cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@unan.ac.id
Phone
+62292-426455
Journal Mail Official
lppm@unan.ac.id
Editorial Address
Jl. Gajah Mada No. 07 Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah
Location
Kab. grobogan,
Jawa tengah
INDONESIA
The Shine Cahaya Dunia Ners
Published by Universitas An Nuur
ISSN : 25032445     EISSN : 25032453     DOI : https://doi.org/10.35720/tscners
Core Subject : Health,
Merupakan jurnal dalam bidang keperawatan yang memuat hasil-hasil penelitian ataupun konsep literature review dalam bidang keperawatan ataupun kesehatan. Scope keilmuan pada jurnal ini antara lain; Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Gerontik, Keperawatan Keluarga, Menejemen keperawatan serta Kegiatan yang bersifat Promotif, Prefentif, Kuratif dan Rehabilitatif.
Articles 125 Documents
PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) OLAHAN TELUR TERHADAP PERUBAHAN BERAT BADAN PADA BALITA BAWAH GARIS MERAH (BGM) USIA 1-5 TAHUN DI PUSKESMAS PURWODADI I Meity Mulya Susanti; Anita Lufianti; Siti Anisatun Nisa
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 1, No 1 (2016): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v1i1.25

Abstract

Latar belakang; Balita merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap masalah kesehatan, terutama masalah gizi kurang atau buruk. Untuk mencegah gizi balita yang ditandai dengan berat badan kurang atau dibawah garis merah dilakukan pemberian makanan tambahan (PMT) berupa olahan telur karena telur menjadi bagian penting dari nutrisi yang di butuhkan anak, karena kaya akan zat besi, protein, lemak, dan protein sangat penting sebagai zat pembangun untuk pembuatan sel-sel baru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian makanan tambahan (PMT) olahan telur terhadap perubahan berat badan balita bawah garis merah (BGM) usia 1-5 tahun di Puskesmas Purwodadi I Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan.Metodologi; Jenis penelitian ini adalah Pra Eksperimentdengan jenis rancangan One Group Pre Post Test Designdengan tehnik Accidental Samplingdan didapatkan 14 respondenyang sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Teknik pengumpulan data dengan melakukan penimbangan sebelum dan setelah dilakukan pemberian makanan tambahan (PMT) olahan telur pada balita bawah garis merah.Hasil; Berdasarkan hasil analisa data didapatkan hasil uji beda antara berat badan balita sebelum dan setelah pemberian makanan tambahan (PMT) olahan telur menggunakan uji Paired T Testnilai pv (0,000) < α 0,05 sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian makanan tambahan (PMT) olahan telur terhadap perubahan berat badan balita bawah garis merah (BGM) usia 1-5 tahun di Puskesmas Purwodadi I Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan.Kesimpulan; Ada perbedaan rata-rata berat badan balita sebelum dan sesudah pemberian makanan tambahan (PMT) olahan telur, dengan demikian ada perbedaan yang bermakna berat badan balita sebelum dan sesudah pemberian makanan tambahan (PMT) olahan telur kepada balita bawah garis merah Kata kunci; Olahan Telur, PMT, BGM
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG KLIMAKTERIUM DENGAN KESIAPAN IBU MENGHADAPI MASA KLIMAKTERIUM DI PADUKUHAN PUNDUNG TIRTOMARTANI KALASAN Florentina Kusyanti
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 3, No 2 (2018): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v3i2.120

Abstract

Latar Belakang: Masa klimakterium merupakan masa peralihan dari masa reproduksi ke masa senium, dimana seorang wanita akan mengalami berbagai perubahan fisik maupun psikis. Dalam perubahan itu, seorang wanita membutuhkan kesiapan untuk menerima suatu keadaan yang dialaminya. Kesiapan akan dipengaruhi oleh pengetahuan seorang wanita tersebut. Berdasarkan studi pendahuluan di Padukuhan Pundung Tirtomartani Kalasan, dari 10 orang ibu terdapat 3 ibu (30%) memiliki pengetahuan yang baik dan 7 ibu (70%) memiliki pengetahuan yang kurang mengenai klimakterium. Diketahuinya tingkat pengetahuan ibu tentang klimakterium di Padukuhan Pundung Tirtomartani Kalasan dapat mempengaruhi kesiapan ibu dalam menghadapi masa klimakterium.Metode: Penelitian dilaksanakan di Padukuhan Pundung Tirtomartani Kalasan. Menggunakan metode deskriptif korelasional dan desain penelitiannya adalah cross-sectional. Subyek penelitian adalah ibu yang berusia 40-49 tahun dan masih mengalami haid. Penelitian ini menggunakan teknik sampel total sampling dan sampel di penelitian ini adalah 48 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner.Hasil: Ibu di Padukuhan Pundung Tirtomartani Kalasan mayoritas (58,3%) berada pada umur 40-45 tahun, mayoritas (33,3%) berpendidikan SMP, mayoritas (83,3%) bekerja sebagai ibu rumah tangga, dan mayoritas (87,5%) mendapatkan informasi dari tenaga kesehatan. Mayoritas (60,4%) pengetahuan ibu di Padukuhan Pundung Tirtomartani Kalasan berada dalam kategori baik, sedangkan (39,6%) berada dalam kategori cukup. Mayoritas (66,7%) ibu di Padukuhan Pundung Tirtomartani Kalasan pada tahun 2014 mempunyai kesiapan dalam kategori siap, sedangkan (33,3%) ibu mempunyai kesiapan dalam kategori tidak siap. Hasil survey deskriptif yang didapat chi-square hitung adalah 17,423 dan p-value adalah 0,000. Nilai C (koefisien kontingensi) = 0,516 yang berarti ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang klimakterium dengan kesiapan ibu menghadapi masa klimakterium di Padukuhan Pundung Tirtomartani Kalasan dan memiliki keeratan yang sedang.Kesimpulan: Ada hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang klimakterium dengan kesiapan ibu menghadapi masa klimakterium di Padukuhan Pundung Tirtomartani, Kalasan. Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Kesiapan, Klimakterium
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN HEPATITIS DI KABUPATEN GROBOGAN Nurulistyawan Tri Purnanto; Suryani Suryani; Sulistiyarini Sulistiyarini
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 4, No 2 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v4i2.182

Abstract

Latar Belakang: Hepatitis merupakan salah satu penyakit yang tidak dapat diprediksi sebelumnya. Mayoritas penderita telah terdekti setelah kronis. Di Indonesia pada tahun 2019, data menyebutkan lebih dari 877 orang terdiagnosa dengan hepatitis dan separo dari jumlah tersebut mengalami komplikasi. Ada banyak faktor penyebab hepatitis yang salah satunya adalah pengetahuan dan perilaku perawat dalam pencegahan hepatitis.Tujuan: tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat dengan perilaku pencegahan hepatitis di Kabupaten Grobogan.Metode: desain penelitian ini menggunakan quantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sample dalam penelitian ini adalah 109 responden yang dipilih secara simple random sampling. Data dianalisa dengan menggunakan chi-square.Hasil: Tingkat pengetahuan responden tentang hepatitis adalah baik yaitu sebanyak 58 (53,2%); perilaku perawat dalam pencegahan hepatitis berada pada level baik yaitu 98 (89,9%) dan terdapat hubungan antara Pengetahuan Perawat dengan Perilaku pencegahan hepatitis (p-value; 0,001 dengan nilai r sebesar 0,824)Kesimpulan: terdapat hubungan antara Pengetahuan Perawat dengan Perilaku pencegahan hepatitis Kata Kunci : Pengetahuan; Perawat; Perilaku; Pencegahan; Hepatitis
HUBUNGAN PERAN BIDAN DALAM PENYULUHAN TERHADAP PEMANFAATAN BUKU KIA OLEH IBU HAMIL Ayannur Ayannur; Nur Aliyah Rangkuti
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 5, No 2 (2020): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v5i2.247

Abstract

Latar belakang: Buku KIA merupakan alat yang digunakan oleh bidan untuk mendeteksi secara dini adanya gangguan atau masalah kesehatan ibu dan anak, alat komunikasi dan penyuluhan dengan informasi yang penting bagi ibu, keluarga dan masyarakat mengenai pelayanan, kesehatan ibu dan anak termasuk rujukannya dan paket (standar) pelayanan KIA, gizi, imunisasi, dan tumbuh kembang balita.Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik korelasi. Populasi penelitian adalah ibu hamil yang berkunjung ke Puskesmas Sayurmatinggi yang berjumlah 38 orang dan sekaligus menjadi sampel penelitian. Data dianalisis dengan menggunakan fisher’s exact test dengan tingkat kepercayaan 95%.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 20-30 tahun = 23 orang (60,5%), tingkat pendidikan mayoritas tamat SMA = 22 orang (57,9%), serta mayoritas kehamilan pada trimester III = 16 orang (42,1%). Mayoritas bidan berperan dalam penyuluhan = 28 orang (73,7%) dan mayoritas ibu hamil memanfaatkan buku KIA = 25 orang (65,8%). Dengan menggunakan uji statistik chi-square  menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara peran bidan dalam penyuluhan terhadap pemanfaatan buku KIA oleh ibu hamil di Puskesmas Sayurmatinggi (nilai p=0,001).Kesimpulan : Penelitian ini membuktikan bahwa bidan memiliki peran penting dalam memberikan penyuluhan kepada ibu hamil agar ibu hamil dapat melaksanakan pesan-pesan didalam buku KIA yang telah diberikan oleh bidan. Oleh karena itu, diharapkan kepada bidan agar tetap meningkatkan pelayanannya dalam memberikan penyuluhan kepada ibu hamil sebagai salah satu upaya pemerintah dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Kata Kunci : Peran bidan, Pemanfaatan buku KIA
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR (POLA ASUH, STIMULASI DINI, STATUS GIZI) YANG MEMPENGARUHI TUMBUH KEMBANG ANAK USIA 3-6 TAHUN DI KABUPATEN BUNGO PROPINSI JAMBI Suhaela Aro&#039;fah
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 6, No 2 (2021): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v6i2.297

Abstract

Latar belakang; Anak merupakan generasi penerus bangsa yang sedang mengalami pertumbuhan dan perkembangan dengan pesat. Pada periode ini tidak terlepas dari berbagai masalah yang sering muncul. Masalah terpenting adalah keterlambatan tumbuh kembang. Wilayah Kabupaten Bungo jumlah anak dengan keterlambatan perkembangan sebanyak 95 orang.Metode; Penelitian ini merupakan penelitian deskriptik analitik dengan menggunakan pendekatan retrospektif. Jumlah sampel sebanyak 56 anak, dengan kriteria anak-anak usia  3-6 tahun. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pola asuh, stimulasi dini, lembar denver II dan tabel BB/TB. Analisa data menggunakan uji spearman rho dan regresi logistik.Hasil; nilai pola asuh p (0,002), stimulasi dini p (0,023), gizi p (0,000) nilai p < (0,05) maka, terdapat hubungan antara variabel pola asuh, stimulasi dini dan status gizi dengan tumbuh kembang anak. Status gizi memiliki kekuatan hubungan paling kuat dibanding stimulasi dini dan pola asuh. Anak dengan tumbuh kembang tidak terlambat mayoritas mendapatkan pola asuh demokratis 24 (58,5%), terstimulasi dini 34 (82,9 %), gizi baik 38 (92,7%). Anak dengan keterlambatan tumbang mayoritas orang tua menerapkan pola asuh neglected  6 (40%), tidak terstimulasi dini 7 (46,7%), status gizi lebih 3 (20%).Kesimpulan : Maka dapat disimpulkan secara statistik p < (0,05) ada hubungan antara ketiga variabel tersebut terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak Kata kunci: Pola asuh; Stimulasi Dini; Status Gizi; Tumbuh Kembang

Page 13 of 13 | Total Record : 125