cover
Contact Name
Muhammad Arief budiman
Contact Email
ariefbudiman@upgris.ac.id
Phone
+628157648763
Journal Mail Official
absolutegreen@gmail.com
Editorial Address
Jl Sidodadi Timur no 24 , Semarang, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Elementary School
ISSN : 30308437     EISSN : 30257646     DOI : https://doi.org/10.26877/ijes.v3i2.12540
Core Subject : Education,
Fokus IJES pada bidang ilmu pendidikan secara umum, yang meliputi: Inovasi Pembelajaran di Pendidikan Dasar, Media pembelajaran di sekolah dasar, pendidikan IPS di sekolah dasar, pendidikan IPS di sekolah dasar, pendidikan olahraga di sekolah dasar, pendidikan bahasa di sekolah dasar, pendidikan bahasa indonesia di sekolah dasar, pendidikan bahasa inggris di sekolah dasar, pendidikan inklusi di sekolah dasar, pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar, Inovasi Pembelajaran, Pengembangan Media Pembelajaran, Model Pembelajaran, Instrumen Penilaian, dan kajian Kurikulum.
Articles 196 Documents
ANALISIS NILAI-NILAI KARAKTER PADA SERIAL ANIMASI KIKO EPISODE MENCARI BAKAT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAGI SISWA KELAS III SD NEGERI 1 KALITENGAH Sari, Devia Putri Erita; Setianingsih, Eka Sari; Baedowi, Sunan
Indonesian Journal of Elementary School Vol 6, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v6i1.23960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai karakter pada serial animasi Kiko episode “Mencari Bakat” sebagai media pembelajaran bagi siswa kelas III SD Negeri 1 Kalitengah. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Teknik penyajian data disajikan dalam bentuk table. Berdasarkan hasil analisis data dalam penelitian ini, maka ditemukan nilai karakter pada setiap adegan serial animasi Kiko. Nilai karakter yang ditemukan dalam serial animasi Kiko episode “Mencari Bakat” antara lain kreatif, menghargai prestasi, cinta damai, kerja keras, peduli social, toleransi, mandiri, dan komunikatif. Nilai karakter yang paling dominan dalam serial serta diterapkan pada siswa ialah menghargai prestasi, cinta damai dan kerja keras. Hal ini sejalan dengan serial animasi Kiko episode “Mencari Bakat” dapat dijadikan sebagai media pembelajaran bagi siswa kelas III SD Negeri 1 Kalitengah.
ANALISIS PERAN GURU TERHADAP KARAKTER KEPERCAYAAN DIRI SISWA DALAM PEMBELAJARAN KELAS V SD NEGERI KLEPU 01 KECAMATAN PRINGAPUS KABUPATEN SEMARANG Muhtar, Al Naufal Zufar; Untari, Mei Fita Asri; Subekti, Ervina Eka
Indonesian Journal of Elementary School Vol 6, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v6i1.23924

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan berbagai faktor yang memengaruhi kepercayaan diri siswa, serta menganalisis peran guru dalam membentuk karakter percaya diri pada siswa kelas V di SD Negeri Klepu 01, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang. Latar belakang penelitian ini muncul dari temuan bahwa masih terdapat siswa yang merasa malu dan kurang percaya diri selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, penyebaran angket, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini meliputi guru dan siswa kelas V. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data, digunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa, di antaranya melalui pemberian motivasi, penghargaan, serta menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Selain itu, kepercayaan diri siswa juga dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kondisi fisik, kemampuan individu, penyesuaian beradaptasi, dan keberanian. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar guru terus mengembangkan strategi pembelajaran yang dapat menumbuhkan karakter percaya diri siswa selama proses belajar mengajar. Penelitian ini merekomendasikan agar guru terus mengembangkan pendekatan yang mendukung karakter percaya diri siswa selama proses pembelajaran berlangsung
Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Numerasi siswa Berbantu Media Papan Pecahan di Kelas IV SD Negeri 3 Sambung Aprilia, Laila; Nuvitalia, Duwi; Rofian, Rofian
Indonesian Journal of Elementary School Vol 6, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v6i1.23998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan numerasi siswa berbantu media papan pecahan pada siswa kelas IV SD Negeri 3 Sambung. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan numerasi siswa kelas IV pada materi pecahan. Penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperimental tipe one group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 3 Sambung yang berjumlah 12 siswa menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, tes, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa tes pretest dan posttest. Hasil uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukkan data prettest (0,578) dan posttest (0,180) berdistribusi normal (signifikansi 0,05), yang menunjukkan pengaruh model PBL berbantu media papan pecahan terhadap kemampuan numerasi siswa. Ketuntasan belajar meningkat dari 8,3% pada pretest menjadi 75% pada posttest, menandakan peningkatan signifikan. berdistribusi normal. Uji hipotesis menggunakan uji t menunjukkan nilai t-hitungsebesar 5,30 t-tabel sebesar 2,228, yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam kemampuan pemecahan masalah matematika siswa setelah penerapan model Problem Based Learning berbantu media papan pecahan.
ANALISIS KEMAMPUAN MOTORIK HALUS TERHADAP HASIL KARYA KOLASE KAIN PERCA DIKELAS IV SD NEGERI KAUMAN BLORA Nurcahyo, Rizki Dwi; Prasetyo, Singgih Adhi; Basyar, Muhammad Aniq Khairul
Indonesian Journal of Elementary School Vol 6, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v6i1.23833

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukannya kendala yang dialami siswa dalam kegiatan membuat pola gambar, menggunting, dan menempel, yang mengindikasikan lemahnya kemampuan motorik halus. Hal ini disebabkan oleh kurangnya aktivitas pembelajaran yang secara eksplisit melatih motorik halus siswa di kelas. Penelitian ini menggunakan Penelitian Kualitatif, karena peneliti mengamati, menganalisis, dan menafsirkan suatu objek yang akan diteliti guna menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi yang digunakan untuk menguji kredibilitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kualitas karya kolase siswa. Siswa yang memiliki kemampuan koordinasi tangan-mata yang baik, ketelitian saat menggunting, serta kekuatan jari dalam menempel kain, cenderung menghasilkan karya yang lebih rapi, presisi, dan bernilai estetis tinggi. Sebaliknya, keterbatasan dalam aspek-aspek motorik halus tersebut berdampak pada hasil karya yang kurang maksimal, seperti pola yang tidak presisi, potongan kain yang kasar, serta penempelan yang kurang rapi. Kemampuan motorik halus terbukti memiliki kontribusi yang signifikan terhadap kualitas hasil karya kolase kain perca siswa. Oleh karena itu, kolase kain perca dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan aspek motorik halus sekaligus meningkatkan kreativitas dan kepercayaan diri siswa.Kata Kunci: Kemampuan Motorik Halus, Hasil Karya, Kolase Kain AbstractThis study was motivated by the discovery of difficulties experienced by students in creating patterns, cutting, and pasting, which indicated weak fine motor skills. This was caused by a lack of learning activities that explicitly trained students' fine motor skills in the classroom. This study uses qualitative research, as the researcher observes, analyses, and interprets the object of study using methods such as interviews, observation, and documentation. Data validity is tested using triangulation techniques to assess the credibility of the data. The results of the study indicate that fine motor skills significantly contribute to the quality of students' collage works. Students with good hand-eye coordination, precision when cutting and finger strength when attaching fabric tend to produce neater, more precise, and aesthetically pleasing works. Conversely, limitations in these fine motor skills aspects result in less optimal outcomes, such as imprecise patterns, rough fabric cuts, and uneven attachments. Fine motor skills have been proven to significantly contribute to the quality of students' fabric collage works. Therefore, fabric collage can be utilised as an effective learning medium to develop fine motor skills while enhancing students' creativity and self-confidence., and finger strength when attaching fabric tend to produce neater, more precise, and aesthetically pleasing works. Conversely, limitations in these fine motor skills aspects result in less optimal outcomes, such as imprecise patterns, rough fabric cuts, and uneven attachments. Fine motor skills have been proven to significantly contribute to the quality of students' fabric collage works. Therefore, fabric collage can be utilised as an effective learning medium to develop fine motor skills while enhancing students' creativity and self-confidence.Keyword: Fine Motor Skill, Creation, Collage Fabric
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GEOGEBRA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR KELAS V SD NEGERI NGARUS 02 PATI Safira, Silvie Nila; Artharina, Filia Prima; Dmayani, Aries Tika
Indonesian Journal of Elementary School Vol 6, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v6i1.23962

Abstract

Penelitian ini adalah kurangnya media pembelajaran yang digunakan pada proes pembelajaran, kurangnya fasilitas yang tepat untuk mendukung proses pembelajaran agar dapat menunjang hasil belajar peserta didik di sekolah. Tidak hanya itu, siswa masih kesulitan dalam memahamai rusuk, sisi, pada bangun ruang tersebut. Media Pembelajaran ini bertujuan agar siswa mulai menyukai mata pelajaran matematika dan dapat mengimplementasikan pada kehidupan sehari-hari.Permasalahan dalam penelitian ini adalah kepraktisan dan kevalidan Pengembangan Media Pembelajaran Geogebra Materi Bangun Ruang Sisi Datar Kelas V SD Negeri Ngarus 02 Pati. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah kepraktisan dan kevalidan Pengembangan Media Pembelajaran Geogebra Materi Bangun Ruang Sisi Datar Kelas V SD Negeri Ngarus 02 Pati. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Geogebra Materi Bangun Ruang Sisi Datar Kelas V SD Negeri Ngarus 02 Pati dikatakan praktis karena disertai dengan panduan, warna dan materi yang menarik sehingga dapat digunakan baik di dalam kelas maupun diluar kelas. Selain itu, media Pembelajaran Berbasis Geogebra Materi Bangun Ruang Sisi Datar Kelas V SD Negeri Ngarus 02 Pati dikatakan valid digunakan terlihat pada kriteria kelayakan media dari validator ahli media memperoleh skor rata-rata persentase sebesar 85% (Sangat Sesuai). Pada ahli materi memperoleh skor rata-rata persentase sebesar 99% (Sangat Sesuai). Penilaian dari guru memperoleh persentase sebesar 83% (Sangat Sesuai) dan respon peserta didik memperoleh persentase sebesar 100% (Sangat Sesuai).  
ANALISIS KESULITAN MEMBACA NYARING PADA SISWA KELAS III SD NEGERI REJOSARI 03 SEMARANG Fitriyani, Isna; Listyarini, Ikha; Purnamasari, Veryliana
Indonesian Journal of Elementary School Vol 6, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v6i1.23925

Abstract

Kajian ini difokuskan pada identifikasi permasalahan dalam membaca nyaring pada siswa kelas III di SD Negeri Rejosari 03 Semarang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya siswa kelas III SD Negeri Rejosari 03 Semarang yang masih mengalami kesulitan dalam membaca nyaring, seperti pelafalan yang kurang tepat, intonasi yang datar, minimnya ekspresi, serta kurangnya pemahaman terhadap isi bacaan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis kesulitan membaca nyaring yang dihadapi siswa dan mendeskripsikan strategi guru untuk mengatasi kesulitan membaca nyaring. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap siswa kelas III, guru kelas III serta kepala sekolah SD Negeri Rejosari 03 Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besar siswa belum mampu membaca dengan intonasi dan ekspresi yang sesuai serta masih kesulitan memahami isi bacaan. Faktor utama yang menyebabkan kesulitan membaca nyaring yaitu dari factor internal siswa. Strategi yang digunakan guru antara lain membaca Bersama-sama, membacakan teks sebagai model, memilih bacaan yang sesuai, penggunaan media audio serta latihan rutin membaca nyaring. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan guru untuk terus meningkatan variasi metode pembelajaran membaca nyaring agar dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa.
ANALISIS EDUKASI LITERASI DALAM AKTIVITAS BACA TULIS SISWA KELAS 3 SD NEGERI GEBANGAN KECAMATAN PAGERUYUNG KABUPATEN KENDAL Lisabila, Aqida Suashthiva; Handayani, Diana Endah; Artharina, Filia Prima
Indonesian Journal of Elementary School Vol 6, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v6i1.24033

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan edukasi literasi baca tulis siswa kelas 3 SD Negeri Gebangan Kecamatan Pageruyung Kabupaten Kendal. Hasil praobservasi menunjukkan dari 33 siswa terdapat 11 siswa yang belum mampu membaca dan menulis, 10 siswa berada pada kategori sedang, dan 12 siswa telah lancar membaca dan menulis.Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan literasi siswa, kurangnya minat terhadap kegiatan baca tulis, dan keterbatasan fasilitas pendukung di SD Negeri Gebangan Kecamatan Pageruyung Kabupaten Kendal.Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dengan mengambil data sesuai fakta. Data yang diperoleh dianalisis dan disajikan dalam bentuk deskriptif. Dengan pengumpulan data dilakukan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan sumber data kepala sekolah, wali kelas 3, serta siswa kelas 3 SD Negeri Gebangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan edukasi literasi telah berjalan dengan baik melalui kegiatan membaca buku selama 15 menit sebelum pembelajaran secara mandiri, menuliskan cerita serta latihan menulis ringkasan bacaan. Guru sebagai fasilitator, motivator, dan evaluator sangat berpengaruh terhadap keberhasilan edukasi literasi. Kendala yang dihadapi seperti kurangnya variasi bahan bacaan, kurangnya keterlibatan orang tua, dan sarana prasarana yang belum memadai.Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang disimpulkan adalah perlunya guru mengembangkan strategi pembelajaran literasi yang lebih kreatif dan menyenangkan, peningkatan ketersediaan fasilitas pendukung literasi di sekolah, serta penguatan kerja sama dengan orang tua untuk membiasakan aktivitas membaca dan menulis di rumah sehingga budaya literasi dapat terbentuk secara berkelanjutan
PENGARUH PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS V SDN LIMPUNG 01 Pinasti, Mutiara Sekar; Yosohartono, Aloysius Yohanes Soegeng; Ardiyanto, Asep
Indonesian Journal of Elementary School Vol 6, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v6i1.23868

Abstract

Tujuan penelitian yang hendak dicapai adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh positif yang signifikan pembelajaran menggunakan model Make a Match terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas V SDN Limpung 01. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode pre-eksperimental dengan tipe one grup pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Limpung 01. Sampel penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SDN Limpung 01 berjumlah 18 peseta didik. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik nonprobability sampling dengan jenis sampling jenuh. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian hasil nilai pretest menunjukkan rata-rata 54,44444 dan hasil posttest menunjukkan rata-rata 87,5. Maka siswa mengalami peningkatan sebanyak dari KKM yang telah ditentukan yaitu 70. Hasil perhitungan analisis data dengan menggunakan uji-t diperoleh hasil uji-t dengan taraf signifikan 5% diperoleh sebesar 12,0389 dengan df = N-1 = 17 diperoleh 2,109816 maka dapat diketahui bahwa nilai yaitu 12,0389 artinya ditolak dan diterima. Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat adanya pengaruh positif yang signifikan pembelajaran menggunakan model Make a Match terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas V SDN Limpung 01.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PUZZLE KONKRET DIGITAL DENGAN MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA Setyorini, Indri Hapsari; Artharina, Filia Prima; Wijayanti, Arfilia
Indonesian Journal of Elementary School Vol 6, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v6i1.23975

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Puzzle Konkret Digital yang layak dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran, serta dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi sistem pencernaan manusia. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan yang diadaptasi dari Borg Gall. Subjek dalam uji coba terbatas berjumlah 33 siswa kelas V SD Negeri Ngarus 02 Pati. Media Puzzle Konkret Digital yang dikembangkan dalam penelitian inimemiliki karakteristik media berbasis permainan dengan dilengkapi dengan QR Code materi interaktif dengan bahasa yang komunikatif. Media pembelajaran berbasis permainan yang dilengkapi QR Code materi sistem pencernaan dengan bahasa komunikatif. Pada media ini juga dilengkapi denganbuku panduan dan berbagai aktivitas interaktif baik secara kelompok, individu baik visual maupun secara langsung. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, angket validasi ahli media dan ahli materi, angket respon siswa. Instrumen yang digunakan telah divalidasi dan memenuhi kriteria kelayakan. Proses validasi oleh ahli media dan ahli materi menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan. Validasi oleh ahli media menghasilkan skor 81,25% sebelum revisi dan meningkat menjadi 100% setelah revisi, yang termasuk dalam kategori Sangat Layak. Validasi oleh ahli materi memperoleh skor 100%, menandakan bahwa isi materi telah sesuaidengan capaian pembelajaran, akurat, lengkap, dan penyajiannya sistematis. Media Puzzle mendapatkan respon positif 100% dari siswa sehingga media dinyatakan menarik dan membantu mereka memahami dengan lebih baik 
ANALISIS PELAFALAN DALAM MEMBACA PERMULAAN PADA PESERTA DIDIK KELAS 1A DI SDN PALEBON 01 KOTA SEMARANG Alvionita, Gloria; Basyar, Mohammad Aniq Khairul; Untari, Mei Fita Asri
Indonesian Journal of Elementary School Vol 6, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v6i1.23674

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih ada peserta didik yang mengalami kesulitan dalam mengenal huruf, mengeja huruf, dan melafalkan huruf atau suatu tulisan, dan ketika membaca masih terbata-bata. Fokus penelitian ini adalah 1) Bagaimana bentuk pelafalan dan kemampuan peserta didik kelas 1A SDN Palebon 01 Kota Semarang dalam membaca permulaan. 2) Bagaimana kemampuan peserta didik kelas 1A SDN Palebon 01 Kota Semarang dalam pelafalan saat membaca permulaan. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelafalan dan kemampuan peserta didik dalam membaca permulaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif . Lokasi penelitian ini di SDN Palebon 01 Kota Semarang. Pengumpulan data dalam penelitian berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa, beberapa peserta didik masih mengalami kesulitan dalam melafalkan sebuah huruf, suku kata, kata, dan kalimat dengan benar. Pada pelafalan huruf konsonan, rata-rata peserta didik mengalami kesalahan pelalafalan pada huruf “v” dengan jumlah 8 macam kesalahan pelafalan. Pada pelafalan suku kata, rata-rata peserta didik salah dalam pelafalan suku kata yang berawalan huruf “x” dengan jumlah 76 macam kesalahan pelafalan. Pada pelafalan kata, rata-rata peserta didik salah dalam pelafalan kata “dia”, “pita”, dan “saat” dengan jumlah 7 macam kesalahan dalam melafalkan kata tersebut. Dan pada pelafalan sebuah kalimat, rata-rata peserta didik salah dalam pelafalan kalimat 5 dengan jumlah 11 macam kesalahan dalam melafalkan kalimat tersebut. Pada penilaian pelafalan membaca permulaan peseta didik kelas 1A di SDN Palebon 01 Kota Semarang mencakup 5 aspek yaitu Ketepatan Menyuarakan Tulisan, Kewajaran Lafal, Kelancaran, Kejelasan Suara, Kewajaran Intonasi. Dari 5 aspek tersebut, presentase yang paling rendah adalah kewajaran lafal yaitu 64,20% dan aspek yang memiliki presentase paling tinggi yaitu kejelasan suara sebesar 80,30%. Dari hasil presentase tersebut bisa dilihat bahwa pelafalan peserta didik pada saat membaca masih harus diperbaiki. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah peserta didik yang masih mengalami kesalahan pelafalan dan menyuarakan tulisan harus lebih dibiasakan membaca di rumah maupun di sekolah. Selain itu guru juga memberikan pelatihan pengucapan kata atau frasa secara berulang dengan pelafalan dan penekanan bunyi yang sesuai kepada peserta didik.