cover
Contact Name
Muh. Nadzirin Anshari Nur
Contact Email
nadzirin@uho.ac.id
Phone
+6281342713802
Journal Mail Official
manajemen.rekayasa@uho.ac.id
Editorial Address
Jl. Mayjend S. Parman, Kendari Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Manajemen Rekayasa (Journal of Engineering Management)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 26853752     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jmr.v5i2
Perancangan dan Pengukuran Kerja Manajemen Rekayasa Teknik Sipil Manajemen Rekayasa Teknik Elektro Manajemen Rekayasa Teknik Kelautan Manajemen Rekayasa Teknik Arsitektur Manajemen Rekayasa Teknik Mesin Manajemen Rekayasa Teknik Informatika Penelitian Operasional Analisis Ekonomi Teknik Rekayasa Fasilitas dan Manajemen Energi Rekayasa Kualitas dan Keandalan Rekayasa Operasi dan Manajemen Operasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sistem Informasi Rekayasa Perancangan dan Manufaktur Perancangan dan Pengembangan Produk Perancangan dan Rekayasa Sistem
Articles 63 Documents
ANALISIS TINGKAT PELAYANAN SEKTOR PELABUHAN DALAM MENUNJANG ARUS BONGKAR MUAT PELABUHAN FERI PENYEBERANGAN KENDARI-WAWONII DI KOTA KENDARI Iliyas, La Ode Moh; Ade, Adris Putra; Ahmad, Siti Nurjanah
Jurnal Manajemen Rekayasa (Journal of Engineering Management) Vol 4, No 1 (2022): Mei Tahun 2022
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmr.v4i1.27267

Abstract

Melihatarus penumpang, distribusi barang/kendaraan, dan bongkar muat komoditas yang setiapwaktunya terus mengalami peningkatan dari tahun ketahun, sehingga dibutuhkan suatu pelayananpelabuhan yang mampu menunjang serta mewadahi guna mendukung kelancaran aktifitas bongkar muatdi pelabuhan penyeberangan Feri Kendari-Wawonii guna menciptakan produktivitas pelabuhan yangoptimal.Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui tingkat pelayanan operasional sektor pelabuhandalam menunjang arus bongkar muat di pelabuhan Feri penyeberangan Kendari-Wawonii di KotaKendari; (2) Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kenaikan atau penurunankualitas pelayanan pada pelabuhan tersebut berdasarkan standar PELINDO; (3) Untuk mengetahuistrategi apa yang tepat untuk meningkatkan pelayanan sektor pelabuhan dalam menunjang arus bongkarmuat. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif sebagai penilaian standar PELINDO, CSI dan IPAdalam menentukan tingkat pelayanan pelabuhan sekaligus memberikan strategi-strategi yang dilakukandalam meningkatkan pelayanan pelabuhan.Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa: (1) tingkat pelayanan pelabuhan masuk dalam katagori puasdengan nilai 67%; (2) faktor-fakor yang mempengaruhi penurunan kualitas pelayanan berdasarakanPELINDO yaitu kurangnya pengawasan di area parkir dan pos jaga, tidak adanya CCTV pada jalurmasuk dan keluar, kurangnya kemampuan komputasi, biaya parkir yang mahal sedangkan yangmemberikan peningkatan ada pada ruang tunggu,loket tiket dan tempat parkir yang tersedia; (3) strategiyang dapat dilakukan untuk meningkatkan pelayanan pelabuhan adalah dengan cara memberikanperbaikan akses yang mudah dalam menuju pelabuhan kapal Feri, memberikan sosialisasi tentangpelayanan yang tidak memandang status sosial dan Peningkatan ketepatan waktu berupa kedisiplinanABK kapal dan staf-staf pelabuhan dalam melakukan bongkar muat pelabuhan agar tidak terjadinyaketerlambatan jadwal kapal dan kepadatan di terminal tunggu kendaraan.Kata Kunci: Tingkat Pelayanan, Pelabuhan, CSI, IPA, PELINDO.
PENGARUH KESWADAYAAN TERHADAP PENYELESAIAN RUMAH TIDAK LAYAK HUNI PADA PROGRAM BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA DI KOTA KENDARI Baso Amrin Natsir1; La Ode Muhammad Magribi1; Abdul Kadir1
Jurnal Manajemen Rekayasa (Journal of Engineering Management) Vol 3 No 2 Oktober Tahun 2021
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmr.v3i2.23447

Abstract

 Salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan rumah layak huni yaitu dengan menyelenggarakan kebijakan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya yang selanjutnya disingkat BSPS yaitu bantuan pemerintah berupa stimulan bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk meningkatkan keswadayaan dalam bentuk uang tunai, tenaga kerja dan bahan bangunan untuk pembangunan dan peningkatan kualitas rumah beserta prasarana, sarana, dan utilitas umum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif.Hasil penelitian dalam pengujian hipotesis menunjukan bahwa keswadayaan uang, bahan dan tenaga berpengaruh signifikan secara bersama-sama dalam penyelesaian pembangunan rumah tidak layah huni di Kota Kendari dengan tingkat pengaruh keswadayaan uang sebesar 80%, Keswadayaan bahan 13,33% serta keswadayaan tenaga sebesar 6,67%.Kata Kunci: Keberhasilan Program, Keswadayaan, BSPS
ANALISIS PEMILIHAN MODA TAXI BANDARA DAN MOBIL RENTAL DI BANDAR UDARA HALUOLEO KENDARI DENGAN BINOMIAL LOGIT MODEL Achmad Fadly; La Ode Muhamad Magribi; Sitti Nurjannah Ahmad
Jurnal Manajemen Rekayasa (Journal of Engineering Management) Vol.2 N0.2 Oktober 2020
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmr.v2i2.16052

Abstract

Model pemilihan moda bertujuan untuk mengetahui probabilitas terpilihnya suatu moda (dalam hal ini adalah moda taxi bandara dan mobil sewa). Proses ini dilakukan untuk mengetahui atribut dan variabel-variabel yang mempengaruhi preferensi pelaku perjalanan untuk pemilihan moda. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik pelaku perjalanan moda transportasi umum taxi bandara dan mobil rental bandara, Mendapatkan model pemilihan moda yang dapat menjelaskan probabilitas pelaku perjalanan dalam memilih moda transportasi umum taxi bandara dan mobil rental bandara, Menguji sensitivitas pelaku perjalanan dalam penentuan pemilihan moda apabila dilakukan perubahan terhadap atribut perjalanan seperti: cost, passenger, time, Membandingan sensitivitas antara model kurva logit biner dan model probit biner.Analisis data menggunakan menggunakan metode stated preference, Penyajian data ini diselesaikan dengan Program SPSS 23. Hasil analisis data di dapatkan model utilitas pemilihan moda UTB-MR = -0,054 - 0,00005439 X1 - 0,430 X2 - 0,076  X3, Model tersebut mempunyai nilai R2 sebesar yaitu 0,569 atau 56,9%. Hasil yang diperoleh dari analisa sensitifitas fungsi utilitas model logit biner dan probit biner bahwa dari ketiga atribut yang dianalisa hasilnya adalah Atribut biaya (Cost), jumlah penumpang (Passenger)dan waktu (Time) memperlihatkan arah kemiringan garis yang negatif, Dari hasil perbandingan sensitifitas antara model logit biner dan probit biner terlihat bahwa kurva probit biner lebih sensitif dibanding kurva logit binerKata Kunci: Pemilihan Moda,Binomial Logit Model, Stated Preference, Sensifitas  
EVALUASI TINGKAT KENYAMANAN RUANG TERBUKA HIJAU PAPALIMBA KOTA KENDARI MENGGUNAKAN METODE THERMAL HUMIDITY INDEX (THI) Santoso, Primus; Ahmad, Siti Nurjanah; Talanipa, Romy
Jurnal Manajemen Rekayasa (Journal of Engineering Management) Vol 5, No 1 (2023): Mei Tahun 2023
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmr.v5i1.43305

Abstract

Ruang Terbuka Hijau papalimba menjadi salah satu solusi untuk peningkatan kualitas lingkungan hidup serta menjadi penunjang kenyamanan pada area kota Kendari, Tetapi masih ada faktor yang mengganggu kenyaman seperti masih ditemukan sampah-sampah yang berserahkan yang membuat aroma bau disekitar taman, serta di masih belum terdapat tumbuhan pelindung yang berfungsi untuk melindungi sinar matahari. tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kenyamanan ruang terbuka hijau Papalimba Kota Kendari. penelitian dilakukan dengan metode thermal humadity index dan persepsi masyarakat. parameter thermal humadity index adalah suhu dan kelembaban. parameter persepsi masyarakat yaitu sirkulasi, iklim, aroma, bentuk, keamanan, kebersihan, dan keindahan dengan analisa data mengguanakan deskriptif kuantitatif. penelitian ini dilakukan di salah satu RTH yang berada di kota kendari yaitu RTH Papalimba. Hasil dari penelitian tingkat kenyamanan RTH Papalimba, didapatkan hasil seluruh zona pada area taman RTH papalimba termasuk dalam kategori tidak nyaman yang nilai 29,70°C, 29,10°C, 29,94°C, dan 29,61°C yang termasuk ke dalam kategori tidak nyaman. Hasil persentase tingkat kenyamanan dari total 8 parameter didapatkan hasil sebesar 68,4%. Persentase tingkat kenyaman an didapatkan melalui persentase pada masing-masing faktor yang mempengaruhi tingkat kenyamanan, Nilai persentase tersebut termasuk ke dalam kategori cukup nyaman yang menunjukan bahwa masyarakat masih dapat menerima tingkat kenyamanan pada taman RTH Papalimba. Kata kunci: RTH, tingkat kenyamanan, thermal humidity index, Persepsi Masyarakat
ANALISIS HUBUNGAN VOLUME KECEPATAN KEPADATAN PADA SEGMEN RUAS JALAN Z.A SUGIANTO YANG MENGALAMI PENYEMPITAN JALAN DI JEMBATAN SUNGAI WANGGU I Basrami Dwi Putra; Edward Ngii; La Ode Muhamad Magribi
Jurnal Manajemen Rekayasa (Journal of Engineering Management) Vol. 1 No 2 Oktober 2019
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmr.v1i2.9260

Abstract

Jalan Z. A. Sugianto merupakan salah satu jalur penghubung pergerakan arus kendaraan Kota Kendari, ruas jalan ini menopang arus lalu lintas lokal dan arus lalu lintas jarak jauh sehingga tingkat aktivitas disepanjang ruas jalan ini cukup tinggi. Selain itu terjadinya penyempitan jalan dijembatan Sungai Wanggu I, dimana saat memasuki jembatan Sungai Wanggu I terjadi perbedaan type jalan dari 4/2 T menjadi 2/2 TT sehingga mengakibatkan kecepatan kendaraan berkurang. Pada ruas jalan ini telah dilakukan manajemen lalulintas yang sifatnya sementara pada titik sebelum memasuki jembatan Sungai Wanggu I berupa pemasangan traffic cone bertujuan untuk mengatur pola pergerakan arus lalulintas dan mengurangi potensi terjadinya kemacetan atau antrian panjang, selain itu juga sebagai pemisah atau pembatas lajur kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat sebelum memasuki jembatan. Namun dengan upaya manajemen lalulintas tersebut, belum optimal dalam mengatasi kemacetan pada ruas jalan ini terutama saat melintas dijembatan triping sehingga menyebabkan arus lalulintas tidak stabil pada jam-jam tertentu seperti pada pagi hari dan sore hari. Oleh karena itu sebelum melakukan upaya manajemen lalu lintas yang komprehensif, terpadu, dan terencana tersebut, maka terlebih dahulu perlu diketahui perilaku karakteristik arus lalu lintas seperti Volume, Kecepatan, dan Kepadatan serta kondisi geometric ruas jalan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara volume, kecepatan dan kepadatan lalu lintas pada penyempitan jalan (bottleneck) di ruas jalan Z. A Sugianto, serta untuk mengetahui kinerja ruas jalan berdasarkan pembagian segmen yaitu Segmen adanya perlakuan lalulintas, Segmen normal dan segmen menyempit, Penelitian ini dilakukan di Ruas Z.A Sugianto, Kecamatan Kambu. Pengambilan data primer dilakukan selama 7 hari dimulai dari jam 07.00-18.00 WITA dengan interval pengamatan 15 menit, data diambil secara langsung pada setiap segmen. Analisis data berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014 dengan menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel. Adapun analisa hubungan karakteristik lalu lintas pada penyempitan jalan di ruas jalan Z. A. Sugianto dengan menggunakan 4 model pendekat matematis, yaitu dengan model Greenshield, model Greenberg, model Underwood dan model Bell.Berdasarkan hasil analisis dari seluruh segmen yang ditinjau diketahui model hubungan yang sesuai dengan kondisi dilapangan pada segmen menyempit adalah model Greenberg dengan persamaan hubungan antara Kecepatan dan kepadatan (S-D) ; S = 46,672 − 8,232 , Volume dan Kecepatan (V-S) ; V = 46,672 − 8,232, Volume dan Kepadatan (V-D) ; = 289,996 . , . Pada segmen jalan normal model yang sesuai dengan kondisi dilapangan adalah model Underwood dengan persamaan Kecepatan dan kepadatan (S-D) ; S = 34,955 e-0,016D, Volume dan Kepadatan (V-D); V=34,95D.e-0,0155D, Volume dan Kecepatan (V-S) ; V = 228,946S -64,418S Ln S dan pada segmen adanya perlakuan lalulintas model yang sesuai adalah model Grenberg dengan persamaan Kecepatan dan kepadatan (S-D) ; S =67,2467-13,202 Ln D, Volume dan Kepadatan (V-D) ; V =53,600D-9,798D Ln D, Volume dan Kecepatan (V-S) ; V =162,96S e-0,0757S . Volume Puncak terjadi Pada hari Senin, dimana volume puncak pagi diperoleh 2778,60 Skr/jam terjadi pada jam 07.00-08.00 WITA, pada siang hari terjadi pada jam 14.00-15.00 WITA dengan volume 2481,35 Skr/jam dan volume puncak sore terjadi pada jam 16.00-17.00 WITA dengan nilai 2871.90 Skr/jam dan kepadatan maksimum DM = 121,12 Skr/Km. Kinerja jalan segmen jalan menyempit mencapai LOS E sedangkan Segmen jalan normal dan adanya perlakuan lalulintas mencapai LOS D.Kata Kunci: Volume, Kecepatan, Kepadatan Lalulintas, Kapasitas, PKJI 2014, Model Grenshields,Grenberg, Underwood, Bell
KAJIAN LAIK FUNGSI JALAN (Studi Kasus pada Ruas Jalan Orinunggu Jalan Provinsi Sulawesi Tenggara) Taziruddin, Taziruddin; Putra, Adris Ade; Kadir, Abdul
Jurnal Manajemen Rekayasa (Journal of Engineering Management) Vol 4, No 2 (2022): Oktober Tahun 2022
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmr.v4i2.27303

Abstract

Ruas Jalan Orinunggu merupakan Jalan Provinsi Sulawesi Tenggara yang terletak di Kota Kendari yang sebagian besar belum pernah teruji laik fungsi jalan. Data dari Polda Sulawesi Tenggara tahun 2019 mengatakan bahwa jumlah peristiwa kecelakaan tiap bulannya rata-rata 15 kejadian, Dalam mewujudkan kondisi suatu ruas jalan yang memenuhi keselamatan bagi penggunanya juga mengurangi tingkat risiko kecelakaan yang sering terjadi di jalan raya, melalui uji laik fungsi jalan dapat mengetahui kondisi suatu ruas jalan apakah telah memenuhi persyaratan teknis kelaikan dan persyaratan administrasi sehingga dapat mewujudkan jalan yang sesuai dengan ketentuan keselamatan.Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mengetahui kategori kelaikan fungsi teknis Ruas Jalan Orinunggu Km 0 - Km 3,15 berdasarkan parameter perencanaan laik fungsi jalan, dan (2) Mengetahui tindak lanjut yang perlu dilakukan apabila Ruas Jalan Orinunggu Km 0 - Km 3,15 belum memenuhi kategori kelaikan jalan secara teknis. Pengambilan data di lapangan menggunakan Metode Uji dengan cara pengamatan dan pengukuran kondisi ruas jalan Orinunggu Kendari Km 0 - Km 3,15 terhadap standar teknis, meliputi: (1) teknis geometrik jalan; (2) teknis struktur perkerasan jalan; (3) teknis struktur bangunan pelengkap jalan; (4) teknis pemanfaatan bagian - bagian jalan; (5) teknis penyelenggaraan manajemen dan rekayasa lalu lintas; (6) teknis perlengkapan yang terkait langsung dengan pengguna jalan maupun yang tidak terkait langsung dengan pengguna jalan. Dari hasil uji lapangan dilakukan analisis laik fungsi jalan secara teknis menggunakan Metode Evaluasi yaitu membandingkan dengan parameter perencanaan laik fungsi jalan (Peraturan Menteri Nomor: 11/PRT/M/2010 dan Panduan Teknis Pelaksanaan Laik Fungsi Jalan Tahun 2012).Hasil analisis kelaikan fungsi jalan pada ruas jalan Orinunggu – Kendari Km 0 - Km 3,15 yaitu laik fungsi bersyarat dengan rekomendasi (LS). Tindak lanjut yang dilakukan pada ruas jalan Orinunggu Km 0 – Km 3,15 yaitu dengan memberikan rekomendasi sesuai dengan kondisi fisik lingkungan jalan yang dapat memenuhi ketentuan keselamatan, kelancaran, ekonomis, dan ramah lingkungan.Kata kunci: Ruas Jalan Orinunggu, Laik Fungsi Jalan, Standar Teknis
ANALISIS PRIORITAS PENANGANAN PERMUKIMAN KUMUH PERKOTAAN DI KECAMATAN KENDARI BARAT Ayu Regina; Ishak Kadir; La Ode Muh Golok Jaya
Jurnal Manajemen Rekayasa (Journal of Engineering Management) Vol 3 No 2 Oktober Tahun 2021
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmr.v3i2.23457

Abstract

Permukiman kumuh dicirikan dengan tidak atau kurang infrastruktur dan kondisi hunian yang tidak layak. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik tingkat kekumuhan permukiman, menganalisis prioritas penanganan permukiman kumuh dan merumuskan konsep dan strategi penanganan permukiman kumuh di Kecamatan Kendari Barat. Perumusan skala prioritas menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan menguraikan tujuan, perumusan kriteria dan memilih prioritas penanganan berdasarkan penjumlahan bobot dari setiap kriteria penilaian.Berdasarkan analisis tingkat kekumuhan, prioritas penanganan permukiman kumuh berdasarkan tingkat kekumuhan meliputi 6 (enam) Kelurahan dengan tingkat kumuh ringan melalui pola penanganan  peremajaan.  Prioritas penanganan permukiman kumuh di Kecamatan Kendari Barat berdasarkan kriteria kondisi fisik lingkungan yaitu proteksi kebakaran (0,30), bangunan gedung (0,16), penyediaan air minum (0,14), drainase lingkungan (0,14), pengelolaan air limbah (0,11), pengelolaan persampahan (0,10) dan jalan lingkungan (0,04). Selain pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, dukungan pemerintah daerah, pemerintah pusat, pihak swasta dan masyarakat dalam peningkatan kualitas permukiman kumuh seperti peraturan penanganan, antisipasi tumbuhkan permukiman kumuh baru, perencanaan secara kompreshensif dan berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja atau sumber perekonomian baru dan kesadaran tentang budaya hidup sehat bagi masyarakat yang bermukim di permukiman kumuh Kecamatan Kendari Barat. Kata Kunci : Permukiman Kumuh, Prioritas, Penanganan
PASSENGER CAR TRANSPORTATION MANAGEMENT REQUIREMENTS IN MANDONGA TRAYEK MALL - TERMINAL PUWATU AND MANDOGA MALL - LABIBIA IN KENDARI CITY Muhammad Irsan Basalamah
Jurnal Manajemen Rekayasa (Journal of Engineering Management) Vol.3 No. 1 Mei Tahun 2021
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmr.v3i1.18198

Abstract

Kendari City is the Capital City of Southeast Sulawesi Province which continues to experience development from year to year. The centralization of the activities of the Provincial Government, the large number of educational institutions, adequate health facilities, modern shopping centers, airports, etc. are reasons for the high dependency of the regions in the Southeast Sulawesi Province administrative area on Kendari City, so a reason or attraction for people from other regions to travel and settle in Kendari City. To serve the community movement, the role of transportation is very important especially land transportation, so there are many public transportation in Kendari City with a variety of routes, one of which is public transportation at the Mandonga Mall - Termal Puwaatu and Mandonga - Labibia Mall, which serves the movement of the community from Mandonga Mall. , wet market and Kendari City Mandonga roundabout to Puwatu and Labibia terminals or vice versa.               Puwaatu terminal is a liaison for car transportation to the districts of Konawe, Konawe Utara, Kolaka and Kolaka Utara or vice versa. So that the role of public transportation Puwaatu terminal route to the Mandonga Mall Kendari is urgently needed to serve the movement of the community and the Mandonga Labibia Mall route to Konawe Regency, because the movement of the people from these districts is generally a movement of people who travel from several Regencies to Kendari City or vice versa . So we need a policy from the government so that the service system can run smoothlyFrom the results of research conducted on existing problems, it can be concluded that the characteristics of public transport passenger trips in the city of Kendari public transportation with a capacity of 11 people show the number of passengers per trip (round trip) on all routes of Mandonga - Puwaatu and Mandonga Mall - Labibia in the city of Kendari ranges from 13 passengers to 20 passengers, or an average of 16 passengers per trip. For Mandonga - puwaatu mall routes, the number of passengers per route is quite large, namely 13 passengers per route, this is due to the length of the routes on this route so that passengers get up and down quite large, and the limited number of fleets on the route and the availability of the number of fleets to the needs of transport passengers general microlet in Mandonga Mall Route - Puwatu Terminal and Mandoga Mall - Labibia in Kendari City Based on Load Factor in the current field, the number of microlet public transport fleets that should be available according to the number of passengers in Mandonga Mall - Puwaatu Terminal in Kendari City is 5 units existing vehicles and the Madonga Mall - Labibia route, adding 1 vehicle to the current vehicle. Keywords: Route, Passenger Cars, availability
ANALISIS SPASIAL ALIH FUNGSI KAWASAN HUTAN TERHADAP POTENSI PENINGKATAN DEBIT BANJIR SUNGAI BALANDETE DAN SUNGAI SABILAMBO Nurdin, Sri Asnita; Simatupang, Minson; Kadir, Abdul; Ngii, Edward; Ahmad, Siti Nurjanah; Masdiana, Masdiana
Jurnal Manajemen Rekayasa (Journal of Engineering Management) Vol 5, No 2 (2023): Oktober Tahun 2023
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmr.v5i2.47446

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai dengan Oktober 2021 dengan tujuan untuk mengetahui luasan kawasan hutan yang telah teralih fungsi di hulu Sungai Sabilambo dan Sungai Balandete dan pengaruhnya terhadap potensi peningkatan debit banjir di kedua sungai tersebut serta alternatif mitigasi yang bisa dilakukan untuk mencegah dampak negatif akibat kegiatan alih fungsi tersebut. Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat memberikan informasi kepada semua pihak yang terkait dengan kegiatan alih fungsi lahan didalam kawasan hutan. Kebutuhan data antara lain data curah hujan, data debit sungai, peta kawasan hutan serta peta tutupan lahan yang dihasilkan dari analisis data SPOT 6/7 perekaman tahun 2013 dan 2017 yang bersumber dari LAPAN dibuat dengan menggunakan metode maximum livelihood classification, dianalisis dengan metode kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari analisis tersebut diperoleh bahwa pada tahun 2013 kawasan hutan yang teralih fungsi sebesar 7.34 % dan pada tahun 2017 sebesar 21,66%. terindikasi telah teralih fungsi ini adalah nilai TSS permukaan di Perairan Teluk Kendari tertinggi berada di sekitar aliran Sungai Wanggu berkisar antara 760-781 mg/L, sedangkan terendah berada di mulut teluk yaitu berkisar antara 672-693 mg/L. Kecepatan arus adalah parameter kualitas air yang memiliki pengaruh paling besar terhadap distribusi total suspended solid di Teluk Kendari. Kata Kunci : alih fungsi, kawasan hutan, sungai, debit banjir
ANALISIS KARATERISTIK DAN STRATEGI PENANGANAN PERMUKIMAN KUMUH DI KELURAHAN PUNGGALOBA KECAMATAN KENDARI BARAT Citra Fatrisia Lase Panggalo; Abdul Kadir; Ishak Kadir
Jurnal Manajemen Rekayasa (Journal of Engineering Management) Vol.2 No.1 Mei Tahun 2020
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmr.v2i1.13948

Abstract

Permukiman yang ada  di Kelurahan Punggaloba,  dimana sebagian besar keadaan wilayahnya terletak didataran tinggi atau perbukitan merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Kendari Barat yang masih terdapat kawasan permukiman kumuh yang tersebar di beberapa RT/RW.  Perkembangan perumahan di Kelurahan Punggaloba Kecamatan Kendari Barat tidak dibarengi dengan penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karateristik tingkat kekumuhan yang berada di Kelurahan Punggaloba Kecamatan Kendari Barat, berdasarkan penilaian dari ketujuh + 1 indikator yaitu: (1) kondisi bangunan gedung, (2) kondisi jalanan lingkungan, (3) kondisi penyediaan air minum, (4) kondisi drainase lingkungan, (5) kondisi pengelolaan air limbah, (6) kondisi pengelolaan persampahan, (7) kondisi proteksi kebakaran dan (8) ruang terbuka publik. Manfaat dari penelitian ini sebagai masukan bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara khususnya Pemerintah Kota Kendari dalam mengambil kebijakan untuk penanganan masalah permukiman kumuh. metode yang digunakan dalam penelitin ini adalah deskriptif kualitatif dan analisis yang digunakan adalah analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threats). Hasil analisis menunjukan bahwa karateristik permukiman kumuh yang terdapat di Kelurahan Punggaloba Kecamatan Kendari Barat masuk dalam kategori kumuh perbukitan. Kata Kunci: karateristik permukiman kumuh perbukitan, 7 +1 indikator penilaian kumuh.