cover
Contact Name
Danang
Contact Email
danang@stekom.ac.id
Phone
+6288215137076
Journal Mail Official
danang@stekom.ac.id
Editorial Address
Jln. Senopati Arcawinagun Purwokerto 53113 Telp (0281) 6572636 Purwokerto 53121 Tlp. (0281) 6577111, 575222, 6575333, Nomor SK : 1860DTK-VI2009 Tanggal SK: 13 April 2009
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
ISSN : 29620864     EISSN : 29621143     DOI : 10.55606
Core Subject : Education,
jpbb adalah jurnal pendidikan, bahasa, sastra, seni, dan budaya. Kaitannya dengan jurnal ini, tidak lain adalah mengambil makna filosofis kebesaran burung enggang agar jurnal pendidikan, bahasa, sastra, seni, dan budaya ini, nantinya menjadi besar yang akan dikenal secara lokal, nasional, dan internasional.
Articles 224 Documents
Pertunjukan “Bah” Oleh Teater Tunas PBSI Universitas Palangka Raya Sebagai Salah Satu Industri Kreatif Kampus Misnawati Misnawati; Stefani Ratu Lestariningtyas; Nirena Ade Christy; Syarah Veniaty; Anwarsani Anwarsani; Robertus Hary Purnomo
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 1 No. 3 (2022): September : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v1i3.1022

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) mengungkap proses penciptaan seni Pertunjukan “BAH” oleh Teater Tunas PBSI Universitas Palangka Raya;(2) mengungkap tanda yang berkaitan dengan aktivitas aktor pertunjukan “BAH” oleh Teater Tunas PBSI Universitas Palangka Raya;(3)mengungkap tanda yang berkaitan dengan penampilan aktor pertunjukan “BAH” oleh Teater Tunas PBSI Universitas Palangka Raya; dan (4) mengungkap tanda yang berkaitan dengan aspek ruang padapertunjukan “BAH” oleh Teater Tunas PBSI Universitas Palangka Raya; dan (5) mengungkap tanda yang berkaitan dengan akustik non-verbal. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori semiotik pertunjukan.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan: (1) teknik perekaman, baik audio maupun audiovisual, (2) pencatatan, (3) wawancara yang mendalam, (4) studi kepustakaan dan analisis dokumentasi. Sumber data utama yang dianalisis adalah tuturan aktor dan sistem tanda dalam Pertunjukan “BAH” oleh Teater Tunas PBSI Universitas Palangka Raya. Temuan Penelitian: (1) terungkap kalau proses penciptaan seni Pertunjukan “BAH” oleh Teater Tunas PBSI Universitas Palangka Raya dimulai dari memilih naskah, menelaah/membedah naskah drama, membaca naskah drama, membagi peran, latihan pemeranan, penentuan tata pentas, penentuan tata lampu, penentuan tata kostum, penentuan tata rias, dan pementasan drama. (2) Tanda yang berkaitan dengan aktivitas aktor adalah para pemain memerankan lakonnya masing-masing, mimiknya sudah sesuai, dan gerak tubuhnya juga sudah sesuai. (3) Tanda yang berkaitan dengan penampilan aktor secara umum sudah bagus. Mulai dari wajah, rambut, dan kostum sudah mewakili perannya masing-masing. (4) Tanda yang berkaitan dengan aspekruang sudah menarik, property panggung sudah sesuai dengan tuntutan naskah. Di tengah panggung terdapat kuburan keramat. Tata lampu panggung pun sudah menyinari pemain.(5) Tanda yang berkaitan dengan akustik non-verbal meliputi bunyi dan tata musik sudah bagus, seperti saat musik opening yang mampu membuat penonton terbawa dalam rasa mencekam dan menyeramkan. Saat adegan lucu pun musik yang dipilih dapat membuat penonton tertawa dan terhibur.
KAJIAN NILAI PADA TRADISI SUNATAN MASYARAKAT SUKU SAKAI DI KELURAHAN PEMATANG PUDU KECAMATAN MANDAU KABUPATEN BENGKALIS Siti Maisarah
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 1 No. 3 (2022): September : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v1i3.1035

Abstract

Penelitian ini berjudul “Kajian Nilai dalam Tradisi sunatan Masyarakat Suku Sakai kelurahan Pematang Pudu Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis”. Bagi masyarakat suku Sakai, sunatan merupakan kewajiban bagi setiap muslim baik laki-laki maupun perempuan, tanpa disunat masyarakat Sakai menganggap keislaman seseorang tidak sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan tradisi khitan pada masyarakat Sakai dan nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi sunatan bagi kehidupan sosial masyarakat Sakai. Penelitian ini menggunakan metode etnografi. Dari penelitian yang telah dilakukan, ditemukan beberapa hal di bawah ini: Pertama, proses pelaksanaan tradisi sunatan pada masyarakat suku Sakai dilakukan dalam tiga prosesi yaitu persiapan, pelaksanaan dan pasca pelaksanaan. Kedua, nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi sunat suku Sakai meliputi aspek: religi, identitas sosial, solidaritas sosial dan harmonisasi tradisi leluhur dengan ajaran Islam, nilai keimanan, nilai kesehatan, nilai turun temurun. Ketiga, tradisi khitanan sudah mulai jarang dilakukan untuk mengiringi praktik sunatan. Pasalnya, ada cara baru yang lebih mudah dan nyaman untuk menyunat anak laki-laki, yaitu orang tua hanya perlu membawa anaknya ke dokter atau rumah sakit untuk disunat.
Penerapan Metode Wahdah Dan Kitabah Dalam Pembelajaran Al-Qaur’an Hadits Di Ponpes Darussalam Pinagar Cici Puspa; Pendi Hasibuan; IswantirM; Arman Husni
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v2i1.1038

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan yang ditemukan di Ponpes Darussalam Pinagar. Berdasarkan observasi yang telah penulis lakukan bahwa guru Al-Qur’an Hadits sebelum menerapkan metode Wahdah dan Kitabah siswa banyak kesulitan dalam menghafal Al-Qur’an dengan alasan tidak ada waktu untuk menghafal bahkan ada siswa yang memang belum bisa membaca Al-Qur’an, sehingga saat pembelajaran ada beberapa siswa yang memang tidak masuk karna takut pada hafalan, sedangkan pada saat guru menyampaikan materi mereka sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing seperti, tidur dikelas, meribut serta ada yang membaca novel dikelas sehingga tidak tercapailah hasil dari pembelajaran. Tujuan penelitian ini agar penulis dapat mengetahui bagaimana penerapan metode Wahdah dan Kitabah dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadits di Ponpes Darussalam Pinagar. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (file research) dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu metode yang menggambarkan keadaan yang terjadi di lapangan secara sistematis. Penelitian ini menggambarkan bagaimana penerapan metode Wahdah dan Kitabah dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadits di Ponpes Darussalam Pinagar. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Yang menjadi informan pada penelitian ini adalah guru Al-Qur’an Hadits sebagai informan kunci, siswa dan waka kurikulum sebagai informan pendukung. Dari hasil penelitian yang telah penulis lakukan, penulis dapat menggambarkan bahwa guru Al-Qur’an Hadits telah menerapkan metode Wahdah dan Kitabah sesuai dengan langkah-langkahnya. Guru Al-Qur’an Hadits mengacu pada langkah-langkah yang ditemukan oleh Wiwi Alawiyah Wahid dan Muhammad Fadhly Ilyas. Metode Wahdah dimulai dari menghafal satu persatu terhadap ayat-ayat yang hendak dihafalnya dan di ulang-ulang sebanyak 3-5 kali ketika siswa merasa sudah hafal ayat maka dilanjutkan dengan metode Kitabah yaitu menulis ayat yang dihafal ke dalam buku catatan tanpa melihat teks. Pada proses pembelajaran anak-anak sudah menampakkan hasil dalam proses pembelajaran dan tercapailah tujuan pembelajaran tersebut.
Disain Analisis Proses Kognitif dan Pengetahuan pada Pembelajaran IPA Dara Fitrah Dwi; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v2i1.1041

Abstract

Mengajar disekolah maupun diperguruan tinggi merupakan usaha nyata dalam menyebarluaskan pengetahuan hasil dari proses berfikir yang dilakukan selama melaksanakan proses pembelajaran. Proses berfikir sangat ditekankan bagi peserta didik dari mulai masuk kelas hingga keluar kelas melalui informasi yang diterima. Karena, dari proses berfikir inilah akan menunjukkan apakah peserta didik berhasil memiliki pengetahuan atau belum. Proses berfikir yang diharapkan adalah proses berfikir dari mengingat, memahami, melakukan, menganalisis, mengevaluasi dan mencipta. Proses inilah yang menunjukkan peserta didik melakukan proses berfikir yang berdampak pada pencapaian pengetahuan baik pengetahuan fakta, konsep, prosedural maupun metakognitif. Keterkaitan proses berfikir dengan pengetahuan dinamakan dengan tabel taksonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan disain penilaian proses kognitif dan pengetahuan menggunakan tabel taksonomi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan mendisain penilaian proses berfikir dan pengetahuan dengan tahapan dari model Dick dan Carey dalam Pramita, dkk. (2016) yang terdiri dari: (1) mengidentifikasi tujuan pembelajaran, (2) melaksanakan analisis pembelajaran, (3) mendesain penilaian penilaian proses berfikir dan pengetahuan dengan beberapa tahapan tambahan yaitu menyusun dan mengevaluasi RPS. Disain penilaian proses kognitif dan pengetahuan dibangun dalam bentuk tabel yang memiliki empat (4) kolom induk dan sebelas (11) kolom rincian. Empat (4) kolom induk terdiri dari kolom nomor dengan inisial A, kolom kompetensi yang diharapkan dengan inisial B, kolom pengetahuan dengan inisial E dan kolom proses kognitif dengan inisial F. Disain penilaian proses kognitif dan pengetahuan digunakan untuk menilai proses kognitif dan pengetahuan, menilai proses kognitif dan pengetahuan didasarkan pada kompetensi yang diharapkan pada perangkat pembelajaran.
PENERAPAN SUPERVISI AKADEMIK KEPALA MADRASAH UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU MELAKSANAKAN PENILAIAN HASIL PEMBELAJARAN SISWA MTs DARUL MUTTAQIN BUNGASUNGGU Kasmawati Kasmawati
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v2i1.1047

Abstract

Salah satu kemampuan guru yang harus dilakukan penilaian secara berkala oleh Kepala Madrasah sebagai supervisor yaitu, menilai hasil pembelajaran upaya meningkatkan profesionalisme guru dalam melaksanakan tugasnya. Permasalahan yang ditemukan di lapangan bahwa guru hanya melakukan penilaian pada aspek kognitif saja tanpa melakukan penilaian pada aspek afektif dan psikomotorik, masih ada guru yang tidak membuat analisis hasil belajar siswa, dan masih banyak guru yang tidak membuat dan melaksanakan program remedial. Permasalahan tersebut mendorong peneliti sebagai Kepala Madrasah untuk melakukan penelitian tindakan dengan tujuan untuk mengetahui penerapan dan keefektifan supervisi akademik Kepala Madrasah sebagai upaya meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan penilaian hasil pembelajaran siswa MTs Darul Muttaqin Bungasunggu Kab. Gowa Tahun Pelajaran 2022-2023. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah yang dilakukan dalam 3 siklus. Peningkatan kemampuan guru pada siklus I, II, dan III, yaitu sebesar 68,63%, 77,88%, dan 86,88%. Sedangkan ketuntasan individu pada siklus I, II, dan III sebesar 25%, 50%, 100%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pembinaan melalui penerapan supervisi akademik Kepala Madrasah dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan penilaian hasil pembelajaran siswa. Selain itu juga, kegiatan supervisi akademik ini juga efektif dalam meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan penilaian hasil pembelajaran siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VI MI UJUNG BULO Syamsu Alam
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v2i1.1050

Abstract

Hasil observasi di lapangan ditemukan bahwa nilai keterampilan membaca siswa belum mencapai KKM, siswa masih kurang aktif dalam pembelajaran, siswa masih jenuh saat belajar, motivasi belajar siswa kurang, dan interaksi saat pembelajaran belum maksimal. Oleh karena itu, peneliti ingin meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas khususnya mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan melakukan penelitian tindakan kelas. Penelitian yang dilakukan peneliti bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan penerapan model PBL (Problem Based Learning) dalam meningkatkan keterampilan membaca pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas VI MI Ujung Bulo tahun pelajaran 2022-2023. Berdasarkan hasil tindakan yang dilakukan terjadi peningkatan daya serap kelompok yang terjadi pada Siklus I, II, dan III sebesar 60,50%; 71,25%; dan 83,50%. Sedangkan peningkatan ketuntasan kelompok terjadi pada Siklus I, II, dan III sebesar 50,00%; 70,00%; dan 90,00%. Dan peningkatan ketuntasan individu yang terjadi pada Siklus I, II, dan III sebesar 10 siswa, 14 siswa, dan 17 siswa. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatan keterampilan membaca pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas VI MI Ujung Bulo Kec. Parangloe Kab. Gowa tahun pelajaran 2022-2023. Selain itu juga, model PBL sangat efektif diterapkan dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VI MI Ujung Bulo Kec. Parangloe Kab. Gowa tahun pelajaran 2022-2023.
KAJIAN SOSIOLINGUISTIK: ANALISIS CAMPUR KODE PADA AKUN TWITTER COLLEGEMENFESS Ummi Kultsum; Afnita Afnita
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v1i3.1058

Abstract

Penelitian ini membahas kajian sosilinguistik, tepatnya analisis penggunaan campur kode pada laman Twitter Collegemenfess. Laman Twitter ini merupakan salah satu auto base dengan pengikut terbanyak di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Setelah dilakukan penelitian, ditemukan penggunaan campur kode pada cuitan di Collegemenfess. Data yang ditemukan berupa sepuluh campur kode ke luar dan lima campur kode ke dalam. Penggunaan campur kode yang ditemukan berupa kata dasar, frasa, istilah dan kalimat. Penggunaan campur kode ke luar yang ditemukan yakni pada bahasa Inggris, lalu penggunaan campur kode ke dalam ditemukan pada bahasa Jawa, Sunda, dan Medan. Dapat disimpulkan, pengguna auto base Collegemenfess dalam berinteraksi di Twitter sering kali menggunakan campur kode untuk menyampaikan maksudnya.
Analisa Kemampuan Berbicara Dalam Berbahasa Inggris Pada Petugas Receptionist Wyndham Opi Hotel M.Taslim
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v2i1.1070

Abstract

Penelitian yang dilakukan akan dilakukan terhadap petugas receptionist Hyndham Opi hotel ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang berawal dari sebuah gagasan untuk memperoleh gambaran yang utuh dan menyeluruh dalam mengungkap fakta, situasi, fenomena, kemampuan secara individu bagi petugas receptionist yang bersinggungan langsung dengan tamu dalam meningkatkan layanan utamanya kemampuan berkomunikasi atau speaking ability yang dimiliki oleh masing-masing pertugas receptionist hotel Wyndham kabupaten Banyu Asin Sumatera Selatan. Penilian kemampuan individu mengacu pada tingkatan kemampuan berbicara secara individu berdasarkan tiga tingkatan, yakni basic, intermediate dan advanced (tingkat kemampuan pemula, cakap dan mahir) berdasarkan standar CEFR – Common European Framework of Reference. Hotel Wyndham, yang merupakan hotel berbintang 5, tentu harapannya memiliki petugas receptionist dengan kemampuan minimal pada level cakap atau intermediate yang dapat merespon permintaan tamu atau menangani keluhan tamu secara langsung sehingga dapat melayani tamu dengan kemampuan berkomunikasi yang baik bagi semua petugas receptionist yang berada dalam sebuah departemen Front Office dalam manajemen hotel, khususnya hotel berbintang.
PENERAPAN SUPERVISI PEMBELAJARAN KEPALA MADRASAH UPAYA MENINGKATKAN KINERJA GURU DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN BERBASIS PAKEM (PEMBELAJARAN AKTIF, KREATIF, EFEKTIF, DAN MENYENANGKAN) Hatijah Hatijah
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 1 No. 3 (2022): September : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v1i3.1076

Abstract

Supervisi pembelajaran merupakan salah satu tugas Kepala Madrasah sebagai supervisor untuk melakukan pengamatan dan penilaian terhadap kompetensi (kemampuan guru) dalam melaksanakan tugasnya sebagai pengajar. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan, ditemukan masalah diantaranya pelaksanaan pembelajaran masih berpusat kepada guru. Supervisi pembelajaran masih belum maksimal dilakukan bimbingan kepada guru. Oleh karena itu, berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan peneliti di lapangan, maka peneliti sebagai kepala madrasah ingin melakukan suatu penelitian tindakan yang bertujuan untuk mengetahui penerapan dan keefektifan supervisi pembelajaran sebagai upaya meningkatkan kinerja guru dalam melaksanakan tugas mengajar berbasis PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan) pada MIS Maarif NU Silanggaya Kec. Tombolopao Kab. Gowa Tahun Pelajaran 2021-2022. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang dilakukan dalam 3 siklus. Peningkatan kinerja guru terhadap daya serap kelompok pada siklus I, II, dan III sebesar 69,40%; 77,50%; dan 85,36%. Sedangkan peningkatan kinerja guru terhadap ketuntasan kelompok pada siklus I, II, dan III sebesar 69,40%; 73,33%; dan 86,67%. Dan peningkatan kinerja guru terhadap daya serap individu pada siklus I, II, dan III sebanyak 7 guru, 11 guru, dan 13 guru. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pembinaan melalui penerapan supervisi pembelajaran memiliki efektivitas dan dapat meningkatkan kinerja guru dalam melaksanakan tugas mengajar berbasis PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan).
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR IPS DENGAN MEDIA BLOG DI MASA PANDEMI COVID 19 SMPN 1 KUTA Bawa, I Dewa Gede Alit Rai
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 1 No. 3 (2022): September : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v1i3.1095

Abstract

Dalam era digital ini ilmu bisa diperoleh dari mana saja tergantung bagaimana kegigihan siswa untuk belajar lebih giat lagi, dengan media blog ini kita bisa melihat berapa kali materi-materi kita ditonton penayangannya tetapi tidak dapat menganalisa informasi melalui hal tersebut sehingga diperlukan survey, dan wawancara tertulis untuk memperoleh analisa informasi yang dapat dikaji pada aspek minat belajar yang kedepannya juga sebagai masukan dalam pengembangan media blog selanjutnya. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui keberhasilan dari inovasi dan menambah media literatur pembelajaran IPS dalam meningkatkan minat belajar IPS dimasa pandemi Covid-19. Metode penelitian ini kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data kuesioner/survey,observasi, wawancara. Simpulan dari penelitian ini berdasarkan 3 indikator yang diamati yaitu perhatian, perasaan, dan motivasi, media blog dalam pembelajaran IPS pada SMP Negeri 1 Kuta mendapatkan respon yang baik dari siswa. Media pembelajaran sangat banyak, diharapkan guru-guru menguasai salah satu media pembelajaran yang ada secara mendalam dan dikemas dengan baik, sehingga media pembelajaran tersebut dapat menjadi fasilitas pembelajaran antara siswa dengan guru, dan siswa senang dan memahami apa yang guru ajarkan.

Page 5 of 23 | Total Record : 224