The Shine Cahaya Dunia Ners
Merupakan jurnal dalam bidang keperawatan yang memuat hasil-hasil penelitian ataupun konsep literature review dalam bidang keperawatan ataupun kesehatan. Scope keilmuan pada jurnal ini antara lain; Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Gerontik, Keperawatan Keluarga, Menejemen keperawatan serta Kegiatan yang bersifat Promotif, Prefentif, Kuratif dan Rehabilitatif.
Articles
125 Documents
HUBUNGAN PERSEPSI KLIEN TENTANG PENYAKIT GAGAL GINJAL KRONIK DENGAN PERUBAHAN HARGA DIRI DI RUANG HEMODIALISA RSUD DR. R. SOEDJATI SOEMODIARDJO PURWODADI
Anita Lufianti;
Mustakhim Mustakhim
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 3, No 1 (2018): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35720/tscners.v3i1.79
Latar Belakang: Gagal ginjal kronis merupakan kerusakan ginjal progresif yang berakibat fatal dan ditandai dengan uremia. Penatalaksanaan pasien gagal ginjal kronik harus dilengkapi dengan technical treatment, antara lain tranplantasi ginjal, hemodialisis atau peritoneal dialysis. Pada tahun 2013 ada 1.185 kunjungan pasien gagal ginjal kronik di ruang hemodialisa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi klien tentang penyakit gagal ginjal kronik dengan perubahan harga diri di ruang Hemodialisa RSUD Dr. R. Soedjati Soemodiardjo Purwodadi.Metode: Penelitian korelasi dengan rancangan cross sectional pada 43 responden yang diambil secara accidental sampling. Pengumpulan data dengan kuisioner persepsi dan harga diri klien gagal ginjal kronik yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Pengujian hipotesis penelitian dengan coeficient contingensi.Hasil: Persepsi responden tentang gagal ginjal kronik di ruang Hemodialisa RSUD Dr. R. Soedjati Soemodiardjo Purwodadi Grobogan sebagian besar negatif sejumlah 26 responden (60,5%) dan harga diri baik sejumlah 17 responden (39,5%). Harga diri responden gagal ginjal kronik sebagian besar buruk sejumlah 26 responden (60,5%) dan harga diri baik sejumlah 17 responden (39,5%).Simpulan: Ada hubungan antara persepsi klien tentang penyakit gagal ginjal kronik dengan perubahan harga diri di ruang Hemodialisa RSUD Dr. R. Soedjati Soemodiardjo Purwodadi Grobogan. Besarnya hubungan dalam kategori kuat karena koefisien kontingensi terletak antara 0,60-0,799 dengan arah korelasi positif. Kata Kunci   : Persepsi, Gagal Ginjal Kronik, Harga Diri
STUDI DISKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG MENOPAUSE PADA IBU PREMENOPASE DI DUSUN TUNGGAK
Christina Nur Widayati;
Purhadi Purhadi;
Ardita Putri Utami
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 4, No 2 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35720/tscners.v4i2.179
Latar belakang: Pengetahuan tentang menopause merupakan segala sesuatu yang diketahui mengenai menopause. pengertian premenopause merupakan bagian dari masa klimakterium yang terjadi sebelum menopause. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang menopause pada ibu premenopause di Dusun Tunggak.Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling sebanya 55 ibu yang belum mengalami menopause. Hasil: Berdasarkan penelitian ini besar responden memiliki umur 43-44 tahunsejumlah 19 responden (34,5%), sebagian besar responden memiliki pekerjaansebagai IRT sebanyak 23 responden (41,8%), sebagian besar responden memiliki pendidikan SD sebanyak 29 responden (52,7%). sebagian besar responden memiliki pengetahuan tentang menopause baik sejumlah 21 responden (38,2%).Kesimpulan: Tingkat pengetahuan tentang menopause pada ibu premenopause di Dusun Tunggak sebagian besar baik. Kata kunci : Tingkat Pengetahuan, menopause, premenopause
PENGARUH PEMBERIAN AIR MINERAL TERHADAP FUNGSI MEMORI JANGKA PENDEK ANAK USIA SEKOLAH DI SD N 2 GEMBONG PATI
Biyanti Dwi Winarsih;
Yayuk Fatmawati;
Sri Hartini
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 5, No 2 (2020): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35720/tscners.v5i2.244
Latar belakang; Usia sekolah meupakan periode dimana anak-anak dianggap mulai bertanggung jawab atas perilakunya sendiri dalam hubungan dengan dengan orang tua, teman sebaya, dan orang lain. Perkembangan intelektual dan peforma akademik anak telah menjadi perhatian karena implikasinya pada masa depan serta kualitas individu dan kehidupan sosial. Peforma akademis selain ditentukan fungsi afektif juga fungsi intelegensi, dimana intelegensi merupakan aplikasi dari aspek kognitif dan metakognitif pada proses belajar dan pemecahan masalah. Proses kognitif bergantung dari fungsi-fungsi otak seperti memori jangka pendek dan memori jangka panjang. Daya ingat yang baik akan menunjang prestasi akademis anak, sehingga diperlukan proses integrasi otak yang optimal. Berbagai cara untuk mengoptimalkan fungsi otak, diantaranya adalah dengan belajar, bermain dan gizi/nutrisi termasuk kebutuhan cairan tubuh. Penelitian bertujuan mengetahui pemberian air mineral terhadap fungsi memori jangka pendeka anak usia sekolah di SD N 2 GembongMetode; Jenis penelitian menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metode One-group pre-post test design dan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sejumlah 53 responden pada siswa kelas III, IV dan V. Alat bantu yang digunakan adalah kuesioner Digit Span. Hasil uji normalitas data tidak normak, uji statistik yang digunakan adalah uji wilcoxon.Hasil: uji wilcoxon dengan nilai p-value = 0,001 < 0,00 yang artinya ada pengaruh pemberian air mineral terhadap fungsi memori jangka pendek anak usia sekolah di SDN 2 Gembong. Kesimpulan; setelah minum air mineral terdapat peningkatan memori jangka pendek pada responden. Kata Kunci : Memori Jangka Pendek, Air Mineral, Anak Usia Sekolah
PENERAPAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF JENIS PUZZLE TERHADAP PERKEMBANGAN PERSONAL SOSIAL ANAK USIA PRASEKOLAH
Erni Yuniati;
Dewi Narullita
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 6, No 1 (2021): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35720/tscners.v6i1.274
Latar Belakang : Perkembangan personal sosial anak salah satunya dipengaruhi oleh penggunaan alat permainan edukatif. Terdapat jenis permainan edukatif yang digunakan dalam menstimulus perkembangan personal social anak diantaranya adalah puzzle. Namun sayangnya dilapangan, kegiatan yang dapat menstimulus perkembangan personal sosial anak masih belum dilakukan dengan adekuat, dalam hal ini frekuensinya masih kurang dari yang digunakan. Sehingga perkembangan personal sosial anak menjadi kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan alat permainan edukatif puzzle terhadap perkembangan personal sosial anak usia prasekolah di Wilayah Kerja Puskesmas Kuamang Kuning X.Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi experiment designdengan rancangan pretestdan posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive samplingsejumlah 17 responden kelompok intervensi permainan edukatif jenis puzzle. Cara pengumpulan data menggunakan kuisioner dan dengan cara observasi.Penilaian menggunakan lembar instrumen DENVER II yang diambil aspek pengukuran personal sosial. Analisa data yang digunakan adalah uji t 2 sampel dependen dan uji t 2 sampelindependen untuk bivariat. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh intervensi permainan edukatif jenis puzzleterhadap perkembangan personal social anak usia prasekolah. Berdasarkan hasil penelitian, untuk menstimulus perkembangan personal sosia anak, agar dilakukan dengan menambah frekuensi permainan, dapat menggunakan puzzle.Hasil : Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh intervensi permainan edukatif jenis puzzleterhadap perkembangan personal sosial anak usia prasekolah. Berdasarkan hasil penelitian, untuk menstimulus perkembangan personal sosial anak, agar dilakukan dengan menambah frekuensi permainan, dapat menggunakan puzzle.Kesimpulan : Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terjadi perubahan peningkatan perkembangan personal sosial anak setelah diberikan intervensi permainan edukatif jenis puzzle Kata Kunci :Puzzle, Personal Sosial
GAMBARAN STRES AKADEMIK PADA DOSEN UNIVERSITAS YANG MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID 19
Anggraini Dwi Larasati;
Madyo Maryoto;
Noor Rochmah Ida Ayu
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 6, No 2 (2021): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35720/tscners.v6i2.312
Latar Belakang: Pembelajaran online efektif menekan penyebaran covid-19 di perguruan tinggi. Namun, tuntutan dan kendala selama proses perkuliahan atau pembelajaran online, menyebabkan dosen mengalami stres. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran stres akademik pada dosen Universitas Harapan Bangsa yang melaksanakan pembelajaran online pada masa pandemi covid-19Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi cross sectional. Sampel yang digunakan adalah 50 sampel yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat untuk melihat distribusi frekuensi masing-masing variabelHasil : Hasil penelitian mengungkapkan bahwa responden dalam penelitian ini didominasi oleh responden perempuan, dengan usia dewasa awal dengan status tidak bekerja/dosen biasa dan dengan status tempat tinggal, sebagian besar responden tinggal bersama keluarga inti. Sebagian besar responden dengan stres akademik sedangKesimpulan : Tenaga pengajar atau dosen terbiasa memberikan pembelajaran secara tatap muka sehingga dengan adnaya perubahan metode pembelajaran membuat dosen menjadi cemasa dan stress. Hal ini perlu mendapatkan perhatian guna mengatasi stress agar kejadian stress tidak bertambah banyak Kata kunci; Stress Akademik, Dosen Universitas, Pandemi Covid-19
PERBEDAAN PENGARUH GLUKOSA DARAH ACAK DAN DRESSING TERHADAP LUKA DIABETES DI MALANG
Taufan Arif
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 7, No 02 (2022): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35720/tscners.v7i02.388
Pendahuluan: Luka kaki diabetes merupakan kondisi patologis kaki akibat diabetes mellitus atau komplikasinya dalam jangka panjang. Amputasi ulkus diabetik mencapai 1 juta setiap tahunnya. Tujuan penelitian menjelaskan perbedaan pengaruh glukosa darah acak dan dressing terhadap luka diabetes di Malang.Metode: Penelitian menggunakan cross sectional design. Populasi berjumlah 60 responden. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Kriteria inklusi meliputi klien DM berusia >35 tahun, DM tipe-II, dan luka grade 1 dan 2. Kriteria eksklusi meliputi klien ostoemielitis, tidak kooperatif, dan ketoasidosis diabetikum. Variabel independent adalah glukosa darah acak, dan dressing. Variabel dependent penelitian adalah luka. Instrumen glukosa menggunakan glukometer. Instrumen dressing menggunakan lembar observasi. Instrumen luka menggunakan lembar observasi BWAT. Penelitian dilaksanakan September-November 2018. Data dianalisis menggunakan uji regresi liner ganda.Hasil: Uji regresi linier berganda menunjukkan nilai p-value variabel gula darah acak adalah 0.039 dan variabel wound dressing menunjukkan nilai p-value 0.002. Dari hasil regresi tersebut menunjukkan variabel wound dressing lebih berpengaruh terhadap luka. Kesimpulan:Penggunaan wound dressing dalam perawatan luka diabetes memberikan pengaruh yang lebih besar dalam proses penyembuhan luka daripada kestabilan kadar glukosa darah acak. Penggunaan wound dressing yang menjaga moisture balance akan meningkatkan proses pertumbuhan sel, proliferasi kolagen, dan menstabilkan matrikskan jaringan sehat. Jika penelitian akan dilanjutkan oleh peneliti selanjutnya, maka perlu melanjutkan penelitian yang melihat kadar glukosa darah dengan pemeriksaan HbA1c. Kata Kunci: Luka Kaki Diabetes, Glukosa Darah Acak, Wound Dressing
HUBUNGAN RESPON TIME PERAWAT DENGAN PENANGANAN NYERI PADA PASIEN FRAKTUR AKIBAT KECELAKAAN LALU LINTAS DI IGD RSUD DR. RADEN SOEDJATI SOEMODIARDJO PURWODADI
Melina Dewi Astuti;
Sutrisno Sutrisno;
Rahmawati Rahmawati
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 8, No 01 (2023): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35720/tscners.v8i01.416
Latar Belakang : Data yang dihimpun oleh Global Status Report On Road Safety (2018) angka mortilitas yang diakibatkan oleh kecelakaan lalu lintas mencapai 1,35 juta kematian per tahun diseluruh dunia dan lebih dari 50 juta jiwa mengalami luka berat. Kini, kecelakaan lalu lintas menjadi pembunuh utama manusia dengan rentang usia 5 hingga 29 tahun. WHO (2018) kasus fraktur di Indonesia menjadi penyebab kematian terbesar ketiga dibawah penyakit jantung coroner dan TBC. WHO mencatat terdapat 31.726 total kematian di Indonesia dengan prevalensi 12.2%. Data pasien fraktur di IGD RSUD Dr. Raden Soedjati Soemodiardjo Purwodadi mencapai 284 kasus per tanggal 12 November 2021.Metode : Penelitian ini menggunakan desain Deskriptif Korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah sampel 35 responden.Hasil : Hasil uji korelasi Rank Spearman diperoleh p-value sebesar 0,011 kurang dari ? 0,05, artinya ada hubungan Respon Time Perawat dengan Penanganan Nyeri Pada Pasien Fraktur Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di IGD RSUD Dr. Raden Soedjati Soemodiardjo Purwodadi dengan arah positif dan kekuatan nilai r = 0,424 yang artinya cukup kuat.Kesimpulan : Ada hubungan respon time perawat dengan penanganan nyeri pada pasien fraktur akibat kecelakaan lalu lintas di IGD RSUD Dr. Raden Soedjati Soemodiardjo Purwodadi.
PERBEDAAN ANTARA AIR MINUM YANG DIMASAK DENGAN AIR MINUM ULTRAVIOLET TERHADAP ADANYA BAKTERI ESCHERICHIA COLI DI KECAMATAN KARANGRAYUNG KABUPATEN GROBOGAN
Purhadi Purhadi;
Anita Lufianti;
Meity Mulya Susanti
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 2, No 2 (2017): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35720/tscners.v2i2.4
ABSTRAK Latar Belakang: Escherichia coli adalah bakteri indikator kualitas air minum karena keberadaannya di dalam air mengindikasikan bahwa air tersebut terkontaminasi oleh feses, yang kemungkinan juga mengandung mikroorganisme enterik patogen lainnya. Jika air telah terkontaminasi oleh bakteri dan dikonsumsi terus-menerus dalam jangka panjang akan berdampak pada timbulnya penyakit seperti radang usus, diare, infeksi pada saluran kemih dan empeduTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan antara air minum yang dimasak dan air minum dengan ultraviolet terhadap adanya bakteri Escherichia Coli di Kecamatan Karangrayung Kabupaten GroboganMetode: Penelitian ini menggunakan desain pre experiment designs/Quasy Eksperimental dengan Pendekatan post test only design/one shot case stud. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 10 responden yang dibagi menjadi dua, 5 depo air minum isi ulang yang menggunakan lampu ultraviolet dan 5 air minum yang dimasak sampai mendidih. Analisa data yang digunakan adalah uji manwithney.  Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan antara air minum dengan perlakuan dimasak dan air minum dengan ultraviolet terhadap keberadaan bakteri E. Coli. Uji manwithney rata-rata keberadaan bakteri e.coli pada air masak 5.50 dan dengan ultraviolet 5.50 dengan nilai sig 1.000 > 0,05 jadi didapatkan kesimpulan tidak ada perbedaan antara air minum dengan perlakuan dimasak dan air minum dengan ultraviolet terhadap keberadaan bakteri E. ColiKesimpulan: tidak ada perbedaan antara air minum yang dimasak dan air minum dengan ultraviolet terhadap adanya bakteri Escherichia Coli di Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan Kata kunci: Air masak, Ultraviolet, Bakteri Escherichia Coli
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN DAUN JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA) DAN DAUN SIRIH MERAH (PIPER CROCATUM) TERHADAP PENGONTROLAN ODOUR (BAU) PADA PASIEN DENGAN LUKA DIABETES MELLITUS DI FATCHUL WOUND CARE
Sutrisno Sutrisno;
Daru Puji Hidayat
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 3, No 1 (2018): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35720/tscners.v3i1.57
Latar belakang: Pada pasien diabetes mellitus 15% diantaranya menderita ulkus. Dari studi pendahuluan 22 pasien ulkus diabetes di FWCC. 63.64% pasien merawat luka dengan rivanol, 18.18% pasien menggunakan NaCl, 9.09% merawat lukanya dengan betadin dan sisanya 18.18% pasien merawat luka dengan bioplasenton. Tetapi ulkus diabetes tersebut tidak kunjung sembuh dan menimbulkan bau yang menyengat. Wound cleansing menggunakan larutan yang non toksik untuk mempercepat penyembuhan luka dan mengontrol kontaminasi bakteri lebih lanjut sehingga Odour dapat diminimalisir. Salah satu contohnya dapat menggunakan astringent herbal yaitu larutan rebusan daun jambu biji (Psidium guajava) dan rebusan daun sirih merah (Piper crocatum). Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui efektivitas penggunaan daun jambu biji (Psidium guajava) dan daun sirih merah (Piper crocatum) terhadap pengontrolan odour (bau) pada pasien dengan luka diabetes mellitus Di Fatchul Wound Care.Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan pendekatan Postest Only Design. Taknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling dengan metode accidental sampling dan didapatkan 20 responden.Hasil; Berdasarkan analisis menggunakan uji Independent sample t-test didapatkan nilai mean : perlakuan wound cleansing menggunakan rebusan daun Psidium guajava dan rebusan daun Piper crocatum sebesar 20.50 dan 12.70. Selain itu, dari hasil uji diperoleh nilai p=0.000 (p < 0.05) yang menunjukan ada perbedaan yang signifikan dengan tingkat kepercayaan 95% didapatkan nilai t=5.876 (> dari t tabel = 1.734) yang berarti bahwa perbedaan tersebut dapat diterima dengan nilai perbedaan rata-rata (mean) sebesar 7.80.Simpulan; wound cleansing menggunakan rebusan daun Piper crocatum lebih cepat mengontrol odour pada luka diabetes. Kata Kunci : Wound cleansing, Psidium guajava, Piper crocatum dan Odour
PENGARUH PEMBERIAN BUBUR KACANG HIJAU TERHADAP PERUBAHAN BERAT BADAN BALITA DENGAN STATUS GIZI KURANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAWANGHARJO KABUPATEN GROBOGAN
Purhadi Purhadi;
Rahmawati Rahmawati;
Zaenat Joni Mustofa
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 4, No 1 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35720/tscners.v4i1.137
Latar Belakang; Bubur kacang hijau merupakan makanan tambahan untuk pemulihan gizi yang diperkaya dengan vitamin dan mineral. Bubur kacang hijau memiliki kandungan protein yang lengkap sehingga dapat membantu pembentukan sel-sel tubuh dan pertumbuhan sehingga dapat meningkatkan berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bubur kacang hijau terhadap perubahan berat badan balita dengan status gizi kurang di Wilayah Kerja Puskesmas Tawangharjo Kabupaten Grobogan.Metode; Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pra Eksperimendengan pendekatan One Group Pre Test Post Test Design.Teknik sampling yang digunakan adalah Accidental Sampling dan didapatkan 11 responden.Analisis datanya dengan bantuan computerizedmenggunakan uji paired t testdengan taraf signifikansi 95 %.Hasil; Berdasarkan hasil analisa data (1) Berat badan responden sebelum diberikan bubur kacang hijau memiliki rata-rata berat badan 9054,5 gram, (2) Berat badan responden setelahdiberikan bubur kacang hijau memiliki rata-rata berat badan 9427,3 gram, (3) Ada perbedaan yang bermakna antara berat badan pre dan post pemberian bubur kacang hijau dengan nilai t hitung (3,658) > t tabel (2,228) dan nilai pv (0,004) < α (0,05).Kesimpulan –Berdasarkan hasil uji paired t test disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian bubur kacang hijau terhadap perubahan berat badan balita dengan status gizi kurang di Wilayah Kerja Puskesmas Tawangharjo Kabupaten Grobogan Kata Kunci: Bubur Kacang Hijau, Balita, Status Gizi