cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@unan.ac.id
Phone
+62292-426455
Journal Mail Official
lppm@unan.ac.id
Editorial Address
Jl. Gajah Mada No. 07 Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah
Location
Kab. grobogan,
Jawa tengah
INDONESIA
The Shine Cahaya Dunia Ners
Published by Universitas An Nuur
ISSN : 25032445     EISSN : 25032453     DOI : https://doi.org/10.35720/tscners
Core Subject : Health,
Merupakan jurnal dalam bidang keperawatan yang memuat hasil-hasil penelitian ataupun konsep literature review dalam bidang keperawatan ataupun kesehatan. Scope keilmuan pada jurnal ini antara lain; Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Gerontik, Keperawatan Keluarga, Menejemen keperawatan serta Kegiatan yang bersifat Promotif, Prefentif, Kuratif dan Rehabilitatif.
Articles 125 Documents
APLIKASI EMPOWERMENT DALAM MENINGKATKAN SUBJECTIVE WELL-BEING IBU POSTPARTUM PRIMIPARA YANG MENGALAMI BREAST ENGORGEMENT : LITERATURE REVIEW Reina Dhamanik; Luky Dwiantoro
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 5, No 1 (2020): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v5i1.214

Abstract

Latar Belakang : Postpartum merupakan masa transisi dari intranatal ke postnatal, masa ini ibu belajar beradaptasi dengan perubahan fisik, seperti breast engorgement. Didapatkan 66,6%-75% ibu mengalami bendungan ASI karena ketidakadekuatan pengeluaran ASI. Kondisi stress memicu perasaan yang mempengaruhi pandangan seseorang tentang kehidupan mencakup penilaian kognitif terhadap kepuasan hidup dan penilaian afektif dari suasana hati dan emosi. Subjective well-being dibutuhkan oleh ibu postpartum menjalankan peran baru secara optimal dalam proses menyusui. Teknik yang dilakukan untuk meningkatkan subjective well-being dengan empowerment. Empowerment merupakan konsep menejemen sebagai bentuk partnership dan proses memampukan individu untuk memilih, mengambil kendali, dan mengambil keputusan atas hidupnya. Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi dan kemandirian dalam menggunakan kemampuan yang dimiliki sehingga tercapainya kesejahteraan.Tujuan : memberikan gambaran aplikasi empowerment dalam meningkatkan subjective well-being ibu postpartum yang mengalami breast engorgementMetode : metode yang digunakan dalam pencarian dengan database Google schoolar, Scientdirect, PubMed, Jurnal Perawat Indonesia, dan Jurnal Diponegoro. Kata kunci pencarian yaitu subjective well-being, breast engorgement, ibu postpartum, dan empowerment.Hasil: analisa sintesa dilakukan antara komponen subjective well-being dan empowerment didapatkan antara lain, Education, Information and Personal Competence : edukasi dan informasi untuk meningkatkan kompetensi, kognitif, serta kemandirian ibu. Patient Centered Care: pelayanan berfokus pada ibu postpartum yang memberi kesempatan keluarga untuk turut berpartisipasi aktif dengan melakukan empowerment dalam tercapainya kepuasan hidup (life satisfaction). Self-Determination: merupakan dimensi yang membentuk pemberdayaan psikologis dan berkaitan dengan kepribadian (personality) individu dalam membangun motivasi dan penerimaan diri (self-acceptance). Environment and social support: dukungan berperan dalam menciptakan lingkungan internal yang nyaman bagi ibu postpartum untuk meningkatkan self-empowerment.Kesimpulan : Aspek afek negatif pada subjective well-being ibu postpartum yang mengalami breast engorgement dapat ditingkatkan dengan empowerment. Kata kunci : Subjective Well-Being, Breast Engorgement, Ibu Postpartum, Empowerment
EFEKTIFITAS JAMU KUNYIT ASAM TERHADAP PENYEMBUHAN LASERASI PERINEUM DI KOTA PEKALONGAN Putri Andanawarih; Ni’matul Ulya
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 6, No 1 (2021): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v6i1.269

Abstract

Latar belakang: Penyebab kematian ibu, di antaranya adalah perdarahan 30,5%, infeksi 22,5%, gestosis 17,5%, dan anastesia 2,0%. Sebagian besar kematian ibu (88%) terjadi dalam waktu empat jam setelah persalinan. Robekan jalan lahir merupakan penyebab kedua tersering dari perdarahan pasca persalinan. Perineum ibu harus diperhatikan secara teratur terhadap kemungkinan terjadinya infeksi. Infeksi pada masa nifas menyokong tingginya mortalitas dan morbiditas maternal di Indonesia yaitu sekitar 38 % dari jumlah ibu post partum. Jamu merupakan ramuan tradisional sebagai salah satu upaya pengobatan yang telah dikenal luas dan dimanfaatkan oleh masyarakat dengan tujuan mengobati penyakit ringan, mencegah datangnya penyakit, menjaga ketahanan dan kesehatan tubuh. Jamu kunyit asam masih banyak dikonsumsi masyarakat, memiliki manfaat sebagai antioksidan (Navarro et al., 2002) dan antibakteri (Chan et al., 2011) karena peran senyawa kurkumin.Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan menggunakan kontrol time series design. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu nifas yang mengalami laserasi perineum derajat I atau derajat II di wilayah Kota Pekalongan. Tehnik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan simple random sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 30 responden yang terbagi menjadi dua kelompok dengan masing-masing kelompok 15 responden. Analisis data dilakukan dengan uji mann-whitney.Hasil: Penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pemberian jamu kunyit asam terhadap penyembuhan laserasi perineum (p-value 0,000). Disarankan kepada petugas kesehatan khususnya bidan dapat mengembangkan pengobatan herbal dengan pemberian jamu kunyit asam, dan bagi ibu nifas untuk dapat mengkonsumsi jamu kunyit asam guna penyembuhan laserasi perineum.Kesimpulan: Ada pengaruh jamu kunyit asam terhadap penyembuhan laserasi perineum pada ibu nifas dengan nilai p value < alpha (0,000 < 0,05) Kata Kunci : Jamu kunyit asam, laserasi perineum
PENGARUH BRITHING BALL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA IBU BERSALIN DI TPMB AMALIA TEMON, DESA BRATI Rosmala Kurnia Dewi; Anggita Septyani Permatasari
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 7, No 02 (2022): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v7i02.371

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan Brithing Ball diberikan kepada ibu bersalin dengan intruksi duduk diatas bola dengan kedua kaki membuka telapak kaki menempel lantai dan ditekuk 900, kemudian menggoyangkan panggung searah jarum jam atau kekiri dan kekanan.  Goyangan panggul diatas Brithing Ball meningkatkan kemajuan persalinan, mengurangi rasa nyeri, dan membuat rasa nyaman. Setelah aktivitas nyeri terhambat, produksi endorphin meningkat lalu dibawa ke otak untuk diterjemahkan. Peningkatan produksi endorphin menyebabkan penurunan sensasi nyeri sehingga menurunkan intensitas nyeri yang berhubung juga dengan penurunan tingkat kecemasan (Simanjuntak, M. K. 2022).Tujuan penelitian : untuk menganalisis pengaruh brithing ball terhadap tingkat kecemasan pada ibu bersalin di TPMB Amalia TemonMetode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan Quasi Ekxperimental menggunakan one group pretest posttest desaign. Jumlah sampel sebanyak 15 ibu bersalin.Hasil: Hasil penelitian dilihat dari tingkat kecemasan ibu bersalin sebelum dan sesudah penggunaan Brithing Ball mengalami penurunan dengan selisih rata-rata sebesar 3,14 dan nilai p value tingkat kecemasan <0,05 sehingga terdapat perbedaan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi Brithing Ball pada ibu bersalin di TPMB Amalia Temon.Kesimpulan: Pelaksanaan Brithing Ball terbukti membantu mengurangi tingkat kecemasan pada ibu bersalin di TPMB Amalia Temon.
PENGARUH PIJAT TUINA TERHADAP PENINGKATAN NAFSU MAKAN PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAPUAN KAPUBATEN BLORA Amelia Nur Hidayanti
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 8, No 01 (2023): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v8i01.411

Abstract

Latar Belakang: Tuina adalah perawatan tangan pada tubuh dengan menggunakan akupresur sebagai dasar pengobatan China yang bertujuan untuk menyeimbangkan tubuh. Tujuan melakukan tuina adalah untuk menghindari berkembangnya penyakit dengan cara meningkatkan pertahanan sistem imun yang ada di dalam tubuh itu sendiri. Salah satu metode yang efektif untuk meningkatkan nafsu makan adalah Prosedur dan teknik Pijat Tuina untuk Balita.Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah Pre Experiment dengan menggunakan One Group Pre Test – Post Test Design. Sampel penelitian adalah Balita Gizi Kurang di wilayah kerja Puskesmas Kapuan Kabupaten Blora. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner. Pengambilan sampel menggunakan Purposive SamplingHasil: Uji statistik pada seluruh responden menggunakan Paired T Test dengan ? = 0,05 atau 95% Convidental Interval (CI) diperoleh t = -8,666, nilai ? 0,000. Hasil penelitian menunjukkan setelah dilakukan Tuina Massage terdapat 32 (82,1%) responden dengan kategori nafsu makan baik sedangkan kurang dari 7 (17,9%) responden memiliki kategori nafsu makan.Kesimpulan: Berdasarkan uji statistik yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Pijat Tuina terhadap Peningkatan Nafsu Makan Balita di Puskesmas Kapuan Kabupaten Blora.
PERBANDINGAN BEHAVIOR PAIN SCALE DENGAN CRITICAL-CARE PAIN OBSERVATION TOOL PADA PENGKAJIAN TINGKAT NYERI PASIEN YANG TERPASANG VENTILATOR MEKANIK DI ICU RS PANTI WILASA DR.CIPTO SEMARANG Susiana Catur Suhariyanti; Diah Pujiastuti
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 8, No 02 (2023): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v8i02.455

Abstract

Latar belakang : Pasien terpasang ventilator menerima perawatan yang dapat menimbulkan rasa nyeri, dapat terjadi saat istirahat maupun saat prosedur. BPS dan CPOT adalah alat penilaian nyeri yang digunakan dalam menilai nyeri dan untuk meningkatkan manajemen nyeri pasien kritis.Tujuan : Mengetahui perbandingan antara Behavioral Pain scale (BPS) dengan Critical-care Pain Observatin Tool (CPOT) pada pengkajian tingkat nyeri pasien yang terpasang ventilator mekanik saat dilakukan suctioning.Metode : Penelitian merupakan studi kuantitatif non eksperimental, dengan desain observasi analitik. Jumlah sampel 35 pasien ICU (Intensive Care Unit) yang terpasang ventilator mekanik dilakukan pengkajian nyeri menggunakan BPS dan CPOT saat suctioning. Teknik pengambilan sampel dengan consecutive sampling, analisis univariat dengan Shapiro Wilk dan Mann Whitney untuk analisis bivariat.Hasil : Jenis kelamin terbanyak perempuan 22 responden, usia terbanyak 56-65 tahun 14 responden, tingkat kesadaran composmentis 22 responden. Skor BPS dan CPOT dari hasil statistik didapatkan mean score BPS 46,54 dan mean score CPOT 24,46 dengan p value <0.001.Kesimpulan : Ada perbedaan mean score antara BPS dan CPOT pada pengkajian tingkat nyeri pasien yang terpasang ventilator mekanik di ICU RS Panti Wilasa dr. Cipto Semarang. Saran : penelitian selanjutnya dapat meneliti tentang instrumen nyeri lain untuk mengkaji tingkat nyeri pada pasien kritis.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN BIDAN DALAM MELAKUKAN ANTENATAL CARE (ANC) TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI BIDAN PRAKTEK SWASTA (BPS) YACINTA DESA MAYAHAN KECAMATAN TAWANGHARJO KABUPATEN GROBOGAN Rahmawati Rahmawati; Anita Lufianti
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 1, No 2 (2016): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v1i2.30

Abstract

Latar Belakang; Kualitas pelayanan keperawatan dapat diukur melalui tingkat kepuasan masyarakat atas pelayanan kesehatan yang diterima. Keberhasilan pelayanan keperawatan yang salah satunya dapat berbentuk dalam asuhan keperawatan, dapat diukur dari cepatnya kesembuhan klien, menurunnya kecemasan klien, dan meningkatnya kepuasan klien akan pelayanan kesehatan. Kepuasan pasien merupakan salah satu hal sangat penting dalam meninjau mutu pelayanan khususnya pelayanan kebidanan suatu rumah sakit. Kepuasan pasien dari sisi yang berbeda pada saat pasien memasuki rumah sakit dengan serangkaian harapan dan keinginan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan Bidan dalam melakukan Antenatal Care terhadap tingkat kepuasan pasien di Bidan Praktek Swasta (BPS) Yacinta Desa Mayahan Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan.Metode; Jenis penelitian ini adalah deskriptif correlation dengan rancangan penelitian Cross Sectional dengan tehnik sampling yaitu accidental Sampling sebanyak 27 responden yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan.Hasil; Berdasarkan hasil analisa data menunjukkan kualitas pelayanan Bidan dalam melaukan Antenatal Care (ANC) Terhadap tingkat kepuasan pasien dengan Uji korelasi menggunakan uji Spearmen Rho didapatkan hasil uji kualitas pelayanan Bidan terhadap tingkat kepuasan pasien diketahui ρ hitung (0,756) > r table (0,324) dengan p-value (0.00) < sig (0,05). Dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan kualitas pelayanan Bidan dalam melakukan Antenatal Care (ANC) terhadap tingkat kepuasan pasien di Bidan Praktek Swasta (BPS) Yacinta Desa Mayahan Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan..Kesimpulan; Ada hubungan kualitas pelayanan Bidan dalam melakukan Antenatal Care (ANC) terhadap tingkat kepuasan pasien di Bidan Praktek Swasta (BPS) Yacinta Desa Mayahan Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan menggunakan uji Spearmen Rho. Secara signifikansi hubungan dikatakan kuat Kata kunci : Pelayanan, Kepuasan
PERAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP DETEKSI DINI KANGKER PAYUDARA MEMULAI PEMERIKSAAN SADARI PADA REMAJA PUTRI Tety Sulestiyowati
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 3, No 2 (2018): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v3i2.131

Abstract

Latar belakang; Dukungan keluarga adalah sebuah proses yang terjadi sepanjang masa kehidupan, sifat dan jenis dukungan berbeda dalam berbagai tahap-tahap siklus kehidupan. Dukungan keluarga dapat berupa dukungan sosial internal, seperti dukungan dari Ayah, Ibu, atau dukungan dari saudara kandung dan dapat juga berupa dukungan keluarga eksternal bagi keluarga inti. Kanker payudara adalah suatu penyakit dimana terjadi pertumbuhan berlebihan atau perkembangan tidak terkontrol dari sel-sel atau jaringan payudara, hal ini bisa terjadi di seluruh wanita penjuru dunia. Pemeriksaan sederhana untuk mendeteksi secara dini kanker payudara yaitu dengan memeriksa payudara sendiri atau disebut dengan istilah SADARI. Untuk mengetahui Peran Dukungan  Keluarga terhadap deteksi dini kangker payudara melalui pemeriksaan SADARI Pada Remaja Putri.Metode; kuantitatif descrictif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 77 siswi dengan teknik pengambilan sampel proportionate random sampling. Teknik analisis data menggunakan uji statistik chi square.Hasil; uji statistic menggunakan uji chi square diperoleh hasil p value = 0,002 < α (0,05). Kesimpulan; Ada Hubungan antara Peran Dukungan Keluarga terhadap Deteksi Dini Kanker Payudara  dengan Menggunakan Pemeriksaan Sadari Pada Remaja putri. Kata kunci : Dukungan Keluarga, Deteksi Dini Kanker Payudara , SADARI,  Remaja Putri
PERAN YOGA DALAM MENURUNKAN KECEMASAN PADA PASIEN JANTUNG Arif Mujiono; M. Ali Sobirin; Chandra Bagus Ropyanto
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 5, No 1 (2020): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v5i1.209

Abstract

Latar belakang; Kecemasan pada penyakit jantung dapat mempengaruhi program pengobatan karena kecemasan dapat mengurangi kemampuan adaptif terhadap dampak penyakit. Yoga sebagai bagian dari terapi pendamping medis farmakologis dapat menurunkan kecemasan, namun mekanismenya masih belum dipahami sehingga yoga jarang direkomendasikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui peran yoga terhadap penurunan kecemasan pada pasien dengan penyakit  jantung.Metode: Review artikel dilakukan terhadap jurnal yang berkaitan dengan pengaruh yoga terhadap kecemasan pada pasien penyakit jantung. Jurnal penelitian diambil dari publikasi internasional ; Medline, Sciencedirect dan Google Scholar yang berbahasa Inggris dan dipublikasikan pada tahun 2013 sampai tahun 2019. Kata kunci yang digunakan : Yoga, anxiety/stress in Heart Disease.Hasil: Didapatkan 8 artikel dengan desain systematic review, RCT, cohort study dan studi kualitatif  yang relevan terhadap pengaruh yoga dalam menurunkan kecemasan pada pasien penyakit jantung.Kesimpulan: Yoga aman dan berpengaruh terhadap penurunan kecemasan pasien penyakit jantung, namun dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan mekanisme yoga dapat menurunkan kecemasan pada pasien dengan penyakit jantung.                                 Kata kunci; Yoga, Kecemasan, Penyakit Jantung
CASE STUDY: QUANTUM TOUCH THERAPY TO TREAT INSOMNIA PATIENTS UNDERGOING HEMODIALYSIS Anton Suhendro; Untung Sujianto; Henni Kusuma
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 5, No 2 (2020): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v5i2.251

Abstract

Latar belakang: insomnia merupakan gangguan tidur yang prevalensinya paling tinggi pada pasien hemodialisa yaitu sekitar 45-69.1%. Insomnia yang dialami oleh pasien HD akan menyebabkan beberapa konsekuensi, diantaranya rasa kantuk di siang hari, depresi, kurang energi, gangguan kognitif, gangguan memori, lekas marah, disfungsi psikomotor dan penurunan kewaspadaan serta konsentrasi. Penelitian ini untuk menerapkan evidance based practice dalam penatalaksanaan insomnia pasien hemodialisa dengan terapi non farmakologi berbentuk Terapi Sentuhan Quantum (TSQ)Metode: penelitian ini menggunakan metode true experiment dengan desain pre dan post test pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik random sampling.Hasil: TSQ bisa menurunkan insomnia dari tingkat insomnia berat ke tingkat insomnia sedang dan ringan. Meskipun penurunan insomnia tidak merata ke kategori insomnia ringan, namun penurunan insomnia menujukkan hasil yang signifikan dengan nilai p = 0.001Kesimpulan: TSQ berpengaruh positif terhadap penurunan skor insomnia dimana artinya adalah TSQ efektif terhadap penurunan skor insomnia pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Agar TSQ bisa menghasilkan efek yang optimal keluhan fisik yang sangat menganggu juga harus diberikan terapi, seperti adanya gatal-gatal seluruh tubuh (pruritus uremik), anoreksia, gastritis, anemia, nyeri sendi, dll. Kata kunci: Terapi Sentuhan Quantum, Insomnia, Hemodialisa
GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI YANG MENGKONSUMSI DAUN KELOR DI PUSKESMAS KRADENAN 1 KABUPATEN GROBOGAN Wahyu Riniasih; Fitriani Fitriani
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 6, No 2 (2021): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v6i2.300

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi menjadi salah satu penyakit yang menjadi faktor risiko terbesar kematian. Hipertensi adalah salah satu penyakit penyerta yang banyak di temukan pada penderita COVID-19, sekitar 15% kasus hipertensi yang terdapat pada pasien COVID-19 (Chang T et all, 2020) dan kejadian hipertensi mayoritas terjadi pada usia lansia  sebesar 54,60% (Riskesdas 2018) Diperlukan suatu  tindakan non farmakologi untuk menurunkan tekanan darah salah satunya dengan daun kelor. Penelitian ini untuk mendeskripsikan perubahan tekanan darah pada lansia hipertensi yang  mengkonsumsi daun kelor.Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subyek pada penelitian ini adalah lansia di Puskesmas Kradenan 1 Kabupaten Grobogan berjumlah 30 orang dengan tehnik sampling : Accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan  lembar observasi pengukuran  tekanan darah, stetoskop, dan Sfigmomanometer atau Tensimeter, wawancara dan dokumentasiHasil; Data hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum mengkonsumsi daun kelor, tekanan darah sistole 8 orang (26,7%) mengalami hipertensi derajat 1, dan hipertensi derajat 2 sebanyak 22 orang (73,3%)  sedangkan tekanan darah diastole 2 orang (6,7%) mengalami hipertensi derajat 1, 26 orang (86,7% mengalami hipertensi derajat 2 dan 2 orang (6,7%) mengalami hipertensi derajat 3. Tekanan darah pasien sesudah mengkonsumsi daun kelor selama 2 minggu adalah  tekanan darah sistole 22 orang (73,3%) mengalami hipertensi derajat 1, dan hipertensi derajat 2 sebanyak 8 orang (26,7%)  sedangkan tekanan darah diastole 9 orang (30%) normal, 15 orang (50%) mengalami hipertensi derajat 1, 6 orang (20%) mengalami hipertensi derajat 2Simpulan; Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa daun kelor dapat menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. Kata Kunci; Tekanan Darah, Daun Kelor,  Lansia

Page 7 of 13 | Total Record : 125