cover
Contact Name
Purba Sanjaya
Contact Email
p.sanjaya@fp.unila.ac.id
Phone
+6282229226300
Journal Mail Official
jurnalpengabdianfpunila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soemantri Brojonegoro 1, Gedong Meneng, Bandar Lampung, Lampung Province, Indonesia (Kode Pos : 35145)
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Published by Universitas Lampung
ISSN : 28292243     EISSN : 28292235     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jpfp.v2i2.7916
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas lampung (JPFP) adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang terbit dua kali setahun yaitu pada bulan Maret, dan September oleh Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Artikel yang dimuat meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang berhubungan dengan ilmu agroteknologi, agronomi dan hortikultura, ilmu tanah, ilmu hama dan penyakit tanaman, ilmu peternakan, ilmu agribisnis, ilmu teknologi hasil pertanian, ilmu kehutanan, ilmu keteknikan pertanian, ilmu perikanan dan kelautan.
Articles 288 Documents
Penyuluhan Inovasi Ransum Itik Berfitobiotik Pada Kelompok Peternak Tunas Jaya Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan Rr Riyanti; Khaira Nova; Dian Septinova; Etha 'Azizah Hasiib
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September 2
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7635

Abstract

Salah satu faktor rendahnya performa itik pedaging adalah penggunaan ransum racikan berbahan pakan lokal. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalahmeningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan peternak Kelompok Peternak Tunas Jaya.mengenai formulasi ransum dan pemanfatan fitobiotik dalam ransum itik   Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah anggota kelompok peternak Tunas Jaya di desa Karanganyar, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Kelompok Peternak Tunas Jaya , sebagai mitra berperan sebagai pengguna IPTEK yang aktif dalam kegiatan setiap tahap mulai dari persiapan, penyuluhan, demonstrasi plot, evaluasi, monitoring dan evaluasi dampak serta berusaha meningkatkan produktivitas itik di daerah Jati Agung Lampung Selatan. Kegiatan penyuluhan menggunakan metode ceramah dan diskusi materi.,terdiri atas 4 modul ( Manajemen pemeliharaan Itik, Formulasi ransum itik; Ransum Berfitobiotik; Penanganan pascapanen itik.  Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peternak menggunakan ransum berbasis bahan pakan lokal dan fitobiotik untuk menghasilkan produk itik dengan performa sesuai standar
PEMANFAATAN PRODUK ASAL TERNAK SEBAGAI PEMENUHAN KEBUTUHAN GIZI MASYARAKAT DI KELURAHAN GANJAR AGUNG KECAMATAN METRO BARAT PADA MASA PANDEMIC COVID 19 Agung Kusuma Wijaya; Liman Liman; Sofyan Musyabiq Wijaya
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i1.5804

Abstract

Sektor peternakan diharapkan dapat mengisi pembangunan dengan memenuhi kebutuhan akan protein hewani masyrakat dengan tujuan meningkatkan Kesehatan serta kecerdasan masyrakatnya. Kegiatan ini dilaksanakan mulai bulan Juni hingga September 2021 bertempat di Posyandu Melati II dan Puskesmas Kelurahan Ganjar Agung. Manfaat dari kegiatan pengabdian ini yaitu meningkatkan Kesehatan masyarakat dan meningkatkan daya serap produk ternak oleh masyarakat. Kecukupan gizi masyarakat dalam menanggulangi kebutuhan gizi pada masa pandemic covid 19. Metode kegiatan ini meliputi ceramah, diskusi, pelatihan, kampanye gizi, pengolahan produk peternakan dan evaluasi pelaksanaan. Materi ceramah terdiri dari materi pengenalan produk ternak ASUH, pengenalan kandungan gizi pada makanan sumber produk ternak, dan pengukuran kebutuhan gizi masyarakat. Pelatihan terdiri dari pengolahan produk ternak secara sederhana dan penyusunan diet seimbang. Kampaney gizi dengan memberikan produk ternak seperti telur dan susu di kelompok masyarakat yang ada di Kelurahan Ganjar Agung. Pengabdian ini diikuti oleh 15 kader posyandu, 27 ibu dan anak anggota posyandu Melati II. Pengabdian ini menghasilkan peningkatan kemampuan dan pemahaman masyarakat sebesar 19% tenang pengolahan dan penyimpanan produk asal hewan ternak. 
Aplikasi Bahan Organik untuk Intensifikasi Budidaya Lada di Marga Tiga, Lampung Timur Rusdi Evizal; Setyo Widagdo; Sugiatno Sugiatno; Fembriarti Erry Prasmatiwi; Nyimas Sa'diyah
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.5962

Abstract

Lada merupakan tanaman tradisonal Lampung yang di Lampung Timur dibudidayakan dengan intensif monokultur. Agroekosistem perlu dikelola secara benar agar budidaya tidak bersifat degeneratif yaitu produktivitas yang terus menurun akibat daya dukung agroekosistem yang menurun. Hal ini dilakukan dengan intensifikasi terutama aplikasi bahan organik, biochar, dan pupuk anorganik. Kegiatan penyuluhan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam pembuatan dan aplikasi bahan organik dan biochar untuk intensifikasi budidaya lada. Metode yang digunakan adalah Ceramah dan tatap muka, Focus Group Discussion (FGD), Pendampingan penguatan kelompok. Anjangsana dan anjangkarya. Kegiatan dilaksanakan di Kelompok Tani Sri Rejeki, Desa Sukadana Baru Kecamatan Marga Tiga, Lampung Timur. Hasil pengabdian ini menyimpulkan bahwa pengabdian masyarakat aplikasi biochar dan bahan organik di Desa Sukadana Baru sudah dilaksanakan dengan peserta dari Kelompok Tani Sri Rejeki dan KUB Berkah Abadi melalui kegiatan penyuluhan, pembuatan demplot, FGD, anjangsana dan anjangkarya dan pendampingan penguatan kelompok dengan tingkat partisipasi yang baik. Hasil FGD menunjukkan bahwa petani umumnya (85%) tidak memupuk lada dengan pupuk buatan, melainkan petani (54%) memberikan bahan organik. Pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mempertahankan dan meningkatkankan produktivitas kebun lada dalam memproduksi bahan organik dan memanfaatkan biochar untuk diaplikasikan pada kebun lada dengan skore 42 berkategori sangat baik
Pendampingan Pengelolaan Sampah Terpadu di Pondok Pesantren Ulul Albab Lampung untuk Peningkatan Kualitas Lingkungan Sekitar dan Nilai Tambah Ekonomi Setyo Widagdo; Soesiladi Esti Widodo; Zulferiyenni Zulferiyenni
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6446

Abstract

Salah satu masalah Pondok Pesantren Islam Ulul Albab Lampung adalah keinginan untuk memperbaiki pengelolaan sampah di lingkungannya. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mendampingi pengelola dan warga pondok pesantren untuk melaksanakan pengelolaan sampah secara terpadu dan mengubahnya menjadi kompos. Metode pelaksanaan terdiri dua kegiatan utama, yaitu: (1) penyuluhan dan (2) pendampingan. Hasil evaluasi awal memperlihatkan bahwa jenis sampah yang banyak dibuang adalah plastik dan sampah dapur. Jumlah sampah yang dihasilkan per orang warga adalah 1-2 kg/hari. Evaluasi proses memperlihatkan bahwa pengelola pondok sudah mulai melakukan perbaikan pengelolaan sampah. Hal tersebut antara lain diperlihatkan dengan: (1) penetapan unit dengan dilengkapi SOP dan personalnya, yang khusus ditugasi untuk mengelola sampah, (2) penggantian dan penambahan fasilitas kotak sampah, menjadi model kotak sampah terpisah antara organik dan anorganik.  Evaluasi dalam aspek pengetahuan memperlihatkan bahwa pengetahuan warga pondok pesantren tentang pengelolaan sampah meningkat. Pengetahuan responden meningkat dalam hal: (1) sampah bisa diolah menjadi bernilai tambah, (2) pemilahan perlu dilakukan sejak awal, (3) sampah organik bisa dibuat menjadi kompos, dan (4) proses perlu dikontrol dan bisa dipercepat, agar dihasilkan kompos yang berkualitas dan siap pakai.
Diseminasi Tata Laksana Reproduksi, Kesehatan, dan Sanitasi Kandang serta Aplikasi Pengobatan Massal Ternak Sapi Potong di Desa Tambak Jaya Kecamatan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat Arif Qisthon; Veronica Wanniatie; Ratna Ermawati; Muhammad Mirandy Pratama Sirat
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 1, Maret 2023
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i1.7036

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman peternak dalam hal tatalaksana reproduksi, kesehatan dan sanitasi kandang pada pemeliharaan ternak sapi potong. Sasaran kegiatan yaitu masyarakat tani peternak Pemangku IV Purworejo, Subhan Ilir,  Pekon Tambak Jaya, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama Jadi Rejo. Metode kegiatan yaitu 1) Diseminasi meliputi kegiatan penyuluhan dan diskusi mengenai manajemen kesehatan, reproduksi, dan sanitasi kandang sapi; 2) Penerapan program sanitasi kandang dengan desinfeksi kandang; dan 3) Pemeriksaan kesehatan, pengobatan, pemeriksaan kebuntingan dan penanganan gangguan kesehatan dan reproduksi ternak sapi potong secara massal. Evaluasi kegiatan dilakukan untuk mengetahui respon peserta penyuluhan terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian dengan cara membandingkan perubahan nilai pada evaluasi awal (pre-test) dan evaluasi akhir (post-test). Hasil kegiatan pengabdian yaitu Hasil kegiatan pengabdian yaitu 1) peningkatan pengetahuan peternak tentang reproduksi dari 35,52% (rendah) menjadi 90,79% (tinggi), kesehatan ternak dari 52,63% (sedang) menjadi 84,21% (tinggi), dan sanitasi kandang dari 39,47% (rendah) menjadi 94,74% (tinggi); 2) pemeriksaan kesehatan dan pengobatan massal pada delapan puluh Sembilan ekor sapi milik peternak, dan 3) kegiatan sanitasi kandang berupa penyemprotan larutan desinfektan pada 1 kandang koloni dan 20 kandang individu peternak. Kesimpulan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mampu meningkatkan pengetahuan peternak melalui diseminasi manajemen reproduksi, manajemen kesehatan dan manajemen perkandangan serta telah dilakukan upaya meningkatkan status kesehatan ternak sapi potong melalui pengobatan masal dan sanitasi kandang.
PENGENALAN KLON UBIKAYU GENJAH SEBAGAI ALTERNATIF PANEN MUDA PADA PETANI DAN INDUSTRI TAPIOKA DI LAMPUNG Kukuh Setiawan; Ardian Ardian; Setyo Dwi Utomo; Fitri Yeli; Ahmad Syaifudin; Arif Surtono; Sungkono Sungkono; Agustiansyah Agustiansyah; Purba Sanjaya
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September 2
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7799

Abstract

Abstrak: Lampung merupakan sentra produksi ubikayu di Indonesia dengan luas area sekitar 199.385 ha.  Luas area terbesar berada di Lampung Tengah sekitar 120 ribu ha.  Salah satu kendala utama selain harga ubikayu yang sering berfluktuasi adalah panen muda atau awal di tingkat petani dan industri tapioka.  Tujuan penulisan makalah ini adalah pengenalan klon ubikayu yang genjah sebagai solusi penen muda di tingkat petani.  Penanaman ubikayu klon genjah dengan produksi tinggi ini dilaksanakan di tiga kabupaten di Lampung, yaitu Lampung Selatan, Lampung Timur, dan Lampung Tengah Great Giant Food (GGF).  Ada 7 klon yang digunakan, yaitu Vamas, Vati, Litbang UK 2, Daun 9 (berumur genjah), dan Adira 4, UJ3, UJ5 (berumur 10-12 bulan).  Jarak tanam yang digunakan adalah 100 x 80 cm atau populasi 12.500 tanaman/ha.  Data pendukung untuk pengenalan klon ubikayu genjah adalah tinggi tanaman, bobot ubi dan kadar pati.  Saat pertumbuhan awal, yaitu 1 bulan setelah tanam (BST) terlihat tidak berbeda antara ubikayu berumur genjah dan yang berumur normal (10-12 BST).  Namun, pada saat tanaman berumur 7 BST, tinggi tanaman Vamas mencapai rata-rata 227 cm sebaliknya UJ3 mempunyai rata-rata tinggi tanaman sekitar 257 cm.  Selanjutnya, bobot ubi Vamas dan UJ3 masing-masing mencapai 36,1 ton/ha dan 25,3 ton/ha.  Dengan demikian Vamas bisa direkomendasikan sebagai klon ubikayu genjah karena mampu berproduksi tinggi pada umur 7 BST
PENGUATAN LINGKUNGAN HIDUP MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI KELURAHAN BUMI WARAS KOTA BANDARLAMPUNG Nidya Kartini; Rizha Bery Putri
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September 2
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7867

Abstract

Permasalahan yang ditimbulkan dari pembuangan sampah sembarangan dan tidak terurus dengan baik dapat mengakibatkan masalah besar bagi lingkungan dan masyarakat. Pembuangan sampah yang tidak diurus dengan baik akan mengakibatkan masalah besar karena penumpukan sampah atau membuangnya sembarangan ke kawasan terbuka akan mengakibatkan pencemaran tanah yang juga akan berdampak ke saluran air tanah. Kelurahan Bumi Waras termasuk daerah yang langsung berbatasan dengan laut. Daerah ini sangat kumuh karena begitu banyak tumpukan sampah di pinggir laut yang beraneka jenis yang mengakibatkan perairan menjadi kotor berwarna kehitaman serta berbau tidak sedap. Hal ini dikarenakan limbah rumah tangga langsung mengalir ke perairan, terutama limbah minyak jelantah dari sisa penggorengan. Keberadaan sampah rumah tangga ini sudah bertahun-tahun terjadi, namun penanganan dari pemerintah belum efektif. Beradaptasi dari konsep Zero waste, sampah selayaknya dapat ditangani secara berkelanjutan, tidak hanya pemerintah yang bertanggung jawab terhadap sampah namun ada pelibatan masyarakat untuk berkomitmen ikut serta menangani masalah sampah. Salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan daur ulang sampah, salah satunya dengan memanfaatkan limbah rumah tangga berupa limbah minyak jelantah diolah menjadi produk non-pangan yang memiliki nilai ekonomis berupa lilin aromaterapi. Dengan dilakukannya kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat agar bisa meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta untuk mengelola dan memanfaatkan sampah rumah tangga dengan baik
Tingkat Adopsi Good Agriculture Practices Budidaya Kopi Robusta Di Pekon Rigis Jaya Kecamatan Air Hitam Kabupaten Lampung Barat Irwan Sukri Banuwa; Teguh Endaryanto; Septi Nurul Aini; Dian Rahmalia; Hasanuddin Alam; Rahmad Firdaus; Muhammad Adhi Nugroho
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i1.5792

Abstract

Subsektor perkebunan berperan cukup penting dalam ekonomi nasional. Kontribusi yang diberikan subsektor perkebunan pada Produk Domestik Bruto  mencapai 3,27 persen, dan pada sektor pertanian hampir mencapai seperempat dari total nilai ke PDB yaitu sebesar 25,71 persen. Provinsi Lampung merupakan salah satu penghasil kopi robusta terbesar dengan sumbangan nasional mencapai 70% dari total ekspor kopi nasional. Permasalahan yang dapat diidentifikasi adalah masih kurangnya pengetahuan dan inovasi adopsi petani mengenai penerapan Good Agriculture Practices (GAP) budidaya kopi Robusta. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah petani di Kelompok Tani Harapan Jaya Pekon Rigis Jaya diharapkan mengetahui segala aspek mengenai faktor GAP budidaya kopi yang baik dan mampu mengadopsi teknis penerapan GAP secara langsung pada lahan budidaya kopi. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode penyuluhan meliputi kegiatan penyajian materi dan diskusi dan bimbingan teknis lapang. Bentuk evaluasi yang dilakukan pada kegiatan ini adalah a) evaluasi awal dengan metode survei dan dialog dengan Ketua Kelompok Tani Harapan Jaya; b) evaluasi proses meliputi evaluasi kegiatan penyuluhan dengan metode pengisian data kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan petani sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan; dan c) Evaluasi akhir dilakukan dengan metode anjangsana ke lahan kopi untuk mengetahui hasil dari kegiatan yang telah dilaksanakan. Kesimpulan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu 1) kegiatan penyuluhan dan bimbingan teknis adopsi Good Agriculture Practices budidaya Kopi Robusta diikuti oleh 15 orang anggota Kelompok Tani Harapan Jaya Pekon Rigis Jaya Kecamatan Air Hitam Kabupaten Lampung Barat; dan  2) Kegiatan pengabdian masyarakat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peternak dengan skor tinggi pada materi metode pemilihan lahan budidaya Kopi Robusta sebesar 88,95%; materi agribisnis usaha budidaya Kopi Robusta sebesar 83,75%; dan materi adopsi teknis Good Agriculture Practices budidaya Kopi Robusta sebesar 92,45%. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini yaitu kegiatan penyuluhan dan penerapan Good Agricultural Practices pada budidaya kopi Robusta yang dilakukan oleh petani kopi di Kelompok Tani Harapan Jaya Pekon Rigis Jaya Kecamatan Air Hitam Kabupaten Lampung Barat meningkatkan pengetahuan budidaya kopi pada aspek pemilihan lahan, agribisnis dan adopsi teknis GAP budidaya kopi robusta melalui penerapan GAP budidaya kopi robusta pada kegiatan pemupukan dan pembuatan teras untuk lahan yang kemiringannya melebihi 8 derajat.
INTENSIFIKASI BUDIDAYA IKAN LELE PADA POKDAKAN MINA SUKA MAJU DI KECAMATAN PEKALONGAN,LAMPUNG TIMUR Supono Supono; Abdullah Aman Damai
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 1, Maret 2023
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i1.6769

Abstract

Desa Siraman merupakan salah satu desa yang terletak di Kec. Pekalongan, Kab. Lampung Timur. Desa Siraman memiliki Kelompok Pembudidaya Ikan yang berjumlah 12 kelompok. Salah satu diantaranya terletak di Dusun II yang memiliki nama Kelompok Budidaya Ikan “Mina Suka Maju”. Permasalahan yang dihadapi mitra Pokdakan Mina Suka Maju Desa Siraman Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur berdasarkan focus group discussion yang dilakukan Tim Pelaksana adalah rendahnya pendapatan yang diperoleh jika dibandingkan dengan biaya produksi dan resiko yang harus dihadapi pembudidaya ikan. Berdasarkan permasalahan yang muncul pada kelompok pembudidaya ikan Mina Suka Maju, tim pengusul menawarkan penerapan teknologi budidaya ikan dengan sistem Biofloc.  Metode pengabdian meliputi: survei untuk mengidentifikasi tempat dan keadaan masyarakat sasaran serta mengadakan focus group discussion (FGD).  Tahap berikutnya adalah penyuluhan dengan metode sharing dan contoh kasus (casestudy), pelatihan,dan simulasi paket teknologi biofloc. Monitoring dan evaluasi guna menilai keberhasilan program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan secara berkala terhadap kinerja tim dan keberhasilan program. Kegiatan yang telah dilakukan tim pelaksana Pengabdian kepadaMasyarakat ini  antara lain penyuluhan, pembuatan kolam ikan yang dilengkapi dengan plastik dasar kolam dan blower, penebaran benih, pendederan, dan pembesaran ikan lele dengan sistem intensif.  Setelah menerapkan budidaya dengan sistem intensif, produktivitas kolam bisa dinaikkan, dari 250 kg/kolam menjadi 450 kg per kolam.
Pemanfaatan Asap Cair untuk Pengendalian Hama dan Penyakit Kakao Rusdi Evizal; Purba Sanjaya; Afandi Afandi; Sudi Pramono; Sugiatno Sugiatno; Liska Mutiara Septiana; Dedy Prasetyo; Fembriarti Erry Prasmatiwi
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September 2
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7810

Abstract

Tanggamus merupakan sentra produksi kakao kedua setelah Pesawaran, antara lain di Kecamatan Air Naningan. Permasalahan yang dihadapi petani adalah produktivitas yang masih rendah antara lain sebagai akibat dari kurangnya pemeliharaan tanaman dan adanya serangan hama dan penyakit antara lain hama pengisap dan hama penggerek buah kakao yang menyebabkan buah tidak dapat dipanen. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah: (1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam pemeliharaan terutama sanitasi dan pemangkasan kakao, (2) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam pembuatan asap cair, (3) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam aplikasi asap cair untuk pengendalian hama buah kakao. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelompok Tani Makmur, Pekon Sidomulyo, Kecamatan Air Naningan.Kegiatan PKM ini dilaksanakan secara partisipatif menggunakan metode pertemuan tatap muka, FGD, pelatihan (coaching), dan pendampingan (asistensi).Kesimpulan hasil PKM ini adalah bahwa pengabdian masyarakat sudah dilaksanakan dengan peserta dari Kelompok Tani Makmur, Desa Sidomulyo, Kecamatan Air Naningan, Tanggamus melalui kegiatan penyuluhan, FGD, coaching, dan pendampingan petani. Efektifitas aplikasi asap cair untuk pengendalian hama kakao dipengaruhi oleh pemangkasan tajuk pohon. Pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam aplikasi asap cair untuk meningkatkan ketahanan terhadap hama tanaman kakao dengan nilai meningkat dari 39-59 menjadi 83-100.Kata kunci: Asap cair, busuk buah kakao, penggerek 

Page 2 of 29 | Total Record : 288