cover
Contact Name
Purba Sanjaya
Contact Email
p.sanjaya@fp.unila.ac.id
Phone
+6282229226300
Journal Mail Official
jurnalpengabdianfpunila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soemantri Brojonegoro 1, Gedong Meneng, Bandar Lampung, Lampung Province, Indonesia (Kode Pos : 35145)
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Published by Universitas Lampung
ISSN : 28292243     EISSN : 28292235     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jpfp.v2i2.7916
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas lampung (JPFP) adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang terbit dua kali setahun yaitu pada bulan Maret, dan September oleh Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Artikel yang dimuat meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang berhubungan dengan ilmu agroteknologi, agronomi dan hortikultura, ilmu tanah, ilmu hama dan penyakit tanaman, ilmu peternakan, ilmu agribisnis, ilmu teknologi hasil pertanian, ilmu kehutanan, ilmu keteknikan pertanian, ilmu perikanan dan kelautan.
Articles 288 Documents
PENGEMBANGAN SISTEM AGRIBISNIS CABAI MERAH PADA KELOMPOK TANI TUNAS HARAPAN DI DESA BINJAI NGAGUNG KECAMATAN BEKRI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Dyah Aring Hepiana Lestari; Wuryaningsih Dwi Sayekti; Fembriarti Erry Prasmatiwi; Hanung Ismono; Fitri Yuni Lestari; Rania A.S. Yasmin
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 1, Maret 2023
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i1.6780

Abstract

Sejak tahun 1998, Kelompok Tani (Poktan) Tunas Harapan di Desa Binjai Ngagung, Kecamatan Bekri, Kabupaten Lampung Tengah mengusahakan komoditas cabai merah. Produktivitas yang dihasilkan tergolong tinggi yakni sebesar 13 ton/ha. Walaupun demikian, bila ditinjau dengan pendekatan sistem agribisnis, maka pengusahaan cabai merah ini belum menunjukkan kinerja yang maksimal (baru 73,17 persen dari skor maksimal). Peran poktan dalam agribisnis cabai merah juga belum maksimal (baru 41,22 persen dari skor maksimal). Peran terbaik yang dicapai poktan hanya di subsistem pengadaan sarana produksi, sedangkan peran di subsistem usahatani, subsistem pengolahan hasil, subsistem pemasaran, dan subsistem jasa layanan penunjang perlu ditingkatkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anggota poktan tentang: 1) pembukuan usahatani cabai merah, 2) pengembangan pengolahan produk cabai merah, 3) perluasan jaringan pemasaran cabai merah, dan 4) penguatan kelembagaan poktan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan (ceramah dan diskusi) serta pendampingan.  Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah kegiatan penyuluhan dilakukan, pengetahuan anggota poktan mengenai sistem agribisnis cabai merah meningkat sebesar 46,96 persen. Anggota poktan antusias mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat terlihat dari persentase kehadiran sebesar 80 persen dari anggota aktif yang diundang. Diskusi berjalan lancar serta aktif.  Dari kegiatan pendampingan, pengurus sudah mempunyai contoh pembukuan dan analisis pendapatan usahatani cabai merah. Pembukuan usahatani oleh anggota poktan, pengembangan produk olahan, perluasan pemasaran, dan penguatan kelembagaan poktan merupakan tindak lanjut yang perlu dilakukan.
Pengembangan Pertanian Frontier di Desa Sidokaton, Kecamatan Gisting, Tanggamus Rusdi Evizal; Setyo Widagdo; Sri Yusnaini; Solikhin Solikhin; Suskandini Ratih Dirmawati; Nyimas Sadiyah; Sugiatno Sugiatno; Agus Karyanto; Fembriarti Erry Prasmatiwi
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 1, Maret 2023
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i1.6831

Abstract

Gisting merupakan representasi wilayah pertanian frontier, antara pedesaan padat penduduk dan gunung berupa hutan lindung, yang merupakan sentra produksi sayur, ternak, kopi, dan pariwisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yang dilaksanakan di Desa Sidokaton, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani Tanggamus Handayani dalam memahami pengembangan pertanian frontier dan agroforestry untuk peningkatkan produktivitas lahan dan pengembangan agrowisata menuju desa wisata. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan tatap muka, Focus Group Discussion (FGD), pendampingan penguatan kelompok, serta anjangsana dan anjangkarya. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa anggota PERMA AGT Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Pengabdian ini dapat berjalan lancer dengan skore partisipasi 10 (skor 0-15) dan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pengembangan sistem usahatani pertanian dan agroforestry di wilayah frontier desa dan hutan lindung pegunungan serta pengembangan agrowisata dengan skore 38 (dari 0-50) yang berkategori baik.
Pembuatan Bahan Organik Berbasis Limbah Ternak Di Desa Argopeni, Sumberejo, Tanggamus, Propinsi Lampung Untuk Mengatasi Pencemaran Lingkungan dan Sebagai Sumber Pemasukan Bagi Petani Tumiar Katarina Manik; Eko Pramono; Paul Benyamin Timotiwu; Agustiansyah Agustiansyah
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September 2
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7916

Abstract

Desa Argopeni, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus berpotensi untuk pengembangan hewan ternak. Sejauh ini limbah kotoran ternak belum dimanfaatkan dan mengganggu lingkungan, sementara petani memerlukan bahan organik untuk kesehatan tanah yang akan mengefisienkan penggunaan pupuk kimia yang mahal tetapi diperlukan.  Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengajarkan pemecahan masalah yang tepat dengan memperkenalkan metode pembuatan pupuk organik kotoran sapi yang cepat dan peluang keberhasilan yang tinggi dengan harapan dapat digunakan oleh petani sendiri dan kedepan dapat menjadi industri pupuk organik.  Hasil kegiatan ini menunjukkan petani Desa Argopeni belum memahami cara pengelolaan limbah ternak menjadi bahan organik yang bermanfaat.  Tiga kelompok tani mencoba mempraktekkan pengetahuan dari kegiatan penyuluhan yang diadakan dan berhasil.  Namun pupuk organik tersebut belum digunakan karena sedang musim kemarau.  Hasil analisa sebuah penelitian menunjukkan usaha produksi pupuk organik memberikan keuntungan yang tinggi. Dengan demikian dimungkinkan untuk meneruskan kegiatan ini sampai menjadi industri pembuatan pupuk organik berbahan limbah kotoran ternak.
PENINGKATAN KAPASITAS MANAJEMEN REPRODUKSI, KESEHATAN DAN PERKANDANGAN MELALUI PENYULUHAN DAN PELAYANAN KESEHATAN TERNAK SAPI DI DESA MEKAR JAYA KECAMATAN BANJAR BARU KABUPATEN TULANG BAWANG Muhammad Mirandy Pratama Sirat; Purnama Edy Santosa; Arif Qisthon; Siswanto Siswanto; Marconi Catur Wibowo
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i1.5741

Abstract

Usaha beternak sapi potong adalah salah satu mata pencaharian utama masyarakat Desa Mekar Jaya Kecamatan Banjar Baru Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman serta cara pemeliharaan ternak rakyat secara konvensional menjadi berbasis ilmu pengetahuan serta meningkatkan produktivitas ternak sapi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode 1) penyuluhan materi manajemen reproduksi, kesehatan dan perkandangan ternak sapi; dan 2) pemeriksaan kesehatan ternak sapi;, 3) pemeriksaan kebuntingan; dan 4) pengobatan massal ternak sapi. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan cara membandingkan perubahan nilai pada evaluasi awal (pre-test) dan evaluasi akhir (post-test). Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu 1) tingkat pengetahuan peternak pada sisi pengetahuan reproduksi sebesar 47,82% meningkat menjadi 82,60%; pada sisi kesehatan sebesar 52,17% meningkat menjadi 84,78%; dan pada sisi pengetahuan sanitasi kandang sebesar 53,14% meningkat menjadi 89,37%; 2) pemeriksaan kesehatan dan pengobatan masal ternak sapi dilakukan terhadap 87 ekor sapi yang dimiliki oleh 37 orang peternak terdiri atas 38 ekor sapi betina induk, 10 sapi betina dewasa, 32 sapi jantan, dan 7 pedet; 3) pemeriksaan kebuntingan melalui palpasi rektal yaitu 29 ekor induk didagnosa bunting dari 38 ekor betina induk yang diperiksa. Kesimpulan kegiatan pengabdian memberikan manfaat berupa peningkatan kapasitas pengetahuan peternak sapi terhadap manajemen reproduksi, kesehatan dan perkandangan serta pentingnya pelaksanaan pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan kebuntingan dan pengobatan massal dalam upaya meningkatkan populasi ternak sapi yang dipelihara oleh peternak di Desa Mekar Jaya  Kecamatan Banjar Baru Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung.
INOVASI RANSUM BERBASIS TEPUNG DAUN SINGKONG PADA AYAM KAMPUNG DI DESA TULUNG AGUNG KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU LAMPUNG Rr Riyanti; Rudy Sutrisna; Khaira Nova; Syahrio Tantalo; Etha 'Azizah Hasiib
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6108

Abstract

Desa Tulung Agung termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Lampung. Jarak Desa Tulung Agung dari ibu kota Provinsi Bandar Lampung ± 60 km. Terdapat dua kelompok peternak unggas (Agung Jaya dan Bina Karya II) di desa tersebut, salah satu kegiatnnya bergerak dalam bidang budidaya dan usaha rintisan pembuatan ransum ayam kampung Akan tetapi operasional pengelolaannya belum dilakukan secara baik karena kesulitan bahan baku . Penyuluhan kepada masyarakat  ini sebagai salah satu upaya meningkatkan produksi ayam kampung melalui pemberian pakan yang berkualitas berbasis limbah lokal daun singkong. Kegiatan penyuluhan dalam bentuk ceramah, diskusi dan peragaan telah dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus 2020 di desa Tulung Agung Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Lampung. Kegiatan utama penyuluhan berupa pemaparan materi dan pelaksaan penyusunan ransum berbasis tepung daun singkong pada ayam kampung. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat mengenai aspek-aspek pemanfaatan bahan baku lokal daun singkong dengan teknologi fermentasi dan formulasi ransum yang tepat sehingga dapat meningkatkan performa dan keuntungan dari budidaya ayam kampung yang dihasilkan
Pendampingan Lapangan Rehabilitasi Kebun Kakao di Kecamatan Bulok, Tanggamus Fembriarti Erry Prasmatiwi; Rusdi Evizal; Ivayani Ivayani; Lestari Wibowo; Winda Rahmawati
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6190

Abstract

Kabupaten Tanggamus merupakan sentra kedua perkebunan kakao Lampung setelah Kabupaten Pesawaran dimana kakao dibudidayakan di semua kecamatan dengan sentra pertanaman di kecamatan wilayah pesisir Teluk Semangka antara lain Kecamatan Bulok. Sekitar 43% kebun kakao di wilayah ini berumur tua yaitu di atas 15 tahun sehingga perlu direhabilitasi atau ditanam ulang.Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam pembibitan, rehabilitasi dan tanam ulang kebun kakao. Metode yang digunakan adalah ceramah dan tatap muka, Focus Group Discussion (FGD), dan pendampingan (field coaching) kegiatan praktek dan pembuatan demplot. Kegiatan dilaksanakan di Kelompok Tani Fortuna (Desa Pematang Nebak), Kelompok Tani Harapan Jaya (Desa Tanjung Sari) dan Kelompok Tani Sido Rukun (Suka Agung Barat). Dari kegiatan ini disimpulkan bahwa pengabdian masyarakat penerapan agrotekno kakao melalui rehabilitasi dan tanam ulang di Kabupaten Tanggamus dapat berjalan dengan baik dengan metode penyuluhan dan FGD serta metode pendampingan. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat partisipasi yang berkategori baik dengan skor rata-rata 4.  Evaluasi hasil dari penyuluhan dan diskusi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dari skor awal rata-rata 2,66 menjadi 4,16. Hasil evaluasi keterampilan pada kegiatan pendampingan menunjukkan efektivitas tinggi dari skor awal rata-rata 2,85 menjadi 4,37.Kata Kunci: Ceklist, kakao, pendampingan, rehabilitasi, sambung samping, sambung pucuk
PENGENALAN BUNGA KRISAN POTONG DI DESA SUNGAI LANGKA KAB. PESAWARAN SEBAGAI KOMODITAS BARU DI DESA AGROWISATA Agustiansyah Agustiansyah; Rugayah Rugayah; Agus Karyanto; Tumiar Katarina Manik
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 1, Maret 2023
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i1.6507

Abstract

Tujuan Kegiatan ini adalah untuk mengenalkan komoditas baru yaitu bunga krisan potong kepada kelompok tani dan kelompok  wanita tani di Desa Sungai  Langka, Kec. Gedong Tatan, Kab. Pesawaran Lampung. Bunga krisan potong diharapkan dapat menjadi komoditas baru yang dapat diandalakan mengingat selama ini agrowisata di Sungai Langka mengandalkan komoditas tanaman tahunan seperti jeruk dan kopi. Metode kegiatan pengabdian ini adalah pembuatan demplot budidaya krisan potong di dalam rumah pelindung berukuran 5 m x 8 m yang terbuat dari rangka bambu dan atap plastik UV. Hasil akhir kegiatan ini adalah petani mulai mengenal budidaya krisan potong. Hasil penting lainnya adalah 100% anggota kelompok setuju bunga krisan dikembangkan sebagai komoditas baru di Desa Sungai Langka. 
Pengembangan Partisipasi Masyarakat dalam Kemitraan Konservasi Pemulihan Ekosistem Rawa Bunder di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Christine Wulandari; Slamet Budi Yuwono; Samsul Bakri; Indra Gumay Febryano; Yuli Agustin; Kuswandono Kuswandono; Eka Ria Novita Sari Sirait; Rusdianto Rusdianto
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 1, Maret 2023
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i1.6411

Abstract

Keberhasilan program konservasi harus didukung adanya partisipasi dan komitmen yang tinggi atas program tersebut. Dengan demikian diperlukan adanya pengelolaan kolaboratif semua pihak. Paling penting dalam kolaborasi ini adalah masyarakat sekitar kawasan konservasi yang mempunyai kearifan lokal dan aturan adat. Partisipasi masyarakat secara mandiri diharapkan akan mendukung keberlanjutan fungsi dari Kawasan konservasi lokasi Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), yaitu Taman Nasional Way Kambas, lebih khususnya adalah masyarakat Desa Rajabasa Lama I, Kecamatan Labuhan Ratu. Kegiatan PKM telah dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus 2022 dengan diikuti oleh 59 orang dan 29 orangnya adalah masyarakat di desa tersebut. Setelah dilaksanakan pretest dan posttest diperoleh hasil bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya program kemitraan konservasi di desa mereka.
PENDAMPINGAN PROSES PRODUKSI GULA CAIR SINGKONG (GULAKONG) DI KELOMPOK WANITA TANI SAPPORO DESA WONOKRIYO, KECAMATAN GADING REJO, KABUPATEN PRINGSEWU, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Erdi Suroso; Irwan Sukri Banuwa; Tanto Pratondo Utomo; Subeki Subeki; Harun Al Rasyid
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September 2
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7641

Abstract

Upaya alternatif untuk mememenuhi kebutuhan gula di Indonesia yang terus meningkat antara lain dengan memanfaatkan singkong, yang merupakan komoditas unggulan Provinsi Lampung, sebagai bahan baku gula cair. Saat ini, teknologi untuk memproduksi gula cair berbahan baku singkong terutama tepung tapioka dapat dikatakan telah mapan sehingga perlu dilakukan inovasi teknologi antara lain dengan menggunakan langsung singkong sehingga memberikan nilai tambah yang lebih tinggi serta dapat dilakukan di tingkat petani atau usaha mikro-kecil.   Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah melakukan sosialisasi inovasi teknologi produksi gula cair berbasis singkong kepada para anggota KWT Sapporo, Desa Wonokriyo sebagai calon mitra potensial sehingga mampu memproduksi gula cair sekaligus mendapatkan nilai tambah.  Kegiatan sosialisasi inovasi teknologi produksi gula cair berbasis singkong kepada masyarakat dengan sasaran calon mitra potensial telah dilaksanakan dan mitra, KWT Sapporo, mampu memproduksi gula cair singkong. Selain itu, kegiatan Pengabdian pada masyarakat telah melakukan penerapan gula cair ini kepada calon pengguna yaitu produsen camilan pie dan masih dalam tahap pemantauan.
PEMBUATAN PUPUK ORGANIK KOTORAN SAPI DAN KONVERSI APLIKASI PUPUK ORGANIK vs ANORGANIK DI PEKON ARGOPENI KECAMATAN SUMBEREJO KABUPATEN TANGGAMUS PROPINSI LAMPUNG Eko Pramono; Muhammad Syamsoel Hadi
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September 2
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.8024

Abstract

Para petani di Pekon Argopeni Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, Propinsi Lampung selain mengelola tanaman juga mengelola ternak sapi.  Limbah ternak berupa kotoran sapi dan limbah tanam sekam padi tersedia melimpah. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pembuatan pupuk organik kotoran sapi dan limbah tanaman dan mengkonversi dosis pupuk organik menggantikan pupuk organik.  Kegiatan itu dapat mengubah pengetahuan kognitif petani dan memotivasi petani dalam memanfaatkan limbah ternak kotoran sapi dan limbah tanaman sekam padi menjadi pupuk organik yang dapat digunakan untuk pupuk tanaman. Meningkatnya motovasi petani itu didorong oleh informasi dan diskusi tentang prosedur yang jelas membuat pupuk organik, proses pembuatan yang lebih singkat, dan manfaat pupuk organik dalam menggantikan pupuk anorganik

Page 3 of 29 | Total Record : 288