2.35129

Abstract

Hubungan orang tua yang harmonis akan menjadikan anak bertingkah laku dan mempunyai mindsetyang baik pula. Artikel ini mengungkap proses pendampingan terhadap remaja yang tumbuh dalamlingkungan keluarga dengan tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan olehseorang kepala keluarga. Metode pendampingan yang digunakan penulis dalam artikel ini adalahmetode deskriptif dengan riset aksi dan studi kepustakaan. Kegiatan dan aksi dilakukan setelah melaluiproses asesmen terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan perancangan kegiatan, dan evaluasi.Studi kepustakaan merujuk pada referensi yang diambil dari beberapa artikel dan buku yangmembahas tentang teknik intervensi Client-centered therapy yang digunakan dalam proses intervensipermasalahan klien diatas. Berdasarkan kajian konseptual, intervensi dengan metode Client-centeredtherapy dipadang efektif dalam proses pendampingan terhadap klien dengan pikiran negatif sebagaikorban KDRT. Setelah dilakukan proses pendampingan selama lebih kurang delapan minggu,diperoleh hasil bahwa klien memiliki permasalahan negative mindset (pikiran negatif). Prosespendampingan berjalan baik sesuai dengan kesepakatan yang dibangun antara pendamping denganklien. Klien bersikap proaktif dalam menjalani proses pendampingan, sehingga terjadi kolaborasi yangbaik antara pendamping dengan klien dalam proses intervensi. Begitupun dengan proses treatmentdapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun dan dapat membantu klien menanganipermasalahan yang sedang dihadapinya.
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU CYBERBULLYING DI KALANGAN REMAJA Laila Fazry; Nurliana Cipta Apsari
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i1.33435

Abstract

ABSTRAKMedia sosial menjadi semakin memuncak keberadaannya di tahun 2020 terutama di kalangan remaja. Hadirnya media sosial memberikan dampak dan pengaruh dalam celah kehidupan termasuk membentuk perilaku. Bullying online atau yang dikenal dengan cyberbullying. Tujuan dari dilakukaannya penelitian pustaka ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh media sosial di kalangan remaja terkait dengan perilaku cyberbullying, dan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anaknya terutama pada usia remaja. Pencarian literatur pustaka dilakukan pada beberapa artikel penelitian dengan waktu publikasi 10 tahun terakhir. Pencarian sumber dilakukan di beberapa web jurnal kredibel seperti google scholar, springer, JISIP, BMC Pediatrics, BMC Public Health, dan web jurnal lainnya, serta memanfaatkan data hasil penelitian dari Hootsuit and We are social. Dalam penelitian ini menggunakan perspektif sistem dari Hutchinson. Hasil menunjukkan bahwa media sosial memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap cyberbullying di kalangan remaja, tidak terpatok pada gender dan usia, tetapi peran orang tua dan orang terdekat sangat diharapkan dalam membimbing remaja guna mengurangi penggunaan media sosial bermasalah yang pada akhirnya akan berdampak pada perilaku cyberbullying.  ABSTRACTSocial media is becoming increasingly prevalent in 2020, especially among teenagers. The presence of social media has an impact and influence in life gaps, including shaping behavior. Online bullying or what is known as cyberbullying. The purpose of conducting this literature research is to see how the influence of social media among adolescents is related to cyberbullying behavior, and the importance of parental supervision of their children, especially in adolescence. A literature search was carried out on several research articles with a publication time of the last 10 years. Source searches are carried out on several credible journal webs such as google scholar, Springer, JISIP, BMC Pediatrics, BMC Public Health, and other web journals, as well as utilizing research data from Hootsuit and We are social. In this study using a systems perspective from Hutchinson. The results show that social media has a considerable influence on cyberbullying among adolescents, it is not fixed on gender and age, but the roles of parents and closest people are expected to guide adolescents to reduce problematic social media use which in turn will have an impact on cyberbullying behavior
DAMPAK POLA ASUH OTORITER TERHADAP PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL ANAK USIA PRASEKOLAH Hana Faiha Fikriyyah; R Nunung Nurwati; Meilany Budiarti Santoso
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v3i1.39660

Abstract

Perkembangan psikososial anak usia prasekolah atau sekitar 3-6 tahun berada di tahap inisiatif versus rasa bersalah. Orang tua sebagai lingkungan terdekat anak mempunyai peran yang penting dalam mendukung perkembangan sang anak. Salah satu hal yang dapat mendukung perkembang anak ialah pola asuh yang diterapkan oleh orang tua. Pola asuh merupakan hubungan atau pola interaksi antara orang tua dan anak untuk memenuhi kebutuhan fisik dan psikologis anak. Pola asuh terbagi menjadi tiga jenis, salah satunya otoriter. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dampak dari pola asuh otoriter terhadap perkembangan psikososial anak di usia prasekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa studi literatur. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa pola asuh otoriter memiliki berbagai dampak pada perkembangan psikososial anak usia prasekolah seperti kurang mandiri, sulit mengambil keputusan, dan sulit mengontrol emosi. The psychosocial development of preschool children or 3-6 years is in the initiative versus guilt stage. Parents as the closest environment for children have an important role in supporting the development of the child. One of the things that can support the proliferation of children is parenting applied by parents. Parenting is a relationship or pattern of interaction between parents and children to meet the physical and psychological needs of children. Parenting style are divided into three types, one of which is authoritarian. This study aims to examine the impact of authoritarian parenting on the psychosocial development of children at preschool age. The method used in this research is a literature study. The results of this study found that authoritarian parenting has a variety of impacts on the psychosocial development of preschool-aged children such as lack of independence, difficulty making decisions, and difficulty controlling emotions. 
PROGRAM TANTE SISKA: STRATEGI INOVASI SOSIAL REVITALISASI LAHAN PASCATAMBANG BATUBARA DI WILAYAH KUTAI KERTANEGARA Naomi Shinta Pasila; Arsy Adziem Wal Hamdir; Sarah Dhea Pratiwi; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i2.34666

Abstract

Kutai Kertanegara merupakan salah satu wilayah yang mengalami peralihan tata guna lahan, dari sekotor agraris menjadi ekstraktif dengan berkembangnya pertambangan batubara yang jumlahnya terus meningkat untuk setiap tahunnya. Dalam aktivitasnya, tidak semua proses penambangan batubara berwawasan lingkungan, sehingga meninggalkan kerusakan lahan pascatambang yang ditinggalkan begitu saja oleh pengusaha tambang, seperti yang terjadi di Kelurahan Sarijaya Kecamatan Sangasanga Kabupaten Kutai Kertanegara. Artikel ini bertujuan mengungkap strategi inovasi sosial pada Program Pertanian Terpadu Sistem Inovasi Sosial Kelompok Setaria (Program TANTE SISKA) yang dilakukan oleh Tim CSR PT. Pertamina EP Asset 5 Sangasanga Field bekerjasama dengan berbagai stakeholder dalam menangani permasalahan kerusakan lahan pascatambang batubara. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur yang bersumber dari berbagai sumber referensi yang dapat diakses dan berbagai dokumen laporan pelaksanaan program. Hasil studi menunjukkan bahwa Program TANTE SISKA dengan konfigurasi inovasi sosial yang dilakukan didalamnya telah menunjukkan hasil yang positif dalam memperbaiki kondisi lahan pascatambang dan dapat menciptakan dampak positif bagi para anggota kelompok yang bergabung di dalamnya, baik dalam aspek ekonomi, sosial maupun lingkungan. Berbagai dampak positif tersebut antara lain berupa perbaikan taraf hidup masyarakat, meningkatkan pendapatan anggota kelompok, terciptanya peluang untuk melakukan replikasi pengetahuan oleh anggota kelompok dengan menjadi narasumber mengenai manajemen pertanian terpadu, mengurangi emisi gas rumah kaca dan dilakukannya pencegahan terjadinya bencana pada lahan pascatambang.
Dampak Pembangunan Obyek Wisata Waterboom dalam Kehidupan Sosial-Ekonomi Masyarakat Desa Mekar Jaya Kabupaten Belitung Timur Yuliana Krismonni; Putra Pratama Saputra
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 1, No 1 (2020): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v1i1.30655

Abstract

Pembangunan merupakan suatu proses yang mengarah pada perubahan dalam kehidupan masyarakatnya, baik dari kehidupan sosial, ekonomi, politik dan lain sebagainya menuju arah yang lebih baik lagi. Pada dasarnya dalam suatu pembangunan ditujukan bagi masyarakatnya. Disisi lain hal ini juga bisa berimplikasi atau berdampak bagi kehidupan masyarakatnya. Pembangunan yang tidak berorientasi pada masyarakatnya tentunya akan memberikan dampak yang negatif pula kepada masyarakatnya, dan sebaliknya pembangunan yang berorientasikan kepada masyarakatnya tentu akan memberikan dampak yang positif pula tidak hanya bagi masyarakatnya, juga bagi pihak yang terlibat dalam proses pembangunan tersebut.Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana dampak yang ditimbulkan dari adanya pembangunan objek wisata ini bagi kehidupan sosial-ekonomi masyarakatnya, dan melihat apakah dengan adanya objek wisata ini dapat mensejahterahkan hidup masyarakatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan data primer yang diperoleh dari wawancara dengan informan, dan data sekunder berupa beberapa jurnal, literatur review, dan bebetapa penelitian terdahulu, penelitian ini dilakukan di Desa Mekar Jaya Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur. Hasil dari penelitian ini yakni adanya pembangunan unit usaha waterboom ini pada kenyataannya belum terlalu memberikan dampak yang cukup signifikan bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakatnya. Hal tersebut dapat terlihat karena dari segi pembangunan yang dilakukan belum terlaksana sepenuhnya, karena terkendala dalam beberapa hal. Sehingga hal ini menghambat dalam proses pembangunan yang ada.Kata Kunci: Dampak Sosial-Ekonomi, Objek Wisata, Pembangunan Masyarakat
PENGARUH KELUARGA PADA ANAK PUTUS SEKOLAH JENJANG SEKOLAH MENENGAH Zagita Zilvana; Nunung Nurwati
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i2.33764

Abstract

Pembangunan nasional ditentukan oleh sumber daya manusia yang berkualitas. Pendidikan merupakan kegiatan yang universal dalam kehidupan suatu manusia. Untuk menciptakan manusia yang berkualitas harus dibekali dengan pendidikan, baik pendidikan di sekolah maupun pendidikan luar sekolah. Permasalahan utama pendidikan yang ada di Indonesia adalah masih banyaknya anak-anak yang tidak melanjutkan sekolah setelah lulus Sekolah Dasar ataupun Sekolah Menengah Pertama. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor penyebab anak putus sekolah pada jenjang pendidikan menenah. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi kepustakaan dengan memanfaatkan data sekunder. Adapun hasil yang diperoleh dari kajian ini sebagai berikut: Terdapat faktor internal dan eksternal penyebab anak putus sekolah jenjang pendidikan menengah.
PEMBERDAYAAN PETANI MADU: PROGRAM CSR TAMU SARAH DESA TANAH DATAR, KECAMATAN MUARA BADAK Ana Nur Latifah; Elis Fauziyah; Nazmi Nur Alifa; Budi Muhammad Taftazani; Meilanny Budiarti Santoso; Sahadi Humaedi; Nurliana Cipta Apsari; Santoso Tri Raharjo
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v4i2.50096

Abstract

Peran Corporate Social Responsibility (CSR) dalam program pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan budi daya lebah Trigona (Lebah Kelulut) di Desa Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak. Lebah Trigona adalah penghasil madu dengan karakteristik unik, seperti tidak memiliki sengat dan menghasilkan madu dengan beragam rasa tergantung pada jenis bunga yang dikunjungi. Madu Trigona memiliki manfaat ekonomi, ekologi, dan kesehatan. Program CSR Tamu Sarah ini melibatkan PT Pertamina EP Sangatta Field Area Samberah dalam mendukung Kelompok Tani (KT) Madu Sari Alam. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peran CSR serta menggambarkan penerapan program tersebut sebagai upaya pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Tanah Datar. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif melalui observasi secara langsung dan wawancara kepada kelompok penerima manfaat serta studi dokumentasi untuk kelengkapan data. Program ini mencakup berbagai kegiatan seperti pelatihan, penyediaan alat, penanaman pohon, dan instalasi dehumidifier madu. CSR memainkan peran penting dalam program ini dengan menciptakan elemen- elemen kebaruan, menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh kelompok, memenuhi kebutuhan sosial, meningkatkan kapasitas anggota kelompok, dan mendorong kohesifitas anggota kelompok dan stakeholder. Program CSR ini tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pada pelatihan lingkungan dan pengembangan sosial komunitas setempat. Program CSR Tamu Sarah dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan pada kelompok Madu Sari Alam dan lingkungan sekitar. The role of Corporate Social Responsibility (CSR) in community empowerment programs through the development of Trigona bee cultivation (Lebah Kelulut) in Tanah Datar Village, Muara Badak District. Trigona bees are honey producers with unique characteristics, such as not having a sting and producing honey with a variety of flavors depending on the type of flower visited. Trigona honey has economic, ecological, and health benefits. Tamu Sarah's CSR program involves PT Pertamina EP Sangatta Field Area Samberah in supporting the Madu Sari Alam Farmer Group (KT). The purpose of this study is to determine the role of CSR and describe the implementation of the program as an effort to develop and empower the community in Tanah Datar Village. The method used is qualitative descriptive through direct observation and interviews with beneficiary groups as well as documentation studies for completeness of data. The program includes various activities such as training, tool provision, tree planting, and honey dehumidifier installation. CSR plays an important role in this program by creating elements of novelty, solving problems faced by the group, meeting social needs, increasing the capacity of group members, and encouraging cohesiveness of group members and stakeholders. This CSR program not only focuses on economic aspects, but also on environmental training and social development of local communities. Tamu Sarah's CSR program can have a sustainable positive impact on the Madu Sari Alam group and the surrounding environment.
ANALISIS DAMPAK PENYELENGGARAAN WEBINAR EDUKASI PERILAKU SEHAT SELAMA PANDEMI, DARI RUMAH UNTUK INDONESIA SEHAT Eleonora Agustine; Alyanisa Iftikhary; Farhan Dani Indrasta; Febriella Martinez; Glen Matthew; Hafiz Ibnu Fadilah; Idwin Maulana; Muhammad Al-Fateh; Nugraheni Putri; Putri Asyri Wa Indhillah; Syahidah Bela Nisa
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 3 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i3.35189

Abstract

Peningkatan jumlah sampah dan penambahan kategori sampah pada masa pandemi COVID-19 telah menjadi problematika bagi masyarakat Indonesia. Faktor masyarakat yang lebih sering menghabiskan waktunya di rumah pada saat pandemi COVID-19 menjadi penyebab meningkatnya jumlah sampah. Fenomena COVID-19 mengubah perilaku masyarakat untuk memakai masker kesehatan sehingga menambah kategori sampah yang dihasilkan oleh setiap rumah tangga. Oleh karena itu, masyarakat Indonesia perlu diberikan pemahaman khusus mengenai cara pengelolaan sampah yang baik dan benar, dan cara memiliki pola hidup sehat saat pandemi COVID-19. Selain itu, efektivitas webinar ini juga perlu diuji apakah kegiatan sosialisasi edukasi berbasis daring efektif dapat dilakukan. Metode kualitatif dengan sumber data primer dipilih untuk membahas evaluasi pelaksanaan webinar “Edukasi Perilaku Sehat selama Pandemi, dari Rumah untuk Indonesia Sehat” secara lebih mendalam dengan memfokuskan penelitian pada aspek-aspek yang ditanyakan dalam kuesioner. Penelitian ini diamati melalui empat tahapan yang saling berhubungan satu sama lain, yaitu tahap pra-persiapan, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap penyelesaian. Berdasarkan data yang telah diperoleh dari pengisian kuesioner yang dibagikan kepada peserta pada saat sebelum dan sesudah webinar dilaksanakan dapat dilihat adanya peningkatan nilai rata-rata peserta. Hal tersebut sejalan dengan respon mayoritas peserta webinar yang menyatakan bahwa materi yang telah disampaikan telah sesuai dan berhasil menambahkan paham baru terkait pengolahan limbah di masyarakat, diikuti kepuasan dari para peserta atas webinar yang telah terlaksana. Sehingga dapat disimpulkan bahwa webinar telah terlaksana dengan baik dan telah berhasil untuk mencapai tujuannya yakni mengedukasi masyarakat tentang cara mengelola sampah dengan baik dan benar serta menjaga pola hidup sehat saat pandemi COVID-19.
PENGARUH PANDEMI COVID-19 TERHADAP PERNIKAHAN DINI PADA ANAK DI FASE ADOLESCENCE Faiza Afraluna Wiranegara; Lya Fayola Zen; Rinaldo Rinaldo; Nurliana Cipta Apsari
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v4i1.49287

Abstract

ABSTRAK Wabah COVID-19 yang menjadi pandemi saat awal tahun 2020 membuat seluruh masyarakat di Indonesia melakukan kegiatan dari rumah, termasuk remaja yang melakukan sekolah secara daring dari rumah. Pernikahan dini remaja di Indonesia meningkat selama pandemi COVID-19. Pernikahan di bawah umur 19 tahun adalah termasuk pernikahan dini. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi peningkatan pernikahan dini di Indonesia, dampak-dampaknya, serta penanganan apa saja yang sudah dilakukan untuk mengatasi dampak-dampak tersebut. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dari penelitian-penelitian yang sudah dilakukan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhinya adalah ekonomi dan pendidikan yang rendah, pergaulan yang salah, hamil di luar nikah, adat istiadat, sekolah daring, dan tingginya paparan media sosial saat pandemi COVID-19. Pemerintah perlu lebih menegaskan kembali tentang undang-undang batas minimal umur pernikahan.  ABSTRACT The COVID-19 outbreak which became a pandemic at the beginning of 2020 made all people in Indonesia carry out activities from home, including teenagers who do online school from home. Teenage marriages in Indonesia have increased during the COVID-19 pandemic. Marriage under the age of 19 is considered as early marriage. The purpose of this study is to find out what factors influence the increase of early marriage in Indonesia, its impacts, and what measures have been taken to overcome these impacts. This study uses a literature study method from previous studies to answer these questions. The results of this study indicate that the factors that influence it are low economy and education, promiscuity, marriage by accident, traditions, online schools, and high exposure to social media during the COVID-19 pandemic. The government needs to reaffirm the law on the minimum age limit for marriage.   
PENGEMBANGAN ECOBUSINESS BAGI PELAKU USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) Eva Nuriyah Hidayat
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 3 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i3.36320

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memberikan pengaruh terhadap dunia bisnis, yakni adanya tuntutan bagi pelaku usaha untuk berorientasi pada lingkungan. Hal tersebut mencoba untuk menambah orientasi dunia bisnis selain untuk mencari dan memperoleh profit, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan. Usaha Kecil Menengah dan Mikro (UMKM) merupakan potensi pelaku usaha yang menjadi ujung tombak selain bagi perekonomian juga bagi pelestarian lingkungan. Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) yang terintegrasi dengan KKN Virtual Universitas Padjadjaran Tahun 2021merupakan respon pihak akademisi dalam mengembangkan usaha mikro agar dapat besaing secara global dengan judul “Pengembangan Eco-Business Bagi Pelaku UMKM”. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan melibatkan 40 UMKM yang tersebar di bandung, Jakarta, Majalengka, Tangerang dan Subang sebagai mitra binaan KKN Virtual 2021. Berdasarkan wawancara dan data sekunder dilakukan sosialisasi ecobusiness bagi pelaku UMKM. Diharapkan dari kegiatan sosialisasi ini pelaku UMKM dapat mengetahui tentang ecobusiness dan dapat menerapkannya dalam mengembangkan usahanya agar dapat bersaing serta dapat menerapkan eco-business dalam usahanya.

Page 3 of 12 | Total Record : 118